Date:

Share:

Ujian Tulis: 174 Guru Bertugas Mengawas

Related Articles

KARANGBANYU – Dua belas hari lamanya, para santriwati menghadapi ujian tulis. Terhitung sejak Senin (20/9) hingga Senin (3/10). Tiap harinya, mereka akan menghadapi dua – tiga materi ujian.
Ujian merupakan media pendidikan bernas akan nilai luhur. Melalui ujian, Pondok Modern Darussalam Gontor menanamkan dalam diri santri jiwa kejujuran dan percara diri. Berlaku curang merupakan sikap yang mencederai nilai kejujuran. Oleh karena itu, Gontor tidak menoleransi tindak kecurangan. Bagi pelaku curang akan dikenai sangki berupa skors satu tahun ajaran, bahkan dipulangkan/dikembalikan ke orang tua.
Sebagai usaha untuk meminimalisir kemungkinan tindak kecurangan dalam ujian, Gontor menerapkan beberapa aturan. Di antaranya, panitia ujian menugaskan 5-6 orang pengawas dalam satu ruangan. Terdiri dari guru dan santriwati kelas 6.
Sebanyak dua kali, para pengawas mendapatkan pengarahan tentang protokol mengawas yang baik dan benar. Pertama, Sabtu (17/9), pengarahan diberikan oleh masing-masing Wakil Pengasuh dan Wakil Direktur KMI tiap kampus. Kedua, Ahad (18/9), pengarahan disampaikan oleh Bapak Pimpinan dan Direktur KMI secara umum via daring.
Setidaknya, sebanyak 174 guru dan 232 santriwati kelas 6 dikerahkan untuk mengawas ujian. Ruang-ruang kelas yang tersebar di Gedung Madinah, Makkah, dan Al-Azhar dijadikan sebagai lokasi penyelenggaraan ujian.
Tidak hanya itu, panitia juga memilah tempat bagi para peserta ujian sedemikian rupa. Dengan begitu, tiap santriwati tidak duduk sebangku dengan teman sekelasnya. Namun, mereka duduk sebangku dengan adik/kakak kelasnya. Annisarevananda

Popular Articles