Home Blog Page 289

IKPM Bandung Raya Juarai IKPM Futsal Championship 2018

0

GONTOR—Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Pondok Modern Darussalam Gontor menggelar kompetisi futsal bertajuk “IKPM Futsal Championship 2018”. Babak final yang diselenggarakan di Kampus Pondok Modern Darussalam Gontor berlangsung sangat meriah, Jum’at sore (7/12). Nusantara FC Bandung Raya keluar sebagai juara kompetisi ini, setelah berhasil menundukkan tim IKPM Malaysia dengan skor 5-1.

Sebelumnya acara dihelat serentak di 8 daerah di seluruh Indonesia melibatkan 90 tim pada tanggal 2 Desember 2018. Ketua umum Pengurus Pusat IKPM Pusat, Al-Ustadz H. Ismail Abdullah Budi Prasetyo menyampaikan bahwa agenda ini dihelat dalam rangka membangun prestasi sekaligus silaturahim antar alumi Gontor di seluruh Indonesia.

Pada saat babak penyisihan, PP IKPM Pusat mengirim sejumlah guru senior untuk menjadi pengawas sekaligus memastikan bahwa acara ini memiliki semangat sekaligus visi misi Pondok Modern Darussalam Gontor. Diantara guru-guru senior yang dikirim PP IKPM Pusat yaitu: Ustadz M Badrun Syahir (Bandung), Ustadz Saiful Anwar (Bekasi), Ustadz Rif’at Husnul Ma’afi (Yogyakarta), Ustadz M Adib Fuadi Nuriz (Surabaya), Ustadz Akrimul Hakim (Jakarta), Ustadz Cecep Shobar Rahmat (Makassar) dan Ustadz Harianto Abdul Jalal (Lampung).

“Acara ini diselenggarakan dalam rangka mewujudkan visi dan misi IKPM sebagai media pereket umat, mempererat persamaan serta ukhuwan antar alumni dan IKPM Cabang,” jelas Ketua panitia penyelenggara, Al-Ustadz Adib Fuadi Nuriz.

Berikut merupakan tim-tim yang lolos dalam babak penyisihan di setiap regional:

Darul Ma’rifat FC (Regional Gontor), Soprtivo FC (IKPM Malang), Nusantara FC (IKPM Bandung), D’panser Sunan Kuning FC (IKPM Semarang), Lodjie FC (IKPM Jogja), BexSmart FC (IKPM Bekasi), IKPM Malaysia, Granat FC (IKPM Lampung), dan PMDG Kampus 13 (IKPM Sulawesi).brada

 

 

 

Pupuk Kebersamaan, PMDG Adakan Silaturahim dan Tour Keluarga Pondok ke Surabaya

0

SURABAYA—Kebersamaan adalah kata kunci untuk mencapai kesuksesan. Sebuah lembaga tidak akan mampu mencapai titik keberhasilan, kecuali terjalin kerjasama yang baik antara komponen-komponen yang ada di dalamnya. Kebersamaan juga merupakan nilai yang diwariskan oleh Trimurti kepada generasi setelahnya. Para Pendiri Pondok Modern selalu menyelesaikan problematika pondok dengan musyawarah, difikirkan bersama, diputuskan bersama, dijalankan bersama dan ditaati bersama dengan seluruh Ahli Pondok Modern, baik guru maupun santri. Dengan demikian tercapailah berbagai keberhasilan baik yang bersifat ma’nawi (penanaman Panca Jiwa, Motto, dan filsafat hidup Pondok Modern) ataupun yang bersifat maady (pelaksanaan program Panca Jangka). Sehingga dapat dipastikan, bahwa keberhasilan yang dicapai saat ini, adalah buah dari nilai-nilai kebersamaan yang telah tumbuh subur sejak 92 tahun yang lalu.

Mengingat akan pentingnya arti kebersamaan tersebut, Pondok Modern Gontor dalam usianya yang ke 92 tahun, selalu membangun konsolidasi ke dalam, guna untuk melestarikan nilai-nilai kebersamaan yang diwariskan oleh Trimurti, mempererat tali persaudaraan antar kader, meningkatkan integritas terhadap nilai, jiwa, dan sistem, serta menyamakan visi, misi dan orientasi perjuangan di Pondok Modern (tajdiidun niyyah).

Diantara upaya Pimpinan Pondok Modern dalam menguatkan konsolidasi di atas adalah dengan mengadakan tour dan wisata bersama seluruh Keluarga Pondok Modern (Pembantu Langsung Pondok), beserta seluruh keluarganya. Acara yang berlangsung selama 3 hari, yakni pada hari Senin-Rabu, 18-21 November 2018 tersebut diselenggarakan di Kota Surabaya, tepatnya di Hotel Mercure. Kegiatan ini dikuti oleh lebih dari 700 orang keluarga besar PMDG. Kegiatan ini bukan sekedar wisata biasa yang berkonotasi santai, bersenang-senang, belanja, menghilangkan penat dan melupakan kesibukan sejenak, yang semua itu tidak sesuai dengan nilai dan ajaran Pondok Modern tentang kesederhanaan dan pentingnya waktu. Akan tetapi kegiatan wisata ini tetap dalam konteks ar-rohatu fi tabadulil’ a’maal, yaitu tetap menjadi bagian kegiatan penting yang wajib diikuti oleh segenap keluarga Pondok Modern.

Dalam kegiatan ini, Pimpinan Pondok Modern berkesempatan untuk menyampaikan pidatonya, dalam tempat, situasi dan kondisi yang berbeda dari biasanya. Dengan demikian diharapkan nilai-nilai kepondokmodernan yang ditanamkan bisa lebih efektif dan berkesan. Sementara itu, dalam kesempatan yang lain, para kader beserta keluarganya bisa membaur dengan keluarga yang lain dalam suasana keakraban, saling sapa, saling kenal, sehingga tercipta lingkungan kekeluargaan yang harmonis antar mereka.brada

Gontor Delegasikan Kontingen dalam “1st ASEAN Rover Moot di Games Village, Berakas, Brunei Darussalam”

0

GONTOR- Pada hari Kamis, (6/12) Kontingen Pramuka Penegak Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) resmi diberangkatkan oleh Bapak Pimpinan di depan kantor pimpinan PMDG.. Kontingen akan mengikuti acara  “1st ASEAN Rover Moot di Games Village, Berakas, Brunei Darussalam” yang akan diselenggarakan kurang lebih selama satu pekan.

Kontingen Pondok Modern Darussalam Gontor terdiri dari anggota pramuka yang tergolong usia Penegak dan Bindamping, yang berjumlah 30 orang dengan perincian sebagai berikut:

 

  • Siswa Kelas 4 KMI    : 1        orang
  • Siswa Kelas 5 KMI    : 13      orang
  • Siswa Kelas 6 KMI    : 13      orang
  • Guru KMI                   : 3        orang
  • Jumlah keseluruhan : 30      orang

fix 2

Dengan pendelegasian tersebut, akan memudahkan Koordinator gerakan pramuka dan MABIKORI dalam mengetahui tolak ukut potensi dan kemampuan kepramukaan santri-santri PMDG, serta memberikan pengalaman kepada para adika dalam berpramuka baik di dalam maupun di luar Negeri.AbuFariz

 

Kiai Hasan Sapa IKPM Batam

0

Batam-Sabtu pagi (15/12), K.H. Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan PMDG sapa IKPM Batam di Masjid Agung Batam. Kiai Hasan hadir di Batam sebagai pembicara dalam International Syahaadah Conference (ISC) yang diadakan oleh Global Syahaadah Council (GSC), beliau hadir bersama sejumlah ulama international dari berbagai negara: Maroko, Tunisia, India, Malaysia, Al-Jazair, Palestina, Pakistan, Amerika, Indonesia dan masih banyak lagi. Tepat setelah selesai pidato, beliau meninggalkan acara tersebut untuk bertemu dengan para alumni Gontor di lantai dasar Masjid.

Kiai Hasan disambut hangat oleh seluruh anggota IKPM Batam yang hadir. Beliau memberi apresiasi kepada IKPM ini, karena IKPM Batam ini sangat aktif. Perlu diketahui, yang menjadi panitia lokal dalam acara ISC ini semuanya adalah anggota IKPM Batam. Kiai Hasan memberikan nasehat tentang nilai-nilai pesantren, lika liku kehidupan, tantangan umat ke depan, prinsip-prinsip hidup dsb. tidak lupa diwarnai dengan lelucon khas beliau.

“Inilah saya, dari santri ke santri, di Jakarta bersama santri, di sini (Batam) bersama santri,” jelas Kiai Hasan. “Ini yang bagi saya mahal banget, kalau tidak bertemu antum pasti saya menyesal. Andai tadi saya bicara sampai waktunya habis, saya akan sempatkan waktu, kita bertemu anak-anak (IKPM) di airport” Lanjut beliau. AaRum

Pidato, HTQ, & HHQ – Sarana Pendidikan yang Efektif

0

IMG_0286Mantingan Pendidikan Gontor berprinsip pada pendidikan mental dan berorientasi pada masyarakat, karena masyarakat adalah tempat pengabdian selanjutnya bagi alumni-alumni Gontor. Dakwah dalam Islam menjadi sangat penting karena maju mundurnya umat Islam dalam kenyataannya sangat bergantung dan berkaitan erat dengan kegiatan berdakwah. Dakwah adalah salah satu pendidikan yang diajarkan di Gontor, sehingga kegiatan pidato dinilai menjadi sarana berdakwah yang sangat efektif.

Selasa-Rabu (11-12/12) Gontor Putri Kampus 1 kembali mengadakan acara rutin tahunan bertajuk “Speech Presentation, Haflah of Memorizing and Reciting of Al-Qur’an Al-Kareem”. Acara ini berlangsung di Auditorium Gontor Putri 1. Speech Presentation bertujuan untuk memberikan pendidikan mental dan keberanian bagi seluruh santriwati umumnya dan para kontestan khususnya, serta melatih santriwati untuk menyampaikan pendapat dengan tatanan bahasa yang sopan, santun, dan rapi. Lomba Pidato dikategorikan menjadi level junior (kelas 1, 2, 1 Intensife) dan level senior (kelas 3, 4, 3 Intensife). Peserta yang terpilih telah melewati beberapa tahap penyeleksian hingga meniyisihkan 9 kandidat disetiap levelnya.

Selain Lomba Pidato, juga diadakan Haflah Tilawatil Qur’an dan Hifdzil Qur’an. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang menggunakan judul Musabaqah, kali ini acara berjudul “Haflah”. Karena Al-Qur’an bukan untuk dilombakan melainkan sebagai jamuan dan hidangan dari Allah yang didalamnya terdapat ilmu dan pelajaran hidup. Dalam sambutannya, Ustadz Suharto menjelaskan, “Al-Qur’an ini sesungguhnya memberi petunjuk ke jalan yang lebih lurus. Kalau ada pelajaran dalam kehidupan, Al-Qur’an pelajarannya lebih baik, lebih benar, lebih lurus. Kalau ada sistem yang baik diterapkan di masyarakat, sistem yang diberikan oleh Al-Qur’an lebih baik, lebih benar, lebih lurus. Kalau ada hukum dibuat yang kata orang adil, Al-Qur’an jauh lebih adil daripada hukum buatan manusia. Itu artinya إنّ هذا القرآن يهدي للّذي هي أقوم”

Haflah Tilawatil Qur’an kategori Mujawwad terbaik diraih oleh Hulaimatus (1B) dan kategori Murattal diraih oleh Mahira Fikriya (5G).10 Dalam Haflah Hifdzil Qur’an kategori 1 Juz: Indana Raihatul (6B), kategori 3 Juz: Fatiyah Hidayati (4D), kategori 5 Juz: Kamila (4H), kategori 10 Juz: Asma Nadia (3 Intensife C). Sedangkan pemenang Speech Presentation untuk kategori junior dimenangkan oleh Bintang Alifa (1 Intensife B) dalam Pidato Bahasa Indonesia, Bintang Azalia (1G) dalam Pidato Bahasa Inggris, dan Dinda Putri (1 Intensife C) dalam Pidato Bahasa Arab. Untuk kategori senior diraih oleh Safa Aulia (4F) dengan Bahasa Indonesia, Argenta Balqis (4B) dengan Bahasa Inggris, Aisyah Almahira (3B) dengan Bahasa Arab. Salsabila

Gontor Putri Kampus 2 Adakan Gontor Olympiad

0

Jum’at (14/12)- Pagi yang cerah mengiringi barisan rapi santriwati Gontor Putri Kampus 2 di lapangan hijau dalam acara pembukaan Gontor Olympiad 2019. Acara yang merupakan acara tahunan ini diikuti oleh seluruh dewan guru dan santriwati dengan penuh suka cita. Acara di buka dengan Grand Opening dan pemukulan gong oleh Bapak Wakil Direktur KMI Al-Ustadz Muhammad Fathan Aziz, Lc dan segenap asatidz sebagai tanda resmi di bukanya acara tersebut.

Gontor Olympiad merupakan suatu kegiatan yang di kemas dalam kompetensi untuk melatih, mengasah, mengembangkan bakat serta kemampuan santriwati yang menggambarkan semangat jiwa, sehat rohani dan jasmani. Dengan 6 kriteria perlombaan, yaitu antar individu, gugus depan, rayon, angkatan, klub olahraga, staf Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) dan Koordinator, serta konsulat. Yang diadakan setiap pagi, sore dan malam hari selama satu minggu mulai dari 14/12 hingga 21/12.

Acara yang dikemas dengan tema bertajuk “Dynamical Variety” dengan motto Language, Sports, Art, Scouts, and Science Are 5 Creation In One Direction  ini di ketuai oleh Al-Ustadz Imam Kalimi, S.Ag dan Al-Ustadz Prayuda Ramadhana, S.Ag sebagai koordinator umum, di bantu oleh Al-Ustadzah Shira Bella, S.Pd, Al-Ustadzah Aulia Fajriana Jamil, S.E dan Al-Ustadzah Nur Azizah Azmi. Adapun panitia dari kelas 6 berjumlah 117 santriwati yang diketuai oleh Asti Lutfiah / 6D, Luthfiyatin Nahriah / 6F, dan Balgysh Hajana / 6D.

Dengan Gontor Olympiad ini diharapkanseluruh santriwati dapat membangun karakter Gontori yang Islami, Tarbawi, Sitti-l-kull dan berprestasi dalam segala bidang maupun divisi olahraga, kesenian, kepramukaan, keilmuwan, dan bahasa. hasnab

 

Pimpinan Pondok dan Ketua Badan Wakaf Gontor Hadiri Launching GISWAF

0

Surabaya- K.H. Syamsul Hadi Abdan, Pimpinan PMDG, dan K.H. Akrim Mariyat, Dipl. A. Ed., Ketua Badan Wakaf (BW) PMDG hadir dalam launching GISWAF (Gerakan Indonesia Sadar Wakaf). Acara hasil kerja sama Gontor-BI-BWI ini diadakan di Masjid Al-Akbar Surabaya, Senin pagi (10/12) pukul 08.30 WIB.

Wakaf merupakan salah satu instrument pendanaan sosial yang berperan penting dalam membangun peradaban Islam. Namun, karena kurangnya kapabilitas para pengelola wakaf untuk memelihara dan memberdayakannya membuat mayoritas wakaf tidak produktif bahkan rusak. Dibutuhkan gerakan edukasi kepada masyarakat, maka dibentuklah GISWAF ini. GISWAF akan menjawab permasalah-permasalahan wakaf khususnya membangun kesadaran akan pentingnya wakaf yang dapat memakmurkan kehidupan di dunia dan akhirat.

“Umat masih perlu dibimbing dan diberi pemahaman tentang keistimewaan wakaf yang memadai. Sehingga potensi umat yang banyak saat ini bukan malah menjadi beban tapi semestinya menjadi pasukan penggerak wakaf.” Jelas Kiai Syamsul dalam sambutannya.

Senada dengan hal itu, Wakil Rektor Unida Gontor, Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A., M.Phil., mengatakan “Gerakan Indonesia Sadar Wakaf (Giswaf) ini akan terus disuarakan dan akan menjadi gerakan bersama. Karena kami sadar, kami tidak bisa sendiri, dari sinilah kita terus menggerakan Giswaf ini,”.

Selain dari Gontor, launching ini dihadiri juga oleh Bapak Difi A. Johansyah, Pimpinan Kantor Perwakilan BI wilayah Jawa Timur, Ketua Badan Wakaf Indonesia (diwakilkan), Menteri Agama (diwakilkan), dsb. dalam rankaian acara ini terdapat presentasi buku “Fiqih Wakaf Praktis (Dasar)” oleh Dr. Imam Kamaluddin, Lc., M.Hum., Dekan Fakultas Syari’ah Unida Gontor, Sosialisasi ICAST (International Centre for Awqaf Studies (ICAST), dan diakhiri dengan Pesan dari Ketua BW, Kiai Akrim. AaRum.

Seminar Lukis Balik Kaca (Menginspirasi Dunia dengan Goresan Tangan)

0

Mantingan (Ahad,9/12/18) Gontor Selalu mengajarkan kreatifitas dan inovasi dalam pengembangan diri santriwati,dengan itu diadakan Seminar Lukis balik kaca oleh bagian kesenian OPPM Gontor Putri Kampus 2, Dengan Pembicarah Al-Ustadz Achmad Nuril Mahyudin, M.Pd. didampingi istri tercinta Al-Ustadzah Azhimatul Noor Bashari,dimulai dengan pembukaan oleh Al-Ustadz Umar Said Wijaya,S.Pd.I.

Seminar Lukis Balik Kaca
                                                     Seminar Lukis Balik Kaca

Peserta sangat antusias dengan adanya seminar ini, Peserta seminar disediakan kaca,kuas serta cat untuk praktek melukis balik kaca,ustadz nuril memberikan contoh lafadz Allah yang berwarna putih dengan desain abstark bewarna hitam pekat, ustadz nuril terjun langsung kepeserta dengan mengajarkan nya satu demi satu agar peserta mengetahui bagaimana detail dan teknik melukis balik kaca dengan baik dan benar.

DSC_6375

Seminar ini memberikan rasa gairah dan ambisi untuk menjadi seseorang yang multitalent dalam semua bidang, agar mecoba semua kemampuan yang ada, acara ditutup dengan sesi perfotoan seluruh peserta diatas panggung. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian cinderamata dari pihak Panitia penyelenggara seminar, ustadzah bagian kesenian yang turut ikut serta dalam seminar ini. FANI

Pertandingan Master Bahasa Melalui Queen And Princess Of Language

0
Queen And Princess Of Language Dalam Rangka Pembukaan Tahun Bahasa
Queen And Princess Of Language Dalam Rangka Pembukaan Tahun Bahasa

GONTOR PUTRI 1-“Al-ma’hadu laa yanaamu abadan” , inilah kalimat pembuka yang disampaikan Al-Ustadz KH. Ahmad Suharto, M.Pd.I pada pembukaan ajang pemilihan Princess and Queen of Language. Dari kalimat pembuka tersebut, kurang lebih dapat dipahami bahwa pondok tidak pernah tidur, tidak pernah kosong dari kegiatan selalu dinamis, pondok selalu dipenuhi dengan kegiatan-kegiatan yang sengaja diadakan dalam rangka menciptakan miliu yang mendidik dan mengembangkan potensi santriwati dalam berbagai bidang. Salah satu bidang tersebut adalah bidang kebahasaan.

Bidang kebahasaan merupakan bidang yang sangat penting, salah satu alasannya karena bahasa (Arab dan Inggris) merupakan bahasa pengantar dalam pembelajaran di Pondok Modern Darussalam Gontor bahkan lebih dari itu bahasa merupakan kunci untuk membuka dunia. Dalam rangka mendukung peningkatan potensi kebahasaan para santriwatinya, Pondok Modern Darussalam Gontor Putri kampus 1 mengadakan berbagai acara kebahasaan seperti Fun Friday, Master of Language, kursus bahasa serta ajang pemilihan Princess and Queen of Language.IMG_1210

Perlombaan Princess and Queen of Language diadakan pada Jum’at (7/12/18) yangbertepatan dengan acara Perkajum (Perkemahan Kamis Jum’at). Meskipun acara tersebut diadakan bersamaan, namun antusiasme santriwati dalam menyambut acara ini tidak kalah dengan peserta perkemahan, hal ini terbukti dengan semaraknya penonton dan peserta mulai dari seleksi pertama, kedua hingga babak final pada jum’at kemarin. Berikut adalah rekapitulasi perombaan ini.

Princess of Language

Juara Nama Kelas Asal
1 Hafy Tri 2C Jakarta
2 Ruchama Ruj’a 1 Intensive D Tangerang
3 Cayhi Sutera 2B Malaysia

 

Queen of Language

Juara Nama Kelas Asal
1 Syafa Nuril 4B Sidoarjo
2 Kifayatul Akhyar 4B Malaysia
3 Lulu’ Afifah 4B Bogor

Kegiatan ini tidak hanya diperuntukkan untuk para peserta tetapi seluruh santriawati Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1. Acara ini merupakan salah satu usaha pondok dalam memotivasi para santriwati dalam peningkatan bahasa dan juga pribadi yang kompetitif. Auziya

 

 

 

Pembangunan Balai Pertemuan Gontor 6 akan dimulai

0

Darul Qiyam – Setelah sekian lama berikhtiar untuk membebaskan tanah di depan gedung Indonesia, akhirnya pada akhir tahun 2017 tanah seluas kurang lebih 4500m2 berhasil dibebaskan. Pada Desember 2018 tanah tersebut direncanakan akan dijadikan sebagai lahan untuk pembangunan Balai Pertemuan PMDG Kampus 6.

Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) merupakan tempat untuk menyelenggarkan perkumpulan-perkumpulan setiap diadakannya acara-acara penting pondok yang bersikap formal ataupun non formal. Seluruh pondok cabang yang terdapat di dalam jawa hampir seluruhnya sudah memiliki balai pertemuan kecuali PMDG kampus 2 dan 6.

Balai pertemuan yang akan dibangun di PMDG Kampus 6 seluas 1.764m2. Pembangunan balai pertemuan ini ditergetkan akan selesai pada semester akhir tahun 2019.

Mohon do’a untuk kelancaran proyek pembangunan BPPM….