Date:

Share:

PMDG Ajarkan Kedisiplinan dan Kemandirian Lewat Perkajum

Related Articles

GONTOR – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) memandang bahwa pendidikan bukan hanya soal belajar di kelas, tetapi ia adalah proses utuh dalam pembentukan karakter manusia yang berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas, dan berpikiran bebas. Salah satu wujud dari pendidikan komprehensif tersebut adalah pelatihan di alam terbuka, seperti kegiatan Perkemahan Kamis-Jumat (Perkajum) yang digelar sebagai sarana melatih kedisiplinan, kepemimpinan, dan kemandirian santri.

Melalui kegiatan ini, PMDG menanamkan nilai tanggung jawab, kerja sama, dan semangat hidup gotong-royong. Santri diajak keluar zona nyaman, berhadapan langsung dengan tantangan fisik dan sosial, serta belajar beradaptasi dengan lingkungan.

Acara Perkajum diselenggarakan selama dua hari satu malam, mulai dari pelepasan peserta pada kamis (17/7) siang, hingga perpulangan kembali ke pondok pada Jumat (18/7) sore. Para peserta dilepas oleh Al-Ustadz Ervan Sukoco, S.Th.I., M.Pd. di depan Gedung Aligarh. Dalam pidatonya, beliau berpesan agar seluruh peserta Perkajum menjaga sikap dan perilaku selama acara berlangsung. Beliau juga mengingatkan bahwa seluruh peserta membawa nama baik Pondok Modern Darussalam Gontor.

Untuk sampai di lokasi perkemahan, seluruh peserta berjalan kaki sejauh 6 kilometer selama satu setengah jam, mulai dari pukul 14.00-15.30 WIB di bumi perkemahan (buper) yang terletak di lapangan Desa Wilangan, tepatnya di samping SMP Negeri 2 Sambit, Ponorogo. Sesampainya di buper, adika dibantu pembina mendirikan tenda yang sudah dibawa oleh panitia sehari sebelumnya, sehingga peserta tidak perlu membawa tenda dalam perjalanan mereka. Perkajum tahun ini diikuti oleh 370 adika penggalang serta penegak, dan 180 pembina yang terbagi dalam 48 regu. Mereka berasal dari regu Macan, Garuda, Pencoba 1 Dan Pelaksana 2. Jumlah keseluruhan santri yang ikut serta dalam kegiatan ini adalah 550 orang.

Selama perkajum, panitia menyediakan banyak aktivitas menarik dan mendidik untuk peserta, mulai dari senam, hiking, pawai obor, hingga pentas seni yang menjadi puncak kegiatan. Pawai obor serta Pentas seni diadakan pada kamis malam, sementara senam dan hiking pada keesokan harinya. Selepas hiking, para peserta melaksanakan shalat Jumat di masjid sekitar Buper. Kegiatan pun dilanjutkan dengan makan siang dan ditutup dengan perpulangan peserta ke pondok.

Perkajum bukan sekadar perkemahan semata, kegiatan ini adalah ruang latihan jiwa, medan juang, dan titik temu nilai-nilai luhur yang ditanamkan Trimurti pendiri PMDG; kedisiplinan, keikhlasan, dan kerja sama. Lewat acara ini, PMDG menyiapkan kader-kader masa depan yang tahan banting dan tak gentar menghadapi perubahan zaman.

(Berita : Haniyya, Ghazi, Foto : Dejuan, Reviewer : Winka, Alif)

Related Articles :

Perkajum Tumbuhkan Keakraban Sesama Andika

PMDG Kembali Mengadakan PERKAJUM

Latih Kemandirian, Mabikori Adakan Perkajum

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles