Home Blog Page 80

Tes Kepahaman Berorganisasi Melalui Ujian AD/ART

0

Mantingan – Organisasi Pelajar Pondok Modern Darussalam Gontor Periode 1443-1444 H mengadakan Ujian AD/ART (Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga) yang bertempatkan di Gedung Turki pada hari Rabu (26/10/2022). Ujian AD/ART merupakan ujian yang diperuntukkan bagi kelas 5 KMI dengan mengujikan materi tentang keorganisasian serta kepondokmodernan. Tujuannya untuk mengukur sejauh mana pengetahuan dan pemahaman santriyah kelas 5 KMI akan hal kepemimpinan dan kepondokmodernan, karena merekalah yang akan meneruskan tongkat kepengurusan pada tahun ini.

Kelas 5 KMI yang berjumlah 728 santriyah mengikuti ujian ini di mana mereka harus menjawab pertanyaan yang diberikan dalam lembaran kertas dan mengumpulkannya kepada pengawas ujian setelah 50 menit. Pertanyaan yang diberikan merupakan seputar keorganisasian, kepondokmodernan, kepemimpinan dan ditambah dengan soal penyelesaian permasalahan dalam suatu kepengurusan.

Suasana Penyelanggaraan Ujian AD/ART

Seusai ujian, lembar jawaban akan dikoreksi langsung oleh wali kelas santriyah masing-masing. Setelah itu, hasil penilaian dikumpulkan kepada staf pengasuhan.

Ujian AD/ART ini juga merupakan salah satu bahan yang menjadi pertimbangan dalam pemilihan pengurus OPPM (Organisasi Pelajar Pondok Modern) serta pergurus Koordinator Gugusdepan Gerakan Pramuka pada periode selanjutnya. Sehingga ujian ini wajib untuk diikuti dan dilaksanakan secara serius, jujur dan sungguh-sungguh.

Kelas 5 KMI dengan Serius Menjawab Soal Ujian AD/ART

Alhamdulillah, ujian berjalan dengan lancar. Hal ini ditandai dengan keseriusan para santriyah kelas 5 KMI dalam menjawab semua pertanyaan. Dengan diadakannya ujian ini, diharapkan santriyah kelas 5 KMI lebih memahami hakikat dari organisasi serta dapat menjalankan amanat yang diemban dalam setiap organisasi yang ada dengan benar dan baik.

(Berita: Latifah Nisa, Foto: Machicha, Editor: Ghariza)

Gontor Sience Olympiad Latih Motorik Siswi

0

RIMBO PANJANG – Pondok Modern (PM) Darussalam Gontor Putri Kampus 7 utusan perwakilan siswi untuk mengikuti perlombaan Gontor Sience Olimpyad (GSO) yang diselenggarakan oleh PMDG Kampus Pusat dan dibuka secara formal via zoom meeting, di ruang Pendidikan dan Latihan (DikLat), Jum’at (30/12/22) Pagi.

GP Kampus 7 selalu berusaha stabil dalam segala bidang, baik dalam pelajaran maupun hal lainnya yang mendukung kemampuan siswi untuk bisa menjadi lebih baik. Dalam segi pelajaran sendiri, Gontor tidak hanya mempelajari pelajaran agama, melainkan pelajaran umum lainnya seperti; matematika, fisika, kimia, biologi, tata negara, sosiologi dan akutansi layaknya sekolah lainnya.

GSO adalah wadah untuk siswi GP Kampus 7 untuk mengasah kemampuan pelajaran exact yang mereka kuasai. Olimpiade ini diikuti oleh seluruh kampus, 12 kampus putra dan 8 kampus putri.

Dalam olimpiade ini jumlah mata pelajaran yang diuji ada 3 yaitu: Matematika, fisika, dan kimia. Karna keadaan setiap kampus yang jauh satu dengan yang lainnya, acara dilakukan via aplikasi; walaupun begitu, jiwa kompenten dari setiap peserta tidak luntur, terbukti dengan kesungguhan mereka dalam belajar dan menjawab pertanyaan. Nasywa

 

 

Ujian Staf OPPM dan Koordinator : Melatih Santriwati dalam Berorganisasi

0

MANTINGAN – Staf OPPM dan Koordinator merupakan staf yang berdiri dibawah naungan Organisasi Pelajar Pondok Modern dan Koordinator Gugus Depan Gerakan Pramuka. Staf OPPM dan Koordinator ini terdiri dari kelas 4 dan 3 Intensif yang siap membantu setiap bagian bagian OPPM dan Koordinator dalam menjalankan amanahnya.

Sama halnya dengan pergantian pengurus OPPM dan Koordinator, anggota staf di bagian ini juga memerlukan kaderisasi. Maka dari itu, Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 mengadakan ujian staf OPPM dan Koordinator bagi kelas 3 dan 1 Intensif yang akan menjadi staf ini di tahun yang akan datang. Setiap bagian OPPM dan Koordinator pada umumnya hanya membutuhkan 10-20 anggota saja untuk menjadi staf pada tiap bagian mereka, oleh karena itu, ujian staf ini diadakan untuk melihat minat dan bakat santriwati kelas 3 dan 1 Intensif dalam mengikuti ujian staf apa yang mereka inginkan.

Ujian staf OPPM dan Koordinator terbagi menjadi beberapa babak berdasarkan tiap bagian. babak 1 adalah babak dimana santriwati mengerjakan ujian tulis seputar bagian tersebut yang berlangsung didalam kelas. Babak 2 adalah babak untuk melaksanakan praktek bagi santriwati yang telah lulus pada babak pertama, praktek tersebut dapat berupa praktek komputerisasi, praktek dalam pembuatan hasta karya, hingga praktek untuk berjualan. Babak 3 adalah babak terakhir sebelum penentuan dimana santriwati yang telah terpilih dalam babak kedua tersebut mengikuti wawancara bersama pembimbing dari tiap bagian OPPM dan Koordinator. Setalah babak terakhir selesai, maka tiap bagain OPPM dan Koordinator akan bermusyawarah untuk menentukan siapa yang akan menjadi anggota staf masing masing yang akan diumumkan pada tahun ajaran mendatang.

(Berita : Naura, Foto : Nida, Sofia)

Musyawarah Gugus Depan Ajarkan Ambalan Cara Berorganisasi

0

DARUSSALAM- Pada Hari Kamis (19/1), Majelis Pembimbing Koordinator Harian (MABIKORI) menyelenggarakan agenda tahunan kepramukaan yaitu Musyawarah Gugus Depan (Mugus). Mugus merupakan musyawarah kerja organisasi kepramukaan di PMDG yang melibatkan pramuka penegak ambalan, atau setara dengan siswa kelas 3 Intensif dan kelas 4 KMI yang akan menjadi pembina pramuka di tahun yang akan datang. Tujuan dari diadakannya Mugus ialah untuk membahas semua program kerja Gerakan Pramuka Gugus Depan 15089 beserta ketetapan-ketetapan yang harus ditaati oleh para pembina Gugus Depan dalam satu tahun ke depan.

Mugus

Musyawarah terdiri dari tiga sesi sidang, yang dilakukan di waktu dan tempat yang berbeda. Yang pertama adalah sidang Pleno pada hari Kamis (19/1) di Aula Pertemuan Gedung Rabithah, kemudian sidang Komisi pada Jum’at (20/1) pagi di kelas-kelas gedung Rabithah, dan diakhiri dengan sidang Paripurna pada sore harinya di Aula Gedung Rabithah.

Pada sidang Pleno, pengurus Koordinator Gerakan Pramuka (KGP) akan membacakan Anggaran Dasar yang sudah direvisi pada Mugus sebelumnya, kemudian para peserta mengajukan penambahan ayat, pengubahan redaksi, atau penghapusan ayat dan pasal dalam secarik kertas yang sudah disiapkan oleh panitia.

Mugus

Mugus

Setelah itu, pada sidang Komisi diadakan pembahasan terkait pengajuan ataupun pengurangan hasil dari sidang Pleno sebelumnya. Barulah kemudian pada sesi terakhir yaitu sidang Paripurna, semua ajuan dimusyawarahkan oleh seluruh peserta Mugus dipimpin oleh Ketua Sidang. Hasil dari sidang Paripurna inilah yang nantinya akan menjadi revisi Anggaran Dasar ataupun ketetapan dari Mugus periode 2022/2023 atau 1443/1444.

Melalui acara ini, para Ambalan akan belajar berorganisasi dalam bidang kepramukaan dengan baik dan benar. Selain itu, mereka juga belajar untuk mendengar pendapat serta masukan dari orang lain, serta selalu mengambil cara musyawarah dalam menetapkan sebuah keputusan.  Dan semoga ketetapan hasil musyawarah kerja gugus depan yang telah disepakati tahun ini dapat memperbaiki kekurangan hasil musyawarah tahun lalu, sehingga program kerja yang akan datang dapat menjadi lebih baik lagi dan senantiasa sesuai dengan perkembangan yang ada.

(Berita: Mahadi, Fotografer: Qoid, Editor: Husain, Reviewer: Riza Ashari)

 

Related Articles:

PPL Bukti Ambalan Pramuka Harus Kreatif dan Inovatif

Pergantian Pengurus Gugus Depan dan Asisten Koordinator, Kesempatan Adika Pramuka Belajar Organisasi

Estafet Kepengurusan Organisasi, PMDG Adakan Regenerasi Pengurus OPPM dan KGP

Maksimalkan Wujud Motto Pondok “Berbadan Sehat” dalam Pelatihan Pelatih dan Wasit

0

Mantingan – Bagian Olahraga Pusat Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 mengadakan Pelatihan Pelatih dan Wasit pada hari Senin sampai Rabu (9-11/1/2023) lalu. Rentetan kegiatan berlangsung pada pagi, sore dan malam hari. Kegiatan ini dilaksanakan demi terwujudnya Motto Pondok yang kedua yaitu “Berbadan Sehat” melalui pemberian materi dalam empat cabang olahraga yaitu Basket, Voli, Bulu Tangkis dan Panah.

Pembukaan acara Pelatihan Pemain dan Wasit

Al-Ustadz Zulfahmi Syukri Zarkasyi, M.Pd. membuka acara ini di Aula Kulliyatu-l-Banat. Kegiatan ini meliputi pemberian materi dan praktik yang dibawakan langsung oleh coach dari Kediri, yaitu Laili Setia Hanifah sebagai Pelatih Basket, Nela Pridana Ningsih, S.Pd. sebagai Pelatih Voli, Yuhyi Rohmati Robbi, S.Pd. sebagai Pelatih Bulu Tangkis dan Yusmi sebagai Pelatih Panah. Para coach menyampaikan materi-materi sebagai berikut:

No

Materi

Tempat

1

Materi Basket (Outdoor)

Lapangan Sahatu-t-Ta’asyi 1

2

Materi Voli (Outdoor)

Lapangan Sahatu-t-Ta’asyi 2

3

Materi Bulu Tangkis (Outdoor)

Aula Kulliyatu-l-Banat

4

Materi Panah (Outdoor)

Lapangan Belakang Indonesia 5

5

Materi Basket (Indoor)

Turki 201

6

Materi Voli (Indoor)

Turki 202

7

Materi Bulu Tangkis (Indoor)

Turki 203

8

Materi Panah (Indoor)

Turki 204

Pemberian materi oleh coach

Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh santriyah Gontor Putri Kampus 1, melainkan juga dari cabang kampus putri lainnya. Berikut rekapitulasi jumlah peserta yang mengikuti Pelatihan Pelatih dan Wasit:

No

Kampus

Jumlah Peserta

1

Gontor Putri Kampus 1

48

2

Gontor Putri Kampus 2

50

3

Gontor Putri Kampus 3

49

4

Gontor Putri Kampus 5

24

Dalam acara penutupan di lapangan Sahatu-t-Ta’asyi, Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 1, Al-Ustadz Mujib Abdurrahman, Lc, M.Ag. menyampaikan,

“المـُؤْمِنُ القَوِيُّ خَيْرٌ مِنَ المـُؤْمِنِ الضَّعِيْفِ”

“Mukmin yang kuat lebih baik daripada mukmin yang lemah”. Beliau juga menekankan pentingnya mengetahui aturan-aturan permainan yang benar.

Al-Ustadzah Fadlia Wahyuningtyas, salah satu Bagian Olahraga Pusat Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 mengungkapkan rasa syukurnya atas berjalannya kegiatan pelatihan ini dengan dihadiri langsung oleh coach olahraga yang memberikan materi disertai praktek. Ia juga menjelaskan kesemarakan kegiatan tersebut dengan bukti kesemangatan santriyah di setiap materi.

Perfotoan bersama setelah penutupan acara

Alhamdulillah, walaupun di tengah banyaknya kegiatan pondok pada pekan ini, santriyah tetap antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Tujuan pelatihan ini adalah untuk membentuk karakter dan mental serta meningkatkan sportifitas santriyah dalam berolahraga. Selain itu, dapat memberikan suatu wadah dalam meningkatkan skill juga menjadi ajang silaturrahim antarsantriyah dari berbagai cabang kampus.

(Berita: Halilah, Foto: Asa, Sholihah, Editor: Aya, Ghariza)

Orientasi OPPM Langkah Awal Menjadi Lebih Baik

0

RIMBO PANJANG – Pondok Modern (PM) Darussalam Gontor Putri Kampus 7 berikan bekal pendidikan keorganisasian bagi seluruh anggota baru Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) kelas 5 yang berjumlah 83 siswi disela sela padatnya kegiatan dan acara pondok, kegiatan orientasi OPPM dibuka di musholla, Senin (26/12/22) Malam.

Orientasi OPPM untuk anggota baru siswi kelas 5 dilaksanakan selama 8 hari kedepan, Selasa s/d Selasa (27/12/22 s/d 3/1/23). Kegiatan ini dibuka oleh bapak wakil pengasuh PMDG Putri Kampus 7 Al- Ustadz Drs. K.H. Muhammad Ma’ruf Chumaidi yang dihadiri oleh seluruh anggota OPPM dan juga seluruh guru pembimbing bagian yang menjadi asupan penambah energi dan semangat untuk menjalankan amanah selama satu periode masa kepengurusan nantinya.

Pengarahan dan pengenalan dilakukan juga oleh masing- masing pembimbing bagian. Termasuk pengenalan cara mengoperasikan komputer. Dengan harapan seluruh anggota OPPM dapat mempelajari, memahami serta menjalankan amanah dengan sebaik- baiknya, agar senantiasa dapt memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas dan kretifitas siswi.

“OPPM adalah sarana untuk mengeksplor diri dan organisasi berbuah yang bermanfaat bagi diri sendiri dan juga orang lain karena ini salah satu bentuk kepercayaan pondok kepadamu” Ucap bapak wakil pengasuh PMDG Putri Kampus 7 dalam pembukaan orientasi OPPM. Ruhama

Khitan Massal : Perkokoh Ukhuwah Gontor dan Masyarakat

0

RIMBO PANJANG – Pondok Modern (PM) Darussalam Gontor Putri Kampus 7 kembali adakan acara khitan massal ke 7 dalam rangka memperingati maulid nabi Muhammad SAW bersama masyarakat sekitar dan merupakan salah satu rentetan dari acara bakti sosial yang diselenggarakan oleh pondok di PMDG Putri Kampus 7, Ahad (25/12/22) Pagi.

Para perangkat desa, ketua desa Rimbo Panjang, tim medis, dan tokoh masyarakat lainnya juga ikut meramaikan acara tersebut. Acara ini diikuti oleh 121 orang peserta khitan massal alhamdulillah berjalan dengan lancar, berkat dukungan dari berbagai pihak dan kesemangatan para panitia dalam mensukseskan acara ini.

Acara ini diawali dengan penampilan-penampilan yang mengagumkan seperti: penampilan rebana yang ditampilkan oleh ibu-ibu desa Rimbo Panjang serta penampilan angklung oleh siswi PMDG Putri Kampus 7 dan dilanjutkan dengan sambutan dari bapak wakil pengasuh PMDG Putri Kampus 7 dan sambutan – sambutan lainnya, diakhiri dengan perfotoan peserta khitan bersama bapak wakil pengasuh PMDG Putri Kampus 7 dan pemberian santunan.

Acara khitan massal ini diharapkan bermanfaat untuk kita semua, bermanfaat untuk pondok serta bermanfaat untuk masyarakat sekitar. Sebagaimana pepatah yang selalu kita dengar bahwa “manusia yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.” Gina

 

Rilis Film “Inthiq! 2”, Gontor Berikan Edukasi akan Pentingnya Belajar Bahasa Inggris

0

DARUSSALAM- Gontor melalui akun resmi Youtube Gontor TV resmi meluncurkan sebuah film pendek berjudul “Inthiq! 2 – Speak English!”. Sesuai dengan judulnya, film pendek tersebut mengusung tema tentang pentingnya belajar bahasa Inggris yang menjadi salah satu bahasa resmi di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG).

Film pendek “Inthiq! 2” resmi tayang kali pertama pada hari Ahad (15/1) pukul 08.30 WIB. Dalam durasi 29 menit, penonton disuguhkan dengan kisah perjalanan seorang santri PMDG bernama Ihya’ dalam mempelajari bahasa Inggris. Meskipun menghadapi berbagai masalah, namun kedua sahabatnya yaitu Fadhil dan Putra selalu memberikan dukungan agar Ihya’ tidak berputus asa menjalankan setiap prosesnya.

Inthiq! 2
Ihya’, tokoh utama dalam film “Inthiq! 2” bersama kedua sahabatnya, Fadhil dan Putra.

Film ini merupakan sekuel dari film pertamanya yaitu “Inthiq Rasmiyyatan!”, yang resmi mengudara pada Januari 2022 silam. Setelah mengisahkan tentang perjalanan Ihya’ mempelajari bahasa Arab pada film pertama, kini perjalanannya mempelajari bahasa Inggris dalam film kedua menjadi pelengkap kisah hidupnya menguasai dua bahasa resmi di PMDG; bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an dan agama Islam, serta bahasa Inggris yang merupakan bahasa internasional dan simbol ilmu pengetahuan. “To keep the balance between religion and science,” begitulah bunyi salah satu dialog dalam film ini.

Inthiq! 2
Salah satu cuplikan adegan dalam film “Inthiq! 2”

Beberapa pemeran dari film “Inthiq Rasmiyyatan!” pun kembali hadir dalam film sekuel ini, seperti pemeran utama Ihya, serta kedua sahabatnya yaitu Fadhil dan Putra. Ditambah dengan hadirnya tokoh-tokoh  baru seperti Mozzy, Mr. Fikri, dan Mr. Alias membuat alur cerita “Inthiq! 2” menjadi semakin menarik.

Film pendek tersebut diharapkan dapat memotivasi masyarakat luas akan pentingnya mempelajari dan mendalami bahasa Inggris. Selain itu, adegan-adegan yang disuguhkan penuh dengan pesan serta nasehat untuk selalu berjuang keras dan tidak menyerah tatkala menemui halangan dalam menjalani kehidupan.

(Berita: Mahadi, Foto: Muadz, Editor: Husain, Review: Taufiq Affandi).

 

Watch Full Video of “Inthiq! 2 – Speak English!” Here:

Related Articles:

Hidupkan Bilingual Environment dengan Lomba Debat Dwi Bahasa

English Drama Contest, Media Belajar Bahasa dalam Suguhan Seni Teater

Gontor TV Rilis Film Action “Hadid”

Praktik Mengajar Perdana : Ruh Guru Lebih Penting dari Guru Itu Sendiri!

0

RIMBO PANJANG – Pondok Modern (PM) Darussalam Gontor Putri Kampus 7 laksanakan praktik mengajar (tarbiyah amaliyah) perdana yang merupakan rentetan dari kegiatan siswi akhir KMI Credible Generation sebelum memasuki masa ujian lisan dan ujian tulis, Sabtu (24/12/22) Pagi.

Kegiatan Tarbiyah Amaliyah menjadi barometer kemampuan sisiwi kelas enam baik dalam pemahaman pelajaran, kekuatan mental dan penggunaan bahasa yang baik dan benar.

Tarbiyah Amaliyah perdana atau praktik mengajar bagi siswi akhir KMI Credible Generation sebagai contoh dan gambaran umum kegiatan praktik mengajar yang baik dan benar bagi seluruh siswi lainnya. Karena sesungguhnya Gontor bukan hanya tempat untuk menuntut ilmu pengetahuan saja melainkan Gontor membentuk para siswinya untuk siap menjadi pendidik muslimah yang unggul.

Syakira Azzahra (6C) di Saahatu-t-taasyi
Kurnia Dwi Mailani (6B) di Saahah Palestina

Tarbiyah Amaliyah perdana bagi sisiwi kelas enam resmi dimulai dan digelar di dua titik.  Diantaranya adalah di Saahatu-t-taasyi oleh Syakira Azzahra (6C) dan di Saahah Palestina oleh  Kurnia Dwi Mailani (6B). Kedunya merupakan perwakilan dari 138 jumlah sisiwi kelas akhir KMI Credible Generation. Kegiatan praktek mengajar dilaksanakan selama 10 hari, Senin s/d Rabu (26/12/22 – 4/1/23).

Kegiatan dilanjutkan dengan darsu naqd yaitu evalusai dari praktik mengajar yang telah dilaksanakan.  Disampaikan langsung oleh masing- masing muntaqid/at (pengkritik) yang ikut hadir dalam proses praktik mengajar tersebut.

“Semua yang dipelajari dan didapatkan di Pondok selama 6 tahun akan terlihat melalui Tarbiyah Amaliyah selama 60 menit” ucap Bapak Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 7 AL- Ustadza Drs. H. Muhammad Ma’ruf Chumaidi ketika memulai darsu naqd. Ruhama

 

Ekspedisi Paket GP Kampus 7 Penuhi Kebutuhan Siswi

0

RIMBO PANJANG – Pondok Modern (PM) Darussalam Gontor Putri Kampus 7 adakan tasyakuran atas dibentuknya dan dimulainya operasional Ekpedisi Paket Gontor Putri Kampus 7 untuk memenuhi kebutuhan siswi yang dapat dipesan secara online melalui aplikasi ADM Gontor oleh wali siswi, di depan Depot Latansa Putri, Jum’at (24/12/22) Malam.

PMDG Putri Kampus 7 selalu berusaha untuk bisa produktif dan mandiri dalam segala hal, terkhusus untuk memenuhi keperluan siswi. Ekspedisi Paket GP Kampus 7 menyediakan berbagai macam kebutuhan siswi baik dari kebutuhan makanan, peralatan tulis, kebutuhan kecantikan dan lain sebagainnya. Paket untuk ananda pun bisa dipilih sesuai budget dan kemasan sesuai selera ayah bunda, dan jika ingin menambahkan surat cinta untuk ananda, ayah bunda bisa mengetiknya di kolom pesan.

“Selagi kita mampu untuk membuat sesuatu sendiri, maka jangan bergantung kepada orang lain! Ekspedisi adalah contohnya, jika kita mampu untuk membuat ekspedisi sendiri mengapa harus bergantung kepada orang lain?”. Pesan Al-Ustadz Drs. H. Muhammad Ma’ruf Chumaidi dalam Sambutannya. Nasywa