Home Blog Page 309

Wisuda Angkatan ke-30, UNIDA Gontor Lahirkan 371 Wisudawan dan Wisudawati

0

GONTOR – Kamis, 26/7 merupakan hari wisuda angkatan ke-30 Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Wisuda yang diselenggarakan di Balai Pertemuan Pondok Modern Darussalam Gontor ini mengukuhkan 371 wisudawan dan wisudawati dari program sarjana dan pascasarjana. Mereka adalah mahasiswa dan mahasiswi UNIDA Gontor yang telah menyelesaikan tugas akhirnya.

Pada resepsi wisuda ini, UNIDA Gontor mengundang Wakil Menteri Keuangan, Prof. Dr. Mardiasmo, M.S.A. Pada orasi ilmiahnya, beliau menyampaikan dan berharap agar pesantren umumnya dan UNIDA Gontor khususnya mampu menghidupi ummat dan menjadi pusat pengembangan ekonomi dan menjadi subjek pembangunan. Beliau juga berpesan kepada wisudawan dan wisudawati bahwa mereka adalah pemegang estafet berikutnya untuk melanjutkan dan mengisi kemerdekaan.

Pada wisuda angkatan ke-30 ini Zaenuri Adhim Musyafa’. dari Program Studi Teknik Informatika mendapatkan penghargaan Skripsi terbaik. Skripsinya tentang pengembangan aplikasi pembelajaran bahasa Arab mampu menyisihkan 4 nominasi lainnya. Selain itu, untuk program Pascasarjana penghargaan Tesis Terbaik dianugerahkan kepada saudari Patimah dari Program Magister Aqidah dan Filsafat Islam.

Hal lain yang menjadikan wisuda tahun ini istimewa ialah ada wali Wisudawati yang turut menghadiri resepsi wisuda ini dengan menaiki sepeda onthel sejauh 450 km dari Cilacap ke Ponorogo. Beliau ialah bapak Muhammad Juni wali dari Nur Annisa asal Cilacap. Bersepeda itu merupakan keinginannya sendiri. Dan sudah menjadi hobi beliau sejak lama. Tidak ada alasan ekonomi sama sekali. Ibunya pun juga turut menyusul dan hadir pada acara wisuda dengan naik kereta api.

Lewat aksinya ini Bapak Muhammad Juni ingin menyampaikan pesan khusus kepada kita semua. “Kalau yang lain kan naik sepeda motor wajar, naik mobil saya nggak punya. Nah, momentum kali ini saya ingin menunjukkan ke anak saya meski berat kalau kita telaten dan sabar pasti hasilnya nanti akan bagus. Anak saya dulu pernah minta keluar dari Pondok, tapi saya larang. Untungnya nurut dan berhasil lulus sekarang,” demikian ungkapnya.

Diakhir acara, Bapak Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor K.H. Hasan Abdullah Sahal berpesan bahwa ilmu yang terpenting adalah barokahnya. Bukan tingginya, bukan banyaknya. Kita harus siap menjadi mundzirul qoum. Melawan liberalisasi dan kesesatan. Jangan sampai terseret kebohongan dan kebodohan.

 

 

 

Upacara Peringatan Kemerdekaan Indonesia Ke-73 (Gontor Menggerakkan Kehidupan Umat Dan Bangsa)

0

Mantingan- Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI yang ke-73 berlangsung secara khitmad serta berjalan dengan lancar. Kegiatan yang dipusatkan di lapangan hijau Gontor Putri kampus 2 ini, Jum’at (17/8/18) pukul 07.00 diikuti oleh seluruh santriwati Darussalam beserta guru-guru. Upacara peringatan sendiri dipimpin langsung oleh Bapak Wakil Pengasuh, Al-Ustadz H. Umar Said Wijaya S.Ag  sebagai inspektur upacara.

Pasukan pleton memberi hormat kepada komandan pleton
Pasukan pleton memberi hormat kepada komandan pleton

Upacara diawali dengan pengibaran bendera merah putih oleh pasukan pengibar bendera kemerdekaan (paskibraka), dilanjutkan dengan pembacaan Pembukaan UUD 1945 dan pembacaan Proklamasi.

Pengibaran Bendera merah putih
Pengibaran Bendera merah putih

Tidak hanya upacara ada beberapa penampilan dari santriwati tentang Indonesia, Kontingen dandelion menampilkan puisi tentang bagaimana kehidupan di negeri ini dengan judul tetesan rindu, rindu akan perjuangan bangsa Indonesia dan kerja keras yang dulu sangat membara , Pernampilan  paduan suara oleh kelas 1 intensif  dengan lagu 17 agustus , kelas dua dengan bernyanyi yang dinyanyikan oleh 3 orang perwakilan, dan kelas 3 mempersembahkan music dapur dengan dengan diiringi nyanyian dan beatbox.

Paduan suara oleh kelas 1 intensif
Paduan suara oleh kelas 1 intensif

Dalam pidatonya, Al-Ustad Umar Said Wijaya S.Ag Menyampaikan “ jas merah jangan sekali2 melupakan sejarah , generasi muda zaman now yang katanya generasi milenial sudah mulai banyak yang lupa sejarah, bahkan dibuat lupa dengan sejarah bangsa nya sendiri , upaya ini sangat masih dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, Sekarang yang perlu diwaspadai adalah penjajahan model baru, penjajahan politik, penjajahan ekonomi dan penjajahan- penjajahan model baru lainnya , maka jangan sampai bangsa indonesia dijajah kembali oleh bangsa asing atau bangsa aseng  atau bangsanya sendiri, ini saatnya kaum santri bangkit kembali dan tampil kembali, mengawal kemerdekaan bangsa ini , gontor dengan motto mengawal nilai dan sistem pesantren, demi kejayaan umat dan bangsa ikut andil dalam memperjuangkan bangsa ini “. FANI

Persembahan puisi oleh kontingen dendelion dengan juduk "tetesan rindu"
Persembahan puisi oleh kontingen dendelion dengan juduk “tetesan rindu”

Drama Arena 52019-Mengukir Sejarah Peradaban Islam Dunia

0
Choir Drama Arena 2019
Choir Drama Arena 2019

            MANTINGAN-Sabtu (11/8) malam, kilauan cahaya lighting menerangi bumi Darussalam Gontor Putri Kampus 2. Kobaran visi dan misi yang besar akan terealisasikan, dengan diadakannya pagelaran seni Drama Arena 52019. Acara ini berlokasi di lapangan hijau yang telah dijelma menjadi panggung pagelaran megah dengan berbagai dekorasi.

           “Drama Arena adalah bagian dari unsur pendidikan, karena di dalamnya terdapat kebersamaan, gesekan, dan persamaan presepsi” ujar Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 2, Al-Ustadz H. Umar Sa’id Wijaya,S.Ag dalam pidatonya. Beliau menuturkan, acara ini menjadi awal untuk berprestasi, yang akan mengukir kehidupan masa depan.

Sambutan Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 2
Sambutan Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 2

Dengan bermottokan “Adanya jihad Islami, bernilai Gontori, berkarya penuh kreasi untuk melahirkan santriwat-santriwati yang kelak menjujung tinggi agama, bangsa, dan negara,” pagelaran seni ini merupakan salah satu rentetan acara Khutbatu-l-“Arsy di Pondok Modern Darussalam  Gontor. Drama Arena adalah pagelaran seni dan drama siswi kelas 5 KMI, dengan drama sebagai suguhan utamanya dipadu dengan acara-acara menghibur serta mendidik yang bernafaskan Islami. Demi saling mengenal lebih dalam satu sama lain, memperat Ukhuwah Islamiyah, mengembangkan kreativitas santriwati, dan menyebarkan nilai-nilai Islami yang telah ditanamkan sejak dini.

Foto Bersama Seluruh Crew Drama Arena 52019
Foto Bersama Seluruh Crew Drama Arena 52019

            Berbagai acara seperti marawis, syair madani, Flawless band, beyond of silhouette, yang menakjubkan para penonton, tetap dikemas di dalamnya nilai Islami. Dengan tema sejarah peradaban Islam modern, Flawless Generation mengukir sejarah peradaban Islam modern dari serpihan gagasan yang dirintis dengan menyatukan kekuatan, do’a dan kebersamaan.

          Diharapkan dengan acara ini, dapat melahirkan santriwti-santriwati yang berbudi tinggi dan kelak menjunjung tinggi agama, untuk mewujudkan peradaban Islam yang mendunia serta menciptakan ulama yang intelek bukan sekedar intelek yang tahu agama.  Marvi

Pose Seluruh Pembimbing Drama Arena 52019
Pose Seluruh Pembimbing Drama Arena 52019

Perfotoan Wisudawati Ke 30 (Smart Generation)

0

Gontor,(jum’at 3-8-18) Suasana sore yang cerah dan indah mengiringi wisudawati ke 30 (Smart Generation),  untuk perfotoan wisudawati dengan baju kebesarannya,Toga Gontor. kegembiraan pun terpancar dari raut wajah para wisudawati,  tak lupa para asatidz juga menghadiri perfotoan tersebut.

Perfotoan wisudawati dengan apara asatidz di depan gerbang gontor putri kampus 2
Perfotoan wisudawati dengan apara asatidz di depan gerbang gontor putri kampus 2

Sesi perfotoan kali ini diadakan di dua tempat yaitu digerbang gontor putri kampus 2 dan digedung kairo , disana sangat ramai dengan santriwati yang menunggu  wali kelasnya untuk berfoto dan mengucapakan selamat  telah menyelesaikan studinya  dan menjadi wisudawati yang bermanfaat dan selalu berjuang , Acara pun diakhiri dengan sesi perfotoan antar kelas dan sesama wisudawti .fani

DSC_1971

MASA LATIHAN JELANG PEKAN PERKENALAN KHUTBATU-L-‘ARSY

0

Latihan Baris Berbaris antar konsulat yang dibuka pada hari Sabtu(21/7) sebagai simbol dimulainya seluruh persiapan menjelang Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy di Pondok Modern Gontor Putri Kampus 1 dan 2. Para panitia yang terdiri dari dewan guru dan santriwati kelas 6 memulai seluruh prosesi latihan atraksi-atraksi yang akan ditampilkan pada Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy yang diagendakan terlaksana pada Minggu(5/8).

Gerak Jalan Pertanda PBB sudah dimulai
                                                            Gerak Jalan Pertanda PBB sudah dimulai

Seluruh santriwati bergerak dinamis dalam kegiatan-kegiatan persiapan acara yang sangat ditunggu-tunggu itu. Pasukan Pengibar Bendera dilatih secara rutin dan penuh disiplin. Para anggota atraksi seperti tari massal dan senam kreasi juga dilatih secara khusus oleh panitia dari kelas 6 dan juga dewan guru. Barisan antar konsulat tak kalah giat berlatih dengan semangat yang tinggi. Seluruh kegiatan latihan tersebut memiliki peran penting, bukan hanya dari sisi persiapan Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy, tetapi juga dalam pembentukan mental santriwati. Dari sanalah, santriwati belajar banyak hal tentang kedisiplinan, manajemen kegiatan, dan rasa tanggungjawab.

Untuk menekankan kesiapan seluruh santriwati menjelang Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy, gladi diadakan beberapa kali yang bertempat di lapangan Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1. Evaluasi diadakan pula untuk menggali potensi lebih jauh demi kemajuan yang lebih baik.

Sebuah kesyukuran bahwa seluruh santriwati dapat mengikuti prosesi latihan menjelang agenda besar Pondok Modern Darussalam Gontor ini, bukan hanya sekedar berkegiatan, tetapi juga membentuk diri menjadi pribadi yang kreatif, kuat, bertanggungjawab, dan berpotensi tinggi. NISAHABIBA

ENGLISH CAMP; Cara Gontor Meningkatkan Keahlian Berbahasa

0

Gontor Putri- Semua kegiatan yang dilakukan dan diselenggarakan mengandung unsur dan nilai-nilai pendidikan. Tepat pada hari Kamis 16/08 silam, Gontor Putri Kampus 1 kembali bergerak mengadakan kegiatannya demi meningkatkan bahasa santriwati yang bekerjasama dengan penanggungjawab pusat bahasa (LAC). Acara yang diselenggarakan, ialah pengadaan kelompok untuk meningkatkan bahasa yang terpusat pada Bahasa Inggris, ‘English Super Camp namanya. Tergerak 36 santriwati terpilih yang terbagi menjadi 3 kelompok, dan terdiri dari santriwati kelas 2 hingga kelas 6. Mereka dikumpulkan untuk mengembangkan keahlian Berbahasa Inggris yang dimiliki. Mereka dikarantina, dibimbing, dan diuji dengan beberapa kegiatan seperti Morning Conversation, Public Speaking, Debate, Drama, Structure, Telling Story dan lain sebagainya.

Acara berikut dibimbing oleh beberapa ustadzah yang juga memiliki keahlian dalam berbahasa Inggris. Setiap pagi, sore dan malam acara ini terus berjalan dengan efektif dan para peserta juga turut ramai dan memeriahkan acara tersebut. Post Test akan menjadi penghujung acara yang akan ditutup pada hari Kamis 30/07 minggu ini, tepat  2 minggu mereka dibimbing dan diuji untuk mengasah keahliannya dalam berbahasa Inggris. Semua ini diselenggarakan karena Pondok Modern Darussalam Gontor sangat menjunjung tinggi kedisiplinannya termasuk juga dalam segi berbahasa, karena bahasa adalah sebuah mahkota bagi Pondok Modern Darussalam Gontor. Selmd.

Kiai Syamsul Hadiri Apel Tahunan KA PMDG Kampus 12

0

Tanjabtim-K.H. Syamsul Hadi Abdan hadiri Apel Tahunan PMDG Kampus 12, Jambi. Selain beliau, Rombongan Gontor yang hadir adalah Al-Ustadz Muhammad Badrun, M.A dan Al-Ustadz Imam Iskarom, Lc. Sabtu (18/8) pagi pukul 07.15 Apel dimulai, walau dengan jumlah santri sekitar 290-an Kampus 12 tetap bisa menjalankan Apel KA (Khutbatul ‘Arsy) dengan maksimal. Rentetan apel berjalan rapi dan tertib sampai parade mobil dan Lomba Baris-Berbaris.

Kiai Syamsul mengapresiasi jalannya Apel ini, beliau menyaksikan dengan khidmat dan haru. Bagaimana tidak? Anak-anak Jambi ini mampu berlatih dan menampilkan hampir semua penampilan yang ada di Gontor Ponorogo, di antaranya adalah: Tari Reog Ponorogo, Ondel-Ondel, Singa Deprok, Campur Sari, dll.

Setelah Apel, Gontor Kampus 12 mengadakan penanaman pohon sawit di sekeliling lapangan. Diawali oleh Pimpinan Pondok, Kiai Syamsul dan dilanjutkan berturut-turut oleh Ustadz Badrun dan Ustadz Iskarom. Gontor Jambi memang terkenal dengan sawitnya, di sana Gontor memiliki kurang lebih 700 Ha tanah yang sudah sebagian ditanami sawit.

Selain di Pondok Gontor 12, Kiai Syamsul juga mengecek kebun-kebun sawit milik Gontor di daerah Dendang dan Plabi, juga sempat bersilaturahim dengan Bupati Tanjabtim di Kantor Bupati. AaRum

GSD, SARANA TERCAPAINYA PENDIDIKAN YANG SEMPURNA

0

GSD Gontor Putri 1 240818Menginjak bulan ketiga sepulang santriwati dari masa liburnya, Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 masih eksis dengan berbagai kegiatan. Terlepas dari rentetan acara Khutbatul ‘Arsy dan Idul Adha, diadakanlah sebuah kompetisi persahabatan antara kelas 4 dan 3 intensive yaitu Gebyar Seni Darussalam (GSD) pada Jum’at (24/8). Acara ini resmi dibuka oleh Bapak Direktur KMI Putri 1 dan dimulai pada pukul 07.15 WIB di Auditorium Gontor Putri Kampus 1. Dihadiri oleh segenap jajaran guru senior, para wali santri dan seluruh santriwati mulai dari kelas 1 hingga kelas 6.

Gebyar Seni Darussalam (GSD) merupakan sebuah pagelaran seni bertajuk drama serta apresiasi mental, bakat, kreativitas dan kesenian yang melatih santri dalam berbahasa dan kreativitas seni, guna mempersiapkan acara yang lebih besar di tahun mendatang yaitu Drama Arena (DA) dan Panggung Gembira (PG). Peserta dalGSD GP 1 240818am kompetisi ini adalah santriwati KMI kelas 3 intensive dan kelas 4, sedangkan panitia acara tersebut santriwati KMI kelas 1 intensive dan kelas 3.

Dari segi cerita, santri kelas 4 menyusun cerita dengan bertemakan negara Turki sedangkan angkatan kelas 3 intensive bertemakan negara Spanyol. Setelah diakhiri dengan penilaian oleh dewan juri, diumumkanlah bahwa pemenangnya diraih oleh angkatan kelas 4.

Dalam pembukaannya, Ustadz Fairuz Subakir Ahmad mengatakan bahwa: “Sasaran diadakannya acara ini adalah untuk tercapainya pendidikan yang sempurna tidak hanya untuk kesenian saja. Kegiatan dalam pondok gontor ini penuh dan padat, dengan program dan kegiatan. Dari banyaknya program dan kegiatan inilah anak banyak belajar, kita benar-benar mengajarkan anak-anak life skill. Di Gontor ini kita ciptakan agar dapat menjadi sarana pendidik.” Light

DEWAN KERJA KOORDINATOR:Organisasi Pengembangan Mental Pramuka

0

Aula Beirut, “Patah Tumbuh Hilang Berganti”, sebelum patah sudah tumbuh, sebelum hilang sudah berganti sebagai satu falsafah pondok yang telah ditanamkan oleh para Trimurti pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor yang dipegang teguh sebagai pedoman bagi setiap organisasi. Agar tercipta kerapian dalam sebuah administrasi dan pentingnya suatu kaderisasi dalam sebuah organisasi, tak hanya Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM), pun Koordinator gugusdepan Gerakan Pramuka.

Anggota Dewan Kerja Koordinator Baru memebubuhkan tanda tangan di atas kertas pengangkatan
Anggota Dewan Kerja Koordinator Baru memebubuhkan tanda tangan di atas kertas pengangkatan

Adalah Dewan Kerja Koordinator(DKK) sebagai organisasi yang bergerak dalam bidang kepramukaan di bawah bimbingan Staf Koordinator  yang dilantik pada Ahad (12/8) dengan khidmat oleh Al-Ustadz Sofan Mu’arif. Adapun DKK periode beranggotakan 20 andika dengan 7 bagian, yang diketuai oleh Luqiyana Khuld Lu’ai/4B dan Ana Walidatus/3 Int C

Pramuka suka berkarya, kita harus menciptakan pramuka yang islam, dan mengislamkan pramuka. Karena KAMI PRAMUKA TAPI KAMI MUSLIMAH. Banyak-banyaklah mencari pengalaman, karena guru terbaik adalah pengalaman terlebih dari kegiatan kepramukaan. Sebagai anak pramuka, harus berdiri seperti tunas kelapa yang dapat tumbuh dimana saja di tempatkan ” ujar ustadz Sofan Mu’arif dalam sambutannya pada acara pelantikan Dewan Kerja Koordinator

Begitulah Gontor mendidik para pelajarnya, agar tak hanya unggul dalam bidang akademik, pun harus aktif dalam berorganisasi. Juga Gontor yang selalu mengestafetkan nilai-nilai pondok dengan kaderisasi agar setiap kegiatan berputar pada semestinya dengan dinamis.“qudwah hasanah/the practice is better than theory”icun

Foto Bersama Dewan Kerja Koordinator dengan Al-Ustadz Sofan Muarif, S.E
Foto Bersama Dewan Kerja Koordinator dengan Al-Ustadz Sofan Mu’arif, S.E

 

UNIDA Gontor: Menlu RI Buka Konferensi Internasional AAUF

0

 

Gontor  – Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia Retno Marsudi pagi ini tiba di Pondok Modern Gontor Ponorogo demi membuka Konferensi Internasional Afro-Asian University Forum (AAUF).

Ia disambut Tiga Pimpinan Pondok Modern Gontor KH Hasan Abdullah Sahal, Dr KH Abdullah Syukri Zarkasyi, KH Syamsul Hadi Abdan, Wakil Ketua Badan Wakaf Gontor Drs KH Akrim Mariyat serta para pimpinan lembaga di Gontor.

Pembukaan Konferensi Internasional AAUF berlangsung di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) Gontor.

Sebelum ke BPPM, Menlu yang datang bersama Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Cecep Herawan sempat berkunjung ke Kampus Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Di sini Menlu disambut oleh Rektor UNIDA Prof Dr Amal Fathullah Zarkasyi bersama jajaran rektorat dan dekanat.

Acara Pembukaan dihadiri para delegasi yang terdiri dari para anggota AAUF/rektor-rektor perguruan tinggi dari Afrika dan Asia. Juga hadir para rektor dan perwakilan perguruan tinggi dalam negeri, para dosen Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, guru KMI Gontor putra dan putri, serta siswa akhir KMI Gontor.

Perguruan tinggi dalam negeri yang hadir antara lain Universitas Brawijaya Malang, Universitas Airlangga Surabaya, dan Unissula Semarang. Ahsy

 

 

AAUF