Home Blog Page 220

Pelajaran Sore sebagai Wadah Pembelajaran Kelas 5

0

Rabu (8/1) lalu, santriwati kelas 5 berkumpul di aula mini hall untuk pengarahan dan pembagian tugas jam pelajaran ke-tujuh dan pidato. Sebagaimana semboyan Pondok Modern Darussalam Gontor patah tumbuh hilang berganti, dengan mendekatnya medan akhir perjuangan kelas 6 yaitu karantina. Oleh karena itu, Gontor mengestafetkan nilai-nilai pendidikannya kepada santriwati kelas 5, untuk menerapkan dan menyalurkan ilmu yang telah mereka dapatkan.

            Pengarahan yang wajib diikuti oleh seluruh santriwati kelas 5 ini, dimulai setelah shalat isya’ tepat dan dihadiri oleh para pembimbing pelajaran sore, beserta seluruh guru senior dan asatidz. Pengarahan ini dibuka oleh Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 2 Al Ustadz K.H. Umar Said Wijaya, M.Pd dan dilanjutkan oleh Bapak Wakil Direktur KMI PMDG Putri Kampus 2 Al-Ustadz Muhammad Fathan Aziz, Lc

Tujuan di adakannya pelajaran sore adalah untuk meningkatkan wawasan santriwati di bidang akademik, yaitu sebagai pelajaran tambahan atas pelajaran pokok yang di pelajari di pagi hari.hasnab

Kawal Para Alumni Yang Mengabdi, PMDG Adakan Laporan Caturwulan

0

DARUSSALAM–Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), melalui Sekretaris Pimpinan memanggil para alumninya yang ditugaskan di pondok-pondok pesantren/lembaga pendidikan alumni Gontor dari Sabang sampai Marauke untuk datang ke PDMG guna mengikuti Laporan Caturwulan Guru Pengabdian Pondok Alumni. Acara ini berlangsung pada hari Sabtu-Ahad, 3-4 Januari 2020. Kegiatan ini merupakan wujud perhatian dan pengawalan PMDG terhadap alumninya yang mengabdi di pondok alumni dan lembaga pendidikan yang ada di seluruh Indonesia.

Secara teknis, Laporan Caturwulan ini diawali dengan peninjauan laporan  dan pengarahan oleh Sekretaris Pimpinan dari pukul 07.00-09.00 WIB, di Aula Rabithah. Setelah itu, seluruh utusan alumni dibagi menjadi 3 kelompok untuk mengikuti 3 sesi yang berbeda: sesi bimbingan konseling, sesi orientasi dari Staf KMI, dan Pengasuhan Santri. Jumlah pengabdian pondok alumni yang datang pada Laporan Caturwulan kali ini sebanyak 200 Orang.

Rentetan kegiatan Laporan Caturwulan ini diakhiri dengan Pesan dan Nasihat Pimpinan PMDG K.H. Hasan Abdullah Sahal, Ahad pagi (4/1) di Aula Rabithah. Acara ini bertujuan untuk mengawal dan mengontrol jalannya pengabdian di beberapa pondok alumni Gontor melalui pemeriksaan program kerja dan hasil usaha yang telah dikerjakan di masing-masing pondok. Muis

Wagub Sulawesi Tengah Resmikan Masjid Jami’ Gontor 13 Poso

0

TOKORONDO, POSO–Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, H. Rusli Baco Daeng Pallabi, S.Sos., S.H., M.H. meresmikan Masjid Jami’ Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 13 Poso. Acara peresmian diselenggarakan pada hari Selasa, 7 Januari 2020 dan dihadiri oleh Pimpinan PMDG yang diwakili oleh Ketua Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM), Al-Ustadz H. Ismail Abdullah Budi Prasetyo, S. Ag. dan Wakil Direktur Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI), Al-Ustadz H. Farid Sulistyo, Lc. Selain itu, para pejabat pemerintah, tokoh masyarakat setempat, dan para wali santri turut hadir dalam acara tersebut.

Acara dimulai pada pukul 13.30 WITA. Diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Himne Oh Pondokku. Setelah acara pembukaan, Wakil Pengasuh PMDG Kampus 13 Poso, Al-Ustadz H. Cecep Sobar Rochmat, M.Pd.I. menyampaikan sambutan. Dalam sambutannya, Beliau menceritakan perjalanan PMDG Kampus 13 yang sudah berdiri sejak 11 tahun yang lalu. Selanjutnya, Al-Ustadz H. Ismail Abdullah Budi Prasetyo, S. Ag. mewakili Pimpinan PMDG menyampaikan sambutan di hadapan para hadirin.

Sambutan terakhir disampaikan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, H. Rusli Baco Daeng Pallabi, S.Sos., S.H., M.H. Dalam sambutannya, Beliau menyampaikan, bahwa pemerintah sangat mendukung perkembangan-perkembangan yang ada di pondok pesantren, khususnya Gontor. Beliau sangat mengapresiasi atas kemajuan-kemajuan yang ada di PMDG Kampus 13 Poso ini, dan mendoakan agar pondok senantiasa berkembang, sehingga dapat menjadi penopang kemajuan masyarakat secara umum.

Acara dilanjutkan dengan peresmian secara simbolis oleh Bapak Wakil Gubernur dengan penandatanganan prasasti di atas pangggung dan dilanjutkan dengan pembacaan doa, yang dipimpin oleh Al-Ustadz Farid Sulistyo, Lc. Setelah acara selesai, para hadirin meninjau langsung bangunan Masjid Jami’ PMDG Kampus 13 Poso, sekaligus melaksanakan shalat Ashar berjama’ah. #brada

 

K.H. Hasan Abdullah Sahal Hadiri Simposium Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia

0

Kaliurang–Senin (06/01), Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia (DDII) kembali menggelar acara Simposium Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia. Acara yang bertajuk Simposium Nasional Tiga Pilar Dakwah (Masjid, Pesantren dan Kampus) ini diselenggarakan di Auditorium Prof. K.H. Abdul Kahar Mudzakir di Universitas Islam Indonesia, Kaliurang, Yogyakarta. Dengan tema “Optimalisasi Tiga Pilar Dakwah Guna Memperkokoh NKRI Menuju Indonesia Maju Yang Diridhoi oleh Allah SWT.”

Pada acara Simposium ini hadir diantaranya Ketua Dewan Syuro Takmir Masjid Jogokariyan, Al-Ustadz Muhammad Jazir ASP serta dihadiri oleh para perwakilan dari beberapa Pondok di Indonesia.

Dalam simposium ini, Drs. Hafidz Solihin, M.M. menyampaikan peranan tiga pilar dakwah Islam, “Masjid merupakan pusat pembinaan umat, Pesantren adalah tempat kaderisasi ulama yang yatafaqqohu fii-d-din, dan kampus adalah pusat kaderisasi pemimpin-pemimpin umat”.

“Sebesar keterpanggilan Kiai dalam menjalankan pesantren begitulah kualitas pondoknya. Kiai yang tidak anti penjajahan dan menggadaikan pondoknya berarti batal imannya.” Tutur kiai Hasan saat menyampaikan pidatonya.

Beliau juga menyampaikan bahwa adanya kemauan untuk mendirikan pondok berawal dari keterpanggilan yang kuat, dan keterpanggilan yang kuat berasal dari nurani yang mana merupakan buah dari hidayah dari Allah SWT yang dibarengi dengan kerja keras. Ghazna

Prominent Generation Adakan Karantina

0

GONTOR–Demi mengintensifkan kegiatan belajar Siswa Akhir KMI 2020 Prominent Generation, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mengadakan Karantina di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM). Event ini bertujuan untuk mengontrol kegiatan dan miliu kehidupan 708 orang siswa akhir, agar bisa lebih fokus belajar dalam menghadapi ujian.

Dalam pelaksanaannya, BPPM disulap menjadi blok-blok yang dibatasi dengan sekat, terdapat 20 blok yang disediakan untuk 20 kelompok siswa akhir. Selain itu, BPPM difasilitasi juga dengan peralatan kebersihan, tempat air minum, dan karpet, agar nyaman dan layak ditempati.

Karantina tahun ini diadakan sebanyak 2 gelombang; Gelombang Pertama selama 11 hari, terhitung mulai hari Ahad (5/1/20) sampai Kamis (16/1/20); dan Karantina Gelombang Kedua selama 27 hari, mulai dari hari Kamis (23/1/20) sampai Selasa (18/2/20).

Selama karantina, Prominent Generation akan disibukan dengan berbagai macam kegiatan yang telah disusun oleh Panitia Kegiatan Siswa Akhir (PKSA), di antara kegiatan tersebut adalah Pendalaman Materi, Senam Bersama, Lari Pagi, al-Tau‘iyyah al-Diniyyah, Tahsin Qira’ah, dan lain sebagainya.

Di tempat Karantina, juga didirikan kafe yang dijaga oleh para pembimbing, terletak di bagian belakang sebelah timur area karantina. Diharapkan dengan rentetan karantina ini, Prominent Generation dapat mencetak prestasi yang memuaskan dalam bidang akademis khususnya, dan menjadi garda terdepan dalam meneruskan estafet perjuangan. Sand88

Pelatihan Mengetik 10 Jari; Menambah Wawasan di Dunia Komputerisasi

0

Gontor Putri Kampus 1-Seperti yang kita ketahui, perkembangan komputerisasi sangat berkembang pesat di era globalisasi ini. Karena segala aspek bisa dijangkau dengan teknik informatika yang ada. Pekerjaan manusia banyak terbantu dengan adanya teknologi yang berkembang. Salah satunya dengan munculnya aplikasi baru dalam program komputerisai. Yang berbentuk desain grafis, sehingga kami dapat mengajarkan atau memperkenalkan kepada santriwati bagaimana cara menggunaan aplikasi tersebut. Karena Pondok Modern Darussalam Gontor mendidik para santrinya untuk mengembangkan bakat yang dimiliki dalam berbagai aspek, mulai dari olah fikir, olah dzikir, olah rasa dan olah raga.

Maka, untuk meningkatkan diri profesionalisme dalam kegiatan belajar mengajar dalam rangka memberikan pelayanan terbaik bagi para santriwatinya dan peningkatan pendidikan dan rencana pengembangan pondok untuk mencapai visi dan misi Pondok Modern Gontor Putri 1. Maka dari itu, staff SCC (Student Computer Centre) ingin memberikan pelatihan atau sharing pengetahuan tentang teknologi komputer dan softwarenya kepada santriwati guna menambah ilmu dan wawasan kita semua tentang dunia komputerisasi.

Adapun materi yang diberikan berupa pengetahuan tentang kunci mengetik 10 jari yang digunakan untuk mengetik dan langsung mempraktekanya agar lebih mampu mencapai standar kompetensi yang diinginkan.

Pelatihan ini diikuti oleh seluruh santriwati kelas 2 KMI, yang berjumlah 490 santriwati. Yang terdiri dari kelas 2B hingga 2M. Pelatihan ini bertepatan pada tanggal 21-29 Desember 2019 dan bertempat di laboratorium komputer Gontor Putri Kampus 1.  Dilaksanakan per-kelas dan dalam jangkau 6 hari, guna para santriwati lebih serius dalam mengikuti pelatihan ini.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan santriwati dalam hal teknologi informatika, memberikan layanan pendidikan komputer yang memenuhi standar kualitas pendidikan dan melatih santriwati untuk mengetik sesuai dengan kaidah komputerisasi yang benar (mengetik menggunakan 10 jari).

Begitulah Gontor yang selalu mengadakan pelatihan bagi santriwati, guna mengaplikasikan bakat yang diminati sehingga santriwati dapat lebih terampil dan berkereasi. Sehingga dapat mencetak santriwati yang sitti-l-kul. Andi Ghariza

TMF: Music Bring A Harmony Brotherhood

0

DARUSSALAM – Sesusai dengan moto Teacher Musik Festival (TMF) tahun ini yaitu Music Bring A Harmony Brotherhood, TMF kali ini benar-benar menjadi ajang yang menyatukan keharmonisan guru – guru Kulliyyatul Muallmin Al-Islamiyyah (KMI). Acara diadakan pada hari Jumat (3/1) pagi dan dihadiri oleh Bapak Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) KH Hasan Abdullah Sahal, seluruh dewan guru, dan juga para santri yang ingin melihat gurunya tampil.

Seorang guru KMI sedang menunjukkan kebolehannya bermusik di TMF 2020
Seorang guru KMI sedang menunjukkan kebolehannya bermusik di TMF 2020

TMF merupakan ajang perlombaan musik dan lagu antar guru se-Darussalam. Acara ini diikuti oleh enam peserta, dan mereka merupakan guru-guru dari tahun pertama hingga guru-guru tahun keenam. Tak hanya guru junior saja, guru senior pun ikut meramaikan acara dengan mempersembahkan penampilan mereka, seperti Al-Ustadz Sabar, S.Ag, Al-Ustadz Rif’at Husnul Ma’afi, Al-Ustadz Hasan Muttaqin,S.Th.I dan juga Al-Ustadz Syahreza Fahlevi.

Al Ustadz Sabar, S. Ag sedang menampilkan kebolehannya bernyanyi
Al Ustadz Sabar, S. Ag sedang menampilkan kebolehannya bernyanyi

Pada kali ini acara dibuka oleh Al-Ustadz H Nur Syahid. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pada zaman sekarang banyak orang yang menyalahgunakan musik. Sehingga mereka lupa dengan tugas utama mereka. Oleh karenanya, di sini kita harus menggunakan musik ini sebagai sarana dakwah dan juga pendidikan bagi kita semua.

Usai penampilan seluruh dewan guru, acara dilanjutkan dengan penampilan dari Mahasiswa Darussalam Band (MAHADASA BAND). Kemudian acara diakhiri dengan pembacaan para pemenang dari acara ini.

 

Pembagian hadiah kepada para pemenang TMF 2020
Pembagian hadiah kepada para pemenang TMF 2020

 

Berikut adalah pemenang dalam acara Teacher Music Festival :

Juara 1   : Guru tahun ketiga

Juara 2   : Guru tahun keenam

Juara 3   : Guru tahun kedua

Vokalis terbaik : Al-Ustadz Fadlurrahman Dzikri

Gitaris Terbaik : Al-Ustadz Ziauddin Farhani

Bassis Terbaik : Al-Ustadz Arnazam Wibisono

Pianis Terbaik : Al-Ustadz Dimas Bayu Putra

Drummer Terbaik : Al-Ustadz Rusli Atho’illah

Band Paling Kreatif : Guru tahun pertama. akmal

 

Cek Kesehatan Guru Senior 2020

0

GONTOR—Jum’at pagi (3/1), Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mengadakan cek kesehatan untuk Bapak guru KMI senior yang sudah berumur empat puluh tahun ke atas. Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang guru senior dan 70 orang ibu guru senior. Untuk bapak guru, cek kesehatan dilaksanakan di Kantor Pusat Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor lantai satu, sedangkan untuk para istri, dilaksanakan di lantai dua.

Sebelum cek kesehatan, seluruh peserta dihimbau untuk berpuasa selama 12 jam supaya kadar gula darah dapat diketahui. Acara dimulai dari pendaftaran, dilanjutkan dengan cek sampel darah, cek jantung elektrokardiogram (EKG), dan yang terakhir tes urin. Setelah itu, para peserta mengambil sarapan yang telah disediakan di lokasi.

Dikoordinir segenap staf Balai Kesehatan Santri dan Masyarakat (BKSM) serta Klinik Laboratorium Pramita Madiun, acara ini berlangsung mulai pukul 07.00 hingga pukul 10.30 WIB. Kegiatan yang diadakan satu tahun sekali ini bertujuan untuk menjaga dan mengontrol kesehatan para guru KMI secara teratur. Mudah-mudahan segenap guru PMDG senantiasa dikaruniai kesehatan oleh Allah dan dipanjangkan umurnya untuk beramal. Faruq

Dialog 5 Besar Calon Ketua OPPM

0

GONTOR PUTRI 1Al-ma’hadu la yanamu abadan, pondok tidak pernah ‘tidur’ ataupun berhenti dari segala aktivitasnya. Semua kegiatan  bergerak dinamis sesuai waktu yang telah ditentukan. Tidak ada kata ‘kosong’ dalam beraktivitas, layaknya semboyan yang sering kita dengar, ar-roohatu fii tabaaduli-l-a’mal.

Seperti halnya pada hari Selasa silam, tanggal 24 Desember 2019, diadakan sebuah acara khusus untuk kelas 5, yaitu acara ‘Dialog 5 Besar Calon Ketua OPPM’. Acara ini adalah salah satu rentetan acara pergantian pengurus OPPM dan Koordinator  lama ke baru. Dalam acara ini, 5 kandidat kelas 5 yang terpilih harus berorasi di depan seluruh asatidz, ustaadzat dan kelas 5 tentang bagaimana proker-proker jangka panjang yang akan dilakukan ketika menjadi Ketua OPPM.

Sebelum orasi tersebut, sudah terkumpul beberapa kandidat kelas 5 yang terpilih oleh anggota konsulat, dan juga yang dipilih dari musyawarah antara wali kelas dan guru-guru senior. Kemudian dari seluruh kandidat kelas 5, setiap individu wajib memilih dua nama dari setiap 5 konsulat (Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera, dan Sumalia) yang dikiranya layak menjadi Ketua OPPM. Setelah 10 nama terpilih, kembali setiap individu baik kelas 5, ustaadzat, dan asatidz harus memilih 2 nama yang akan menjadi kandidat 5 besar calon Ketua OPPM.

Kelima santri yang terpilih adalah:

  1. Nur Afifah Setio    5H       Jawa Tengah
  2. Norma Aulia          5B        Jawa Tengah
  3. Mila Sofa                5B        Jawa Timur
  4. Rizka Rahmi          5D        Sumatera
  5. Wildah Rahmah    5B        Jawa Barat

Sambutan Bapak Pengasuh

Masing-masing kandidat telah menampilkan orasi mereka yang terbaik dengan berbagai proker-proker jangka panjang yang berbeda. Di penghujung acara, Bapak Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1, Al-Ustadz KH. Ahmad Suharto, M.Pd.I mengatakan:

“Dengan kapasitas santri sebanyak 3.800 orang, pondok yang begitu luasnya, dan kedisiplinan serta peraturan-peraturan yang harus ditetapkan, seharusnya yang memegang atau yang menjadi pengurus organisasi itu adalah ustaadzah. Tetapi, kami ingin memberikan kesempatan kepada anak-anakku kelas 5 untuk belajar. Belajar bagaimana mengemban amanah dan tanggungjawab pondok, bagaimana cara mengurus suatu organisasi. Dengan syarat, semua harus mau belajar dan meningkatkan diri.”

khairan

Tanamkan Ruuh-ul-Mudarris, Kelas 5 Diamanati Mengajar Pelajaran Sore

0

DARUSSALAM- Setelah acara serah terima amanat Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) dan Koordinator Gerakan Pramuka (KGP) dari kelas 6 ke kelas 5 yang dilaksanakan pada hari Ahad-Selasa, 29-31 Desember 2019 lalu, maka selesailah sudah kegiatan dan kesibukan kelas 6 yang berkenaan dengan keorganisasian dan ekstrakulikuler. Termasuk juga mengajar pelajaran sore dan mengawas latihan pidato para santri. Karena mereka diharapkan akan fokus dalam menghadapi rentetan ujian akhir KMI yang sudah diambang pintu.

Kamis malam, (2/1) Staf Afternoon Lesson Advisory Council (ALAC) dan Staf Public Speaking Advisory Council (PUSDAC) mengadakan pengarahan dan pembagian tugas kepada para pengajar dan petugas pelajaran sore serta pengawas latihan pidato santri dari kelas 5 di Aula Gedung Robitoh PMDG. Acara ini dihadiri oleh Direktur Pembimbing Pelajaran sore, Al-Ustadz Hakam Ar Rosyada, M.Pd.I., Al-Ustadz Moh. Alwi Yusron, M.A., dan Al-Ustadz Hasan Muttaqin, S.Th.I.

Salah satu fungsi diadakannya kegiatan ini yaitu untuk memperkenalkan kepada kelas 5 suatu hal yang baru, yaitu mengajar itu sendiri. Al-Ustadz Hakam Ar Rosyada, M.Pd.I. menuturkan dalam sambutannya, bahwa sebaik-baik belajar adalah (dengan) mengajar dan mengajar bukan hanya memindahkan apa yang ada di buku kedalam otak santri, tetapi mengajar adalah proses untuk membantu para santri dalam mengembangkan potensi akhlaq dan akalnya agar bisa menjalankan pekerjaan sehari-harinya dengan baik. Reva