Home Blog Page 537

K.H. Hasan Abdullah Sahal Bersilaturrahim ke Manado

0
Pelantikan Pengurus IKPM Cabang Sulawesi Utara
Pelantikan Pengurus IKPM Cabang Sulawesi Utara

MANADO–Selama empat hari, Sabtu–Selasa, 19-22 Oktober 2013, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), K.H. Hasan Abdullah Sahal, berkunjung ke Manado, Sulawesi Utara. Kedatangan beliau beserta rombongan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Pondok Modern (PP-IKPM), yang terdiri dari Drs. K.H. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed., H. Ismail Abdullah Budi Prasetyo, S.Ag., dan dua orang staf PP-IKPM, disambut hangat oleh para pengurus IKPM Cabang Sulawesi Utara.

Selain bertujuan untuk mengetahui peran dan fungsi alumni PMDG di kota kelahiran Sam Ratulangi ini, Pimpinan Pondok bersama rombongan PP-IKPM memiliki agenda utama, yaitu Pelantikan Pengurus Baru IKPM Cabang Sulawesi Utara. Acara yang berlangsung pada Ahad (20/10) pagi tersebut bertempat di Aula Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Manado. Para alumni dan sejumlah wali santri turut serta menghadiri acara pelantikan ini.

Sehari kemudian, Senin (21/10), K.H. Hasan Abdullah Sahal diminta mengisi acara taushiyah yang diselenggarakan IKPM Cabang Sulawesi Utara di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Model Manado. Acara dihadiri siswa-siswi MAN Model Manado dan sejumlah mahasiswa dari beberapa universitas di kota yang terkenal dengan Taman Nasional Bunaken ini. Sebelum itu, Pimpinan Pondok bersama rombongan menyempatkan diri berkunjung ke beberapa pondok pesantren (PP) yang tersebar di Kota Manado, di antaranya PP Al-Khairat, PP Assalam, dan PP Darul Istiqomah. irba

Rapat Koordinasi, Panitia Fathul Kutub Kelas 6 KMI Matangkan Persiapan

0
Koordinasi Panitia Pelaksana Fathul Kutub Kelas 6 KMI
Koordinasi Panitia Fathul Kutub Kelas 6 KMI

GONTOR–Menjelang pelaksanaan acara Fathul Kutub Kelas 6 Kulliyatu-l-Mu‘allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), panitia pelaksana, yang terdiri dari staf KMI, staf Pengasuhan Santri, dan para wali Kelas 6, mengadakan rapat koordinasi bersama Direktur KMI, K.H. Masyhudi Subari, M.A., Jum‘at (25/10) malam. Bertempat di Kantor KMI, pertemuan ini membahas perencanaan Fathul Kutub yang digelar pada pertengahan November 2013 nanti.

Selain itu, pada kesempatan ini, panitia juga membicarakan berbagai evaluasi terkait pelaksanaan Fathul Kutub tahun sebelumnya. Dengan ini, diharapkan kekurangan yang ada bisa segera dibenahi sebelum waktunya tiba. Sehingga, pelaksanaannya bisa berjalan dengan lancar dan maksimal sesuai target yang telah ditetapkan.

Kegiatan Fathul Kutub Kelas 6 tahun ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari, Jum‘at–Rabu, 15–20 November 2013, bertempat di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM). Acara ini akan diawali dengan pembekalan sejumlah materi pokok Fathul Kutub pada hari pertama dan kedua, meliputi Ilmu Tauhid, Ilmu Fiqh, Ilmu Tafsir, dan Ilmu Hadits. Sedangkan empat hari selanjutnya, acara ini akan dipenuhi dengan kegiatan-kegiatan diskusi dan pembahasan topik-topik permasalahan di bidang Tafsir, Tauhid, Hadits, dan Fiqh.

Fathul Kutub sendiri merupakan kegiatan ilmiah yang termasuk dalam kurikulum pembelajaran di KMI. Selain bagi siswa Kelas 6 KMI, kegiatan keilmuan ini secara khusus juga diperuntukkan bagi siswa Kelas 5. Namun, untuk Kelas 5, kegiatan ini baru diadakan pada akhir tahun nanti (semester II). Dalam acara ini, mereka akan dibimbing oleh para wali kelas untuk membaca, menelaah, dan membahas buku-buku Islam klasik yang sering dikenal dengan istilah “kitab kuning”. Buku-buku yang disediakan mencakup keempat bidang disiplin ilmu tersebut di atas.

Dengan menelaah buku-buku berbahasa Arab tersebut, para siswa dilatih untuk menemukan pemecahan dari berbagai permasalahan yang dibahas secara ilmiah. Di samping memperkaya pengetahuan dan memperluas wawasan keislaman, para siswa juga berkesempatan mengasah dan meningkatkan kemampuan bahasa Arab yang mereka miliki.

Secara teknis, kegiatan ini dilaksanakan berkelompok. Peserta Fathul Kutub dari seluruh siswa Kelas 6 yang berjumlah 821 orang siswa akan dibagi ke dalam 47 kelompok. Kelompok-kelompok ini dibagi lagi menjadi dua unit. Rata-rata, tiap-tiap kelompok beranggotakan antara 16–17 orang siswa.

Selanjutnya, setiap kelompok akan membahas satu materi pembahasan yang ditentukan oleh panitia secara bergilir. Bagi anggota kelompok yang sudah menemukan jawaban dari permasalahan yang dicari, diwajibkan untuk menulis permasalahan dan pembahasannya di buku tulis masing-masing, sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah yang telah ditentukan. Permasalahan tersebut akan dibahas bersama-sama pada waktu diskusi di kelompok masing-masing.

Demikianlah kegiatan ini berlangsung selama empat hari berturut-turut, dari pagi hingga malam hari. Kegiatan akan ditutup dengan acara Diskusi Umum dan penulisan kesan-kesan oleh para peserta Fathul Kutub. shah wa

Penataran Manajemen Tingkatkan Kapabilitas Santri dalam Berorganisasi

0

K.H. Syamsul Hadi Abdan dalam pembukaan acara Penataran Manajemen dan Keorganisasian, Sabtu(19/10)GONTOR–Dalam rangka peningkatan kemampuan santri dalam hal keorganisasian, Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) yang dibimbing oleh staf Pengasuhan Santri mengadakan acara Penataran Manajemen dan Keorganisasian.

Acara ini dibuka langsung oleh Pimpinan Pondok, yaitu K.H. Syamsul Hadi Abdan sekaligus mengisi materi tentang dinamika keorganisasian di Pondok Modern. Beliau menyampaikan, bahwa dalam berorganisasi, baik itu di rayon, klub, instansi, maupun OPPM haruslah dilaksanakan dengan serius tanpa ada main-main. Karena itu semua merupakan amanat yang harus dipertanggung jawabkan, sekaligus akan mendidik para santri untuk latihan berorganisasi.

Acara yang dilaksanakan mulai dari hari Sabtu (19/10) hingga Rabu (23/10) malam itu bertempat di aula Robithoh dan BPPM. Adapun materi yang diberikan untuk para santri yaitu tentang keorganisasian, kesekretariatan, administrasi, leadership, dsb.

Para perwakilan dari pengurus rayon, OPPM, Koordinator Gerakan Pramuka, klub-klub, instansi, dan kursus yang ada di Pondok Modern diwajibkan untuk mengikuti acara penataran ini. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan para santri dapat meningkatkan kualitas mereka dalam menjalankan organisasi yang ada di pondok ini. fei

Gontor Berpartisipasi pada Pelangi VI di Ponpes La Tansa

0
Upacara pelepasan kontingen Pramuka Gontor ke Pelangi VI
Pelepasan kontingen Pramuka Gontor ke Pelangi VI

GONTOR–Bersamaan dengan pelepasan peserta Perkemahan Kamis-Jum‘at (Perkajum) ke bumi perkemahan di Desa Wilangan, Sambit, Ponorogo, Kamis (24/10) siang, Drs. H. Sutrisno Ahmad, Dipl.A., mewakili Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), berkesempatan memberangkatkan kontingen Pramuka PMDG ke acara Jambore dan Raimuna (Jamrana) di Pondok Pesantren La Tansa, Parakansantri, Lebakgedong, Lebak, Banten. Kegiatan Jamrana yang bertajuk Perkemahan La Tansa Gali Inovasi (Pelangi) VI ini diselenggarakan selama lima hari, Sabtu–Rabu, 26–30 Oktober 2013, bertempat di Bumi Perkemahan Pondok Pesantren La Tansa.

Di samping memenuhi undangan dari panitia pelaksana, keikutsertaan Gontor dalam acara ini bertujuan memperluas wawasan tentang kepramukaan dan menambah pengalaman berpramuka. Tidak hanya itu, ada satu hal yang lebih penting, yaitu dalam rangka menjalin silaturrahim dan ukhuwah islamiyah antar-pondok pesantren peserta Jamrana ini. Lebih dari itu, melalui kegiatan ini, Gontor berupaya menyebarluaskan syiar dan nilai-nilai pondok ke seluruh pelosok Nusantara.

Dengan mengangkat tema “Berani Bergerak Menyatukan Perbedaan”, Pelangi VI ini diikuti 60 kontingen yang berasal dari sejumlah pondok pesantren di berbagai daerah. Selain Gontor, pondok pesantren yang juga berpartisipasi dalam kegiatan ini berasal dari daerah Jawa Barat, Banten, Jabotabek, dan Sumatera.

Para peserta akan berkompetisi dalam tiga kategori lomba. Pertama, keterampilan dan ketangkasan, yang meliputi SMS (sandi, morse, dan semaphore), LKBB, halang rintang, solving cube, tarik tambang, hasta karya, maket, lampu kreasi, kreasi lilin, panjat pinang, pioneering, master chef, pizza hut, cross country, P3K, janur mahakam, danboo, dan beat box.

Kategori kedua adalah bidang mental dan spiritual. Kategori lomba yang satu ini meliputi nasyid akapela, MSQ, MHQ, pidato, broadcasting, adzan, pelatihan, lomba bindamping, penyiar radio, dan puisi musikal.

Ketiga, kategori pengetahuan, seni, dan budaya. Kategori ini meliputi kaligrafi, lukis, logo, graffiti, perspektif, lukis wajah, telur hias, karikatur, karnaval, body music, dan KIR.

Menghadapi berbagai jenis lomba tersebut, kontingen dari Gontor telah mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin. Mereka siap beradu kreativitas dan keterampilan dengan kontingen-kontingen lainnya. Namun demikian, kemenangan bukanlah tujuan utama dan segala-galanya. Wawasan dan pengalaman lebih berharga dari hanya sekadar mendapatkan gelar ataupun piala. shah wa

Perkajum Perdana Tahun Ini, Gontor Berkemah di Wilangan

0
Upacara pelepasan peserta Perkajum ke Wilangan
Upacara pelepasan peserta Perkajum ke Wilangan

GONTOR–Koordinator Gerakan Pramuka Gugus Depan 15809 Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kembali mengadakan kegiatan Perkemahan Kamis-Jum‘at (Perkajum). Salah satu aktivitas kepramukaan yang membina kekompakan dan memupuk nilai-nilai kebersamaan ini diselenggarakan untuk pertama kalinya setelah selesainya pelaksanaan rentetan acara Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy (PKA) beberapa minggu yang lalu. Perkemahan perdana ini dilaksanakan di bumi perkemahan yang terletak di Desa Wilangan, Sambit, Ponorogo, pada Kamis (24/10) dan Jum‘at (25/10) ini.

Kali ini, para peserta perkemahan terdiri dari siswa-siswa Kelas 1–4 Kulliyatu-l-Mu‘allimin Al-Islamiyah (KMI) yang jumlahnya mencapai 400 orang. Mereka dipilih secara acak, dengan rata-rata peserta dari tiap-tiap angkatan kelas berjumlah antara 60–80 orang. Mereka dibimbing para wali kelas yang berfungsi sebagai full-timer kegiatan.

Upacara pelepasan peserta Perkajum digelar di halaman depan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Kamis (24/10) siang. Pada kesempatan ini, selaku inspektur upacara mewakili Pimpinan PMDG, Drs. H. Sutrisno Ahmad, Dipl.A., berpesan kepada seluruh peserta perkemahan bahwa Perkajum merupakan sarana berdakwah di masyarakat, menyiarkan nilai-nilai keislaman dan memperkenalkan Gontor lebih dekat lagi. Selain itu, melalui kegiatan ini, para santri dididik untuk terampil dan kreatif dalam segala hal. Tidak hanya itu, mereka juga akan berlatih agar siap dipimpin tatkala menjadi anggota, dan siap memimpin saat diberikan kesempatan untuk menjadi pemimpin. We are scouts but we are Muslims, demikian tutup beliau. shah wa

Ulangan Umum Segera Tiba, Panitia Adakan Pengarahan Pembuat Soal

2
Pengarahan pembuat soal Ulangan Umum
Pengarahan pembuat soal Ulangan Umum

GONTOR–Dinamika kegiatan di Pondok Modern Darussalam Gontor seakan berjalan begitu cepat. Tanpa terasa, segenap siswa Kulliyatu-l-Mu‘allimin Al-Islamiyah (KMI) akan segera dihadapkan pada Ulangan Umum Pertengahan Tahun 1434-1435. Kegiatan pra-ujian yang diikuti seluruh siswa KMI dari Kelas 1–5 ini direncanakan berlangsung pada Sabtu–Rabu, 9–13 November 2013. Dengan tibanya Ulangan Umum, berarti masa belajar aktif di KMI Pondok Modern Darussalam Gontor menyisakan 1–2 bulan lagi menjelang Ujian Pertengahan Tahun 1434-1435, yang dijadwalkan berlangsung pada minggu kedua di bulan Desember 2013 nanti.

Menghadapi Ulangan Umum Pertengahan Tahun yang sudah di ambang pintu ini, panitia yang dibentuk pada Kamis (17/10) lalu telah mengadakan acara pengarahan pembuat soal Ulangan Umum. Berdasarkan kategori materi soal yang akan diujikan pada Ulangan Umum nanti, pengarahan diadakan di tempat berbeda pada Selasa (22/10) malam.

Untuk kategori dirasah ‘arabiyah (‘pelajaran-pelajaran Bahasa Arab’), pengarahan dilaksanakan di ruang Kantor KMI bagian barat. Para pembuat soal kategori ini diarahkan oleh Ustadz Dr. H. Abdul Hafidz Zaid, M.A. dan Ustadz H. Imam Iskarom, Lc. Materi soalnya meliputi pelajaran-pelajaran Bahasa Arab seperti Insya’, Nahwu, Sharf, Muthala’ah, dan Imla’.

Sedangkan pengarahan pembuat soal kategori dirasah islamiyah (‘pelajaran-pelajaran keislaman’) dilangsungkan di aula Gedung Pakistan. Untuk kategori ini, para pembuat soal diarahkan langsung oleh Ustadz Sunanto WR, S.Ag. dan Ustadz H. Arif Irfanuddin, Lc. Materi soal kategori ini mencakup pelajaran Tauhid, Tarikh Islam, Tafsir, Tarbiyah, dan lain sebagainya.

Selain itu, untuk kategori pelajaran Bahasa Inggris yang terdiri dari Reading dan Grammar, pengarahan digelar di ruang Kantor KMI bagian timur. Dalam kesempatan ini, para pembuat soal mendapatkan pengarahan dari salah satu pakar bahasa Inggris di Pondok Modern Darussalam Gontor, Ustadz Ahmad Saefullah, S.Pd.I.

Terakhir, kategori dirasah kauniyah (‘pelajaran-pelajaran eksakta’). Pengarahan untuk para pembuat soal kategori ini bertempat di ruang Kantor KMI Rabithah bersama Ustadz Suraji Badi‘, S.Ag. dan Ustadz Nurul Faizin, S.E.I.

Melalui pengarahan ini, diharapkan guru-guru yang ditugaskan untuk membuat soal-soal Ulangan Umum Pertengahan Tahun kali ini mampu menyusun soal-soal yang tepat dan proporsional untuk segenap siswa KMI dari Kelas 1–5. Sehingga, para siswa dapat mengetahui sejauh mana persiapan mereka menghadapi Ujian Pertengahan nanti. shah wa

Diskusi Umum Kelas 5 KMI Tingkatkan Gairah Keilmuan

0
Suasana Aula BPPM sebelum diskusi dimulai, Ahad (20/10) malam.
Diskusi Umum Kelas 5 KMI di BPPM

DARUSSALAM – Kegiatan diskusi mingguan Kelas 5 Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor yang akan dilaksanakan setiap Kamis malam, diawali dengan acara Diskusi Umum pada Ahad (20/10) malam. Kegiatan ini melibatkan 602 orang peserta dari siswa Kelas 5 KMI.

Pelaksanaan Diskusi Umum tersebut bertempat di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) dengan dibuka oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Syamsul Hadi Abdan, S.Ag. “Diskusi itu sangat penting, maka dari itu, simaklah dengan saksama,” pesan beliau.

Acara dimulai pada pukul 20.10 WIB dengan makalah berjudul “Fanatisme Agama” yang dibawakan oleh Reza Pahlevi, salah satu siswa KMI dari Kelas 5Q yang berasal dari Lampung. Pemakalah didampingi oleh seorang pembanding, yaitu Fauzi Lisan Sidqi, siswa KMI dari kelas 5L yang berasal dari Kalimantan. Diskusi Umum berjalan dengan lancar dan penuh khidmat di bawah bimbingan Ustadz Hasib Amrullah, M.A. irba

 

Gontor Kirim Utusan ke Jepang

0
Gontor Kirim Utusan ke Jepang 2
Al-Ustadz H. Ahmad Suharto, M.A. (nomor 3 dari kanan) berpose bersama seluruh utusan Indonesia di Bandara Internasional Narita

DARUSSALAM – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kembali mengirimkan kader terbaiknya dalam program Leader’s Visit to Japan 2013 atas kerjasama antara Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta dan Kedutaan Besar Jepang. Kali ini, Gontor mengirim Al-Ustadz H. Ahmad Suharto, M.A. (Direktur KMI Pondok Modern Gontor Putri Mantingan, Ngawi) sebagai utusan dari Gontor.

Tepatnya pada Sabtu, (19/10) para utusan setiap institusi negeri maupun swasta dari seluruh Indonesia berkumpul di Jakarta untuk bertatap muka dan mengadakan dialog dengan fungsionaris Kementerian Luar Negeri di Jakarta Pusat. Adapun acara di Jepang berlangsung kurang lebih selama 2 pekan, mendiskusikan masalah-masalah pendidikan regional dan global secara intensif melalui dialog, seminar, penelitian lapangan, dan bersosialisasi serta mengunjungi sejumlah lembaga pendidikan di beberapa kota di Jepang.

Sebelumnya, Penasihat Duta Besar Jepang urusan politik untuk Indonesia  Dr. Shintani Naoyuki dan Dr. Ali Munhanif Direktur Eksekutif PPIM UIN Jakarta telah mengunjungi PMDG pada Jum’at (20/9), dalam rangka seleksi calon peserta program tersebut. Program ini bertujuan sebagai media penggali intelektual publik Asia yang memainkan peran utama para pemimpin dalam memulai solidaritas pendidikan berbasis internasional.

Dengan adanya program tersebut, Gontor telah membuktikan kepada dunia bentuk aplikasi dari motto Pondok tahun ini, “Dengan Semangat dan Kebersamaan Menciptakan Pemimpin Islam Mengawal Ummat”. elfah

PSC, Ajang Pencarian Bibit Orator Masa Depan

0
Salah seorang santri sedang berpidato di depan para santri pada 'PSC Zone', Ahad (20/10) malam.
Salah seorang santri sedang berpidato di depan para santri pada ‘PSC Zone’, Ahad (20/10) malam.

DARUSSALAM – Guna melatih kemampuan speaking di depan orang banyak serta mencari bibit-bibit calon orator masa depan, Bagian Pengajaran Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) dibantu dengan Panitia Siswa kelas 3 Intensif dan kelas 4 menyelenggarakan Public Speaking Contest (PSC). Untuk pertengahan semester pertama, PSC ini masih dalam tahap penyeleksian peserta, sehingga diselenggarakan di 10 zona. Adapun penempatan zona-zona tersebut, pada tahun ini dipusatkan di Gedung Sudan I dan Sudan II. Dalam pelaksanaannya, para panitia dan Bagian Pengajaran OPPM, mendapat bimbingan langsung dari Staf Pengasuhan Santri dan Staf Pembimbing Pidato dan Diskusi Santri.

Penyenggaraan PSC atau Lomba Pidato ini dibagi dalam 3 waktu. Ahad (20/10) malam, diperuntukkan bagi para peserta Lomba Pidato Bahasa Arab, serta pada Kamis (24/10) malam, diperuntukkan bagi para peserta Lomba Pidato Bahasa Indonesia. Adapun para peserta Lomba Pidato Bahasa Arab akan diseleksi di zona-zona tersebut pada Ahad (27/10) mendatang.

Para juara pertama di tiap zona-zona tersebut, selanjutnya akan mengikuti perlombaan yang lebih bergengsi, yakni PSC yang akan diselenggarakan di Aula BPPM. Adapun PSC di Aula BPPM tersebut, akan diselenggarakan pada awal pertengahan semester kedua. binhadjid

Tasyakuran, Panitia Kurban Gelar Hajatan di Wisma Darussalam

0
Tampak K.H. Syamsul Hadi Abdan tengah memberi sambutan dalam acara Tasyakuran atas selesainya penyelenggaraan ibadah kurban
Tasyakuran Panitia Ibadah Kurban 1434 Hijriah

DARUSSALAM – Pada Jum’at (18/10) malam, Pondok Modern Darussaam Gontor (PMDG) menggelar acara tasyakuran atas selesainya kepanitiaan ibadah kurban tahun ini. Panitia menyediakan berbagai menu hidangan yang meliputi sate, gulai, tongseng, dan lain sebagainya. Untuk keperluan ini, sebanyak 16 ekor kambing disembelih.

Acara yang diselenggarakan di Aula Wisma Darussalam (Wisda) ini dihadiri oleh seluruh panitia pelaksana ibadah kurban PMDG. Selain itu, panitia juga mengundang segenap guru senior, beberapa guru muda, dan ketua-ketua dari setiap rayon, konsulat, kelas, dan bagian-bagian Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM).

Di samping perwujudan rasa syukur ke hadirat Allah SWT atas segala kelancaran penyelenggaraan ibadah kurban, acara ini juga bertujuan memberikan apresiasi kepada para panitia yang telah ikhlas membantu PMDG dalam menyukseskan kepanitiaan. Acara diawali dengan pengajian oleh Ustadz Taufiqurrahman. Kemudian, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Pimpinan Pondok, K.H. Syamsul Hadi Abdan. sazza