Home Blog Page 512

Membentuk Ekonomi yang Islami, Fakultas Syari’ah Kembali Adakan Seminar dan Olimpiade

0
Kontingen Gontor pusat berpose bersama segenap dosen usai acara penutupan
Kontingen Gontor pusat berpose bersama segenap dosen usai acara penutupan

DARUSSALAM–Perkembangan ekonomi Islam terutama perbankan dan keuangan Islam di Indonesia berlangsung sangat cepat. Dalam rangka mewujudkan dan memperkuat pribadi ekonom muslim khususnya para mahasiswa, Fakultas Syari’ah ISID kembali mengadakan “Sharia Economist Training (SET) dan Olimpiade Ekonomi dan Hukum Islam se-Jawa Timur 2014”. Acara ini merupakan perhelatan ekspresi intelektual mahasiswa kampus ISID dan kerjasama dengan Forum SIlaturrahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) regional Jawa Timur.

Acara bertajuk “Building the World Civilization With the Islamic Law and Economics” ini diikuti oleh sejumlah perguruan tinggi yang ada di Jawa Timur seperti Malang, Surabaya, Jember, dan lain sebagainya. “Acara ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu acara seminar tentang ekonomi Islam serta olimpiade ekonomi dan hukum Islam”, tutur Ahmad Faris Faisal selaku ketua panitia pelaksanaan acara ini. Acara seminar yang dimaksud berlangsung selama dua hari yaitu dari hari Rabu (23/4) hingga Kamis (24/4), sementara acara olimpiade diwaktukan pada hari Jum’at (25/4).

Acara seminar yang berlangung selama 2 hari di area kampus pusat ISID Siman tersebut diisi oleh beberapa pembicara yaitu Dr. H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A., M.Phil. yang mengisi tentang islamisasi ilmu pengetahuan, Dr. H. Dihyatun Masqon, M.A. tentang peran bahasa dalam islamisasi ilmu ekonomi, Drs. H. Y. Suyoto Arief, M.S.I. tentang operasional BMT, dan Dr. Setiawan bin Lahuri, M.A., dan H. Khoirul Umam, M.Ec. tentang islamisasi ilmu ekonomi yang semuanya bertempat di aula CIOS ISID.

Sementara acara olimpiade yang diadakan pada hari Jum’at (25/4) meliputi 2 divisi yaitu ekonomi Islam dan hukum Islam. Divisi ekonomi Islam melombakan cerdas cermat ekonomi, debat, Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), Master of Economy, statistik, akuntansi, dan business plan. Sementara untuk divisi hukum Islam, perlombaannya adalah cerdas cermat hukum, firqotul mujtahid, debat, LKTI Hukum, master of Islamic law, dan faraidh. Kontingen mahasiswa kampus ISID Rabithah (Gontor pusat) dalam ajang ini meraih juara 3 lomba cerdas cermat ekonomi, juara 3 lomba business plan, dan juara 1 lomba firqotul mujtahid.

Tujuan dari acara yang didesain sebagai pelatihan dan pembentukan karakter serta olimpiade ini adalah untuk menawarkan wacana, media diskusi, media kajian, media pembangunan pengetahuan, dan media berbagi pengalaman di bidang ekonomi dan hukum Islam.Fei

K.H. Hasan Abdullah Sahal dan Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. Hadiri Program Ijtimak Pondok Malaysia

0
K.H. Hasan Abdullah Sahal, Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., Mantan Sekjen Asean Dr. Surin Pitsuwan, Perdana Menteri Malaysia Mohd Najib dan beberapa tamu penting lainnya dalam satu meja saat jamuan makan siang.
K.H. Hasan Abdullah Sahal, Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., Mantan Sekjen Asean Dr. Surin Pitsuwan, Perdana Menteri Malaysia Mohd Najib dan beberapa tamu penting lainnya dalam satu meja saat jamuan makan siang.

ALOR SETAR – K.H. Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor dan Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., Pembantu Rektor I Institut Studi Islam Darussalam, memenuhi undangan Yayasan Pembangunan Pondok Malaysia untuk menghadiri Program Ijtimak Pondok Malaysia yang dilaksanakan di Dewan Seri Mentaloon, Alor Setar, Kedah, Malaysia, pada Kamis (24/4/2014).

Dalam acara tersebut, K.H. Hasan Abdullah Sahal diundang selaku tamu kehormatan. Adapun Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., hadir sebagai pembicara pada Diskusi Forum yang bertema “Pondok Tradisi vs Pondok Modern: An Intellectual Viewpoint”. Turut hadir beberapa pembicara lainnya, Prof. Dr. Sheikh Muhammad Abdul Latif Soleh Al-Farfour (Syria), Dato’ Dr. Muhammad Afifi Al- Akiti (Malaysia) dan Dr. Surin Pitsuwan  (Thailand) yang juga merupakan mantan Sekretaris Jenderal Asean.

Usai beberapa acara seminar dan diskusi dengan berbagai tema selama 2 hari, rentetan kegiatan tersebut ditutup dengan sambutan dari Menteri Besar Kedah Dato Seri Haji Mukhriz Tun Mahathir dan Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Sri Mohd Najib Tun Hj. Abd.Razak. binhadjid

Himne “Oh Pondokku” Berkumandang di Kuala Lumpur, Malaysia

0
K.H. Hasan Abdullah Sahal bersama K.H. Ahmad Masruh, MBA. dan anggota IKPM Cabang Malaysia.
K.H. Hasan Abdullah Sahal bersama K.H. Ahmad Masruh, MBA. dan anggota IKPM Cabang Malaysia.

KUALA LUMPUR – Salah satu rentetan kegiatan K.H. Hasan Abdullah Sahal di Kuala lumpur, adalah perkumpulan dengan Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Cabang Malaysia. Pertemuan yang dilakukan pada Selasa (22/3/2014) malam tersebut dilaksanakan di Mini Auditorium International Islamic University Malaysia. Pertemuan yang dimulai pukul 20.30 WIB ini diikuti oleh sekitar 150 orang alumni Gontor, baik putra maupun putri.

Dalam acara tersebut, sudah menjadi sunnah perkumpulan resmi dalam organisasi-organisasi di bawah struktur Pondok Modern Darussalam Gontor adalah diawali dengan Himne oh Pondokku. Himne yang dahulu selalu mereka nyanyikan saat masih menjadi santri ataupun santriwati di Gontor.

K.H. Hasan Abdullah Sahal, dalam sambutannya, mengingatkan kembali tentang pentingnya status, posisi dan orientasi IKPM agar tidak bergeser dari jalur yang telah ditetapkan. “IKPM sebagai duta PMDG, harus sanggup menjelaskan status PMDG yang telah ditetapkan sejak dahulu,” tutur beliau di hadapan para anggota IKPM Cabang Malaysia sekalian.binhadjid

Mugus Ajang Pelatihan Organisasi Pramuka Santri

0
Ketua Koordinator Gerakan Pramuka Pimpin Sidang Palipurna Musyawarah Gugus Depan
Ketua Koordinator Gerakan Pramuka Pimpin Sidang Paripurna Musyawarah Gugus Depan

GONTOR–Guna melatih keorganisasian santri dalam berpramuka, Koordinator Gerakan Pramuka (KGP) Pondok Modern Darussalam Gontor mengadakan Musyawarah Gugus Depan (Mugus) pada Kamis–Jum’at (26–27/4). Acara ini bertempat di Gedung Olahraga PMDG, dan diikuti oleh seluruh Ambalan yang beranggotakan siswa kelas 4 dan 3 Intensif.

Acara yang dipimpin langsung oleh ketua Koordinator Gerakan Pramuka ini, diawali dengan pembukaan pada Kamis (26/4) siang dan pembacaan seluruh hasil Mugus tahun sebelumnya. Keesokan harinya, acara dilanjutkan dengan sidang komisi setiap gugus depan yang bertempat di beberapa kelas Gedung Sudan satu & dua. Pada siang selepas sholat Jum’at, acara dilanjutkan dengan sidang paripurna yang bertempat di Gedung Olahraga (Gor) dan dihadiri oleh seluruh staf Majelis Pembimbing Koordinator Harian (Mabikori), Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), dan beberapa wali kelas siswa kelas 4 dan 3 Intensif.

Pada Mugus tahun ini, telah menghasilkan beberapa keputusan, salah satunya adalah santri diwajibkan untuk menghafalkan Trisatya Dharma Pramuka dengan menggunakan bahasa Arab dan Inggris. Acara pun ditutup dengan penampilan lagu Ambalan dari siswa kelas 4 dan 3 Intensif.brahma84

Pembina Gembira Satukan Kebersamaan

0
MABIKORI Adakan Pembina Gembira
Suasana kegiatan Pembina Gembira Siswa Kelas 5 KMI di Kampus PMDG

GONTOR–Guna meningkatkan skill kepramukaan dan kreativitas para pembina pramuka PMDG, Majelis Pembimbing Koordinator Harian (MABIKORI) adakan acara Pembina Gembira. Acara ini berlangsung pada hari Kamis, (24/4) di area PMDG. Perlombaan yang diadakan dalam acara ini dibagi menjadi dua waktu dan dua devisi, yaitu skill kepramukaan pada Kamis siang dan game pramuka pada sore harinya. Untuk devisi skill kepramukaan, perlombaan yang diselenggarakan meliputi; pioneering, semaphore, morse, dan Lomba Kegiatan Baris-Berbaris (LKBB). Adapun devisi game, perlombaan yang diselenggarakan meliputi: ninja warrior, sumo, sarong war, rappeling, joget kursi, tarik tambang, sedotan ajaib, dan coin searching.

Peserta dalam acara ini, dipilih dari utusan pembina pramuka dari masing-masing Gugus Depan 15089 yang telah dipilih saat acara Sidang Gugus Depan (SIGUS) pada hari Ahad (20/4) lalu di masjid Jami’ Gontor. Masing-masing Gugus Depan mengutus peserta sejumlah 30 orang. untuk pemenang acara ini akan diumumkan saat upacara penutupan kegiatan kepramukaan pada hari Kamis, (8/5) dua minggu yang akan datang. ikami86

K.H. Dr. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A. Kunjungi Gontor Putri 1

0

Kunjungan K.H. Dr. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A. ke GP1 (3)MANTINGAN – Pada Kamis (24/4), dengan kondisinya yang masih belum benar-benar pulih, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Dr. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A., berkesempatan menghadiri acara Perkumpulan Mingguan bersama Guru-guru Pondok Modern Darussalama Gontor (PMDG) Putri 1 di Aula Kulliyatu-l-Banat, PMDG Putri 1. Dalam acara tersebut beliau menyampaikan beberapa point berikut :
• Guru adalah seorang pendidik dan pengajar, mendidik sekaligus mengajar.
• Seorang guru harus memiliki persiapan sebelum mengajar. Ia harus siap secara lahir dan batin. Persiapan lahir meliputi cara berpakaiannya, harus rapi dan berpendidikan, memiliki catatan berkenaan dengan materi pelajaran yang akan disampaikan, dan memiliki strategi dalam penyampaian materi yang diajarkan. Persiapan batin seorang guru mencakup segala perbuatan dan perkataannya tidak boleh salah. Karena seorang guru merupakan teladan bagi siswa-siswanya.
• Seorang guru harus memiliki idealisme, yaitu penghayatan terhadap identitasnya sebagai seorang pendidik, selalu memikirkan dan medo’akan kemajuan bagi siswa-siswanya.
• Pelajaran yang belum dikuasai harus segera ditanyakan dan difahami. Jangan malu-malu untuk bertanya. Yang perlu ditanyakan, tanyakanlah! bukanlah suatu hal yang hina seorang guru bertanya, meski kepada muridnya sekalipun.
• Beliau menyebutkan angka 1–15 dalam Bahasa Inggris dan berpesan kepada segenap guru-guru agar tidak melupakan penggunaan Bahasa Arab dan Inggris dalam kegiatan pengajaran ataupun keseharian.
• Beliau menghimbau kepada segenap pengurus Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) untuk selalu menuliskan segala hal yang mereka dapatkan selama mengemban amanat sebagai pengurus.
• Di sela-sela sambutannya, beliau membaca surat Al-Fatihah.
• Beliau berpesan kepada seluruh santriwati yang sebentar lagi akan menghadapi ujian agar belajar, belajar dan belajar mati-matian.
• Beliau mendo’akan segenap guru-guru supaya diberikan kekuatan lahir batin dalam mengemban amanat sebagai seorang guru Gontor. irba

Tingkatkan Skill Pramuka, Lomba Tingkat (LT) Ramaikan Darussalam

0
Suasana para peserta lomba saat mengikuti salah satu cabang perlombaan
Suasana para peserta lomba saat mengikuti salah satu cabang perlombaan

DARUSSALAM–Suasana sore dalam sepekan ini dipenuhi dengan keramaian dari para pasukan khusus (pasus) tiap-tiap gugus depan yang turut serta mengikuti Lomba Tingkat. Setiap gugus depan mengirimkan 2 kontingen berupa penggalang dan penegak dengan masing-masing sebanyak 10 orang anggota.

Kegiatan rutin tahunan ini merupakan perlombaan yang sama seperti Lomba Perkemahan Penggalang dan Penegak (LP3) setiap tahunnya dengan skala yang lebih kecil, karena diadakan antara gugus depan 15089. Acara ini dilaksanakan setelah kepengurusan di tiap-tiap gugus depan sudah berpindah ke pengurus kelas 3.

Rentetan perlombaan dimulai dari hari Sabtu (19/4) dan diadakan setiap sore dengan macam perlombaan yang berbeda untuk setiap harinya. Perlombaan yang disajikan oleh panitia sangatlah beragam, mulai dari divisi skill kepramukaan (morse, semaphore, sandi-sandi, dsb), ibadah (adzan, hafalan juz amma, dsb), keterampilan (baris-berbaris, peta-pita, menaksir, dsb), dan seni (melukis, handicraft, dsb).

Persiapan dari para peserta-pun sangatlah matang, terlihat dari semangat dan antusias mereka dalam menghadapi setiap perlombaan. Dengan juri yang dipilih dari Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), perlombaan ini terasa menjadi semakin seru karena para anggota pramuka dapat membaur dan bernyanyi bersama para Mabigus.

Kegiatan ini dilaksanakan di sekitar kampus Gontor Pusat dan pengumuman untuk pemenang dari perlombaan ini akan dibacakan ketika penutupan kegiatan kepramukaan secara resmi sebagai kegiatan puncaknya.Fei

“Garuda Indonesia ” Kunjungi Gontor

0
Garuda Indonesia kunjungi Gontor
Penyerahan Cendramata dari Garuda Indonesia kepada Pondok Modern Darussalam Gontor

GONTOR – Sabtu (26/4), rombongan besar Pimpinan Cabang Garuda Jakarta, Surabaya dan Tokyo mengunjungi Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Mereka adalah Ari Suryanta, Kemas Nomadiar, Supriyono, Endi Latief, Risnandi, Erina Damayanti, Candra Kurniawan, Irwan Darmawan, dan Oki Hendrastuti. Dalam kunjungan singkat tersebut, rombongan disambut oleh Bapak Wakil Direktur KMI, al-Ustadz H. Farid Sulistyo, Lc., dan al-Ustadz Aris Hilmi Hulaimi, S.Th.I., keduanya merupakan penanggung jawab rombongan umrah keluarga PMDG pada Ramadhan nanti.

Tujuannya adalah koordinasi terkait transportasi rombongan umrah PMDG yang akan menggunakan jasa maskapai Garuda Indonesia. Selain pertemuan, rombongan juga menyempatkan untuk berkeliling sebentar di kampus PMDG. elfah

Ujian untuk Belajar, Bukan Belajar untuk Ujian

0
Ujian untuk Belajar, bukan belajar untuk ujian
Suasana Ujian Lisan Siswa Akhir KMI pada materi Bahasa Arab 1

GONTOR–Praktik Mengajar atau yang biasa disebut dengan “Amaliyah at-Tadris” baru saja usai seminggu lalu, satu langkah selesai. Kendati demikian, sebagian siswa Kelas 6 KMI Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) masih perlu melewati dua tahapan ujian yang tidak kalah berat. Ujian Lisan dan Ujian Tulis. Ujian Lisan kali ini, berlangsung dari 20 R. Tsani s.d. 2 Rajab 1435/20 April s.d. 1 Mei 2014, melibatkan 1197 orang siswa dan 105 orang guru. Penguji sebagian besar adalah guru-guru senior, guru-guru semi senior dan guru tahun ke-5.

Sebagai ujian akhir, Ujian lisan dinilai amat komprehensif. Materi pelajaran dari kelas 1–6 KMI diujikan satu-persatu, walau tidak pada semua materi. Yakni Meliputi 7 subjek pelajaran. Bahasa Arab 1 (Muhadatsah, Muthala’ah, Sharf, dan Nahwu), Bahasa Arab 2 (Tarikhu al-Adab al-Lughah, Mahfudzat, dan Balaghah), subjek Bahasa Inggris (Conversation, Reading, dan Grammar), subjek Tauhid (Tauhid, Muqaranatu al-Adyan, ad-Dinu al-Islam, dan Sosiologi), subjek al-Qur’an (al-Qur’an, Juz ‘Amma, Ibadah al-Qauliyah, Ibadah al-Fi’liyah, dan Tajwid), subjek Fiqh (Masa’il Fiqhiyah, Bidayatu al-Mujtahid, dan Ushul Fiqh), dan subjek Tarbiyah (Ushulu at-Tarbiyah, Kepondokmodernan, Psikologi Umum, dan Psikologi Pendidikan). Ujian Kelas 6 KMI berbeda dengan ujian tingkatan kelas di bawahnya, 2 orang diuji sekaligus setiap giliran berdurasi 1X45 menit.

Fachri Muhammad (Kelas 6-F) salah seorang siswa Kelas 6 mengakui, “yang paling sulit pada Ujian Akhir adalah ketika Ujian Lisan, karena kita harus langsung menjawab dan hampir tidak ada waktu untuk berpikir”. Tegasnya, di sela-sela belajar sambil menunggu giliran masuk ruang ujian. Di Gontor, Sejatinya, hakekat ujian adalah untuk belajar dan bukan ujian untuk belajar. Inilah jiwa dan nilai yang selalu dipegang erat oleh seluruh pelaku pendidikan di Gontor. elfah

Perkajum Gelombang 5 Mengambil Tajuk ‘Kemah Internasional’

0
Suasana acara Malam Unggun Gembira
Suasana acara Malam Unggun Gembira

MLARAK–Ada sesuatu yang berbeda pada pelaksanaan perkemahan Kamis–Jum’at (Perkajum) pekan kemarin (17–18/4). Adalah peserta perkemahan ini yang menjadi pembeda, karena diikuti oleh santri dari konsulat luar negeri ditambah dengan santri dari konsulat Ponorogo. Selain itu, acara rutinitas kepramukaan ini juga tetap dimeriahkan oleh para peserta dari pasukan khusus tiap-tiap gugus depan serta asisten pengurus Koordinator Gerakan Pramuka (KGP). Selain itu para panitia pelaksananya-pun dipilih dari para santri Kelas 4 dan 3 intensif, yang sebelumnya selalu dipanitiai oleh santri Kelas 5 atau 6.

Upacara pelepasan yang dipimpin oleh Al-Ustadz Mustar, S.Th.I. sebagai pemimpin upacara dimulai pada pukul 14.00 hari Kamis (17/4) siang. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pemberangkatan peserta perkajum ke bumi perkemahan (buper) yang berada di kecamatan Mlarak. Sesampainya di lokasi, mereka mendirikan tenda dan acara dilanjutkan dengan penyelenggaraan Malam Unggun Gembira yang diadakan setelah shalat Isya’. Berbagai acara ditampilkan dalam acara ini, mulai dari seni beladiri, akrobat, hingga penampilan dari beberapa kelas yang memeragakan tari-tarian.

Keesokan harinya, acara dilanjutkan dengan senam bersama dan hiking ke gua Sahal yang mana dahulunya sempat digunakan sebagai tempat persembunyian K.H. Ahmad Sahal ketika melarikan diri dari kejaran PKI. Acara perkajum kali ini-pun terasa lebih berwarna karena diiringi oleh banyak nyanyian dan yel-yel yang dibawakan oleh para santri yang berasal dari luar negeri. Fei