Selasa (27/5), Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed tiba di Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Kedatangannya disambut hangat oleh Wakil Direktur Kulliyatul Muállimin Al-Islamiyyah (KMI) Al-Ustadz Dr. H. Ahmad Suharto, M.Pd.I dan Guru Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Al-Ustadz Dr. H Azmi Syukri Zarkasyi, Lc., M.A.
Wakil Direktur Kulliyatul Muállimin Al-Islamiyyah (KMI) Al-Ustadz Dr. H. Ahmad Suharto, M.Pd.I. menyambut kedatangan Mendikdasmen, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed di Bandara Internasional Juanda, Surabaya.
Usai menempuh perjalanan udara selama kurang lebih 1 jam dari Jakarta, Bapak Mendikdasmen, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed beserta rombongan mendarat di Bandara Internasional Juanda, Surabaya sekitar pukul 08.32 waktu setempat. Rombongan sudah ditunggu oleh tim protokoler panitia Peringatan 100 Tahun PMDG Di aula kedatangan Graha Pamukti Praja Wijaya.
Mendikdasmen, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed diagendakan untuk menghadiri Olimpiade Kader Ulama Intelek.
Penyambutan ini terasa lebih ramah karena dilanjutkan dengan coffe break dan sarapan pecel khas Madiun di Aula Gajah Mada 1. Dari Bandara Internasional Juanda, Pak Menteri Prof. Abdul Mu’ti bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Gontor dan dijadwalkan tiba sekitar pukul 10.30 WIB.
Prof. Abdul Mu’ti diagendakan menghadiri acara Pembukaan Olimpiade Kader Ulama Intelek. Kegiatan tersebut adalah rangkaian kompetisi akademik dan ilmiah yang diadakan untuk merayakan Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. Kegiatan ini melibatkan para santri dari berbagai pondok pesantren, yang berkompetisi dalam berbagai bidang ilmu seperti Matematika, Sains, Teknologi, serta kajian Keislaman. Tujuannya adalah untuk mendorong pengembangan intelektual, spiritual, dan keterampilan berpikir kritis di kalangan santri, serta mempererat silaturahmi dan kolaborasi antar lembaga pendidikan.
GONTOR – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) melalui panitia pelaksana peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mengadakan Mahrojan Al-Qur’an. Sebuah kompetisi bergengsi yang mempertemukan santri-santri terbaik dari berbagai pondok pesantren dalam ukhuwwah dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Acara tersebut digelar dalam rangka menyemarakkan dan memperingati usia pondok yang akan mencapai usia 100 tahun pada 2026 mendatang. Kompetisi ini berlangsung selama 6 hari, mulai Senin (26/5) hingga Sabtu (31/5) di PMDG Kampus Pusat, Ponorogo, Jawa Timur.
Sejumlah tamu undangan menghadiri pembukaan Mahrojan Al-Qur’an 100 Tahun PMDG.
Ketua panitia Mahrojan Al-Qur’an, Al-Ustadz Indana Zulfa menyampaikan kegiatan ini diikuti oleh 19 kontingen dan 342 orang santri dari berbagai pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia. Mahrojan Al-Qur’an diisi berbagai macam perlombaan seperti mujawwadah, murattalah, hifzu-l-Qur’an, dan menulis kaligrafi. Tak hanya berkompetisi, para peserta juga akan mendapat kesempatan emas mengikuti seminar mushaf Al-Qur’an yang dibawakan oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama Republik Indonesia dan melakukan kunjungan ke Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor.
Syaikh Ahmad bin Isa Al-Hazimi menyampaikan sambutan dalam pembukaan Mahrojan Al-Qur’an 100 Tahun PMDG.
Kegiatan ini dibuka pada Senin (26/5) pukul 19.30 WIB di depan Gedung Laboratorium PMDG dan dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan internasional, salah satunya adalah Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Syaikh Ahmad bin Isa Al-Hazimi. Beliau berkesempatan memberikan sambutan dalam acara tersebut. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan Al-Qur’an berisi petunjuk bagi siapa saja yang berpegang teguh kepadanya, dan untuk memahaminya lebih dalam maka seseorang juga harus memahami bahasa Arab.
“Siapa yang belajar dan mengajarkan Al-Qur’an akan memiliki keutamaan yang luar biasa” Ujar beliau dihadapan seluruh peserta dan tamu undangan.
KH. Hasan Abdullah Sahal menjelaskan seberapa pentingnya bahasa Arab dan Al-Qur’an dalam menuntut ilmu.
Pimpinan PMDG, KH. Hasan Abdullah Sahal juga menjelaskan seberapa pentingnya bahasa Arab dan Al-Qur’an dalam menuntut ilmu. “Seorang manusia tidak akan dikatakan ‘alim jika tidak memahami bahasa Al-Qur’an.”
Rangkaian kegiatan Peringatan 100 Tahun Gontor telah berlangsung sejak 2024 lalu dengan diawali sujud syukur atas bertambahnya usia pondok yang ke-100 dalam penanggalan Hijriyah dan akan mencapai puncaknya pada 2026 nanti. Berbagai event menarik seperti turnamen olahraga, festival musik dan film, serta seminar internasional akan diadakan untuk meramaikan momen bersejarah tersebut.
Mahrojan Al-Qur’an bukan sekadar olimpiade religius semata, tetapi juga sarana pendidikan mental serta akhlak, dan ajang untuk lebih dalam menyelami nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an, sebuah kitab suci yang bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga menjadi pedoman hidup bagi umat Muslim. Harapannya, perlombaan ini dapat memberikan pengalaman berharga dan mengembangkan potensi yang dimiliki para peserta, khusunya di bidang Al-Qur’an.
GONTOR – Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), KH. Hasan Abdullah Sahal dan Drs. KH. M. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed. menerima kunjungan dari Atase Agama Kedutaan Besar (Kedubes) Kerajaan Arab Saudi untuk Republik Indonesia, Syaikh Ahmad bin Isa Al-Hazimi dan rombongan di kantor Pimpinan, Senin (26/5) selepas Maghrib.
Kedatangan rombongan tamu kehormatan tersebut disambut Pimpinan PMDG, Badan Wakaf, ketua-ketua lembaga, jajaran guru senior, staf Sekretaris Pimpinan, dan perwakilan panitia pelaksana Mahrojan Al-Qur’an dengan perbincangan ringan dan ramah tamah.
“Alumni pondok ini setelah lulus, mereka mendirikan pondok. Dan kini, para alumni yang mendirikan pondok lebih dari 500!” Ujar KH. Hasan Abdullah Sahal ketika menjelaskan pencapaian alumni PMDG setelah lulus.
Bapak Pimpinan PMDG menerima kunjungan Syaikh Ahmad bin Isa Al-Hazimi.
Saat ini, PMDG tengah menghelat rangkaian kegiatan Peringatan 100 Tahun Gontor yang diisi berbagai macam acara berskala nasional dan internasional. Seperti olimpiade olahraga, festival musik dan film, reuni alumni, seminar ilmiah, peluncuran buku, tapak tilas, dan jambore dunia muslim di Jakarta.
Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan silaturrahim antara Indonesia, khususnya PMDG dengan kerajaan Arab Saudi serta melahirkan kerjasama dalam berbagai bidang, salah satunya pendidikan.
Atase Agama Kedubes Arab Saudi Syaikh Ahmad bin Isa Al-Hazimi menyampaikan terima kasih kepada Pimpinan Pondok yang telah menyambut dirinya bersama rombongan. “Saya senang dan merasa terhormat bisa berkesempatan datang ke pondok ini, meskipun saya di tengah-tengah kesibukan.”
Agenda utama kedatangan Syaikh Ahmad bin Isa Al-Hazimi adalah membuka kegiatan Mahrojan Al-Qur’an, sebuah event nasional yang merupakan salah satu kegiatan Peringatan 100 Tahun Gontor secara resmi pada hari yang sama.
Syaikh Ahmad bin Isa Al-Hazimi mengunjungi kantor Masyru’ Mushaf Gontor.
Selain menghadiri pembukaan Mahrojan Al-Qur’an, Syaikh Ahmad bin Isa Al-Hazimi turut mengunjungi kantor Masyru’ Mushaf Gontor untuk menyaksikan secara langsung proses penulisan Mushaf Gontor, sebuah karya yang menjadi warisan PMDG di usianya yang menginjak 100 tahun. Kunjungan ini menjadi bentuk apresiasi dan dukungan terhadap upaya pelestarian nilai-nilai Al-Qur’an yang terus dijaga dan diwariskan oleh PMDG untuk umat.
(Berita : Ghazi, dan Izvian, Foto : Tim Fotografi 100 Tahun PMDG, Reviewer : Winka)
Atase Keagamaan Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Sheikh Ahmed bin Essa Al-Hazmi, melakukan kunjungan ke Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) pada Senin (26/5). Dalam rangkaian kunjungannya, beliau diagendakan menghadiri pembukaan Mahrojan Al-Qur’an, salah satu kegiatan dalam rangka peringatan 100 Tahun PMDG, yang diselenggarakan pukul 19.30 WIB di depan Laboratorium Sains PMDG.
Sheikh Ahmed bin Essa Al-Hazmi menempuh perjalanan udara dari Jakarta menuju Solo dengan menggunakan maskapai Batik Air, nomor penerbangan ID-7366. Pesawat mendarat di Bandara Adi Soemarmo, Solo, pada pukul 16.15 WIB, dan beliau keluar dari area kedatangan domestik pada pukul 16.33 WIB. Dalam perjalanan ini, beliau didampingi oleh K.H. Ir. Hudori, M.Si..
Setibanya di Solo, rombongan disambut oleh tim protokoler PMDG yang diwakili oleh Al-Ustadz Husni Dzahabi dan Al-Ustadz Fawwaz Zarkasyi. Setelah penyambutan, rombongan langsung bertolak menuju Pondok Modern Darussalam Gontor dan dijadwalkan tiba di lokasi pada pukul 18.30 WIB untuk bertemu dengan Bapak Pimpinan PMDG.
Selain menghadiri pembukaan Mahrojan Al-Qur’an, Sheikh Ahmed bin Essa Al-Hazmi juga akan bersilaturahim dengan Pimpinan PMDG, Badan Wakaf, serta Ketua Lembaga sekaligus makan malam bersama dan ramah tamah.
Festival Film Santri merupakan salah satu perlombaan dari rangkaian kegiatan peringatan hari jadi Pondok Modern Darussalam Gontor. Dengan mengangkat perlombaan pembuatan film ini, harapannya seluruh pondok di Indonesia mendapatkan wadah kreatifitas untuk berkarya sebaik mungkin. Oleh karena itu, festival ini merupakan ajang untuk berkompetisi dan berkolaborasi, memberikan karya terbaiknya di bidang Multimedia, khususnya film.
Festival Film ini sendiri memiliki visi untuk menjadi kontes perfilman terbaik di tingkat Nasional. Yang mana karya-karya dari festival film ini dapat diikutsertakan dalam perlombaan film tingkat Nasional maupun Internasional. Selanjutnya, Festival Film Santri diharapkan menjadi lokomotif penggerak kreatifitas sektor film di seluruh pesantren se-Indonesia.
Adapun penamaan “Festival Film Santri” sendiri, merujuk kepada elemen yang ikut serta meramaikan event ini. Di mana seluruh aspek yang terlibat dalam pembuatan film, mulai dari: sutradara, budaya, lokasi, dan segala bentuk ide ceritanya asli dari pondok pesantren.
SASARAN
Sasaran kegiatan Festival Film Santri adalah santri Pondok Modern Darussalam Gontor yang tersebar seluruh kampus putra dan putri beserta pondok-pondok pesantren alumni se-Indonesia.
TEMA KEGIATAN
“Indahnya Kehidupan di Pesantren”.
WAKTU PELAKSANAAN
Kegiatan
Hari/Tanggal
Pendaftaran
28 Mei 2025
Pembuatan Film
28 Mei – 29 Agustus 2025
Batas Terakhir Pengumpulan Film
30 Agustus 2025
Kedatangan Perwakilan Peserts
25 September 2025
Seminar dan Talkshow dunia perfilman
26 September 2025 (Pagi)
Anjangsana Keliling Kampus Unida
26 September 2025 (Sore)
Seminar Perfilman Sekaligus Pembagian Hadiah
26 September 2025 (Malam)
BENTUK KEGIATAN
Lomba Festival Film Santri merupakan lomba pembuatan film antar pondok dengan menuangkan ide kreativitas sebagai sarana dakwah sesuai dengan tema yang terkait.
Jenis-Jenis Penghargaan
Film Terbaik
Pemeran Utama Terbaik
Pemeran Pendukung Terbaik
Sinematografi Terbaik
Penata Latar Terbaik
Penata busana dan Rias terbaik
Sound Designer Terbaik
informasi selengkapnya dapat dibaca pada petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis pada link berikut :
Gontor Language Championship 100 Tahun Gontor merupakan salah satu event lomba dalam rangkaian acara Peringatan 100 Tahun Gontor yang diselenggarakan oleh Panitia 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.
Gontor Language Championship 100 Tahun Gontor adalah rangkaian kompetisi bahasa yang diadakan untuk merayakan Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. Kegiatan ini melibatkan para santri dari berbagai pondok pesantren, yang berkompetisi dalam berbagai perlombaan baik perlombaan dengan Bahasa Arab maupun Bahasa Inggris. Berkontribusi dalam pengembangan bahasa, soft skills, serta ajang bagi setiap santri yang memiliki bakat dalam dunia public speaking dan literasi.
Selain menjadi ajang kompetisi, berpartisipasi dalam Gontor Language Championship merupakan pengalaman yang sangat berharga. Peserta menjadi pelopor dalam membangun kesadaran para santri akan pengembangan soft skills. Gontor Language Championship juga menjadi wadah yang tepat untuk mengembangkan dan mengasah bakat dan minat peserta dalam bidang bahasa, public speaking, serta literasi. Selain itu, peserta Gontor Language Championship berkesempatan memperluas relasi dengan berbagai pihak mulai dari panitia, dewan juri maupun peserta lainnya. Prestasi yang diraih kemudian dapat meningkatkan portofolio peserta sehingga mempermudah dalam meraih cita-cita. Diharapkan juga kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk mengembangkan potensi dan kemampuan bahasa serta menjaga mahkota bahasa santri dari seluruh pesantren di Indonesia dengan dasar “Language is Our Crown”
SASARAN
Sasaran kegiatan Gontor Language Championship 100 Tahun Gontor adalah santri Pondok Modern Darussalam Gontor yang tersebar di 12 kampus putra, pondok pesantren alumni se-Indonesia yang terdaftar dalam ForumPondok Alumni Gontor (FPAG) dan pondok pesantren yang terdaftar kedalam Mu’adalah Muallimin.
TEMA KEGIATAN
“Gontor Menghadirkan Nilai-Nilai Islam, Membangun Peradaban Utama“.
WAKTU PELAKSANAAN
Kegiatan
Hari/Tanggal
Pendaftaran
28 Mei 2025 – Batas Waktu Yang Tidak Ditentukan
Pemberkasan
30 Juni 2025 – 15 Juli 2025
Technical Meeting Online
1 September 2025
Check In Kontingen
28 September – 1 Oktober 2025
Pembukaan Kegiatan
2 Oktober 2025
Penutupan Kegiatan
5 Oktober 2025
BENTUK KEGIATAN
Adapun kegiatan yang akan diadakan pada acara ini berupa perlombaan dengan perincian sebagai berikut:
No.
Nama Kegiatan
Jumlah Peserta
Kelas yang Diizinkan
1
Master of Ceremony
1 Orang
Kelas 4 – 6 KMI
2
Munadzhimu-l-Barnaamaj
1 Orang
Kelas 4 – 6 KMI
3
Speech Competition
1 Orang
Kelas 3 – 6 KMI
4
Musaabaqatu-l-Khithaabah
1 Orang
Kelas 3 – 6 KMI
5
Debate Competition
3 Orang
Kelas 3 Int – 6 KMI
6
Munaadzharah ‘Arabiyyah
3 Orang
Kelas 3 Int – 6 KMI
7
Commentator
1 Orang
Kelas 4 – 6 KMI
8
Mu’alliq
1 Orang
Kelas 4 – 6 KMI
9
Language Quiz
3 Orang
Kelas 4 – 6 KMI
10
Insyaadu-s-Syi’ri
3 Orang
Kelas 1 – 6 KMI
11
English and Arabic Singing
2 Orang
Kelas 1 – 6 KMI
12
Composition
1 Orang
Kelas 3 – 6 KMI
13
Insya’
1 Orang
Kelas 3 – 6 KMI
14
Spelling Bee
1 Orang
Kelas 1 – 6 KMI
Total keseluruhan peserta di setiap kontingen berjumlah 15 peserta dan 3 pembimbing
informasi selengkapnya dapat dibaca pada petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis pada link berikut :
Olimpiade Olahraga 100 Tahun Gontor merupakan salah satu ajang perlombaan bergengsi dalam rangkaian Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor
Olimpiade Olahraga 100 Tahun Gontor diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran bagi peserta dalam menanamkan nilai-nilai fair play, kejujuran, dan sikap sportif, sebagaimana yang telah diajarkan oleh Gontor selama satu abad terakhir. Selain itu, kompetisi ini juga menjadi ajang untuk menguatkan hubungan emosional antara santri, alumni, dan seluruh elemen keluarga besar Gontor yang tersebar di berbagai wilayah.
Lebih dari sekadar kompetisi, Olimpiade Olahraga 100 Tahun Gontor adalah perayaan kebersamaan dan simbol persatuan yang diwujudkan melalui semangat olahraga. Acara ini menjadi bentuk nyata dari pesan yang telah lama digaungkan oleh Gontor, bahwa pendidikan tidak hanya bertumpu pada kecerdasan intelektual semata, tetapi juga melibatkan aspek fisik, sosial, dan spiritual yang seimbang.
.
SASARAN
Sasaran utama Olimpiade Olahraga 100 Tahun Gontor adalah santri Pondok Modern Darussalam Gontor yang tersebar di 12 kampus Gontor Putra, serta pondok pesantren alumni yang tergabung dalam Forum Pondok Alumni Gontor (FPAG) di seluruh Indonesia. Dengan melibatkan berbagai elemen dalam keluarga besar Gontor, diharapkan kegiatan ini menjadi wadah yang tidak hanya mengembangkan bakat dan kemampuan peserta di bidang olahraga, tetapi juga mempererat hubungan antar santri, alumni, dan pondok-pondok yang memiliki ikatan historis dengan Gontor.
TEMA KEGIATAN
“Gontor menghadirkan nilai-nilai Islam, membangun peradaban utama“.
Lomba Cipta Lagu 100 Tahun Gontor merupakan salah satu event lomba dalam rangkaian acara Peringatan 100 Tahun Gontor yang diselenggarakan oleh Panitia 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.
Lomba Cipta Lagu 100 Tahun adalah sayembara lomba untuk membuat lagu Official Sountrack 100 Tahun Gontor. Kegiatan ini melibatkan para santri, asatidz, bahkan alumni Pondok Modern Darussalam Gontor, Pondok Alumni, dan juga IKPM cabang yang berkompetisi dalam membuat lagu juga mensyiarkan nilai-nilai islam dan berdakwah melalui lagu yang diciptakan.
Selain menjadi ajang lomba, Lomba Cipta Lagu 100 Tahun Gontor juga berfungsi sebagai sarana untuk mengembangkan potensi para santri bahkan asatidz dan alumni dalam mengembangkan kreatifitas di bidang musik, terutama dalam menciptakan sebuah lagu, sehingga para peserta dapat memperluas wawasan mereka dan termotivasi untuk terus berkarya di bidang musik. Diharapkan juga kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk berdakwah demi mensyiarkan nilai-nilai Islam.
SASARAN
Sasaran kegiatan Lomba Cipta Lagu 100 Tahun Gontor adalah santri dan asatidz Pondok Modern Darussalam Gontor yang tersebar di 12 kampus putra, pondok pesantren alumni se-Indonesia yang terdaftar dalam ForumPondok Alumni Gontor (FPAG) dan pondok pesantren yang terdaftar kedalam Mu’adalah Muallimin, juga IKPM cabang sedunia.
TEMA KEGIATAN
“Gontor menghadirkan nilai-nilai Islam, membangun peradaban utama“.
WAKTU PELAKSAAN
Kegiatan
Hari/Tanggal
Pendaftaran dan Pengumpulan Karya
28 Mei – 17 Agustus 2025
Masa Penilaian Karya
18 Agustus – 15 September 2025
Pengumuman Pemenang
17 September 2025
Pembagian Hadiah (untuk pemenang)
27 September 2025
BENTUK KEGIATAN
Adapun kegiatan yang akan diadakan pada acara ini berupa perlombaan dengan perincian sebagai berikut:
Peserta adalah santri, asatidz, atau alumni Pondok Modern Darussalam Gontor, Pondok Alumni, dan IKPM cabang. Atas nama Instansi yang disebutkan di atas, bukan atas nama perorangan.
informasi selengkapnya dapat dibaca pada petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis pada link berikut :
Festival Musik Santri 100 Tahun Gontor merupakan salah satu event lomba dalam rangkaian acara Peringatan 100 Tahun Gontor yang diselenggarakan oleh Panitia 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.
Festival Musik Santri adalah rangkaian lomba non-akademik dibidang kesenian musik, terutaman band dan hadroh. Kegiatan ini melibatkan para santri dari berbagai pondok pesantren, yang berkompetisi dalam mensyiarkan nilai-nilai islam dan berdakwah melalui media seni, yaitu band dan hadroh.
Selain menjadi ajang lomba, Festival Musik Santri 100 Tahun Gontor juga berfungsi sebagai sarana untuk mengembangkan potensi santri dalam mengembangkan kreatifitas idbidang musik, terutama band dan hadroh, sehingga para peserta dapat memperluas wawasan mereka dan termotivasi untuk terus berkarya di bidang non-akademik. Diharapkan juga kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk berdakwah demi mensyiarkan nilai-nilai Islam.
SASARAN
Sasaran kegiatan Festival Musik Santri 100 Tahun Gontor adalah santri Pondok Modern Darussalam Gontor yang tersebar di 12 kampus putra, pondok pesantren alumni se-Indonesia yang terdaftar dalam ForumPondok Alumni Gontor (FPAG) dan pondok pesantren yang terdaftar kedalam Mu’adalah Muallimin.
TEMA KEGIATAN
“Gontor menghadirkan nilai-nilai Islam, membangun peradaban utama“.
WAKTU PELAKSANAAN
Kegiatan
Hari/Tanggal
Pendaftaran
28 Mei – 1 Agustus 2025
Pemberkasan
2 Agustus – 1 September 2025
Technical Meeting 1 Online
Menyesuaikan
Check In Kontingen
24 September 2025
Pembukaan Kegiatan
25 September 2025
Penutupan Kegiatan
27 September 2025
BENTUK KEGIATAN
Adapun kegiatan yang akan diadakan pada acara ini berupa perlombaan dengan perincian sebagai berikut:
No
Nama Kegiatan
Jumlah Peserta
Kelas yang Diizinkan
1
Band
10 Orang
Kelas 1 – 6 KMI
2
Hadroh
16 Orang
Kelas 1 – 6 KMI
Total keseluruhan peserta kontingen band berjumlah 10 peserta dan 2 pembimbing, untuk kontingen hadroh berjumlah 16 peserta dan 2 pembimbing
informasi selengkapnya dapat dibaca pada petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis pada link berikut :
Musik telah menjadi bagian integral dalam kehidupan manusia sejak zaman kuno, menciptakan ikatan emosional dan menginspirasi semangat. Salah satu bentuk ekspresi musik yang menarik dan populer adalah marching band. Marching band bukan sekadar kelompok musik biasa, melainkan sebuah ansambel yang menyajikan perpaduan harmoni suara dengan pertunjukan visual melalui gerakan artistik.
Dalam beberapa dekade terakhir, marching band telah berkembang menjadi suatu bentuk seni pertunjukan yang lebih kompleks dan dinamis. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan kemampuan bermusik, tetapi juga menuntut ketangkasan, kedisiplinan, dan koordinasi tim. Setiap anggota marching band memiliki peran khusus dalam setiap penampilan demi menyajikan sebuah pertunjukan yang harmonis dan mengesankan.
Marching band di Pondok Modern Darussalam Gontor tidak hanya menjadi wadah ekspresi seni musik, tetapi juga sarana untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan keislaman. Dalam perayaan 100 tahun Gontor, marching band turut berperan untuk menjadi simbol persatuan, kesatuan, dan semangat kebersamaan, mencerminkan semangat nasionalisme yang kokoh dan kesetiaan terhadap nilai-nilai Islam.
Pondok Modern Darussalam Gontor sebagai lembaga pendidikan Islam terkemuka, terus bertumbuh dan bergerak maju di atas rel-relnya. Mendidik kebhinnekaan dan nasionalisme melalui keragaman pertunjukkan budaya, meskipun para santri berasal dari berbagai etnis, bakat, maupun latar belakang. Dan tak berhenti di situ melalui acara Gontor Marching Band Competition ini, marching band akan menjadi sarana bagi para santri untuk mewujudkan harmoni dalam keragaman, menunjukkan bahwa keberagaman merupakan elemen penting dalam kebersamaan yang telah menjadi landasan kemajuan Pondok Modern Darussalam Gontor.
Peringatan 100 tahun Gontor telah menjadi momentum untuk mendorong semangat prestasi dan kreativitas dalam kegiatan marching band. Melalui latihan intensif dan persiapan yang matang, anggota marching band berkesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam bermusik berpadu dengan tata gerak yang unik, menginspirasi generasi muda untuk mengejar prestasi dan berinovasi dalam berbagai bidang.
Dengan latar belakang ini, kehadiran Gontor Marching Band Competition 2025 dalam peringatan 100 tahun Gontor diharapkan tidak hanya sebagai perlombaan dan pertunjukan seni belaka, tetapi juga sebagai bagian dari warisan budaya dan semangat kebersamaan yang akan terus berkembang dan menginspirasi di masa depan.
SASARAN
Sasaran kegiatan Gontor Marching Band Competition 2025 adalah semua unit Drum Band / Marching Band / Drum Corps dari Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus Cabang Putra dan Pondok Pesantren Putra se-Indonesia yang bersedia mentaati serta mematuhi Peraturan yang ditetapkan oleh Panitia Pelaksana Gontor Marching Competition 2025.
TEMA KEGIATAN
“Harmoni Santri, Cerminan Ukhuwah dan Kreasi Islami “.
WAKTU PELAKSANAAN
Hari
Waktu
Kegiatan
Diwajibkan
Keterangan
Senin, 15 September2025
06.00-07.00
Uji Coba Lapangan (Divisi Satu)
Unit 1
Lapangan Hijau
07.00-08.00
Uji Coba Lapangan (Divisi Satu)
Unit 2
Lapangan Hijau
08.00-09.00
Uji Coba Lapangan (Divisi Satu)
Unit 3
Lapangan Hijau
09.00-10.00
Uji Coba Lapangan (Divisi Satu)
Unit 4
Lapangan Hijau
10.00-11.00
Uji Coba Lapangan (Divisi Satu)
Unit 5
Lapangan Hijau
11.00-12.00
Uji Coba Lapangan (Divisi Satu)
Unit 6
Lapangan Hijau
12.00-13.00
ISHOMA
Seluruh Unit
Gedung Rabithoh
13.00-14.00
Uji Coba Lapangan (Divisi Satu)
Unit 7
Lapangan Hijau
14.00-15.00
Uji Coba Lapangan (Divisi Satu)
Unit 8
Lapangan Hijau
15.00-16.00
Uji Coba Lapangan (Divisi Satu)
Unit 9
Lapangan Hijau
16.00-17.00
Uji Coba Lapangan (Divisi Satu)
Unit 10
Lapangan Hijau
Selasa, 16 September 2025
06.00-08.00
Pembukaan dan Perfotoan
Seluruh Unit
Depan Aligarh&Masjid Jami’
08.00-11.30
Drum Battle (Preliminary)
10 Unit
Depan Aligarh
11.30-12.45
ISHOMA
Seluruh Unit
Gedung Robithoh
12.45-13.00
Persiapan Street Parade Competition
Seluruh Unit
Rute Street Parade
13.00-Selesai
STREET PARADE COMPETITION
Seluruh Unit
Rute Street Parade
Rabu, 17 September 2025
06.00-07.00
Uji Coba Lapangan (Divisi Utama)
Unit 1
Lapangan Hijau
07.00-08.00
Uji Coba Lapangan (Divisi Utama)
Unit 2
Lapangan Hijau
08.00-Selesai
Drum Battle (Head to Head)
10 Unit
Depan Aligarh
08.00-09.00
Uji Coba Lapangan (Divisi Utama)
Unit 3
Lapangan Hijau
09.00-10.00
Uji Coba Lapangan (Divisi Utama)
Unit 4
Lapangan Hijau
10.00-11.00
Uji Coba Lapangan (Divisi Utama)
Unit 5
Lapangan Hijau
11.00-12.00
Uji Coba Lapangan (Divisi Utama)
Unit 6
Lapangan Hijau
12.00-13.00
ISHOMA
SeluruhUnit
Gedung Robithoh
13.00-14.00
Uji Coba Lapangan (Divisi Utama)
Unit 7
Lapangan Hijau
14.00-15.00
Uji Coba Lapangan (Divisi Utama)
Unit 8
Lapangan Hijau
15.00-16.00
Uji Coba Lapangan (Divisi Utama)
Unit 9
Lapangan Hijau
16.00-17.00
Uji Coba Lapangan (Divisi Utama)
Unit 10
Lapangan Hijau
19.30-Selesai
Individual Contest (Brass)
10 Peserta
Depan Masjid Atiq
19.30-Selesai
Individual Contest (Percussion)
10 Peserta
Depan Gedung Aligarh
19.30-Selesai
ColorGuard & Individual Contest
10 Unit & 10 Peserta
Lapangan Gedung Robithoh
Kamis, 18 September 2025
08.00-11.00
Field Show (Divisi Satu)
10 Unit
Lapangan Hijau
11.00-13.00
ISHOMA
Seluruh Unit
Gedung Robithoh
13.00-15.30
Field Show (Divisi Utama)
10 Unit
Lapangan Hijau
15.30-16.00
Drum Battle (Final)
Unit Finalis
Lapangan Hijau
16.00-17.00
Penutupan Dan Pembagian Hadiah
Seluruh Unit
Lapangan Hijau
BENTUK KEGIATAN
Adapun kegiatan yang akan diadakan pada acara ini berupa perlombaan, dan Panitia Pelaksana Gontor Marching Competition 2025 menetapkan batasan jumlah kuota Kontingen sebanyak :
Street Parade : 20 Kontingen
Field Show a. Divisi Utama : 10 Kontingen b. Divisi Satu : 10 Kontingen
Drum Battle : 10 Kontingen
Colorguard Contest : 10 Kontingen
Individual Brass : 10 Orang
Individual Percussion : 10 Orang
Individual Colorguard : 10 Orang
Ketentuan jumlah kuota tiap mata lomba bisa berubah menyesuaikan dengan rundown yang ada.
Tautan Link Petunjuk Pelaksanaan Dan Teknis GMBC :