Date:

Share:

Santri Adu Argumen di Babak Kedua Debat GLC 2025

Related Articles

GONTOR – Lantai satu dan dua Gedung Rabithah Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) tampak dipadati peserta debat babak kedua Gontor Language Championship (GLC), Sabtu (4/10) pagi. Tepat pukul 10.30, moderator membuka jalannya debat dengan mosi serta lawan yang telah ditentukan sebelumnya.

Suasana ruang debat pun berubah riuh. Para pembicara dari kubu pro memaparkan argumen utama yang kemudian dibantah kubu kontra. Dalam ajang berbahasa memperingati 100 tahun usia PMDG ini, juri tidak hanya menilai isi dan logika argumen, tetapi juga ketepatan serta gaya bahasa yang digunakan peserta.

Dengan durasi hanya lima menit per pembicara, peserta dituntut mengatur waktu secara efektif untuk menyampaikan argumen mereka. Tiga juri yang memimpin penilaian berasal dari guru-guru PMDG dan jejaring komunitas Munadzorot Qatar, yang berpengalaman dalam dunia debat berbahasa.

Sekitar setengah jam kemudian, para peserta keluar dari ruangan masing-masing dengan harapan melaju ke babak berikutnya pada sore hari. “Tanpa internet kita tetap bisa membuktikan argumen yang konkret,” kata Ilham Alghani, kontingen PMDG Kampus Pusat yang turut berpartisipasi dalam lomba debat.

(Berita : Hilmi, Foto : Zhafir, Reviewer : Winka, Alif, Ghazi)

Related Articles :

Santri Berlomba Tulis Karangan di Final Composition Gontor Language Championship

Final Pidato Bahasa Arab dan Inggris GLC 2025 Meriahkan Malam di Gontor

Debat Bahasa Arab dan Inggris GLC 2025 Sukses Digelar di Rabithah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles