Home Blog Page 425

K.H. Syamsul Hadi Abdan: “Keikhlasan Adalah Jiwa Guru Gontor”

0

Mari kita syukuri bahwa keikhlasan para Kyai dan guru masih cukup tinggi. Para santri ikhlas diarahkan, diawasi, diajari, dievaluasi, dikritik, dihukum. Para guru ikhlas mengarahkan, ikhlas mengawasi, ikhlas mengajar, mengevaluasi, mengkritik, menghukum. Guru-guru di Gontor tidak dibayar. Inilah cara Gontor untuk menanamkan jiwa keikhlasan. Trimurti mengikhlaskan tanah warisan kepada umat, dikala miskin.

Santri dan guru hidup berdampingan dalam satu komplek pesantren. Saling membantu, bekerja sama. Begitulah PMDG hidup selama sembilan puluh tahun. SPP tidak digunakan untuk membayar guru. SPP digunakan untuk membaya listrik, membeli meja dan bangku, membangun ruang kelas. Tidak sepeserpun untuk membayar para guru.

Pada masa kepemimpinan Trimurti, seorang santri yang mendapat tugas mengajar oleh kyainya atau mendapat lowongan mengajar disuatu madrasah, mereka amat sangat senang walaupun tanpa imbalan. Guru-guru yang sangat ikhlas mengajar di PMDG, seperti: K.H. Shoiman LH., K.H. Imam Badri, K.H. Ibrahim Thoyyib, Ust. Hasuna, Ust. Sirman Nur Salim dan lain sebagainya, telah mengajar di PMDG selama bertahun-tahun bersama Trimurti dengan istiqomah tanpa mengharap imbalan apapun. Selain di PMDG, mereka membina/mengajar di madrasah-madrasah sore (sekolah arab) didaerah masing-masing juga tidak mengharap imbalan apapun.

K.H. Shoiman LH., K.H. Imam Badri, K.H. Ibrahim Toyyib, Ust. Imam Subani sebelum mengajar di PMDG, adalah alumni PP. Tegal Sari. Walaupun tak mendapat ihsan yang banyak, mereka tetap ikhlas mengajar sampai akhir hayat.

Tetapi PMDG tidak pernah membiarkan guru-gurunya tanpa kesejahteraan, oleh karena itu pada tahun 1960 telah dibangun Perdos (Perumahan Dosen) di belakang gedung Saudi. Ada empat buah rumah, sehingga mereka dapat tinggal dan membantu Trimurti dalam membina santri dan guru selama 24 jam. Namun, Kesejahteraan mereka tetap terbatas, dengan penuh kayakinan kehidupan mereka tetap dijamin oleh Allah. Keikhsalan-keikhlasan yang menjiwai para guru tersebut membuat kemajuan PMDG hingga saat ini.

Pada guru dengan segala keterbatasannya tetap dalam suasana keakraban dan keikhlasan. Dengan buku-buku dan munjid yang harganya mahal, mereka tetap mengajar dengan penuh kesungguhan, tak pernah putus asa. Istilah Malaikatan menjadi jiwa perjuangan mendidik para santri yang datang dari segala penjuru dunia, yaitu ikhlas tanpa mengharap imbalan sedikit pun. Kalaupun ada imbalan/ikhsan, itu menjadi hal yang tabu bagi nilai perjuangan pendidikan mereka.

Semua keikhlasan terjalin karena kesederhanaan dalam hidup. Semua guru terbiasa dengan hidup yang sederhana yaitu hidup secara wajar. Apa yang dimiliki, semuanya disyukuri dan digunakan semaksimal mungkin.

Sekarang, seberapa besar keikhlasan kita, dalam berjuang? Perlu dipertanyakan.  Apakah sebanding dengan keikhlasan para Trimurti dan para pendahulu yang lain. di tengah segala keterbatasan, mereka begitu ikhlas mengajar dan bertugas. Mewakafkan pondok di dalam keadaan yang kekurangan, adalah contoh keikhlasan yang sangat luar biasa. Sebagai generasi penerus, kita harus mengikuti keikhlasan Trimurti dalam membangun pondok ini.

Betulah keikhlasan yang sudah dicontohkan oleh para Trimurti dan guru-guru Gontor yang lainnya. Kita harus tahu dan ingat untuk selalu mewarisi jiwa keikhlasan, kemandirian serta kesederhanaan Trimurti dalam membangun dan membantu pondok dalam setiap aspek kegiatan dan kehidupannya.brahma84

Laboratorium Prodia, Madiun, Adakan Check Up bagi Keluarga Pondok

0
IMG_20160205_073342
Suasana saat istri guru senior menunggu panggilan untuk check up

GONTOR–Pada hari Jum’at, 5 Februari 2016 yang lalu, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) adakan Check Up Massal bagi Pimpinan Pondok dan guru-guru senior beserta istrinya. Tradisi ini sudah lama diadakan, dan hal ini merupakan salah satu wujud perhatian Pondok terhadap para gurunya. Tujuan diadakannya check up massal ini adalah untuk mengetahui dan mengontrol kondisi kesehatan para guru. Sehingga, jika terdapat gejala gangguan kesehatan segera dapat diantisipasi dan diobati.

“Yang melaksanakan pengecekan kesehatan bagi Pimpinan Pondok dan guru-guru senior beserta istrinya pada tahun ini adalah dari pihak Laboratorium Prodia, Madiun.” ujar Robi Syuhada, S.Pd.I., salah seorang staf Balai Kesehatan Santri dan Masyarakat (BKSM). ikami86

Jaga Eksistensi, Pramuka PMDG Bekali Adika Skill Bhayangkara

0

DARUSSALAM – Ada banyak hal yang membuat Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dikenal oleh masyarakat. Salah satuya adalah kepramukaan yang sudah menjadi bagian dari PMDG sejak awal berdirinya. Karena demikian, guna menjaga dan meningkatkan kualitas kepramukaan di PMDG, Majelis Pembimbing Harian (Mabikori) Gugus Depan 15089 PMDG bekerjasama dengan Polres Ponorogo menyelenggarakan kursus dan orientasi Saka Bhayangkara. Peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan ini meliputi siswa kelas tiga Intensif sampai dengan kelas enam Kulliyatul Mu’allimin al-Islamiyyah (KMI) serta guru-guru. Dalam kegiatan ini segenap peserta akan memperoleh pengetahuan dan pelatihan berupa: PBB, Pengaturan Lalu Lintas, TPTKP, DKS, PPGD, Siskamling, Pengetahuan Narkoba, dan Senam Polri.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, Sabtu–Senin, 6 – 8 Februari 2016 yang berlokasi di Kampus PMD7G Pusat. Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang peserta dan 8 pengajar dari Polres Ponorogo. irba

Asah Bahasa Santri Gontor Melalui English Drama Contest

0

DARUSSALAM–Bahasa merupakan mahkota pondok yang harus dijaga dan digunakan dalam percakapan sehari-hari oleh santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Salah satu cara mengasah bahasa santri, khususnya bahasa Arab dan bahasa Inggris, adalah dengan melalui kegiatan English Drama Contest. Tepat pada hari Jum’at (5/2), Gontor mengadakan kegiatan English Drama Contest. Acara yang dilaksanakan dua kali dalam setahun ini berlangsung meriah di Aula Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM).

Kegiatan ini dibuka oleh Al-Ustadz Muhammad Ikhwanudin, S.H.I. yang sekaligus bertindak sebagai dewan juri. Kontes ini diikuti oleh 21 asrama, setiap asrama mengutus kurang lebih 20 santri yang akan menjadi pemeran dalam English Drama Contest. Kegiatan ini didesain secara apik dan menarik oleh panitia dari siswa Kelas 5 Kulliyatu-l-Muallimin Al-Islamiyyah (KMI).

Pemenang dari kontes ini dibagi menjadi 2 bagian; Bagian Asrama Kibar dan Sighor. Pemenang dari asrama sighor; Juara 1: Gedung Baru Sighor, Juara 2: Wisma Hadi, dan Juara 3: Darul Hijrah. Asrama Kibar; Juara 1: Saudi 1 lantai 2, Juara 2: Gedung Baru Kibar, dan Juara 3: Saudi 3 lantai 2.

Usai kegiatan ini, muncul harapan besar agar bahasa Arab dan Inggris di Gontor semakin berkembang, dan santri-santri turut menjaga dan membiasakan percakapan dengan bahasa resmi.aflah19  

Tentukan Ketua Organisasi, Gontor Tegakkan Nilai Estafet dan Kaderisasi

0

GONTOR–Usai pelaksanaan acara pemilihan utusan di masing-masing konsulat (31/1), seleksi ketua Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) dan Koordinator Gerakan Pramuka (KGP) berlanjut ke tahap berikutnya. Tahap seleksi yang terdiri dari sepuluh orang siswa kelas V KMI tersebut yang kemudian menghadap ke Bapak Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Lantas, dengan pertimbangan dan musyawarah yang matang, Bapak Pimpinan menentukan secara mutlak ketua dan wakil ketua baru untuk OPPM dan KGP.

Periode ini (1437-1438 H), ketua terpilih untuk OPPM adalah Faiz Abu Faris, siswa kelas VE asal Jakarta sebagai ketua, dan Fikri Mirfaqo, siswa kelas VC dari Semarang sebagai wakil. Adapun untuk KGP, Ajra Ibrahim, siswa kelas VB asal Jakarta sebagai ketua, dan Dellian Erlangga, siswa kelas 5C dari Malang sebagai wakilnya.

Selama satu minggu, para ketua terpilih dikarantina untuk menyusun dan menentukan formasi organisasi. Karena pergantian pengurus dan Serah Terima Amanat Jabatan akan segera dilaksanakan, yaitu pada Selasa depan (9/2). Serah Terima Amanat dari pengurus lama (siswa kelas VI) ke pengurus baru (siswa kelas V). Dengan demikian, estafet kepemimpinan di Gontor tidak akan pernah terputus. Begitu pula dengan kaderisasi, yang akan terus sambung-menyambung hingga generasi yang akan datang. B. Dasasta

Mahasiswa UNIDA Gontor PMH Semeter 6 Adakan SPL di 3 Negara

0

BANDAR BARU NILAI – Kegiatan Studi Pengayaan Lapangan (SPL) merupakan kegiatan tahunan Mahasiswa UNIDA Gontor. Pada Jum’at (15/1) Mahasiswa UNIDA Gontor Prodi Perbandingan Mazhab dan Hukum Semester 6 adakan SPL di 3 Negara. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa UNIDA Gontor, Khususnya di Bidang Syari’ah dan Hukum. Kegiatan ini diikuti oleh 32 Mahasiswa/i dan 2 Dosen Pembimbing, yaitu; Al-Ustadz Imam Iskarom, Lc. dan Al-Ustadz Ridwan Chisae, S.Pd.I. untuk menuju ke Malaysia kami berangkat dari Bandara Yogyakarta, Adisutjipto, penerbangan mulai pukul 17.10 WIB. Sampai di Malaysia Pukul 21.30 Waktu Setempat.

Selaku Pembimbing SPL, Al-Ustadz Imam Iskarom, Lc. menerima Cinderamata dari Kepala Balai Cerap Teluk Kemang (Kantor Pusat Hilal) Malaysia.
Selaku Pembimbing SPL, Al-Ustadz Imam Iskarom, Lc. menerima Cinderamata dari Kepala Balai Cerap Teluk Kemang (Kantor Pusat Hilal) Malaysia.

Pada saat kegiatan ini kami bertempat tinggal di Kampus USIM, tepatnya di Bandar Baru Nilai, Malaysia. Dan ini merupakan objek pertama kegiatan ini. Beberapa objek yang telah dikunjungi Mahasiswa/i UNIDA Gontor Semester 6 ini diantaranya; Internatioanal Islamic Universitiy Malaysia (IIUM), Balai Cerap Telok Kemang Kompleks Baitul Hilal, Fakultas Syariah dan undang-undang (FSU) di Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), Institut Fatwa Dunia, Istana kehakiman Putrajaya, KLCC (Kuala Lumpur Convention Centre), dan Army Museum (Museum Tentara Darat).

Usai Kegiatan SPL di Malaysia, Mahasiswa/i UNIDA Gontor

Mahasiswa Unida Gontor saat kunjungan ke Institut Pengurusan Dan Penyelidikan Fatwa Sedunia di Bandar Baru Nilai, Malaysia.
Mahasiswa Unida Gontor saat kunjungan ke Institut Pengurusan Dan Penyelidikan Fatwa Sedunia di Bandar Baru Nilai, Malaysia.

melanjutkan perjalanan menuju Thailand. Jarak tempuh sekitar 10 jam. Beberapa objek yang ada di Thailand, diantarnya; Konsulta Jendral Indonesia di Thailand yang terletak di Songkhla, Yala Rajabath University, Pattani University, Princess of Naradhiwats University di Thailand Selatan, Majelis Agama Islam Pattani dan Halal Food Center, Rumah Kediaman mantan Menteri Komunikasi dan Transportasi Thailand Wan Muhammad Noor  Matha, Yayasan Abu Bakar, dan Pondok Modern Rasmianusorn (Darul Anwar). Di Negara Thailand, Islam memang sebagai minoritas. Akan tetapi ada 4 Propinsi dengan rata-tata 85 % Penduduk beragama Islam. Diantaranya; Pattani, Yala, Narathiwa, dan Petung.

Merlion Park salah satu objek utama wisatawan asing di Marina San Bay, Singapura.
Merlion Park salah satu objek utama wisatawan asing di Marina San Bay, Singapura.

Selepas kegiatan SPL di Negara Thailand, mereka melanjutkan perjalanan ke Malaysia. Tepatnhya di kediaman Al-Ustadz Imam Awaludin yang berdekatan dengan kampus USIM. Usai rehat sejenak, mereka pun bersiap untuk melanjutkan perjalanan ke Singapura, dengan jarak tempuh sekitar 6 jam.

Beberapa objek yang mereka kunjungi di Singapura. Diantaranya; Marina Bay Sands, Merlion, Merlion Park, dan Masjid Sultan (Masjid pertama di Singapura).

Kunjungan diakhiri di Singapura serta Mahasiswa/i UNIDA Gontor Kembali ke Malaysia tepatnya di Bandara. Dan mereka pun bersiap untuk kembali ke Indonesia. aflah19

Wisma Hadi Raih Juara Umum Perlombaan Vocal Group Antarrayon 2016

0

DARUSSALAM – Guna untuk memacu imajinasi serta kreatifitas pengurus dan anggota dari setiap rayon sekaligus meningkatkan jalinan ukhuwwah islamiyyah diantara mereka, pada hari Jum’at (9/1/2016) lalu, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menyelenggarakan lomba Vocal Group Antarrayon di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM).

“Apa yang kita lihat, kerjakan dan rasakan saat ini adalah merupakan pendidikan. Maka daripada itu seluruh santri PMDG harus bersungguh-sungguh dalam menghadapi perlombaan ini.” Ujar Hanif Hafidz, salah seorang guru senior yang mewakili Pimpinan Pondok saat membuka resmi acara ini.

Rayon Wisma Hadi (‘asrama setara anak SLTP’) berhasil meraih gelar Juara I sekaligus Juara Umum pada ajang yang bergensi ini. Kemudian disusul Rayon Aligarh 1 Lantai 2 (GBS) dan Syiria Lantai 3, sebagai Juara II dan III. Adapun untuk katagori rayon santri kibar (‘setara SLTA’), Juara I diraih oleh Rayon Saudi 1 Lantai 2, kemudian Aligarah 1 Lantai 1 (GBK), dan Indonesia 3 sebagai pemenang kedua dan ketiga. ikami86

Lomba Pidato, Tingkatkan Mental dan Jiwa Santri

0

GONTOR–Guna meningkatkan kualitas berpidato dan berbicara santri sekaligus menggali serta meningkatkan kreatifitas dan mental santri, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menyelenggarakan lomba pidato tiga bahasa, Bahasa Indonesia, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris yang bertempat di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM). Kegiatan rutinan PMDG yang biasa disebut dengan Public Speaking Contest (PSC) itu, diselenggarakan pada hari Ahad, (7/1) untuk Bahasa Indonesia dan pada hari Kamis, (14/1) untuk Bahasa Arab dan Inggris

Dalam sambutannya, Ustad Riza Azhari, M.Pd.I. menyampaikan, bahwa apa yang dilihat, dilakukan dan dirasakan santri di pondok ini adalah pendidikan. Dan yang terdidik dalam perlombaan ini, bukan hanya para peserta, namun juga para penonton, karena mereka harus menjadi penonton yang baik.

Keluar sebagai juara kategori Bahasa Indonesia, yakni: Wowo Wiarto Kelas 2B sebagai juara pertama, Dwi Wira Bakti Kelas 3 Intensif J, dan Husni Rojabi Abdul Malik Kelas 3 Intensif B, sebagai pemenang kedua dan ketiga. Adapun para juara katagori Bahasa Arab adalah: Juara satu diraih oleh Taufikkurahman Kelas 3 Intensif F, dan Juara Kedua diraih oleh Amin Naufal kelas 1 Intensif. Dan untuk katagori Bahasa Inggris, Juara kesatu diraih oleh Hanif Sabila Rosyad, dan Juara Kedua diraih oleh Ahmad Radhitya Rahmat. ikami86

Gontor Selenggarakan KML selama Satu Minggu

0

MADUSARI–Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Kursus Mahir Tingkat Lanjutan (KML) kali ini juga diselenggarakan di bumi perkemahan Madusari Siman Gontor Kampus 2. Berlangsung selama satu minggu (23–28/1), KML diikuti oleh 406 orang peserta, yang terbagi menjadi 6 Unit, dengan masing-masing unit membawahi 6 RT. Adapun pelatihnya, berasal dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Ponorogo dan beberapa guru Gontor yang telah bersertifikat pelatih, dengan jumlah 27 orang pelatih.

Peserta diberangkatkan secara resmi oleh Ustadz H.Mulyono Jamal, M.A., salah seorang guru senior Pondok Modern Darussalam Gontor menuju area dengan berjalan kaki. Tahun ini, sesi latihan lebih banyak melibatkan interaksi langsung dari pihak peserta. Mulai dari pengadaan  seminar, diskusi antar kelompok, workshop, dll.

Kegiatan tahunan ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan lanjutan dan pengalaman dalam membina adika pramuka. Diharapkan, para peserta KML untuk dapat selalu mengamalkan Tri Satya dan Dasa Dharma dalam kehidupan sehari-hari. sahir8

Enam Kategori Lomba Meriahkan HTQ Tahun ini

0

GONTOR–Haflah Tilawati al-Qur’an (HTQ) merupakan salah satu rentetan acara Gontor Olympiade yang diadakan rutin setiap tahunnya di Pondok Modern Darussalam Gontor. Peserta berasal dari utusan masing-masing rayon. Perlombaan dibagi menjadi enam kategori: Murattalah, Mujawwadah, Hifdzu al-Quran, Fahmu al-Qur’an, Syarhu al-Quran, Kaligrafi, dan Adzan.

Acara ini dibuka oleh Ustadz H. Farid Sulistiyo, Lc., wakil direktur KMI,  pada hari Kamis (21/1) di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM). Pada kesempatan ini, K.H. Hasan Abdullah Sahal juga turut hadir guna meninjau jalannya acara. sahir8

Data pemenang :

Mujawwadah              :           Syafi’i                       1 Int D         GBK

Murottalah                  :           Ibnu Athoilah        3 I                 Syiria Lt.2

Adzan                           :           Baharudin              3 Int F          Saudi 1.2

Kaligrafi                       :           Hanif Rizqullah     3 D               Indonesia 4

Hifdil Qur’an              :           Ibadurrohman        3 D               Indonesia 1.2

Fahmil Qur’an            :           Sheikap                    4 B               Saudi 1.2

.                                                  Husni Rajabi           3 Int B         Saudi 1.2

.                                                  Ahmad Raditya       3 Int B         Saudi 1.2

Syarhil Qur’an             :          Iqbal.A                      1 H               Wisma Hadi

.                                                 Faris Istiqlal            1 Int H        Wisma Hadi

.                                                 Haikal Jordy            1 E               Wisma Hadi