Gontor Putri Kampus 2- Laporan Pertanggungjawaban dan pergantian pengurus merupakan wujud tanggungjawab dan pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor. Kegiatan yang bertujuan untuk mencetak kader-kader pemimpin yang bertanggungjawab ini senada dengan salah satu falsafah Pondok Modern Darussalam Gontor yakni, Mau di pimpin dan siap di pimpin.
Laporan Pertanggungjawaban Ketua OPPM
Selasa(8/1)-Kamis(10/1) Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 membacakan Laporan Pertanggungjawaban atas amanah yang telah di emban selama satu periode di hadapan seluruh santriwati serta asatidz dan juga ustadzat, yang di lanjutkan dengan serah terima amanat dari OPPM lama ke OPPM baru dan pelantikan anggota OPPM baru.
Dengan di saksikan seluruh santriwati serta asatidz dan juga ustadzat, Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 2 Al-Ustadz Umar Said Wijaya, M.Pd resmi melantik anggota OPPM baru periode 1440-1441 / 2019-2020. Dengan ketua Ichlasul Amalia/5B Konsulat Surabaya dan Azizah Qurrota A’yun/5B Konsulat Bandung.hasnab
Sambutan Bapak Wakil Direktur KMI Al-Ustadz Muhammad Fathan Aziz, Lc
GONTOR–Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kembali adakan Final Arabic & English Public Speaking Contest (PSC) Siswa Kelas 5 KMI. Acara yang digelar pada Ahad malam (30/12) ini dibuka oleh Al-Ustadz Suraji Badi’, S.Ag., dan dihadiri oleh K.H. Hasan Abdullah Sahal.
Sebanyak 6 orang peserta tampil meramaikan Final PSC Kelas 5 2018, mereka adalah Wowo Wiarto (5-D, Arab); M. Guntur Fathurrohman Husen (5-B, Inggris); Rifky Maulani (5-E, Arab); Tri Prasetyo Wicaksono (5-D, Inggris); Lidzikri Ahmad Syahru Robbani (5-B, Inggris); Fadel Imam Muttaqin (5-B, Arab); semua dari peserta menyampaikan pidatonya dengan maksimal di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM).
Rapat
Data Pemenang:
Bahasa Arab:
Rifky Maulani (5-E)
Wowo Wiarto (5-D)
Bahasa Inggris:
Lidzikri Ahmad Syahru Robbani (5-B)
M. Guntur Fathurrohman Husen (5-B)
DARUSSALAM–Seiring dengan semakin dekatnya ujian akhir bagi siswa kelas 6 Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) pada akhir Januari mendatang, sebagian siswa kelas 6 yang terlibat dalam kepengurusan Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) dan Koordinator Gerakan Pramuka (KGP) Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) harus segera memusatkan pikiran untuk menghadapi ujian akhir tersebut. Oleh karena itu, tongkat estafet kepengurusan OPPM dan KGP sudah saatnya diserahkan kepada adik-adik kelas mereka, siswa kelas 5.
Sebelum pengurus lama OPPM dan KGP secara resmi menyerahkan estafet amanat tersebut ke pengurus baru, mereka melaporkan hasil usaha dari program kerja yang pernah mereka susun pada bulan Ramadhan lalu sekaligus memberikan evaluasi.
Bertempat di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), pengurus lama OPPM membacakan laporan pertanggungjawabannya pada Selasa (8/1) hingga Rabu (9/1) malam di depan segenap santri PMDG, dihadiri oleh Pimpinan PMDG, Direktur KMI beserta wakilnya, dan Ketua-ketua lembaga PMDG. Pada Ahad malam itu juga, diadakan acara pelantikan pengurus baru OPPM yang diketuai oleh Rahardyan Abdul Fatah, 5D, daerah Depok dan Muhammad Iqbal Baihaqi Robbani, kelas 5H, daerah Banyumas sebagai wakilnya. Selanjutnya dilangsungkan serah terima amanat dari pengurus lama ke pengurus baru. Acara pelantikan dipimpin langsung oleh Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal, dengan disaksikan oleh seluruh santri se-Darussalam.
KH. Hasan Abdullah Sahal memberikan nasehat pada LPJ Koordinator Gerakan Pramuka (KGP), Kamis lalu.(10/1)
Sementara laporan pertanggungjawaban KGP dilaksanakan esok harinya, Kamis (10/1) pagi hingga malam. Setelah dilantik Pimpinan PMDG, pengurus lama KGP menyerahkan amanat kepengurusan kepada pengurus baru di bawah kepemimpinan Iqbal Ramadhan, 5F, Banjar Jaya Timur dan wakilnya adalah Mufid Nabil Muntasyir, 5K, Tuban.
“Tujuan diadakan Laporan Pertanggungjawaban adalah agar masyarakat Darussalam tahu ketua organisasi dan pengurus organisasinya benar-benar sudah bekerja.” tutur K.H. Hasan Abdullah Sahal pada acara Serah Terima Amanat lalu. Reyzin
GONTOR—Bagian Penggerak Bahasa Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) sukses menggelar Bilingual Fantastic Language Show (B-FLASH) di depan Gedung Rabithah, Pondok Modern Darussalam Gontor, pada hari Jum’at (4/1).
Difa Aabidul Fata, Penanggungjawab Kegiatan Bahasa mengatakan, acara ini merupakan salah satu kegiatan bahasa mingguan rutin Central Language Improvement (CLI) yang digelar setiap hari Jum’at pagi bersama ribuan santri Gontor. Namun terdapat perbedaan dalam acara B-FLASH, ini merupakan persembahan terakhir CLI OPPM LIII Guardian Generation untuk seluruh santri PMDG sebelum menyerahkan amanat ke pengurus OPPM yang baru pada Rabu malam (9/1).
Dengan bekerjasama dengan bagian lain, B-FLASH mampu menyuguhkan berbagai penampilan menarik, seperti; Istirqo’ Performance 1000 Dreams, Collossal Choir by Al-Qoeda, Armada Performance “Guardian Mission Plane”, CLI Band, dan CLI Rap “from zero to hero”. “Disini kita membuat “Language is very fun” agar dapat mengasah kreatifitas santri dalam berbahasa, sehingga tidak ada kata bosan untuk menggunakan bahasa, Language is so fun. So, dont make it hard”, tambah Difa.
Tidak hanya itu, Languange Advisory Council (LAC) atau pembimbing bagian bahasa memberikan berbagai penghargaan kepada santri dan asrama yang berprestasi dalam kegiatan bahasa. Diantaranya: Ketua penggerak bahasa rayon terbaik, Maulana Ahmad Fawwaz 5-C/Saudi 1 Lt. 3, Pengurus rayon terbaik, Yusuf Arman 5-G/Aligarh Lt. 2, Pengurus rayon kelas 4 terbaik, Rayza Fadillah 4-D/Aligarh Lt. 2, asrama terbaik dalam Language League, Rayon Aligarh Lt. 2, dan yang terakhir Juara Umum diraih oleh Rayon Aligarh Lt. 2. Rakafadel
Mantingan,(Ahad,06 Januari 2019) Menjadi orang tua yang baik dan benar harus dimulai dari dini dengan itu bagian Dewan Mahasisiwi(DEMA) mengadakan seminar parenting dengan tema menjadi orang tua hebat diera digital dengan pembicara Al-Ustadzah Barokatin Nunziyat S.Psi , pembicara juga seorang psikologi yang sudah menangani beberapa pasien.
Dibuka oleh Al-Ustadz Umar Said Wijaya, M.Pd.I dilanjutkan dengan Do’a, Acara dilanjutkan dengan permainan tangan yang dipandu oleh pembicara agar semangat dan antusias dalam seminar tersebut, acara seminar ini memberikan panduan bagaimana cara menjadi orang tua yang handal dan siasat dalam mengajarkan anak pada zaman sekarang ini. banyak pengalaman dan manfaat yang dibagikan dalam seminar ini.
Antusias para peserta terlihat dari banyak nya yang bertanya, pembicara sangat energi dan semangat dalam penyampaian dengan itu acara berjalan dengan meriah dan lancar, acara ditutup dengan pemberian cendera mata oleh panitia perfotoan bersama .FANI
Mendekati Ujian Gelombang Kedua Siswi Akhir KMI 2019, Kulliyatul Mu’allimat Al-Islamiyah (KMI) Gontor Putri Kampus 2 mengadakan Ta’hil Khot khusus untuk Siswi Akhir KMI dan pengajar khot bersama pakarnya yaitu Al-Ustadz Muhammad Nur, Lc, M.A.
Ta’hil yang berletak di pelataran Rayon Damaskus ini di mulai pukul 20.00 WIB hingga 22.00 WIB. Meski dengan waktu yang singkat, tapi banyak ilmu dan pengalaman yang di dapat sebagai motivasi untuk selalu melatih diri dalam menulis khot dengan baik dan benar.
Pada kesempatan kali ini, para peserta tidak hanya melihat tetapi berkesempatan untuk mempraktekkan secara langsung di bawah bimbingan Al-Ustadz Muhammad Nur, Lc, M.A.
“Khot bukanlah bakat, yang mengatakan khot bakat itu adalah sebuah perkataan yang harus di revisi. Di zaman milenial tidak ada kata-kata khot itu bakat, karena sekarang semua peralatan khot sudahmemadai. Khot merupakan ketrampilan yang harus selalu di latih. Jadi, apabila di awal itu susah adalah hal yang biasa karena yang di butuhkan hanyalah waktu” ungkap Al-Ustadz Muhammad Nur, Lc, M.A.hasnab
Gontor Putri Kampus 2- Dewan Mahasiswi Unida Divisi Mantingan atau yang kerap di sapa dengan DEMA, mengadakan seminar dengan mengusung tema yang bertajuk Sains Al-Qur’an. Dengan pembicara Al-ustadzah Dr. Ulya Fikriyati, Lc, M.Ag.
Acara yang berlangsung di Aula Beirut ini di mulai pada pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB, seluruh mahasiswi guru aktif Gontor Putri Kampus 2 hadir dalam acara tersebut. Meskipun dengan waktu yang singkat, tetapi berlimpah pelajaran dan pengalaman hidup yang di dapat peserta sabagai motivasi untuk lebih memahami dan mendalami Sains Al-Qur’an.
“Sains yang di kembangkan oleh ilmu Al-Qur’an tidak boleh tujuannya semata-mata hanya untuk ilmu pengetahuan saja. Inilah bedanya ilmu sains kita dengan ilmu sains umum. Kalau sains umum melakukan penelitian tentang bumi karena ingin mengetahui tentang bumi saja tetapi apabila Islam melakukan penelitian tentang bumi yang ingin di capai adalah meningkatkan keimanan kepada Allah.” begitu yang di ucapkan oleh Al-Ustadzah Dr. Ulya Fikriyati, Lc, M.Ag dalam seminarnya.hasnab
Darul Qiyam, 30 Desember 2018 Bimbel Primago yang dikelola oleh Awaluddin, Alumni Gontor tahun 2006, berkunjung ke Gontor Kampus 6 Darul Qiyam. Kunjungan dengah peserta yang berjumlah 78 orang ini bertujuan untuk bersilaturahmi dan mengenal Pondok Modern Darussalam Gontor lebih luas.
Acara dibuka dengan sambutan dari salah satu pengurus Primago. Kemudian dilanjutkan dengan penjelasan singkat oleh Al-Ustadz Suwarni, S.Th.I mengenai sistem dan pola Pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor. Tidak hanya itu, mereka pun diberikan kesempatan untuk melihat langsung proses pendidikan yang sedang berjalan di dalam pondok.
Acara ini ditutup dengan pemberian donasi kepada salah satu santri yang keluarganya tertimpa musibah tsunami di Palu. Santri yang diberi donasi ini bernama Muhammad Fauzul Adzim, kelas 1B. Dia merupakan salah satu santri baru di Gontor Kampus 6. Pemberian donasi sebesar 5 juta rupiah digunakan untuk melunasi pembayaran uang sekolah dan kubutuhan harian santri tersebut.
Pemberian Donasi Kepada Santri Korban Tsunami Palu
Banjarmasin-Sabtu (29/12) pagi K.H. Akrim Mariyat, Dipl. A. Ed., Ketua I Badan Wakaf PMDG, Hadir dalam Reuni Akbar IKPDH (Ikatan Keluarga Pondok Darul Hijrah). Acara 5 tahunan ini diisi dengan beberapa rentetan acara, termasuk pergantian Pengurus IKPDH dan Sarasehan Bersama Kiai Gontor. Pondok Pesantren Darul Hijrah ini didirikan tahun 1986 oleh Alumni Gontor di Kalsel dan memiliki sejarah yang sangat dekat dengan Gontor.
Acara dimulai pukul 09.30 WITA, diawali dengan laporan Umum dari Ketua IKPDH lama, dilanjutkan dengan pelantikan Pengurus baru. Diumumkan pada kesempatan ini ketua IKPDH yang baru periode 2018-2023 adalah Al-Ustadz Mubarak Alwi Azmy alumni tahun 1998. Kemudian dilanjutkan dengan Sambutan dari Penasehat IKPDH yang juga salah satu Pimpinan Pondok, K.H. Zarkasyi Hasbi, Lc.
Setelah rentetan pelantikan selesai, barulah Sarasehan dimulai pukul 11.00 WITA. Kiai Akrim sebagai pembicara dalam sarasehan dengan tema “Pesantren Sebagai Basis Kader Pemimpin Umat”. Beliau berbagi hikmah dan pelajaran tentang sejarah Gontor dan nilai-nilainya. AaRum
Gontor Putri Kampus 1– Segala sesuatu yang dilihat, didengar dan dirasakan adalah pendidikan. Didalam pendidikan itulah terjalin jiwa yang kuat yang sangat menentukan filsafat para santriwati. Untuk mewujudkan itu semua, dibutuhkan pula pendidik atau guru yang berpotensi tinggi dalam berbagai bidang, termasuk pada bidang mengajar.
Guru merupakan ujung tombak pendidikan sebab secara langsung berupaya mempengaruhi, membina dan mengembangkan peserta didik. Sebagai ujung tombak, guru dituntut untuk memiliki kemampuan dasar yang diperlukan sebagai pendidik, pembimbing dan pengajar. Kemampuan tersebut tercermin pada kompetensi guru. Dalam meraih mutu pendidikan yang baik, sangat dipengaruhi oleh kinerja guru dalam melaksanakan tugasnya, sehingga menjadi tuntutan penting untuk mencapai keberhasilan pendidikan. Maka dari itu guna meningkatkan kualitas guru, Gontor mengadakan pelatihan guru dalam mengajar materi di kelas.
Kegiatan pelatihan bagi guru merupakan upaya untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan guru. sehingga diharapkan dapat memperoleh keunggulan kompetitif dan dapat memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya. Dengan kata lain, mereka dapat bekerja secara lebih produktif dan mampu meningkatkan kualitas kinerjanya.
Dalam rangka peningkatan potensi para guru dalam mengajar, staf KMI (Kulliyyatul Mu’allimat Al-Islamiyyah) mengadakan pelatihan guru. Maka KMI menetukan materi-materi yang berbasis sulit dipahami dan diajarkan. Agar para guru dapat meningkatkan kualitas mengajar dan pemahaman terhadap materi tersebut.
Pelatihan ini diadakan di hari yang telah ditentukan oleh staf KMI, pembicara atau pembahas pelatihan ini ialah para guru senior atau asatidz. Dan diikuti oleh para guru KMI yang mengajarkan materi yang telah ditentukan. Adapun materi yang telah ditentukan dan pembicaranya ialah;
NO
Pelajaran
Mu’ahhil
1
Tarikh Adab
Al-Ustadz
H. Ismail, BA
2
Reading
Al-Ustadz
Ari Rahmat,MA
3
Tafsir
Al-Ustadz
H. Asif Trisnani, Lc, M.A
4
Shorof
Al-Ustadz
Dr. KH. Fairuz Subakir, M.A.
5
Tauhid
Al-Ustadz
Muhammad Zainul Arifin, S,Ag.
6
Dinul Islam
Al-Ustadz
Laukhan Akhda Sarjana, S.Th.I
7
Khot
Al-Ustadz
Muhammad Nur, Lc, M.A
8
Fiqh
Al-Ustadz
KH. Ahmad Suharto, M.Pd.I
9
Matematika 5
Al-Ustadz
Suyanto, M.A.
10
Mahfudzot
Al-Ustadz
Hifni Nasif, M.Ud
11
Tamrin Lughoh
Al-Ustadz
Dr. KH. Fairuz Subakir, M.A.
12
Mustholahul Hadist
Al-Ustadz
KH. Ahmad Suharto, M.Pd.I
13
Matematika 3
Al-Ustadz
Achmad Fajarudin, S.H.I, MA
14
Adyan
Al-Ustadz
Laukhan Akhda Sarjana, S.Th.I
15
Tarbiyah
Al-Ustadz
H. Ismail, BA
16
Ushul Fiqh
Al-Ustadz
H. Wahyudi Bakri, LLM, MA
17
Tarikh Islam
Al-Ustadz
KH. Umar Said, MA
Begitulah salah satu kegiatan di Pondok Modern Darussalam, dengan harapan guru dapat meningkatkan kualitas mengajar dan pemahaman terhadap materi tersebut. Ghariza