Home Blog Page 310

Pemahaman Organisasi yang Baik dengan Orientasi Staff OPPM

0

Tak kenal maka tak sayang. Sekiranya begitu kalimat yang dapat mewakili alasan diadakannya sebuah orientasi. Kali ini, Gontor Putri Kampus 2 mengadakan orientasi  bagi anggota-anggota staff yang baru saja dilantik. Staff OPPM dan Koordinator adalah organisasi kecil yang terdiri dari santriwati anggota kelas 2-4. Tugas mereka adalah turut membantu merealisasikan program-program kerja OPPM dan Koordinator. Hal ini ditujukan pula untuk memperluas kepernahan santriwati dalam berorganisasi, sebelum mereka merasakan organisasi sentral pondok yaitu OPPM dan Koordinator ketika menginjak bangku kelas 5 nantinya.

Dalam orientasi, masing-masing staff berkumpul dengan bagiannya untuk mendengarkan pengarahan yang diberikan oleh pembimbing bagian tersebut. Staff Bapenta misalnya, berkumpul dengan Ustadzah pembimbing Bapenta. Dalam perkumpulan ini, para pembimbing mengarahkan seluruh anggota dalam hal pengaturan organisasi, visi, misi dan tujuan agar mereka mengerti tugas-tugas yang akan digeluti dalam masa jabatan satu tahun ke depan.

Pengarahan oleh para pembimbing
Pengarahan oleh para pembimbing

Orientasi Staff adalah salah satu acara tahunan yang tidak pernah terlewatkan, mengingat urgensi pemahaman anggota terhadap kewajiban mereka masing-masing yang telah terikat sebagai amanah di pundak mereka. Semua keberhasilan tentu saja dimulai dari pemahaman dan pengenalan yang baik. Maka, dengan orientasi ini, para anggota staff diharapkan mampu dengan loyal untuk dapat mengerahkan dedikasinya bagi organisasi yang juga sebagai ladang pendidikan dan penggemblengan diri. Addien

Guardian Generation Unjuk Aksi dalam Pagelaran Seni Panggung Gembira 6 2019

0

Gemerlap Cahaya lampu dan genderam suara bersautan dalam acara Panggung Gembira 2018. Guardian Generation adalah nama angkatan calon alumni 2019, dengan beranggotakan 251 peserta. Dan pembimbing yang berjumlah 35 orang. Dalam acara ini mereka menyemarakkan mottonya, yaitu “Gontor mengawal Sistem dan Nilai Pesantren Bagi Kejayaan Umat dan Bangsa”

Warna merah hati, abu-abu dan cream berpadu guna mendirikan background angkatan 606 Gontor Putri Kampus 2, dengan tema yang disandang adalah “Vintage”, seluruh angkatan menyemarakkan acara tersebut dengan adanya lomba stand foto dari  setiap angkatan. Selain itu adanya dekorasi jalan dengan berbagai macam karangan bunga diantaranya dari Menteri Kelautan dan perikanan, ibu Susi Pudjiastuti.

Bapak Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 2 menyanyikan lagu "Selamat datang" sebagai simbolis pembukaan acara Panggun Gembira 606
Bapak Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 2 menyanyikan lagu “Selamat datang” sebagai simbolis pembukaan acara Panggung Gembira 606

Acara besar tersebut dipandu oleh 3 jenderal pelaksana, yaitu: Sayyidah Aisyah Zahira/ 6B, Dwi Annisa Pratiwi/ 6C, dan Faridatul Jannah/6E, dan jatuh pada hari senin, 13 Agustus 2018 yang bertepatan dengan tanggal 1 Dzulhijjah 1439 H. Panggung Gembira angkatan Guardian dibuka oleh Bapak wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 Al Ustadz Umar Sa’id Wijaya, S.Ag. dengan Menyanyikan lagu “Selamat Datang,” Karya Bapak Pimpinan PMDG al-Ustadz K.H. Hasan Abdullah Sahal bersama seluruh asatidz yang ada, sebagai simbolis pembuka acara Panggung Gembira Guardian Generation.

Sambutan 3 Ketua Panggung Gembira 6 2019 Guardion Generation
Sambutan 3 Ketua Panggung Gembira 6 2019 Guardion Generation

“Art Exhibition is one of great annual Agenda in Modern Islamic boarding School which is arranged inside Khuthbatul Arsy, and this year Gontor for Girls 2nd Campus will Present to you, all of 251 greats furious in hopes a strong capability to get the values Identity, Whises and Gontorian System.” Ujar Dwi Annisa Pratiwi dalam persembahan ketua, dimana ia menerangkan akan acara Pagelaran Seni Panggung Gembira yang dilaksanakan oleh siswi akhir KMI.

Acara yang diselenggarakan di lapangan hijau PMDG Putri Kampus 2 ini menampilkan beragam acara, diantaranya: Modern Dance, Tari India, Fashion Show, Doll Control, Pop Singer, Tari Saman, dan masih banyak acara lainnya yang telah terseleksi, sehingga mengandung nilai-nilai Islami. 2000 pasang mata lebih seakan terhipnotis dalam rangkaian acara persembahan tersebut, sehingga tak terasa acara yang berlangsung dari pukul 20:00 WIB. S.d. 21:45 WIB ini usai sudah, yang ditutup dengan acara flash mop oleh seluruh anggota kelas 6 PMDG Kampus 2. Erwin

Mahasiswa Unida Sukses Gelar Baksos di Desa Pager

0

Bungkal—Mahasiswa Universitas Darussalam Kampus Gontor sukses melaksanakan kegiatan bakti sosial (Baksos) di Desa Pager, Kec. Bungkal, Kab. Ponorogo, pada Senin (20/8) hingga Rabu (22/8) lalu. Para peserta baksos yang berjumlah 135 peserta dari Mahasiswa Guru Unida Semester 1 Kampus Gontor terbagi menjadi 11 posko.

Agenda ini merupakan kegiatan bakti sosial perdana bagi mereka. Al-Ustadz Muhammad Makruf Al-Arif sebagai ketua penyelenggara menjelaskan kegiatan Baksos ini diadakan sebagai bentuk upaya para mahasiswa dalam mengenal kehidupan di masyarakat, disamping itu mereka dituntut untuk melatih dan mendidik masyarakat tentang ilmu yang telah mereka dapatkan di Universitas.

“Kegiatan ini mengenalkan kepada mereka (mahasiswa semester 1) tentang bagaimana, mu’amalah, mu’asyaroh, mukholatoh bersama masyarakat, intinya acara ini agar mereka lebih mengenal masyarakat, berbakti kepada masyarakat dengan segala sesuatu yang kita miliki” ujar Makruf.

Selama 3 hari para mahasiswa mengabdikan dirinya kepada masyarakat dengan berbagai macam kegiatan, seperti pembersihan desa, pengajian bersama anak-anak, pelatihan baca Al-Qur’an, buka puasa bersama, takbiran keliling, hingga perlombaan dsb. Acara ditutup dengan pentas seni yang ditampilkan oleh setiap posko bersama anak didiknya masing-masing dari pukul 20.00-21.30. Para penonton yang hadir terhibur dengan penampilan yang disuguhkan. Disela-sela penampilan, ada pembagian hadiah bagi para pemenang lomba oleh Kepala Desa Pager Bapak Yateno.

Yateno menyambut secara antusias kegiatan tersebut. Ia berterimakasih kepada seluruh mahasiswa Unida kampus Gontor yang telah melaksanakan kegiatan bakti sosial tersebut. “berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan di Desa Pager ini sangat bermanfaat, kami berharap, anak-anak juga mampu menerapkan ilmu yang telah diberikan dalam kegiatan ini,” kata Yateno. Rakafadel

Gema Takbir Idul Adha 1439 H PMDG Putri Kampus 2

0

 

Gema takbir nan Syahdu berkumandang pada setiap pasang bibir annggota Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2, “Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar Laa Ilaaha Illallahu Wallahu Akbar Allahu Akbar Walillahilham.”

Lantunan takbir bersama seluruh penghuni PMDG PUtri Kampus 2 oleh Klub Ansyida
Lantunan takbir bersama seluruh penghuni PMDG PUtri Kampus 2 oleh Klub Ansyida

Dalam menyemarakkan Sacrifice Day ini, Gontor Putri Kampus 2 mengadakan berbagai macam bentuk acara maupun perlombaan, diantaranya, lomba mading Idul Adha antarkelas, lomba Takbir keliling antar rayon dan lomba menghias rayon. Seluruh rayon terhias indah dengan beragam konsep yang terpilih untuk dijadikan tema Idul Adha tahun ini.

Malam itu jatuh pada hari Rabu tanggal 22 Agustus 2018, tepatnya malam sebelum Idul Adha 9 Dzulhijjah 1439 H, seluruh santriwati berkumpul di pelataran Damaskus guna melantunkan takbir bersama dan mendengarakan Tausiyah mengenai hikmah dari Idul Adha oleh Ustadzah Nindya Fairuz Zanaya, S.Pd. yang disaksikan oleh Bapak Wakil Pengasuh dan Bapak Wakil Direktur serta Asatidz dan Ustadzat. Selepas itu dilanjutkan dengan Pembacaan Laporan pertanggungjawaban Panitia Idul Adha oleh ketua panitia Ustadzah Luthfiyah Zuhtotunnisa, S.Pd.dengan jumlah hewan qur’ban yang terkumpul adalah 22 ekor kambing dan 14  ekor sapi.

Penyerahan hadiah oleh Al Ustad Umar Sa'id Wijaya, S. Ag. dalam perlombaan Mading Idul Adha untuk kelas 1H sebagai juara 2
Penyerahan hadiah oleh Al Ustad Umar Sa’id Wijaya, S. Ag. dalam perlombaan Mading Idul Adha untuk ketua kelas 1H sebagai juara 2

Selain itu juga terdapat pembacaan kejuaraan perlombaan Takbir keliling antarrayon dan mading Idul Adha antarkelas dengan kelas 1 yang diraih oleh kelas 1J, kelas 2 direbut oleh kelas 2D, kelas 3 diraih oleh kelas 3B, kelas 4 direngkuh oleh kelas 4D, kelas 3 Intensive diambil oleh kelas 3 Intensif B, kelas 1 Intensif direbut oleh kelas 1 Intensif B dan kelas 6 diraih oleh kelas 6B. Adapun lomba takbir antarrayon dengan rayon Santiniketan Atas sebagai juara 3, juara 2 diraih oleh raron Iskandaria B, dan peraih juara 1 takbir keliling adalah rayon Madinah.

Acara ini diharapkan agar seluruh santriwati tetap mengenang, mendengarkan sejarah akan adanya syari’at penyembelihan hewan qu’ban, dan menjalankan sunnah yang telah ditetapkan olehNya.

PERGANTIAN PENGURUS DEWAN MAHASISWI UNIDA GONTOR WILAYAH MANTINGAN (Gontor Putri Kampus 1)

0

Gontor Putri Kampus 1– Patah tumbuh hilang berganti, sebelum patah sudah tumbuh, sebelum hilang sudah berganti. Itulah salah satu filsafat pondok yang telah lama ditanamkan oleh para Trimurti pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor. Nilai-niali pondok tersebut selalu diestafetkan dari generasi ke generasi, agar pondok senantiasa hidup meskipun telah ditinggal oleh para pendirinya. Nilai inilah salah satu diantara semua nilai yang masih dipegangad teguh oleh pondok. Termasuk dalam keorganisasian, seperti Organisasi Dewan Mahasiswa (DEMA). DEMA Wilayah Mantingan adalah organisasi yang mengurus dan membina semua kegiatan mahasiswi UNIDA Wilayah Mantingan Gontor Putri 1.

Masa kepengurusan DEMA UNIDA Gontor periode 1438-1439 H telah berganti tepat pada hari Ahad 19 Agustus 2018. Acara ini diadakan di Aula Kulliyatul Banaat Gontor Putri Kampus 1, dihadiri oleh seluruh mahasiswi Universitas Darussalam Gontor kampus Mantingan. Dalam acara ini diharapkan agar pengurus pada periode selanjutnya dapat membina, mengurus dan memfasilitasi kegiatan mahasiswi dengan baik khususnya dalam bidang non akademis.

“Agar seluruh mahasiswi guru merasakan  di Gontor ternyata surga, di Gontor kita bisa mengabdi, di Gontor kita punya banyak pengalaman, di Gontor banyak kegiatan yang menunjang seperti kegiatan keilmuwan, kegiatan yang berkaitan dengan spiritual, kegiatan kesenian, dan kegiatan apa saja ada. Ini diantara tugas- tugas dari Dewan Mahasiswi (DEMA).” ujar Ustadz KH. Ahmad Suharto, M.Pdi dalam sambutannya pada acara pelantikan anggota baru DEMA.ac

Adapun Dewan Mahasiswi baru ini berjumlah 83 orang dengan 15 bagian kepengurusan, yang diketuai oleh Elis Nurhasanah (SAA/7), dan Rizki Nadia (PAI/7). Selain itu, yang bertugas sebagai panitia pelantikan Dewan Mahasiswi baru (DEMA) ialahmahasiswi semester 5 yang berjumlah 63 orang.

Begitulah organisasi di Pondok Modern Darussalam Gontor, selalu mengestafetkan nilai ke generasi selanjutnya, sehingga dinamika pondok tetap berjalan dengan dinamis dan lancar.Andighariza

 

Kiai Hasan: PG Hebat, Berhasil, dan Profesional

0

Darussalam- 11 Agustus 2018 menjadi hari bersejarah bagi Siswa Akhir KMI 2019. Di hari itu Pagelaran yang sudah lama mereka nanti-nantikan digelar, Panggung Gembira (PG) Generasi ke-93. 751 Siswa Kelas 6 menberikan semua kemampuan puncak mereka.

PG tahun ini dimeriahkan dengan visualisasi ‘mapping’ yang sangat fenomenal. Mengangkat tagline ‘So wonderful, so marvelous, so amazing, and More Experiment’ membuat PG ini berani membuat hal-hal yang berbeda dengan tetap dalam pakem Gontor. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Choir: Menggunakan konsep yang lebih luwes, tidak hanya diikuti Kelas 6 saja, lagu Bungong Jempa yang dinyanyikan oleh kelas 1-3 sangat merdu dan memanjakan penonton.
  2. Seni Drama: Ide-ide seni Drama yang menarik dan (The Lost land of Syanggit untuk Drama tragedi, Petruk dadi Ratu untuk wayang, dan Guruku Menyayangiku untuk Drama Jenaka)
  3. Seni Atraksi: Gerakan-gerakan dalam atraksi memiliki ketukan sesuai dengan musik sehingga lebih rapi dan teratur
  4. Visual: sangat optimal, menggunakan mapping dapat memberikan kesan tersendiri dalam setiap acara. Dapat mengubah latar belakang full, satu background.
  5. Atraksi Lampu: kolaborasi lapu LED, lampu LED Poy (Japan), Light Siber, dan light Stick menambah kemeriahan acara dalam kegelapan. Ditambah cat UV yang diberi sinar biru menambah variasi acara dalam PG ini
  6. Seni Musik: menampilkan Keroncong, jenis musik yang paling diminati orang dulu, ditampilkan dengan alat lengkap (Celo, Contra Bass, Gitar Cakulele, Gitar Cukulele, Gitar Akustik, dan Keyboard), begitu pun Kolaborasi Gamelan dan musik Rock dalam acara Javanese Rock.

 

Dan masih banyak lagi yang tidak bisa dijelaskan di sini.

K.H. Hasan Abdullah Sahal memberi penilaian Panggung Gembira “Guardian Generation” pasca perhelatan tepat. “Pertama, Urutan-urutannya hebat, sesuai dengan pola” Jelas Kiai Hasan. “Kedua, waktu ashar saya lihat alat-alat musik sudah naik, andaikata ketika itu ditampilkan, bisa. Ini berhasil” tambah beliau.

“ Ada satu hal, tampak sekali antum ini sudah memiliki kekuatan tersendiri, yang main gitar sudah pemain gitar, yang main drum sudah pemain drum, vokalis ya sudah vokalis, dan qari’ ya sudah qari’, ini sudah profesional. Tidak perlu ngajari banyak lagi”. Namun demikian, beliau juga memberi evaluasi tentang properti, pemindahan properti yang kurang halus, masih terlihat agak kasar.

Di akhir evaluasi beliau berkata kepada seluruh kelas 6 dan pembimbing “Dari semua ini semua di atas perhitungan. Penyelenggarannya di atas umurmu semuanya, lantas pola manajemen penyelenggaraan ini kamu pertahankan sampai dimana saja kamu harus pertahankan, harus bisa seperti ini. Kalau saya kasih 10 nggak mahal, nggak salah kira-kira, jadi saya kasih 10 plus” Semoga hasil ini bisa mendongkrak semua kegiatan kelas 6 ke depannya. Terimakasih Ayah. AaRum

Bu Susi: Siapapun yang Menguasai Samudra Dia Akan Menjadi Bangsa Yang Menguasai Dunia

0

Darussalam- Selasa (31/7) pagi, Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pandjiastusi, berkunjung ke Gontor. Bu Susi, panggilan akrab beliau, datang menggunakan Helicopter dan landing di Kampus Unida

Riangnya santri memegang ikan Tuna
Riangnya santri memegang ikan Tuna

Siman, disambut langsung oleh Rektor dan jajarannya. Setelah berfoto sebentar di Gedung Utama, rombongan Bu Susi melanjutkan ke Pondok Gontor.

Hadir dalam Rombongan Bu Susi, Ibu Dr. Ir. Rina, Kepala Badan Karantina dan Pengendalian Mutu KKP (BKIPM KKP), M.Si, Laksdya TNI (Purn) Dr. Widodo, Staf Khusus Menteri. Sesampainya di Gontor, rombongan Bu Susi disambut oleh Pimpinan Pondok, Rektor Unida Gontor, Ketua YPPWPM, Ketua Badan Wakaf, dan Ketua IKPM di Kantor Pimpinan.

Kunjungan ini merupakan kali kedua bagi beliau. Sebelumnya pernah di tahun 2016 dan sempat memberi kuliah umum untuk mahasiswa di Kampus Unida Gontor. Kali ini Bu Susi memberikan kuliah umum di depan santri dan guru-guru.

Bu Susi menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar menjadi poros maritim dunia. Indonesia memiliki garis pantai terpanjang kedua di Dunia setelah Kanada, Luas lautan lebih dari 5 juta 8 ratus km, dan merupakan negara kepulauan terbesar di Dunia. “Siapapun yang menguasai samudra dia akan menjadi bangsa yang menguasai dunia” Tegas Bu Susi. Sayangnya Indonesia belum bisa memaksimalkan potensi ini.

Bu Susi juga menjelaskan terjadi beberapa penurunan di beberapa sektor: jumlah nelayan, eksportir ikan, dan jumlah stok ikan nasional. Penyebab utamanya adalah pencurian ikan oleh asing yang sangat besar dan masif. Itulah yang membuat Menteri Susi berinisiatif untuk membuat jera para pencuri itu dengan instruksi yang sudah tidak asing lagi yaitu “Tenggelamkan!”.

Beliau juga meminta agar Gontor ikut andil dalam mendidik anak-anak penerus bangsa agar melihat lebih dalam laut kita. “Saya mengerti bahwa Gontor jauh dari laut, tidak ada urusan dengan laut, namun Gontor bagian dari institusi penting dari pendidikan bangsa, yang membesarkan bangsa ini. Maka harus sudah memulai new oriantation on the way filosofi hidup, belajar, mengajar, bekerja dan berkarya” Lanjut beliau diiringi tepuk tangan meriah dari para santri. Beliau menyarankan di Gontor dibuat fakultas perikanan dan fakultas kelautan.

Tidak hanya itu, kunjungan Bu Susi ini membawa ikan tuna sebanyak 5 ton. Sebagai hadiah dan juga bentuk kampanye tentang pentingnya memakan ikan. Terimakasih bu Susi. AaRum

Gontor Putri : Sambut Hari Raya Idul Adha dengan penuh kemeriahan

0

Takbir Keliling        Gontor Putri 1-  Hari Raya Idul Adha 1439 H yang jatuh pada hari Rabu (22/8) diperingati dengan penuh kemeriahan di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1. Seluruh santriwati dan segenap guru turut andil menyemaraki acara peringatan Idul Adha tanpa terkecuali, yaitu dengan mengikuti perlombaan perlombaan diantarannya lomba menghias rayon, lomba mading antar kelas lomba takbir antar rayon dan antar sektor guru. Malam menjelang Idul Adha seluruh santriwati mengikuti takbir keliling dengan diiringi kobaran obor obor yang menghangatkan selama takbiran berlangsung dan dilanjutkan dengan perkumpulan di Aula Auditorium untuk mendengarkan ceramah mengenai peristiwa dan hikmah dari Idul Adha.

      Momentum Idul Adha di Pondok Modern Darussalam Gontor bukan hanya bentuk perayaan semata, namun menjadi wadah yang tepat untuk menumbuhkan nilai nilai pengorbanan, perjuangan, dan keteladanan bagi santriwati, karena apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan oleh santriwati harus mengandung unsur pendidikan. “Anak anak diajarkan untuk mulai berkurban, banyak hewan kurban yang disembelih pada tahun ini yaitu sebanyak 22 ekor sapi dan 75 ekor kambing. Alhamdulillah semangat berkurban yang luar biasa, semua ini adalah pendidikan untuk anak  anak supaya belajar untuk berkurban. Berkurban yang terpenting adalah untuk kita didikan kepada anak anak, karena tidak ada perjuangan yang berhasil tanpa pengorbanan dan Gontor tidak akan jadi besar seperti ini tanpa adanya orang orang yang mau berkorban.”  Tutur Al-Ustadz K.H Ahmad Suharto, M.Pd.I dalam pidatonya.

           Shalat Berjam’ah Idul Adha yang diimami oleh Al-Ustadz KH. Ahmad Suharto, M.Pd.I dan khutbPenyembelihanah yang disampaikan oleh Al-Ustadz Muhammad Fathan Aziz, Lc. diselenggarakan di Lapangan depan Auditorium, jama’ah yang hadir terdiri dari masyarakat sekitar pondok, wali santriwati, mahasiswi UNIDA, seluruh santriwati dan  guru guru Gontor Putri kampus 1 dan 2. Acara dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban pertama oleh asatidz-asatidz . Audita_

Graduate Week Mengajarkan Santriwati Untuk Hidup Sehat Jasmani dan Rohani

0

Gontor Putri Kampus 2-Graduate Week merupakan perlombaan berbagai macam cabang olahraga antar angkatan yang diadakan oleh Bagian Olahraga Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM).

Acara yang berlangsung selama satu pekan ini bertujuan untuk menjaga kesehatan para santriwati. Karena hakikat sehat dalam kamus Pondok Modern Darussalam Gontor adalah sehat secara jasmani maupun rohani.Dengan motto Mensana in Corpore Sano yang berarti akal yang sehat terdapat pada tubuh yang sehat. Gontor  mendidik santriwatinya untuk selalu hidup sehat dan menjaga kesehatan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menguji kekompakan dan persatuan antar angkatan.

DSC_5101

Acara ini ditutup dengan senam massal yang diadakan di lapangan hijau Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 yang diikuti oleh seluruh santriwati dan dilanjutkan dengan pembagian hadiah. Dengan juara umum yang di raih oleh angkatan kelas Tiga Intensif. hasnab

Mendidik Kepemimpinan dalam Gladian Pinsa Pinru

0


Darussalam-Pramuka di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 meningkatkan kembali kualitas anggota mudanya melalui pelatihan Gladian Pinsa Pinru, Kamis (23/8). Adalah aktifitas tahunan, Gladian Pinsa Pinru menjadi ajang penggemblengan kepemimpinan yang dipartisipasi oleh anggota muda pramuka yang terpilih sebagai pratama dan pradana. Pratama dan pradana adalah ketua regu yang mewakili pasukan dan ambalan masing-masing yang ada di tiap Gugus Depan.

Pendidikan kepemimpinan diperlukan bagi pratama-pradana baru tersebut, mengingat bergantinya periode ketua lama, sehingga mereka mampu memimpin anggota regu dengan baik. Di dalam kegiatan inilah, dimana semua pratama-pradana diberikan mentor dan materi secara langsung oleh kakak tutor berisi penanaman nilai kepemimpinan yang baik serta teknik manajemen regu dan anggota. “Pemimpin tidak hanya pintar memimpin dan me-manage, pemimpin harus berani bertanggungjawab atas apa saja yang ada di dalam organisasi, dan yang terpenting adalah rasa keikhlasan yang besar,” ujar tutor yang menyampaikan materi.

Tak hanya pratama dan pradana saja, ialah turut meramaikan kegiatan ini anggota-anggota muda staff Koodinator. Bagian ini juga termasuk penting, karena staff Koordinator  merupakan salah satu bentuk keorganisasian yang bertugas untuk membantu organisasi Koordinator dan Gugus Depan Gerakan Pramuka untuk memajukan kegiatan pramuka di Darussalam.

Penyampaian materi saja tidak cukup untuk mengisi acara yang dilaksanakan dari hari Kamis sampai Jum’at ini. Berbagai kegiatan perkemahan seperti apresiasi film, cross country dan bermalam bersama menjadi pelengkap Gladian Pinsa Pinru sehingga peserta selalu terbakar oleh semangat dari awal acara sampai penutupan yang dilaksanakan pada Jum’at (24/8). Di akhir acara, dibagikan kepada masing-masing peserta selempang pramuka sebagai atribut wajib kebanggaan mereka para pratama dan pradana. AddienDSC_4750