Home Blog Page 371

Resmi Dimulai, Pelajaran Sore Tambah Materi Baru

0

GONTOR-Pondok Modern Darussalam Gontor kembali giatkan pelajaran sore setelah dua bulan dinonaktifkan, kegiatan ini berupa proses belajar-mengajar di kelas pada siang hari, pukul 13.55-14.45. Pelajaran-pelajaran yang diajarkan berupa pelajaran-pelajaran tertentu, seperti Muthala’ah bagi kelas 1-4, Nahwu bagi kelas 2-3, Al-Qur’an bagi kelas 1-2, dan pelajaran-pelajaran lainnya sebagai penunjang akademis pelajaran pagi.

Sebelum Pelajaran Sore diaktifkan kembali, diadakanlah pengarahan umum oleh Pimpinan Pondok yang pada kali ini diwakili oleh H. Farid Sulistyo, Lc., selaku Wakil Direktur KMI. Pengarahan tersebut diadakan pada Sabtu malam (22/7) bertempat di Balai Pertemuan Pondok Modern serta dihadiri oleh seluruh siswa akhir KMI dan beberapa guru yang terpilih sebagai pengajar pelajaran sore. Pelajaran sore sudah diaktifkan kembali pada Ahad lalu (22/7).

Pada tahun ini, pelaksanaan pelajaran sore sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, perbedaan tersebut ditandai dengan adanya penguatan sinergi antara pelajaran sore dan pelajaran pagi. Penguatan sinergi tersebut diwujudkan dengan adanya beberapa mata pelajaran baru di dalam pelajaran sore, pelajaran-pelajaran tersebuttidak diajarkan di kelas pagi hari, namun diujikan pada Ujian Semester Pertama. Adapun pelajaran-pelajaran tersebut adalah:

  1. Geografi bagi kelas 3 KMI
  2. Akuntansi Sederhana bagi kelas 3 Intensif KMI
  3. At-Tamrinat bagi kelas 3 intensif, 4 , dan 5 KMI
  4. Sejarah bagi kelas 4 KMI
  5. Sosiologi bagi kelas 3 Intensif dan 4 KMI
  6. Kasyfu-l-Mu’jam bagi kelas 5 KMI

Melihat kurangnya efektifitas pembelajaran santri pada materi-materi tersebut, pada akhirnya ditentukanlah bahwa pelajaran-pelajaran tersebut akan dipelajari di kelas pelajaran sore.

Banyak program yang akan direncanakan setiap tahunnya, beberapa di antaranya program baru, adapun yang lama tetap direvisi dan dikembangkan, hal ini dikarenakan Gontor ingin selalu meningkatkan kualitas santri dan gurunya secara keseluruhan, sehingga tujuan pendidikan dan pengajaran di Gontor bisa tercapai. Sand88

dr. Kohar adakan Silaturrahim dengan Kiai Gontor

0

GONTOR–Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, dr. Kohar Hari Santoso beserta beberapa dokter dan staf, bertemu dengan K.H. Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor di Rumah Pimpinan Kamis lalu (21/7).

Kunjungan yang dilaksanakan selepas Shalat Maghrib tersebut, tidak lain adalah untuk menjalin silaturrahim antarkedua pihak, selain itu dr. Kohar juga memaparkan beberapa hal terkait pentingnya menjaga kesehatan tubuh serta sosialisasi terkait imunisasi campak dan rubela bagi anak-anak usia dini. Kiai Hasan-pun menyambut kedatangan beliau dan berdiskusi terkait banyak hal, salah satunya adalah bagaimana memilih makanan yang sehat bagi orang seumuran dengan beliau.

Sebelum bertemu dengan Kiai Hasan, dr. Kohar juga menyempatkan diri mengunjungi kediaman Dr. K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A., salah seorang pimpinan pondok guna menjenguk dan memantau kondisi kesehatan beliau serta bersilaturrahim dengan keluarga. Sand88

Rindu Akan Wejangan Kiai, IKPM Cabang Malaysia Jadwalkan Pertemuan dengan Pimpinan PMDG

0

OMBAK-Usai menghadiri acara Walimatu-l-Ursy di Kediaman Anggota Badan Wakaf, K.H. M. Masruh Ahmad, M.B.A, (23/7) Pagi, Pimpinan PMDG K.H. Hasan Abdullah Sahal, K.H. Syamsul Hadi Abdan, Beserta rombongan dijadwalkan pertemuan dengan IKPM Cabang Malaysia. Muncul ide pertemuan ini, karena IKPM Cabang Malaysia rindu akan wejangan, nasehat, serta motivasi dari Kiai. Lokasi pertemuan di Gedung Fakultas Ekonomi dan Menenjemen Universiti Islam Antarbangsa (UIA).

Acara yang dimulai pukul 21.30 (waktu setempat) ini dihadiri oleh kurang lebih 100 orang dari Anggota IKPM Cabang Malaysia yang notabene menjadi Mahasiswa/I di Universiti Islam Antarbangsa dan di University Sains Islam Malaysia (USIM). Pada saat pertemuan, K.H. Hasan Abdullah Sahal menuturkan bahwa “Kita ini harus menjadi orang yang bertitel dan berkualitas, jangan hanya berkualitas tapi tidak bertitel, dan jangan hanya bertitel tapi tidak berkualitas, karena banyak sekali di zaman ini Profesor, Doktor yang hanya punya titel, tapi tidak berguna bagi bangsa”. Saat mendengarkan nasehat, tampak para hadirin menyadari bahwa pentingnya pendidikan dan Thalabu-l-Ilmi di usia muda, serta menambah wawasan untuk mereka dan menjadi bekal saat berkhidmat di masyarakat kelak.

Usai Pertemuan, Bapak Pimpinan berserta rombongan sempat berfoto dengan Ikhwan dan Akhwat Anggota IKPM Cabang Malaysia. Selepas itu, beliau-beliau kembali ke Presscott Hotel di Kajang Selangor untuk istirahat, guna melanjutkan agenda di esok hari.fuadfahmi

Bapak Pimpinan Beserta Rombongan Hadiri Acara Walimatu-l-Ursy Putra Anggota Badan Wakaf PMDG di Malaysia

0

SELANGOR-Pada Hari Ahad (23/7) Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal, K.H. Syamsul Hadi Abdan, Beserta rombongan (Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., K.H. Akrim Mariyat, Dipl.Ed., K.H. Masyhudi Subari, M.A., Dr. Hamid Fahmi Zarkasyi, M.A. M.Phil., Dr. Dihyatun Masqon, M.A., Al-Ustadz Riza Ashari, M.Pd.I.) menghadiri acara Walimatu-l-Ursy Putra Anggota Badan Wakaf PMDG, K.H. M. Masruh Ahmad, M.B.A. yang berlokasi Gedung Serbaguna Universitas Kuala Lumpur di Kajang, Selangor, Malaysia.

Keberangkatan rombongan dari PMDG ini turut didampingi oleh istri, serta staf Sekretaris Pimpinan. Pengadaan acara Walimah tersebut menggunakan adat istiadat budaya Melayu, sehingga banyak dari Tamu Undangan yang hadir dan memenuhi lokasi. Lain dari pada itu, Anggota Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Cabang Malaysia juga turut menyambut kedatangan rombongan PMDG di acara tersebut.

Acara Walimatu-l-Ursy berlangsung dari Pukul 11.00 s.d. 14.00 siang, selanjutnya, para rombongan PMDG berangkat menuju ke hotel untuk istirahat, dan juga untuk persiapan Kunjungan Silaturrahmi dengan Anggota IKPM Cabang Malaysia yang bertempat di International Islamic University Malaysia (IIUM) Gombak.fuadfahmi

 

21 Rayon berlaga dalam kompetisi Lomba Ketangkasan Baris Berbaris

0

Darussalam – Rayon Solihin 1 berhasil meraih juara pertama sekaligus mendapat penghargaan sebagai juara umum dalam Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) antar rayon, Jum’at (21/7) lalu. Perlobaan ini merupakan salah satu rentetan kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). “ Dari penampilan yang ada, masih banyak kekurangan khususnya dari kaidah serta kekompakan mereka, tapi kami selalu mensuport mereka, karena ini merupakan ajang perdana mereka, insyaAllah untuk kedepannya akan jauh lebih baik” tutur Al-Ustadz Qashmal, salah satu juri perlombaan LKBB antar rayon.

Persaingan ketat dari masing-masing rayon sempat membuat para juri kesulitan untuk menentukan juaranya, penilaian ditinjau dari beberapa hal, diantaranya; kaidah bagaimana baris berbaris dengan baik dan benar, kekompakan, serta kerapian barisan. Perlombaan ini diikuti oleh 21 rayon yang masing-masing diantaranya mengirimkan delegasi sebanyak 10 orang,  ada dua macam lomba dalam perlombaan ini, ada LKBB resmi dan LKBB isyarat. Adapun para pemenang dalam lomba LKBB resmi yaitu, Rayon Solihin 1 dengan perolehan nilai 51, Syanggit dengan nilai 43, dan Syiria Lantai 3 dengan perolehan nilai 43, sedangkan di dalam LKBB isyarat, yang menjadi juara pertama adalah Rayon Indonesia 3 dengan nilai 58, kemudian Wisma Hadi dengan nilai 53, dan yang terakhir Saudi 1 Lantai 2 dengan nilai 53. Acara ini berlangsung dari pukul 09.00-11.30 pada hari Jum’at (21/7). Dengan jumlah rayon yang cukup banyak, maka panitia membagi  peserta LKBB ke dalam 5 kelompok, di beberapa titik di PMDG,  ada di Gedung Alighar sebelah timur,  barat, di depan Aula Balai Pertemuan Pondok Modern Darussalam (BPPM), di samping Gedung Saudi 6, dan  di depan Gedung Saudi 6.

Para santri yang menjadi peserta lomba sangat antusias dengan adanya LKBB ini, dan“ dengan adanya kegiatan ini mereka akan mendapat pengalaman dan pelajaran yang baru, dimana setiap santri memiliki kesempatan untuk menggali potensi mereka, sehingga pengalaman itu nantinya akan menjadi bekal untuk mereka sendiri “. Tutur Al-Ustadz Iqbal, Majelis Pembimbing Koordinator Harian (Mabikori).

Kekompakan para santri dalam LKBB antar rayon, Jum'at (21/7)
Kekompakan Para Santri Dalam LKBB Antar Rayon, Jum’at (21/7)

“Tujuan dari lomba ini : melatih jiwa kepemimpinan, kekompakan pada anggota rayon, dimana adika -adika mulai berkolaborasi, mulai berlatih bersama, sehingga kebersamaan disana terpupuk dengan sangat baik.” Tutur Al-Ustadz Fahmi Aulia, Mabikori. rafa

Lomba CC Warnai Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy

0

Darussalam-Dalam rentetan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy (KA), Gontor adakan lomba Cerdas Cermat (CC) antarrayon. Hari Selasa (18/7) dimulai pukul 20.00 WIB, bertempat di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM). Ada 4 finalis pada lomba ini, mereka adalah Rayon Indonesia 2 Lantai 2, Sanggit, Saudi 1 Lantai 2, Syiria Lantai 2, dan Sholihin 2. Keempat rayon ini diambil dari pemenang dari setiap zona, baik dari shighar maupun kibar.

Panitia KA mempersiapkan lomba dengan maksimal. Acara berjalan baik dan lancar. Semua peserta antusias mengikuti lomba CC ini. Yang menjadi keunikan lomba ini setiap soal yang diberikan oleh juri diiringi musik layaknya kuis-kuis nasional yang membuat suasana semakin meriah. Ditambah lagi dengan dukungan dari utusan seluruh rayon se-Darussalam yang berjumlah 21 rayon.

Acara selesai tepat pukul 22.20 WIB, dilanjutkan dengan pengumuman pemenang dan perfotoan beserta dewan juri. Juara pertama diraih oleh rayon Sholihin 2, Juara 2 didapat oleh rayon Saudi 1 Lantai 2, Juara 3 jatuh pada rayon Syiria Lantai 2. Aa Rum

JMQ Buka Pendaftaran Anggota Baru Di BPPM

0

Pendaftaran Anggota Baru JMQGontor – Jum’at (21/7), Jam’iyyatul qurro’ (JMQ) sebagai salah satu ekstrakulikuler yang ada di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) tengah mengadakan penerimaan anggota baru untuk tahun ajaran 1438-1439 H, acara ini dimulai sejak pukul 09.00 s/d 16.30 WIB, di Aula Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), dan Pimpinan PMDG K.H. Hasan Abdullah Sahal sempat berkunjung serta memberikan arahan juga pujian kepada para santri-santrinya.

 

Kegiatan ini diadakan untuk meningkatkan kemampuan para santri dalam mendalami ilmu agama, khususnya Al-Qur’an, dan ini merupakan kesempatan yang baik bagi mereka dalam memperbaiki bacaan  Al-Qur’annya masing-masing, karena dengan hadirnya JMQ mereka memiliki wadah yang tepat untuk mempelajari Al-Qur’an dengan baik dan benar, adapun santri yang baru bergabung dalam JMQ, mereka akan mendapatkan pembelajaran intensif selama 2 minggu untuk mendalami 3 hal mendasar dalam membaca Al-Qur’an, yaitu Gunnah, Mad Tho’bii’, Qolqolah, lalu minggu berikutnya akan meningkat kedalam Hukum-hukum mad, murottalah, mujawwadah, dll.

JMQ hingga saat ini beranggotakan 17 orang yang terbagi kedalam dua kelompok, ada kelompok Q yang beranggotakan 16 untuk para santri yang sudah lama, dan satu orang dari kelompok A, dan insyaAllah dengan diadakannya pendaftaran anggota baru JMQ ini, akan segera lahir generasi qori’ gontor yang baru.

Dengan diadakannya acara ini, insyaAllah para santri akan termotivasi untuk senantiasa berinteraksi dengan Al-Qur’an, membaca Al-Qur’an, mentadaburi kandungan ayatnya. ”Yang namanya baca Quran itu paling penting, karena bacaan Quran itu kita baca ketika shalat fardu, dan salah satu rukun dari bacaan solat itu adalah benarnya membaca surat Al-Fatihah, ketika panjang pendeknya keliru, maka solat nya tidak sah, kemudian rasa tadabbur kita, kedekatan kita akan lebih meningkat lagi karena kita dapat memaknai bacaan Quran tersebut.” Tutur Al-Ustadz Muhammad Taufiq, salah satu pembimbing JMQ. rafa

Kuatkan Kebersamaan melalui Lomba Ketangkasan Baris Berbaris

0

Gontor –Pondok Modern Darussalam Gontor mengawali rentetan pekan perkenalan Khutbatul Arsy’ (KA) dengan mengadakan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Jum’at (14 /7) lalu. Berbagai kegiatan pun diikuti oleh seluruh santri dengan penuh antusias, dimulai dari kegiatan baris berbaris atau lebih dikenal dengan LKBB, kesenian daerah, dan berbagai pertunjukan lainnya.

Salah satu kegiatan rutin dalam peringatan KA adalah Lomba ketangkasan baris berbaris (LKBB) antar konsulat. Dimana setiap santri berkumpul dengan konsulatnya, mewakili daerah masing-masing.

Dalam LKBB ini tidak semua santri pandai melakukannya, namun dengan pola pendidikan Gontor yang ada, seluruh santri dapat melakukannya dengan baik, dan tidak sedikit yang pada akhirnya mampu menguasai beberapa teknik serta gerakan khusus dalam lomba ketangkasan ini, karena selain melatih kebersamaan, acara LKBB yang diikuti oleh seluruh santri jadi ajang mengenalkan (PMDG) kepada santri barunya.

Dari 36 Konsulat yang mengikuti acara, sedikitnya terdapat 80 barisan yang akan memperebutkan juara pertama dalam ajang LKBB yang insyaAllah akan diselenggarakan di lapangan hijau, tanggal 6 Agustus 2017 mendatang, dimulai dari konsulat luar negeri, Aceh, hingga konsulat Sulawesi Maluku Irian Jaya (Sumalia).

Meskipun dengan dinamika pondok yang sangat padat, mereka tidak pernah megeluh, mereka merasa bahagia karena bisa berlatih LKBB dengan teman konsulatnya, dan mereka pun merasa tertantang untuk tidak mudah menyerah dan dan selalu semangat untuk menjadi yang terbaik.rafa

Kunjungan Kanwil Depag Surabaya

0

Gontor – Sabtu (15/7) Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah  (KMI) mendapat kunjungan dari Kepala Kanwil Departemen Agama (Depag) Jawa Timur Bapak Mas’ud, perwakilan dari Depag Ponorogo Bapak Hayat dan Pak Marjito perwakilan dari pengurus Pendidikan Diniyah Pesantren. Pada kunjungan kali ini ke Pondok Modern Darussalam Gontor disambut langsung oleh Bapak  Direktur KMI Al-Ustadz Masyhudi Subari, M.A turut hadir pula Bapak Wakil Direktur KMI Al-Ustadz Farid Sulistyo,  Lc & Al-Ustadz Drs. Sutrisno Ahmad di kantor Direktur KMI. 

Tujuan kunjungan Kanwil Depag Jawa Timur ini adalah dalam rangka peninjauan bantuan dana Operasional Sekolah yang telah disalurkan ke Pondok-Pondok Pesantrinya yang ada di daerah Ponorogo. Menurut bapak Hayat saat ini pondok pesantren yang ada di Ponorogo sejumlah 92 Pondok Pesantren, terangnya. Dan masing-masing pesantren memiliki kesempatan untuk mendapatkan Bantuan Operasional Sekolah. 

Selain BOS, pemerintah juga memberikan bantuan bagi santri-santri pesantren yang tidak mampu melalui Program Indonesia Pintar (PIP) yang telah di canangkan pemerintah, ungkap Bapak Mas’ud.

OSPEK 2017: Mencetak Generasi Rabbani

0

GONTOR – Dalam rangka pembukaan tahun ajaran baru, Universitas Darussalam (UNIDA) Kampus Gontor mengadakan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (OSPEK) bagi para mahasiswa barunya. Kegiatan yang dimulai pada Hari Sabtu (8/7) ini diselenggarakan di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus Pusat. Para peserta yang merupakan guru baru PMDG ini berjumlah 138 orang. Mereka merupakan alumni PMDG tahun 2017 yang diamanatkan oleh Pimpinan PMDG untuk melaksanakan pengabdian wajibnya di Gontor Pusat. Maka, dengan banyaknya tugas yang mereka emban sebagai mahasiswa guru yang sekaligus menempati pos-pos vital dan unit-unit usaha di pondok, diperlukan orientasi/pengarahan khusus terkait kemahasiswaan dan keguruan.

Universitas Darussalam Gontor adalah sebuah perguruan tinggi pesantren. Yakni suatu sistem kelembagaan pendidikan tinggi islam yang menawarkan program akademik yang professional dan relefan dengan studi islam. Di dalamnya, para mahasiswa dapat hidup, belajar dan beraktifitas secara kreatif dengan mengacu kepada panca jiwa pondok modern Darussalam Gontor, yaitu: keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, ukhuwah islamiyah dan kebebasan.

Mahasiswa UNIDA dituntut untuk selalu taat menjalankan dan menegakkan syariat islam serta berkhidmat kepada bangsa dan negara; senantiasa mandiri dalam memelihara, memperdalam dan mengembangkan ajaran agama islam serta ilmu pengetahuan bagi kesejahteraan umat sehingga dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia muslim Indonesia.

Kegiatan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (OSPEK) UNIDA Gontor bertujuan untuk memperkenalkan almamater kampus kepada segenap calon mahasiswa, demi terbentuknya pemahaman yang benar terhadap nilai-nilai kepondokmodernan, sehingga terciptalah mahasiswa guru yang berdedikasi tinggi serta memiliki tingkat intelektualitas dan spiritualitas yang mendalam. Niscaya terwujudlah generasi Rabbani berakhlaq Qur’ani.

Dalam pembukaan kegiatan OSPEK ini, Wakil Rektor, Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.Ed., M.Phil. menyampaikan bahwa mahasiswa UNIDA, khususnya mahasiswa guru yang berada di kampus Gontor Pusat haruslah memiliki kreativitas dalam mengambangkan ilmunya. Hal itu dikarenakan banyaknya kesibukan yang dimiliki oleh para mahasiswa guru, sehingga harus pandai-pandai membagi waktu dalam kuliah, mengajar, dan membantu pondok.

Semoga dengan terselenggaranya acara ini, seluruh mahasiswa baru UNIDA, khususnya kampus Gontor, dapat menjalankan tugasnya dengan maksimal di semua lini. Dapat mengajar dengan baik, membantu pondok dengan maksimal, dan mengembangkan ilmunya di universitas dengan cemerlang, menjadi generasi rabbani berakhlak qur’ani, yang siap untuk mendidik umat menuju ridho Allah Subhanahu wata’ala.brada89