Home Blog Page 221

460 Mahasiswi Semester 6 UNIDA Gontor Ikuti Pembekalan KKN

0

Mantingan – Mahasiswi semester 6 UNIDA Gontor Kampus Putri mengikuti pembekalan KKN-PPM (Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat) di Auditorium Kulliyatu-l-Banat Gontor Putri 1 pada Senin (31/12) – Jum’at (3/1). Pembekalan ini merupakan program wajib dan menjadi tahap awal KKN untuk memberi informasi, pengertian, tujuan, latihan, dan bekal kepada mahasiswi sebelum diterjunkan ke lokasi. Kegiatan yang diikuti oleh 460 mahasiswi ini dibuka langsung oleh Ketua Pusat Pengabdian Masyarakat UNIDA Gontor H. Noor Syahid, M.Pd.

Selama 5 hari berturut-turut di pagi, siang, sore, dan malam hari mahasiswi dibekali 19 materi berbentuk teori, praktik, maupun tugas mandiri. Adapaun materi yang diberikan adalah sebagai berikut:

1 Sejarah dan Kebijakan KKN UNIDA Gontor Al-Ustadz H. Noor Syahid, M.Pd.
2 Metode dan Peta Dakwah di Indonesia Al- Ustadz H. Ahmad Suharto, M.Pd.
3 System Pemerintahan Desa dan Sosiologi Desa Al- Ustadz Suyanto, S.Ag., M.M
4 Sosiologi dan Tehnik Memotivasi Masyarakat dalam Pembangunan Al-Ustadz Dr. H. Asif Trisnani, MA.
5 Kemampuan Berkomunikasi dan Hubungan Interpersonal Al-Ustadz Ahmad Lukman Nugraha, M.A.
6 Sosialisasi Panduan KKN UNIDA Gontor Al- Ustadz Achmad Fajaruddin, M.A
7 Aliran-aliran dalam Islam di Indonesia Al- Ustadz Dr.  H. Nur Hadi Ihsan, MIRKH
8 Paradigma PAR Al- Ustadz Suyanto, S.Ag., M.M
9 Mapping Al- Ustadz Ahmad Setiyono, M.M
10 Kalender Musim Al-Ustadz Miftahul Huda, M.E.
11 Transektor Al- Ustadz Ahmad Setiyono, M.M
12 Diagram Venn Al-Ustadz Andi Triyawan, M.A.
13 Trend and Change Al- Ustadz Miftahul Huda, M.E
14 Pohon Masalah dan Harapan Al- Ustadz  Muhammad Qoshid Alhadi, M.E
15 Matrix Ranking dan Ananlisis Relevansi Al-Ustadz Ahmad Lukman Nugraha, M.A.
16 Teknik dan Sistematika Laporan Al- Ustadz Ahmad Setiyono, M.M
17 Pelatihan Perawatan Jenazah Bapak Agus
18 Tibun Nabawi (Ruqiyah) Al- Ustadz Suyanto, S.Ag., M.M
19 Tibun Nabawi (Teori dan Praktek Hijamah) Tim Tibun Nabawi

Total mahasiswi yang mengikuti KKN kali ini dua kali lipat dari tahun sebelumnya, mereka terdiri dari kampus 1, 2, 3, 5, dan regular. Setelah dilaksanakan survey ke beberapa kecamatan dengan didampingi DPL (Dosen Pembimbing Lapangan), terpilihlah Kecamatan Paron menjadi lokasi KKN tahun ini. Mereka nantinya akan terbagi dalam 45 pos di mana setiap pos terdiri dari 10 – 11 mahasiswi. Pelaksanaan KKN adalah realisasi dari salah satu Tridharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Untuk itulah, diharapkan mahasiwi UNIDA Gontor harus berhasil dirasakan kehadirannya oleh masyarakat dan program-program yang dilaksanakan harus memberikan pengaruh yang berarti dalam pembangunan desa. Amiin… Salsabila

Mahasiswi mempresentasikan “Trend & Change” dari suatu desa
Mahasiswi mempresentasikan “Perubahan & Kecenderungan Populasi Penduduk” suatu desa
Mahasiswi mempresentasikan hasil pemetaan suatu desa

Anggota Konsulat Pilih Wakilnya Untuk Duduk di OPPM dan KGP

0

RIMBO PANJANG – Kaderisasi merupakan keniscayaan kehidupan. Tanpa kaderisasi, kehidupan manusia akan punah dan binasa. Oleh karenanya, kaderisasi menjadi salah satu poin panca jangka Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Menimbang hal tersebut, estafet kepengurusan OPPM dan KGP menjadi hal urgen untuk dilaksanakan.

Rentetan proses kaderisasi OPPM dan KGP dimulai dengan pemilihan utusan tiap-tiap konsulat. Senin (29/12), seluruh santriwati berkumpul di mushala guna mendengarkan arahan dari Bapak Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 7. Kemudian para santriwati berkumpul bersama anggota-anggota konsulatnya di ruang-ruang kelas yang sudah ditentukan.

Dengan pengawalan dari guru-guru pembimbing, tiap anggota memilih satu atau dua orang dari santriwati kelas lima yang dianggap layak untuk menjabat di OPPM. Dari 13 jumlah konsulat di PMDG Putri Kampus 7, terpilih 65 santriwati. Nantinya, nama-nama yang terpilih akan diseleksi lebih ketat oleh guru-guru pembimbing. Sehingga diperoleh kader OPPM dan KGP yang benar-benar layak. Farouq

Rancang Proker, Tiap Gudep Adakan Mugus

0

RIMBO PANJANG – Musyawarah gugus depan (Mugus) adalah pemegang kekuasaan tertinggi di gudep gerakan pramuka. Pergantian pengurus Koordinator Gerakan Pramuka (KGP) yang baru saja berlangsung menjadi pertimbangan urgensi pelaksanaan mugus.

Rabu (1/1) pagi, seluruh anggota gudep berkumpul di 6 tempat berbeda. Mugus diawali dengan pembacaan laporan hasil usaha oleh ketua bindep (pembina gugus depan). Berlanjut dengan sidang pleno. Tiap anggota gudep diberi kesempatan untuk mengajukan usulan terkait proker (program kerja) setahun mendatang.

Seluruh dewan guru dikerahkan untuk mengawal dan membimbing pelaksanaan mugus. Agar tercapai tujuan pendidikan yang dibawa oleh gerakan pramuka. Farouq

Putri Pelalawan dan Inhu Dinobatkan Sebagai Ketua KGP Baru

0

RIMBO PANJANG – Penugasan dengan pengawalan dan keteladanan adalah salah satu metode pendidikan Gontor. Siswi akhir KMI yang bertugas di KGP (Koordinator Gerakan Pramuka) telah menyerahkan tanggung jawab dan amanat kepada adik-adik mereka, santriwati kelas lima. Mereka adalah kader yang telah disiapkan untuk meneruskan estafet perjuangan, khususnya di bidang kepramukaan.

Diawali dengan laporan hasil usaha dari tiap-tiap andalan. Selasa (31/12) malam, seluruh warga Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 7 berkumpul di sahah ta’asi guna menyimak laporan dari enam andalan gugus depan 08129.

Keesokan harinya, Rabu (1/1) acara dilanjutkan dengan serah terima amanat dan diakhiri dengan pelantikan pengurus baru. Sebanyak 23 santriwati kelas lima terpilih untuk bertanggung jawab mengawal jalannya kegiatan kepramukaan di PMDG Putri Kampus 7. Ananda Nurhikmah Trisna Ningsih, 5B, Pelalawan dan Ananda Herlita, 5D, Inhu, mendapat amanat besar memimpin 21 teman-temannya sebagai ketua KGP. Farouq

Gontor Putri 1 Menyabet Juara Umum FESDA 2019

0

Mantingan – Pondok tidak pernah mengenal kata ‘libur’ dalam kesehariannya, meskipun bertepatan dengan hari Jum’at. Selalu ada kegiatan yang siap mengisi kekosongan di tiap detiknya. Dan tepat tanggal 26 Desember lalu, Gontor Putri 1 menyambut kedatangan pondok cabang lainnya yaitu Gontor Putri kampus 2, kampus 3, kampus 5, dan juga mahasiswi UNIDA Reguler. Setiap dari mereka mengutus delegasinya dalam rangka memeriahkan Festival Universitas Darussalam (FESDA) 2019 yang tahun ini di gelar di Kampus 1 Mantingan dan dihadiri oleh seluruh mahasiswi Universitas Darussalam Putri.

Lomba dibedakan menjadi 4 cabang yaitu; olah rasa, olah raga, olah fikir, dan olah dzikir. Setiap cabangnya dibagi lagi menjadi jenis-jenis lomba yang sesuai dengan ‘olah’ yang ditentukan. Contohnya, memanah bagian dari olah raga, fotografi bagian dari olah rasa, debat bagian dari olah fikir, dan MTQ bagian dari olah dzikir. Dalam mempersiapkan kompetisi ini, Gontor Putri 1 secara khusus telah mengadakan UNIDA Champion (UNICA) 2 minggu sebelumnya, sebagai ajang penyaringan calon delegasi yang siap untuk berkiprah di FESDA tahun ini.

Acara tahunan ini dibuka secara resmi pada Kamis sore (26/12/19) di aula Kulliyatu-l-banaat oleh Bapak Rektor UNIDA cabang Mantingan, Al-Ustadz D.R. Nur Hadi Ihsan, MIRKH. Perlombaan dimulai secara serentak pada keesokan harinya yaitu Jum’at (27/12/19) dari pagi hingga berakhir pada tengah hari. Setiap perlombaan berlangsung secara meriah dan dipenuhi dengan rasa sportifitas yang tinggi. Penutupan dijadwalkan akan dilangsungkan pada sore harinya. Namun, karena hujan lebat mengguyur tanah Darussalam disertai mati listrik yang diluar dugaan, jadwal pun ditunda hingga selepas sholat Isya’.

Menurut rekapitulasi resmi panitia, Juara Umum FESDA tahun ini diraih oleh Gontor Putri kampus 1, sedangkan Juara Favorit dimenangkan oleh UNIDA Reguler. Meskipun pada penutupan juga terjadi mati listrik yang mendadak, namun acara pembagian hadiah tetap berlangsung lancar dan meriah. Dengan adanya agenda tahunan ini, diharapkan dapat membentuk karakter mahasiswi yang kuat saing dengan tetap menjunjung sportifitas dalam setiap kompetisi baik di dalam maupun diluar kampus UNIDA, sekaligus menambah pengalaman yang akan bermanfaat di kemudian hari.

-kamilaisl

Seminar Akhir Tahun DEMA UNIDA Gontor Isi Kegiatan Mahasiswa Guru

0

DARUSSALAM– Sebagai pengisi kegiatan akhir tahun para mahasiswa guru, Dewan Mahasiswa (DEMA) Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Kampus Gontor mengadakan Seminar Akhir Tahun yang dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan santri yaitu Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) serta Serah Terima Amanat Pengurus Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) dan Koordinator Gerakan Pramuka (KGP) Gugus Depan 15089, masa bakti 1440-1441/2019-2020. Acara yang diadakan bertepatan dengan momen penghujung tahun 2019 masehi tersebut sekaligus menjadi penambah wawasan keilmuan mereka, yang bisa dijadikan bekal yang sangat bermanfaat untuk memaksimalkan kegiatan perkuliahan mereka.

Kegiatan tersebut dimulai pada hari Ahad (29/12) malam, dengan pemateri pertama adalah Al-Ustadz Faizuddin Harliansyah, M.IM. yang menyampaikan materi dengan judul “Online Research Skills (ORS)”.

Al-Ustadz Faizuddin Harliansyah, M.IM. memberikan materi "Online Research Skills"
Al-Ustadz Faizuddin Harliansyah, M.IM. memberikan materi “Online Research Skills”

Beliau yang merupakan Kepala Perpustakaan Pusat di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang itu menjelaskan tentang betapa pentingnya memiliki cara yang tepat untuk melakukan penelitian secara online, sehingga kita dengan segala keterbatasan namun di era modern ini mampu memanfaatkan media dan fasilitas yang tersedia untuk memaksimalkan hasil bacaan dan penelitian kita.

“Target kita malam ini adalah bagaimana mengembangkan skill penelusuran referensi-referensi secara online; kita dapat mengakses sumber-sumber belajar dan sumber penelitian yang sangat bermanfaat dan bernilai, dan itu dari seluruh dunia,” jelas beliau ketika menyampaikan tentang urgensi ORS tersebut.

Ada banyak sekali software komputer yang mampu mendukung tujuan kita di atas, jelas beliau, dan salah satunya yang didemonstrasikan pada malam itu adalah Zotero.

Al-Ustadz Dr. Henri Shalahuddin, MIRKH memberikan materi "Metodologi Penelitian Berbasis Worldview Islam"
Al-Ustadz Dr. Henri Shalahuddin, MIRKH memberikan materi “Metodologi Penelitian Berbasis Worldview Islam”

Kemudian pada hari Senin (30/12), sesi kedua dan ketiga diisi oleh Al-Ustadz Dr. Henri Shalahuddin, MIRKH pada sesi pagi dan Al-Ustadz Dr. M. Kholid Muslih, M.A. pada sesi malam. Materi yang disampaikan oleh beliau keduanya sama-sama menjadi pondasi penting bagi para mahasiswa khususnya mahasiswa guru sebelum mempelajari berbagai ilmu pengetahuan, yaitu dengan membangun framework yang sesuai dengan semangat Islam, sehingga dengan demikian mereka tidak mudah goyah dalam menghadapi berbagai permasalahan yang muncul di masyarakat terutama saat bersinggungan dengan masalah aqidah.

Al-Ustadz Dr. M. Kholid Muslih, M.A. memberikan materi "Islamisasi Ilmu Pengetahuan"
Al-Ustadz Dr. M. Kholid Muslih, M.A. memberikan materi “Islamisasi Ilmu Pengetahuan”

Untuk materi pada sesi pagi bertemakan: “Metodologi Penelitian Berbasis Worldview Islam”, dan untuk materi pada malam hari adalah “Islamisasi Ilmu Pengetahuan”. Adapun untuk materi Islamisasi Ilmu Pengetahuan tersebut, tidak lain merupakan pondasi utama UNIDA Gontor itu sendiri pada setiap aktivitas keilmuan mereka, dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan.

Dr. Drh. Hasim Danuri, DEA. memberikan materi "Integrasi Biologi dan Al Quran"
Dr. Drh. Hasim Danuri, DEA. memberikan materi “Integrasi Biologi dan Al Quran”

Dan pada sesi terakhir di Selasa (31/12) pagi, pemateri terakhir sekaligus penutup rentetan acara seminar tersebut diisi oleh Dr. Drh. Hasim Danuri, DEA. dengan tema “Integrasi Biologi Al-Qur’an”. Dari seluruh rentetan kegiatan seminar ini, para peserta dari seluruh mahasiswa guru UNIDA Gontor Kampus Gontor diharapkan dapat mengambil banyak ilmu serta wawasan baru, sehingga dengan bertambahnya bekal mereka, maka akan semakin siap untuk menghadapi berbagai permasalahan ketika terjun ke masyarakat nanti.hussein

Panggung Gembira Virtuous Generation -Bukan hanya sekedar Tontonan tapi sebagai Tuntunan

0

Mantingan- (17/12/2020)Untuk meningkatkan Bakat dan Kreatifitas Siswi Akhir KMI 2021 maka digelarlah acara Pagelaran Seni Panggung Gembira Virtuous Generation , sebagai salah satu rentetan acara Pekan Perkenalan Khutbatul A’rsy. Rintik Air Hujan mengiringi persiapan Pagelaran seni Akbar Panggung Gembira tidak mematahkan kesemangatan Siswi Siswi Akhir KMI untuk mempersiapkan acara tersebut. Dengan diiringi sorotan lampu yang tajam, Background yang megah, Musik yang menggema, Dekorasi yang elegan, dan diiringi dengan rintikan hujan yang tak kunjung reda, acarapun  dimulai tepat pada pukul 19.30 WIB, yang bertempat didepan gedung Saudi.

Acara ini disaksikan oleh seluruh dewan Guru dan santriwati Gontor Putri kampus 2. Acara yang bertajuk Nusantara ini menampilkan beberapa acara yang menarik, diantaranya, All Dance Star, Band, Saman, Ballet, Ketoprak, Pop Singer, dan Drama. Drama yang  ditampilkan pada Panggung Gembira Tahun ini berjudul “Sang Nyai” yang menceritakan tentang perjuangan Nyai Sudarmi (Ibu dari Trimurti Pendiri Gontor) dalam mendidik anak-anaknya. Acara ini tidak hanya diikuti oleh Siswi Akhir KMI 2021 saja, tetapi beberapa siswi dari kelas 1-4 ikut memeriahkan acara tersebut.

Panggung Gembira Tahun ini berhasil memukau para penonton, terlihat dari kemeriahan pada setiap acara, dimulai dengan Rebana dan ditutup dengan Penampilan Wayang dari siswi kelas 6,  kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Evaluasi oleh Bapak Wakil Pengasuh. Dengan diadakan acara Panggung Gembira ini menjadi barometer kesuksesan Siswi Akhir KMI kedepannya, karena dengan Panggung Gembira dapat mempersatukan dan memperkuat kebersamaan Siswi Akhir KMI 2021, dengan diiringi Do’a, usaha, Pengorbanan dan Keikhlasan dalam mempersiapkan Pagelaran Seni ini, Alhamdulillah acara ini bisa berjalan dengan lancar tanpa ada kendala apapun. Virni

LPJ: Estafet Kepemimpinan Pengurus Koordinator Gerakan Pramuka

0

Gontor–“Siapapun masinisnya, kereta harus tetap berjalan di atas rel-rel yang telah ditetapkan”, begitulah bunyi semboyan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dalam estafet kepemimpinan. Siapapun pimpinannya, Pondok harus tetap berjalan di atas nilai-nilai sunnah Pondok Modern. Begitu juga dengan pengurus organisasi, dalam menjalankan tugasnya harus tetap berpegang teguh kepada sunnah-sunnah Pondok dan nilai-nilai pendidikan yang islami.

Mengingat akan semakin dekatnya masa ujian Siswa Akhir, Selasa pagi (31/12), bertempat di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) pengurus Koordinator Gerakan Pramuka 15089 membacakan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepada seluruh santri dan Pimpinan PMDG. Laporan ini merupakan wujud tanggung jawab yang real seorang pengurus atas amanah yang diembannya selama satu periode. Mereka melaporkan hasil usaha dan evaluasi dengan open management, agar kelak pengurus setelahnya bisa mengambil contoh dan menjadi lebih baik.

Pada malam harinya, dilanjutkan dengan Serah Terima Amanat dan Pelantikan Pengurus Baru. Dalam kesempatan ini, K.H. Hasan Abdullah Sahal menyampaikan, “Kepramukaan itu hidup, kesenian, keterampilan yang mendidik kehidupan. Insya Allah santri-santri sudah bisa membandingkan hidup di pesantren dan di luar pesantren. Kita membaca rapot kita masing-masing, barometer kerja, barometer hasil usaha. Yang baik kita pertahankan, yang kurang baik kita perbaiki. Berani mengatakan yang baik itu baik, dan yang salah itu salah. Setelah ini akan kita lihat sepak terjang pengurus Koordinator termasuk para pembimbing-pembimbingnya. Kita doakan bersama agar istiqomah dalam menjalankan amanat ini, aamiin”. rukh

Rayon Indonesia 2/1 dan Yordania 2/2 Bawa Pulang Piala DC

0

RIMBO PANJANG – Metode pengembangan kemampuan berbahasa Arab dan Inggris punya banyak media. Drama Contes salah satunya. Tiap rayon berlomba menampilkan drama dengan alur cerita yang menarik. Penggunaan bahasa Arab dan Inggris dalam dialognya menjadi tantangan utama.

Drama Contes (DC) di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 7 dilaksanakan malam hari pada hari Senin – Selasa (30-31/12). Banyaknya rayon yang menjadi peserta DC membuat pelaksanaannya diadakan selama dua hari. Panitia DC bekerja cukup keras, karena mereka harus berulang kali mendesain panggung agar sesuai dengan latar tiap adegan.

Dari lomba tersebut, diperoleh beberapa juara dari kategori berikut:
Best actress
Shighar : Tiara Hidayah, 1 int. C
Kibar : Dira Alifah, 3D
Best language
Shighar : Yordania 2/2
Kibar : Indonesia 4/1
Best costume
Shighar : Yordania 2/2
Kibar : Gedung Baru 1
Best prologue
Sighar : Alfus Salamah, 1 Int. B
Kibar : Faradilla 4E
General winner
Sighar : Yordania 2/2
Kibar : Indonesia 2/1
Farouq

Laporan Pertanggungjawaban OPPM dan KOORDINATOR : Patah Tumbuh Hilang Berganti

0

Gontor Putri Kampus 3 – Selasa, (31/12) diadakan Laporan pertanggungjawaban OPPM dan Koordinator. Bertempat di Auditorium, acara ini berlangsung selama 3 hari dan dihadiri oleh seluruh santriwati Gontor Putri Kampus 3, asatidz dan Ustadzah.

Dibacakanlah seluruh hasil usaha dan laporan keuangan dari setiap bagian-bagian OPPM maupun Koordinator selama kepengurusan tahun 2019. Laporan  pertanggungjawaban  merupakan wujud tanggung jawab santri dalam berorganisasi dan mengelola berbagai macam kegiatan-kegiatan di dalamnya. Setelah seluruh bagian selesai melaporkan bagiannya masing-masing, kemudian berlangsunglah sesi serah terima amanat dari pengurus OPPM lama ke pengurus OPPM baru.

Keorganisasian OPPM baru diketuai oleh Rizky Aulia 5C dan Fanisa Aulia 5B, sedangan keorganisasian Koordinator diketuai oleh Endah Tri Wahyuningsih 5B dan Rhiznindya Fatimatuzzahro 5C.

Semua warga Darussalam mendapat pendidikan dengan adanya laporan pertanggungjawaban ini, khususnya dalam berorganisasi. Semoga kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan lebih baik dan terus memajukan pondok.Qurrotul Aini