Muharram adalah permulaan dan bulan pertama dalam penanggalan Hijriyah. Namun, muharram yang dilaksanakan di area pondok ini, diadakan sebagai, wujud rasa syukur juga untuk memperingati Tahun Barunya Umat Islam.
Ngawi – Malam ini, tepat diadakannya Pembukaan Gebyar Muharram Bagi Mahasiswi Guru di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2. Acara ini dilaksanakan tepat di lapangan Istanbul pukul 20.00 WIB. Dan dihadiri oleh segenap para Asatidz dan Ustadzat.
Setelah diadakannya pembukaan oleh Bapak Wakil Pengasuh Al-Ustadz Umar Sa’id Wijaya, M.Pd. Maupun do’a bersama yang dipimpin oleh Al-Ustadz Muhamad Fathan Azis, Lc. Kemudian, acara selanjutnya dilanjtukan dengan lomba “salaamun ‘alaik”, yakni perlombaan menebak judul shalawat yang telah dipersiapkan oleh panitia. WANDA
DARUSSALAM-
Sebagai sebuah agenda besar setiap 5 tahun sekali, Musyawarah Besar (MUBES)
Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) kembali diadakan di Pondok Modern
Darussalam Gontor. Dari total cabang IKPM setiap daerah yang terdaftar dan
diundang untuk hadir berjumlah 110 cabang, utusan IKPM yang hadir dan mengikuti
acara berjumlah 98 cabang. Sedangkan total peserta secara jumlah keseluruhan
adalah 298 orang, dengan jumlah utusan per cabangnya berkisar mulai dua orang
sampai lima orang utusan.
Acara yang baru diadakan kembali sejak terakhir 2014 lalu ini bertujuan untuk menyatukan kembali sekaligus menyamakan persepsi dari semua cabang IKPM per daerah yang pusatnya berada di PMDG kampus pusat. Baik itu mengkaji ulang AD-ART IKPM, pergantian pengurus lama ke pengurus baru, dan berbagai bentuk kebijakan lainnya.
Acara dimulai sejak hari Kamis (5/9) lalu, seluruh peserta wajib check
in pada kamarnya masing-masing sesuai dengan yang sudah ditentukan oleh
panitia yaitu di gedung Wisma Darussalam (Wisda) maupun di Wisma IKPM. Setelah check
in dan pendataan, agenda acara dilanjut pada Jum’at (6/9) pagi dengan
pembukaan bersama Bapak Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan
Abdullah Sahal. Dalam nasehatnya, Pak Kiai Hasan banyak menyampaikan tentang
pentingnya pondok pesantren berikut para alumninya untuk tetap beridentitas
Islami dan santri terutama ketika terjun di masyarakat, karena mereka akan
menilai bahkan menjadikan alumni pondok sebagai contoh. “Nasionalisme dan
kenegarawanan pesantren itu harus menjadi contoh. Bahkan kalau ada yang mau
tahu bagaimana nasionalisme itu, masuklah ke pesantren” begitulah kutipan salah
satu poin dari nasehat beliau.
Setelah pembukaan di pagi harinya, acara dilanjutkan kembali pada siang harinya dengan seminar bersama Forum Muballigh Alumni Gontor (FMAG), kemudian pada malam hari yaitu Bincang Tokoh bersama K.H. M. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed. Untuk hari Sabtu (7/9) agenda acara adalah pelaksanaan sidang yang terbagi menjadi tiga sesi; Sidang Pleno pada sesi pagi, lalu Sidang Komisi di sesi siang, dan sesi malam adalah untuk Sidang Paripurna sekaligus pelantikan pengurus baru IKPM setiap cabang. Seluruh sesi acara diadakan di antara dua tempat, yaitu di Aula Pertemuan Gedung Rabithah dan Gedung Wisma IKPM. Setelah sesi terakhir pada Sabtu malam tersebut, seluruh peserta sudah diperbolehkan untuk check out dan meninggalkan tempat pada hari Ahad (8/9). zahrulmuhsinin
RIMBO PANJANG – Tahun baru Hijriah disebut juga tahun baru Islam, Muharamlah yang mengawalinya. Pondok Modern (PM) Gontor yang agenda pendidikan dan pengajarannya menyesuaikan kalender Hijriah, tentunya memiliki program khusus untuk menyambutnya. PM Gontor Putri Kampus 7 mengadakan Gebyar Muharram selama lima hari, dimulai pada Senin (2/9) dan berakhir pada Jum’at (6/9) dengan pengumuman juara dan pembagian hadiah.
Gebyar Muharram adalah perlombaan ini melibatkan seluruh santriwati sebagai peserta dan ustadzah sebagai panitia. Kepanitiaan yang diketuai oleh Al-Ustadzah Pangguaran Rosalina, Al-Ustadzah Alifah Tisya Rani, dan Al-Ustadzah Aisyah menyusun macam perlombaan yang mengasah dan memupuk daya kreativitas, sportivitas dan ukhuwah islamiyah di kalangan santriwati. Ragam lomba tersebut diantaranya, choir, perkusi Islami, kaligrafi, fotogenik, akapela, nasyid, sari tilawah, dan hadrah.
Kategori perlombaan meliputi tiga macam, antarrayon, antarkelas, dan antarindividu. Untuk kategori lomba antarrayon, Gedung Baru Satu Atas keluar sebagai juara umum. Santriwati angkatan kelas 4 menjadi juara umum untuk kategori lomba antarkelas. Sedangkan untuk kategori antarindividu, Cindy Claudia, santriwati kelas 3 intensif meraih juara umum. Nee
SORONG,
PAPUA – Sabtu
(7/9) petang, bertempat di Meeting Hall Hotel Vega, Sorong,
Papua Barat, keluarga besar Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) cabang Papua
Barat mengadakan acara silaturrahim bersama Bapak Pimpinan Pondok Modern
Darussalam Gontor (PMDG), K.H. Hasan Abdullah Sahal. Yang dihadiri oleh para
alumni dan wali santri yang berasal dan bertempat tinggal di kota tersebut.
Pada
acara tersebut, salah seorang perwakilan dari IKPM Cabang Papua Barat, Al-Ustadz
Abdul Aziz juga selaku salah satu Pimpinan Pondok Modern Tahfizhu-l-qur’an Al-Ghuroba
berkesempatan memberikan sambutan selamat datang kepada Kiai Hasan dan
rombongan, beliau sampaikan bahwa keluarga besar IKPM disini sangat senang dan
gembira setelah mendengar kabar bahwa Bapak Pimpinan PMDG jadi akan berkunjung
ke Sorong sekaligus dapat bertatap muka sambil memberikan wejangan kepada para
alumni dan wali santri disini.
Dalam
acara tersebut, Kiai Hasan memberikan pesan dan nasehat kepada seluruh peserta
yang hadir saat itu, diantaranya betapa penting nya dibentuk suatu organisasi
seperti macam IKPM ini, selanjutnya dalam hal menyikapi banyak masalah atau polemik
yang terjadi belakangan ini, bagaimana menjadi pribadi muslim yang taat dan
kokoh iman, serta cara menularkan hasil dan usaha yang baik bagi orang-orang
yang akan hidup setelah kita.
“Saya sampaikan kepada antum seluruhnya yang hadir, bahwa yang ada dan tersedia disini semuanya merupakan berkah dari anugrah dan nikmat Allah kepada kita semua, semua masih alami, maka semua patut dijaga dan diperjuangkan, hidup dengan selalu bertujuan untuk mendidik, minimal untuk diri sendiri dan keluarga terdekat, ini menjadi tanggungjawab untuk kita semua,” ujar beliau dalam salah satu penggal nasehat nya.
Usai mengakhiri pembicaraannya dengan memimpin pembacaan do’a, Kiai Hasan menyampaikan salam dari keluarga besar PMDG dan memohon do’a umumnya untuk kelangsungan program-program Pondok yang saat ini akan mencapai umurnya yang ke-93 tahun, untuk para santri dan guru dimanapun mereka diberikan amanah, agar terus diberikan keistiqomahan dalam membantu dan memperjuangkan cita-cita luruh Trimurti Pendiri Pondok pada awal mula merintis dan mendirikan PMDG. biibmufassir
SORONG,
PAPUA – Pada hari Sabtu (7/9) pagi, Pimpinan Pondok, Kiai Hasan beserta
rombongan tiba di Bandar Udara Dominique Edward Osok, Sorong, Papua Barat.
Inilah kali pertama beliau menapakkan kaki di tanah Papua, seperti seakan-akan
sedang bermimpi bisa sampai di pulau dan provinsi yang penuh dengan keindahan
ini.
“Sampai saat ini saya masih berfikir, bahwa seakan-akan saya sedang bermimpi bisa dapat menapakkan kaki di Papua, sudah sampai 5 benua saya kunjungi, bahkan tambahannya ada Russia dan Inggris, namun ternyata di negara sendiri ada yang belum, ya daerah Papua ini,” tutur beliau ketika pertama kali disambut oleh para warga IKPM, wali-wali santri, dan warga sekitar di bandar udara Kota Sorong.
Kiai Hasan berfoto bersama perwakilan warga IKPM Papua Barat, asatidz Pondok Al-Ghuroba dan wali santri.
Kehadiran Kiai Hasan beserta rombongan di Sorong, Papua Barat, mempunyai maksud untuk menghadiri undangan acara milad ke-5 tahun Pondok Modern Tahfizhu-l-qur’an Al-Ghuroba, yang juga dipimpin dan dirintis oleh para alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Beberapa rentetan acara yang akan dihadiri beliau diantaranya adalah Silaturrahim bersama IKPM cabang Papua Barat, Peresmian Masjid Fithyatu-l-huda, dan peletakkan batu pertama pembangunan Gedung Saudi. biibmufassir
Gontor
Putri Kampus 3 – Gontor selalu berusaha untuk menjadikan seluruh santriwatinya
menjadi santriwati yang kaya akan segala hal, salah satunya adalah kaya ilmu. Dengan
memperkaya ilmu kita akan lebih mudah dalam memahami segala hal yang ada di
hadapan kita, baik hal yang mudah maupun sulit, seperti yang telah dikatakan
oleh Bapak Pimpinan Pondok Modern Darusalam Gontor.
“Jadilah
manusia! Kuat iman, kaya ilmu, kaya jasa dan kaya harta. Semoga dirimu sama dengan
seribu orang bahkan sejuta. (Kh. Abdullah Syukri Zarkasyi).”
Sabtu(7/9)
Gontor Putri Kampus 3 mengadakan Ulangan Umum Pelajaran Sore bagi seluruh
santriwati kelas 1-5. Ujian ini berlangsung selama 5 hari, mulai hari Sabtu-Rabu
dan terdiri dari 9 pelajaran, untuk kelas 1-4 terdiri dari 5 pelajaran dan
kelas 5 terdiri dari 4 pelajaran.
Al-Ma’hadu
la yanaamu abadan, Setelah melewati sekian rentetan kegiatan non akademis,
kehadiran pekan Ulangan Umum Pelajaran Sore menciptakan kembali muliu belajar
santriwati. Ulangan Umum Pelajaran Sore di Gontor Putri Kampus 3 diadakan
sebagai sarana pendidikan bagi guru dan siswi kelas 6 dalam kepanitiaan ujian, juga
sebagai pemanasan bagi santriwati sebelum menghadapi ujian awal tahun, terutama
bagi santriwati baru kelas 1 dan 1 Intensif yang belum mempunyai gambaran
tentang ujian lisan di Gontor.Mikel89
Darussalam-Tidak seperti tahun-tahun
sebelumnya, Arabic Drama Contest yang tiap tahunnya dilaksanakan
bertepatan dengan 1 Muharram, untuk tahun ini Pondok Modern Darussalam Gontor Pusat
mengadakan acara ini pada hari Jum’at, 6 September 2019/6 Muharram 1441. Acara
ini bertujuan untuk meningkatkan skill bahasa santri PMDG, yang diikuti
oleh 21 asrama; dikelompokkan menjadi 2, rayon kibar dan rayon shigor.
Acara ini diadakan di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) Pondok Modern
Darussalam Gontor.
Acara dibuka pada pukul 07.30 oleh
Al Ustadz Mujib Abdurrahman, Lc. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan bahwa
acara Arabic Drama Contest ini, merupakan ajang bagi para santri untuk
meningkatkan skill bahasanya, disamping merupakan salah satu usaha
pondok untuk menjaga mahkotanya, yaitu Bahasa. Sebagaimana kalimat yang sering
disampaikan berkali-kali kepada para santri, “ اللغة
تاج المعهد “ yang artinya, “Bahasa adalah mahkota Pondok”.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya,
dimana judul drama ditentukan oleh panitia penyelenggara, kali ini
masing-masing asrama bebas untuk menentukan cerita yang akan dibawakan. Para
pengurus rayonpun berlomba-lomba untuk mencari cerita terbaik, mulai dari
kisah-kisah para sahabat Nabi, hingga cerita-cerita di buku pelajaran Muthola’ah
yang digubah sedemikian rupa untuk menyampaikan pesan-pesan kebaikan.
Setelah semua peserta menampilkan kemampuan terbaiknya, dewan juri membacakan
hasil penilaiannya sebagai berikut:
Hasil perlombaan Drama Contest antar
rayon :
Kategori Shighor :
Juara 1 : GBS
Juara 2 : Indonesia
4
Juara 3 : Wisma Hadi
Kategori Kibar. :
Juara 1 : Syanggit
Juara 2 : Saudi 1.3
Juara 3 : Sholihin 2
The Best
Actor. :
Shighor : Faiq
Fatahillah INA 4
Kibar. : Alfian Albar Saudi 1.3
The Best Narator:
Shighor : Wisma Hadi
Kibar. : Sholihin 2
Juara Favorit :
Rayon SYANGGIT
Juara Umum :
Rayon GBS
Dengan terselenggaranya acara ini,
Pondok berharap agar para santri senantiasa meningkatkan kecintaannya terhadap
bahasa, karena bahasa merupakan salah satu identitas Pondok Modern Darussalam
Gontor yang harus dilestarikan. Reyzin
DARUSSALAM- Gontor kembali tingkatkan kualitas bacaan
Al-qur’an santri. Hal itu dengan
diadakannya acara Tahsin Qiroah yang rutin diadakan setiap tahun pada awal bulan Muharram. Dan
pada tahun ini acara diadakan dari hari Jum’at (6/9) sampai hari Selasa (10/9).
Hari pertama dimulai dengan pembukaan yang dihadiri
oleh Bapak Pimpinan Pondok
Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal dan Wakil Direktur Kulliyyatul Mu’allimin
Al-Islamiyah Al-Ustadz H. Farid
Sulistyo, Lc. beserta beberapa tutor yang akan mengajari bacaan
santri selama acara berjalan, yaitu Al-ustadz Muhammad Fikri, Lc., M.A., Al-Ustadz Andriana, Lc., M.Pd.I., Al-Ustadz Suhaili, M.Pd.I., dan beberapa tutor yang berasal dari guru
KMI.
Tahsin Qiroah pada tahun ini diikuti oleh peserta dari santri kelas 5, kelas 6, dan beberapa anggota Jam’iyyatul
Qurro wal Huffadz (JMQH). Untuk kelas 5 mereka berjumlah 42 santri yang diambil dari 2 orang ketua
setiap rayon dan penanggung jawab peribadahan rayon, kemudian kelas 6 diambil
dari 10 orang setiap kelas yang bacaan Al-qur’annya masih memerlukan
peningkatan, dan sisanya dari anggota JMQH sebanyak 86 orang. Sehingga
total semuanya adalah 235 orang.
Jumlah para tutor adalah 14 orang, terdiri dari 3
orang non guru KMI dan 11 orang lainnya guru KMI. Pengajaran diadakan di
beberapa tempat, yaitu Masjid Jami’ untuk malam hari dan Sebagian kelas di gedung Rabithah untuk pagi hari.
Acara yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas bacaan al-qur’an santri, Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil akhir kualitas bacaan peserta yang mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya. Dan semoga dengan adanya acara ini, Gontor bisa mencetak alumni-alumni yang qur’ani dan bisa menjadi tauladan bagi masyarakat kelak nanti. Akmal
Kamis, (5/9) – Sebuah titik temu dalam pengetahuan mengenai hal berbau kepramukaan maupun wawasan lainnya kini diapresiasikan. Seantero penghuni Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 pun, sangat antusias demi mengikuti ajang kepramukaan nan bergengsi ini. Morse, semaphore, maupun macam-macam sandi lainnya adalah kunci kesuksesan nan jitu demi meraih nilai unggul.
Kegiatan yang dilakukan satu tahun dalam sekali ini, diikuti oleh lintas angkatan. Mulai dari kelas 1 hingga kelas 4. Kompetisi yang mempunyai 3 gelombang dilakukan dengan cara : tertulis, lisan juga hinga babak final nantinya.
Dan pada kompetisi Duta Gudep Gelombang ke-2 ini, para peserta dari perwakilan masing-masing Gugus Depan bersaing demi meraih kemenangan mutlak pada babak final di atas panggung nantinya. Pada Kompetisi Gugus Depan Gelombang Ke-2 ini, masing-masing gugus depan akan memberikan peluang kepada 5 orang anggotanya. WANDA
GONTOR-Tahun ini, acara Penataran Manajemen dan Keorganisasian (PMO) menghadirkan materi baru yaitu Public Relation atau Perhumasan.
Materi tersebut disampaikan langsung oleh staf Sekretariat Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) pada Senin (3/9/19) malam di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM).
Hadir pada acara tersebut seluruh ketua, sekretaris, dan bendahara dari tiap-tiap organisasi santri di PMDG.
Materi Public Relation atau Perhumasan yang disampaikan meliputi pengertian umum, fungsi, tugas, serta perannya dalam organisasi.
Public Relation atau Perhumasan merupakan unsur penting bagi suatu organisasi, ia bagaikan jembatan yang menyambung antara satu pihak dengan lainnya. Dengan adanya materi baru ini diharapkan bisa menambah wawasan segenap pengurus organisasi dan meningkatkan kinerja mereka di setiap sektornya. Sand88