Home Blog Page 294

Lantunan Takbir Membuka Ujian Awal Tahun 1440 H

0

Karangbanyu-Hentakan langkah para mujahidah fisabilillah mengiringi perjalan mereka menuju perkarangan luas depan Gedung Al-Azhar untuk menggikuti pembukaan ujian awal tahun, acara ini bertepatan pada hari Kamis, 1 November 2018 yang di laksanakan di Depan Gedung Al-Azhar Gontor Putri Kampus 3. Pembukaan Ujian Tulis Awal Tahun ini di mulai pukul 06.30  WIB dengan di awali dengan nasehat-nasehat yang di sampaikan oleh Al-Ustadz H. Suwarno TM, S.Ag, beliau mengatakan bahwasannya “Ujian ini untuk meningkatkan derajatmu, untuk membuat kamu karimah. IMG_2360Jangan sampai menyontek. Karena menyontek itu tidak bermanfaat bahkan dosa yang akan kita dapat. Hatimu sucikan, jiwamu sucikan, fikiranmu sucikan, jangan sampai terdetik dihatimu untuk menyontek. Bil imtihan yukromul mar’u au yuhaanu”, itulah serpihan nasehat – nasehat yang di sampiakan Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 3, Al-Ustadz Suwarno,T.M, S.Ag yang kemudian di lanjutkan dengan Bapak Wakil Direktur KMI Al-Ustadz Drs. H. Muhamad Fauzi, M.Ud. untuk membuka Ujian Awal Tahun ini dan diiringi dengan untaian-untaian do`a .

Diadakannya perkumpulan ini bertujuan untuk menambah pemahamkan santriwati serta seluruh dewan guru agar tidak ada salah paham dan salah mengartikan tujuan tentang ujian di gontor khususnya dalam ujian tullis karena dengan ujian  yukromul mar’u au yuhaanu, dan semua di dasari dengan tujuan awal masuk pondok ini yaitu ibadah li tholabul-ilmi.

Gontor Mendidik Karakter Santri Dengan Ujian

0

Darul Qiyam – Kamis, 1 November 2018 bertepatan dengan 23 Safar 1440 diadakan pembukaan ujian tulis serentak di seluruh kampus Pondok Modern Darussalam Gontor. Setelah mengikuti Ujian lisan selama 9 hari santri-santri kembali dihadapkan dengan ujian tulis. Pembukaan ujian tulis di PMDG Kampus 6 dibuka oleh Bapak Wakil Pengasuh, Ust. Sunanto WR, M.A dan Bapak Wakil direktur KMI, Ust Muhammad Afif Chamidi, S.Th,I. Ujian pada semester pertama ini diikuti oleh 1007 santri yang melibatkan 170 siswa kelas 6 KMI dan 148 bapak Guru sebagai pengawas dan pembantu di beberapa sektor-sektor pondok.

Diadakannya ujian di Pondok Modern Darussalam Gontor merupakan upaya untuk mengetahui pencapaian dalam ranah belajar mengajar selama semester pertama. Ujian merupakan pendidikan yang sengaja diciptakan oleh Gontor untuk mencerdaskan santri. Dengan adanya ujian santri akan terdidik dalam belajarnya, ibadahnya, pengaturan dan pembagian waktunya, akhlaknya, dll. Hal-hal tersebut akan membentuk kepribadian dan mentalnya. Dengan ujian yang berbentuk esai diharapkan santri dapat mengembangkan nalar berfikir serta mempertajam sikap kritis untuk membaca pristiwa-pristiwa dalam kehidupan di masyarakat kelak.

Ujian tulis di PMDG Kampus 6 berlangsung selama 11 hari dan 3 hari waktu musamahah. Ujian dimulai dari tanggal 1 November 2018 dan berakhir pada tanggal 15 November 2018.

Banyak pendidikan yang diperoleh segenap santri dan guru KMI dalam pelaksanaan ujian tulis ini, santri mendapat pendidikan mental dan karakter serta berjuang belajar demi menjawab soal-soal ujian secara esai; Guru dan Siswa Akhir yang menjadi pengawas, mendapatkan pendidikan kedisipilanan dan kesabaran selama mengawas ujian; Siswa Kelas 6 yang piket di sektor-sektor tertentu mendapat pendidikan bertanggungjawab serta ilmu baru. Bapak guru pun akan mengetahui hasil pengajarannya selama satu semester setelah mengoreksi hasil ujian santri.

Ujian di Gontor Syai’un ‘Adziim

0

Untuk kemajuan lembaga pendidikan ini, Gontor Putri 1 tentu perlu mengadakan evaluasi dalam proses pendidikannya, salah satunya dengan ujian. Meskipun ujian dilakukan secara rutin setiap semester, tidak berarti itu hanya sekedar rutinitas, ujian di Gontor memiliki maksud dan tujuan, manfaat dan nilai-nilai filosofis yang menjadikannya ‘adziim. Al-imtihanu syai’un ‘adziimun. Ia tidak hanya menguji yang diuji (mumtahan) tetapi juga yang menguji (mumtahin), tidak hanya peserta ujian tetapi juga panitianya. Ujian di Gontor tidak hanya memberi manfaat bagi lembaga pendidikan, tetapi juga santri dan guru-guru.

Mantingan (18/10) Gontor Putri Kampus 1 mengadakan ujian lisan yang diikuti oleh seluruh santriwati kelas 1 sampai 5. Pada ujian ini terdapat tiga materi inti yang diujikan, yaitu Bahasa Arab (yang mencakup materi muthola’ah, nahwu, shorof, balaghoh, mahfudzat, mufrodat dan tarjamah), Bahasa Inggris (yang mencakup materi english lesson, grammar, vocabularies dan translation) dan Al-Qur’an (yang mencakup qiroatul Qur’an, tajwid, ibadah qouliyah, ibadah amaliyah, juz ‘ammah dan doa sehari-hari). Ujian ini berlangsung selama 9 hari; mulai tanggal 18 hingga 28 Oktober 2018. Dilaksanakan oleh puluhan kelompok penguji yang terdiri guru-guru dan santriwati kelas 6.

Ujian di Gontor merupakan sesuatu yang ‘adzim,  tidak boleh disepelehkan, maka dari itu mulai dari persiapan hingga pelaksanaanya dilakukan sebaik mungkin. Adapun persiapan sebelum pengadaan ujian lisan ini adalah sebagai berikut.

  1. Pengarahan oleh bapak Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1 Al-Ustadz KH. Ahmad Suharto, M.Pd.I dan Wakil Direktur KMI Al-Ustadz KH. Fairuz Subakir Ahmad, M.A. Pengarahan ini diperuntukkan bagi panitia, penguji maupun piket, sanriwati kelas 6 maupun guru-guru pada setiap bagian. Pengarahan ini mencakup segala aspek, mulai dari aspek teoritis filosofis tentang ujian sampai pada praktek pelaksanaannya.
  2. Penulisan i’dad atau rancangan soal-soal yang akan diajukan setiap penguji, soal-soal tersebut harus ditulis dengan konstruk yang benar dan diklasifikasikan menurut tingkat kesulitan dan dipastikan sesuai dengan batas-batas materi sesuai silabus dalam waktu yang telah ditentukan.
  3. Koreksi i’dad atau Tankihu-l-i’dad bagi semua penguji. Kegiatan ini diadakan oleh panitia untuk memastikan kesiapan para penguji, mulai dari tulisan, pengklaisifikasian tingkat kesulitan soal dan juga penguasaan materi.

Sedangkan dalam pelaksanaan ujian lisan, semua aspek ditingkatkan untuk memaksimalkan manfaat yang dapat diperoleh dan juga agar dapat tercapai maksud dan tujuan diadakannya ujian ini. Adapun aspek tersebut adalah pengoptimalan belajar malam, pengadaan evaluasi bagi penguji dan panitia pada hari keempat, pengontrolan santriwati pada waktu-waktu belajar, dsb. Pearl.

Pertandingan persahabatan antara Guardian FC VS Astadaq FC

0

Darul Qiyam – Tepat pada hari Selasa, 30 Oktober 2018 terjadi pertandingan Sepak Bola antara skuat Guardian FC VS Astadaq FC. Hasilnya, Astadaq FC mampu memetik kemenangan dengan skor telak 1-3. Tiga gol Astadaq FC dicetak oleh Arif Rahman Yusniadi, Daru Rizki, dan Hertomo. Mudzakir memberi gol hiburan bagi Guardian FC.

Sepak bola merupakan olahraga favorit mayoritas para santri dan guru di PMDG Kampus 6. Banyak dari mereka yang terinspirasi dari pemain-pemain hebat bola dunia dalam bermain bola.

Bagi Pondok Modern Darussalam Gontor sepak bola merupakan sebuah sarana pendidikan. Di dalam sepak bola terdapat kesesuaian nilai-nilai dengan pola pendidikan yang berlaku di gontor, nilai-nilai tersebut berupa nilai-nilai kebersamaan, kekompakan, dedikasi, loyalitas, tenggang rasa, saling mempercayai dll. Dengan sepak bola gontor ingin menanamkan pendidikan karakter yang nantinya akan menjadi bekal para santri dan guru untuk berkiprah di masyarakat kelak. Diharapkan sepak bola bisa menjadi salah satu alat untuk berda’wah para santri dan guru akan nilai-nilai keislaman di tengan masyarakat yang mencintai sepak bola. Sehingga para santri dan guru dapat mewarnai ranah persepakbolaan dengan nilai-nilai keislaman.

Asah Otak, Berlomba dalam KMI PRIMA

0

Darussalam, “Tak berhenti bergerak, gontor selalu eksis dalam kegiatannya”. Seluruh santri terlihat serius, saling berlomba. Acungan tangan, berebut menjawab, menjadi tanda antusias santri yang setiapnya memiliki potensi. Gontor selalu seimbang dalam pendidikan akademik maupun non-akademik. KMI Prima hadir sebagai pendidikan akademik yang menjadi pacuan santri untuk menghadapi ujian nantinya.

“Berlomba-lombalah dalam kebaikan”. KMI Prima diadakan dalam 2 babak. Babak 1 diadakan di setiap kelas, dan akan dipilih 3 orang sebagai perwakilan kelas untuk maju pada babak kedua yang dilaksanakan pada hari rabu (5/9). Adapun babak 2 dilakukan serentak pada setiap angkatan pada rabu malam (12/9). Adapun materi yang di lombakan ada berbagai macam yang banyak mencakup pelajaran arab, seperti Nahwu, Shorof, Balaghoh dan lainnya.

Peserta mewakili kelasnya untuk beradu pengetahuan dalam lomba KMI Prima babak kedua
Peserta mewakili kelasnya untuk beradu pengetahuan dalam lomba KMI Prima babak kedua

Harapan KMI Prima dengan adanya, mampu menghidupkan miliu belajar santriwati dan menjadi batu loncatan pada persiapan ujian awal tahun, dan karena setiap peserta KMI Prima ingin memberi harga terbaik yang di perebutkan oleh setiap kelas. Penuntut ilmu adalah pekerjaan mulia yang mempunyai amanah besar dengan ilmunya yaitu dengan menebarkan manfaat dari pencariannya. Belajar dan mengajar adalah proses pertumbuhan yang semoga hikmahnya menyebar. hieb

K.H Syamsul Hadi Abdan meninjau proyek Gedung Pertemuan Gontor 6

0

Ust Syamsul InspeksiDarul Qiyam – Ahad, 23 September 2018 K.H Syamsul Hadi Abdan melakukan kunjungan ke Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 6 Darul Qiyam Magelang. Kunjungan tersebut guna memberikan pengarahan terkait acara Fathu-l-kutub kelas 6 KMI. Pengarahan tersebut berkaitan tentang sejarah latar belakang diadakan acara Fathu-l-kutub di Gontor serta mengenai metode esensial dalam memecahkan suatu masalah menggunakan buku-buku klasik ulama-ulama terdahulu.

Pada kesempatan itu juga, K.H Syamsul meninjau proyek pembangunan di PMDG Kampus 6. Salah satunya yaitu lahan yang terdapat di depan gedung Indonesia yang nantinya akan dibangun balai pertemuan. Dalam peninjauan tersebut K.H Syamsul ditemani oleh Bapak Wakil Pengasuh PMDG Kampus 6, Ust. Sunanto WR, M.A dan seluruh guru senior. Balai pertemuan yang akan dibangun memiliki lebar 38 meter dan panjang 50 meter. Konsep bangunan Balai Pertemuan PMDG Kampus 6 memiliki keunikan dibanding dengan gedung pertemuan di pondok-pondok lain dikarenakan nantinya akan terdapat lokal asrama yang terdapat di bawah gedung pertemuan. Pembangunan gedung pertemuan PMDG akan dimulai pada tahun 2019.

Selain meninjau proyek gedung pertemuan, K.H Syamsul juga meninjau proyek pembangunan 10 lokal kelas. Proyek tersebut terletak di depan gedung Cordoba. 10 lokal kelas tersebut direncanakan akan rampung pada semester ke-2 tahun ajaran Pondok Modern Darussalam Gontor.

Jaga Miliu Belajar, Program “Keliling Malam” Berjalan

0

GONTOR — Demi terciptanya suasana belajar malam yang kondusif dan efektif pada masa-masa ujian santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), maka Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) mengadakan kegiatan belajar malam keliling yang dibimbing langsung oleh seluruh bapak guru KMI. Berbeda dengan hari-hari biasanya, ketika sudah memasuki masa-masa ujian, para santri diperbolehkan untuk belajar malam di luar kelas, tetapi tetap di dalam area pondok sesuai batasan yang telah ditentukan.

Sabtu malam (13/10) ba’da isya, kegiatan ini resmi dibuka oleh Bapak Pimpinan, K.H. Syamsul Hadi Abdan. Terlihat seluruh bapak guru berbaris rapi di depan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), menandakan keseriusan bapak guru untuk mensukseskan belajar para santri. Belajar malam keliling di area pondok ketika masa-masa ujian santri terbilang sangat efektif, santri bisa lebih leluasa menentukan pola belajar masing-masing di tempat yang memudahkan mereka untuk menghafal dan memahami pelajaran-pelajaran.

“Kedudukan bapak guru di Gontor adalah sebagai pengganti orang tua di rumah dan keberhasilan santri-santri sangat dipengaruhi oleh keseriusan guru-gur dalam membimbing dan mengawasi anak-anak.” Ujar K.H. Syamsul Hadi Abdan saat membuka kegiatan belajar malam keliling terbimbing

Dalam belajar malam keliling ini, para santri diberi kebebasan belajar di mana saja, asalkan jangan sampai ke luar area kampus Pondok Modern Darussalam Gontor. Selain itu, pada saat ”Keliling Malam” berlangsung, setiap santri tidak diperbolehkan berada di dalam kamar asrama masing-masing. Mereka wajib belajar di luar kamar dan di lantai bawah. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan pengawasan dan mencegah penyakit kantuk yang bisa datang kapan saja.

Dengan adanya program ini, Gontor berharap santri-santrinya mampu mempersiapkan diri dengan baik sebelum ‘berperang’ di ruang ujian nanti. Jika mereka telah siap lahir dan batin, mereka bisa melewatinya dengan baik dan berbuah keberhasilan. ahsy

 

 

 

 

Wabup Tanjabtim Kunjungi Gontor

0

GONTOR–Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), H. Robby Nahliansyah mengadakan kunjungan ke Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) pada Ahad siang (28/10) silam. Kunjungan tersebut diadakan dalam rangka silaturrahim dengan beberapa pengurus pondok pesantren di Jawa, termasuk PMDG.

Wabup Tanjabtim disambut dengan hormat oleh Pimpinan Pondok, K.H. Syamsul Hadi Abdan beserta beberapa guru senior, K.H. Masyhudi Subari, M.A., Drs. K.H. M. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed., dan lain sebagainya di Kantor Pimpinan, acara diawali dengan perkenalan dan dilanjutkan dengan ramah tamah.

Dalam kunjungan tersebut, H. Robby mengungkapkan kekagumannya dengan Gontor, berhubungan di daerah Tanjabtim juga terdapat salah satu kampus, yaitu Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 12 yang terdapat di desa Paritculum. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa urgensi kebutuhan alumni PMDG untuk berkiprah di sana sangatlah besar dan beliau bersedia untuk membantu PMDG khususnya Kampus 12. Sand88

Pembagian Tugas dan Pengarahan, Awali Ujian Lisan di Gontor Putri Kampus 2

0

Senin (15/10)- Dengan berakhirnya kegiatan belajar mengajar siswi kelas 1-6 Kulliyatul Mu’allimat Al-Islamiyah (KMI) di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 maka berakhir pulalah seluruh kegiatan ekstrakulikuler yang ada. Hal ini bertujuan untuk membentuk miliu belajar para santriwati dalam menghadapi ujian lisan pertengahan tahun.

Sebelum menjadi penguji segenap dewan guru dan siswi akhir KMI kelas 6 mengikuti pengarahan dan pembagian tugas ujian lisan pertengahan tahun. Pengarahan Ujian Lisan untuk dewan guru diadakan di Aula Beirut yang di sampaikan langsung oleh Bapak Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 Al-Ustadz K.H Umar Said Wijaya, S.Ag. Sedangkan untuk kelas 6 diadakan di masjid dan di sampaikan oleh Bapak Wakil Direktur KMI Al-Ustadz Muhammad Fathan Aziz, Lc kemudian dilanjutkan dengan pembagian tugas bersama di masjid. Dengan adanya pengarahan ini diharapkan para dewan guru dan siswi akhir KMI memiliki presepsi yang sama dalam menjalankan amanah yang di berikan oleh pondok pada ujian lisan pertengahan tahun kali ini.

Penagarahan Oleh Wakil Direktur Al-Ustadz Fathan Aziz, Lc
Penagarahan Oleh Wakil Direktur Al-Ustadz Fathan Aziz, Lc

Ujian lisan pertengahan tahun ini diikuti oleh 1364 santriwati kelas 1-5 KMI, 249 siswi akhir KMI selaku pembantu panitia ujian dan 129 guru KMI sebagai penguji.hasnab

DEMA : Mahasiswi Guru Akhiri Pekan Dengan Senam Sehat Bersama

0

Jum’at – al-Aqlu as-salim fii jismi as-salim. Semangat pagi menghantarkan mahasiswi guru kepada masing-masing kendaraan kesayangannya, sepeda para ustadzah. Beradu mengayuh pedal menuju lapangan istanbul, tempat simbolis perkumpulan seluruh mahasiswi. Adalah senam sehat bersama DEMA yang menjadi kegiatan rutin diakhir pekan setelah semingggu penuh berada dalam naungan belajar-mengajar KMI. Senam dilalui bersama dengan keceriaan yang tampak pada tiap wajah mahasiswi guru ini. Melaluinya seluruh mahasiswi dituntut untuk bergerak aktif selama senam berlangsung, kegiatan ini juga menjadi rangka untuk memperkuat ukhuwah antar sesama mahasiswi guru. Senam yang bergaya modern namun tetap islami membuat seluruh mahasiswi semakin bersemangat dalam mengikutinya.

Dimulai pukul 05.30, bagian olahraga DEMA telah bersiap di depan kantornya seraya menunggu kedatangan para mahasiswi dan barang siapa yang datang tidak tepat pada waktunya selalu dijanjikan dengan berbagai konsekuensi. Wujud konsekuensi sebagai peranta agar mahasiswi guru tetap berdisiplin dalam segala hal yang dengan ini menjadi salah satu penanaman nilai-nilai pondok. Dengan adanya kedisiplinan juga, segala sesuatu berjalan dengan lancar, tertib dan harmonis. Kedisiplinan para pendidik juga menjadi faktor kedisiplinan para peserta didiknya kelak.

Selain itu, tujuan utama senam bersama adalah agar para mahasiswi tetap menyempatkan waktu untuk berolahraga dan tidak mengabaikan pentingnya kesehatan jasmani. Shafira