Date:

Share:

Santri Berlomba Tulis Karangan di Final Composition Gontor Language Championship

Related Articles

GONTOR – Final lomba Composition atau karangan bahasa Inggris di Pondok Modern Darussalam Gontor berlangsung khidmat pada Sabtu (4/10). Para peserta dari seluruh kontingen berkumpul di lantai dua Gedung Perpustakaan OPPM untuk menumpahkan gagasan mereka di atas kertas folio.

Ustadz Yunan dan Ustadz Agung bertindak sebagai juri. Mereka memberikan waktu 45 menit bagi peserta untuk mengembangkan ide dengan tema “Perjalanan Menuju 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor”. Panitia juga menetapkan lima unsur wajib dalam setiap karangan. Peserta tidak diperkenankan membawa kamus maupun catatan sehingga kemampuan murni menulis benar-benar diuji.

Menurut juri, keterkaitan isi dengan tema menjadi penilaian utama. Tata bahasa yang baik, pemilihan kosakata yang segar, dan ketepatan gramatika bahasa Inggris juga menjadi bahan pertimbangan.

Meski akses informasi digital terbatas, para santri menunjukkan kemampuan mereka. Zayyan, peserta dari PMDG Kampus 7, mengaku inspirasi bisa datang dari mana saja. “Untuk menjadi pengarang yang handal, hal yang paling penting adalah berani menulis,” katanya. Ia menuturkan menulis menjadi wadah untuk menumpahkan perasaan yang ia alami.

Zayyan mengaku menyukai membaca dan bercita-cita menjadi novelis. Dalam lomba kali ini, ia menulis tentang ketangguhan Gontor menghadapi berbagai cobaan, termasuk masa-masa sulit saat menghadapi PKI. “Jangan pernah berhenti berusaha. Yakin dan tinggikan semangat juangmu,” ujarnya kepada tim media Peringatan 100 Tahun Gontor.

(Berita : Keano, Foto : Abhiraj, Khilmi, Reviewer : Winka, Alif, Ghazi)

Related Articles :

Final Pidato Bahasa Arab dan Inggris GLC 2025 Meriahkan Malam di Gontor

Debat Bahasa Arab dan Inggris GLC 2025 Sukses Digelar di Rabithah

Alunan Suara Peserta Warnai Gontor Language Championship 2025

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles