Karangbanyu- “Ini semua adalah ibadah, gerakanmu adalah ibadahmu, penampilanmu adalah ibadahmu, omonganmu adalah ibadahmu, jadi gerakanmu yang ada di panggung ini semuanya adalah unsur-unsur ibadah.” kata Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 3 membuka acara Laksana Gembira (LG) di Auditorium Gontor Putri Kampus 3 pada Jumat (9/3) lalu.
Laksana Gembira merupakan sebuah ajang unjuk kebolehan oleh 437 andika-andika Laksana yang terdiri dari siswi-siswi KMI Kelas 4 dan 3 Intensife. Sebagai upaya mempersatukan siswi kelas 4 dan 3 Intensife, acara ini berjalan dengan lancar. Dalam sambutannya, ketua Laksana gembira mengingatkan bahwa Indonesia diperjuangkan oleh para santri, dan santri pulalah yang memperbaiki tanah air ini.
Diawali dengan pembacaan ayat suci al-Quran dan diakhiri dengan pembagian hadiah perlombaan, acara ini terdiri dari beberapa unjuk aksi, diantaranya adalah: Choir, Tari Daerah, Tari Pramuka, Drama, Puisi Berantai, Kolaborasi Musik hingga Konser. Semua acara itu dikemas dalam tema kepramukaan yang tetap islami, seperti drama yang mengisahkan tentang perjuangan Bung Tomo beserta para pandu Indonesia dalam melawan sekutu Belanda.
Tidak hanya para santri, namun guru-guru hingga wali-wali santri hadir untuk menonton acara ini. Selain pertunjukan-pertunjukannya yang menarik, pembawa acara juga mampu membuat penonton tak henti-hentinya tertawa, sehingga selama acara berlangsung, Auditorium Gontor Putri Kampus 3 tidak pernah sepi dari sorak sorai penonton. Sesekali mereka juga ikut menyanyikan lagu-lagu atau yel-yel pramuka yang mereka hafal.
Satu minggu sebelum acara Laksana Gembira ini berlangsung, juga diadakan perlombaan bagi para andika laksana antar gudep. Di penghujung Laksana Gembira, diumumkan pemenang-pemenang perlombaan. Dan juara Umum perlombaan Laksana Gembira 2018 diraih oleh Gugus Depan 08-146. Seusai acara, dewan juri membacakan perolehan nilai dari tiap-tiap acara. Dan Laksana Gembira tahun ini emperolah total nilai 8,95. UmiKalsum
Di tengah-tengah acara tersebut pun, bersama para guru dan santri yang hadir, pada sesi hiburan Kiai Hasan mencotohkan bagaimana cara memainkan alat musik keyboard dengan baik, lagu yang dinyanyikan adalah lagu Oh Pondokku dan lagu Selamat Datang yang merupakan hasil karangan beliau sendiri. Terlihat dari raut wajah anak-anak pun sangat senang dan penuh bangga, melihat sosok Kiai mereka yang fenomenal itu juga mahir dalam memainkan berbagai alat musik, sangat membesarkan hati para guru dan santri yang hadir pada acara tersebut.
asi pondok ini. Agar dalam menjalani kegiatan di pondok ini, mereka tak hanya sekedar ikut-ikutan, namun mengerti betul maksud dan tujuannya. Hal di atas juga merupakan tujuan utama diadakannya Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy PMDG pada setiap awal Tahun Ajaran baru.