Home Blog Page 305

Ketua Badan Wakaf Turut Hadiri Apel Tahunan di Poso

0

TOKORONDO–Pada hari Sabtu, (18/8) lalu diadakan Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatu-l ‘Arsy di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 13 dan PMDG Putri Kampus 6, Tokorondo, Poso. Acara ini dihadiri oleh Ketua Badan Wakaf PMDG, K.H. Akrim Mariyat, Dip.A.Ed, sekalian dan guru senior PMDG yang diutus oleh Pimpinan, Ustadz Drs. H. Sutrisno Ahmad, Dipl.A dan Ustadz M. Taufiq Affandi, M.Sc. sekalian. Kehadiran beliau pada Apel Tahunan merupakan bagian dari rentetan kegiatan Apel Tahunan dan kegiatan IKPM di beberapa tempat pulau Sulawesi dan Sumatera.

Pelaksanaan Apel Tahunan Gontor 13 yang disatukan dengan Gontor Putri 6 ini begitu semarak. Kesemarakan ini tidak lepas dari penampilan Marching Band Gema Nada Ittihadul Ummah, Persadima, Perbedima, Reog Ponorogo, Malulo, Ondel-ondel serta beberapa tarian adat nusantara.

Acara berjalan dengan lancar, diawali dengan Apel Tahunan dan dilanjutkan dengan penampilan-penampilan dari santriwan PMDG Kampus 13, parade kendaraan-kendaraan pondok serta parade barisan-barisan santriwan dan santriwati yang mewakili daerah asalnya masing-masing, serta dilanjutkan dengan Kuliah Umum Babak Pertama tentang Kepondokmodernan di Aula Pertemuan PMDG Kampus 13

Hingga kini, Gontor 13 di bawah asuhan Ustadz H. Cecep Sobar Rohmat, S.Th.I. ini telah memiliki santri berjumlah 148 orang dan Gontor Putri 6 dibawah asuhan Ustadz H. Muhtarom M Salim,S.Ag. memiliki santriwati sejumlah 147 orang.Ahsy

perfotoan PKA

Pondok Modern Darussalam Gontor Kembali Nikahi Kader Pondok Putra Ponorogo

0

Sooko–Ahad pagi (9/9), Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kembali menikahkan salah seorang kadernya Al-Ustadz Arfiandoni alumni PMDG tahun 2011 yang berasal dari Ponorogo desa Bajang, dengan Al-Ustadzah Nindy Ariasanti alumni PMDG Putri 2012 yang berasal dari Ponorogo desa Sooko, setelah sebelumnya pada bulan Agustus menikahkan 2 kadernya yang juga berasal dari Ponorogo. Sesuai sunnah pondok, dalam pernikahan kader, Bapak Pimpinan selalu mengadakan penguntapan bersama keluarga calon pengantin pria di kantor pimpinan, sebelum diselenggarakannya akad dan walimatu-l-‘ursy. Kala itu, Bapak Pimpinan berpesan kepada pengantin pria dan keluarga bahwa pernikahan kader adalah pernikahan yang sakral, maka harus diawali dengan niat yang tulus ikhlas untuk berjuang lillahi ta’ala, berjuang untuk menatap kehidupan yang baru, berjuang membantu dan memajukan pondok.

Setelah penguntapan, keluarga pengantin beserta rombongan Gontor segera menuju lokasi resepsi pernikahan yang bertempat di kediaman mempelai wanita di desa Sooko. Acara berlangsung dengan sangat khidmat, diawali dengan akad nikah antara mempelai pria dengan wali dari mempelai wanita yang diwakili oleh Bapak Pimpinan PMDG, K.H. Syamsul Hadi Abdan, kemudian dilanjutkan dengan walimatu-l-‘ursy sesudahnya. Adapun tamu undangan yang hadir saat itu bukan hanya dari sanak famili keluarga dan masyarakat desa Sooko saja, melainkan warga sekitarnya seperti warga desa pulung, dan yang jauh seperti warga desa Bajang, Jabung, Gontor dan guru-guru PMDG 3 serta Putri Kampus 5, Kediri pun turut hadir memeriahkan acara walimatu-l-‘ursy kader pondok tersebut.

Selasa pagi (11/9) bertepatan dengan 1 Muharrom 1440, walimatu-l-‘ursy kembali diadakan. Kali ini acara diselenggarakan di kediaman mempelai pria yang berlokasi di desa Bajang, yang jaraknya tidak jauh dari Pondok. Acara ini dihadiri oleh Pimpinan Pondok, K.H. Hasan Abdullah Sahal dan K.H. Syamsul Hadi Abdan sekalian, Guru-guru Gontor, dosen-dosen UNIDA dan masyarakat sekitar. Dalam sambutan walimah, Kiai Hasan berkata, “Manusia tidak akan pernah merasa puas sekalipun dengan apa yang ia lakukan, kecuali diniatkan lillahi ta’ala. Mari kita bersama-sama mengintrospeksi diri kita masing-masing, agar segala kegiatan yang kita lakukan bernilai ibadah dan diridhoi oleh Allah SWT. rukh

Pekan Perkenalan Khutbatul-Arsy (PKA) Gontor Putri Kampus 3

0

KARANGBANYU –Khutbatul ‘Arsy adalah rangkaian kegiatan yang diadakan rutin setiap awal tahun, khususnya untuk para santri baru. Tujuannya adalah sebagai ajang memperkenalkan pondok kepada santri baru. Dengan bermotokan “Gontor Mengawal Sistem dan Nilai Pesantren Bagi Kejayaan Umat dan Bangsa” menjadi landasan utama pada PKA tahun ini.

PKA dilaksanakan pada hari Senin, (6/8) bertepatan dengan 24 Dzulqo’dah 1439  di Lapangan Hijau Gontor Putri 3. Santri kelas 6 KMI berlaku sebagai panitia pelaksana, dibimbing langsung oleh para guru.

Upacara berjalan dengan khidmat, disertai dengan pengibaran bendera merah putih dan diiringi dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dilanjutakan dengan amanat bapak pimpinan  K.H. Hasan Abdullah Sahal dengan menyampaikan pidatonya diatas panggung kehormatan. Dan ditutup dengan penampilan-penampilan yang dipersembahkan oleh seluruh santri dan santriwati PMDG. Beberapa penampilan yang telah disiapkan sejak beberapa minggu sebelum acar berlangsung akan disajikan dengan apik dan menarik demi memeriahkan acara PKA. Adapun penampilan-penampilan yang ditampilkan adalah Marching Band Almaida Gontor 2, Grand Opening, Rebana, Cheers, Tari Masal, dan Scouting Dance.

Diiringi dengan musik dan narrator yang menemaninya, menambah kesemangatan para santriwati, untuk yang pertama persembahan Marchging Band Almida dengan 3 lagu sebagai salam pembuka, tak kalah meriahnya warna- warni dan ragam penampilan, disatukan pada Grand Opening. Gerak energik dan semangat santriwati teriring pada sebuah penampilan cheers. Gerakan gemulai yang diperlihatkan oleh santriwati dalam menampilkan tari-tariannya. Ketegasan dan kekompakan diperlihatkan pada penampilan scouting dance.

Dalam Apel tahunan ini berlangsung juga penghargaan bagi pemenang baris-berbaris antar konsulat. Penghargaan konsulat terbaik dalam lomba LKKB diberikan kepada Konsulat Madiun dan Konsulat Kediri. AhsyIMG_0287

K.H. Akrim Mariyat Hadiri Apel Tahunan Gontor Kampus 10, Aceh

0

SEULIMEUM – Membangun pendidikan dan ilmu pengetahuan dengan tetap berjiwa pesantren, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) ikut berkontribusi dengan mendirikan kampus ke sepuluh di ujung tanah nusantara. Berlokasi di Kec. Seulimeum, Kab. Aceh Besar, PMDG Kampus 10 Darul Amin mulai dibangun pada tahun 2005. Dan secara resmi beroperasi pada tahun 2008.
Tepat pada hari Rabu pagi (15/8), PMDG Kampus 10 melaksanakan Apel Tahunan Khutbatul Arsy. K.H. Akrim Mariyat, Ketua Badan Wakaf berkesempatan hadir dan menjadi inspektur upacara. Beliau menyampaikan beberapa pesan lewat pidato di atas panggung kehormatan untuk segenap keluarga besar PMDG. “Ya Allah, lindungilah kami. Lindungilah guru-guru dan murid-murid kami. Lindungilah Keluarga Besar Pondok Modern Darussalam Gontor dengan taufik dan hidayah-Mu. Karuniailah kami, kesehatan, kekuatan, kesabaran, ketabahan, dan istiqamah dalam mengembangkan pondok ini” demikian Kiai Akrim memimpin doa dengan penuh haru. Para hadirin pun tenggelam dalam suasana khusyu’ dan tawadlu’.
Bertemakan “Gontor Mengawal Sistem dan Nilai Pesantren bagi Kejayaan Umat dan Bangsa” 109 orang santri sangat bersemangat menampilkan beberapa tarian dan atraksi menarik. Tari Didong salah satunya. Didong adalah kesenian rakyat Gayo, perpaduan antara unsur tari, vokal, dan sastra, disajikan langsung oleh para santri dan menghasilkan penampilan yang indah. Selain Tari Didong, para santri ini juga mahir dalam menampilkan seni tari Saman, tari Kecak, tari Malulo seni musik Marawis, atraksi bela diri dan senam. Walaupun sederhana, namun mampu dikemas secara apik.
Dalam kunjungannya ke Aceh, K.H. Akrim Mariyat juga berkunjung ke Pondok Alumni Al-Manar dan berkenan hadir pula pada acara temu kangen alumni PMDG yang difasilitasi oleh IKPM (Ikatan Keluarga Pondok Modern) Cabang Aceh. Ahsy

KA Atjeh

Kemeriahan Expo Muharram 1440 di Gontor

0

DARUSSALAM – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kembali menggelar Expo Muharram yang bertempat di sekitar Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) pada Rabu (11/9). Acara ini dimulai pada pukul 08.00 WIB, dan selesai tepat sebelum waktu shalat Ashar. Expo Muharram bertepatan dengan acara Kontes Darama Bahasa Arab yang diselenggarakan di dalam BPPM.

Setiap bagian dari Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) mendirikan stand masing-masing guna menunjukkan segala sesuatu terkait dengan bagian tersebut. Tidak hanya bagian OPPM saja, tetapi seluruh Instansi, Andalan Koordinator Gerakan Pramuka, bahkan para Siswa Akhir KMI penghuni rayonpun, yang mereka menyebut dirinya dengan “Guardian of Saudi” turut memeriahkan acara ini dengan membuka stand.

Para santri antusias untuk mengantri di bazar pakaian murah
Para santri antusias untuk mengantri di bazar pakaian murah

Bagian-bagian OPPM memiliki acara masing-masing untuk mengisi Expo Muharram ini, diantaranya: Bazar baju murah meriah yang diadakan oleh  Bagian Bersih Lingkungan (Berlin), lomba tartil dan tilawatul Qur’an yang diselenggarakan oleh Bagian Takmir Masjid, serta masih banyak kegiatan lainnya dari masing-masing stand.

Tidak hanya para santri yang merasakan kemeriahan gebyar Expo Muharram tahun ini, tetapi para guru juga ikut menyambut dan berpartisipasi dalam meramaikan acara tahunan ini.

Bagian Koperasi Pelajar (Kopel) dan Koperasi Dapur (Kopda) menjadi stand yang diserbu oleh ribuan santri. Kopel menggelar bazar pakaian-pakaian dengan model terbaru dengan harga miring, yang dalam sekejap sudah habis tak tersisa. Sedangkan Kopda mengadakan bazar makanan yang beraneka ragam untuk memuaskan lidah para santri.

“Expo Muharram tahun ini sangat meriah, karena setiap bagian mengadakan perlombaan dengan hadiah yang unik dan menarik.” ujar Wiwit, slah seorang bagian Takmir Masjid saat diwawancarai.fahmighazi

(ed: brada)

Sosialisasi TBC Menambah Wawasan Santri

0

GONTOR–Dinas Kesehatan Pemkab Ponorogo yang bekerjasama dengan BKSM Gontor telah mengadakan sosialisasi penyakit TBC di aula gedung Rabithah pada Jum’at siang (7/9). Peserta sosialisasi berjumlah kurang lebih 200 orang, terdiri dari ketua rayo se-Darussalam, ketua bagian OPPM, pengurus rayon dari kelas 4, dan juga 2 orang penanggung jawab bagian kesehatan setiap rayon, serta bagian kesehatan sebagai asisten dari staf BKSM.

Acara ini berlangsung dengan baik, dengan beberapa rentetan acara yaitu pembacaan ayat suci Al-Quran, kemudian sambutan dari staf BKSM, dan langsung dilanjutkan dengan sosialisasi tentang TBC ynag disampaikan oleh perwakilan Dinkes Ponorogo yang berjumlah 7 orang.b

Tujuan diadakannya sosialisasi ini, tidak lain untuk memberikan pengetahuan tentang penyakit TBC, karena penyakit tersebut merupakan penyakit yang dapat menular dengan cepat, di mana salah satu penyebabnya adalah kontak fisik secara langsung.

Maka setelah mendengarkan paparan tersebut, diharapakan para peserta turut aktif dalam mencegah dan memberantas juga penyakit TBC. Al-wiqaayatu khairun minal ‘ilaaj. Abufariz

Expo Darussalam Meriahkan Perayaan Tahun Baru Islam

0

KAMPUS 2 – Selasa(11/09), masih dalam rangka perayaan tahun baru Islam Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2 mengadakan acara tahunan yang diadakan untuk menyambut tahun baru Islam, yaitu Expo Darussalam.

Pada Expo Darussalam tahun ini dibuka oleh langsung oleh Bapak Wakil Pengasuh Gontor Kampus 2, Al-Ustadz H. Muhammad Hudaya, Lc.M.Ag, upacara pembukaan yang dilaksanakan di lapangan sintesa berjalan meriah. Expo Darussalam yang dipanitiai oleh para pengurus harian Organisasi Pelajar Pondok Modern Darussalam (OPPM) dan Koordinator Gerakan Pramuka Gugus Depan 04.093, berhasil memeriahkan perayaaan tahun baru islam ini. Acara ini diadakan dalam bentuk pameran serta bazar dari segala komponen organisasi di pondok ini khususnya Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) dengan seluruh bagian-bagiannya dan Koordinator Gerakan Pramuka (KGP) Gugus Depan 04.093 dengan seluruh andalan-andalannya.

Tidak hanya sebatas pameran dan bazar saja, perlombaan-perlombaan pun diadakan dari setiap bagian OPPM dan Koordinator guna memeriahkan Expo Darussalam ini. Terlihat para santri sangat antusias dalam mengikuti acara ini sehingga terciptanya miliu yang kondusif sebagian dari pendidikan untuk para santri.

Salah satu tujuan diadakannya acara seperti ini untuk santri diharap mereka dapat mengambil banyak pelajaran dan memahami secara mendalam tentang keorganisasian di pondok ini sehingga menjadi salah satu motivasi mereka dalam peningkatan kreatifitas.moch

Malam Peringatan Tahun Baru Hijriah, Sebagai Acuan Menuju Yang Lebih Baik

0

KAMPUS 2-Dalam rangka memperingati tahun baru hijriah 1 Muharram 1440, diadakan perkumpulan di masjid jami’ Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2. Acara pada malam ini (10/9) berlangsung dengan khidmat karena pada kesempatan yang diikuti seluruh santri dan guru se-Darussalam dapat  menyimak dan meresapi tausiyah, pesan, dan nasehat yang disampaikan oleh Bapak Wakil Pengasuh dan penceramah dari salah satu bapak guru KMI.

Al-Ustadz Husni Mubarok, S.H selaku penceramah pada malam peringatan tahun baru hijriah ini banyak menyampaikan tentang sejarah awalnya diperingati tahun baru ini dan juga hikmah dalam peringatannya untuk memotivasi para santri untuk meraih keberhasilan dan kesuksesan dalam melaksanakan kehidupan di masa mendatang. “Maka ada 3 kunci yang penting untuk keberhasilan dan kelancaran melaksanakan perubahan hidup kedepan yaitu khusyuk dengan menghadirkan pikiran, hati, perasaan untuk Allah. Khusyuk berarti jiddi, diqqoh, itqon dan ikhlas. Kunci yang kedua ialah optimis dengan menciptakan cita-cita dan harapan yang harus terlaksana, supaya menjadi dinamika kehidupan dan kunci yang terakhir ialah disiplin kepada semua kegiatan, aturan yang tanpa disiplin, tidak akan berguna dan hanya akan sia-sia.” Beberapa kutipan dari ceramah Ustadz Husni.

Setelah itu dilanjutkan dengan pesan dan nasehat yang disampaikan oleh Bapak Wakil Pengasuh, Al-Ustadz H. Muhammad Hudaya, Lc.M.Ag. Beliau menambahkan, tentang hikmah dibalik peringatan tahun baru hijriah ini “Dengan pergantian tahun baru islam ini hal yang wajib kita lakukan adalah muhasabah diri, instropeksi diri selama satu tahun ini dan setelah itu kita harus tingkatkan diri, kita sadar diri, sehingga kita selalu dapat bergerak dan menggerakan dalam bingkai ibadah, dan itu semua ada di pondok insyaallah semua pergerakan di pondok ini yang diajarkan oleh pondok tidak keluar dari bingkai ibadah.” Beliau juga memberi sedikit nasehat kepada para santri sekalian supaya bisa mengambil semua hikmah dan pelajaran yang terkandung dalam setiap kegiatan yang diadakan di pondok ini sehingga dapat memberikan pengaruh dalam diri setiap santri dalam pembentukan karakter pribadi mereka.moch

Universitas Darussalam Gontor Adakan Ujian Tengah Semester (UTS) Ganjil

0

Gontor–Sabtu sore (25/9), Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Kampus Robithoh mengadakan Pembukaan Ujian Tengah Semester (UTS) Ganjil di Aula Robithoh, yang secara resmi dibuka oleh wakil rektor II, Al-Ustadz Dr. Setiawan Lahuri, M.A., dan diikuti oleh seluruh mahasiswa guru KMI semester ganjil 1, 3, 5 dan 7 dari Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Pusat dan PMDG Kampus 2, Madusari, Pondok Pesantren Al-Muqoddasah, Al-Iman, dan Ar-Risalah.

Sekitar pukul 15.30 WIB, pembukaan dimulai dengan penyampaian Pesan dan Nasehat UTS oleh Al-Ustadz Dr. Setiawan Lahuri, M.A., dan dilanjutkan dengan pembacaan maklumat ujian. Di hari yang sama, UNIDA Gontor Kampus Siman dan Mantingan, Ngawi juga mengadakan Pembukaan UTS di kampusnya masing-masing. Acara ini diadakan selama 6 hari di tiap-tiap kampus, sejak hari Sabtu, 25 Agustus 2018 hingga Kamis, 30 Agustus 2018. rukh

Ulangan Umum Usai, Tinggalkan Efek Positif Bagi Santri

0

KAMPUS 2-Ulangan Umum Di Pondok Modern Darussalam Gontor telah berakhir, tapi meninggalkan efek positif bagi santri. Dapat dilihat dari meningkatnya frekuensi belajar santri dan terciptanya miliu belajar santri yang lebih kondusif baik pagi maupun malam hari. Terutama para santri yang mendapatkan hasil kurang memuaskan, seakan-akan mereka terpecut untuk memperbaiki diri lebih baik lagi.

Miliu belajar santri tetap terlihat meski Ulangan telah usai
Miliu belajar santri tetap terlihat meski Ulangan telah usai

Dengan diadakannya Ulangan Umum ini para santri diharapkan tidak terlena dengan padatnya kegiatan mereka sebelumnya dan bisa kembali fokus menuntut ilmu. Juga sebagai tolak ukur pemahaman dan penguasaan santri pada pelajaran mereka.

Dengan demikian para santri bisa mengukur kemampuan dirinya masing-masing , sehingga dapat lebih siap dalam menghadapi Ujian yang sesungguhnya yaitu Ujian Kenaikan Kelas Semester Pertama yang akan berlangung kurang lebih satu bulan lagi.emhadit