Home Blog Page 89

Tolok Ukur Keberhasilan Manajemen Organisasi

0

Organisasi merupakan salah satu sarana yang digunakan oleh sekelompok orang untuk mencapai sebuah keberhasilan. Di sana mereka dilatih untuk mampu bekerja sama, berkomunikasi, menguasai masalah, serta menemukan solusi untuk menyelesaikannya. Dan PMDG sebagai lembaga pendidikan kader pemimpin umat pun turut membina skill dan mental para santrinya melalui pemberian tugas dan tanggung jawab, salah satu medianya adalah dengan pendidikan keorganisasian. Dengan pengalaman berorganisasi, para santri PMDG sebagai calon pemimpin diharapkan memiliki kemampuan, pengalaman, serta wawasan yang luas agar mampu mengatur seluruh program demi mencapai tujuan. Selain itu, organisasi juga menjadi wahana bagi santri dalam mengaplikasikan nilai dan sunnah Pondok Modern sebagai bekal hidup di masyarakat kelak.

Dalam menjalankan tugas menjadi pengurus organisasi tentunya mereka harus memiliki kriteria-kriteria dan tolok ukur dalam mengatur jalannya program-program yang ada, guna mencapai keberhasilan manajemen dari organisasi tersebut. Di antaranya adalah dengan menerapkan fungsi Planning, Organizing, Actuating, Controlling, dan Evaluating (POACE).

  1. Planning(Perencanaan)

Syarat pertama dan utama keberhasilan proses manajemen terletak pada planning. Pemimpin atau manajer yang bijaksana ialah yang mahir membuat perencanaan yang matang dan baik, mahir berfikir dan cermat dalam pertimbangan, serta terampil dalam membuat persiapan untuk dijalankan.

Sejalan dengan ini, maka fungsi planning memiliki peran penting, di antaranya seorang pengurus organisasi bisa menentukan titik tolak dan tujuan usaha, mendapatkan pedoman, mencegah pemborosan waktu, memudahkan pengawasan, memungkinkan evaluasi yang teratur, dan juga bisa dijadikan sebagai alat koordinasi.

  1. Organizing (Pengorganisasian)

Organizing adalah kegiatan yang dilakukan oleh seorang pemimpin atau manajer dalam menyusun struktur wewenang formal, di mana pekerjaan itu dibagi-bagi menjadi tugas-tugas yang lebih kecil agar dapat dikerjakan oleh perorangan.

Dalam hubungan ini ditetapkan batas-batas wewenang dan tanggung jawab pengelompokan kegiatan-kegiatan untuk pelaksanaan rencana ke dalam unit-unit kerja, serta mengoordinasikan bagian-bagian yang menentukan hubungan kerja dalam unit-unit kecil.

Tujuan dari koordinasi itu sendiri ialah untuk mempermudah pelaksanaan tugas, dengan membagi-bagi suatu kegiatan besar menjadi beberapa kegiatan-kegiatan yang kecil, setiap bagian ditangani oleh orang-orang yang terampil, dengan demikian tentu akan mempermudah pekerjaan yang sedang dikerjakan.

  1. Actuating (Pelaksanaan/Eksekusi)

Setelah rencana sudah matang dan baik, struktur organisasi sudah jelas, serta pembagian wewenang dan tanggung jawab yang teratur kepada setiap individu, maka selanjutnya diperlukan actuating, yaitu menggerakkan orang-orang yang terlibat agar bekerja dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

Dalam menggerakkan atau memotivasi manusia-manusia yang dipimpin itu, tidak boleh disamakan dengan mesin-mesin atau “alat mati”. Mereka adalah manusia yang memiliki rasa atau rasio, karena itu dalam menggerakkan manusia-manusia diperlukan keterampilan dan seni tersendiri agar mereka mau bekerja dengan penuh keinsyafan dan rasa tanggung jawab. Untuk itu, seorang manajer haruslah dapat membaca dan menerjemahkan keinginan serta perasaan-perasaan staf yang ia pimpin. Tegasnya dibutuhkan manajer-manajer yang manusiawi, bukan manajer yang hanya memandang stafnya seperti “alat mati” yang dapat digerakkan begitu saja.

  1. Controlling(Pengawasan)

Meskipun rencana yang matang dan baik sudah ada, sudah diatur dan digerakkan, belumlah terjamin bahwa tujuan akan tercapai secara otomatis. Di sini diperlukan pula adanya Controlling untuk mengawasi apakah segala sesuatunya sudah berjalan menurut rencana atau malah sebaliknya.

Controlling ialah proses mengamati kegiatan secara konstan, apakah segala aktivitas manajemen berjalan lurus atau menyimpang. Controlling merupakan salah satu usaha untuk mempertahankan agar seluruh kegiatan berjalan lurus di atas garis (khittah) yang telah ditetapkan. Dan jika ditemukan penyimpangan, maka diluruskan sedini mungkin, supaya penyimpangan itu tidak berkepanjangan yang menimbulkan bencana yang lebih besar.

Banyak organisasi dan lembaga yang menjadi bobrok akibat tidak berfungsinya Controlling sebagaimana mestinya. Hal itu seringkali terjadi karena bagian yang bertugas mengontrol atau supervisi di dalamnya tidak berfungsi dengan maksimal, sehingga berakibat rusaklah organisasi itu, yang ditandai dengan merajalelanya penyelewengan dan akhirnya ambruk sama sekali.

  1. Evaluating (Evaluasi)

Sebagai rangkaian dari fungsi pengawasan dalam manajemen adalah penilaian (Evaluating). Betapa pentingnya evaluasi dalam manajemen, karena dengan evaluasi itulah dapat dipastikan ada atau tidak adanya kemajuan manajemen dalam menuju sasaran yang telah ditargetkan.

Dengan evaluasi yang sistematis dan tepat, sebuah organisasi dapat mengetahui adanya faktor-faktor atau indikasi yang menyebabkan kemunduran, sehingga dapat dilakukan tindakan yang tepat untuk mengatasinya. Bahkan dari hasil evaluasi itu pulalah dapat diketahui kemajuan yang telah dicapai, yang memungkinkan dapat dilakukan usaha mempertahankan kemajuan tersebut seraya terus meningkatkan upaya untuk lebih maju lagi.

Penjabaran 5 tolok ukur keberhasilan sebuah organisasi di atas menjadi bekal yang sangat bermanfaat bagi para santri untuk menjadi pemimpin di masa yang akan datang kelak. Diharapkan dengan ditugaskannya mereka untuk mengenyam pendidikan organisasi, PMDG mampu mencetak generasi-generasi unggul yang tidak hanya pintar secara akademis dan ilmu agama, tapi juga menguasai ilmu-ilmu kepemimpinan untuk mewujudkan khariul ummah dan kejayaan Islam.

(Tulisan: Sholihin, Foto: Rayza, Editor: Husain, Review: Riza Ashari).

Artikel Terkait:

Estafet Kepengurusan Organisasi, PMDG Adakan Regenerasi Pengurus OPPM dan KGP

Penataran Manajemen Keorganisasian Sarana Pendidikan Keorganisasian Santri

Bekali Pengurus Organisasi dengan MOC

Scout Adventure

0

We’re Scout but we’re Muslimah

Kepramukaan merupakan bagian dari Pendidikan dipondok ini, dengan antusias para santriwati Darussalam siap mengikuti kegiatan kepramukaan dipondok ini. Kegiatan kepramukaan yang dilaksanakan setiap hari kamis, diramaikan dengan kegiatan tahunan seperti Scout Adventure. Kegiatan yang dilaksanakan satu hari ini berupa perlombaan untuk seluruh anggota Gugus Depan yang telah disiapkan oleh Panitia.

Anggota Pramuka Mengikuti Perlombaan Bakiak

Setiap anggota berlomba untuk berpartisipasi dalam meramaikan kegiatan ini. Kegiatan yang menambah pengalaman, meningkatkan kebersamaan, dan mengetahui kemampuan kepramukaan masing-masing anggota.

Ditambah dengan diadakannya scout adventure menjadikan santriwati lebih tertarik dengan adanya kepramukaan dipondok ini, dilaksanakan pada Jumat, 25 November 2022, hal ini sangat menarik perhatian anggota Darussalam dalam hal berpetualang yang penuh dengan pendidikan yang ada di Pondok ini

Disisi lain dapat bermain tapi juga akan mendapatkan ilmu yang baru sesuai dengan keadaanya yang ada. Siap untuk berkembang diluar sana untuk menjadikan diri yang bermoral baik dengan jati diri yang kuat dan dapat memimpin.

 

(Berita:Annur)

Tampik Demokrasi Liberal, Gontor Terapkan Demokrasi Pendidikan dalam Pemilihan Utusan Konsulat

0

Mantingan – Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 mengadakan Pemilihan Utusan Konsulat yang diadakan pada hari Sabtu (19/11/2022) silam. Kegiatan ini merupakan rentetan kegiatan sebelum diadakannya pergantian pengurus OPPM yang akan diadakan hari Kamis (31/11/2022) esok.

Pemilihan Utusan Konsulat merupakan salah satu penerapan demokrasi di dalam pondok yakni seluruh santriyah memiliki hak suara dalam pemilihan ketua OPPM. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk mengestafetkan amanah yang diemban oleh kelas 6 KMI sebagai pengurus OPPM kepada kelas 5.

Mengingat sangat pentingnya kegiatan ini, maka kegiatan belajar mengajarpun hanya sampai jam pelajaran kedua saja. Sementara pada jam pelajaran ketiga, kegiatan dilanjutkan dengan pesan dan nasehat untuk pemilihan utusan konsulat. Pemilihan utusan konsulat diadakan antarkonsulat di tempat-tempat yang sudah ditentukan oleh Panitia Pergantian Pengurus OPPM dan Koordinator (P3OK). Seluruh santriyah wajib memilih salah satu kelas 5 dari pengurus konsulat, dari suara itu setiap konsulat dapat memilih empat nama untuk bisa dijadikan utusan dari konsulat masing-masing dalam pemilihan ketua OPPM.

Turut hadir dalam acara tersebut Bapak Wakil Pengasuh Al-Ustadz Mujib Abdurrahman, Lc., M.Ag., Bapak Wakil Direktur Al-Ustadz H. Arif Irfanuddin, Lc., seluruh asatidz, ustadzat dan seluruh santriyah Darussalam. Kegiatan ini dibuka dengan pesan dan nasehat oleh Al-Ustadz Mujib Abdurrahman, Lc., M.Ag. dan  Al-Ustadz H. Arif Irfanuddin, Lc. yang dilanjutkan dengan do’a.

Dalam sambutannya, Al-Ustadz Mujib Abdurrahman, Lc., M.Ag. menyampaikan bahwa politik pondok bukan politik praktis, tetapi pondok menempuh jalur politik tertinggi yaitu politik pendidikan. Beliau juga menambahkan bahwa demokrasi yang dilaksanakan di pondok merupakan demokrasi pendidikan bukan demokasi liberal. “Pemilihan yang kita laksanakan di pondok kita ini adalah demokrasi, akan tetapi di dalam alam pendidikan. Kita tidak menganut demokrasi liberal, siapa yang mendapatkan suara terbanyak maka dia pasti akan menduduki jabatan. Suara rakyat suara Tuhan, kita tidak menganut Demokrasi Liberal, akan tetapi hasil pemungutan suara ini akan kita musyawarahkan bersama dewan asatidz dan ustadzat untuk menentukan siapa calon yang paling tepat guna memegang amanah sebagai pengurus OPPM dan Koordinator,” tegas Al-Ustadz Mujib Abdurrahman, Lc., M.Ag.

Dengan rahmat Allah, alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar ditambah lagi dengan antusiasme para santriyah dengan suasana demokrasi pendidikan yang terbentuk. Semoga dengan diadakannya kegiatan ini, dapat membentuk karakter kepemimpinan santriyah yang islami untuk kemudian berkiprah di masyarakat kelak.

(Berita: Adeyanti, Editor: Ghariza)

Perfotoan OPPM dan Koordinator, Gambaran Sejarah Perjuangan untuk Pondok Tercinta

0

(Mantingan/25-11-2022) pagi ini, dengan matahari yang bersinar cerah . Angin bersiur menarik dedaunan seperti bisanya, kampung nan damai dengan segala keindahannya tengah bersiap untuk menyambut sang pejuang darah merah serta coklat untuk mengabadikan perjalanan yang telah mereka lalui dengan segala perjuangannya.

Perfotoan Koordinator

Dengan suasana yang sejuk, senyum disetiap raut yang telah mengabdikan 1 tahunnya hanya untuk pondok tercinta pun melangkah bersama menuju tempat yang akan menjadi kenangan untuk mereka nantinya. Bertepatan pada hari Jum’at Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 Mengadakan Perfotoan OPPM dan Koordinator, setelah memutuskan untuk mengambil 2 tempat yang berbeda yakni depan Masjid Baitul Abbas Thalib serta depan Gedung Indonesia.

Perfotoan OPPM dan Koordinator ini dihadiri oleh Bapak Wakil Pengasuh, Bapak wakil Direktur serta seluruh asatidz dan madamat. Dengan segala persiapannya kegiatan ini dimulai pagi hari yang berawal dengan perfotoan bersama,  yang bertepatan di depan masjid dan dilanjutkan dengan tempat yang kedua yakni gedung Indonesia.

Agenda pada Perfotoan kali ini adalah dengan berfoto bersama dan dilanjutkan dengan perfotoan setiap bagiannya.Emma

MENGAJAK SANTRIWATI MEMPERSIAPKAN TEKNOLOGI MASA DEPAN DALAM ACARA SCIENCE EXPO

0

“The important thing is not to stop questioning. Curiosity has its own reason for existence. One cannot help but be in awe when he contemplates the mysteries of eternity, of life, of the marvelous structure of reality. It is enough if one tries merely to comprehend a little of this mystery each day.” – Albert Einstein.

Sebagaimana yang telah dikatakan oleh Albert Einstein tentang keingintahuan setiap orang. Yang mana setiap individu diharuskan untuk tetap bertanya, karena setiap dari keingintahua  memiliki alas an keberadaannya sendiri. Dan setiap orang tidak mungkin bisa untuk tidak kagum Ketika dia merenungkan misteri keabadian, kehidupan, struktur realitas yang menakjubkan. Maka, seseorang cukup dengan mencoba untuk memahamu sedikit dari misteri tersebut setiap hari.

Dalam acara yang dilaksanakan pada hari Ahad, 27 November 2022 ini, para santriwati diajak untuk mengetahui berbagai macam hal yang belum pernah diketahui ataupun dijelaskan didalam kelas. Pada kegiatan yang bertempat di Sahatu-t-ta asi ini, para santriwati dijelaskan dan diperlihatkan langsung bagaimana cara pembuatan maupun hasil dari penelitian yang telah dipelajari sebelumnya oleh Staf Laboratorium. Yang mana disini banyak ilmu pengetahuan yang didapatkan oleh setiap santriwati yang memiliki rasa keingintahuan yang tinggi.

Dalam kegiatan ini tidak hanya sekedar pameran pengetahuan tentang ilmu sains saja, melainkan terdapat beberapa kuis maupun perlombaan yang ditujukan bagai seluruh santriwati. Setiap pemenang ataupun peserta lomba, akan mendapatkan kupon yang dapat ditukarkan dengan kegiatan nonton Bersama dikemudian hari.

Meski saat pelaksanaan kegiatan bumi Darussalam dilanda hujan, seluruh santriwati tetap semangat dan pantang menyerah dalam mengikuti seluruh acara yang ada dalam kegiatan ini. Seluruh santriwati bersemangat dan bersungguh-sungguh dalam kegiatan ini. Dan menunjukkan rasa keingintahuan yang sangat tinggi.

Kegiatan ini adalah sebagai media untuk melatih santriwati berpikir scientist. Dan juga sebagai sarana dan wadah ekspresi untuk melatih kemampuan berfikir santriwati secara ilmiah, mengembangkan daya fikir yang kritis, logis, dan sistematis. Aya.

MENGUJI KEMAMPUAN DAN WAWASAN CALON PENGURUS KOORDINATOR GUGUS DEPAN GERAKAN PRAMUKA

0

Mantingan. Dalam pergantian kepengurusan Koordinator Gugus Depan Gerakan Pramuka, dibutuhkan seorang pemimpin beserta pengurus yang memiliki kemampuan yang unggul dan wawasan yang luas, demi terciptanya generasi yang mumpuni dan unggul. Maka dari itu berdasarkan itu semua, PMDG Putri Kampus 2 mengadakan Dialog terbuka bagi 10 calon Ketua Koordinator Gugus Depan Gerakan Pramuka.

Sambutan Bapak Wakil Pengasuh Al-Ustadz Moh Alwi Yusron, M.A.

Dalam acara yang dihadiri oleh Bapak Wakil Pengasuh PMDG Putri Kmapus 2, Bapak Wakil Direktur KMI, Asatidz, Staf Mabikori dan seluruh pembimbing bagian yang ada di bumi Darussalam, acara ini berjalan dengan khidmat.

Setelah penyampaian pandangan terkait berbagai hal oleh setiap peserta, acara selanjutnya adalah pemilihan calon Ketua Koordinator oleh seluruh hadirin yang mengikuti acara tersebut.

Tujuan diadakannya acara ini berdasarkan pemahaman bahwasannya manusia adalah khalifah yang merupakan pemimpin dalam mengelola dan mengatur roda pemerintahan untuk mencapai satu visi dan misi yang tentunya tidak bertentangan dengan ketentuan Allah SWT. Dan hal ini bukanlah sebuah perkara yang mudah, bahkan perlu memperhatikan dari berbagai bidang.

(Berita: Aviva Aya, Foto: Hasna Nabila)

 

Estafet Kepengurusan Organisasi, PMDG Adakan Regenerasi Pengurus OPPM dan KGP

0

DARUSSALAM – Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) dan Koordinator Gerakan Pramuka (KGP) merupakan dua organisasi santri terbesar di PMDG. Para santri yang menjadi pengurus di kedua organisasi tersebut mendapatkan kesempatan berharga untuk menimba ilmu keorganisasian selama masa tugas satu tahun, dengan menjalankan perannya sesuai pembagian tugas masing-masing.

Setelah satu tahun lamanya mengemban amanat yang suci sebagai pembantu Pimpinan PMDG dalam menjalankan organisasi, para pengurus OPPM dan KGP melaporkan seluruh hasil kerjanya sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada segenap keluarga besar PMDG. Laporan tersebut sekaligus menandakan purna tugas mereka, untuk melangsungkan regenerasi kepengurusan serta memberikan kesempatan kepada generasi berikutnya mengenyam pendidikan keorganisasian. Sunnah yang sudah dijalankan sejak dulu ini sesuai dengan salah satu falsafah berorganisasi di PMDG, yaitu “Patah tumbuh hilang berganti, sebelum patah sudah tumbuh sebelum hilang sudah berganti.”

Pesan dan nasehat dari Pimpinan PMDG pada Pergantian Pengurus OPPM & KGP.

Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) yang dilanjut dengan serah terima amanat dari pengurus lama ke pengurus baru OPPM dan KGP berlangsung selama 3 hari, mulai dari Ahad (27/11) sampai dengan Selasa (29/11). Kegiatan yang dilasanakan di BPPM itu dihadiri oleh berbagai elemen, mulai dari Pimpinan PMDG, Direktur KMI, ketua-ketua lembaga, para guru, serta segenap santri PMDG. Selama rentetan acara berlangsung, seluruh hadirin menyaksikan dengan saksama bagaimana para pengurus organisasi mempertanggungjawabkan amanatnya sebagaimana tertuang ke dalam LPJ yang dibacakan.

Tidak lupa, setiap setelah pembacaan hasil laporan para pengurus dievaluasi langsung serta diarahkan kepada yang seharusnya. Hal ini dimaksudkan supaya menjadi perbaikan bagi mereka serta sebagai pembelajaran bagi seluruh warga organisasi, yang nantinya akan meneruskan estafet kepengurusan tersebut di tahun-tahun mendatang.

Pelantikan pengurus baru Koordinator Gerakan Pramuka 15.089.

OPPM merupakan organisasi yang mengatur keseharian di luar kelas bagi para santri kelas 1-4 KMI, dengan dibantu oleh siswa kelas 5 KMI yang menjadi pengurus di rayon masing-masing. OPPM sendiri terbagi ke dalam 21 bagian yang memiliki tugasnya masing-masing; baik itu yang berkaitan dengan disiplin, kegiatan ekstrakurikuler, serta beberapa pelayanan lainnya. Adapun KGP yang dikhususkan untuk mengkoordinir kegiatan kepanduan dan kepramukaan terbagi ke dalam 8 bagian, yang semua aktivitasnya dipusatkan di gedung 17 Agustus.

(Berita: Husain, Foto: Nahid, Rayza, Review: Riza Ashari).

Artikel Terkait:

Pengurus OPPM dan KGP Laporkan Hasil Usaha

LPJ OPPM Dan KGP: Pengurus Baru Resmi Dilantik

Pembacaan Hasil Musyawarah Kerja OPPM dan Koordinator Gerakan Pramuka Latih Keorganisasian Santri

Mahrajan Al-Qur’an, HTQ dan HHQ Latih Santriyah ‘Berdialog’ dengan Sang Pencipta

0

Mantingan – Bagian Pembimbing Ta’mir Masjid Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 mengadakan perlombaan Mahrajan Al-Qur’an, HTQ (Haflatu Tilawati-l-Quran) dan HHQ (Haflatu Hifdzi-l-Quran). Pada malam grand final sekaligus penutupan acara ini dilaksanakan tepat pada hari Minggu-Senin (30-31/10/2022) bertempat di Auditorium Gontor Putri Kampus 1 bersamaan dengan final Public Speaking Competition. Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh Bagian Ta’mir Masjid dengan tujuan untuk mempersiapkan kader pemimpin umat yang berjiwa qur’ani dan melatih santriyah dalam ‘berdialog’ dengan Penciptanya.

Juri membacakan ketentuan perlombaan pada malam grand final

Al-Qur’an merupakan salah satu elemen pendidikan yang sangat penting di Pondok Modern Darsussalam Gontor, karena kegiatan santriyah tidak terlepas dari Al-Qur’an. Acara Mahrajan Al-Qur’an, HTQ (Haflatu Tilawati-l-Quran) dan HHQ (Haflatu Hifdzi-l-Quran) adalah media untuk menambahkan kecintaan santriyah terhadap Al-Qur’an. Sekaligus menanamkan semangat membaca Al-Qur’an dan mengaplikasikan isinya dalam kehidupan sehari-hari.

Putri Fadhillah/ 6G. Salah satu finalis pada Haflatu Hifdzi-l-Qur’an

Haflatu Tilawati-l-Quran terbagi menjadi dua kategori yaitu, Qira’ah Mujawwadah dan Qira’ah Murattalah. Sedangkan untuk Haflatu Hifdzi-l-Quran dibagi menjadi tiga kategori yaitu kategori 3 Juz, 5 Juz dan 10 Juz. Ada 34 macam perlombaan di dalam Mahrajan Al-Qur’an yang dibagi dalam empat kategori yaitu antarindividu, antarangkatan, antarzona rayon dan antarrayon.

Turut hadir dalam malam penutupan Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 1 Al-Ustadz Mujib Abdurrahman, Lc., M.Ag., Bapak Wakil Direktur Al-Ustadz Arif Irfanuddin, Lc., asatidz dan ustadzah serta seluruh santriyah Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1.

Adapun rekapitulasi kejuaraan adalah sebagai berikut :

Haflatu Tilawati-l-Quran

Kategori Qira’ah Mujawwadah

No Nama Kelas Konsulat Keterangan
1 Adinda Putri 4O Ngawi Juara  1
2 Shinta Wahyu 6K Blitar Juara 2
3 Nur Intan 3 Int I Sumalia Juara 3
4 Fajriyati Miladiya 3 Int I Semarang Harapan 1
5 Najwa Khofifah 3N Jombang Harapan 2

Kategori Qira’ah Murattalah

No Nama Kelas Konsulat Keterangan
1 Chaira Ghifara 4N Purwokerto Juara  1
2 Irsya Lillah 3 Int B Bandung Juara 2
3 Dinda Arzety 3I Rembang Juara 3
4 Zahra Fitri Wijaya 3K Sidoarjo Harapan 1
5 Monik Wangi 2B Purwokerto Harapan 2

Haflatu Hifdzi-l-Quran

No Nama Kelas Kategori Konsulat Keterangan
1 Putri Fadhillah 6G 3 Juz Ponorogo Juara  1
2 Mufiidah Qurrota 3 Int G 3 Juz Jakarta Juara 2
3 Khoiriyah 3 Int H 3 Juz Sumalia Juara 3
4 Afifah Salsa 5B 5 Juz Palembang Juara  1
5 Nur Syifa 3 Int F 5 Juz Samarinda Juara 2
6 Raisya Rafa 5Q 5 Juz Riau Juara 3
7 Suhailah 5H 10 Juz Malaysia Juara  1
8 Nadin Natin 3 Int B 10 Juz Semarang Juara 2
9 Azkiya Himmatul 1 Int C 10 Juz Subang Juara 3

Mahrajan Al-Qur’an

No Nama Keterangan
1 Antarangkatan 3 Intensif
2 Antarrayon Oman
3 Rayon Terfavorit Gambia Bawah
Suasana perlombaan Mahrajan Al-Qur’an

القُرآنُ الكَرِيْمُ هُوَ كَلاَمُ اللهِ تَعَالَى. فَإذَا أرَدْنَا مُخَاطَبَةَ اللهِ سُبْحَانَهُ نَقْرَأُ القُرْآنَ

Artinya : “Al-Qur’an adalah firman Allah. Kalau kita ingin berdialog dengan Allah maka marilah kita membaca Al-Qur’an,” ujar Bapak Wakil Pengasuh dalam pembukaan acara Mahrajan Al-Qur’an dan Haflatu Hifdzi-l-Quran. Beliau juga menyampaikan bahwa setiap huruf yang dibaca mengandung pahala dan kebaikan.

Dengan diadakannya acara Mahrajan Al-Qur’an, HHQ dan HTQ, harapan ke depannya santriyah semakin cinta dan dekat dengan Al-Qur’an. Memberikan amunisi semangat dalam memperbaiki bacaan Al-Qur’an, hingga dapat menerapkan isinya dalam setiap deru nafas mereka.

(Berita:Miaa, Foto:Solihah, Editor: Ghariza)

Kerja Sama Mabikori – Puskesmas Kauman Adakan Saka Bakti Husada

0

KARANGBANYU – Ikhtiar penyempurnaan kemampuan para pramuka penegak dan pandega di lingkungan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 3 terus digalakkan. Majelis Pembimbing Koordinator Harian (Mabikori) Gerakan Pramuka PMDG Putri Kampus 3 bekerja sama dengan Puskesmas Kauman menggelar kegiatan Saka (Satuan Karya) Pramuka Bakti Husada.

Selama tiga hari kegiatan tersebut diselenggarakan, Rabu-Jum’at (16-18/11). Pesertanya adalah santriwati kelas 3 intensif dan 4. Oleh panitia, mereka dibagi menjadi 8 unit. Setiap unit terdiri dari 5 kaveling dan setiap kaveling beranggotakan 13-14 anak.

Untuk menyukseskan agenda Saka Bakti Husada, Puskesmas Kauman mengerahkan 12 orang pemateri, ditambah dengan pemateri dari PMDG Putri Kampus 3 yaitu sebanyak 3 orang guru.

Cukup banyak materi yang disampaikan, tak ayal agenda ini membutuhkan waktu tiga hari. Di antara materi-materi yang diberikan adalah krida bina keluarga sehat, krida bina gizi, krida bina lingkungan kesehatan, pengenalan krida saka bakti husada, nilai dan wawasan dalam saka bakti husada, krida bina obat tradisional dengan tanaman obat, serta krida penanggulangan penyakit. Farouq

Gelaran Fesda: Dema Karangbanyu Utus 92 Peserta

0

KARANGBANYU – Universitas Darussalam (Unida) Kampus Putri pada hari Jum’at (25/11) menggelar Festival Unida (Fesda). Tak mau ketinggalan, Dema Wilayah Karangbanyu ikut berpartisipasi aktif dengan mengutus 92 orang mahasiswi guru.

Selama kurang lebih dua minggu para partisipan menyiapkan diri untuk berlaga di Fesda. Hasilnya, banyak jenis lomba yang sukses dijuarai oleh para utusan Dema Wilayah Karangbanyu; di antaranya adalah:

  1. Arabian Food Juara I,
  2. Pop Singer Juara II,
  3. Taqdimul Qissoh Juara III,
  4. Puisi Juara III
  5. Voice Over Juara III
  6. Marawis Juara III
  7. Debat Arab Juara III
  8. Debat Inggris Juara III
  9. Badminton Tunggal Juara II
  10. Archery Juara III
  11. Miss Campus Juara III