Home Blog Page 21

Optimalisasi Peran dan Tanggung Jawab Pengurus Baru Melalui Training Organization

0

KARANGBANYU — Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 3 mengadakan Training Organization bagi pengurus OPPM dan Koordinator Gerakan Pramuka sebagai upaya memantapkan kesiapan serta memperkuat kompetensi pengurus baru dalam menjalankan amanah kepengurusan. Kegiatan ini resmi dibuka pada Rabu siang, 12 November 2025, oleh Wakil Direktur KMI, Al-Ustadz Yudi Afifuddin, M.E., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan mental, profesionalitas kerja, serta pemahaman tugas bagi seluruh pengurus baru.

Pada malam harinya, peserta mendapatkan pembekalan kesekretariatan bersama Al-Ustadzah Nuriyah Azizah, S.Ag. Sesi ini menyoroti peran penting sekretaris dalam menjaga keteraturan dan ketertiban dokumen organisasi. Beliau menjelaskan bahwa tugas seorang sekretaris bukan hanya mencatat, tetapi memastikan seluruh dokumen tersusun dengan rapi, sistematis, serta mudah ditelusuri sesuai kaidah yang berlaku di pondok. Materi yang disampaikan meliputi penulisan surat resmi, penyusunan notulen, pengaturan agenda kegiatan, penyusunan laporan, hingga sistem folderisasi dan pengkodean berkas.

Pelatihan kemudian dilanjutkan pada Jumat malam, 14 November 2025, melalui sesi pengelolaan anggaran dan tata kerja bagian bersama Al-Ustadzah Haniatu Anharil Jannah, S.Ag. dari Staf Administrasi. Beliau menyampaikan materi mengenai penyusunan anggaran, teknik pelaporan keuangan, serta pentingnya ketertiban dalam setiap proses pengelolaan bagian. Dalam penjelasannya, ditegaskan pula pepatah Pondok Modern bahwa “administrasi yang rapi wajib mutlak untuk menjaga kepercayaan,” sebagai landasan moral bagi seluruh pengurus dalam mengemban amanah organisasi.

Setelah seluruh rangkaian materi selesai, Training Organization bagi OPPM dan Koordinator Gerakan Pramuka resmi ditutup oleh Staf Pengasuhan Santriwati yang turut menyampaikan nasihat dan pesan penting mengenai amanah, tanggung jawab, serta etika kepemimpinan. Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh pengurus baru mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dan menjalankan tugas kepengurusan dengan lebih tertib, terarah, dan penuh tanggung jawab.

(Foto: Multimedia | Berita: Siska Cholydia)

Related Articles :

Bekali Pengurus Organisasi dengan Penataran Manajemen Keorganisasian

Musyawarah Kerja OPPM dan KGP Membangun Kepemimpinan dan Keselarasan Organisasi

Regenerasi Pengurus OPPM & KGP, Wadah Untuk Belajar Organisasi

Konferensi Wakaf Internasional Tunjukkan Sinergi Gontor dan Sumatera Barat

0

PADANG — Dalam rangka memperingati 100 tahun usia Pondok Modern Darussalam Gontor dan Milad ke-80 Provinsi Sumatera Barat, Konferensi Wakaf Internasional atau International Waqf Conference (IWC) digelar di Ballroom Hotel Truntum Padang, Sabtu (15/11). Acara ini menjadi momentum sinergi antara Gontor dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dalam mendorong penguatan wakaf produktif.

Sejumlah tokoh nasional dan internasional hadir sebagai keynote speaker, di antaranya Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin; Wakil Grand Syaikh Al-Azhar, Prof. Dr. Ahmad Ad-Duwaini; Menteri Agama RI, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A.; serta Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani. Kehadiran mereka menegaskan posisi konferensi ini sebagai forum strategis lintas negara.

Pembukaan acara dimeriahkan oleh Tari Pasambahan yang diiringi musik khas Minangkabau. Para peserta tampak antusias menyaksikan pertunjukan tersebut sebagai simbol penghormatan terhadap tamu undangan.

Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, S.P., M.M., dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi dalam memajukan wakaf. “Melalui forum ini, sinergi antara ranah dan rantau, ulama dan akademisi, bukan hanya menjadi simbolik tetapi harus menjadi motor penggerak umat,” ujar beliau. Bapak Mahyeldi juga menyampaikan apresiasi kepada para peserta dan panitia atas terselenggaranya konferensi ini.

Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal, mengingatkan agar pertemuan tersebut tidak berhenti pada seremonial. “Buah pertemuan kita ini jangan hanya berhenti di sini, tetapi harus berkelanjutan,” kata beliau.

Sementara itu, Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin dalam pemaparannya menegaskan perlunya memperluas peran wakaf dalam pemberdayaan umat. “Wakaf tidak hanya harus dipahami sebagai praktik spiritual, tetapi juga sebagai kekuatan ekonomi yang menyejahterakan,” tutur beliau. Mantan Wakil Presiden RI tersebut memaparkan perkembangan praktik wakaf internasional dan tantangan yang menyertainya.

Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan cenderamata oleh Gubernur Sumbar bersama Pimpinan PMDG, dilanjutkan sesi foto bersama.

(Kontributor: Staf Sekretaris Pimpinan PMDG, Editor: Biro Hubungan Masyarakat PMDG)

Related Articles :

Menjelang Puncak Peringatan 100 Tahun PMDG, Badan Wakaf PMDG Selenggarakan Sidang Ke-96 di Tanah Minang

Sidang Badan Wakaf ke-95: Sekecil Apapun Program Harus Direncanakan dan Dilaporkan

Gubernur Sumatera Barat Silaturahim ke PMDG dan Bahas Wakaf

Menjelang Puncak Peringatan 100 Tahun PMDG, Badan Wakaf PMDG Selenggarakan Sidang Ke-96 di Tanah Minang

0

PADANG – Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menyelenggarakan Sidang yang ke-96 di hotel Truntum Kota Padang, Sumatera Barat. Sidang ini diselenggarakan selama satu hari, yaitu pada hari Jum’at, 14 November 2025.

Dalam sidang tersebut, Ketua Badan Wakaf, Dr. K.H. Hidayat Nur Wahid, M.A., menegaskan bahwa sidang kali ini juga menjadi sidang Badan Wakaf PMDG yang pertama kali diselenggarakan di luar pulau Jawa.

Sidang kali ini diselenggarakan di Padang karena bertepatan dengan rentetan Peringatan 100 Tahun Gontor dan Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat ke-80, yaitu Konferensi Wakaf Internasional pada hari Sabtu-Ahad, 15-16 November 2025. Selain konferensi, Badan Wakaf PMDG juga melakukan napak tilas perjuangan Trimurti pendiri PMDG di Sumatera Barat, yaitu K.H. Imam Zarkasyi saat menempuh pendidikan di Perguruan Thawalib Padang Panjang, Sumatera Barat. 

Kedatangan seluruh Anggota Badan Wakaf di Tanah Minang ini disambut hangat oleh Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah.

“Dengan hadirnya dan bertemunya Badan Wakaf Gontor di Padang saat ini menjadi bagian dari acara konferensi yang kami selenggarakan, karena wakaf akan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan ekonomi yang ada saat ini,” ujar beliau.

Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal juga menjelaskan bahwa umat Islam harus selalu bergerak maju ke depan. “Jangan sampai kita hanya lelah mendengar, tetapi bagaimana juga kita harus melakukan hal-hal baik dan kemajuan merupakan bagian dari amanat, karena amanat bukan hanya menjalankan pekerjaan” tegas beliau.

Sidang Badan Wakaf merupakan agenda yang sangat penting guna membahas berbagai program PMDG, terkhusus dalam menghadapi abad ke-2 Gontor. Dalam sidang, Pimpinan PMDG melaporkan aktivitas yang telah diupayakan selama satu semester, termasuk di antaranya proses pembangunan New BPPM yang dalam waktu dekat ini sudah siap digunakan untuk berbagai kegiatan dan pendidikan santri dan guru. 

Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.Ed., M.Phill. selaku Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor dan Ketua Peringatan 100 Tahun Gontor juga menyampaikan laporan berbagai kegiatan dan program yang sudah terlaksana di UNIDA dan rentetan acara Peringatan 100 Tahun Gontor, seperti terlaksananya kegiatan jambore muslim pertama di dunia yaitu World Muslim Scout Jamboree (WMSJ) di Bumi Perkemahan Cibubur.   

Pada sesi akhir sidang, ketua Badan Wakaf, Dr. K.H. Hidayat Nur Wahid, M.A., menegaskan bahwa Trimurti merupakan tokoh besar yang meninggalkan warisan luar biasa dalam dunia pesantren, dan pendidikan Islam di Indonesia. Maka untuk mengabadikan dedikasi, keikhlasan, dan kontribusi beliau, perlu diadakan buku Pondok Modern Gontor yang menerangkan perjuangan Trimurti dalam mendirikan dan membangun sistem pendidikan Gontor.

Semoga dengan sidang ini dapat meningkatkan kualitas dan membawa PMDG menuju kemajuan di masa yang akan datang dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai yang telah ditanamkan Trimurti pendirinya.

(Kontributor : Staf Sekretaris Pimpinan PMDG, Editor : Biro Hubungan Masyarakat PMDG)

Related Articles :

Sidang Badan Wakaf ke-95: Sekecil Apapun Program Harus Direncanakan dan Dilaporkan

Sidang Istimewa Badan Wakaf Gontor Bahas Optimalisasi Peringatan 100 Tahun dan Program Abad Kedua

Badan Wakaf PMDG Menggelar Sidang ke-93

Gontor Language Institute for Development and Excellence Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Bahasa Santri

0

GONTOR – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menegaskan salah satu prinsip pendidikannya; al-muhaafazhatu ala-l-qiyam wa at-taghyiir ila-l-kamal (menjaga nilai-nilai yang baik, dan bergerak menuju kesempurnaan), dalam peresmian Gontor Language Institute for Development and Excellence pada Jumat (7/11).

Pusat pembelajaran dan pengembangan bahasa Arab-Inggris baru yang bertempat di Gedung Al-Azhar ini dilengkapi dengan aula pembelajaran bahasa, perpustakaan bilingual, dan laboratorium komputer. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu menjadi wadah strategis bagi santri untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing mereka secara aktif dan komunikatif.

Dalam sambutannya, Pimpinan PMDG, Drs. K.H. M. Akrim Mariyat, Dipl. A.Ed., menegaskan pentingnya pembelajaran bahasa melalui interaksi langsung. “Sangat efektif belajar bahasa asing dengan bergaul bersama pemilik bahasa tersebut,” ujar beliau, seraya menambahkan bahwa pondok senantiasa mencari cara agar santri dapat belajar bahasa asing dengan cara paling efektif dan efisien.

Kiai Akrim juga berpesan agar para santri memanfaatkan fasilitas ini dengan maksimal. “Gunakan fasilitas ini untuk meningkatkan bahasa Arab dan Inggrismu. Kalian sangat beruntung memiliki fasilitas semacam ini. Kamu bisa berkembang, belajar, dan berlatih di institut ini,” tuturnya.

Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya keberanian dalam proses belajar. “Meskipun ini bahasa asing, kamu tetap harus belajar. Bukan dosa jika kamu salah dalam berbicara. Hal yang paling penting dalam belajar bahasa adalah jangan takut membuat kesalahan.” 

(Kontributor : Ghazi, Dejuan, Editor : Winka, Alif)

Related Articles :

Santri PMDG dan Mahasiswa UNIDA Gontor Raih Prestasi Nasional di Kompetisi Bahasa Arab Kedutaan Besar UEA

Festival Bahasa Arab dan Inggris, Lahirkan Generasi Berwawasan Global

Santri Gontor Kuasai Bahasa Asing Seperti Bahasa Ibu, Profesor Turki Beri Apresiasi

Meneguhkan Aqidah dan Meningkatkan  Ibadah di jejak 100 Tahun Gontor Bersama Al-Ustadz Salim A. Fillah

KARANGBANYU (4/11/25) – Tabligh Akbar menjadi momen bersejarah dalam rangkaian acara peringatan 100 tahun berdirinya Gontor di Gontor Putri Kampus 3. Dengan dihadiri oleh Bapak Pimpinan, Al-Ustadz K.H. Hasan Abdullah Sahal, Al-Ustadz Assoc. Prof. Dr. Asif Trisnani, Lc.M.Ag. selaku ketua panitia peringatan 100 tahun Gontor Divisi Gontor Putri, dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Ngawi, Bapak Totok Sudaryanto, S.H., M.H. selaku perwakilan dari bupati Ngawi.

Antusiasme dan Partisipasi dalam Peringatan 100 Tahun Gontor

Acara yang dinantikan ini menghadirkan seorang penulis buku dan pendakwah asal Yogyakarta, Al-Ustadz Salim A. Fillah yang akan menyampaikan dakwah dengan tema “Teguhkan Aqidah, Tingkatkan Ibadah, Sejahterakan Umat”, menjadikan acara ini sangat ditunggu-tunggu tidak hanya dari kalangan santriwati, tetapi juga seluruh masyarakat Ngawi, khususnya di daerah Widodaren dan Mantingan.

Rangkaian acara diawali dengan lantunan sholawat dari grup hadrah Senhada dari Gontor Kampus Pusat yang meneduhkan suasana. Acara dibuka pada pukul 20.00 WIB dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan penampilan oleh para pemenang lomba gempita Tabligh Akbar dalam rangka peringatan 100 tahun Gontor, yaitu dari grup hadrah Assyitaria dan Aqila Fatima asal Sidoarjo dari kategori lomba pidato cilik.

Dalam sambutannya, Al-Ustadz Assoc. Prof. Dr. Asif Trisnani selaku ketua panitia peringatan 100 tahun Gontor Divisi Gontor Putri menegaskan bahwa dibalik kemegahan acara Tabligh Akbar peringatan 100 tahun Gontor ini terdapat kerja keras dan dedikasi para  santriwati. Sementara itu, perwakilan dari bupati Ngawi, Bapak Totok Sudaryanto, S.H., M.H., selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Ngawi mengungkapkan rasa bangganya terhadap Pondok Modern Darussalam Gontor, khususnya Gontor Putri Kampus 1, 2 dan 3 yang telah berkontribusi besar terhadap kemajuan pembangunan dan pembinaan karakter keagamaan masyarakat Ngawi.

Dalam pesan dan nasehatnya, Al-Ustadz K.H. Hasan Abdullah Sahal menekankan bahwa kurikulum di Gontor merupakan kurikulum pendidikan, beliau berpesan, “Pendidikan di Gontor adalah kehidupan itu sendiri; setiap tempat, bahkan pasar sekalipun, menjadi ruang pembentukan perilaku.”

Setelah itu, dilakukan penyerahan cinderamata dari Al-Ustadz K.H. Hasan Abdullah Sahal kepada Al-Ustadz Salim A. Fillah, sebelum acara berlanjut ke puncak utama, yakni mau‘idzah hasanah dari beliau. Dalam ceramahnya, Al-Ustadz Salim A. Fillah menyampaikan bahwa berdirinya Bangsa Indonesia tidak lepas dari perjuangan seorang santri, beliau menegaskan bahwa pendidikan pesantren telah melahirkan satu perjuangan yang tidak pernah putus, yaitu menegakkan jihad fii sabilillah di Nusantara tercinta. Beliau juga mengingatkan “Derajat seorang pemuda diukur oleh seberapa kokoh keyakinannya; semakin kokoh keyakinannya, dia akan diangkat derajatnya oleh Allah. Dan barangsiapa yang tidak punya keyakinan yang kokoh dalam hatinya, dia tidak akan pernah dapat mengambil manfaat dari kehidupan dunia yang fana ini, baik untuk dunianya maupun akhiratnya.”

Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba Gempita Tabligh Akbar 100 Tahun Gontor. Kategori yang diumumkan meliputi pidato cilik, gema adzan, hadrah, mewarnai kaligrafi, serta 10 karya terbaik mewarnai kaligrafi. Hadiah diserahkan langsung oleh Al-Ustadz Assoc. Prof. Dr. Asif Trisnani, Lc., M.Ag., Al-Ustadz H. Ismail Abdullah Budi Prasetyo, S.Ag., dan Al-Ustadz H. Noor Syahid, M.Pd.

Sebagai penutup acara, panitia membagikan doorprize kepada para hadirin, dengan hadiah berupa sepeda, kipas angin, perlengkapan masak, hingga paket sembako. Sepuluh orang terpilih berhasil memperoleh hadiah tersebut. Kegiatan ini diharapkan menjadi bentuk apresiasi sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat yang hadir.

Dengan terselenggaranya Tabligh Akbar yang terbuka untuk masyarakat umum, diharapkan kegiatan ini dapat membawa manfaat serta menjadi sarana pembinaan keagamaan bagi masyarakat sekitar.

(Berita : Nadia Salsabila | Foto : Nur Istiqomah, Siska Cholydia, Qorina Munisa)

Penerima Beasiswa Al-Azhar Jalur Gontor Siap Berangkat, Pimpinan PMDG: “Ke Mesir Apa yang Kau Cari?”

0

GONTOR — Suasana khidmat menyelimuti Auditorium Robitoh, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) pada Rabu (5/11) pagi. Sebanyak 136 guru Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) penerima beasiswa Universitas Al-Azhar, Mesir, gelombang VII dan VIII resmi dilepas untuk melanjutkan studi ke Negeri Piramida itu.

Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan PMDG, K.H. Akrim Mariyat, M.A., menyampaikan pesan mendalam kepada para penerima yang akan berangkat. “Setelah menunggu lama, dengan harap-harap cemas, saya pun dulu pernah merasakannya. Betul-betul kita terima apa yang Allah berikan kepada kita,” ujar beliau di hadapan para hadirin.

Kiai Akrim menekankan pentingnya kesabaran, militansi, dan keberanian dalam menghadapi kehidupan di negeri orang. “Berani hidup tak takut mati, takut mati jangan hidup, takut hidup mati saja,” tutur beliau. 

Kiai Akrim juga berpesan agar para penerima beasiswa tidak hanya mencari ilmu, tetapi juga memperkaya diri dengan pengalaman. “Hidup ini adalah pendidikan. Life is education, education is life,” tambah beliau.

Selain menegaskan pentingnya niat dan keikhlasan, beliau mengingatkan santri untuk mampu beradaptasi dengan budaya Mesir. “Jangan hanya bergaul dengan orang Indonesia atau sesama alumni Gontor. Itu tidak internasional berpikirnya.” 

Menurut Kiai Akrim, setiap pengalaman di Mesir akan menjadi pelajaran berharga bagi santri. “Kesempatan ini tidak akan datang dua kali. Pegang kuat-kuat. Kamu membawa nama pondok, jagalah itu baik-baik,” pesan beliau menutup amanatnya.

Pelepasan ini menjadi bagian dari tradisi panjang Gontor dalam mengirim kader-kader terbaiknya ke Universitas Al-Azhar. Hingga kini, ribuan alumni Gontor telah menimba ilmu di Mesir dan berperan aktif dalam dakwah serta pendidikan di berbagai penjuru dunia.

(Kontributor: Ghazi, Fathur, Dejuan, Editor : Winka, Alif)

Related Articles :

Penerima Beasiswa Al-Azhar Kairo Jalur PMDG Gelombang ke 8

Seleksi Beasiswa Al Azhar Mesir Gelombang Ke 7 Dibuka

Hasil Seleksi Camaba Universitas Al-Azhar Jalur Pondok Modern Darussalam Gontor Non – Beasiswa Tahun Akademik 2022/2023

Tegaskan Kualitas Hafalan Quran Santri, Gontor Adakan Haflatul Khotmil Qur’an

0

GONTOR — Alunan ayat suci menggema indah di Gedung Olahraga Pondok Modern Darussalam Gontor. Suasana khidmat dan haru menyelimuti seluruh hadirin ketika para santri menampakkan hasil perjuangan panjang mereka dalam menghafal Al-Qur’an. Malam itu menjadi momen penuh makna bagi para penjaga kalamullah dalam acara Haflatul Khotmil Qur’an (HHQ) 2025.

Acara tahunan yang diselenggarakan oleh Jam’iyyatul Huffazh ini menjadi ajang wisuda bagi para hafizh Al-Qur’an dari berbagai kategori; 5 juz, 15 juz, dan 30 juz. Para peserta yang diwisuda sebelumnya telah melewati serangkaian ujian majlisan tahfizh, dan pada malam HHQ kembali diuji dalam ujian terbuka sebagai bentuk penghargaan atas ketekunan dan kecintaan mereka terhadap Al-Qur’an.

Sebagaimana sabda Rasulullah shallallāhu ‘alaihi wa sallam:

“Sebaik-baiknya kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.”

Sabda inilah yang menjadi pedoman Gontor dalam menanamkan semangat cinta Al-Qur’an di hati para santri. Melalui kegiatan seperti HHQ, diharapkan tumbuh semangat tasābuq fil khairāt (berlomba-lomba dalam kebaikan) serta dorongan bagi seluruh santri untuk terus mendalami, menghafal, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Acara HHQ 2025 turut dihadiri oleh Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal, serta Al-Ustadz H. Saidil Yusron, S.Th.I., Lc., M.A., yang juga bertindak sebagai penguji bersama para pembimbing dari Jam’iyyatul Huffazh. Setelah ujian terbuka selesai, prosesi dilanjutkan dengan penyematan syahādah kepada para wisudawan sebagai simbol keberhasilan mereka menyelesaikan hafalan Al-Qur’an. Penyematan dilakukan langsung oleh Kiai Hasan dan Ustadz Saidil Yusron, diiringi lantunan takbir dan tepuk tangan hangat dari para hadirin yang dipenuhi rasa bangga.

Dalam sambutannya, Ustadz Saidil Yusron berpesan agar para santri senantiasa menjaga keistiqamahan dalam menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an. Menurut beliau, hafalan bukan sekadar prestasi, melainkan amanah besar yang harus dijaga dengan keikhlasan dan tanggung jawab.

Tahun ini, sebanyak 18 santri resmi diwisuda, dengan perincian 12 orang kategori 5 juz, 5 orang kategori 15 juz, dan 1 orang kategori 30 juz.

Melalui Haflatul Khotmil Qur’an, Gontor terus berkomitmen mencetak generasi Qur’ani, generasi yang tidak hanya hafal ayat-ayat suci, tetapi juga menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat. Dari sinilah, Gontor melangkah mantap menyiapkan kader umat yang menjadi Al-Qur’an berjalan di tengah masyarakat.

(Kontributor : Panitia Haflatul Khotmil Qur’an, Editor : Biro Hubungan Masyarakat PMDG)

Haflah Tilawatil Qur’an ke-24: Menghidupkan Semangat Qur’ani Melalui Kompetisi

Cahaya Qur’an Sinari Darussalam : HTQ & HHQ Nasional 100 Tahun PMDG di Gontor Putri Kampus 3

HTQ Tumbuhkan Rasa Cinta Al-Qur’an Dalam Diri Santri

181 Peserta Meriahkan Lomba Gempita Tabligh Akbar 2025 di Gontor Putri Kampus 3

KARANGBANYU (2/10/25) – Suasana kemeriahan dan penuh semangat menyelimuti langit Gontor Putri Kampus 3 dengan terselenggaranya Lomba Gempita Tabligh Akbar 2025 dalam rangka Peringatan 100 Tahun Gontor. Acara berlangsung pada Ahad pagi hingga malam dengan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah.

Setelah melalui tahap seleksi online, para peserta yang lolos diberikan kesempatan untuk berkompetisi ke babak final di Gontor Putri Kampus 3. Berbagai macam perlombaan diadakan, mulai dari kategori anak-anak dari umur 7-12 tahun, seperti Lomba Pidato Cilik, Lomba Gema Adzan, dan Lomba Mewarnai Kaligrafi yang dilaksanakan serentak di hari tersebut. Ada juga perlombaan untuk kategori dewasa, yaitu lomba hadrah, dengan total 3 grup yang mendapatkan kesempatan bersaing di babak final.

Ajang Kreativitas dan Dakwah Anak Negeri

Rentetan perlombaan dimulai dengan proses registrasi dan pengambilan id card pada pukul 07.00 WIB, diikuti persiapan peserta agar siap menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Perlombaan pun dimulai tepat pukul 09.00 WIB di beberapa titik di Gontor Putri Kampus 3. Lomba Gema Adzan dengan sepuluh peserta finalis berlangsung di Aula Mini. Sementara itu, Lomba Mewarnai Kaligrafi diikuti oleh 134 peserta yang berkompetisi secara serentak, menampilkan kreativitas dan ketelitian dalam seni mewarnai kaligrafi. Pada malam harinya, lima peserta finalis Lomba Pidato Cilik dan tiga grup finalis Lomba Hadrah dengan total 32 anggota menampilkan penampilan terbaik mereka di babak final yang digelar di  Auditorium Gontor Putri Kampus 3.

Dengan persiapan yang matang dan semangat yang luar biasa, seluruh peseta menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam setiap perlombaan yang mereka ikuti. Dewan juri memberikan penilaian objektif berdasarkan kriteria perlombaan yang telah ditentukan. Selain kompetisi, lomba ini juga menjadi wadah penting dalam menumbuhkan rasa percaya diri, mengasah kemampuan berbicara, berkarya, serta berkreativitas bagi anak-anak maupun dewasa.

Kehadiran para peserta Tabligh Akbar menambah euforia kemeriahan acara peringatan 100 tahun Gontor. Lomba ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran, pengembangan diri, dan membangun semangat dakwah bagi anak-anak dan warga sekitar.

Dengan terselenggaraanya Lomba Gempita Tabligh Akbar 2025, Gontor Putri Kampus 3 diharapkan dapat menghadirkan pengalaman kompetisi yang sportif dan edukatif, sekaligus sebagai wujud rasa bangga dari anak-anak maupun warga sekitar yang telah berpartisipasi dalam rangkaian acara peringatan 100 tahun Gontor. Nantikan pengumuman pemenang juara Lomba Gempita Tabligh Akbar yang akan dihadiri oleh Al-Ustadz Salim A. Fillah pada Selasa malam, 4 Oktober 2025 mendatang.

(Penulis berita: Nadia | Fotografer: Multimedia PMDG Putri Kampus 3)

See Also:

Hitung Mundur 2 Hari, Panitia Matangkan Tabligh Akbar 100 Tahun PMDG di Kampus Putri 3

K.H. Hasan Abdullah Sahal Hadiri Pengajian Ahad Pagi di Masjid Al-Manaar UMPO

0

PONOROGO — Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal, menghadiri Pengajian Ahad Pagi di halaman Masjid Al-Manaar Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO), Ahad (2/11). Kegiatan ini digelar dalam rangka peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 tahun.

Pengajian bertema “Pendidikan Menjemput Peradaban Umat” tersebut diikuti oleh mahasiswa, mahasiswi, wali mahasiswa, serta masyarakat umum. Masyarakat Ponorogo juga tampak antusias mengikuti acara sejak pukul 06.00 pagi. Hadir pula Drs. H. Muh Syafruddin, M.A., Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ponorogo.

Dalam kesempatan itu, Kiai Hasan menyampaikan pesan penting tentang jati diri dan tanggung jawab manusia.

“Manusia itu punya jati diri. Kalau tidak punya jati diri, jangan ngaku manusia. Manusia itu punya nurani. Kalau tidak punya nurani, jangan ngaku manusia. Perempuan punya rasa malu. Kalau tidak punya rasa malu, jangan ngaku perempuan. Laki-laki punya tanggung jawab. Kalau tidak punya tanggung jawab, jangan ngaku laki-laki. Inilah jati diri. Islam itu ya sholat lima waktu, puasa, zakat, mengimani qadha dan qadar. Di manapun, kalau tidak ya murtad,” tegas beliau di hadapan jamaah.

Melalui pengajian ini, Kiai Hasan menekankan pentingnya pendidikan akhlak dan moral dalam membangun peradaban umat. Menurut beliau, nilai-nilai Islam harus menjadi pedoman hidup, baik dalam kehidupan pribadi maupun sosial.

Ketua Panitia Pengajian Al-Manaar UMPO, Azid Syukroni, menyampaikan rasa hormat dan syukurnya atas kehadiran Kiai Hasan.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran beliau. Nasihatnya mengingatkan kami akan pentingnya menjaga jati diri sebagai muslim. Semoga Kiai selalu diberi kesehatan dan keberkahan,” ujar beliau.

Pengajian berlangsung khidmat dan penuh semangat. Kehadiran K.H. Hasan Abdullah Sahal menjadi motivasi bagi jamaah untuk terus memperkuat peran pendidikan dalam menyiapkan generasi Islam yang berakhlak dan berperadaban.

(Kontributor : Alif, Daffa, Adha, Ghazi, Editor : Winka)

Related Articles :

Pimpinan PMDG Beserta Jenderal Badrodin Haiti Resmikan Masjid Jami’ Baitul Arqom di Jember

Pimpinan PMDG Ajak Alumni dan Pramuka Muslim Ramaikan WMSJ 2025

Pimpinan PMDG Hadiri Pembukaan Harlah Setengah Abad Pondok Pesantren Mamba’us Sholihin Gresik

Santri PMDG dan Mahasiswa UNIDA Gontor Raih Prestasi Nasional di Kompetisi Bahasa Arab Kedutaan Besar UEA

0

JAKARTA — Santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dan mahasiswa Universitas Darussalam (UNIDA) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Dalam ajang Kompetisi Bahasa Arab Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar (Kedubes) Uni Emirat Arab (UEA) bekerja sama dengan Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), mereka berhasil memborong sejumlah penghargaan bergengsi setelah bersaing ketat dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Kompetisi tahunan tersebut mencakup tiga cabang utama; Debat Bahasa Arab, Baca Berita Bahasa Arab, dan Pidato Bahasa Arab. Seluruh peserta mendapatkan undangan resmi dari Kedubes UEA melalui UAI, setelah lolos seleksi ketat di tingkat regional.

Tiga tim perwakilan Gontor berhasil melaju hingga babak final yang digelar pada 28 Oktober 2025 di Jakarta. Pada cabang Debat Bahasa Arab, tim yang diperkuat Syafiq Musyaffa, Adzan Batubara, dan Muhammad Yusran Hafidz tampil memukau dan berhasil meraih Juara 1 Nasional.

Sementara itu, pada cabang Baca Berita Bahasa Arab, mahasiswa UNIDA Gontor Muh. Nadhir Ainun menempati posisi Juara 3 Nasional, sedangkan santri Zereen Busyr juga tampil gemilang sebagai finalis. Di cabang Pidato Bahasa Arab, santri Amir Omar turut menyumbang prestasi dengan meraih Juara 3 Nasional..

Dalam sambutannya, Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia, Syekh Abdulla Salem Al Dhaher menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta, terutama dari kalangan santri dan mahasiswa.

“Kegiatan seperti ini penting untuk menumbuhkan semangat generasi muda dalam menguasai bahasa Arab, serta menjadi jembatan budaya dan pendidikan antara Uni Emirat Arab dan Indonesia,” ujar beliau.

Perwakilan peserta dari Gontor juga mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. “Kami mempersembahkan prestasi ini untuk Pondok Modern Darussalam Gontor tercinta. Ini bukan ajang kesombongan, melainkan pemantik semangat agar kami dan seluruh santri Gontor terus berprestasi dan memberi yang terbaik,” ujar Amir Omar.

Capaian ini menegaskan konsistensi Gontor dalam melahirkan generasi muda yang unggul secara intelektual dan spiritual. Melalui penguasaan bahasa Arab, santri dan mahasiswa Gontor membuktikan kesiapan mereka menjadi duta bahasa, budaya, dan dakwah di tingkat nasional maupun internasional.

(Kontributor : Yusran, Raka, Editor : Winka, Alif, Ghazi)

Related Articles :

Gontor Raih Prestasi Gemilang di Ajang GEKA 2024

Delegasi Gontor Raih Nominasi di Festival Zukhruf 2025 UIN Sunan Ampel Surabaya