Home Blog Page 308

Ajang Persaingan Akademik Eksak : Exact Week 2018

0

Berlomba-lombalah dalam kebaikan. Begitulah sekiranya yang sering kita dengar, anjuran bagi kita untuk selalu bersemangat dalam melakukan kebaikan. Hawa persaingan sehat begitu terasa pada malam Sabtu (25/8), ketika para santriwati berkumpul di kelas masing-masing untuk mengikuti babak penyelisihan Exact Week atau biasa dikenal dengan Usbu’ Eksak.

Usbu’ Eksak adalah event perlombaan akademik yang terfokuskan pada bidang pelajaran eksak. Perlombaan ini terpisah antara angkatan, yang setiap kelasnya mengirim 3 delegasi untuk bersaing dengan kelas lain dalam satu angkatan yang sama. Model perlombaannya seperti cerdas cermat, yang setiap kelompok pesertanya akan merebutkan poin dari soal yang diberikan oleh panitia.

Sebelum menuju perlombaan final, setiap kelas melakukan babak penyisihan untuk memilih perwakilan kelas yang akan maju ke garis depan. Antusias terpancar dari wajah mereka, terlihat bahwa masing-masing individu saling memperebutkan 3 kursi yang terbatas tersebut, mengingat event ini akan menjadi pengalaman berharga bagi mereka. Babak penyisihan pun berakhir dalam dua gelombang, dan 3 nama dari setiap kelas maju sebagai finalis yang diadakan pada Jum’at (31/8).

DSC_6765

Masing-masing angkatan secara terpisah berkumpul dalam satu tempat ketika final Usbu’ Eksak dihelat. Sorak sorai para santriwati bersahutan menyemangati perwakilan kelasnya masing-masing. Bahkan, anggota kelas memakai atribut khusus untuk menunjukkan ciri khas mereka. Sementara yang menjadi perwakilan sibuk dengan bukunya masing-masing, mempersiapkan diri untuk memperjuangkan nama kelas mereka.

Final Usbu’ Eksak dibagi menjadi 2 babak. Pada babak pertama, masing-masing kelas memilih satu amplop berisi soal wajib. Soal wajib ini bernilai 100 poin apabila terjawab, dan 0 poin jika salah atau tidak bisa menjawab. Pada babak kedua, adalah sesi soal rebutan dimana setiap kelas akan bertanding kecepatan dalam menjawab soal. Apabila benar skor bertambah 100, dan apabila salah maka akan terkurangi 25 poin.

Hasil poin terbanyak kemudian nantinya akan keluar sebagai juara 1, dan begitu berurutan dengan juara 2 dan 3. Dalam setiap perlombaan pasti akan ada kemenangan, begitu pula kekalahan. Maka anak-anak kemudian mendapatkan himbauan untuk tidak berkecil hati bagi yang menang, dan untuk tidak merasa cukup atas ilmu yang telah didapat apabila menang. Semua tetap harus kembali mengembangkan ilmu demi bekal masa depan. Addien

Perkembangan Pesat dan Peminat yang Meningkat, Gontor Putri 7 Tingkatkan Fasilitas Santriwati

0

KAMPAR–Selain terdapat  kampus 14 Putra, di Riau juga terdapat Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 7 yang berlokasi di Jl. Pekanbaru-Bangkinang, Km. 21, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau. Didirikan pada tanggal 15 Jumadal Ula 1434/27 Maret 2013, dan sekarang diasuh oleh Al-Ustadz Drs. H. M. Ma’ruf Chumaidi.

Perkembangan di PMDG Putri Kampus 7, Riau sangat pesat. Peminatnya sangat banyak, namun karena umurnya yang masih muda, PMDG Putri 7 masih butuh peningkatan fasilitas pendidikan dan tenaga didik di sana.

Selain itu, PMDG Putri Kampus 7 juga memperketat penyeleksian calon santriwati yang akan diterima pada setiap tahun ajaran baru. Pada saat ini jumlah santriwati di PMDG Kampus Putri 7 sudah mencapai 857 Santriwati. PMDG Putri Kampus 7, Riau juga mendapat perhatian dan bantuan dari Pimpinan PMDG mulai dari perluasan musholla, penambahan asrama, renovasi gedung, kelas, dan pembangunan lainnya.

Kegiatan di PMDG Putri Kampus 7, Riau tidak jauh berbeda dengan PMDG Putri kampus lainnya, di antaranya dalam penyelenggaraan Apel Tahunan dan Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy (PKA). Apel Tahunan di PMDG Putri Kampus 7 diselengarakan pada hari Selasa, (14/8) dihadiri oleh Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, mewakili Pimpinan PMDG dan rombongan, yang sebelumnya mengikuti PKA di PMDG Kampus 14, Siak.

“Gontor 7 Putri sangat pesat perkembangannya, dan harus selalu ditingkatkan terutama dalam hal pergedungan” ujar Kiai Amal dalam pidatonya. Muis

Apel Tahunan Gontor Kampus 11 Berjalan Lancar

0

SULIT AIR—Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), KH. Hasan Abdullah Sahal bersama rombongan menghadiri Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy di PMDG Kampus 11, Sulit Air, Solok, Sumatera Barat yang diasuh oleh Al-Ustadz Muhammad Ridwan, S.HI.

Acara yang rutin digelar setiap tahun ini dilaksanakan pada hari Ahad (19/8) di halaman Gedung Al-Azhar. Apel diikuti oleh seluruh siswa dan guru PMDG Kampus 11 yang berjumlah 87 orang. Dengan penuh semangat seluruh peserta Apel sudah siap di lokasi 30 menit sebelum acara dimulai.

Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB. Diawali dengan pengibaran Sang Merah Putih, dilanjutkan dengan inspeksi barisan oleh Pimpinan PMDG selaku inspektur upacara. Amanat Pimpinan Pondok yang merupakan acara inti disimak oleh seluruh peserta dengan khidmat.

“Pelaksanaan isi Piagam Penyerahan Wakaf PMDG 1958, ide, nilai-nilai, sistem, isi, dan misi dari Trimurti (pendiri PMDG) sudah baku, pakem, solid, konsisten, dan disiplin dalam pelaksanaannya.” Tegas Kiai Hasan

Pada tahun ini rombongan dari PMDG Kampus Pusat yang turut hadir bersama KH. Hasan Abdullah Sahal berjumlah 2 keluarga, yakni keluarga Al-Ustadz H. Imam Kamaludin, M.Hum. dan Al-Ustadz Anwar Boyaman.

Usai Apel, KH. Hasan Abdullah Sahal kembali menjadi pembicara dalam Kuliah Umum Babak I Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan rasa syukur sekaligus bangga dengan seluruh keluarga besar PMDG Kampus 11 yang dapat menyelenggarakan Apel Tahunan dengan sangat baik.

Beliau menutup dengan mendoakan, semoga PMDG Kampus 11 yang lokasinya sangat jauh dari PMDG Kampus Pusat ini semakin maju dan sukses dalam menjalankan segala aktivitas pendidikan para kader pemimpin umat.brada

“Beyond” Drama Arena 593 Sukses Digelar

0

GONTOR–Siswa Kelas 5 KMI sukses menggelar Pagelaran Seni “Beyond” Drama Arena pada Kamis malam (9/8/2018) di Pondok Modern Darussalam Gontor. Bertemakan “Gontor Mempertahankan Nilai, Menjadi Teladan Kehidupan Islami” acara ini diadakan guna memberi pendidikan lebih kepada 600 siswa kelas 5 KMI. Tidak hanya di kampus pusat, kegiatan ini juga serentak dilaksanakan oleh seluruh kampus PMDG mulai dari kampus 2 Madusari, kampus 3 Kediri, kampus 5 Banyuwangi, kampus 6 Magelang, dan kampus 9 Lampung.

Berbeda dengan sebelumnya, Beyond Drama Arena 593 dimulai dengan Gema Shalawat yang tahun ini disajikan dengan lagu “Law Kaana Bainanal Habib” yang dikala itu masyhur.

Selain itu, ada beberapa acara lain yang cukup unik yaitu:

  1. Beyond Beat, disajikan dengan sangat apik oleh santri kelas 5 yang sudah sangat berbakat, sehingga cukup memukau dan mendapat tanggapan positif dari semua kalangan penonton.
  2. Class Traditional, merupakan sebuah acara teater jenaka yang sarat akan pendidikan, acara ini adalah sebuah drama singkat para santri yang berselisih lantas perbedaan bahasa mereka, diakhiri dengan pesan persatuan yang menyatukan mereka.
  3. Tari Glipang, merupakan tarian tradisional asal Jawa Timur, yang menggambarkan kehidupan masyarakat sehari-hari. Tarian ini merupakan perpaduan budaya Islam dan budaya Jawa yang dikemas menjadi sebuah tarian.
  4. Lenong Santri, setelah sekian tahun lamanya tidak tampil, akhirnya tampil pada Beyond Drama Arena 593, penyajian acara ini sangat singkat namun mampu menampilkan sebuah seni khas Betawi, teater yang berpadukan musik rebana.
  5. American Sign Language, sebuah penampilan gerakan tangan/isyarat khas Amerika yang dipadukan dengan musik dramatis dan sedih, menunjukkan rasa prihatin terhadap dunia yang sedang ditimpa oleh banyak musibah.

Selain itu, “Beyond” Drama Arena 593 disajikan dengan nuansa bangunan Gontor Putri pada backgroundnya, yang sarat akan nilai kemodernan dan kesederhanaan, ditambah lagi dengan pementasan drama yang berjudul “200 Hektare Sajadah Trimurti”, menambah kesan perjuangan di dalamnya. Drama “200 Hektare Sajadah Trimurti” menceritakan sejarah perjuangan dalam memperoleh dan mempertahankan tanah wakaf pondok yang ada di Mantingan, Ngawi.

Pertemuan Malam Takbiran Sambut Datangnya Hari Raya Qurban

0

DARUSSALAM-Pada malam menjelang Hari Raya Idul Adha, terdengar suara takbir berkumandang, para santri berbondong-bondong menuju Balai Pertemuan Pondok Modern Darussalam Gontor (BPPM) guna mengikuti acara Malam Takbiran menjelang Hari Raya Idul Adha. Acara ini dihadiri oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), seluruh santri, dan guru PMDG.

Salah satu acara rutinitas tahunan yaitu Malam Takbiran Idul Adha 1439 H yang bertepatan pada hari Selasa malam, (21/8) atau 10 Dzulhijjah 1439 H . Tepatnya acara ini dimulai pada pukul 20.15 di BPPM. Lantunan takbir oleh anggota Jam’iyyatul Qurra’ (JMQ) bergema menyambut kedatangan para santri dan dewan guru, khususnya Bapak Pimpinan PMDG.

IMG_4006Pada Malam Takbiran kali ini, Bapak Pimpinan PMDG mengutus Al-Ustadz Agus Muliana untuk menyampaikan ceramahnya tentang hari Idul Adha. “Dalam berqurban kita harus ikhlas dan siap mengorbankan sebagian harta kita untuk orang lain, yang pada hakikatnya perlu kita ingat bahwa semuanya adalah milik Allah Swt. Dikarenakan ibadah qurban adalah untuk Allah Swt., maka sudah seharusnya kita memberikan hewan qurban yang terbaik yang kita punya. Prinsip ini akan menjadi bagian dari ketaatan kita kepada Allah Swt.” berikut potongan pidato beliau pada malam takbiran tersebut. Dilanjutkan beliau bercerita tentang kisah Nabi Ibrahim AS yang diperintahkan oleh Allah untuk menyembelih Nabi Ismail AS, dst.

Pada Idul Adha 1438 H tahun ini, data jumlah hewan qurban yang sudah masuk hingga malam itu, Rabu (22/8), di PMDG Kampus Pusat khususnya terdapat 30 ekor sapi, dan 59 ekor kambing yang berjumlah 93 hewan qurban. Sedangkan jumlah keseluruhan hewan qurban di seluruh kampus PMDG adalah 242 ekor sapi, 471 ekor kambing, dan 100 ekor domba, yang secara keseluruhan berjumlah 713 hewan qurban. Muis

Meningkatkan Kreativitas dan Kebersamaan Mahasiswa Santri, UNIDA Gontor Adakan Pagelaran Seni Akbar “Al-Hambra Night”

0

SIMAN–Rabu malam (16/8), Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor menyelenggarakan Pagelaran Seni Akbar “Al-Hambra Night”, yang bertempat di depan Gedung Utama Kampus UNIDA Gontor. Istilah ini diambil dari bahasa arab, yaitu الحمراء = Al-Hamraa’ yang artinya “merah”, ini adalah nama sebuah kompleks istana sekaligus benteng yang megah saat kekhalifahan Bani Umayyah di Granada, Spanyol bagian selatan (Al-Andalus), yang mencakup wilayah perbukitan di perbatasan kota Granada. Al-Hambra sendiri banyak sekali menyimpan rekaman bersejarah berupa ilmu pengetahuan, sastra, seni dan arsitektur bangunan umat Islam.

264. Al-Hambra Night UNIDA Gontor 2018Acara ini resmi dibuka oleh Prof. K.H. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., selaku Rektor UNIDA Gontor, dan dihadiri oleh K.H. Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, dan diikuti oleh para dosen dan mahasiswa UNIDA. Acara ini bertujuan untuk menampilkan kreativitas dan kebersamaan mahasiswa serta mendidik serta menjalin hubungan di antara mereka.

Pertunjukan yang ditampilkan oleh mahasiswa santri ini di antaranya adalah; Hadroh, Nasyid, Gontor Martial Art, Tae Kwondo Warrior, Muay Thai Martial Art, Drama Kolosal, Drama Kabaret, Tari Aceh , Pencak Silat Nusantara, UNIDA Unity Band, Band Dimensi, Crazy Jump Parkour, Tari India, Tari Bendera, dan lain sebagainya.

Acara yang menarik adalah ketika Kiai Amal Fathullah ikut meramaikan acara Al-Hambra dengan membawakan sebuah lagu Dan Brown yang berjudul Boulevard, dan seketika itu penonton sangat terhibur dan ikut larut dalam lagu yang dinyanyikan oleh Rektor UNIDA Gontor ini.

Acara yang bernilai pendidikan ini adalah akhir dari Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy. “Program ini bertujuan untuk mendidik siswa tidak hanya untuk menjadi penonton tetapi juga untuk berpartisipasi aktif dalam acara tersebut,” ujar Ust. Hasib Amrullah, penasihat untuk Malam Al-Hambra. Muis

Hari Raya Idul Adha 1439 H, Pondok Modern Darussalam Gontor Qurban 30 Ekor Sapi dan 59 Ekor Kambing

0

Darussalam–Hari Raya Idul Adha merupakan hari yang sangat istimewa bagi ummat Islam di seluruh penjuru dunia, karena hari itu adalah hari dimana para muslimin menunaikan Ibadah Sholat Idul Adha dan Ibadah Qurban. Setelah berijtihad dengan ru’yah hilal dan hisab, Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersepakat menyatakan bahwa Hari Raya Idul Adha jatuh pada hari Rabu, 22 Agustus 2018. Meski berbeda waktu pelaksanaanya dengan Negara Arab Saudi, Bapak Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) pada akhirnya memutuskan bahwa perayaan Idul Adha di seluruh kampus PMDG tahun ini jatuh pada hari Rabu (22/8), sesuai dengan keputusan pemerintah Indonesia.

Rabu pagi, pukul 06.30 WIB, guru, santri dan segenap warga Gontor menunaikan Ibadah Sholat Idul Adha berjamaah di hamparan teras Masjid Jami’, KH. Hasan Abdullah Sahal yang biasanya bertugas sebagai Imam Sholat Idul Adha pada tahun-tahun sebelumnya, pada kali ini mengamanatkan kepada Al-Ustadz Agus Mulyana, S.Ag. (guru senior, kader pondok) untuk bertugas sebagai Imam Sholat Idul Adha, dan Al-Ustadz Taufiqurrohman, S.Ag. sebagai khotibnya.

Seusai Sholat Idul Adha, seluruh Panitia Qurban yang terdiri dari 92 guru dan 269 santri KMI bergegas pergi menuju gedung Yaqzoh untuk segera memulai pemotongan hewan qurban, sekitar pukul 07.45, Bapak Pimpinan PMDG, K.H. Syamsul Hadi Abdan secara resmi membuka pelaksanaan pemotongan hewan qurban.

Pada Idul Adha tahun ini, jumlah hewan qurban di PMDG Ponorogo sebanyak 30 ekor sapi dan 59 ekor kambing. Adapun total hewan qurban di seluruh kampus PMDG mencapai 713 ekor, dengan perincian sebagai berikut:

NO

PONDOK HEWAN TOTAL
SAPI

KAMBING

1

PMDG Kampus Pusat 30 ekor 59 ekor 89 ekor

2

PMDG Kampus 2 24 ekor 37 ekor 61 ekor
3 PMDG Kampus 3 16 ekor 8 ekor

24 ekor

4

PMDG Kampus 5 13 ekor 26 ekor 39 ekor
5 PMDG Kampus 6 10 ekor 29 ekor

39 ekor

6

PMDG Kampus 7 13 ekor 1 ekor 14 ekor
7 PMDG Kampus 8 2 ekor 15 ekor

17 ekor

8

PMDG Kampus 9 9 ekor 8 ekor 17 ekor
9 PMDG Kampus 10 5 ekor 3 ekor

8 ekor

10

PMDG Kampus 11 1 ekor 3 ekor 4 ekor
11 PMDG Kampus 12 6 ekor 12 ekor

18 ekor

12

PMDG Kampus 13 3 ekor 2 ekor 5 ekor
13 PMDG Kampus 14 4 ekor

4 ekor

14

PMDG Putri Kampus 1 22 ekor 70 ekor 92 ekor
15 PMDG Putri Kampus 2 14 ekor 21 ekor

35 ekor

16

PMDG Putri Kampus 3 17 ekor 15 ekor 32 ekor
17 PMDG Putri Kampus 4 9 ekor 4 ekor

13 ekor

18

PMDG Putri Kampus 5 14 ekor 6 ekor 20 ekor
19 PMDG Putri Kampus 6 5 ekor 3 ekor

8 ekor

20

PMDG Putri Kampus 7 10 ekor 13 ekor 23 ekor
21 Universitas Darussalam Gontor 9 ekor 18 kambing & 100 domba

127 ekor

22

UNIDA Gontor Putri Mantingan 6 ekor 18 ekor

24 ekor

TOTAL 242 ekor 471 ekor

713 ekor

Pemotongan hewan qurban berlangsung selama 4 hari sejak Hari Raya Idul Adha, 10 Dzulhijjah 1439, hingga 3 hari sesudahnya (hari tasyrik).

Sebagai ungkapan syukur atas selesainya kepanitian qurban, Ahad malam (26/8), Panitia Qurban menyelenggarakan Tasyakuran bersama Bapak Pimpinan PMDG, Ketua Bagian OPPM dan Koordinator, Ketua Rayon, Pengurus Kelas 4, Ketua Kursus, Ketua Konsulat, Ketua Kelas 1-6 KMI, Shohibul Qurban dan Seluruh Panitia di Aula Wisma Darussalam. Pada acara ini, ketua panitia Al-Ustadz Anwar Boyaman menyampaikan Laporan Umum di hadapan seluruh hadirin secara gamblang dan transparan. rukh

Sidasa Band dan Pembagian Hadiah Menutup Rentetan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy 1439

0

DARUSSALAM—Rentetan acara Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) tahun ini telah berakhir. Kegiatan yang sangat padat diselenggerakan kurang lebih satu setengah bulan. Ada berbagai macam perlombaan dan penampilan yang diadakan untuk mengeksplorasi minat dan bakat para santri. Bahkan, ada satu minggu yang khusus digunakan untuk perlombaan, baik olahraga maupun seni.

Untuk menutup kegiatan-kegiatan yang diadakan pada Pekan PKA tahun ini, diadakan pembagian hadiah dan penampilan beberapa grup seni para santri dalam acara “Sidasa Band”. Acara ini diadakan pada hari Senin malam (6/8) di dalam Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM). Sebelum berbagai pertunjukkan dari para santri, acara dibuka secara resmi oleh Al-Ustadz Hanif Hafidz, S.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa rentetan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy adalah sarana untuk mendidik seluruh elemen yang ada di PMDG, termasuk penampilan-penampilan dan beberapa perlombaan. Sedangkan hadiah adalah sarana untuk memberikan motivasi dan penghargaan bagi siswa yang berprestasi.

Pada tahun ini, Rayon Sholihin 2 ditetapkan sebagai Juara Umum dalam Pekan Olahraga dan Seni (Porseni), sedangkan tetangganya, Rayon Palestina dinobatkan menjadi Juara Umum Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy secara keseluruhan. Semoga dengan terlaksananya seluruh rentetan Pekan PKA tahun ini, dapat memberikan dampak yang baik bagi seluruh santri, khususnya santri baru dalam memahami Pondok ini secara baik dan benar.brada

Membentuk Karakter Santriwati Dengan Training Psikologi

0

Gontor Putri Kampus 2- Tak ada kemajuan tanpa kedisiplinan, tak ada kedisiplinan tanpa keteladanan merupakan salah satu  motto Pondok Modern Darussalam Gontor dalam mendidik santriwatinya. Berlandaskan Al-Quran dan As-Sunnah berbagai kegiatan dan program yang telah dicanangkan mulai dari bangun pagi hingga tidur lagi berlangsung dengan disiplin dan rapi.

Pondok Modern Darussalam Gontor mendidik santriwatinya dengan berbagai sarana pendidikan. Salah satunya yaitu Training Psikologi, dengan Training Psikologi mengajarkan kepada pengurus rayon dan pengurus Organisai Pelajar Pondok Modern (OPPM) dalam menghadapi berbagai macam karakter anggotanya serta cara menyelesaikan masalah yang dihadapi para anggotanya.

Acara yang dibuka langsung oleh Bapak Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 pada Selasa, 28 Agustus 2018 ini berlangsung selama dua hari dan bertempat di pelataran depan Gedung Damaskus dengan beranggotakan santriwati kelas 5 dan sebagian anggota pengurus Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM). Pada hari kedua, acara disampaikan oleh Al-Ustadzah Azhimatul Noor Bashari Diyanti, M.A. Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor Putri yang berasal dari Tangerang.hasnab

Al-Ustadzah Azhimatul Noor Bashari Diyanti berbincang dengan santri
Al-Ustadzah Azhimatul Noor Bashari Diyanti berbincang dengan santri

Tingkatkan Kinerja Organisasi dengan Reformasi dan Kaderisasi

0

Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) dan Koordinator Gerakan Pramuka sebagai organisasi yang sangat berpengaruh di pondok Modern, kedua Organisasi ini yang mengatur dan menertibkan seluruh kegiatan di pondok Modern. Untuk meningkatkan kinerja organisasi dan pemerataan kepernahan santriwati kelas 6, maka reformasi sangatlah dibutuhkan dengan melihat dan mempertimbangkan kinerja para pengurus selama beberapa bulan dilantik sebagai anggota organisasi, beberapa santriwati dilantik untuk menjadi pengurus baru dan ada pula yang digantikan dengan pengurus yang lain. Dalam acara ini juga diangkat beberapa kader dari kelas 5 ke beberapa bagian OPPM, dengan diadakan kaderisasi diharapkan ilmu dan kepernahan dapat terus diestafetkan meskipun pemegang amanah berganti setiap masa jabatan maka prinsip-prinsip keorganisasian tetap terjalankan dan tidak berubah.

DSC_5896

Acara ini diadakan di Aula pertemuan Gontor Putri kampus 2, Hari Senin ( 27/8) , dan dihadiri oleh seluruh siswi kelas 5 dan 6 dan seluruh Guru Gontor Putri kampus 2. Para pengurus organisasi yang baru dilantik langsung oleh Wakil Pengasuh Gontor putri kampus 2, Al-Ustadz K.H Umar Said Wijaya, S.Ag. Mereka bersumpah dan mengikrarkan janjinya untuk bersedia menjadi anggota OPPM dan Koordinator Gerakan Pramuka yang baru.

Organisasi merupkan salah satu cara Pondok Modern untuk mendidik santrinya, organisasi sebagai alam pendidikan di Pondok Modern maka harus terus dilanjutkan dan diestafetkan agar tidak mati. Dengan berasaskan falsafah Pondok Modrn “mau memimpin dan siap dipimpin” maka setiap santriwati harus siap untuk menjadi pemimpin dan mau dipimpin. Diharapkan dengan diadakannya reformasi dan kaderisasi dapat meningkatkan kinerja dan pengalaman santriwati dalam berorganisasi.