Home Blog Page 263

Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Semester 7 UNIDA Gontor Adakan PPL di Pengadilan Ponorogo

0

PONOROGO–Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah (HES) semester 7 Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor adakan Praktek Pengayaan Lapangan (PPL), bertempat di Pengadilan Agama (PA) Ponorogo. Kegiatan yang menjadi sarana peningkatan kualitas mahasiswa ini dilaksanakan pada tanggal 13–24 Syawwal 1440/17–27 Juni 2019. Adapun kelompok yang melaksanakan kegiatan ini terdiri dari 7 orang mahasiswa HES semester 7 kampus Gontor.

PPL merupakan salah satu kegiatan yang menunjang akademis mahasiswa UNIDA Gontor. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menghubungkan antara keterangan-keterangan yang disampaikan melalui kegiatan perkuliahan pada masing-masing program studi dengan hal apapun yang bersifat nyata melalui praktek lapangan. Sehingga kegiatan ini wajib untuk dilaksanakan oleh setiap program studi, salah satunya Hukum Ekonomi Syari’ah.

Pada program PPL tersebut mahasiswa dituntut untuk mampu menerapkan ilmu yang telah dipelajarinya di bangku kuliah. Untuk itu, sebagian kegiatan yang diimplementasikan oleh peserta PPL, di antaranya adalah kegiatan simulasi peradilan, pembelajaran registrasi di Pengadilan Agama, dan pendalaman materi kesekretariatan.

Selain kegiatan pengayaan akademis mahasiswa juga melakukan kegiatan pemakmuran musholla Pengadilan Agama Ponorogo. Usaha ini dilakukan dengan menjalankan program adzan bergilir rutin di musholla Pengadilan Agama Ponorogo. Kegiatan-kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas keilmuan mahasiswa. Sehingga Mahasiswa Universitas Darussalam Gontor dapat bersaing secara sehat dalam peningkatan tersebut karena Allah SWT.  #Muis

Animo Masyarakat Terhadap Pondok Pesantren Meningkat

0

GONTOR—Tahun ini, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dibanjiri oleh  para alumni SD/MI dan SMP/MTs yang ingin melanjutkan studinya di Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah, PMDG. Hal ini terlihat dari kenaikan jumlah pendaftar yang cukup banyak dari tahun sebelumnya, yakni mencapai 731 calon pelajar putra maupun putri. Yang cukup unik, dari 7.121 pendaftar, ada beberapa yang merupakan lulusan SMA/MA, bahkan perguruan tinggi. Mereka rela untuk mendaftar kembali di lembaga pendidikan setara SMA/MA, yang berarti harus mengulang kurang lebih 3-4 tahun.

Tak hanya di kampus yang berada di pulau Jawa, kampus-kampus yang berlokasi di luar pulau Jawapun ramai oleh pendaftar. Bahkan di beberapa kampus, terpaksa tidak bisa menerima seluruh pendaftar, dikarenakan tempat yang belum memadai untuk menampung santri dengan jumlah yang banyak.

Hal ini mengindikasikan bahwa kepercayaan masyarakat untuk menitipkan anaknya di Pondok Pesantren amatlah tinggi. Alasannya bermacam-macam. Ada yang menginginkan anaknya bisa memperdalam ilmu agama, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris, bahkan ada yang takut anaknya terpengaruh dengan dunia luar, di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini. Walaupun memiliki tujuan yang berbeda-beda, seluruh calon wali santri menginginkan anaknya menjadi generasi yang sholeh dan dapat bermanfaat bagi agama, nusa, dan bangsa.   

Secara khusus, PMDG memiliki visi untuk menjadi lembaga pendidikan pencetak para kader pemimpin umat; menjadi tempat ibadah thalabu-l-‘ilmi; dan menjadi pusat pengetahuan Islam, Bahasa Al-Qur’an, dan ilmu pengetahuan umum, dengan tetap berjiwa pesantren.  

Semoga dengan bertambahnya jumlah pendaftar dan santri yang diterima, menjadikan Gontor semakin maju dan berkualitas, sehingga dapat berperan lebih besar dalam mewujudkan amanat Undang-Undang Dasar 1945, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.brada

Inilah Jumlah Santri dan Santriwati Baru PMDG

0

DARUSSALAM- Penerimaan santri dan santriwati baru di Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) pada tahun ajaran 1440-1441/2019-2020 ini mencapai angka lebih dari 5 ribu, yaitu berjumlah 5488 pelajar dengan rincian pelajar putra sebanyak 2824 siswa dan pelajar putri sebanyak 2664 siswi. Angka ini tentunya memiliki selisih yang terbilang jauh daripada jumlah anak yang lulus pada tahun lalu, yang hanya mencapai total 4398 pelajar. Perbedaan jumlah santri dan santriwati yang diterima pada tahun ini bila dibandingkan dengan tahun lalu adalah sebanyak 1090 pelajar.

            Jumlah selisih yang banyak tersebut dikarenakan pada tahun ini penerimaan calon pelajar putra yang biasanya hanya disebar ke PMDG kampus-kampus cabang di dalam pulau Jawa, namun pada tahun ini penyebarannya ditambah lagi dengan satu kampus yang berlokasi di Kalianda- Lampung, yaitu PMDG Kampus 9. Selain itu, jumlah kuota santri baru di setiap kampus juga diperbanyak daripada tahun-tahun sebelumnya untuk menampung jumlah siswa-siswi baru tersebut.

Kebijakan ini senada dengan apa yang disampaikan oleh Bapak Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal dalam pidatonya saat upacara pembukaan tahun ajaran baru KMI pada hari Sabtu (15/6) yang lalu, “Kalian adalah anak-anak pilihan. Orangtua kalian adalah orang-orang pilihan, rela tidur di lapangan, di depan asrama (ngemper) berhari-hari (untuk proses pendaftaran). Rasa-rasanya kami ingin menerima semua calon pelajar, tetapi kemampuan kami yang membatasi,” begitulah isi pidato yang beliau sampaikan pada acara yang sekaligus membuka ujian tulis masuk KMI tersebut.

            Pengumuman kelulusan bagi calon pelajar putra yang diadakan terlebih dahulu pada hari Rabu (19/6) lalu berjalan dengan tertib. Meskipun dengan keadaan yang serba terbatas; seperti penuhnya lokasi parkir, banyaknya wali-wali yang memenuhi area pondok dan sekitarnya, serta padatnya lalu-lintas pada jalan-jalan sekitar pondok karena banyak kendaraan yang melintas masuk ataupun keluar pondok, namun acara yang bertempat di PMDG Kampus 2 itu tidak mengalami hambatan yang berarti dan mengganggu khidmatnya acara. Para calon pelajar tetap patuh terhadap arahan yang mereka dapatkan dari panitia, dan para wali pun menjaga jarak mereka daripada anak-anak agar tidak mengganggu konsentrasi mereka dalam mengikuti acara tersebut. Sedangkan untuk pengumuman kelulusan bagi calon pelajar putri menyusul diadakan pada hari Sabtu (22/6) kemarin.

            Selain lebih banyaknya jumlah calon pelajar yang diterima, jumlah yang tidak lulus pun juga lebih sedikit bila dibandingkan dengan tahun lalu. Dari jumlah pendaftar putra dan putri tahun ini sebanyak 7121 anak, jumlah yang tidak lulus adalah 1633 anak dengan rincian 890 putra dan 743 putri. Sedangkan tahun lalu, jumlah yang tidak lulus adalah 1988 anak dengan rincian 1248 putra dan 740 putri.

Gladi Ke 2 Penampilan Budaya Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy

0

Gontor – Gladi kedua penampilan-penampilan daerah untuk Apel Tahunan Khutbatu-l-‘Arsy 1440/2019 diadakan di lapangan 8 windu Pondok Modern Darussalam Gontor selepas shalat isya pada Rabu (3/7) malam kemarin. Acara dihadiri oleh beberapa pembimbing dan penanggungjawab dari guru-guru senior yaitu Al-Ustadz Agus Mulyana, Al-Ustadz Mahbub Al-Aziz, dan Al-Ustadz Zulfahmi Syukri Zarkasyi, kemudian beberapa panitia dari kelas enam dan guru-guru lainnya, serta seluruh penampil dari beberapa konsulat yang digladi pada malam itu: Palembang menampilkan Tari Yaa Salaam, Riau dengan Tari Zapin, Kediri dengan atraksi Kuda Lumping, Magelang dengan Tari Topeng, Priangan menampilkan Atraksi Singa Deprok diiringi nyanyian lagu mojang priangan, Jakarta menampilkan tari ondel-ondel, Ponorogo dengan tari reognya, dan konsulat Bali menampilkan tari kecak. Gladi pada malam itu mendapat respon positif dari para juri, sebab dalam jarak 5 hari sejak gladi pertama perkembangan hasil latihan mereka terlihat sangat efektif, dinilai dari kelayakan tampilnya maupun peningkatan-peningkatan lainnya. Di samping penampilan per konsulat, masih ada lagi penampilan pembukaan atau Grand Opening yang masih membutuhkan beberapa kali latihan. Gladi tersebut selesai pada pukul 21.30, kemudian dilanjutkan dengan evaluasi tiap-tiap penampilan dari guru-guru pembimbing. #Husain

Gladi Mahasiswa Darussalam Show

0

Gontor – Mahadasa adalah kumpulan mahasiswa Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor semua semester yang ada di kampus Rabithah dan tergabung pada kreatifitas seni musik. Malam hari ini mereka mengadakan gladi kotor pertama Mahadasa show tepat pukul 20.00 WIB (setelah shalat isya’) di depan gedung Syiria. Acara ini dihadiri pula oleh panitia, beberapa peserta, serta Tim juri sebanyak tiga orang: ustadz Hasan Muttaqin, ustadz Agus Setiawan, dan ustadz Rendi Yudha Baskara.

Beberapa acara masih sangat perlu menambah latihan, namun secara umum untuk kelas gladi pertama sudah cukup baik. Persiapan panitia juga sudah cukup mendukung, melihat dari penataan panggung dan adanya background dari banner. Beberapa acara berikut pesertanya: Hadroh 5 orang, MC formal 2 orang, penampilan band tahun pertama 7 orang, drama tahun kedua 10 orang, penampilan anoman obong tahun ketiga 2 orang, persatuan silat mahasiswa Darussalam (persimada) 6 orang, dan ditutup dengan Mahadasa band dengan 4 personil band serta 5 vokalis. #Husain

Rapat Koordinasi Bagian Publikasi, Dokumentasi, Sound System & Kelistrikan

0

Gontor – Rapat koordinasi lanjutan bagian pada acara Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy (PPKA) di Pondok Modern Darussalam Gontor kembali berjalan sesuai yang telah di Jadwalkan oleh Panitia Khutbatul ‘Arsy yang di gawangi oleh ustadz Agus Mulyana, Ustadz Mahbub Al-Aziz & Ustadz Sunan Autad Sarjana.

Kali ini rapat koordinasi di pusatkan pada bagian Publikasi & Dokumentasi, Sound System, Kelistrikan. Koordinasi ini sangat penting karena berjalannya seluruh acara yang ada di Gontor selalu tidak pernah terlepas dari unsur musyawarah & rapat koordinasi antar bagian agar acara dapat berjalan secara rapi dan lancar. Pentingnya unsur komunikasi antar bagian selalu di kedepankan dalam perhelatan rentetan acara yang sangat banyak demi terwujudnya acara orientasi santri baru yang tiap tahun dilaksanakan.

Rapat koordinasi ini diadakan tepat pukul 19.30 WIB berada di Gedung Tunis Lantai 3, dihadiri langsung oleh ketua panitia PPKA dan seluruh anggota bagian. Sementara masing-masing bagian melaporkan hasil usaha bagian yang sudah terlaksana dan juga melaporkan beberapa program yang belum terlaksana selama kepanitiaan ini dibentuk.

Bagian publikasi merencanakan untuk meliput seluruh rentetan kegiatan yang ada di PPKA dan berusahan menempatkan beberapa kontributor yang akan meliput tiap kegiatan dan mempublikasikan ke dalam website resmi Gontor dan Juga Fanpage Facebook Resmi Pondok Modern Darussalam Gontor. Sementara bagian dokumentasi sedang mempersiapkan bahan untuk pembuatan jurnal dan juga smartbook untuk PPKA hingga percetakannya nanti.

Selanjutnya bagian pertamanan juga telah mempersiapkan konsep panggung PPKA, mulai menyiapkan berbagai bunga yang akan di tata, hiasan sisi barat dan timur panggung dan juga panjang hiasan depan panggung. Pada bagian kelistrikan juga telah di persiapkan 1 buah Genset berkapasitas 150 KVA untuk mensuplai listrik di acara Apel Tahunan nanti untuk mengcover segala kebutuhan listrik selama acara di lapangan hijau PMDD. 1 Genset lagi kerkapasitas 40 KVA untuk mensuplai kebutuhan listrik yang ada di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) sementara untuk keperluan Drama Arena Kelas 5 dan Panggung Gembira kelas 6 nanti sudah dipersiapkan 2 buah genset berkapasitas 150 KVA untuk sound system dan genset berkapasitas 250 KVA untuk mensuplai kebutuhan lighting.

Persiapan-persiapan diatas sedini mungkin di identifikasi untuk mengantisipasi beberapa hal yang kemungkinan tidak sesuai & terjadi dilapangan sehingga acara dapat tetap berjalan sesuai perencanaan yang ada.

Berjaya Dengan Pramuka

0

Karangbanyu– Pramuka adalah salah satu kegiatan sunnah pondok yang tak pernah sirna oleh waktu di bumi Darussalam. Tepat pada Selasa(2/7) pagi, Gontor Putri Kampus 3 dimeriahkan dengan adanya Lomba Perkemahan Penegak dan Penggalang (LP3)  yang dibuka dengan pelepasan kontingen LP3 Gontor Putri Kampus 3 di lapangan Gedung Al-Azhar.

            Ayahanda tercinta Al-Ustadz H. Suwarno TM, S.Ag membuka acara ini  dengan semangat diiringi lantunan yelling dari setiap gugus depan andika Darussalam dan kakak Mabigus pengikut LP3 ini.

            Gontor tidak pernah lelah dengan segala kegiatannya, terus mendidik dan membina serta mengawal sistem dan nilai pesantren agar Gontor terus berjaya, bertahan, berdiri diatas dan untuk semua golongan. Antusias warga Darussalam tak pernah padam demi menjalankan Sunnah-sunnah pondok setiap tahunnya.

            Kegiatan LP3 ini akan berlangsung selama 3 hari, dibuka hari Selasa 02 Juli 2019 dan ditutup pada hari sabtu 04 Juli 2019 dengan kegiatan api unggun dan pembagian hadiah kepada pemenang sesuai dengan kategori perlombaan. Adanya kegiatan LP3 ini santri Darussalam dibina, ditempa, dan dididik mentalnya agar terbentuk sosok yang kuat dengan motto “ We are scout, but we are moslemah “. Dengan mempertahankan jiwa keislamannya Gontor mengolah dan membentuk santrinya dengan jiwa kepramukaan yang modern dan mendidik. Tidak hanya itu, semua yang terlibat dalam acara ini terdidik sesuai dengan sifat pramuka, yaitu berani, ukhwuwwah islamiyyah yang kuat, gotong royong dan semangat dimanapun dan kapanpun. Dengan adanya acara ini sebagai salah satu rentetan acara Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy, diharapkan santriwati baru dapat memperhatikan dan  mengambil pendidikan yang ada didalamnya dengan baik. Dan jangan lupa, karena pramuka takkan habis oleh cerita. Qurrotul Aini.

Konsolidasi Internal: PMDG Putri Kampus 7 Adakan Seminar Akuntansi dan Ekonomi Islam

0

RIMBO PANJANG – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 7 memasuki umurnya yang ketujuh tahun. Perkembangannya terbilang cepat dan pesat. Untuk tahun ini, Pimpinan Pondok PMDG mengirim 90 orang ustadzah untuk bertugas di PMDG Putri Kampus 7. Kebutuhan operasional sudah mampu dipenuhi oleh PMDG Putri 7 secara mandiri, bahkan sudah memiliki tabungan untuk pengembangan pondok di masa mendatang.

Kini, 90 orang guru tersebut akan memulai masa baktinya. Bertugas menjadi dewan guru di PMDG Putri Kampus 7 merupakan hal baru bagi mereka. Apalagi mengatur sirkulasi keuangan dana umat dengan nominal besar. Melihat hal tersebut, Bapak Wakil Pengasuh, Al-Ustadz Drs. M. Ma’ruf Chumaidi merasa perlu untuk mengadakan seminar dan pelatihan tentang akuntansi dan ekonomi Islam demi konsolidasi internal. “Mengatur dana umat dan menginvestasikannya untuk kebangkitan Islam adalah amanat besar. Perlu niat ikhlas dan ilmu mendalam untuk mengembannya”, demikian Ustadz Ma’ruf mengarahkan panitia pelaksana.

Pada Rabu (19/6) panitia menghadirkan Al-Ustadz Fajar Surya Ari Anggara, M.M. dan Al-Ustadzah Roghiebah Jadwa Faradisi (Rosi), S.E., MA.k., CA., Ak. Beliau berdua adalah pasangan suami istri yang ahli di bidang ekonomi. Beliau berdua juga menjadi dosen pengajar di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Seminar dengan tema Urgensi Akuntansi Islam, Ekonomi, dan Kepemimpinan dilaksanakan di aula Yordania dan di ruang pendalaman materi gedung Pakistan. Pada malam harinya, panitia menjadwalkan pertemuan Al-Ustadz Fajar dan Al-Ustadzah Rosi dengan santriwati. Bertempat di mushala, Al-Ustadzah Rosi menyemangati anak-anak untuk selalu semangat dalam belajar, terutama akuntansi dan keuangan. Karena kelak mereka akan menjadi bendahara dan akuntan di keluarga kecilnya. Farouq

Para Pejuang Pendidikan Tiba di Tanah Rimbo Panjang

0

RIMBO PANJANG – Masa bakti satu tahun telah diselesaikan oleh guru-guru alumni 2018 dengan nilai memuaskan. Mereka pun harus pulang untuk melanjutkan lembaran hidup dalam menggapai cita-cita. Demi melanjutkan perjuangan mendidik generasi muslimah di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 7, Pimpinan PMDG memberangkatkan 90 orang guru lulusan tahun 2019 dan 7 orang guru sarjana strata 1.

Rombongan para guru ini bertolak dari Mantingan pada hari Sabtu (15/6) menggunakan 2 armada bis. Perjalanan 1.850 km ditempuh selama 3 hari 3 malam. Mereka tiba di PMDG Putri kampus 7 pada hari Selasa dini hari (18/6). Penat perjalanan seketika hilang saat hangat senyum guru dan santriwati menyambut mereka. Gerimis tipis langit Rimbo Panjang membasahi tanah yang berdebu. Seakan ikut sumringah menyambut kedatangan para Srikandi dan Arjuna pejuang pendidikan.Farouq

Gontor Gelar Cerdas Cermat Antar Rayon

0

GONTOR–Sejumlah santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) berlomba di final cerdas cermat antarrayon yang diadakan di aula Balai Pendidikan Pondok Modern (BPPM), Senin (01/07/2019) pukul 20.00 WIB.

Kegiatan ini merupakan salah satu rentetan acara Khutbatul ‘Arsy yang bertujuan untuk mengenalkan kepada para santri baru, tentang berbagai macam kegiatan yang akan mereka rasakan di PMDG.

Lutfi Madada salah satu panitia Final Cerdas Cermat mengatakan kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, merupakan salah satu kegiatan tahunan pondok yang melibatkan seluruh rayon se-Darussalam yang berjumlah 24 rayon. “Cerdas Cermat ini diadakan untuk mengasah kemampuan literisasi, dan kami juga ingin mengajarkan santri tentang ilmu totalitas kehidupan.” Ujar Lutfi.

Pada hari pertama diikuti semua rayon sehingga terpilih 5 rayon terbaik yang mampu melaju ke babak final, yaitu Rayon Palestina, Saudi 3 lantai 3, Saudi 3 lantai 1, Gedung Baru Shigor, dan Indonesia 1 lantai 2. Setiap perwakilan dari berbagai rayon menunjukan penampilan terbaiknya dalam mengikuti kegiatan CC ini, persaingan yang sengit membuat para audience audience yang hadir tegang.

Hingga pada akhirnya Rayon Palestina berhasil menjadi Juara Lomba Cerdas Cermat Antarrayon 2019 dengan perolehan nilai 1300, diikuti setelahnya Rayon Saudi 3 lantai 1 dengan nila 925, dan yang terakhir Rayon Indonesia 1 lantai 2 dengan nilai 900. MohDiaz