Gontor–Di awal tahun baru 2019 ini, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kembali mengikutsertakan santrinya dalam event Raimuna Internasional. Kali ini PMDG mengutus 16 penggalang dan 14 penegak beserta 4 pembimbingnya untuk berpartisipasi dalam acara “25th Australian Scout Jamboree” yang diselenggarakan di Negeri Kangguru, Australia. Ini adalah acara rutin yang diadakan 3 tahun sekali, bertempat di Bend Motorsport Park di Tailem Bend, South Australia. Kegiatan yang diikuti oleh kurang lebihnya 11.000 peserta ini berlangsung sejak tanggal 4-14 Januari 2019.
Jauh sebelum waktu keberangkatan menuju Australia, para peserta dibekali dengan berbagai materi tambahan untuk memudahkan mereka saat Jambore. Pertama, Pembekalan Bahasa Inggris oleh Pembimbing Bahasa yang diadakan selama 2 minggu, dan kedua, Pengarahan Jambore dan Pendalaman Materi oleh Kwarnas (Kwartir Nasional) di Jakarta. Selain itu, mereka juga berlatih seni beberapa budaya daerah, seperti Reog Ponorogo, Tari Jaranan khas Jawa Timur, Tari Gemu Famire khas Nusa Tenggara Barat, dan Tari Meti Kei dari Maluku untuk mereka tampilkan saat penutupan acara.
Pada Jambore ini, peserta dibagi menjadi dua golongan, pertama scout atau penggalang dan kedua venture atau penegak. Tujuan dari penyelenggaraan Jambore sendiri, tidak lain adalah untuk pendidikan, pembentukan karakter, menumbuhkan jiwa kemandirian dan kepedulian terhadap sesama. Dari sini mereka juga dapat membuat jaringan dengan teman antarnegara, pengenalan teknologi, dsb. Lebih lagi, ada hal baru yang tidak dirasakan dalam acara jambore-jambore sebelumnya, yaitu terbaginya semua kontingen Indonesia ke berbagai troop dan unit, yang memaksa mereka untuk aktif berkomunikasi dengan peserta lainnya yang datang dari berbagai negara, seperti Inggris, New Zealand, Denmark, Norwegia, Korea, Bangladesh, India, dll.
Seperti biasa, setiap santri yang diutus untuk mengikuti event di luar pondok, Bapak Pimpinan selalu mengadakan pelepasan secara resmi di Kantor Pimpinan. Sabtu (29/12), sebelum para peserta berangkat menuju Australia, K.H. Hasan Abdullah Sahal berpesan agar para peserta benar-benar memanfaatkan momentum yang berharga ini dengan sungguh-sungguh, dan mengambil pelajaran dari setiap kegiatan yang mereka ikuti selama Jambore berlangsung. Seusai pelepasan, para peserta langsung berangkat menuju Jakarta untuk mengikuti pengarahan dan pembekalan materi selama 3 hari, dan pada Rabu pagi (2/1), mereka berangkat menuju Australia.
Kegiatan yang diadakan pada 25th Australian Scout Jamboree dibagi menjadi 2, yaitu Off-site Activities dan On-site Activities. Off-site Activities terdiri dari Woodhouse (overnight activity), Metromania, dan Wet ‘n Windy. Adapun On-site Activities terdiri dari BANG, Adventurous Activities ‘The Cube’, Whizz, Splat, Trades And Hi-Tech. Trades, dan masih banyak lagi kegiatan lainya.
Setelah mengikuti seluruh rentetan kegiatan Australian Jamboree 2019, kontingen Gontor bersama Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Australia mengadakan city tour ke beberapa tempat terkenal yang berada di kota Sydney sebelum mereka kembali menuju kampung halaman, seperti Kunjungan ke University of Sydney, Silaturrahim dengan IKPM cabang Australia di Masjid al-Hijrah, Kunjungan ke Sydney Opera House, dan yang terakhir Silaturrahim dengan Bapak Konsulat Jendral RI, Bapak Heru Sutanto Subolo di KJRI Sydney. rukh

Untuk menyemai bibit pemahaman dalam mengajar, maka tepat pada hari Sabtu (2/2/19) – dimulailah praktik mengajar perdana (‘Amaliyatu at-Tadris) bagi siswi kelas 6 Kulliyatu-l-Mu’alimat Al-Islamiyah (KMI). Namun, sebelum menampilkan kemampuan mengajar masing-masing, mereka terlebih dahulu memperoleh arahan dan bimbingan oleh segenap ustadzah.

Karangbanyu- Guna menguji kemampuan dan pengetahuan santriwati dalam bidang olahraga, Gontor Putri Kampus 3 mengadakan kompetisi Miss Sporto setiap tahun. Kompetisi Miss Sporto 2019 yang diselenggarakan di Auditorium Gontor Putri Kampus 3 (14/12/18) dimenangkan oleh Quina Henika perwakilan dari angkatan kelas 3 Intensif.
Setelah menunjukkan aksi pencak silatnya yang memukau para dewam juri dan penonton dalam babak talent, Andini Putri Gunawan, kandidat Miss Sporto dari kelas 1 Intensif meraih juara kedua dan meraih gelar Miss Favourit dalam kompetisi ini. Acara ini dipanitai oleh bagian olahraga OPPM dan seluruh anggota club-club olahraga Darussalaam. UmiKalsum89
Sayyidatu kulli merujuk kepada materi Nisa’iyah yang menerangkan tentang kewanitaan. Amalia Zahra perwakilan dari kelas 1 B, Naila Shabrina 2 B, Anisa Rif’at 3 B, Vira Anggraini 3 Intensif B dan Lailatus Shabrina 4 G. Dengan gaun yang anggun peserta duduk diatas panggung mengikuti perlombaan dengan melewati tiga babak, yaitu , tanya jawab amplop, babak rebutan dan show talent. Setelah melewati tiga babak tersebut tibalah waktu penentuan Miss Sayyidatu Kulli yang diraih oleh Vira Anggraini dari angkatan kelas 3 Intensif. Maka Miss Sayyidatu Kulli 2018 memberikan mahkotanya kepada Miss Sayyidatu Kulli 2019. Tujuan diadakanya Sayyidatu kulli ialah agar setiap santriwati mempunyai wawasan tentang kewanitaan yang luas dan belajar menjadi muslimah yang baik dan shalihah. Hamida90
Karangbanyu – 4 Januari 2019/ 27 Rabi’ul Akhir 1440. Santriwati Gontor Putri Kampus 3 sibuk berapresiasi dengan kegiatan yang silir berganti tidak ada hentinya, agar meningkatkan mutu kemampuan dan talentanya, tidak hanya berkulitas tapi juga berkuantitas. Seluruhnya berkumpul di Auditorium Gontor Putri 3 untuk mengikuti lomba Drama Contest. Dibuka oleh Al-Ustadz Suwarno, T.M, S.Ag dengan memukul Gong tanda dimulainya acara ini. Acara ini diadakan oleh bagian bahasa OPPM dibawah naungan pembimbing bahasa pusat yang dipanitiai oleh beberapa staf bagian bahasa OPPM, siswi kelas 1-4.
Pada sesi terkahir juri membacakan hasil penilainya sekaligus pengumuman kejuaran. Adapun juara untuk kategori The Best Prologue Ananda Arin 1 int C, The Best Actrist Aulia Pratama 1 int C, The Best Language Teheran A Hostel, The Best Coustom Syiria 1st A Hostel, General Winner Andalusia A Hostel. Gryselda 91