Home Blog Page 264

Pembukaan Porseni 2019 Berlangsung Meriah

0

Gontor–Berbadan Sehat merupakan salah satu syarat menjadi santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), dan ini sesuai dengan Moto Pondok yang berbunyi, Berbudi Tinggi, Berbadan Sehat, Berpengetahuan Luas, Berfikiran Bebas. Banyak cara yang telah dilakukan Pondok untuk menjadikan santri-santrinya sehat dan ideal, salah satunya adalah dengan mengadakan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni).  

Jum’at pagi (31/6) seluruh santri dan guru PMDG berkumpul di Lapangan Hijau untuk mengikuti Pembukaan Porseni. Tepat pukul 06.00 WIB, Al-Ustadz Muhammad Badrun Syahir, M.A. yang bertugas sebagai Inspektur Upacara naik ke atas Podium dan secara resmi membuka acara.

Seusai upacara, dilanjutkan dengan penampilan-penampilan kreasi dan atraksi seni santri. Diantaranya, Marching Band Gema Nada Darussalam (MBGND), Persatuan Bela Diri Darussalam (Perbeda), Tabloid Olahraga (Tablo). Acara berjalan dengan lancar hingga usai. rukh

Mendidik Santriwati dalam Berorganisasi dengan Pemilihan Ketua Konsulat Baru

0

Patah tumbuh hilang bergamti sebelum patah sudah tumbuh sebelum hilang sudah berganti, begitulah salah satu falsafah Pondok Modern Darussalam Gontor yang tetap di pegang teguh hingga saat ini dalam mendidik para santriwati dalam belajar berorganisasi. Siap memimpin dan siap di pimpin, seluruhnya harus siap untuk menggantikan kepengurusan sebelumnya guna menambah pengalaman santriwati dalam mengasah jiwa kepemimpinan sebagaimnaa visi Pondok Modern Darussalam Gontor sebagai lembaga pendidikan yang mencetak kader-kader pemimpin umat.

            Ahad(30/6)-Perkumpulan konsulat pertama kali setelah libur akhir semester di adakan dengan penuh kegembiaraan yang tersirat dari setiap wajah anggota konsulat guna pemilihan ketua konsulat baru periode 1440-1441 H. Acara yang di adakan di tiap-tiap kelas ini di hadiri oleh seluruh anggota konsulat beserta pembimbing konsulat. Selain pemilihan ketua konsulat juga di adakan pembacaan Laporan Pertanggung Jawaban Panitia Perpulangan Akhir Tahun guna menjadi evaluasi kepanitiaan yang akan datang agar menjadi lebih baik.

            Teknisi pelaksanaan pemilihan ketua konsulat yakni dengan cara pemungutan suara seluruh anggota konsulat. Para kandidat adalah santriwati kelas 5 KMI. Kandidat yang memperoleh suara terbanyak akan di majukan namanya kepada Staf Pengasuhan Santriwati.

            Acara di tutup dengan pengarahan oleh pembimbing konsulat. Dengan harapan dengan pemilihan ketua konsulat yang baru dapat memajukan konsulat dan mempererat ukhuwah satu sama lain.hasnab

PENTINGNYA WAKTU BELAJAR

0

Mantingan- Tuntutlah ilmu sampai negeri China, belajar adalah kewajiban bagi semua orang. Khususnya para santri, dengan belajar dapat menambah ilmu  pengetahuan dan dapat mengulang kembali pelajaran yang sudah santri pelajari. Tak hanya itu dengan belajar santri akan leih mudah mendapatkan nilai bagus ketika ujian.

Upaya dalam meningkatkan belajar santriwati, pada hari Sabtu, 29 Juni 2019 diadakan Pembukaan Kegiatan Belajar Malam. Pembukaan ini diisi oleh Al-Ustadz K.H Umar Sa’id Wijaya, M.Pd.I dan dilanjutkan oleh Al-Ustadz Muhammad Fathan Aziz, Lc. Untuk meningkatkan keefesiensi belajar santriwati, para ustadzah diwajibkan untuk berkeliling mengawasi santriwati saat belajar malam. Upaya ini bertujuan untuk memudahkan santriwati untuk bertanya tentang pelajaran yang kurang dimengerti.

Kegiatan belajar malam berlangsung pada pukul 20.00-21.30 WIB. Waktu belajar ini sangat dimanfaatkan santriwati untuk mengulang pelajaran yang sudah santri pelajari di dalam kelas.Isna

Kegiatan Latihan Pidato dan Jam Pelajaran Ke Tujuh Kembali di Buka Usai Libur Panjang

0

Pelajaran jam ke tujuh merupakan kegiatan wajib yang harus di ikuti oleh santriwati kelas 1 sampai dengan kelas 4 KMI. Karena merupakan salah satu sunnah Pondok Modern Darussalam Gontor. Tujuan di adakannya pelajaran sore adalah untuk meningkatkan wawasan santriwati di bidang akademik, yaitu sebagai pelajaran tambahan atas pelajaran pokok yang di pelajari di pagi hari. Selain itu pelajaran sore merupakan wadah pelatihan bagi santriwati kelas 6 dalam belajar mengajar sebagai persiapan untuk menghadapi amaliyatu-at-tadris atau praktek mengajar.

            Oleh Karena itu, Ahad(30/6) lalu kegiatan pelajaran ke tujuh dan latihan pidato di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 kembali di buka dan di aktifkan usai libur panjang akhir tahun. Dengan di awali pengarahan dan pembagian tugas yang di adakan di pelataran Rayon Damaskus. Acara yang di hadiri oleh segenap asatidz, ustadzah pembimbing pelajaran sore (PUSAC ALAC) serta seluruh Siswi Akhir KMI ini di buka langsung oleh Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 2 Al-Ustadz Umar Said Wijaya M.Pd dan di lanjutkan pengarahan oleh Bapak Wakil Direktur KMI Gontor Putri Kampus 2 Al-Ustadz Muhammad Fathan Aziz, Lc.hasnab

Pelajaran Sore Kembali Efektif

0

DARUSSALAM- Dimulai dari hari Sabtu (29/6) kemarin, pelajaran sore di Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) kembali berjalan efektif. Walaupun seluruh santri masih disibukkan dengan rentetan kegiatan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy (PPKA) hingga satu bulan ke depan, namun kegiatan ini juga turut mendapat perhatian sehingga tidak kalah penting untuk dimulai pada masa-masa awal setelah pembukaan tahun ajaran baru periode 1440-1441/2019-2020 di hari Sabtu (15/6) yang lalu.

          “Pelajaran sore mendapat perhatian lebih berawal sejak 2 tahun yang lalu, ketika diadakannya integrasi antara pelajaran pagi dan sore,” begitulah ujar Al-Ustadz Miftahuddin, selaku salah satu staf pembimbing pelajaran sore atau lebih akrab disebut Afternoon Lesson Advisory Council (ALAC). Integrasi tesebut berkaitan dengan penggabungan nilai antara pelajaran pagi dengan yang kembali diajarkan ketika sore hari, sehingga nilai ujian pelajaran sore yang pada tahun-tahun sebelumnya dicantumkan di raport mental santri kali ini disandingkan dengan nilai ujian pelajaran pagi di raport semester mereka.

          Selain pada penggabungan nilai, integrasi ini juga berpengaruh pada penyusunan jadwal pelajaran para santri. Beberapa materi yang sebelumnya tidak diajarkan di kelas namun diujikan pada ujian semester, setelah integrasi kemudian mendapatkan jam pelajaran untuk diajarkan di pelajaran sore. Hal ini pula yang menjadi penyebab dimulainya pelajaran sore pada masa-masa PPKA, yaitu agar semua pengajar materi mampu mengejar target kurikulum pelajaran yang akan disampaikan kepada para santri dengan jumlah pertemuan yang ada.

          Dalam persiapan pelajaran sore kali ini para staf ALAC mampu mengatasi segala persiapan meskipun sempat menghadapi beberapa kendala, salah satunya adalah perihal data induk guru-guru. “Karena kita memulai segala persiapan setelah pembukaan tahun ajaran baru, maka waktu yang kita miliki hingga hari pengarahan dan pembagian tugas para pengajar pelajaran sore sangatlah singkat.” kata ustadz yang berasal dari daerah Magelang itu. Baik data pengajar, pelajaran, maupun jadwal pelajaran masing-masing kelas semuanya didapatkan dari staf KMI bagian jadwal.

          Sehubungan dengan berlangsungnya pelajaran sore sejak masa-masa efektif pertama, kegiatan ini tidak dimaksudkan untuk mengganggu persiapan para santri dalam berbagai rentetan acara PPKA. Karena itu pelajaran sore hanya akan diadakan selama 2 hari sampai masa PPKA selesai, yaitu pada hari Sabtu dan hari Ahad. “Selebihnya selain di dua hari itu, para santri akan tetap memiliki waktu pada siang hari untuk persiapan mereka dalam acara-acara KA,” demikian yang disampaikan oleh ustadz yang merupakan alumni gontor tahun 2013 itu. Kegiatan ta’hil para pengajar materi-materi tertentu juga belum berjalan sebagaimana biasanya hingga masa PPKA usai pada bulan Agustus nanti. zahrulmuhsinin

Amanat Porseni, H. Badrun Syahir: Generasi Yang Berkepribadian & Berkarakter

0

Gontor – Dengan Motto Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo Berbudi Tinggi, Berbadan Sehat, Berpengetahuan Luas, Berfikiran Bebas, inspektur upacara Pada Pekan Olahraga dan Seni H. Badrun Syahir mengungkapkan bahwasannya dengan Motto diatas Gontor ingin menghasilkan generasi yang kuat, berkepribadian, berkarakter tidak hanya pada fisiknya tapi juga akal. Selain kompetisi ini akan membina ukhuwwah para santri dengan Porseni ini juga santri dilatih untuk tetap daya saing yang kuat serta tetap mengedepankan sportifitas kompetisi dalam olahraga.

Selain itu kegiatan Porseni yang ada di Pondok ini bersifat olahraga, olah rasa dan jiwa dan harus dimaknai secara utuh sehingga nilai-nilai yang tercipta pada kompetisi yang ada akan tetap terjaga sportifitasnya.

Pembukaan Porseni di Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo 2019

0

Gontor – Tepat pada hari Jum’at, 28 Juni 2019 dibuka Pekan Olah Raga Dan Seni (PORSENI) di Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo (PMDG) dalam rangka Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy (PPKA), sebagaimana yang telah diketahui bahwa PPKA merupakan pekan orientasi santri baru yang ada di PMDG. Rangkaian acara yang dikemas sedemikian rupa diperuntukkan kepada seluruh santri baru, mengenalkan seluruh kegiatan yang ada di Pondok. Kegiatan-kegiatan selama PPKA ini bisa berbentuk kegiatan akademik maupun non akademik.

Pada acara pembukaan Porseni ini dihadiri oleh Pimpinan Pondok KH. Hasan Abdullah Sahal, KH. Syamsul Hadi Abdan serta jajaran Badan Wakaf KH. M. Akrim Mariyat, KH. Masyhudi Subari dan jajaran pengurus Yayasan Ustadz Imam Shobari juga Ketua Umum Ikatan Keluarga Pondok Modern ustadz Ismail Budi Prasetiyo beserta Guru-guru senior maupun junior ikut serta menghadiri acara pembukaan Porseni pagi hari ini. Dalam kesempatan ini H. Badrun Syahir berkesempatan menjadi Inspektur upacara.

Sejak pagi hari pukul 05.00 WIB para santri sudah mulai digerakkan berbondong bondong menuju lapangan hijau Gontor untuk mengikuti prosesi upacara dan tidak ayal tepat pada pukul 05.45 WIB lapangan telah terlihat penuh dengan seluruh santri Pondok Modern Darussalam Gontor tidak ada yang terlambat meskipun upacara pembukaan dilangsungkannpada pukul 06.00 WIB. Ini merupakan salah satu didikan disiplin tepat waktu yang ditanamkan di Gontor sejak dini kepada seluruh santrinya dan ini pula yang menjadi pelajaran berharga bagi santri baru.

Menjelang Pembukaan Porseni Gontor 2019

0

Gontor – Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy (PPKA) di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) merupakan pekan orientasi santri baru yang ada di PMDG. Rangkaian acara yang dikemas sedemikian rupa diperuntukkan kepada seluruh santri baru, mengenalkan seluruh kegiatan yang ada di Pondok. Kegiatan-kegiatan selama PPKA ini bisa berbentuk kegiatan akademik maupun non akademik.

Diantara bagian dari Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy di Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo adalah Pekan Olah Raga Dan Seni (Porseni) yang mulai akan dibuka esok hari Jum’at 28 Juni 2019 di Lapangan Hijau Pondok Modern Darussalam Gontor..

Pada Porseni ini akan dikompetisikan seluruh cabang olah raga yang ada seperti Sepakbola, Futsal, Bola Basket, Bola Volly, Bulutangkis, Sepak Takraw dan sebagainya juga kompetisi seni yang ada di Gontor. Tujuan dari seluruh kompetensi yang ada di Gontor adalah untuk menanamkan sportifitas santri dalam berlomba serta menumbuhkan Jiwa Tasabuk Fi Al-Khairat (Berkompetisi dalam Kebaikan).

Penampilan pembukaan Porseni ini akan diisi penampilan yang biasanya ditunggu-tunggu publik yaitu “Tampang Bloon Olahraga” yang biasa di kenal dengan nama TABLO Olahraga, karena mereka menyajikan berbagai olahraga yang ada di Pondok dengan kemasan parodi kocak.

Semboyan Mensana In Corporisano atau Al-Aqlu-s-Salimu Fi Al-Jismi As-Salimi (Akal Yang Sehat adalah di Dalam Tubuh Yang Sehat) selalu di lestarikan di Gontor karena keseimbangan tubuh dan akal di perlukan oleh seorang santri.

Haflatul Wuddiyah

0

Mantingan- Haflatul wuddiyah adalah salah satu sunnah pondok yang rutin diadakan setiap tahunnya, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ukhuwah islamiyah. Pada hari Rabu, Juni 2019 Pukul 14.00 WIB kegiatan ini resmi dibuka oleh Pembimbing Rayon.

Kegiatan ini diawali dengan acara anjangsana, masing-masing santri memperkenalkan diri guna mempererat tali persaudaraan, setelah itu dilanjutkan dengan acara perlombaan. Perlombaannya pun beraneka ragam sesuai dengan kreativitas rayon masing-masing.

Kegiatan haflatul wudiyah pun disambut ria oleh para santri, Keceriaan pun terlihat jelas dalam diri santri, karena dengan kegiatan ini mereka dapat mengenal satu sama lain juga untuk mengisi kekosongan waktu.Isna

Gladi 1 Baris Berbaris Antar Konsulat Dan Acara Apel Tahunan 2019

0

Gontor – Kurang lebih 4 hari yang lalu (Senin, 23 Juni) para peserta Lomba Komando Baris Berbaris (LKBB) antar konsulat yang ikut dalam acara pembukaan Latihan Baris Berbaris ini diselenggarakan di depan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), saat ini seluruh Konsulat peserta latihan sejumlah 37 Konsulat akan mengikuti gladi 1 Baris berbaris Konsulat dan acara apel tahunan yang kembali diadakan di depan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) untuk mengevaluasi kegiatan latihan yang mereka lakukan selama kurun waktu 4 hari terakhir.

Barisan tiap konsulat akan dipimpin oleh ketua konsulat (Kelas 5) dan diikuti oleh anggota barisan masing-masing konsulat yang terdiri dari kelas 1-4 akan berusaha menyajikan kekompakan dan kerapian mereka dalam hal baris-berbaris dan penampilan mereka juga tidak akan luput dari perhatian Tim Juri yang dibentuk oleh Mabikori.

Ketua panitia Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy Memantau Langsung acara gladi tersebut sekaligus mengevaluasi semua kesalahan-kesalahan yang di temukan selama acara berlangsung dibantu oleh Tim Mabikori Pondok Modern Darussalam Gontor. Harapannya setiap ketua barisan beserta anggota konsulat dapat memperbaiki barisannya yang dirasa kurang dan masih belum memenuhi standar aturan baris berbaris yang telah ditetapkan oleh panitia.