Home Blog Page 3

Folksong Antar Kelas Meriahkan Hari Raya Iduladha 1447 H

0

Interclass Vocal Group Competition yang menjadi bagian dari rangkaian kepanitiaan kelas 3 Intensif dan kelas 4 KMI sukses digelar di New BPPM pada Rabu (27/05). Kegiatan tahunan tersebut diikuti seluruh santri ketika Hari Raya Iduladha.

Ajang vocal group antar kelas itu menjadi sarana bagi para santri untuk melatih kekompakan serta menumbuhkan ukhuwah islamiyah. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi wadah pengembangan bakat dan potensi santri, mulai dari kemampuan vokal, musikalitas, hingga penampilan koreografi.

Pada tahun ini, kompetisi mengangkat tema “Retro” yang menggambarkan perjuangan para pahlawan di masa lampau. Setiap kelas menampilkan konsep dan aransemen yang berbeda sesuai tema yang telah ditentukan.

Dalam kategori Vocal Group, kelas 3 berhasil meraih juara pertama, disusul kelas 3 Intensif sebagai juara kedua, dan kelas 4 di posisi ketiga. Adapun penghargaan harapan pertama diraih kelas 2.

Sementara itu, pada kategori Nasyid, kelas 1 Intensif keluar sebagai juara pertama. Posisi juara kedua diraih kelas 3, juara ketiga diraih kelas 2, dan harapan pertama diberikan kepada kelas 4.

Berdasarkan akumulasi penilaian seluruh cabang lomba, kelas 3 dinobatkan sebagai Juara Umum. Adapun penghargaan Juara Favorit diberikan kepada kelas 3 Intensif.

Melalui kegiatan tersebut, panitia berharap tradisi folksong antar kelas dapat terus menjadi media pembinaan kreativitas dan kebersamaan seluruh santri.

Kontributor : Nuscholis, Tim Media PMDG

Editor : Johansyah, Faza

Bakti Sosial Mahasiswa UNIDA Gontor, Bukti Nyata Sebuah Dakwah Santri

0

Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, mengadakan bakti sosial yang bertepatan pada Senin (24/05) – Rabu (27/05) di Desa Paringan, Kecamatan Jenangan. Sebanyak kurang lebih 150 mahasiswa UNIDA Gontor ikut serta dalam kegiatan bakti sosial. Kegiatan ini dibuka dengan sambutan resmi di Lapangan Desa Paringan oleh staf Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Dr. Riza Azhari, M.Pd.I. dan Kepala Desa Paringan, bapak Suwendi, S.H., M.S.I.

Para peserta dan panitia bertempat tinggal di rumah masyarakat sekitar. Disamping itu mahasiswa juga membantu berbagai macam fasilitas desa mulai dari masjid, musholla, Taman Kanak-Kanak (TK), dan juga Sekolah Dasar (SD).

oplus_2048

Di hari selanjutnya dimulai dengan sahur guna melaksanakan puasa Arafah hal ini merupakan salah satu ibadah yang disunnahkan Nabi Muhammad SAW pada bulan Dzulhijjah. Sesi dilanjut dengan membantu mitra dari masing-masing kelompok yang terdiri dari 13 kelompok. Di kesempatan itu pula para mahasiswa mengisi berbagai pengajian sore anak-anak.

Di hari Rabu (27/05), Peserta bakti sosial melaksanakan ibadah salat Idul Adha dengan khidmat. Untuk meramaikan hari yang penuh dengan keberkahan ini, panitia bakti sosial mengadakan perlombaan untuk anak-anak sekitar seperti lomba balap karung, makan kerupuk, dan lain-lain. Disamping itu, beberapa orang dari mahasiswa UNIDA Gontor juga diamanahkan untuk membantu proses pemotongan hewan kurban di masjid sekitar.

Hari akhir, ditutup dengan acara tabligh akbar bersama seluruh masyarakat Desa Paringan, suasan khidmat, senandu shalawat terlantunkan. Acara ini dihadiri oleh Al-Ustadz Dr. H. Husni Kamil, M.Ag., yang membawakan materi tentang kisah manis nabi Ibrahim SA dan Istri tercintanya.

Kontributor : Daniel, Tim Media PMDG

Editor : Johansyah

Ribuan Jamaah Mengikuti Shalat Iduladha 1447 H di PMDG

0

Ribuan jamaah memadati lapangan voli Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) guna mengikuti pelaksanaan shalat Idul Adha 1447 Hijriah pada Rabu (27/05). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari itu dihadiri para guru, santri, serta masyarakat sekitar. Salat Iduladha dimulai pukul 06.30 WIB dengan imam K.H. Masyhudi Subari, M.A. Sementara khutbah Iduladha disampaikan oleh Al-Ustadz Mahbub, S.Ag.

Sejak selepas Subuh, suasana pondok telah dipenuhi gema takbir yang dikumandangkan para santri. Mereka tampak mengenakan pakaian muslim serba rapi dan berbaris tertib menuju lokasi salat. Tradisi disiplin yang menjadi ciri khas Gontor terlihat dari keteraturan saf dan jalannya kegiatan yang berlangsung khusyuk.

Pelaksanaan shalat berlangsung dalam suasana yang tenang dan penuh kekhidmatan. Ribuan santri duduk memenuhi area lapangan pondok dalam satu barisan panjang. Para guru dan masyarakat sekitar turut bergabung bersama santri dalam pelaksanaan ibadah tersebut.

Momentum idul adha di Gontor juga menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi santri. Selain melaksanakan ibadah, para santri dilibatkan dalam berbagai kegiatan kepanitiaan dan persiapan kurban, mulai dari pengaturan jamaah hingga distribusi daging kurban kepada masyarakat.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti lingkungan pondok sepanjang pelaksanaan hari raya. Bagi keluarga besar Gontor, Iduladha menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, menanamkan nilai keikhlasan, serta memperkuat semangat pengabdian dan pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari.

Kontributor : Tim Media PMDG

Editor : Johansyah

Peringati Iduladha, Santri PMDG Dalami Kisah Nabi Ibrahim AS di BPPM

0

Seluruh santri dan guru Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mengadakan perkumpulan di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) pada Selasa (26/05). Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha sekaligus memperdalam pemahaman tentang kisah Nabi Ibrahim AS.

Pada kesempatan tersebut hadir sebagai pemateri, Al-Ustadz Husni Dzahaby, Lc., yang menyampaikan penjelasan mengenai sejarah hingga hikmah dari kisah Nabi Ibrahim AS. Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa kisah para nabi tidak hanya menjadi bagian dari sejarah Islam, tetapi juga mengandung banyak pelajaran tentang prinsip-prinsip akidah, keteguhan iman, serta akhlak mulia yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Perkumpulan berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh para santri serta para guru. Dalam kegiatan tersebut dibahas berbagai kisah perjalanan Nabi Ibrahim AS, mulai dari perjuangannya dalam mempertahankan keimanan, hijrah menuju Syam dan Mesir, hingga kisah bersama Siti Hajar dan Nabi Ismail AS yang menjadi bagian penting dalam sejarah Islam.

Selain itu, dijelaskan pula tentang asal mula air zam-zam, sa’i antara Bukit Shafa dan Marwah. Juga yang paling penting kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang menjadi dasar disyariatkannya ibadah kurban bagi umat Muslim.

Kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan keislaman para santri serta memperkuat nilai keimanan dan semangat pengorbanan dalam menyambut Hari Raya Iduladha.

Kontributor : Arsy, Wisnu, Faza

Editor : Johansyah

Kapolda Jawa Timur Menyerahkan Sapi Kurban Untuk PMDG Pada Idul Adha 1447 H

0

Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menerima bantuan hewan kurban berupa seekor sapi dari Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur, menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Penyerahan bantuan hewan kurban dilakukan secara simbolis di kandang sapi Pondok Modern Darussalam Gontor pada Selasa sore, 26 Mei 2026, dan dihadiri perwakilan kepolisian, pihak PMDG, serta peternak sapi. 

Bantuan sapi kurban dari kapolda jatim  itu diterima langsung oleh panitia kurban PMDG. Momentum tersebut merupakan bentuk perhatian kapolda Jawa Timur terhadap lembaga pendidikan Islam.

Ketua panitia kurban PMDG, Al-Ustadz H. Anwar Boyaman, mengatakan bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian juga sinergi kapolda Jawa Timur terhadap pesantren seperti PMDG. Menurut beliau, bantuan hewan kurban tidak hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga mempererat hubungan silaturahmi di kedua belah pihak.

Penanggung jawab dari pengasuhan untuk panitia kurban PMDG, Al-Ustadz Fairuz Yudha Alfarizi, menjelaskan bahwa sapi yang diserahkan memiliki bobot sekitar 850 kilogram. Hewan berjenis limosin itu dikenal memiliki ukuran tubuh besar dan kualitas unggul.

Pihak PMDG menyampaikan apresiasi atas bantuan hewan kurban tersebut. Harapannya hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, dan pesantren terus terjalin dengan baik. PMDG juga mendoakan agar ibadah kurban Kapolda Jawa Timur membawa keberkahan bagi institusi Polri. Daging kurban nantinya akan didistribusikan kepada santri, warga sekitar, dan pihak yang membutuhkan.

Kontributor : Faza, Akbar Kurnia

Editor : Johansyah

Mendidik Kedisiplinan Juga Kebersamaan Santri Melalui MUKER

0

Bertepatan pada Senin (25/05) Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Mengadakan MUKER (Musyawarah Kerja). MUKER ini menjadi wadah bagi para santri untuk belajar bermusyawarah dan berorganisasi. Kegiatan ini juga menghadirkan kompetisi yang memadukan kreativitas dengan kemampuan organisasi para santri. Melalui kegiatan tersebut, santri dilatih untuk berdisiplin, serta mampu bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama.

Organisasi memiliki peran penting dalam kehidupan santri, khususnya di rayon. Berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari makan, kebersihan, hingga waktu istirahat, diatur melalui sistem organisasi. Selain itu, aspek pendidikan dan pengajaran juga menjadi tanggung jawab organisasi rayon. Karena itu, suara santri diperlukan dalam menentukan berbagai kebijakan yang akan dilaksanakan selama satu tahun ke depan.

MUKER juga menjadi pengalaman baru bagi santri baru. Kegiatan ini memberikan pembelajaran mengenai organisasi, kedisiplinan, dan kerja sama. Salah seorang peserta menyampaikan bahwa MUKER menjadi pengalaman pertamanya mengenal dunia organisasi sekaligus menambah pemahaman tentang pentingnya disiplin dalam kehidupan pondok.

Dalam proses persiapan, para santri menghadapi berbagai tantangan. Minimnya pengalaman serta usia yang masih muda menjadi tantangan tersendiri bagi pengurus rayon yang membimbing jalannya persiapan di setiap rayon. Meski demikian, rasa percaya diri dan keyakinan menjadi kunci utama dalam menjaga semangat selama proses berlangsung. Para pengurus dan anggota rayon terus berupaya memberikan hasil terbaik dalam setiap persiapan yang dilakukan.

Rayon Saudi 1.3 menjadi sorotan setelah berhasil meraih juara umum dalam kegiatan MUKER. Keberhasilan tersebut sekaligus mengantarkan rayon itu menjadi juara pertama kategori kibar. Prestasi tersebut diraih melalui kerja keras, kekompakan, serta doa seluruh anggota dan pengurus rayon.

Keberhasilan itu menunjukkan berkembangnya pola pikir santri dalam memahami nilai tanggung jawab, kreativitas, dan kebersamaan dalam berorganisasi. MUKER tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan kepemimpinan bagi para santri.

Kontributor : Zulfahmi, Atalla, Naufal

Editor : Johansyah, Faza

Presiden Prabowo Salurkan Sapi Kurban untuk PMDG pada Idul Adha 1447 H

0

Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan hewan kurban berupa seekor sapi kepada Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis di Kandang Sapi PMDG pada Senin (25/5).

Bantuan sapi kurban dari Presiden itu diterima langsung oleh panitia kurban PMDG. Momentum tersebut merupakan bentuk perhatian presiden terhadap lembaga pendidikan Islam.

Ketua panitia kurban PMDG, Al-Ustadz H. Anwar Boyaman, mengatakan bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian Presiden terhadap pesantren dan pendidikan keagamaan seperti PMDG. Menurut dia, bantuan hewan kurban tidak hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga mempererat hubungan silaturahmi di kedua belah pihak.

“Ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan Presiden kepada PMDG” ujar beliau dalam keterangannya saat diwawancarai.

Sementara itu, penanggung jawab sapi kepresidenan, Al-Ustadz Sabar, menjelaskan bahwa sapi bantuan Presiden memiliki bobot mencapai 910 kilogram. Hewan tersebut termasuk jenis limosin yang dikenal memiliki ukuran tubuh besar dan kualitas unggul.

Sebelum diserahkan, sapi tersebut telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan layak untuk dikurbankan pada Hari Raya Idul Adha mendatang.

Pihak PMDG menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut dan berharap hubungan baik antara pemerintah dan pesantren dapat terus terjalin. Daging kurban nantinya akan didistribusikan kepada santri, masyarakat sekitar, serta pihak-pihak yang membutuhkan di lingkungan pondok.

Kontributor : Faza, Naufal, Atalla

Editor : Johansyah

KMD Gontor Putri 3 : Melahirkan Pembina Yang Tangguh

0

Acara Malam Unggun dalam rangka Kursus Mahir Tingkat Dasar (KMD) berlangsung pada Jum’at malam (22/05), dengan penuh khidmat. Kegiatan ini menjadi penutup seluruh rangkaian pelaksanaan KMD yang telah berlangsung selama 6 hari.

Acara diawali dengan pembacaan administrasi rumah tangga, dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan kelulusan peserta Kursus Mahir Tingkat Dasar. Selanjutnya, sambutan-sambutan yang disampaikan oleh Bapak Wakil Pengasuh, Al-Ustadz Dr. Nurul Salis Alamin, M.Pd.I., serta perwakilan dari Waka Bina Kwarcab Ngawi Kak Drs. Abdul Choliq, M.Pd.

Suasana semakin khidmat saat pembacaan Dasa Darma Pramuka yang diikuti seluruh peserta. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengembalian tunggul latihan sebagai simbol berakhirnya masa latihan para andika selama mengikuti Kursus Mahir Tingkat Dasar.

Pada kesempatan tersebut juga diumumkan andika terbaik dari masing-masing Satuan, yaitu:

1. Keisha Evelyn 5B – Siaga

2. Rahmaniya Khoirunnisa 5D – Siaga

3. Alifta Aulia Cinanta Setiawan 5F – Siaga

4. Fatimah Sapardiatun 5B – Penggalang

5. Amanda Michael Latifah 5B – Penggalang

6. Syifa Husniah 5B – Penegak

7. Aisha Syakirah Az-zahra 5J – Penegak

8. Atiqah Husna 5K – Penegak 

Dipenghujung penyalaan api unggun menjadikan simbolis puncak kegiatan malam unggun. Dengan terlaksananya acara Malam Unggun ini, maka seluruh rangkaian Kursus Mahir Tingkat Dasar resmi berakhir. Sebanyak 269 andika secara resmi dinyatakan lulus dan telah menyelesaikan kegiatan KMD.

Harapan kedepanya, dengan diadakan kegiatan ini bisa mendidik dan melahirkan pembina-pembina pramuka yang paham terhadap materi dasar pramuka.

Kontributor : Nurul, Ayunda

Editor : Johansyah, Faza

Kunjungan Edukatif Pondok Muhammadi Kelantan ke PMDG Putri Kampus 3

0

Rombongan dari Pondok Muhammadi Perempuan Kelantan melaksanakan kunjungan ke Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 3 pada Sabtu (23/05). Kunjungan ini merupakan bagian dari program lawatan yang bertujuan untuk melihat secara langsung penerapan dan penggunaan bahasa Arab di lingkungan pondok.

Dalam kesempatan yang berharga itu, Bapak Wakil Pengasuh turut menyampaikan sejarah berdirinya PMDG beserta nilai-nilai yang menjadi dasar perjuangan pondok. Beliau menjelaskan motto serta Panca Jiwa yang melekat dalam kehidupan PMDG Hal ini merupakan pondasi utama sehingga pondok dapat terus eksis, berkembang, dan istiqomah hingga saat ini.

Selama berada di Gontor Putri Kampus 3, rombongan tamu diajak mengunjungi berbagai sektor dan unit usaha pondok. Beberapa tempat yang dikunjungi di antaranya Markazul Khat, Darussalam Recording Studio, Pabrik Roti dan Minuman, Konveksi Zaada Helwa, hingga kedai kopi Ukh.Brew Ladema. Melalui kunjungan ini, para tamu dapat menyaksikan secara langsung aktivitas pendidikan, keterampilan, serta pengelolaan unit usaha yang berjalan di lingkungan pondok.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari tersebut memberikan kesan yang sangat berarti bagi seluruh peserta lawatan. Nuansa ukhuwah Islamiyah begitu terasa meskipun baru saling mengenal, tanpa memandang perbedaan suku maupun kewarganegaraan.

Kontributor : Liza, Qorina

Editor : Johansyah, Faza

Panggung Gembira 6101 Gontor Putri 3, Tampilkan Semangat Peradaban Islam

0

Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 3 menggelar Panggung Gembira 6101 pada Jumat,(15/5). Agenda ini bertempat di depan auditorium kampus. Kegiatan tahunan tersebut mengusung moto “Pesantren Berjuang Mendidik Umat, Santri Berkarya Menegakkan Tonggak Peradaban.”

Pada penyelenggaraan tahun ini, Gontor Putri 3 mengangkat tema “Pendidikan Kunci Kejayaan Umat.” Tema tersebut diwujudkan melalui beragam penampilan seni dan kreativitas santriwati yang menampilkan sejarah serta perjuangan peradaban Islam.

Sejumlah rayon di lingkungan pondok, seperti Syiria, Andalusia, Ghaza, dan Baghdad, menjadi inspirasi utama dalam pertunjukan. Nama-nama rayon tersebut tidak hanya berfungsi sebagai identitas asrama, tetapi juga sarana pembelajaran sejarah dan peradaban Islam bagi para santriwati.

Melalui berbagai penampilan, santriwati berupaya menghadirkan nilai perjuangan, kejayaan, dan semangat keilmuan Islam yang pernah berkembang di berbagai belahan dunia. Pesan-pesan edukatif tersebut dikemas dalam pertunjukan yang sarat makna dan bernuansa budaya Islam.

Kemegahan acara turut didukung dekorasi panggung yang dibuat secara detail menggunakan bahan utama styrofoam. Berbagai ornamen bernuansa peradaban Islam dari sejumlah negara menghiasi area depan auditorium. Perpaduan warna, pencahayaan, dan bentuk arsitektur khas Timur Tengah membuat panggung tampil megah dan menarik perhatian penonton sejak awal acara.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ribuan penonton yang memadati lokasi acara. Hadirin terdiri atas santri, wali santri, masyarakat umum, serta tamu undangan dari berbagai daerah dan kalangan usia.

Meski hujan sempat turun di tengah acara, penonton tetap bertahan menyaksikan seluruh rangkaian pertunjukan. Tepuk tangan dan sorak apresiasi terus mengiringi setiap penampilan yang ditampilkan sepanjang malam.

Panggung Gembira 6101 menghadirkan empat unsur utama yang menjadi ciri khas acara, yakni educate, elegance, entertain, dan enjoyable. Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memberikan nilai pendidikan dan memperkuat pemahaman santriwati terhadap sejarah serta peradaban Islam.

Kontributor : Liza, Abel, Nisrina, Nurul

Editor : Johansyah, Faza