PALANGKARAYA-Pada hari Ahad (15/4) K.H. Hasan Abdullah Sahal selaku Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor meninjau Tanah Wakaf seluas 300 ha di Desa Hampangin, Kab. Katingan, Kalimantan Tengah. Saat itu, H. Asep Sulaiman Sabanda sebagai wakif ikut mendampingi beliau dalam peninjauan tanah wakaf tersebut.

Tanah wakaf Gontor ini letaknya cukup jauh dari kota Palangkaraya. Karena perjalanan ke Lokasi menempuh waktu sekitar 3 jam. Lain dari pada itu, Mantan Bupati Katingan, H. Ahmad Yantenglie, S.H. beserta stafnya juga ikut mendampingi Kiai Hasan untuk meninjau lokasi. Sejauh ini tanah wakaf tersebut masih dalam bentuk tanah dan belum dibangun lembaga pendidikan. Pasalnya selain jaraknya jauh dari kota, tanah tersebut masih dalam bentuk hutan dan membutuhkan waktu lama untuk merintis lembaga pendidikan.
Selain meninjau tanah wakaf Gontor, Kiai Hasan juga sempat menghadiri acara Walimatu-l-Ursy keluarga Alm. Muhammad Tijani yaitu Al-Ustadz Ahya Ulumiddin, Lc. M.A. dan Ustadzah Amnah Tidjani, Lc. M.Th.I. di Jalan Garuda IV Palangkaraya (14/4). Pada acara tersebut, Prof. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. beserta rombongan dari keluarga Alm. K.H. Imam Zarkasyi juga ikut menghadiri acara walimah tersebut.
Pada malam harinya, Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) turut mengadakan acara Silaturrahmi dengan Kiai Hasan beserta rombongan dari Gontor. Acara ini menarik, karena banyak alumni yang hadir dalam even ini bahkan alumni yang berasal dari Banjarmasin pun juga tidak mau melewatkan acara ini. Acara ini digelar di Ball Room Hotel Global Palangkaraya. Saat acara para hadirin sangat antusias, khususnya saat mendengarkan wejangan dari Kiai Hasan.*akhifuad
Dalam pidatonya Kiai Hasan berpesan bahwa kekuatan umat Islam adalah jika kita selalu berpegang teguh kepada Allah SWT dan selalu berjalan bersama-sama. “Selama kita tidak takut kecuali kepada Allah dan tidak mengharap kecuali kepada Allah, kita bisa bersama, tetapi kalau salah satu kita atau na’udzubillah kita sudah takut kepada selain Allah dan mengharap kepada selain Allah, sulit kita bersatu, itulah yang membuat kita tidak bersatu,” ujar Kiai Hasan dalam pidatonya.








Untuk perlombaan selama tanggal (31/12) hingga tanggal (04/01) diselenggarakan didepan gedung Al- Azhar disetiap sorenya. Lalu, untuk acara puncak dari INCREDIBLE diselnggarakan di Auditorium Gontor Putri Kampus 3, pada hari Jum’at (05/01) hingga hari Ahad (07/01) yang diisi dengan babak final dari perlombaan yang telah dilalui sebelumnya. Dan acara yang begitu menakjubkan dan ditunggu-tunggu oleh seluruh santriwati Darussalam ialah pada Ahad malam yang diisi dengan Puncak INCREDIBLE dengan peserta keseluruhan oleh kelas 6 Inspiring Generation.