Home Blog Page 278

Pimpinan Pondok Tugaskan Al-Ustadz Dr. H.Yoyok Suyoto Arief, M.A. Untuk Menghadiri Acara di Kodam V/Brawijaya

0

SURABAYA-Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor menugaskan Al-Ustadz Dr. H.Yoyok Suyoto Arief, M.A. guna menghadiri acara Lepas Sambut Pangdam V/Brawijaya dari Mayjen TNI Arif Rahman kepada Mayjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi. Acara ini dilaksanakan pada hari Kamis (7/2) yang bertempat di Gedung Balai Prajurit Kodam V Brawijaya, Surabaya.

Acara lepas sambut ini dimulai pada pukul 09.00 WIB, beberapa tamu undangan sudah mulai memadati gedung pertemuan tersebut. Tidak hanya itu, acara ini juga dihadiri oleh Gebernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo Dalam sambutanya beliau mengatakan bahwa “Jika kekompakan antara TNI-Polri mampu  terjaga dengan baik, maka situasi keamanan dan kenyamanan di Provinsi Jawa Timur akan terus aman, nyaman dan kondusif.

Acara ini juga turut dihadiri oleh Beberapa Pimpinan Pesantren di Jawa Timur, selain itu juga turut dihadiri oleh Ketua MUI Jatim, Abdussomad Buchori dan beberapa tokoh masyarakat yang lain.

Pada saat pertemuan, Al-Ustadz Dr. H.Yoyok Suyoto Arief, M.A. juga sempat bertemu dengan Panglima Kodam V/Brawijaya yang baru, Bapak Mayjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi. Saat itu, Ustadz Yoyok menyampaikan salam hangat dari Bapak Pimpinan Gontor. Beliau Juga berharap supaya kedepanya Bapak Wisnoe dapat melakukan kunjungan ke Gontor. *aff

 

 

Ajarkan Kaderisasi dan Keorganisasian Melalui Laporan Pertanggung Jawaban Organisasi Pelajar Pondok Modern

0

IMG_9671Gontor Putri Kampus 1- Pondok Modern Darussalam Gontor mendidik santrinya dengan bermacam-macam pendidikan, salah satunya adalah pendidikan kaderisasi dan manajemen yang diwujudkan dalam pemberian amanat bagi santri dalam kepengurusan Organisasi Pelajar Pondok Modern dan Koordinator Gerakan Pramuka. Dua organisasi besar tersebut memberikan pendidikan bagi segenap santri di setiap bagian-bagiannya, kedua organisasi tersebut selalu mengalami pergantian pengurus setiap tahunnya, tanpa perlu ada kekhawatiran akan problematika kaderisasi. Laporan Pertanggung Jawaban OPPM dan KGGP di lakasanakan di Auditorium Gontor Putri Kampus 1 yang diawali dengan sambutan Bapak Wakil Pengasuh Gotor Putri Kampus 1 Al-Ustadz K.H Ahmad Suharto, M.Pd

Keorganisasian adalah fenomena kemodernan. Masyarakat yang berorganisasi adalah masyarakat modern, dalam bermasyarakat harus tahu organiasi, kalau tidak bisa berorganisasi, akan tersisih dalam percaturan di Masyarakat. Pergantian pengurus ini bertujuan untuk memperbaharui struktur kepengurusan OPPM dan KGGP, serta meningkatkan etos kerja di setiap bagian dalam organisasi tersebut. Dengan kegiatan ini, santri dapat memahami bahwasanya amanat kepengurusan yang diberikan kepada mereka, bukanlah jabatan atau beban penugasan biasa, tetapi ialah amanat yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab.

Setelah berakhirnya laporan umum dari ketua OPPM, acara pelantikan pengurus baru pun dilangsungkan dengan khidmat dibawah bimbingan dari Bapak Wakil Pengasuh dan Bapak Direktur KMI Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1. Sejumlah pengurus baru pun mengikrarkan janji mereka di hadapan Bapak Wakil Pengasuh dan Bapak Wakil Direktur, asatidz dan ustadzat, serta seluruh santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1.IMG_8163

Kepengurusan OPPM baru ini diketuai oleh Ariella Agsha binti Markus Kafrawi (5C) dan Afrina Riza Trinanda binti Sokiran (5C) sedangkan KGGP diketuai oleh Ghaisa Amalia Razan binti Slamet Widodo (5F) dan Luthfia Darmawan binti Dadang Darmawan (5B). Diharapkan para pengurus baru ini dapat memberikan seluruh dedikasinya dalam mengemban amanat suci ini. Selain itu, diharapkan seluruh pengurus baru OPPM, agar berfikir dan bertindak secara sistematis dan tidak asal-asalan. Karena bergerak secara dinamis dan sistematis, adalah ciri-ciri orang modern dan yang paling penting adalah orang yang modern, bukan sistem atau disiplin yang modern. Karena sistem modern, terlahir dari orang-orang yang berjiwa modern. Alya.

 

Tunjang Mentalitas Santri Dengan Latihan Pengembangan Kepemimpinan

0

Gontor Putri 1- Pramuka sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler di Gontor memiliki peran yang sangat penting dalam melatih mental santriwati. Terlebih dalam acara Latihan IMG_0601Pengembangan Kepemimpinan (LPK) yang dilaksanakan sejak Senin (4/2) yang bertujuan untuk melatih diri baik dari segi mental maupun kepemimpinan. Peserta tahun ini mencapai 655 santriwati, yang terdiri dari kelas 4 dan 3 intensif 2019. Diperuntukkan bagi kedua angkatan ini agar dapat menjadi modal dalam berorganisasi dan memimpin saat kelas 5 di tahun setelahnya. Karena mereka dilatih dan menyiapkan mental-mental pemimpin yang nantinya harus siap untuk menerima estafet kaderisasi berikutnya yang dimana mereka menjadi pembina pramuka, pengurus rayon dan pengurus organisasi.

“Kalian adalah para pemimpin dan bertanggung jawab bagi orang-orang yang kalian pimpni. Kalian harus dapat mempimpin diri sendiri, mempimpin umat, memimpin bangsa” sambutan Wakil Pengasuh Gontor Putri 1, Al-Ustadz K.H Ahmad Suharto pada pembukaan LPK di aula Kulliyatu-l-Banat Gontor Putri Kampus 1. Yang menarik dari LPK adalah kreativitas tiap pesertanya dalam membuat atribut dengan instruksi panitia untuk membuat hiasan kepala, dan berbagai kereativitasan lainnya. Para pesertapun di berikan pelatihan mengenai kepemimpinan, struktur IMG_2752organisasi, menjadi dirijen, praktik baris-berbaris, praktek menjadi pembina di gugus depan masing-masing, malam api unggun dan cross country.

Antusias peserta sangat terlihat, walaupun tengah berjuang di ujian tengah semester yang dilaksanakan beberapa hari sebelum acara ini dimulai, tidak menurunkan semangat peserta dalam mengikuti kegiatan ini dengan membuat segala persyaratan dan mematuhi segala pelatihan yang ada, para pesertapun selalu dalam keadaan semangat disetiap seasson yang diberikan para tutor disetiap sorenya. Alya.

 

Ulangan Umum Semester Kedua: Ujian Untuk Belajar Bukan Belajar Untuk Ujian

0

DARUSSALAM-Ujian untuk belajar, bukan belajar untuk ujian. Itulah salah satu kalimah tayyibah yang sering kali disampaikan oleh bapak Pimpinan kepada seluruh santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menjelang masa-masa ujian. Tepat pada hari Sabtu (19/1) PMDG mengadakan acara Ulangan Umum untuk seluruh santri dari kelas 1 s.d. kelas 5 KMI. Acara ini berjalan selama 5 hari, terhitung dari hari Sabtu-Rabu (19-23/1). Diadakannya acara ini agar semua santri mempunyai bekal serta persiapan untuk menghadapi ujian Semester Kedua. Meski sebatas ulangan umum, akan tetapi semangat mereka dalam belajar tidak pernah pudar guna mencapai hasil yang maksimal. Karena gontor sudah menanamkan nilai-nilai keilmuwan kepada santrinya, khusunya dalam masalah belajar.

Acara ini dilaksanakan dibeberapa gedung yaitu; Gedung Rabithah, Sudan, Saudi, Yaqzoh dan al-Azhar. Serta ada beberapa pengawas dari guru wali kelas serta guru non wali kelas yang pada saat itu juga bertugas mengoreksi jawaban para santri serta menuliskannya di papan nilai Ulangan Umum yang telah disediakan oleh Panitia. Sebuah kesyukuran yang luar biasa, Karena sistem danv rule dalam ulangan umum ini sudah di-manage sejak puluhan tahun yang silam. sehingga membawa dampak positif terhadap peningkatan belajar santri hingga saat ini.

Semoga kedepanya nilai-nilai dalam ulangan umum ini tetap terjaga sampai generasi selanjutnya. Karena estafet nilai dan kaderisasi merupakan panja jangka yang sudah dirumuskan oleh para pendahulu. *aff

Mempersiapkan Alumni yang Berkarakter di Tarbiyah Amaliyah

0

Gontor Putri kampus 1– Se­bagai Lembaga Pendidikan yang berbentuk dan berjiwa pesantren, Gontor sangat mementingkan pendidikan dalam berbagai aspeknya. Karena pendidikan adalah politik yang tertinggi dalam perubahan karakter ummat menuju yang lebih baik. Maka dari itu, Gontor tidak pernah berhenti dalam beraktivitas.

Tarbiyah Amaliyah Perdana
Tarbiyah Amaliyah Perdana

Dalam mengembangkan wawasan pendidikan,  Pondok Modern Darussalam Gontor menggunakan sistem kurikulum KMI (Kulliyatul Mua’allimin Al-Islamiyah). KMI merupakan Sekolah Pendidikan Guru Islam yang modelnya hampir sama dengan Sekolah Noormal Islam di Padang Panjang, di mana Almarhum K.H Imam Zarkasyi, M.A menempuh jenjang pendidikan menengahnya. Model ini kemudian dipadukan dengan model pendidikan pondok pesantren yaitu pelajaran agama dan umum diberikan secara seimbang dalam jangka 6 tahun.

Dengan sistem KMI, Gontor tiap tahunnya melahirkan para alumni yang siap berkiprah di masyarakat. Sebelum melahirkan para alumninya, Gontor mempersiapkan dan menggembleng calon-calon alumninya terlebih dahulu agar dapat menjadi guru yang baik. Karena tujuan utama KMI adalah persemaian guru. Maka salah satu cara Gontor dalam mempersiapkan itu semua adalah dengan diadakannya Tarbiyah Amaliyah.

Tarbiyah Amaliyah merupakan praktikum mengajar yang di khususkan bagi siswi akhir KMI. Kegiatan ini bertujuan sebagai sarana pembentukan karektersitik, menanamkan sikap mental yang professional dalam mengajar dan memberikan suatu motivasi sebagai guru.

Kegiatan ini dibuka dengan pidato pembukaan oleh Al-Ustadz K.H Hasan Abdullah Sahal, M.A selaku Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (30/1/19) di Auditorium Gontor Putri Kampus 1.  Dihadiri oleh seluruh pembimbing tarbiyah amaliyah dan seluruh kelas 6 kampus 1 dan 2.

Taujihat Pembukaan Tarbiyah Amaliyah
Taujihat Pembukaan Tarbiyah Amal

“Sekolah tanpa praktikum mengajar dianggap tidak sah atau bathil”, ujar Bapak Pimpinan di saat pembukaan tarbiyah amaliyah. Beliau menekankan akan pentingnya kegiatan ini dan bahwasanya suatu Lembaga Pendidikan tidak sah tanpa adanya praktikum mengajar. Kegiatan inilah yang membedakan Gontor dengan pondok lainnya dan juga termasuk salah satu prinsip yang tidak bisa diubah sejak berdirinya. Maka dari itu, Gontor mengadakan kegiatan ini .

Kegiatan ini berlangsung selama 13 hari, terhitung sejak 2 Februari 2019 hingga 14 Februari 2019 dengan pembimbing berjumlah 170 pembimbing yang terdiri dari; asatidz, ustadzah tahun ke-5 dan tahun ke-4. Kegiatan ini pun diawali dengan tarbiyah amaliyah perdana yang ditentukan oleh para guru, yang bertujuan agar dapat menjadi contoh atau gambaran pelaksanaan kegiatan ini.

Untuk tarbiyah amaliyah perdana tahun ini terdiri dari 4 orang. Mereka yang terpilih diantaranya; Amanda Najla (6C), Indana Raihatul Jannah (6B), Tiffany Rizky (6C) dan Pawestri Kusumo Arum (6D). Kemudian seluruh kelas 6 yang berjumlah 713 akan dibagi menjadi 4 kelompok untuk mengevaluasi keempat temannya tersebut.

Beginilah salah satu cara Gontor dalam mempersiapkan calon alumninya sebelum berkiprah di masyarakat. Ghariza

Sosialisasi Tata Tertib Lalu Lintas; Saka Bhayangkara

0

Mantingan– Rombongan Polres Ngawi mendatangi Gontor Putri Kampus 2 pada hari Senin (11/2). Koordinator Gerakan Pramuka kali ini mengadakan pelatihan Satuan Karya Bhayangkara yang diperuntukkan bagi kelas 4, 3 Intensif dan 1 Intensif. Saka dijadwalkan siang dan sore hari, dengan narasumber yang didatangkan dari Polres Ngawi adalah kesemuanya polisi wanita (polwan).

Bersama kakak-kakak Polres Ngawi, para santriwati mengenali macam-macam gerakan dan aba-aba yang biasa digunakan untuk mengatur lalu lintas. Tidak hanya itu, materi yang dibawakan juga berupa pengenalan kenakalan remaja serta pencegahannya, sampai kepada pengenalan akademi polisi bagi yang berminat untuk bergabung dalam kepolisian negara.

Pada materi kenakalan remaja, santriwati dikenalkan dengan masalah pelanggaran undang-undang yang dilakukan remaja pada umumnya, seperti penyalahgunaan narkotika contohnya. Santriwati diajak mengenali macam-macam jenis narkotika beserta efek sampingnya yang mematikan. Semua peserta diberi pemahaman mendalam tentang bagaimana seharusnya narkotika dimanfaatkan, dan bagaimana harus melapor pihak berwajib jika menemukan kasus pengedaran dan penyalahgunaan narkotika.

Saka Bhayangkara berjalan selama 2 hari (11-12/2) dan pada hari terakhir adalah praktek lapangan. Semua kakak Polres Ngawi memperagakan bahasa tubuh yang digunakan pada pengaturan lalu lintas, kemudian seluruh peserta mengikuti dan menghafalnya. Tidak hanya itu, peserta juga mendapatkan pelatihan langsung dari kakak pelatih tentang bagaimana baris-berbaris yang benar. Acara ditutup pada Selasa sore (12/2) dengan penyerahan cinderamata oleh Koordinator Gerakan Pramuka. Addien

Micro Teaching Bangkitkan Mental Siswi Akhir KMI 2019 Gontor Putri Kampus 3

0

Karangbanyu- Demi kelancaran dan persiapan Amaliyah Tadris, Ahad, 20 Januari 2019/ 14 Jumadal Ula Gontor Putri kampus 3 (KMI) adakan Micro Teacing untuk seluruh siswi akhir KMI 2019. Tujuan diadakan micro teaching adalah untuk melatih mental santriwati menjadi guru yang baik dengan menggunakan metode yang baik dan benar pula.

IMG_0872Dalam acara tersebut seluruh guru senior dan sarjana menjadi pembimbing micro teaching guna untuk pengarahan penulisan persiapan mengajar. Dengan memilih perwakilan dua santriwati setiap kelas dan dibagi menjadi dua kelompok dengan materi Muthola’ah berjudul “Abdullah wal Usfuru”. Micro teaching menggunakan 26 kelas terdiri dari gedung Al-Azhar dan Madinah ketika jam pelajaran sore. Adapun kelas yang dipakai adalah kelas 2 dan kelas 1 Intensif.

Usai acara tersebut, siswi akhir KMI akan dihadapkan dengan dengan beberapa rentetan acara, yaitu; Orientasi Tarbiyah Amaliyah, masa tarbiyah amaliyah, ujian lisan, kemudian ujian tulis. Selama ujian berlangsung sisw akhir KMI dikawal dengan baik oleh seluruh guru pembimbing didalam karantina yang bertempatkan di Gedung Madinah 102-107. Hamida90

 

INTROSPEKSI NILAI AWAL TAHUN 1440 H

0

Karangbanyu – Tepat pada tanggal 15 september 2018, Gontor putri kampus 3 adakan pertemuan di Auditorium dengan diikuti oleh seluruh santriwati dan guru guna untuk pengarahan pembagian rapor semester pertama. Pertemuan ini dibuka dan diisi langsung oleh Al-Ustadz Suwarno, T.M,S.A.g selaku Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 3 kemudian dilanjutkan dengan do’a oleh Al-ustadz Muhammad Fauzy, M.U.d selaku Bapak Wakil Direktur Kulliyatul Muallimat Al-Islamiyyah.

Usai pengarahan, santriwati menuju kelas yang sudah ditentukan guna pembagian rapor dengan wali kelas masing-masing kelas. Usai pembagian rapor santriwati diminta untuk mengevaluasi diri dengan nilai yang sudah didapatkan. Baik yang mendapat nilai yang memuaskan aau pun nilai yang kurang memuaskan, masing-masing santriwati harus berintropeksi diri sehingga lebih matang, giat, semangat serta rajin dalam menuntut ilmu sehingga masing-masing mempunya rencana yang matang untuk belajar lebih baik lagi pada semester kedua.

“Seindah- indahnya masa adalah masa dikala menuntut ilmu, seindah-indahnya pengalaman adalah  menuntut ilmu. Bersyukurlah karena mengalaminya di Gontor .” demikian kata guru-guru di Pondok Modern Darussalam Gontor. Hamida90

 

GONTOR PUTRI KAMPUS 3 TINGKATKAN KUALITAS BALAJAR DENGAN ULANGAN UMUM

0

Karangbanyu – Sabtu, 19 -23 Januari 2019/ 13- 17 Jumadal Ula 1440 ulangan umum gontor Putri Kampus 3 dilaksanakan. Diawali denga pembagian tugas pada hari Kamis, 17 Januari 2019/ 11 Jumadal Ula 1440 H oleh panitia ulangan umum di Aula Mini Gontor Putri Kampus 3. Seluruh dewan guru mendapatkan tugas masing-masing yang sudah ditentukan dilanjutkan dengan pengarahan oleh Bapak Wakil Pengasuh Gontor putri 3, Al-ustadz H.Suwarno, T.M,S.A.g.

IMG_0334Kepanitiaaan ini terdiri dari Pengawas ulangan umum 183 guru, piket sector usaha dan unit usaha 40 guru, pengawas kamar santriwati 9 guru, pembantu panitia 6 guru, penulis soal 4 guru, pengawaas umum 9 guru. Adapun panitia ulangan umum ini terdiri dari 15 guru yang diketuai oleh Al-Ustadzah Zulfa Ulinnuha, S.Pd, Ustadzah Indri Fitriani,S.Pd dan ustadzah Sukmawati, S.Ag. Sedangkan peserta ujian diikuti oleh seluruh santriwati dari kelas 1-5 yang membutuhkan 56 ruangan bertempatkan di gedung Al-Azhar dan Madinah.

Segala upaya dilakukan untuk mensukseskan ulangan umum ini. Dengan harapan ulangan umum ini memberikan motivasi belajar dan menyadarkan santriwati bahwasanya ujian untuk belajar bukan belajar untuk ujian. Hamida90

PRINCESS OF LANGUAGE PERDANA GONTOR PUTRI KAMPUS 3

0

IMG_0406Karangbanyu– Sudah tidak asing lagi apabila dikatakan “Bahasa adalah Mahkota Pondok”, maka Pondok Modern Darussalam Gontor, Putri Kampus 3 selalu berusaha meningkatkan kemampuan berbahasa melalui beberapa kegiatan kebahasaan. Sabtu, 15 Desember 2018, Bagian Bahasa mengadakan Princess of Language yang diikuti oleh santriwati Kelas 1 Intensif dan Kelas 2. Princess Language tahun ini merupakan Princess of Language perdana di Gontor Putri Kampus 3, karena sebelumnya hanya ada Queen of Language yang hanya bisa diikuti oleh kelas 3, 3 intensif dan 4.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan berbahasa santriwati, menunjukkan terhadap santriwati lainnya akan pentingnya berbahasa di Pondok serta memberi motivasi agar selalu berbahasa dalam setiap kegiatan. Disamping itu, santriwati yang menyaksikan juga ikut belajar dengan menyaksikan soal-soal kepada peserta.  Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium Gontor Putri Kampus 3, disaksikan oleh seluruh Anggota Darussalam dan Dewan Guru. Antusias santriwati sangat terlihat dalam menyaksikan acara ini hingga akhir penentuan Princess of Language 2019 yang diraih oleh Ananda Arin, (1 Intensif C) dan juara Favorit oleh Gelar Putri (2C).

Melalui kegiatan ini, diharapkan santriwati dapat terdidik dan mengambil pelajaran karena disetiap kegiatan di Gontor terdapat Pendidikan dan Pengajaran. Diakhiri dengan pembacaan hasil peraihan nilai peserta dan pembagian hadiah, kemudian seluruh santriwati kembali ke rayon masing-masing. @Qudwah8830