Bondowoso–Para santri serta keluarga besar Pondok Pesantren Al-Ishlah, Bondowoso berduka atas wafatnya K.H. Muhammad Ma’shum, tepatnya pada hari Kamis, 3 Muharram 1440 H/13 September 2018, pada Jam 14:30 WIB, di Rumah Sakit Siloam Surabaya.
Ulama karismatik kelahiran Ambon ini meninggal di usia 65 tahun, meninggalkan 11 anak dari 3 istri, beliau merupakan pendiri dan pengasuh PP Al-Ishlah Bondowoso, beliau adalah seorang ulama, guru, dan ayah ideologis bagi para santrinya.
Kondisi kesehatan almarhum mulai turun sejak tiga tahun ke belakang. Namun itu tak menyurutkan langkahnya berjuang membela Islam. Ulama yang karib disapa Abi tak pernah absen dalam aksi-aksi besar di Jakarta seperti Aksi Bela Islam bersama GNPF Ulama, bahkan, Halal bi Halal Alumni 212 pun digelar di Ponpes pimpinannya Al-Ishlah pada Juli 2017 lalu.
Mendengar kabar duka ini, keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) turut berduka dan melaksanakan shalat ghaib di Masjid Jami’, pimpinan PMDG K.H. Hasan Abdullah Sahal mendatangi PP. Al-Islah Bondowoso pada hari Jum’at malam, (14/9) untuk ta’ziyah kepada keluarga yang ditinggalkan serta mengunjungi makam almarhum. Muis

Seusai acara, Kiai Syamsul ditemani oleh Wakil Pengasuh PMDG Kampus 6, Al-Ustadz Sunanto. WR, S.Ag., Wakil Direktur KMI PMDG Kampus 6, Al-Ustadz Afif Chamidi, S.Th.I, melakukan inspeksi beberapa fasilitas yang ada dan sekaligus melihat suasana lingkungan di PMDG Kampus 6.
Al-Ustadz Muhammad Fauzi M.Ud, selaku Direktur KMI memberikan pengarahan tentang teknisi dan disiplin bagi para penguji ujian lisan dan pengawas ujian tulis. Kegiatan ini selalu diulang-ulang disetiap tahunnya, walaupun demikian seluruh elemen yang terlibat wajib mengikuti pengarahan agar dapat bekerja maksimal dan penuh tanggung jawab.