GONTOR – Pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) terus berjalan hingga keluar ruang kelas. Nilai-nilai kehidupan tumbuh subur di setiap sudut pondok, termasuk di lapangan dan arena perlombaan. Semangat inilah yang menggema pada pembukaan Gontor Olympiad 2025, sebuah perhelatan akbar tahunan yang menjadi simbol pendidikan kebersamaan, sportivitas, dan semangat juang.
Pimpinan PMDG, KH. Hasan Abdullah Sahal menegaskan bahwa santri harus totalitas jika diberi amanah. “Gontor kalau membuat olimpiade yang sukses itu biasa,” ujar beliau. Nilai pendidikan tersebut terealisasikan lewat pembukaan Gontor Olympiad ini, di mana santri dan guru berkolaborasi menyuguhkan penampilan yang menarik dan atraktif.

Acara ini dibuka secara resmi oleh salah satu guru PMDG, Dr. H. Husni Kamil Djaelani, M.Ag., pada Jumat (17/10), di Lapangan Sepak Bola PMDG. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa Gontor Olympiad bukan sekadar kompetisi olahraga.
“Kita tidak bicara tentang olimpiade, tapi Gontor senantiasa mengajarkan kehidupan kepada kita,” ujar beliau. Ustadz Husni menambahkan, pondok memberikan ruang bagi santri untuk bergerak dan berkreasi, bukan semata untuk menang, melainkan untuk menampilkan permainan terbaik dengan keikhlasan dan tanggung jawab.

“Pondok ini tidak pernah tidur dalam rangka menciptakan visi yang cerah dan misi yang berani. Pondok menjadikan kalian kader-kader pemimpin umat, menjadi mundzirul qaum,” lanjut beliau di hadapan ribuan santri yang memenuhi lapangan. Baliau juga mengingatkan pentingnya menjaga jiwa kebersamaan, sportivitas, dan gotong royong sebagai wujud pengabdian kepada Allah SWT.
Pembukaan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan dari para santri, mulai dari Marching Band Gema Nada Darussalam, Grand Opening, tabloid pramuka, tabloid olahraga, hingga persembahan lagu tema resmi Gontor Olympiad tahun ini. Suasana kian semarak saat karya santri berupa robot raksasa pembawa obor dinyalakan oleh Ustadz Husni dan menjadi simbol dimulainya rangkaian lomba.

Gontor Olympiad 2025 akan berlangsung selama enam hari hingga Jumat (24/10) mendatang. Sejumlah divisi akan dipertandingkan, antara lain olahraga, kepramukaan, fun games, keilmuan, dan kesenian. Melalui kegiatan ini, santri diajarkan arti kerja sama, kerja keras, dan ketulusan bahwa kemenangan sejati bukan di podium, melainkan dalam usaha menampilkan permainan terbaik.
(Berita : Ghazi, Foto : Dejuan, Reviewer : Winka, Alif)
Related Articles :
Khazanah Pendidikan dalam Gontor Olympiad
Tingkatkan Sportivitas Santri Dengan Gontor Olympiad
MENUAI PRESTASI DAN MENGUATKAN UKHUWAH DALAM PENUTUPAN GONTOR OLYMPIADE