Home Blog Page 488

UNIDA Sapa Tugu Lewat Bakti Sosial (Baksos)

0
UNIDA Sapa Tugu
Suasana Proses Belajar-mengajar yang dilakukan seorang peserta Baksos
OKe
Suasana Malam Takbir Keliling Di Desa Tugu

DARUSSALAM–Menjelang Idul Adha, Mahasiswa Universitas Darussalam (UNIDA) Kampus Rabithah adakan Bakti Sosial (Baksos). Acara ini diselenggarakan selama tiga hari mulai Jum’at–Ahad (2–4/10) di Desa Tugu, Kec. Mlarak, Kab. Ponorogo, dengan tujuan memperluas wawasan mahasiswa dalam mengenal lingkungan sekitar serta menyambung tali silaturrahmi antara pondok dan perangkat desa.

Kegiatan kemasyarakatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa UNIDA Kampus Rabithah dari semester I yang juga merupakan guru-guru Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) angkatan tahun pertama, jumlahnya mencapai 104 orang.

Setelah pelepasan dari Bapak Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), K.H. Syamsul Hadi Abdan, para peserta segera diberangkatkan ke tempat masing-masing sesuai dengan kelompok-kelompok yang telah ditentukan oleh panitia. Dan Mereka berinteraksi dengan masyarakat Desa Tugu melalui berbagai macam kegiatan sosial dan keislaman yang telah dicanangkan, seperti; Mengajar Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan Sekolah Dasar (SD), Mengadakan praktik bersama penduduk sekitar tentang pembuatan roti dan es krim, Takbir keliling, memandu kegiatan penyembelihan hewan qurban, dan termasuk menjadi imam dan khatib shalat ied.

Di penghujung acara, para mahasiswa mengadakan Pentas Seni sekaligus pembagian hadiah dari lomba yang telah dilaksanakan pada pagi dan sore hari Ahad (4/10) di lapangan Desa Tugu. Beberapa penampilan ikut memeriahkan acara penutupan ini, diantaranya; Nasyid, Shalawat, Puisi, dan Tarian-tarian. ikami86

GALI POTENSI DILUAR KELAS

0

Jum’at (3/10) Koordinator Gugusdepan Gerakan Pramuka (KGGP) Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 2 mengadakan pelantikan staf Koordinator GGP oleh Majlis Pembimbing Gugusdepan di aula Beirut. Dihadiri oleh seluruh Mabigus dan anggota Koordinator GGP, 23 calon staf dilantik.

Dari 23 staf ini dibagi menjadi 3 bagian, meliputi; staf Bulan Sabit Remaja (BSR) sebanyak 12 orang yaitu, Nur Hary Zubaidah (3B), Fauziyah Nurul Azizah (3D), Khoirunnisa Ar Rasyidah (3D), Rafa Deastasya (3D), Nadhe Azizatur (3D), Laksitan Nisa (3D), Tya Shofarina (3B), Endah Fajar (2B), Ifa Nur Saidah (2B), Umi Kulsum (2C), Bening Nur Chosiyah (2B), dan Ira Safitri (2C); Club Gemar Membaca sebanyak 5 orang yaitu, Athaya Ramadani (3C), Amalia Nur Afasa (3B), Salma Salsabila (1 Int B), Sania Arini (2C), dan Fiki Fakhrina (2E); dan Staf Filateli sebanyak 6 orang yaitu, Trisna Dian Bunga (3C), Hasna Nabila (3B), Fajar Deny (1 Int B), Khusmila Ilmamumna (1 Int E), Zahro Maryam (2B), dan Zakiya Emma (2C).

Anggota staf tersebut terpilih berdasarkan hasil tes atau seleksi, dan dibentuknya staf ini bukan sekedar formalitas jabatan melainkan sebagai wadah pelatihan bagi santri, sehingga santriwati tidak hanya mendapat pelajaran dan pendidikan dari ruang kelas.Msey

KMD, Ajang Pembentukan Pembina Militan

0
Pelatih sedang memberikan materi kepada para peserta KMD
Pelatih sedang memberikan materi kepada para peserta KMD

DARUSSALAM- Staf Koordinator Gerakan Pramuka kembali mengadakan acara Kursus Mahir Tingkat Dasar (KMD) untuk calon pembina Gugus Depan 15089. Acara dibuka langsung oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), K.H. Syamsul Hadi Abdan, pada hari Jum’at (26/9) di dalam Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) setelah menunaikan ibadah sholat Jum’at tepat. Sabtu (27/9) pagi, para peserta di lepas oleh para pelatih di depan Balai Pendidikan Pondok Modern (BPPM) menuju bumi perkemahan Pondok Modern Darussalam Gontor 2.

Adapun para peserta KMD tahun ini berjumlah 771 orang terdiri dari; 675 Siswa kelas 5 KMI Gontor Pusat; 70 Siswa kelas KMI Gontor 2; dan 16 Siswa kelas 6 KMI. Para peserta terbagi menjadi 10 Unit, dimana setiap unit terdiri dari 7–8 RT. Acara dilaksanakan selama enam hari, pada hari Jum’at–Rabu (26 September–1 Oktober 2014). Setiap harinya, para peserta disibukkan dengan materi yang diajarkan oleh para pelatih selama 9 jam pelajaran dan beberapa permainan yang dibuat oleh para staf Koordinator Gerakan Pramuka.

Para peserta KMD melaksanakan senam bersama panitia
Para peserta KMD melaksanakan senam bersama panitia

Ada yang sedikit berbeda pada acara KMD tahun ini. Dimana pada tahun-tahun sebelumnya acara ditutup dengan acara Unggun Gembira yang diisi dengan apresiasi seni dari setiap pesertanya, namun pada tahun ini acara yang ditutup langsung oleh Pimpinan PMDG, K.H. Syamsul Hadi Abdan dan Staf Kwarcab Ponorogo ini dilaksanakan pada sore hari, tepatnya pada hari Rabu (1/10), dikarenakan banyaknya kegiatan pondok yang harus dijalankan. Untuk menggantikan acara Unggun Gembira, staf Koordinator Gerakan Pramuka tetap mengadakan Api Unggun setiap selesainya session pada malam hari guna menjalin kebersamaan antar peserta KMD. Pada acara tersebut, diisi oleh beberapa evaluasi dari staf Koordinator Gerakan Pramuka selaku panitia dan juga penampilan dari setiap peserta KMD. Di akhir acara, seluruh peserta dinyatakan lulus dan berhak menjadi Pembina Gugus Depan 15089, dan sebanyak 30 orang peserta dinyatakan menjadi peserta terbaik.brahma84

Kelas 1 Raih Juara Umum Vocal Group

0

DARUSSALAM – Berlebaran jauh dari rumah, orang tua, saudara, keluarga, tidaklah membuat sedih, murung, ataupun gundah hati santri-santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Karena, setiap hari raya Idul Adha, mereka disibukan dan dihibur dengan Perlombaan Vocal Group Antar Kelas. Acara ini dilangsungkan pada Ahad (5/10) pagi, dan diikuti oleh siswa-siswa kelas 1–4 Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI). Acara yang dibuka oleh Ustadz H. Imam Sobari, S.Ag. ini terdiri dari lomba nasyid dan folksong. Dalam sambutannya beliau berpesan bawa perlombaan Vocal Group Antar Kelas ini adalah pendidikan, pendidikan untuk memperjuangkan, pendidikan untuk berkorban, pendidikan kebersamaan.

Akhirnya, keluarlah sebagai juara lomba folksong kelas 1 Intensif di urutan pertama, dengan perolehan nilai 1190. Lalu disusul oleh kelas 4 di urutan kedua dengan perolehan nilai 1170 dan kelas 1 di urutan ketiga dengan perolehan nilai 1150. Sedangkan untuk lomba nasyid, dimenangkan oleh kelas 3 di urutan pertama dengan perolehan nilai 910. Kemudian disusul kelas 2 di urutan kedua dengan perolehan nilai 900 dan kelas 1 di urutan ketiga. Karena kelas 1 berhasil meraih juara pada kedua nominasi itu, maka terpilihlah kelas 1  sebagai juara umum dengan total nilai 2130. irba

Ust. H. Muhammad Hudaya, Lc. M.Ag: Bersyukur Merupakan Awal Dari Sebuah Perjuangan

0
Siswa Kelas 6 Turut Hadir Dalam Acara Tasyakuran Ibadah Qurban
Siswa Kelas 6 Turut Hadir Dalam Acara Tasyakuran Ibadah Qurban

Madusari- Setelah 4 hari berturut-turut para guru dan santri melaksanakan penyembelihan ibadah qurban, Rabu (08/10) malam, seluruh dewan guru, siswa akhir KMI, dan beberapa anggota melaksanakan tasyakuran atas selesainya ibadah qurban di Gontor 2. Kesyukuran tersebut semakin bertambah ketika K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi beserta keluarga juga ikut hadir dalam acara tersebut.

Dibuka oleh wakil pengasuh Gontor 2, Ust. H. Muhammad Hudaya, beliau menyampaikan bahwasannya bersyukur bukan berarti selesai segala-galanya, merasa puas dengan apa yang kita laksanakan. Justru sebaliknya, kesyukuran itu merupakan awal dari sebuah perjuangan. Maka apa yang kita capai mulai dari pembukaan tahun ajaran baru, hingga apel tahunan yang sedemikian rupa, disambung lagi dengan ibadah qurban, kita tidak final, kita tidak selesai, justru itu menjadi batu loncatan kita untuk meloncat lebih dahsyat lagi.

Para Santri Mengantri Makan Dengan Tertib
Para Santri Mengantri Makan Dengan Tertib

Kemudian Ust. K.H. Dr. Abdullah Syukri Zarkasyi menyempatkan diri untukberbicara di hadapan para guru dan santri. Beliau sedikit bercerita tentang perkembangan ibadah qurban dulu hingg sekarang. Ibadah qurban seperti ini dulu di Gontor tidak ada, apalagi ada panitia hingga ratusan dan lain sebagainya. Lalu beliau mencoba menawarkan untuk mengadakan qurban. Maka saat itu di Gontor diadakan qurban. Tapi masyarakat tidak boleh ikut menyembelih, karena ditakutkan ada yang pesan kepala, pesan kaki, dan lain sebagainya. Termasuk yang berqurbanpun harus ikhlas, “wong kambing yang disembelih saja ikhlas disembelih kok apa lagi kita manusia”, tutur Pimpinan Pondok Modern Gontor tersebut. Sebagaimana perkataan Ali Bin Abi Thalib “Inna Maalaka Maa Ahbabta Maa Anfaqta, yang artinya sesungguhnya hartamu adalah yang paling kamu cintai yang kamu infakkan”. Tambah beliau. Sebagaimana falsafah Gontor “BERKORBANLAH TAPI JANGAN JADI KORBAN”.

Usai ditutup dengan doa oleh Ust. H. Muhammad Hudaya, Lc. M.Ag, para hadirin menyantap hidangan yang telah disediakan oleh panitia. Alhamdulillah, tahun ini kegiatan ibadah qurban di Gontor 2 berjalan dengan lancar.

Ketua Badan Wakaf PMDG Hadiri Apel Tahunan di Gontor 6

0

MAGELANG – Ketua Badan Wakaf, K.H. Kafrawi Ridwan, Sabtu (20/9) lalu, menghadiri Apel Tahunan Perkenalan Khutbatul Arsy di Pondok Modern Darul Qiyam Gontor 6. Apel Tahunan yang diselenggarakan meriah ini turut dihadiri oleh Pimpinan PMDG, K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A. Adapun inspektur upacara pada kesempatan tersebut diwakili oleh Dr. H. Ahmad Hidayatullah Zarkasyi, M.A.

Usai para santri melaksanakan Lomba Kerapian Baris-berbaris selepas apel, acara dilanjutkan dengan Kuliah Umum Babak Pertama yang diselenggarakan di depan Kantor Pengasuhan Santri Gontor 6. Dalam sambutannya, K.H. Kafrawi Ridwan mengingatkan kepada seluruh santri agar selalu menjaga motivasi dalam belajar dan berjuang.

“Tiap hari santri, para santri harus selalu melihat ke Gunung Merapi, karena gunung itu sering meletus dan mengobarkan api. Dengan demikian, semangat para santri juga akan selalu berkobar dan meletus seperti gunung tersebut. Juga tidak lupa agar melihat ke Gunung Merbabu yang menjadi penyubur dan penjaga kedamaian masyarakat sekitar. Jadi para santri juga harus bisa menjadi perekat umat, penjaga kedamaian bangsa ini,” tutur beliau di sela-sela sambutan. binhadjid

“Al-Multaqaa At-Tsaqafii Al-luqhowiyyah” Cetak Pengurus Rayon Berkualitas

0

Gontor 2- “Language is Our Crown” merupakan salah satu semboyan Pondok Modern Darussalam Gontor dalam meningkatkan mutu dan kualitas kebahasaan santri, terutama dalam berbahasa Arab dan Inggris. Sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas tersebut, para penguru Central Language Improvement (CLI) dengan bimbingan dari dewan guru pembimbing LAC mengadakan sebuah kegiatan yang bertajuk “Al-Multaqoo At-Tsaqofii Al-luqhowiyyah”. Yang mana merupakan suatu orientasi bagi para pengurus rayon dalam menjalankan kegiatan kebahasaan. Di dalamnya terdapat pelatihan dalam penyampaian kosa kata setiap pagi, muhadatsah di hari Selasa dan Jum’at, dan teknis pelaksanaan mahmakatu-l-lughoh yang efektif dan efisien.

Tepat pada hari Senin (06/10) malam, usai menunaikan Shalat Isya’ para pengurus rayon dari kelas 5 dan 4 berkumpul di Aula Riyadh Gontor 2. Bertindak selaku pembicara, yaitu Ust. Nurul Tsalist Alamin, M.Pd yang tidak lain adalah musyrif aam dari kegiatan kebahasaan di Gontor 2. Diharapkan dengan adanya orientasi tersebut, para pengurus rayon mampu meningkatkan kinerja mereka dalam meningkatkan mutu dari bahasa santri, baik dari segi kualitas ataupun kuantitas.

Meskipun sebelumnya para santri disibukkan dengan berbagai macam kegiatan, terutama penyembelihan hewan qurban, mereka tetap antusias dalam mengikuti acara yang diadakan tahunan tersebut.

Musyawarah Kerja Rayon Tingkatkan Kemampuan Berorganisasi Santri

0

Peace Country- Salah satu wujud kemodernan dari Gontor adalah kegiatan organisasi yang ada di dalamnya. Para santri diajarkan untuk hidup berorganisasi, baik dalam skala yang kecil ataupun besar. Salah satu kegiatan keorganisasian yang ada di Gontor adalah Musyawarah Kerja Rayon.

Acara yang digelar tahunan tersebut diadakan pada hari Kamis (02/10) malam bertempat di Gedung Madinah. Seluruh rayon yang terdiri dari 3 rayon kibar dan 7 rayon sighar menentukan 50  siswa yang terdiri dari utusan dari anggota rayon dan pengurusnya.  Sejumlah 3 orang dari siswa akhir KMI menjadi pengawas jalannya musyawarah kerja di tiap rayon .

Suasana Muker Salah Satu Rayon
Suasana Muker Salah Satu Rayon

Dalam sidang tersebut terdiri dari 7 bagian yaitu bagian sekretaris, bendahara, olahraga, kesehatan, kesenian, dan ketua kamar. Adapun teknis pelaksanaannya terdiri dari 3 bagian. Yaitu sidang pleno, sidang komisi dan sidang paripurna. Dalam sidang pleno, para peserta mendengarkan hasil musyawarah kerja rayon pada tahun sebelumnya. Selain itu, mereka juga dipersilahkan untuk mengusulkan penambahan ayat, penghapusan, ataupun pergantian redaksi. Usulan-usulan tersebut selanjutnya disaring oleh para pembimbing dari kelas 6. Dan akhirnya dibacakan oleh ketua sidang dalam sidang paripurna di hadapan seluruh peserta. Di situlah usulan-usulan dari para peserta akan diterima atau tidak.

Sidang yang  dipimpin oleh 2 orang dari ketua tiap rayon tersebut pada umumnya selesai tengah malam. Guna menghilangkan kejenuhan peserta, pengurus rayon menyiapkan penampilan hiburan, baik berbentuk tarian ataupun nyanyian.

Hasil sidang tersebut selanjutnya diserahkan kepada staf pengasuhan santri guna disaring kembali. Sehingga hasil sidang yang dilaksanakan tidak melenceng dari arah dan tujuan Pondok Modern Darussalam Gontor. Sidang tersebut juga membuktikan bahwa disiplin yang ada di rayon tidak sepenuhnya berasal dari atasan, namun para santri sebagai anggota rayon juga ikut andil dalam mengaturnya. Dengan demikian diharapkan para anggota rayon bisa melaksanakan disiplin yang ada di rayon dengan penuh kesadaran, bukan keterpaksaan.

Drama Arena 589, Kebersamaan Menuju Kehidupan Harmonis

0

KARANGBANYU – Acara yang telah dimanage oleh kelas lima ini, diadakan guna mengembangkan pengetahuan dan pengalaman santri dalam meningkatkan kreatifitas tinggi untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM), menghadirkan drama sebagai inti acara bertemakan “Tanah Surga, Katanya!” tidak lain adalah nusantara kita yaitu Indonesia. Tak kalah menarik, seluruh acara masuk dalam drama inti tersebut seperti: tari nusantara, marawis, vokal grup Indonesia, shadow show tentang kemerdekaan Indonesia, tron dance dan acara menakjubkan lainnya sehingga hal ini sesuai dengan motto siswi kelas lima “Kebersamaan Menciptakan Persatuan dan Kekuatan Yang Dinamis Menuju Kehidupan Yang Harmonis”.

Salah satu penampilan drama di Drama Arena Gontor Putri 3.
Salah satu penampilan drama di Drama Arena Gontor Putri 3.

Acara Drama Arena Gontor Putri 3 ini dibuka oleh Al-Ustadz H. Saepul Anwar, S.Ag di depan Auditorium  pada hari Selasa, 23 September 2014 dengan memukul lonceng, cara yang disaksikan lebih dari 2500 santriwati dan ustadzat. Meskipun hanya dengan latihan di siang dan sore hari namun berkualitas, pagelaran seni ini mendapat predikat mumtaz dengan nilai 9,5 plus. sekpengGP3

 

Membentuk Generasi ‘Rabbani’ dengan Pagelaran Seni Panggung Gembira 689

0

KARANGBANYU – “Satukan Persepsi, Bersama Menyikapi dan Menjalani Satu Arah Tujuan Pasti, Cetuskan Generasi Rabbani” itulah yang menjadi motto pagelaran seni yang diadakan di depan Auditorium Gontor Putri 3, Kamis malam, 25 September 2014. Acara ini, adalah acara terakhir dan puncak dalam segala acara rentetan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy yang diadakan untuk membina dan membangun rasa persaudaraan yang tinggi, serta membentuk generasi rabbani.

Salah satu penampilan pada Panggung Gembira di Gontor Putri 3, Kamis (25/9).
Salah satu penampilan pada Panggung Gembira di Gontor Putri 3, Kamis (25/9).

Dibukanya acara ini secara simbolis oleh Al-Ustadz H. Saepul Anwar, S.Ag. dengan tabuhan bedug membentuk irama yang menggelegar, tak hanya itu, acara-acara yang dihadirkan pun tak kalah menarik dan spektakuler, seperti: choir, syair ‘arabi, sulap, tari kombinasi, drama tentang palestina dan berbagai acara fantastis lainnya. acara inipun tak hilang perhatian dari segenap santriwati dan ustadzat, hingga dapat meraih nilai yang spektakuler pula yaitu mumtaz dengan nominal 9,9.