Home Blog Page 279

LANGUAGE IS OUR CROWN

0

Karangbanyu– Bahasa adalah mahkota pondok atau yang sering kita dengar di pondok ini dengan istilah “Language is Our Crown”, dan dengan Bahasa kita juga dapat menguasai dunia, maka dari itu untuk meningkatkan kualitas dalam berbahasa Arab dan Inggris, Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 3 mengadakan acara khususnya yang berkaitan dengan Bahasa yaitu acara dalam pencaraian duta Bahasa atau dapat kita sebut dengan Queens of  Language. Acara ini dilaksanakan di Auditorium Gontor Putri Kampus 3 yang bertepatan pada hari Ahad, 10 Rabiul Tsani 1440. Acara ini diikuti oleh santriwati Gontor Putri Kampus 3 khususnya untuk santriwati perwakilan dari angkatan kelas tigaIMG_9741 - Copy, empat dan tiga intensive, dan dari setiap angkatan ada dua orang perwakilan, yang mana mereka telah terpilih dari beberapa seleksi yang telah dilaksanakan sebelum memasuki babak final.

Acara ini berlangsung sangat meriah diiringi dengan sorakan-sorakan anggota Darussalam yang sangat antusias mendukung para peserta, dan untuk pemenang Queens of Language jatuh kepada ananda Halwa Salsabiala santriwati kelas 3 INT B. Adanya kegiatan ini guna meningkatakan wawasan khususnya dalam penguasaan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris serta menambah pengalaman mereka untuk berani menunjukan bakat-bakat yang terpendam. Semoga dengan adanya acara seperti ini dapat meningkatkan Bahasa santriwati sehingga akan memudahkan mereka dalam belajar. @Nafisah89

Program Kaderisasi Ulama (PKU) Menginspirasi Mahasiswi Gontor Putri Kampus 3 dalam Berdakwah

0

IMG_0586Karangbanyu – Gemericik air hujan senantiasa menemani kedatangan rombongan Program Kaderisasi Ulama (PKU) XII Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 3, kehadiran mereka mendapat sambutan hangat dari para mahasiswi UNIDA Gontor Putri Kampus 3, sebelum tiba di Gontor Putri Kampus 3 mereka telah mengadakan workshop di Gontor Putri Kampus 1 dan 2, serta mengisi di Pasca Sarjana UNIDA Divisi Mantingan baru setelah itu mereka melanjutkannya di Gontor Putri Kampus 3 yang bertepatan pada hari Jum`at, 7 Desember 2018, yang membawa 4 pemakalah dimana mereka akan menyampaikan materinya masing-masing. Program Kaderisasi Ulama (PKU) XII Universitas Darussalam (UNIDA), yang di dampingi oleh dosen pembimbing Universitas Darussalam (UNIDA).

Empat orang dari peserta Program Kaderisasi Ulama (PKU) XII Universitas Darussalam (UNIDA), yang telah ditentukan untuk menyampaikan materi dengan tema-tema yang berbeda menyampaikan dengan penuh semangat sehingga membuat para mahasiswi sangat antusias dalam mendengarkannya. Semoga dengan acara ini dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan sehingga para mahasiswi tetap dapat mengikuti perkembangan zaman. @Nafisah89

PEMBUKAAN PIDATO TAHUN INI BEDA

0

Karangbanyu- Sudah menjadi tradisi Pondok Modern Darussalam Gontor, aktivasi kembali seluruh kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler Pondok Modern Darussalam Gontor, termasuk di Gontor Putri Kampus 3. Ahad/2 Desember 2018, Gontor Putri Kampus 3 mengadakan Pembukaan Kegiatan Pidato setelah berakhirnya Liburan Awal Tahun.

          Pembukaan pidato kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Sebelumnya, diadakan di ruang pidato masing-masing, namun tahun ini pembukaan secara simbolis diadakan di Auditorium, diikuti oleh seluruh santriwati Darussalam dan beberapa Dewan Guru KMI Gontor Putri Kampus 3.

          Bapak Wakil Pengasuh, Al-Ustadz H. Suwarno TM, S.Ag sendiri yang memberikan pengarahan tentang pentingnya pidato, dilanjutkan pembukaan secara simbolis dengan pemukulan gong. Kemudian, anggota JMK (Jum’iyyatu-l-Khithobah) unjuk kemampuan dalam berpidato 3 bahasa sebagai contoh bagi seluruh anggota Darussalam, hal ini bertujuan menunjukkan kepada santriwati betapa pentingnya dan menyenangkannya pidato. Dengannya, melatih mental santriwati agar mempunyai keberanian berbicara di depan banyak orang sebagai bekal menjadi mundrizul-l-qaum kapanpun dan dimanapun. Pembukaan ini berjalan dengan lancar sampai selesainya yang dilanjutkan dengan pengabsenan di ruangan pidato masing-masing. @Qudwah88

4 DOKTOR INTERNATIONAL ISLAMIC UNIVERSITY MALAYSIA KUNJUNGI PMDG KAMPUS 6

0

DARUL QIYAM – Ahad pagi (27/1) empat peneliti dari International Islamic University Malaysia melakukan kunjunagn ke PMDG Kampus 6 Darul Qiyam. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan silaturohim dan penelitian yang berkaitan tentang sistem dan nilai-nilai pendidikan serta sisi aplikatif dalam penerapannya di Pondok Modern Darussalam Gontor.

Kedatangan 4 orang Doktor dari Malaysia disambut langsung oleh al Ustadz Nur Hasyim, M.A selaku wakil Rektor Universitas Darussalam Kampus 6. Beliau memberikan penjelasan secara gambalang mengenai sistem dan pola pendidikan di PMDG kampus 6. Tidak hanya penjelasan secara lisan saja, Al Ustadz Nur Hasyim pun mengajak empat peneliti tersebut untuk melihat langsung kegiatan yang sedang berjalan di dalam pondok.

Tidak hanya sebatas penelitian tentang sistem dan nilai-nilai pendidikan yang ada di Pondok Modern Darussalam Gontor, bahkan penelitian ini juga berkenaan tentang objek studi kelayakan pergedungan, perencanaan ruang, fasilitas, juga aktivitas kegiatan yang ada di PMDG kampus 6. Penelitian ini akan melakukan komparasi dari berbagai lembaga studi keislaman dari berbagai penjuru dunia untuk meningkatkan sistem di Institusi Tahfidz yang ada di Malaysia.

Penelitian dan silaturohim empat Doktor tersebut di PMDG kampus 6 hanya berlangsung selama 2 jam. Setelah itu mereka melanjutkan penelitian ke lembaga lain yang ada di Jawa Tengah dan sekitarnya.

25th Australian Scout Jamboree, Gontor Harumkan Pramuka Indonesia di Negeri Kangguru

0

Gontor–Di awal tahun baru 2019 ini, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kembali mengikutsertakan santrinya dalam event Raimuna Internasional. Kali ini PMDG mengutus 16 penggalang dan 14 penegak beserta 4 pembimbingnya untuk berpartisipasi dalam acara “25th Australian Scout Jamboree” yang diselenggarakan di Negeri Kangguru, Australia. Ini adalah acara rutin yang diadakan 3 tahun sekali, bertempat di Bend Motorsport Park di Tailem Bend, South Australia. Kegiatan yang diikuti oleh kurang lebihnya 11.000 peserta ini berlangsung sejak tanggal 4-14 Januari 2019.

Jauh sebelum waktu keberangkatan menuju Australia, para peserta dibekali dengan berbagai materi tambahan untuk memudahkan mereka saat Jambore. Pertama, Pembekalan Bahasa Inggris oleh Pembimbing Bahasa yang diadakan selama 2 minggu, dan kedua, Pengarahan Jambore dan Pendalaman Materi oleh Kwarnas (Kwartir Nasional) di Jakarta. Selain itu, mereka juga berlatih seni beberapa budaya daerah, seperti Reog Ponorogo, Tari Jaranan khas Jawa Timur, Tari Gemu Famire khas Nusa Tenggara Barat, dan Tari Meti Kei dari Maluku untuk mereka tampilkan saat penutupan acara.

Pada Jambore ini, peserta dibagi menjadi dua golongan, pertama scout atau penggalang dan kedua venture atau penegak. Tujuan dari penyelenggaraan Jambore sendiri, tidak lain adalah untuk pendidikan, pembentukan karakter, menumbuhkan jiwa kemandirian dan kepedulian terhadap sesama. Dari sini mereka juga dapat membuat jaringan dengan teman antarnegara, pengenalan teknologi, dsb. Lebih lagi, ada hal baru yang tidak dirasakan dalam acara jambore-jambore sebelumnya, yaitu terbaginya semua kontingen Indonesia ke berbagai troop dan unit, yang memaksa mereka untuk aktif berkomunikasi dengan peserta lainnya yang datang dari berbagai negara, seperti Inggris, New Zealand, Denmark, Norwegia, Korea, Bangladesh, India, dll.

Seperti biasa, setiap santri yang diutus untuk mengikuti event di luar pondok, Bapak Pimpinan selalu mengadakan pelepasan secara resmi di Kantor Pimpinan. Sabtu (29/12), sebelum para peserta berangkat menuju Australia, K.H. Hasan Abdullah Sahal berpesan agar para peserta benar-benar memanfaatkan momentum yang berharga ini dengan sungguh-sungguh, dan mengambil pelajaran dari setiap kegiatan yang mereka ikuti selama Jambore berlangsung. Seusai pelepasan, para peserta langsung berangkat menuju Jakarta untuk mengikuti pengarahan dan pembekalan materi selama 3 hari, dan pada Rabu pagi (2/1), mereka berangkat menuju Australia.

Kegiatan yang diadakan pada 25th Australian Scout Jamboree dibagi menjadi 2, yaitu Off-site Activities dan On-site Activities. Off-site Activities terdiri dari Woodhouse (overnight activity), Metromania, dan Wet ‘n Windy. Adapun On-site Activities terdiri dari BANG, Adventurous Activities ‘The Cube’, Whizz, Splat, Trades And Hi-Tech. Trades, dan masih banyak lagi kegiatan lainya.

Setelah mengikuti seluruh rentetan kegiatan Australian Jamboree 2019, kontingen Gontor bersama Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Australia mengadakan city tour ke beberapa tempat terkenal yang berada di kota Sydney sebelum mereka kembali menuju kampung halaman, seperti Kunjungan ke University of Sydney, Silaturrahim dengan IKPM cabang Australia di Masjid al-Hijrah, Kunjungan ke Sydney Opera House, dan yang terakhir Silaturrahim dengan Bapak Konsulat Jendral RI, Bapak Heru Sutanto Subolo di KJRI Sydney. rukh

English Drama Contest: Rayon GBS Raih Juara Umum

0

GONTOR – Pandai berbahasa merupakan identitas, misi, dan cita-cita yang layaknya melekat dan harus dimiliki oleh santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Salah satu cara agar skill bahasa santri-santri meningkat, khususnya pada bahasa Inggris adalah dengan diadakannya kegiatan English Drama Contest antarrayon se-Darussalam. Maka pada hari Jum’at (4/1) lalu, Language Advisory Council (LAC) adakan kegiatan English Drama Contest dengan hasil rayon Gedung Baru Shigar (GBS) berhasil keluar sebagai juara umum dari agenda perlombaan tahunan tersebut.

Kegiatan ini dibuka oleh Al-Ustadz Eko Nur Cahyo, M.A. Kontes ini diikuti oleh 21 asrama,  setiap asrama mengutus kurang lebih 20 santri yang akan menjadi pemeran dalam pentas drama menggunakan bahasa Inggris tersebut. Acara ini juga diadakan untuk pendidikan mental santri, untuk menambah wawasan santri dalam berbahasa, sarana da’wah, sekaligus menjadi sutradara bagi para pengurus rayon.

Atas keputusan para juri pada perlombaan tersebut, maka keluarlah sebagai kampiun dalam pentas drama bahasa Inggris kali ini adalah rayon-rayon berikut, dari tingkatan rayon shigar, Gedung Baru Shigar, Indonesia 3, dan Darul Hijrah, kemudian dari tingkatan rayon kibar, Gedung Baru Kibar, Yaman, dan Syanggit, disebutkan juga setelah nya adalah aktor terbaik jatuh kepada ananda Bagus Luhur kelas 1E  dan predikat bahasa terbaik didapati oleh rayon Yaman. Habibur_hmz

Asah Jiwa Kompetitif Santriwati Melalui KMI Prima

0

Dalam rangka menyelaraskan antara pendidikan mental, ketrampilan dan ilmu pengetahuan santriwatinya, Kulliyatu-l-Mu’allimat Al-islamiyah (KMI) Gontor Putri Kampus 2 mengadakan kegiatan KMI Prima. Kegiatan ini di adakan dalam dua babak. Babak pertama merupakan babak penyisihan yang di adakan di setiap kelas, setiap santriwati berlomba-lomba untuk bisa mewakili kelasnya maju di babak final(26/1). Adapun babak final di laksanakan serentak pada setiap angkatan yang di adakan pada(31/1). Materi yang di lombakan merupakan pelajaran bahasa arab, inggris dan beberapa pelajaran eksak.

“Berlomba-lombalah dalam kebaikan”. Selain berguna memotivasi santriwati untuk bersaing dalam penguasaan materi yang telah di berikan di dalam kelas masing-masing. Kegiatan ini juga membantu guru mengetahui presentase penyerapan pelajaran yang telah di berikan di dalam kelas.hasnab

‘Amaliyatu at-Tadris Perdana – Wadah Penyemaian Bibit Pemahaman Mengajar Siswi Kelas 6

0

DSC_6018Untuk menyemai bibit pemahaman dalam mengajar, maka tepat pada hari Sabtu (2/2/19) – dimulailah praktik mengajar perdana (‘Amaliyatu at-Tadris) bagi siswi kelas 6 Kulliyatu-l-Mu’alimat Al-Islamiyah (KMI). Namun, sebelum menampilkan kemampuan mengajar masing-masing, mereka terlebih dahulu memperoleh arahan dan bimbingan oleh segenap ustadzah.

Praktik Mengajar Perdana (‘Amaliyatu at-Tadris) tersebar di 2 tempat berbeda yaitu, Mini hall dan Balai Pertemuan. Juga di hadiri oleh segenap Asatidz dan Ustadzat yang terdiri atas 56 orang, juga anggota kelas 6 yang terdiri atas 250 orang. Dengan 2 orang siswi kelas 6 terpilih.

Mereka berdua adalah Salma Rizqi Hidayana/6B mengajar kelas 2B, bertempat di Mini Hall dan Sayyida Aisyah Zahira/6B mengajar kelas 1 intensive B, bertempat di Balai Pertemuan . Adapun materi yang mereka bawakan adalah Muthala’ah dengan judul at-Tarikhu-l-Kursiy.

DSC_7176

Setelah dars naqd (evaluasi praktik mengajar) untuk ujian praktik mengajar perdana ini usai, siswi yang lain akan mendapatkan gilirannya (‘Amaliyatu at-Tadris) di kelas yang telah ditentukan dengan materi yang berbeda-beda, sesuai dengan pilihan dan kemampuan mereka.

Dalam hal ini, mereka harus menjadi teladan yang baik, sebagai contoh bagi teman-temanya dalam hal beretorika yang baik dan benar. Pun dituntut agar dapat menginterprestasikan materi yang akan disampaikan.

WANDA

 

KMI Gontor Putri Kampus 2 Adakan Pengarahan Hadapi Tarbiyah Amaliyah

0

Sebagai institusi pendidikan yang menggunakan kurikulum Kulliyatu-l-Mu’allimat Al-Islamiyah (KMI), Pondok Modern Darussalam Gontor selalu berupaya untuk mecetak alumni-alumninya menjadi guru yang handal. Karena tujuan utama KMI adalah persemaian guru-guru Islam.Salah satu penunjang program tersebut adalah kegiatan Tarbiyah Amaliyah (praktek mengajar), yang merupakan syarat kelulusan Siswi Akhir KMI tanpa terkecuali dan menjadi bekal santriwati untuk mengajar ketika telah lulus nanti.

Untuk tercapainya tujuan tersebut, Kulliyatu-l-Mu’allimat Al-Islamiyah (KMI) Gontor Putri Kampus 2 mengadakan pengarahan Tarbiyah Amaliyah yang di adakan selama dua hari. Pengarahan ini di buka langsung oleh Bapak Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor Al-Ustadz K.H Hasan Abdullah Sahal yang bertempat di Auditorium Gontor Putri Kampus 1(29/1), yang di lanjutkan dengan pengarahan di Gontor Putri Kampus 2. Dengan pembicara Al-Ustadz Umar Said Wijaya, M.Pd, Al-Ustadz Muhammad Fathan Aziz, Lc, Al-Ustadz Imam Kalimi, Al-Ustadz Wahyudi Bakri, LLM, M.A, Al-Ustadz Asif Trisnani, Lc, M.A dan Al-Ustadz Andi Triyawan, M.A.hasnab

Micro Teaching-Persiapkan Siwi Akhir KMI Hadapi Tarbiyah Amaliyah

0

Guna mematangkan persiapan dan memperluas wawasan siswi akhir KMI sebelum mengikuti praktik mengajar (Tarbiyah Amaliyah), Kulliyatu-l-Mu’allimat Al-Islamiyah (KMI) Gontor Putri Kampus 2 mengadakan kegiatan micro teaching. Dimana seluruh Siswi Akhir KMI berkumpul di kelas masing-masing guna mempraktekkan cara mengajar yang sesuai dengan buku panduan Pondok Modern Darussalam Gontor. Sebagian ada yang menjadi murid, sebagian ada yang menjadi muntaqidah (pengamat) dan satu orang terpilih untuk menjadi guru. Adapun santriwati yang terpilih menjadi guru di kelas masing-masing adalah Atika Fitria/6B, Nur Julia Karlina/6C, Balgysh Hajana/6D, Mahira Fikriya/6E, Nishfi Nurin Nada/6G, Vina Yulindra/6H.

Sehari sebelum micro teaching, Siswi Akhir KMI ini mengikuti kegiatan review pelajaran Tarbiyah selama satu hari pada Sabtu(26/1) yang berlangsung dari pukul 07.00 WIB -12.20 WIB. Dalam kegiatan review pelajaran Tarbiyah ini, Asatidz dan beberapa guru tahun kelima di kerahkan untuk memberikan orientasi ketat mengenai pelajaran Tarbiyah khususnya dalam hal Tarbiyah Amaliyah. hasnab