Home Blog Page 280

Miss Sporto Competition Awali Rentetan Perlombaan Gontor Olimpyad 2019

0

IMG_2535Karangbanyu- Guna menguji kemampuan dan pengetahuan santriwati dalam bidang olahraga, Gontor Putri Kampus 3 mengadakan kompetisi Miss Sporto setiap tahun. Kompetisi Miss Sporto 2019 yang diselenggarakan di Auditorium Gontor Putri Kampus 3 (14/12/18) dimenangkan oleh Quina Henika perwakilan dari angkatan kelas 3 Intensif.

Salah satu perlombaan-perlombaan dari kelima divisi –keilmuan, bahasa, kesenian, kepramukaan, dan olah raga- dalam Gontor Olimpyad PMDG Putri Kampus 3 ialah pemilihan duta-duta dari kelima divisi tersebut. Usai upacara pembukaan Gontor Olimpyad, seluruh santriwati PMDG Putri Kampus 3 langsung menuju ke Auditorium untuk menyaksikan dan mensuport para kandidat Miss Sporto 2019. Setelah melewati beberapa penyeleksian, 6 orang kandidat yang mewakili angkatan masing-masing mengikuti Grand Final Miss Sporto Competition. Kompetisi ini teridiri dari 3 babak, yaitu babak soal amplop, babak soal rebutan, dan babak talent. Setelah melewati babak pertama dan kedua, para kandidat mempertunjukkan talentnya masing-masing, mulai dari dribel indah, pencak silat, vj olahraga, hingga cheers.

 IMG_2618Setelah menunjukkan aksi pencak silatnya yang memukau para dewam juri dan penonton dalam babak talent, Andini Putri Gunawan, kandidat Miss Sporto dari kelas 1 Intensif meraih juara kedua dan meraih gelar Miss Favourit dalam kompetisi ini. Acara ini dipanitai oleh bagian olahraga OPPM dan seluruh anggota club-club olahraga Darussalaam. UmiKalsum89

Sayyidatu Kulli Gontor Putri Kampus 3

0

Karangbanyu- Ahad, 12 Rabi’ustani 1440 H Gontor Putri Kampus 3 mengadakan pemilihan duta keputrian yang memeriahkan acara Pekan Kreatifitas Santriwati 2019. Al-Ustadz Suwarno, T.M,S.A.g selaku Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri kampus 3 membuka acara dengan memukul gong. Peserta yang lolos sampai ke atas panggung merupakan hasil dari penyeleksian panjang dari setiap angkatan.

IMG_0264Sayyidatu kulli merujuk kepada materi Nisa’iyah yang menerangkan tentang kewanitaan. Amalia Zahra perwakilan dari kelas 1 B, Naila Shabrina 2 B, Anisa Rif’at 3 B, Vira Anggraini 3 Intensif B dan Lailatus Shabrina 4 G. Dengan gaun yang anggun peserta duduk diatas panggung mengikuti perlombaan dengan melewati tiga babak, yaitu , tanya jawab amplop,  babak rebutan dan show talent. Setelah melewati tiga babak tersebut tibalah waktu penentuan Miss Sayyidatu Kulli yang diraih oleh Vira Anggraini dari angkatan kelas 3 Intensif. Maka Miss Sayyidatu Kulli 2018 memberikan mahkotanya kepada Miss Sayyidatu Kulli 2019. Tujuan diadakanya Sayyidatu kulli ialah agar setiap santriwati mempunyai wawasan tentang kewanitaan yang luas dan belajar menjadi muslimah yang baik dan shalihah. Hamida90

Pengaplikasian Bahasa Inggris Dalam Drama Contest

0

IMG_8639Karangbanyu – 4 Januari 2019/ 27 Rabi’ul Akhir 1440. Santriwati Gontor Putri Kampus 3 sibuk berapresiasi dengan kegiatan yang silir berganti  tidak ada hentinya, agar meningkatkan mutu kemampuan dan talentanya, tidak hanya berkulitas tapi juga berkuantitas. Seluruhnya berkumpul di Auditorium Gontor Putri 3 untuk mengikuti lomba Drama Contest. Dibuka oleh Al-Ustadz Suwarno, T.M, S.Ag dengan memukul Gong tanda dimulainya acara ini. Acara ini diadakan oleh bagian bahasa OPPM dibawah naungan pembimbing bahasa pusat yang dipanitiai oleh beberapa staf bagian bahasa OPPM, siswi kelas 1-4.

Setelah dibukanya acara, juri membacakan kriteria penilaiannya. Selanjutnya, para pemain dari setiap rayon menampilkan drama berbahsa inggris dalam kurun waktu 7 menit. Setelah 7 menit waktu  berjalan, juri akan membunyikan peluit tanda drama itu harus selsesai.

IMG_8723Pada sesi terkahir juri membacakan hasil penilainya sekaligus pengumuman kejuaran. Adapun juara untuk kategori The Best Prologue Ananda Arin 1 int C, The Best Actrist Aulia Pratama 1 int C, The Best Language Teheran A Hostel, The Best Coustom Syiria 1st A Hostel, General Winner Andalusia A Hostel. Gryselda 91

KH. Hasan Abdullah Sahal Hadiri Silaturahim dengan IKPM Kalsel

0

Banjarmasin-  Pada Hari Ahad (3/2) Malam, Pimpinan PMDG, KH. Hasan Abdullah Sahal menghadiri acara silaturrahim dengan IKPM cabang Kalsel di Asrama Haji Samsodin Nor, Kalsel. Acara ini dihadiri para alumni Gontor yang mayoritas berdomisili di Kalsel, tapi tidak sedikit pula yang datang dari luar Kalsel; seperti Pontianak, Samarinda, dan kota-kota di sekitar Kalimantan Selatan.

Acara silaturrahim ini berjalan lancar, antusiasme para alumni yang hadir sangat tinggi. Mereka sempat bertukar cerita sembari santap malam bersama Bapak Pimpinan. Rasa rindu pondok yang mendalam, tumpah ruah pada acara malam itu. Banyak dari mereka yang sudah lama belum mengunjungi Pondok karena banyak sebab. Pada malam itu, seolah-olah pondok yang datang ke mereka.

Acara tersebut diadakan dalam rentetan acara KH. Hasan Abdullah Sahal dalam menghadiri walimah putra KH. Zarkasyi Hasbi, pimpinan Pondok Pesantren Darul Hijroh, Cindai Alus, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalsel pada Ahad pagi (3/2).

UTS Unida Gontor Berjalan Lancar

0

GONTOR- Unida Gontor mengadakan Ulangan Tengah Semester (UTS) Ganjil periode 1439-1440/2018-2019 bagi seluruh mahasiswa pada seluruh kampus pada hari Sabtu (26/1) hingga hari Kamis (31/1). Di Kampus Gontor, acara ini diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin oleh Al-Ustadz Dr. Setiawan bin Lahuri, M.A. selaku Wakil Rektor II di Aula Rabithah PMDG Pusat pada hari sabtu lalu.

Pada kesempatan itu, Al-Ustadz Setiawan bin Lahuri, M.A. mengingatkan para mahasiswa agar senantiasa bisa membagi waktunya antara mengajar, belajar, dan membantu pondok. Karena 3 hal itu merupakan tugas pokok para mahasiwa guru dari dulu hingga sekarang.

UTS kali ini berjalan lancar, panitia bekerja dengan baik dalam mempersiapkan berbagai persiapan yang dibutuhkan dan peserta UTS sembari fokus dalam belajar, mereka juga menaati seluruh peraturan-peraturan serta berbagai kebijakan dalam UTS ini. Reyzin

Pergantian Pengurus Koordinator “Mengestafetkan Nilai-Nilai Kepramukaan”

0

GONTOR—Pergantian Pengurus Koordinator Gerakan Pramuka dilaksanakan pada hari kamis (10/01) di Balai Pertemuan Pondok Modern Darussalam Gontor (BPPM). Di pagi itu, pengurus lama membacakan laporan pertanggungjawaban dan hasil usaha yang telah mereka kerjakan selama satu tahun dan menyerahkannya kepada pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dengan  disaksikan oleh seluruh santri.

Acara kembali dilanjutkan setelah isya, pada kesempatan tersebut, para pengurus baru dilantik dan disahkan oleh bapak pimpinan PMDG. Jumlah Pengurus Koordinator tidak lebih banyak daripada pengurus Organisasi Pelajar Poondok Modern (OPPM), akan tetapi hal tersebut tidak mengurangi kesakralan acara pada malam hari itu.

Hiasan dekorasi yang ditempel di BPPM menggambarkan suasana pramuka serta meramaikan suasana pada acara tersebut. Dengan diserahkannya kepengurusan kegiatan pramuka kepada siswa kelas lima, siswa kelas akhir dapat fokus dan mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian akhir di kelas enam. Faruq

Jelang KKN, Mahasiswa UNIDA Gontor Ikuti Pembekalan Intensif

0

GONTOR–Menjelang kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang akan diadakan pada bulan Ramadhan 1440 mendatang, Mahasiswa Universitas Darussalam (Unida) Gontor semester 6 mengikuti pembekalan intensif tentang materi KKN di Aula Wisma Darussalam. Acara ini berlangsung dari hari Selasa, 8 Januari 2019–Jum‘at, 11 Januari 2019 dalam 9 sesi. Mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 149 orang, yang datang dari kampus pusat dan cabang.

KKN adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu. Pelaksanaan kegiatan KKN biasanya berlangsung antara satu sampai dua bulan bertempat di daerah setingkat desa.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di Indonesia telah mewajibkan setiap perguruan tinggi untuk melaksanakan KKN sebagai kegiatan intrakurikuler yang memadukan Tri Dharma perguruan tinggi yaitu: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Adapun materi yang diberikan kepada mahasiswa sebagai berikut

  • Metode dan Peta Dakwah di Indonesia, oleh Al-Ustadz H. M. Badrun Syahir, M.
  • Kemapuan Berkomunikasi dan Hubugan Interpersonal, oleh Al-Ustadz Dr. Fajar Pramono, M.Si.
  • Sosialisasi dan Tehnik Memotivasi Masyarakat dalam Pembangunan, oleh Al-Ustadz Muhammad, M.P.
  • Penyusunan Program, Metode Action Reserch–Tehnik Penulisan Laporan, oleh Al-Ustadz Dr. Miftahul Ulum, M.A. & Al-Ustadz Muhammad Mukhlas, M.Pd.

Tujuan dari KKN adalah agar mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang berharga melalui keterlibatan dalam masyarakat. Mahasiswa dapat secara langsung menemukan, merumuskan, memecahkan dan menanggulangi permasalahan di desa secara praktis dan interdisipliner, hal ini bertujuan memberikan pengalaman kepada mahasiswa tentang kemasyarakatan.

Adapun sasaran dari KKN ini agar mahasiswa dapat menjadi munzirul qoum, generasi yang siap pakai dan bisa berkiprah di masyarakat sekaligus calon penerus pembangunan, utamanya di daerah pedesaan, baik sekarang maupun di masa yang akan datang. Muis

Pimpinan Pondok Buka Rangkaian Kegiatan Tarbiyah Amaliyah

0

GONTOR–Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), K.H. Hasan Abdullah Sahal dan K.H. Syamsul Hadi Abdan resmi membuka rentetan kegiatan Tarbiyah Amaliyah (disebut juga Amaliyah al-Tadris) tahun 1440/2019 pada Senin pagi (28/1). Acara pembukaan tersebut diikuti oleh seluruh siswa akhir (kelas 6) Kulliyyatu-l-Mu‘allimin Al-Islamiyah (KMI) 2019 PMDG Kampus Pusat dan beberapa kampus cabang (Kampus 2 Siman, Kampus 7 Kendari, dan Kampus 9 Kalianda) beserta musyrif masing-masing. Turut hadir dalam acara tersebut seluruh Wakil Pengasuh dan Wakil Direktur KMI dari setiap kampus yang sudah terdapat siswa kelas 6 nya.

Acara pembukaan dimulai dengan penyampaian pesan dan nasihat dari Pimpinan Pondok, dilanjutkan pengarahan singkat oleh Direktur KMI, K.H. Masyhudi Subari, M.A., mengenai tata cara dan teori-teori umum dalam Tarbiyah Amaliyah.

PMDG dengan sistem KMI mencetak guru-guru Islam yang berkompeten, dan salah satu langkah PMDG dalam mewujudkan hal tersebut adalah dengan mengajarkan siswa materi Tarbiyah mulai dari kelas 3 hingga 6 KMI, setelah semua materi diajarkan, maka pada jenjang akhir, tibalah saatnya bagi mereka untuk menerapkan semua yang telah dipelajari dari materi Tarbiyah tersebut.

Tarbiyah Amaliyah, rutinitas tahunan ini wajib diikuti oleh seluruh siswa akhir KMI. Setiap siswa akhir KMI ditugaskan mengajar pada pelajaran dan kelas yang sudah ditentukan. Kesuksesan siswa akhir KMI dalam hal ini bergantung kepada kemampuan mereka dalam menentukan thariqah al-tadris (metode pengajaran) yang tepat, menguasai materi, dan membuat persiapan yang matang, selain itu, kemampuan mereka dalam menyampaikan naqd juga menjadi pertimbangan, setelahnya akan diketahui apakah siswa tersebut shalih tadris (layak mengajar) atau ghairu shalih tadris(tidak layak mengajar). Sand8

Asah Jiwa Kepramukaan Lewat Kursus Mahir Tingkat Lanjutan (KML)

0

Mantingan– Gontor adalah Lembaga Pendidikan yang menjadi wadah dalam pembentukan pemimpin-pemimpin yang hebat kelak. Gontor senantiasa menyeimbangkan antara pendidikan formal dan pendidikan non-formal bagi santrinya. Dari sekian banyak pendidikan non-formal, kepramukaan Gontor menjadi titik pusat tersendiri. Kegiatan yang diadakan rutin pada hari Kamis setiap minggunya mampu membuat para anggotanya menjadi pribadi yang lebih kreatif dan inovatif dalam segala hal.

Seirama dengan hal tersebut, Koordinator Gugusdepan Gerakan Pramuka Gontor Putri Kampus 1 kembali mengadakan Kursus Mahir Tingkat Lanjutan (KML) bagi santriwati Darussalam. Acara ini merupakan acara lanjutan dari Kursus Mahir Tingkat Dasar (KMD) dan Latihan Pengembangan Kepemimpinan (LPK) yang telah diadakan setiap tahunnya. Acara yang diadakan setiap 2 tahun ini berlangsung sejak tanggal 15-21 Desember 2018 di Gontor Putri Kampus 1. Peserta dalam acara ini sebanyak 763 orang yang terdiri atas ustadzah dan santriwati kelas 6. Seluruh peserta terbagi dalam 3 golongan, yaitu Siaga, Penggalang dan Penegak.

Dalam acara ini, setiap peserta diarahkan bagaimana menjadi Pembina golongan tertentu yang mampu membuat setiap anggotanya tertarik dan mencintai Pramuka. Para pelatih yang berasal dari Kwarcab Ngawi memberikan seluruh ilmunya tanpa kenal waktu dan tempat. Para peserta pun tampak bersemangat dalam menerima materi dan mempraktikan apa yang telah mereka dapatkan dari setiap sesi yang ada.  Besar harapan dari acara ini bahwa kelak setiap alumni Gontor mampu menjadi duta-duta pramuka yang mampu menyebarkan rahmat dan kasih sayang Islam di seluruh penjuru negeri. Karena kami pramuka tapi kami Muslimah. Fayra

Peningkatan Stabilitas Belajar Santriwati melalui Ulangan Umum

0

Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) merupakan salah satu Pondok Pesantren yang sangat berperan dalam mewarnai pendidikan di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara. Seluruh potensi dan kemampuan dicurahkan untuk merealisasikan misi tersebut. Hal ini semakin dipertegas dengan tidak terlibatnya Pondok Modern Darussalam Gontor dalam politik praktis serta tidak berafiliasi kepada organisasi masyarakat apapun, sehingga dapat secara independen menentukan langkah dan memiliki ruang gerak yang lebih luas dalam bidang pendidikan dan pengajaran.

Suasana Ulangan Umum di Gontor Putri 1
     Suasana Ulangan Umum di Gontor Putri 1

 

Pondok Modern Darussalam Gontor dalam meningkatkan dan menyempurnakan pendidikan dan pengajarannya selalu menggalakkan penelitian, pengembangan kurikulum, penerapan metode pengajaran dan pendidikan yang terbaik, peningkatan kualitas pendidik dan peserta didik, penyusunan program kegiatan KMI atupun Non KMI dan lain-lain, salah satunya adalah dengan “Ulangan Umum”.

Ulangan Umum di Gontor Putri kampus 1, yang dilaksanakan selama lima hari, dimulai hari Sabtu (19/1) hingga hari Rabu (23/01) yang diikuti oleh santriwati kelas 1 sampai dengan kelas 5. Setiap harinya santriwati dihadapkan dengan tiga materi pelajaran, dengan waktu 90 menit dalam setiap pelajaran. Sementara kegiatan belajar mengajar kelas 6 tetap berjalan seperti biasanya untuk mempersiapan Ujian Siswi Akhir KMI Gelombang 2 yang akan dilaksanakan beberapa hari setelah ulangan umum. Materi yang diujikan dalam ulangan umum meliputi bahasa Arab (Tamrin Lughoh, Nahwu, Sorf, Mahfudzot, Hadist, Tarbiyah, Tarikh Islam, Dinul Islam, Tafsir dan Balaghoh), Fiqh (Ushul Fiqh dan Fiqh) dan eksakta (Behitung, Matematika, Fisika dan Biologi).

Seperti Falsafah Pengajaran Gontor yang  berbunyi “Ujian untuk belajar, bukan belajar untuk ujian”. Ulangan umum dijadikan sebagai tolak ukur kemampuan santriwati dalam memahami pelajaran dan mengetahui hasil nilai pelajaran yang diujikan serta mendidik santriwati dalam hal kejujuran dan sportifitas. Sehingga dapat memberikan evaluasi dan motivasi untuk meningkatkan belajar santriwati dan para guru untuk lebih meningkatkan kualitas dalam sistem pembelajaran. Dan diharapkan dengan adanya Ulangan Umum ini, santriwati dan para guru dapat mempersiapkan ujian akhir tahun dengan matang. Finkar

Suasana Belajar
         Suasana Belajar ketika Ulangan Umum