Home Blog Page 228

Gontor Olympiad, Ajang Tahdziibun Nufus Santri

0

Gontor Olympiad, Ajang Tahdziibun Nufus Santri

 

DARUSSALAM – Dalam rangka meningkatkan sportivitas para santri sekaligus mendidik karakter santri, Gontor kembali mengadakan kegiatan yang rutin diadakan setiap tahunnya yaitu Gontor Olympiad (GO). GO merupakan sebuah ajang perlombaan para santri yang terbagi menjadi berbagai divisi; yaitu divisi olahraga, keilmuan, kesenian, bahasa, bahkan kepramukaan. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya mewujudkan raga yang sehat saja bagi santri, namun juga akal yang sehat serta hati yang sehat.

 

“Kegiatan ini merupakan ajang perlombaan sekaligus riyadhah badaniyyah. Dan riyadhah badaniyyah merupakan salah satu aktivitas yang mampu mendatangkan manfaat bagi raga, akal, bahkan hati kita,” begitulah poin dari nasehat yang disampaikan oleh Al-Ustadz Dr.H. Mulyono Jamal, M.A. selaku salah satu guru senior di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang mewakili Bapak Pimpinan PMDG ketika upacara pembukaan GO yang dilaksanakan di lapangan hijau PMDG pada hari Jum’at (6/12) lalu. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa tujuan akhir dari semua hasil manfaat tersebut tidak lain adalah untuk membuat kita tetap kuat bahkan istiqamah dalam menjalankan ibadah lillaahi ta’aalaa di dunia ini.

 

Kegiatan yang berlangsung selama seminggu dimulai sejak setelah upacara pembukaan tersebut berakhir pada hari Kamis (12/12). Setelah itu, kegiatan dilanjut dengan penutupan resmi GO yang diadakan pada hari Jum’at (13/12) pagi. Acara yang diadakan di depan Aula Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) ini dihadiri oleh Bapak Pimpinan PMDG KH. Hasan Abdullah Sahal, Direktur Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) KH. Masyhudi Subari, MA., Wakil Direktur KMI Al-Ustadz H. Farid Sulistyo, Lc. dan Al-Ustadz H. Sutrisno Ahmad, Dipl.A., Ketua Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Al-Ustadz H. Abdullah Budi Prasetyo, S.Ag., dan beberapa guru KMI beserta seluruh santri PMDG.

 

Penutupan GO ini diawali dengan sambutan dari Bapak Pimpinan PMDG KH. Hasan Abdullah Sahal. Beliau Menyampaikan tentang pentingnya usaha dalam melakukan segala sesuatu.

وأن ليس للإنسان إلا ما سعى # وأن سعيه سوف يرى (سورة النجم : 39-40

“Yang penting dalam pertandingan itu harus ada yang namanya usaha, upaya dan kerja keras, dan bukan untuk mencari kemenangannya. Karena semua hasilnya ada di tangan Allah SWT.” Ujar beliau dalam memberikan sambutannya.

 

Setelah Bapak Pimpinan memberikan sambutan dan membacakan doa sekaligus menutup pekan GO tahun 2019, acara dilanjutkan dengan pembacaan nama-nama pemenang dan pembagian hadiah berupa piala yang akan dibagikan kepada seluruh peserta yang telah menjuarai perlombaan-perlombaannya.

Daftar Pemenang Dalam Ajang Gontor Olympiad :

 

A. Kategori Olahraga Antar Klub

  1. Divisi Sepak Bola A
    1. Juara 1 Nepura A
    2. Juara 2 Darma Jaya A
  2. Divisi Sepak Bola B
    1. Juara 1 Nepura B
    2. Juara 2 Meteor B
  3. Divisi Futsal
    1. Juara 1 Atomic B
    2. Juara 2 Varius B
  4. Divisi Basket
    1. Juara 1 Rajawali
    2. Juara 2 Hartop
  5. Divisi Voli
    1. Juara 1 Safari

 

B. Kategori Perlombaan Antar Rayon

  1. Divisi Futsal
    1. Juara 1 Kibar Saudi 3 lt 2
    2. Juara 1 Sighor Indonesia 4
  2. Divisi Voli
    1. Juara 1 Kibar Palestina
    2. Juara 2 Sighor Syiria 3
  3. Divisi Keilmuwan
    1. Antar Rayon Syiria 2
    2. Antar Instansi Darussalam Pos
  4. Divisi Bahasa
    1. Antar Rayon GBK
    2. Antar Instansi Itqon
  1. Divisi Kesenian

Juara 1  Yaman

  1. Divisi Kepramukaan
    1. Juara 1 Kibar Palestina
    2. Juara 1 Sighor Indonesia 2

 

Juara Umum Kepramukaan Gugus Depan 15-089 : Gudep 15-089-01

Juara Favorit Kepramukaan Rayon   : GBK

Nonton Bareng Pertandingan Final Sepakbola Sea-Games 2019 Di Gontor

0

Nonton Bareng Pertandingan Final Sepakbola Sea-Games 2019 Di Gontor

 

Dalam rangka menumbuhkan rasa nasionalisme para santri, Gontor menyelenggarakan acara nonton bareng Tim Nasional Indonesia melawan Vietnam pada Selasa (10/12) malam. Acara yang diadakan di depan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) ini dihadiri oleh seluruh santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dan beberapa guru Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI). Acara ini dimulai setelah santri selesai menunaikan ibadah shalat Isya’ berjama’ah.

 

“Acara ini diselenggarakan guna meningkatkan rasa cinta para santri terhadap tanah air, dan juga sebagai sarana hiburan bagi mereka disela-sela kesibukan dalam menjalani aktivitas pondok yang begitu padat,” Begitulah yang diutarakan oleh Al-Ustadz Muhammad Firdaus Bin Azmi, sebagai salah seorang staf Pengasuhan Santri ketika ditanya tentang tujuan penyelenggaraan acara tersebut.

 

Kegiatan yang berlangsung selepas shalat Isya’ ini menjadi pengganti kegiatan wajib mereka yaitu belajar malam terbimbing bersama wali kelas. Meskipun pada kali ini, Timnas Indonesia belum bisa meraih kemenangan, tetapi mereka tetap bersemangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan ini.

“Tentunya saya sangat senang sekali dengan diadakannya nobar (Nonton Bareng) ini. Dikarenakan acara ini saya jadikan sebagai hiburan ditengah-tengah kesibukan saya sebagai santri kelas 6 dalam mempersiapkan ujian akhir KMI, dimana kita harus menghafal puluhan pelajaran yang telah ditentukan. Dan alhamdulillah pada saat ini saya sangat terhibur, meskipun timnas pada kali ini tidak bisa mendapatkan hasil sesuai dengan apa yang saya inginkan.” ujar Marogi Abdul Musthofa, salah satu santri kelas 6-B KMI ketika dimintai kesan tentang kegiatan tersebut.Mahrus

Gontor Kembali Tingkatkan Kualitas Wasit Dan Pelatih Olahraga Santri

0

 

DARUSSALAM – Dalam rangka meningkatkan kemampuan santri untuk menjadi wasit dan pelatih olahraga, Gontor kembali mengadakan acara pelatihan yang diadakan pada Sabtu (31/11) sampai Selasa (3/12) malam. Pelatihan ini diadakan untuk beberapa cabang olahraga yang ada pada kegiatan ekstrakurikuler di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yaitu: sepak bola, futsal, voli, basket, dan bela diri. Tak hanya kalangan santri, beberapa guru pun ikut serta dalam mengikuti pelatihan ini.

 

“Tujuan diadakannya pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan santri dalam menjadi wasit ataupun pelatih, sehingga Pondok ini tidak hanya mencetak ulama-ulama yang cendekiawan saja tetapi juga mencetak para atlit-atlit yang islami dan faham agama,” Begitulah ujar Al-Ustadz Falihuddin Hasan, selaku salah satu guru Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) sekaligus pelatih cabang olahraga futsal pada pelatihan kali ini.

 

Untuk pelatihan yang diadakan pada tahun ini, Gontor mendatangkan beberapa pelatih dan wasit yang telah berpengalaman dalam memimpin pertandingan nasional, salah satunya adalah Coach Handana yang telah mendapat lisensi level 1 AFC.

 

“Saya merasa senang ketika saya diundang untuk mengisi pelatihan di PMDG. Banyak hal yang unik di Pondok ini, salah satunya adalah kemampuan santri yang bukan hanya bisa berolahraga saja, tetapi mereka juga pandai dalam agama. Selain itu, fasilitas di Pondok ini sangatlah memadai, contohnya adalah kualitas stadion yang sangat bagus, bahkan stadion tersebut layak dipakai untuk kompetisi Liga 2 Indonesia” ujar Coach Joko santoso, selaku salah satu pelatih Persatuan Sepak bola Cilacap dan Sekitarnya (PSCS) ketika menyampaikan kesannya tentang pelatihan di PMDG.Mahrus

Language Opening, Opening the World

0

Karangbanyu – Gontor dengan sistem pendidikannya menjadikan santri-santrinya berakhlak, bermental serta berilmu. Salah satu sistemnya yaitu dengan berbahasa. Bahasa yang digunakan di Gontor yaitu Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Dimana Bahasa Arab merupakan Bahasa Al-Qur’an dan Bahasa Inggris adalah Bahasa Internasional. Setiap santri diwajibkan menggunakan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris dalam percakapannya sehari-hari.

            Jumat (22/11) pukul 06.00 WIB bertempat di Audotorium, Gontor Putri Kampus 3 mengadakan pembukaan bahasa untuk seluruh santriwati Gontor Putri Kampus 3 dan dihadiri juga oleh seluruh ustadzah, yang mana acara tersebut diawali dengan sambutan bapak wakil pegasuh H. Suwarno. TM, S.Ag lalu dilanjutkan dengan pembukaan simbolis yang sangat meriah.

            Tak lupa untuk menambah kesemangatan warga Darussalam, Staff Bahasa tampil di atas panggung dengan membawakan lagu berbahasa arab. Merdunya suara dan musik yang beradu satu membuat warga Darussalam antusias dan ikut melantunkan lagu bersama-sama. Di pagi hari ini kita semua mendapat pendidikan dari apa yang kita lihat, kita dengar dan apa yang kita rasakan.

            Dan dengan penggunaan bahasa Arab dan Inggris, diharapkan santri mudah untuk belajar, berkomunikasi dan bersosialisasi di keseharian mereka. Sehingga kualitas bahasa terus meningkat dan berkembang, diikuti terwujudnya santri yang berakhlak, bermental serta berilmu. Seperti apa yang dicita-citakan Gontor, bahwa Gontor mencetak santri yang pintar di bidang agama dan tidak bodoh di bidang umum.QurrotulAini

SCOUT ZONE; Adalah bukti hidupnya pramuka muslimah

0

MANTINGAN- Jum’at (13/12) silam adalah waktu yang berbahagia bagi Koordinator gugus depan gerakan pramuka Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 beserta para warga Darussalam. Hal ini terbukti dengan adanya sebuah kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh koordinator gugus depan gerakan pramuka, demi terciptanya suasana kecintaan santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1 terhadap darah coklat alias Pramuka.

Kegiatan yang diselenggarakan tersebut, Scout Zone namanya. Scout Zone adalah sebuah kegiatan yang memiliki berbagai macam rentetan acara. Seperti halnya perlombaan yang diselenggarakan oleh berbagai macam andalan koordinator, perpustakaan terbuka, Bazar kedai koordinator, stand yang berkaitan dengan bagian-bagian pramuka dan lain sebagainya. Hal ini dilakukan demi terwujudnya suasana pramuka yang lebih menyentuh hati santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1 dan juga menambah wawasan santriwati mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kepramukaan.

Pondok Modern Darussalam Gontor Putri sangat mendukung, mendorong dan memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang bersifat produktif dan mengandung unsur pendidikan. Salah satunya adalah kegiatan Pramuka. Dengan hal ini, PMDG putri percaya bahwa Pramuka dapat mengasah mental, membentuk jiwa kepemimpinan, dan membentuk jati diri santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor Putri. Karena, prinsip PMDG Putri adalah

“Kami Pramuka tapi Kami Muslimah”

Berikut adalah slogan PMDG Putri dalam memandang pramuka

Dengan demikian, pramuka sangat didukung untuk keadaanya, karena pramuka diyakini dapat mendidik dan membina santriwati dengan berbagai bentuk mentalnya dan berbagai sifat kepemimpinannya.

Adapun acara ini, diselenggarakan pada pukul 09.00 pagi hingga 12.00 siang, yang diikuti oleh seluruh santriwati Darussalam. Hal ini ditimbang, karena dlihat akan terciptanya kondisi yang lebih kondusif bila bermacam-macam perlombaan dilakukan pada pagi hari. Perlombaan-perlombaan tersebut tetaplah dalam unsur pendidikan, contohnya adalah orasi yang dapat melatih mental keberanian dan rasa kepemimpinan, Teka-teki pramuka yang dapat menambah wawasan santriwati mengenai pramuka, dan juga berbagai perlombaan lainnya yang berkaitan dengan teamwork seperti halnya bakiak, enggrang, serta permainan outbond lainnya. Yang mana, diharapkan, dengan adanya semua hal didalam Scout Zone, santriwati dapat menambah wawasan mengenai pramuka dan dapat menambah kecintaannya terhadap pramuka. “Because, Scout Jolly Game”.

-Selmeddy.

HTQ : Sebaik-baiknya Kalian Adalah Yang Belajar Al-Quran Dan Mengajarkannya

0

Perfotoan bagi pemenang dalam perlombaan HTQ
Perfotoan para pemenang dalam perlombaan HTQ ke XVIII

 

DARUSSALAM – Haflatu Tilawatil Qur’an (HTQ) yang ke XVIII kembali diselenggarakan di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Acara ini dimulai sejak Jum’at (29/11) dan ditutup pada Kamis (12/12) malam. Acara HTQ ini di dalamnya terdiri dari beberapa kategori perlombaan; yaitu kategori mujawwadah, murattalah, adzan, fahmul qur’an, syarhul qur’an, hifdzul qur’an, dan yang terakhir adalah khat. Untuk para peserta diambil dari santri-santri utusan setiap rayon se-Darussalam.

 

Acara puncak HTQ yang diadakan di Aula Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) menampilkan perlombaan final dari beberapa kategori yaitu mujawwadah, murattalah, dan hifdzil qur’an. Acara ini dihadiri oleh Bapak Pimpinan PMDG KH. Hasan Abdullah Sahal, wakil direktur Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) Al-Ustadz H.Farid Sulistyo, Lc., Beberapa guru senior, dan juga santri baru PMDG.

 

Acara yang dimulai setelah shalat isya ini dibuka oleh Al-Ustadz Saidil Yusron, Lc. mewakili Bapak Pimpinan PMDG. Dalam pembukaannya beliau menyampaikan tentang pentingnya menjadi generasi yang mempelajari bahkan mengajarkan Al-Qur’an kepada sesama muslim. “Sebaik-baiknya kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya,” ujar beliau. Selain itu beliau juga berpesan agar kita selalu memperhatikan segala sesuatu yang berkaitan dengan Al-Qur’an, mulai dari bacaan, hafalan hingga pemahamannya. Sehingga dengan demikian, santri bisa termasuk ke dalam golongan orang-orang seperti yang tersebut dalam hadits yang telah disampaikan tadi.

 

Setelah seluruh rentetan lomba final tersebut, acara pada malam hari itu dilanjutkan dengan pembacaan hasil pemenang dan pembagian hadiah. Para pemenang yang dibacakan oleh dewan juri dipersilahkan untuk naik ke panggung, dan hadiah yang berupa piala tersebut diserahkan langsung oleh Bapak Pimpinan PMDG, KH. Hasan Abdullah Sahal.Mahrus

 

Berikut adalah nama-nama juara lomba HTQ ke-XVIII :

 

A. Kategori Mujawwadah

  1. Brilliant 1-B GBS
  2. Ammar 4-L Saudi 3 lt 2
  3. M Iqbal Habib 3 Int K Saudi 3 lt 2

 

B. Kategori Murattalah

  1. Fajar Maulana 2-B Syiria 4
  2. Andhika Rizaldi 3 Int C Saudi 1 lt 3
  3. M Azka Ridho 1-C GBS

 

C. Kategori Hifdzul Qur’an

  1. Abdul Azis 3 Int C Saudi 1 lt 3
  2. Muhammad Arif 1 Int B GBK
  3. Maulana Husain 3-B Indonesia 1 lt 2

 

D. Kategori Adzan

  1. Dzulqarnain 3 Int D Saudi 3 lt 3
  2. Farel Andhika 2-K Indonesia 3
  3. Idul Adha 1 Int D GBK

 

E. Kategori Fahmul Qur’an

  1. Juara 1 Saudi 1 lt 2
  2. Juara 2 GBK
  3. Juara 3 Syiria 3

 

F. Kategori Syarhul Qur’an

  1. Juara 1 GBK
  2. Juara 2 Saudi 3 lt 2
  3. Juara 3 Indonesia 4

 

G. Kategori Khat I’tiyadiyah

  1. M Hasyim Abbas 4-E
  2. Yusuf Elang 1 Int I
  3. Harist Musthofa 3 Int B

 

H. Kategori Khat Riq’ah

  1. M Al-Ghani Aziz 2-O
  2. M Hasyim Abbas 4-F
  3. Yusuf Elang 1 Int I

Language Art Exhibition: Tingkatkan Bahasa Santri

0

MANTINGAN- Gontor dikenal luas dalam penggunaan bahasa kesehariannya yang Internasional, yaitu  bahasa Arab dan Inggris. Maklum, pondok memang konsisten dalam mengembangkan kosakata bahasa Arab dan Inggris santri. Sejak memasuki Gontor pada tahun pertama, santri sudah dibiasakan berdialog dengan bahasa Arab dan Inggris. Dan tidak diperbolehkan menggunakan bahasa Indonesia serta bahasa daerah, apalagi bahasa ‘kekinian’.

Penggunaan bahasa di Pondok Modern Darussalam Gontor terjadwal sesuai minggunya, yakni al-usbu’ al-arabiyyah dan al-usbu’ al-injiliziyyah. 3 minggu pertama menggunakan bahasa Arab dan 2 minggu terakhir menggunakan bahasa Inggris. Maksud daripada ini adalah untuk mendisiplinkan santri dalam percakapan sehari-harinya. Terdapat pula kegiatan rutin bahasa lain, yakni “al-muhadatsah as-shobahiyah”, dimana setiap pagi santri dicekoki 3 kosakata baru beserta contoh pemakaiannya dalam sebuah kalimat.

Sesuai selogan yang sering kita dengar, al-lughotu taaju-l-ma’had, atau “Language is Our Crown”. Maka, sebelum masa bakti kepengurusan OPPM periode tahun ini selesai, Bagian Peningkatan Bahasa (Central Language Improvement) atau biasa disebut CLI, mengadakan sebuah acara yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas bahasa santri, yakni acara Languange Art Exhibition. Acara ini diadakan setelah sholat subuh, bertempat di saahatu-t-ta’asyi’, pada hari Jum’at, 13 Desember 2019.

Pembukaan acara dimulai oleh 2 pembawa acara santri kelas 6, Hanis Afifi dan Lilla Zahida. Kemudian, dilanjutkan dengan drama yang dimainkan oleh santri kelas 6, bertemakan ‘Masa Kepengurusan OPPM yang akan Berganti’. Pemakaian bahasa dalam drama ini bergantian antara bahasa Arab dan Inggris sesuai plot. Dipenghujung acara, para pemain menyanyikan lagu “Sampai Jumpa” yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab.

Perfotoan Pengisi Acara Language Art Exhibition

Sungguh pagi yang menyenangkan bagi para santriwati Gontor Putri 1. Suasana drama yang meriah, pembawa acara yang semangat, dan nyanyian lagu yang indah. Namun, semua itu tidak luput dari unsur pendidikan. Pesan dari acara Language Art Exhibition ini jelas tersampaikan bahwa, bahasa sangat penting dalam keseharian santri. Karena kecerdasan dan kemajuan sebuah negara dan bangsa itu dilihat dari sisi kosakata bahasanya. Dengan mempelajari bahasa Arab dan Inggris setiap hari di Gontor, tentu santri telah memiliki wawasan kosakata yang sangat kaya dan luas. khairan

HIDUP SEHAT, PUSAT KEHIDUPAN; Bersama Menteri Kesehatan Republik Indonesia

0

MANTINGAN- Untuk memiliki fikiran yang sehat, bebas, cerdas, dan sistematis, para santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri, dipacu untuk menjadi pribadi yang sehat dalam porsi kesehatan yang ideal dan seimbang. Dalam Mahfudzat dikatakan, bahwa:

al-Aqlu-s-Salim fii Jismi-s-Salim”

akal yang sehat terdapat pada tubuh yang sehat

Oleh karena itu, bertepatan pada hari Sabtu, (23/11) silam, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri mengadakan beberapa kegiatan kesehatan seperti halnya beberapa seminar yang mengupas akan ilmu kesehatan yang diisi oleh para ahli kesehatan, Scanning TBC yang dihimbau oleh tim kesehatan, Survey Laboratorium Fakultas Farmasi dan Gizi demi meresmikan gedung Laboratorium dan Pengecoran perdana Klinik Pratama Gontor Putri.

Pengecoran Klinik Pratama

Adapun rentetan acara tersebut diakhiri dengan kedatangannya tamu agung dalam hal kesehatan, yakni seorang menteri kesehatan Republik Indonesia yaitu Dr. dr. Terawan Agus Putranto Sp. Rad (K) RI. kedatangan beliau menjadi suatu perkumpulan besar di Auditorium Gontor Putri kampus 1, dengan sambutan yang diberikan oleh Al-ustadz Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A selaku Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, disaksikan juga oleh seluruh warga Pondok Modern Darussalam Gontor Putritermasuk para guru senior beserta para dosen-dosen Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor dengan para jajarannya yang kemudian disusul dan ditutup dengansambutan dan beberapa pesan yang disampaikan oleh Menteri kesehatan Republik Indonesia dan diakhiri dengan adanya simbolis kesehatan yang diberikan kepada 5 santriwati sebagai tanda akan adanya pergerakan kesehatan yang lebih baik.

Pesan yang disampaikan oleh menteri kesehatan Republik Indonesia merupakan sebuah ajakan bahwa Indonesia harus menjadi negara yang sehat dan selalu bersyukur atas kesehatannya. Bapak menteri kesehatan Republik Indonesia juga mengatakan, bahwa

“saya meyakini bahwa standar kesehatan di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri tidak akan menurun dan semangat dari para balai kesehatan dapat berorientasi kembali pada suatu hal yang lebih produktif”

Ujar Menteri kesehatan Republik Indonesia.

Pesan tersebut beliau sampaikan sebagai pesan untuk hidup sehat dan menjadi lebih baik.

Ramah tamah bersama menteri kesehatan Republik Indonesia

Rentetan acara ini berlangsung sekitar satu pekan penuh. Namun, acara tetap berjalan dengan tertib dan meriah. Terbukti dengan mimik santriwati yang turut berbahagia dengan adanya pergerakan kesehatan yang lebih baik. Semua hal ini diadakan sebagai wujud Pondok Modern Darussalam Gontor Putri dalam mementingkan adanya tingkat kesehatan yang harus termasuk dalam kategori cukup, sempurna dan ideal. Sehingga berbagai macam pengetahuan dan wawasan serta adanya pencegahan pun dilakukan. Hal ini disadari, karena Gontor selalu mengingat bahwa letaknya suatu akal yang sehat berada pada tubuh yang sehat. “Sehat Indonesia!”

Selmeddy.

Darul Qiyam adakan seminar Thibbun Nabawi Al-Hijaamah

0

Pada hari Jum’at, tanggal 13 Desember 2019, pukul 08.00 WIB. Mahasiswa Darul Qiyam kampus 6 Magelang, menyelenggarakan seminar Thibbun Nabawi Al-hijaamah . Selain menambah wawasan, seminar ini juga sebagai wadah baru untuk meperkenalkan kepada kita akan pentingnya pengobatan ala Rasulullah SAW yang saat ini sudah mulai banyak ditiggalkan.  Pada seminar kali ini mahasiswa  mengundang ahli bekam yang berasal dari Kediri yaitu Al-Ustadz Arifin tafsir, dengan istrinya yang bernama Umi Nadhiroh.

Ketika seminar berlangsung Al-Ustadz Arifin Tafsir memberi pengetahuan, bahwa obat yang paling berkhasiat adalah obat herbal, selain obat herbal juga ada pengobatan-pengobatan alternatif seperti bekam, gurah hidung, gurah telinga, dan gurah mata. pengobatan pengobatan alternatif tersebut berbahan dasar herbal juga. Maka dari itu, pengobatan pengobatan yang berbahan dasar herbal sering digunakan dan paling dominan untuk dikonsumsi sebagai pengobatan alternatif. “penyakit itu lama kelamaan menjalar dari satu titik badan ke titik badan yang lain, karena penyakit adalah virus yang hidup didalam tubuh manusia”. Ujar Al-Ustadz Arifin Tafsir.

Banyak orang yang berpendapat bahwa:

  • Obat luar negeri bisa lebih menyembuhkan daripada pengobatan Thibbun Nabawi.
  • Tidak bisa sembuh selain memakai obat dari dokter.
  • Lebih baik berobat keluar negeri dengan fasilitas yang lebih, dan banyak pula professor spesialis.

Semua pendapat pendapat diatas merupakan pendapat yang kurang imajinatif dalam mencoba berbagai pengobatan, padahal Thibbun nabawi adalah pengobatan yang paling efektif dan tidak akan menimbulkan sama sekali efek samping pada pasien. Sedangkan obat-obatan dari rumah sakit terbuat dari bahan kimia , yang belum tentu seutuhnya memberikan dampak positif bagi tubuh, bahkan apabila dosis dari obat-obatan kimia tidak seimbang akan mengakibatkan efek samping yang sangat fatal.

Dari berbagai macam pengobatan Thibbun Nabawi, yang paling digemari Rasulullah SAW salah satunya adalah bekam, bekam adalah proses pengeluaran darah kotor dalam tubuh dengan cara menyedotkan alat bekam pada titik-titik tubuh tertentu, seperti kepala, badan bagian belakang, pelipis,dll”. Dan pada seminar ini tidak hanya disampaikan melaui materi saja, akan tetapi ada sesi paktek bekam, gurah hidung, gurah telinga, gurah mata pada semua hadirin yang ingin merasakan atau yang ingin mencobanya.

Dan pesan Al-Ustadz Arifin Tafsir pada seminar ini ”Niat kita harus tulus kepada Allah SAW untuk menolong orang lain, apabila kita tidak bisa mengobati, percayalah! Allah akan membantumu dengan segala cara”. Magelang 13\12.

Tingkatkan Kreatifitas Santri dengan Scout Olympiad

0

 

Gontor–Setelah beberapa minggu para santri mengikuti padatnya kegiatan, diawal bulan semester kedua ini tanggal 6-11 Desember 2019, Santri PMDG disibukan kembali dengan acara Scout Olympiad  yang mana acara ini adalah salah satu  rangkaian kegiatan dari acara Gontor Olympiad yang merupakan acara tahunan pondok dalam hal kepramukaan.

 

Melihat antusias para santri  yang sangat baik, mereka dapat mengikuti acara ini dengan penuh semangat. Walaupun sebelumnya telah banyak melewati rangkaian kegiatan yang sangat padat, tetapi itu tidak menjadi halangan bagi mereka untuk menyurutkan semangat dan kecintaan mereka pada dunia kepramukaan.

 

Diadakannya kegiatan Scout Olympiad ini tidak lain Karena Eksistensi Gerakan Pramuka di PMDG merupakan salah satu kegiatan yang menjadi wadah pembinaan generasi muda, baik dalam membentuk watak maupun kepribadian santri, serta menanamkan semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap tanah air . selain itu diacara Scout Olympiad juga banyak terdapat perlombaan-perlombaan yang sangat menarik sehingga para santri sangat menikmati jalannya perlombaan. Dan puncaknya adalah penutupan dan pembagian hadiah bagi para pemenang. (Sholih)