Home Blog Page 251

Art, Handycraft and Sport Show Warnai Ekstrakurikuler Santri

0

DARUSSALAM–Ekstrakurikuler merupakan salah satu instrumen pendidikan yang mendapatkan perhatian khusus dalam pelaksanaannya di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), salah satunya adalah dengan Art, Handycraft, and Sport Show. Acara yang mewarnai ragam kegiatan ekstrakurikuler santri ini merupakan ajang pameran serta unjuk kebolehan mereka yang telah bergabung pada klub-klub olahraga serta kursus-kursus kesenian dan keterampilan.

Sesuai namanya, acara ini merupakan open stand seperti pameran yang dimaksudkan untuk menunjukkan keunggulan serta hasil karya maupun pencapaian dari tiap-tiap klub dan kursus. Jumlah stand utama adalah 19 stand untuk klub dan 9 stand untuk kursus; diantaranya adalah kursus menggambar, kaligrafi, seni musik, seni teater, hingga seni bela diri. Sedangkan untuk klub olahraga sendiri adalah klub sepak bola, futsal, basket, voli, takraw, badminton, hingga tenis meja. Semua pengadaan baik dari tiap-tiap stand maupun acara secara umum dikoordinasikan oleh santri-santri kelas enam dari Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) bagian Kesenian dan Bagian Olahraga.

“Kesenian, keterampilan serta olahraga merupakan salah satu kurikulum pendidikan di Gontor. Maka beruntunglah bagi santri yang ingin menggali potensi mereka, sebab semuanya itu adalah kegiatan yang diusahakan, harus kontinyu, dan tidak datang dengan sendirinya. Tidak akan didapat tanpa adanya usaha”, begitulah kutipan dari Al-Ustadz H. Suraji Badi’, S.Ag. di saat menyampaikan sambutan pembukaan acara tersebut pada hari Jum’at (16/8) pagi ini. Selain berbicara mengenai pentingnya menggali potensi pada diri masing-masing santri, Ustadz Suraji juga menyampaikan tentang betapa pentingnya kompetisi para santri pada tiap-tiap bidang, hal ini ditujukan untuk menyokong suksesnya berbagai kegiatan yang ada di pondok ini.

Pembukaan acara diadakan pada pukul 08.00 WIB di depan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), kemudian dilanjutkan dengan inspeksi tiap-tiap stand; stand kursus seni yang bertempat di dalam BPPM serta stand klub olahraga yang berada di lapangan Gedung Aligarh. Pembukaan tersebut dihadiri oleh santri-santri baru dari kelas satu dan satu intensif, sebab diharapkan mereka yang sebagai sasaran utama dalam pengadaan acara ini mulai mampu membaca minat mereka baik dalam kesenian maupun olahraga. Dengan dibukanya stand-stand tersebut, mereka bisa melihat dan menyaksikan secara langsung bakat dan keunggulan yang ditawarkan masing-masing klub dan kursus, sehingga nantinya mereka dapat menemukan wadah yang tepat untuk mengasah dan mengembangkan potensi mereka sesuai bidangnya masing-masing. zahrulmuhsinin

Tasyakuran Idul Adha – Laksana Wujud Syukur

0

Tasyakuran Idul Adha adalah salah satu konfigurasi rasa syukur dari rentetan kegiatan lintas Idul Adha. Jum’at 16/8 – tepat dimana agenda ini dilaksanakan. Bertempat di Mini Hall – bangunan serbaguna di Gontor Putri Kampus 2.

Acara ini dihadiri oleh berbagai macam tamu undangan. Mulai dari wakil pengasuh Gontor Putri Kampus 1, para asatidz Gontor Putri 1 dan 2, para Madamat Gontor Putri 1 dan 2 , tamu-tamu pilihan, seluruh ketua kelas, dan juga segenap prominent generation. Turut ikut serta dalam acara berbahagia nan berkah ini.

Berbagai macam hidangan hasil olahan tangan – tangan ustadzah pun, mejadi ikon tersendiri dalam acara ini. Aneka olahan daging siap tuk disajikan, dengan berbagai macam variasi.

Acara yang dimulai tepat jam 19.00 WIB ini, dibuka secara resmi oleh ketua panitia Idul Adha yakni Al – Ustadz Henry, S.Pd, beliau pun menyampaikan beberapa point – point evaluasi sepanjang acara Idul Adha berlangsung. Selanjutnya, acara ini ditutup oleh pembagian hadiah dalam kegiatan gebyar Idul Adha DEMA oleh bapak wakil pengasuh Gontor Putri Kampus 2, Al – Ustadz Umar Said Wijaya, M. Pd. WANDA

PKA di PMDG Kampus 14 dan Putri Kampus 7 berjalan dengan khidmat

0

Riau-Pimpinan pondok modern Darussalam Gontor yang diwakili oleh K.H. Imam Sobari, S.Ag. menghadiri acara apel tahunan pekan perkenalan Khutbatul ‘Arsy dipondok Modern Darussalam Gontor Kampus 14 dan putri kampus 7, Riau.

Acara yang dipanitiakan oleh kelas 6 dibantu oleh para pembimbing serta diikuti oleh seluruh santri dan walisantri ini berjalan dengan khidmat. acara ini berlangsung di lapangan PMDG Kampus putri 7 pada (6/8) dan kampus putra 14 pada (8/8). setelah pengibaran bendera K.H. Imam Sobari memberikan pesan dan nasehat sekaligus doa “hidup bergerak maju berkembang bermanfaat insha Allah.” pesan K.H. Imam Sobari kepada para santri dan santriwati. kemudian acara  dilanjutkan dengan beberapa penampilan dari para santri dan santriwati yang berupa tari-tarian, musik, maupun penampilan lainnya.

Telah menjadi Sunnah PMDG, Setiap awal tahun diadakan pekan perkenalan Khutbatul ‘Arsy atau khutbah perkenalan atau khutbah perpeloncoan yang pokok isinya ada tiga masalah:
a. perkenalan 
b. perpeloncoan
c. panca jangka dan program.AbuFariz                                    

K.H. Hasan Abdullah Sahal hadiri PKA di PMDG Putri Kampus 5

0

Kediri- Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy (PKA) merupakan kegiatan rutinitas yang dilaksanakan di awal tahun ajaran baru. Acara ini, telah menjadi sunnah untuk seluruh masyarakat Darussalam  Khususnya para santriwati baru.  

Pada hari Rabu (31/7) seluruh santriwati dan dewan guru PM Gontor Putri Kampus 5 diwajibkan untuk mengikuti agenda PKA di Lapangan Utama yang dihadiri oleh Al Ustadz K.H. Hasan Abdullah Sahal, Al Ustad Syarif Abadi, Al Ustadz dan Al Ustadz Hakam Arrasyada.

Dengan bermotokan, “Gontor Garda Terdepan Membina Bangsa, Mempertahankan Peradaban,” seluruh rangkaian acara PKA tahun ini berjalan dengan lancar dan khidmat, yang dimeriahkan oleh para santriwati dengan beberapa penampilan yang meliputi Tari Nusantara, Tari Mandau, Atraksi Tari Massal, Atraksi Tari Pramuka dan masih banyak lagi yang menjadikan acara ini menjadi Edukatif dan Atraktif.

Selain itu, dalam Kuliah Umum Babak I, K.H. Hasan Abdullah Sahal , menyampaikan amanat nasehat Pimpinan PM Gontor dan dilanjutkan dengan pengumuman baris-berbaris terbaik antar konsulat agar menjadikan motivasi bagi setiap konsulat untuk lebih baik lagi setiap tahunnya.AbuFariz.

Pembukaan Kegiatan Kepramukaan Di Pondok Modern Darussalam Gontor

0

DARUSSALAM- Sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang juga merupakan instrumen penting dalam kurikulum pendidikan Pondok Modern Darussalam Gontor, kegiatan kepramukaan di Gontor kembali dimulai secara resmi dalam upacara pembukaannya pada hari Kamis (8/8) siang. Upacara tersebut diadakan di depan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), dimulai pada pukul 14.00 WIB.

Upacara tersebut dihadiri oleh Al-Ustadz H. Imam Iskarom, Lc. yang mewakili Bapak Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor sekaligus menjadi pembina upacara pada siang hari itu. “Udkhuuluu Fii Gontor Kaaffah. Maka masuk Gontor harus utuh, secara menyeluruh. Dan pramuka merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari kurikulum pendidikan di Gontor.” Begitulah ujar beliau saat menyampaikan nasihatnya di depan para peserta upacara. Beliau juga menyampaikan bahwa kepramukaan di Gontor turut mendapatkan perhatian serius, sehingga tidak jarang Gontor mampu mengirim kontingen pada hampir setiap kejuaraan jambore yang ada baik nasional maupun internasional.

Para peserta yang turut hadir di upacara tersebut adalah seluruh anggota penggalang dan penegak dari kelas 1 sampai dengan kelas 4, staf Koordinator Kegiatan Kepramukaan, serta para asatidz dari Majelis Pembimbing Koordinator Harian (MABIKORI). Seluruh pembina pramuka dari santri kelas 5 tidak hadir dalam upacara tersebut dikarenakan masih menjalani masa Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) yang diadakan di PMDG Kampus 2 Madusari Siman Ponorogo sejak Ahad (4/8) lalu. Kursus tersebut dimaksudkan untuk memberikan bekal kepada para santri kelas 5 agar kelak ketika mereka menjadi pembina di setiap kegiatan kepramukaan mampu menyampaikan materi-materinya kepada para anggota penggalang dan penegak.

Setelah selesainya upacara, acara dilanjut dengan pembacaan tengko disiplin kepramukaan oleh Staf Pengasuhan Santri, sebelum kemudian diadakan pembacaan absen wajib bagi seluruh anggota penggalang dan penegak. Zahrulmuhsinin

Selamat Hari Pramuka ke-58

0

DARUSSALAM- Sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang juga merupakan instrumen penting dalam kurikulum pendidikan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), kegiatan kepramukaan di Gontor kembali dimulai. Berikut, galeri kegiatan Lomba Perkemahan Penggalang dan Penegak (LP3) kegiatan kepramukaan tahunan yang diadakan di PMDG.

Ady Taufiq

Penutupan Orientasi staf, mendidik santri berorganisasi

0

Mantingan (Rabu, 14-08-19) – “Al-ma’hadu laa yanaamu Abadan” dinamika pondok modern gontor takkan pernah berhenti hingga kapan pun, karena pondok modern gontor memiliki system kaderisasi yang mana telah ditanamkan pula pada jiwa guru maupun santri gontor.

Sebagaimana orientasi staf yang mengajarkan santri tentang keorganisasian dan kaderisasi “(patah tumbuh hilang berganti)” sebelum patah sudah tumbuh sebelum hilang sudah berganti, dikutip dari khutbah Bapak Wakil Pengasuh Al-ustadz Umar Sa;id Wijaya M. Pd. Didalam orientasi staf ini para santri diajarkan tentang mengurus keuangan (economic), tanggung jawab (responsibe) dan masih banyak lagi nilai nilai moral yang ada.

                Penutupan orientasi staf dimulai pukul 16.00 WIB, yang dihadiri oleh asatidz, anggota OPPM, KOORDINATOR serta para calon staf OPPM dan KOORD. Dengan acara orientasi staf ini mental, jiwa serta olah pikir santri terdidik. vina

Jadi Juara Umum, Inilah Kata Mereka

0

DARUSSALAM – Al-Ustadz Syahreza Pahlevi selaku koordinator wali kelas 3 intensif mengaku tidak pernah terbesit sedikitpun untuk menang dalam kejuaraan ini, karena masih banyak kelas lain yang tampil jauh lebih baik, “apalagi untuk berfikir mendapat juara umum, itu ngga kefikiran” tambah Syahreza.

Ia merasa senang dan terharu dengan kemenangan tersebut. Sebab, semua kerja keras wali kelas beserta para asisten seakan terbayar lunas dengan penampilan anak-anak. “Kali ini saya merasa senang, karena dari awal latihan, saya dan semua wali kelas berkontribusi aktif dalam setiap latihan, alhamdulillah,” Tutur Syahreza.

Vocal Group bukan hanya melatih bagaimana penampilan di panggung, namun dibalik semua itu, terdapat proses yang panjang tentang pendidikan serta kebersamaan antara wali kelas dengan santrinya. “yang penting adalah prosesnya, semuanya mampu menghibur, masalah juara atau tidak itu hanya bonus atau fadhillah dari Allah” tambah Syahreza.

Al-Ustadz Bagus Abdi Ahmad, Wali Kelas 3 intensif B, juga menjelaskan bahwa semua ini adalah pendidikan, bagi wali kelas dan para santrinya, dalam kegiatan ini setiap kelas diharapkan menampilkan pertunjukan terbaiknya. “Kita tidak diberi tugas untuk menjadi pemenang tapi kita ditugaskan untuk menjadi pejuang, pejuang adalah orang yang tahu arti perjuangan, maka kita harus berjuang untuk memberikan penampilan terbaik bagi pondok kita tercinta” jelas Bagus di hadapan seluruh santri 3 intensif seusai latihan (9/8).

Menurut Bagus, persiapan Vocal Group ini sudah dilakukan sejak dua minggu lalu. Semulanya para wali kelas mengadakan perkumpulan kecil-kecilan untuk menentukan nominasi lagu yang akan digunakan, kemudian mereka mengadakan seleksi vokalis serta musikus dari seluruh kelas. Setelah itu diadakan pemilihan anggota paduan suara 1 dan 2, penari, dsb.

Setelah melalui proses latihan padat dan beberapa gladi dari panitia, akhirnya kelas 3 intensif mampu menunjukan penampilan yang luar biasa di BPPM. “Kemenangan tersebut berhasil diraih setelah kerja keras di setiap lini, bukan hanya backsound dan roker, namun seluruh elemen mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya ketika tampil di BPPM” tutur Bagus, Ahad (11/8). Rakafadel

Amanah Besar Bagi Kelas 5

0

Pondok Modern Darussalam Gontor tidak pernah berhenti dalam segala aktivitasnya. Salah satunya dalam hal kepengurusan maupun kepemimpinan, kelas 5 adalah anggota terbesar dipondok, mereka mendapat kepercayaan untuk membimbing para anggota mulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 4. Pada hari senin 17 Juni 2019 yang bertepatan dengan tanggal 13 Syawwal 1440 mereka resmi dilantik menjadi pembimbing rayon atau yang sering disebut dengan sebutan mudabbiroh.

Dalam acara ini anggota kelas 5 dilantik oleh para musyrifah mantiqoh yang disaksikan oleh seluruh anggota di setiap rayon masing-masing.

Salah satu faktor dilantiknya mudabbiroh dengan tujuan dapat mengayomi para anggota, dan dapat menjadi penggerak serta menggantikan peran sebagai kakak yang selama 24 jam bersama para anggota. Pergerakan anggota juga bergantung pada mudabbiroh bagaimana mereka mendidik, dan mengarahkan.

Tujuan utama para santri adalah mencari ilmu dan pendidikan, ilmu yang selalu diajarkan oleh para guru dapat mereka serap dikelas masing-masing, tetapi pendidikan yang sebenarnya dapat diterapkan melalui mudabbiroh dimana lingkup kecil anggota adalah rayon dan mudabbiroh sebagai transformer pondok, yang menyalurkan nilai-nilai pondok kepada para anggotanya.

Tidak berhenti sampai disitu, peran mudabbiroh tidak hanya sebagai kakak yang mengayomi, namun dapat dikatakan sebagai ibu, karena mereka mendidik karakter para anggota, untuk menjadi sosok singa betina.

Di setiap rayon, para mudabbiroh dibebankan amanah dan peran penting pada bagian masing-masing, mulai dari ketua, sekretaris, bendahara, bagian keamanan rayon, bagian bahasa rayon, bagian olahraga rayon, dan bagian keputrian rayon. Setiap bagian memiliki tugas yang berbeda-beda, namun tetap pada satu tujuan yaitu membimbing dan mendidik karakter para anggota. Eriz_Q

Pimpinan PMDG Kiai Hasan Ta’ziah ke Kediaman Alm. K.H. Maimun Zubair di Rembang

0

SARANG–Pada Rabu (14/8) siang, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), K.H. Hasan Abdullah Sahal berkunjung ke Pondok Pesantren Al-Anwar, Sarang, Rembang, untuk ta’ziah atas wafatnya K.H. Maimun Zubair yang akrab dipanggil Mbah Moen.

Mbah Moen wafat pada Selasa pagi, 6 Agustus 2019, di Rumah Sakit An-Nur, Makkah, dalam usia 90 tahun. Beliau adalah Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar, Sarang, Rembang dan Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan dan juga sempat berkarir menjadi anggota DPRD Kabupaten Rembang selama 7 tahun. Setelah berakhirnya masa tugas, tenaga dan fikiran almarhum masih dibutuhkan oleh negara, sehingga almarhum diangkat menjadi anggota MPR RI utusan Jawa Tengah selama tiga periode .

Sesampainya di kediaman almarhum, Kiai Hasan disambut hangat oleh pihak keluarga, sembari bercengkrama, beliau juga menyatakan perasaan duka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya salah satu Ulama besar itu.

Tak hanya dikenal sebagai Kiai kharismatik, Mbah Moen juga sudah lama berkiprah di kancah politik. Maka tidak heran jika almarhum semasa hidupnya sangat dihormati oleh tokoh-tokoh nasional di negeri ini, dan selalu dimintai do’a restu setiap menjelang perhelatan politik. Muis

اَللهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَاَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرْدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ اْلاَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ وَاَبْدِلْهُ دَارًاخَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَاَهْلاً خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَاَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَاَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَفِتْنَتِهِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ.آمِيْن يَارَبَّ العَالمِيْن