Home Blog Page 331

Berlatih Manasik Haji Di Gontor Putri Kampus 3

0

Karangbanyu – Ahad, (11/02/18) bertepatan dengan 25 Jumadal Ula 1439 H Kulliyatu-l-Mu’allimat Al-Islamiyah Gontor Putri Kampus 3 mengadakan Praktek Manasik Haji. Guna mematangkan kaidah manasik haji,  maka diadakanlah praktik khusus untuk kelas 1 Intensif. Praktik manasik dibimbing oleh pengajar pelajaran Fiqh kelas 1 Intensif  serta beberapa guru senior yang sudah berpengalaman dalam pelaksanaan haji ataupun umroh.

Praktik manasik berjalan selama tiga hari dengan bergilir per kelas setiap harinya dengan diikuti 330 santriwati. Santriwati mempraktekkan Rukun Haji : Ihram, Wukuf, Thawaf, Sa’yi, Tahallul. Adapun Wajib Haji diantaranya adalah :  Ihram dari miqot, Mabit di Muzdalifah, Mabit di Mina, Melempar Jumroh dan Thawaf  Wada’. Adapun tempat pelaksanaan dibeberapa tempat tertentu di dalam pondok yang telah ditentukan oleh Panitia.

Dalam praktek ini diharapkan santriwati bisa memahaminya dengan baik dan mengamalkannya dengan benar. Bacaan talbiyah “Labaikallahumma labbaik, labbaika laa syarika laka labbaik” santriwati menunjukan  semangat dan khusyu’nya  dalam mempraktekkan manasik. Usai melaksanakan praktek pada jam pertama dan kedua, santriwati beristirahat sebagaimana waktu yang telah ditentukan, kemudian masuk kelas belajar mengajar seperti hari sekolah semestinya. Hamid90

Micro Teaching Siswa KMI Gontor: Perluas Wawasan Siswa Sebelum Mengikuti Ujian Praktik Mengajar (‘Amaliyatu At-Tadrisi)

0

GONTOR-Sebelum dimulainya ujian Praktik Mengajar (‘Amaliyatu At-Tadrisi) di Pondok Modern Darussalam Gontor, Siswa Akhir KMI mengikuti acara Micro Teaching yang diadakan di Gedung Yaqzoh PMDG. Diadakannya acara ini guna memperluas wawasan siswa sebelum mengikuti Ujian Praktik Mengajar (‘Amaliyatu At-Tadrisi) pada hari Sabtu (17/2). Kegiatan ini juga menjadi Sunnah Pondok Modern Darussalam Gontor bagi siswa akhir. Selain itu juga menjadi syarat kelulusan bagi mereka.

Sebelum Micro teaching dimulai, para siswa mengikuti kegiatan review Amaliyatu At-Tadrisi selama 1 hari, Rabu (7/2). Dalam hal ini seluruh guru tahun ke-5 dikerahkan untuk memberikan orientasi ketat terkait buku “Tarbiyah ‘Amaliyah”. Orientasinya terbagi tiga. Pertama, penjelasan mendalam seputar “Ghardu al-‘Am, Ghardu al-Khas, dan Wasail al-Idhaah”. Kedua, “Khutwaatu Herbert”, dan ketiga, “Turuqu at-Tadris”. Berlangsung dari pukul 07.00–12.15 WIB.

Para Siswa saat mendengarkan penjelasan dari pengajar materi Muthala'ah dengan judul al-Ainu.
Para Siswa saat mendengarkan penjelasan dari pengajar materi Muthala’ah dengan judul al-Ainu.

Kemudian, pada Kamis (8/2) pagi diadakan Micro Teaching. Dari setiap akelompok Kelas 6 yang tahun ini berjumlah 18 kelas (6B–6S) ditentukan satu orang pengajar untuk Micro Teaching. Pelajaran yang diajarkan untuk pra-ujian ini adalah “Muthala’ah” dengan mengambil salah satu judulnya, yaitu “al-‘Ainu”. Masing-masing kelas dibimbing oleh guru-guru senior dan guru tahun ke-5 ke atas.

Selanjutnya, pada Ahad–Senin (11-12/2) digelar ulangan khusus materi Tarbiyah ‘Amaliyah, dibimbing langsung oleh Direktur KMI, K.H. Masyhudi Subari, M.A. Ulangan tertulis ini diselenggarakan di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM). *Aff

UTS Semester Genap UNIDA Gontor Berjalan Lancar

0

GONTOR—Tak terasa, proses belajar mengajar di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) sudah memasuki bulan Jumadal Akhir. Hal itu menandakan semakin dekatnya waktu Ujian Semester 2 di Kulliyyatu-l-Mu’allimin al-Islamiyyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor. Setelah sebelumnya para santri menghadapi Ulangan Umum Semester 2, mulai hari Sabtu (10/2) giliran para guru, yang sekaligus menjadi mahasiswa Universitas Darussalam Gontor menghadapi Ujian Tengah Semester (UTS) Semester Genap tahun ajaran 2017-2018. Sebelum memasuki ruang ujian pada hari pertama, para mahasiswa mengikuti apel pembukaan, dimana Dr. H. Hidayatullah Zarkasyi, M.A. menyampaikan beberapa hal terkait urgensi diselenggarakannya UTS kali ini.

Ujian Tengah Semester dilaksanakan selama 6 hari, dimulai pada hari Sabtu (10/2) sampai hari Kamis (15/2). Setiap hari ada 3 jam waktu ujian, yakni jam pertama pada pukul 15.45-16.45, jam kedua pada pukul 19.00-20.00, dan jam ketiga pada pukul 20.00-21.00. Gedung Rabithah lantai 2 menjadi ruangan yang digunakan untuk UTS kali ini, dengan 2 orang pengawas di setiap kelasnya. Selama 6 hari terebut, para mahasiswa mengikuti Ujian dengan tertib dan lancar.

Sebagaimana telah menjadi ketentuan di Gontor, bahwa jadwal pengadaan perkuliahan bagi para mahasiswa guru haruslah disesuaikan dengan kegiatan para santri di Pondok. Sehingga, jika dibandingkan dengan waktu perkuliahan di kampus luar, UNIDA kampus Gontor terhitung lebih awal dalam menyelenggarakan Ujian Tengah Semester. Meskipun begitu, para mahasiswa tetap antusias dalam mengikuti kegiatan perkuliahan yang menjadi salah satu kewajiban bagi mereka dalam mengabdi kepada PMDG. Semoga dengan lancarnya UTS semester genap ini, menjadi pemacu semangat bagi para mahasiswa untuk belajar lebih giat dalam bangku perkuliahan, disamping aktivitas mereka yang padat dalam mengajar dan membantu Pondok.brada

Unjuk Kebolehan, Santri Gontor Adakan Acara Penampilan Teater dan Musik dalam Satu Panggung

0

IMG_7205Darussalam- Pada hari Jum’at (9/02), Pondok Modern Darussalam Gontor kembali diramaikan dengan acara apresiasi seni yang diadakan oleh sanggar teater ARMADA (Association of Reanimation Moslem Artist Darussalam) bekerjasama dengan sanggar musik DAMS (Darussalam Musician), bertempat di halaman Balai Pertemuan Pondok Modern Gontor.

Diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh santri Pondok Modern Gontor, acara yang bertajuk ARMADAMS tersebut berlangsung meriah dan mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Hadir dalam acara tersebut, salah seorang putra Pimpinan Pondok Gontor, Al-Ustadz Zulfahmi Syukri Zarkasyi, yang turut memberikan sambutan pada awal acara.

“Ini lebih dari sekedar ajang latihan ataupun show, namun lebih untuk merajut ukhuwah,” kata Al-Ustadz Zulfahmi dalam sambutannya.

Dalam acara yang berdurasi 4 jam tersebut, para santri peserta menunjukkan kebolehannya diantaranya: puisi, band, pantomime hingga drama, semua dikemas dengan nilai islami. Berbagai penampilan dibawakan dengan isu terkini namun masih terbalut dengan nuansa seni, seperti beberapa santri yang membawakan puisi dengan tema “Palestina” dan penampilan band yang membawakan musik “Gaza to Night”.

Sorak-sorai para hadirin yang mayoritas para santri juga ikut meramaikan acara, tak pelak gerai tawa, air mata bahkan standing aviation juga mengiringi acara tersebut. Terdapat pula seorang wali santri yang secara kebetulan menonton acara tersebut, tersenyum salut atas keberanian mereka yang langka dan tidak mudah untuk dilakukan.

“Wah ini hebat, tidak akan kalah dengan para profesional apabila mereka tampil,” ujar salah seorang wali santri.

Melihat suksesnya acara, salah seorang pembimbing, Al-Ustadz Masau Dito, menceritakan bagaimana persiapan acara pentas seni dari latihan hingga persiapan tampil. ARMADA dan DAMS berhasil membuat sebuah karya, walaupun di dalamnya tetap ditemukan banyak kekurangan yang harus dievaluasi.

“Kami bersyukur diizinkan untuk mengadakan acara pentas seni, sehingga kami tetap bisa belajar dan berlatih dari atas pangung,” kata Ustadz Masau.

“Dari acara kecil ini, kami mempersiapkan para santri untuk berlatih untuk mempersiapkan diri dalam acara Drama Arena dan Panggung Gembira yang skalanya lebih besar,” tambah Al-Ustadz Masau. Ahsy

Bentuk Jiwa Kemandirian Gontor Adakan Perkemahan Kamis Jum’at

0

Gontor – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menyelenggarakan Perkemahan Kamis-Jum’at (Perkajum) untuk para santrinya. Ini merupakan satu momen yang sangat ditunggu oleh para santri pecinta pramuka. Tujuan diadakannya acara tersebut adalah membentuk jiwa  kemandirian, kemasyarakatan, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap alam dan peduli terhadap sesama, sehingga mereka dapat hidup mandiri dan menjadi orang yang selalu memberi manfaat dan pengaruh positif terhadap masyarakat dimanapun mereka berada.

Acara Perkajum dibuka oleh Al-Ustadz M. Afif Chamidi, S.Th.I dengan Upacara Pelepasan Kontingen yang diadakan pada Kamis siang (8/2), depan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) pukul 14.00 WIB. Setelah upacara, satu demi satu kontingen berjalan rapi menuju bumi perkemahan (buper) yang bertempat di desa Wilangan, dengan diiringi lagu dan yel-yel andalan dari tiap-tiap POT, suasana panas pada siang hari itu berubah menjadi sejuk dan rindang.

Setibanya di buper, seluruh peserta segera mendirikan tenda untuk beristirahat pada malam harinya. Pukul 20.30, Penampilan Pentas Seni pada acara Malam Unggun Gembira oleh santri-santri gontor dimulai. Acara pentas seni meliputi: Marawis, Nasyid, Perbeda, Persada, MBGND, Tari Papua, Tari Sintuwu Poso, Puisi, dan Drama. Acara pada malam itu ditutup dengan api unggun yang menghangatkan suasana.

Esok harinya, Jum’at pagi (9/2), seluruh peserta perkajum mengadakan senam bersama di lapangan buper, dilanjutkan dengan sarapan pagi dan hiking untuk menguji kekompakan tiap-tiap kelompok. Seusai shalat Jum’at, para peserta segera melakukan pembersihan total tempat pentas seni juga buper, lalu kembali menuju pondok untuk meneruskan kegiatan seperti biasanya. Muis

Tarbiyah Amaliyah syarat kelulusan siswi akhir KMI

0

Mantingan- Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1 mengadakan kegiatan Tarbiyah Amaliyah. Kegiatan Tarbiyah Amaliyah ini merupakan syarat kelulusan bagi seluruh siswa dan siswi akhir  KMI tanpa terkecuali, dan merupakan bekal dalam melaksanakan praktek mengajar, sehingga mereka semua sudah siap mengajar ketika lulus.

Tarbiyah Amaliyah Perdana
Tarbiyah Amaliyah Perdana

Kegiatan Tarbiyah Amaliyah tahun ini, dilaksanakan pada tanggal 4 Februari 2018 yang diikuti oleh seluruh siswi akhir KMI. Sebelum pelaksanaanya, seluruh musyrif dan musyrifah serta seluruh siswi kelas 6 menjalani beberapa kegiatan sperti Review materi Tarbiyah, nasehat oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor yang disampaikan oleh K.H. Syamsul Hadi Abdan, dan beberapa pengarahan yang disampaikan oleh Bapak Wakil Pengasuh Pondok Modern  Darussalam Gontor Putri 1 Al-Ustadz  K.H. Ahmad Suharto M.Pd.I dan Direktur  KMI  Pondok  Modern Darussalam Gontor Putri 1 Al-Ustadz K.H. Fairuz Subakir Ahmad, M.A.

Tarbiyah Amaliyah Perdana dilaksanakan di empat tempat yaitu, di Aula Auditorium Gontor Putri kampus 1 oleh Faustina Eileen Bashira siswi KMI kelas 6B, di Aula Kulliyatul Banat Gontor Putri kampus 1 oleh Laily Pratiwi siswi KMI kelas 6C, di lantai 3 Gedung Alighart oleh Adinda Muhariani Permata Hasla siswi KMI kelas 6D, dan di lantai 3 Burjul Fathi oleh ‘Aulia Rachma siswi KMI kelas 6B. Auzya

Pimpinan PMDG Resmikan Stadion Unida Gontor Siman

0

Siman-Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), K.H. Hasan Abdullah Sahal dan K.H. Syamsul Hadi Abdan resmikan Stadion Universitas Darussalam Gontor. Stadion ini dibangun di utara Masjid Jami, di barat gedung Utama. Ukuran lapangan stadion ini sesuai dengan standar lapangan internasional, rumputnya baik,  dan juga menghadap Utara-Selatan sehingga pemain tidak terganggu dengan matahari (terbit dan tenggelam). Walau demikian, stadion ini masih terbilang sederhana, karena masih belum ada tribun penontonya. Selain Pimpinan Pondok, hadir pada acara ini Rektor Unida Gontor, Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. beserta jajarannya, dekan-dekan fakultas dan dosen-dosen lainnya

Kiai Hasan mengatakan, dalam sambutannya, bahwa inilah pondok dan inilah universitas, punya kegiatan olahraga, kesenian, keterampilan dsb. sehingga bisa mengexplore bakat-bakat sesuai dengan minatnya masing-masing.

Peresmian ini dimeriahkan dengan pertandingan persahabatan antara Persema Malang dengan Unida Gontor FC. Pertandingan ini berjalan seru dan menarik. Kedua kubu saling jual beli serangan, namun harus diakui Persema Malang jauh lebih unggul. Skor akhir 5-1 dimenangkan oleh Persema Malang. AaRum

UMRAH BERSAMA BAPAK PIMPINAN DAN KELUARGA PONDOK MODERN DARUSSALAM GONTOR TAHUN 1439/2018

0
Telah dibuka pendaftaran untuk umum “UMRAH BERSAMA BAPAK PIMPINAN DAN KELUARGA PONDOK MODERN DARUSSALAM GONTOR” Paket 9 hari Tanggal 10 Mei-18 Mei 2018/24 Sya’ban-2 Ramadhan 1439, dengan rincian sebagai berikut :
A. BIAYA
Rp. 25.500.000 (harga sewaktu-waktu dapat berubah)
Biaya termasuk:
1. Tiket Pesawat PP
2. Perjalanan Gontor-Solo PP
3. Visa Umrah
4. Makan 3x Sehari
5. Air Zam zam @ 5 Liter
6. Muthowwif dan Guide berpengalaman
7. City Tour selama di Madinah, Makkah, jeddah
8. Airport Tax Handling dan Perlengkapan ( Koper bagasi, Tas Tenteng, Tas Paspor, Tas Sandal, Buku Doa, kain Ihram, Mukena, Kain Seragam, ID Card )
Biaya tidak termasuk:
1. Pembuatan Paspor
2. Suntik Miningitis
3. Pengurusan Surat Mahrom Bagi Wanita dibawah 45 tahun yang berangkat sendiri dan laki-laki di dibawah 18 tahun yang tidak berangkat dengan ayahnya.
4. Pengeluaran Pribadi (laundry, telp, kelebihan bagasi dll)
5. Biaya Progresif bagi jama’ah yang sudah pernah berangkat umrah terhitung tahun 1438 H, senilai 2000 Real / Rp. 7.500.000
B. HOTEL
Oulayan Ajyad (Makkah) & Royal Inn An-Nuzul (Madinah)
C. PENERBANGAN
Garuda Airlines 972 Solo-Jeddah-Madinah/Jeddah-Solo
D. TEMPAT PENDAFTARAN
Kantor Staf Pengasuhan Santri PMDG, Gedung Tunis lt. 1
E. KONTAK
1. Al-Ustadz Dr. H. Mulyono Jamal, M.A. (081335674845)
2. Al-Ustadz Yus Arija Shobri, S,Pd. (082334801634)
NB : PENDAFTARAN INI DIBUKA UNTUK UMUM
Panitia Umrah Pondok Modern Darussalam Gontor 1439

Praktik Mengajar Siswa Akhir KMI 2018

0

GONTOR–Genderang Perang telah dibunyikan, kalimat yang tepat untuk menggambarkan keadaan Siswa Akhir Kulliyatu-l-Mu‘allimin Al-Islamiyyah (KMI) 2018 (Inspiring Generation) saat ini. Ujian Siswa Akhir KMI Gelombang Kedua resmi dilaksanakan dengan dibukanya sesi Praktik Mengajar ‘al-Tarbiyah al-‘Amaliyah’. Tahap ini merupakan yang pertama sebelum Inspiring Generation menghadapi Ujian Lisan dan Ujian Tulis. Sabtu, (10/2) pagi, K.H. Syamsul Hadi Abdan selaku Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PM. Gontor) memberikan pesan dan nasihatnya kepada Inspiring Generation dalam pertemuan perdana yang membahas ‘al-Tarbiyah al-‘Amaliyah di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM).

Al-Tarbiyah al-‘Amaliyah merupakan ujian praktik mengajar dengan metode tertentu, satu orang santri diuji menjadi pengajar, dan beberapa santri lainnya memperhatikan sekaligus bertugas mengkritik dan memberikan saran setelah kegiatan usai dilaksanakan. Saran dan kritik akan diolah lebih lanjut oleh Pembimbing tiap klub al-Tarbiyah al-‘Amaliyah, dan akan menjadi rujukan penilaian tiap Siswa Akhir dalam kelayakan mereka menjadi guru setelah keluar menjadi alumni PM. Gontor.

Setelah Pesan dan Nasihat disampaikan, Inspiring Generation masih memiliki tiga hari untuk pengarahan praktik mengajar materi yang sudah mereka pilih beberapa pekan sebelumnya. Pengarahan tersebut berjalan lancar, dan diisi oleh asatidz senior, seperti Ustadz Muhammad Nur, Pelajaran Khot; Ustadz Farid Sulistyo, Pelajaran Al-Quran dan Tarjamah; Ustadz Noor Syahid, Pelajaran berbahasa Inggris, dan Ustadz Sutrisno Ahmad, Pelajaran al-Mahfudzot dan al-Muhadatsha.

Setelah review materi Praktik Mengajar diadakan, Inspiring Generation mengikuti Ujian Ulang (al-Muraja‘ah). Selama dua hari, Inspiring Generation diuji dengan soal-soal mengenai review tersebut. Ujian mendapat hasil memuaskan, berhubung Inspiring Generation dapat melampui hasil ujian pada tahun sebelumnya yang dipersentasikan naik 1,76% atau dari 9,25 menjadi 9,35. Awal yang baik untuk memompa semangat menghadapi ujian kali ini.

Di akhir acara, H. Farid Sulistiyo, Lc, selaku Wakil Direktur KMI mengumumkan delapan orang Siswa Akhir KMI yang mendapat kesempatan menjadi Perdana dalam Praktik Mengajar. Mereka adalah; Ahmad Radhitya Rahmat, Zakaria Adjie Pangestu, Azhar Ilham Haliwungan, Naufal Ulya. Fanhas Midari Abdillah, Abdurrahman Al-Azizi, Firdaus Tree Aditiansyah, dan Mohammad Salman. Tantangan yang lebih besar dihadapkan ke delapan orang tersebut, karena mereka akan dilihat dan dikritik oleh lebih dari seratus orang di tempat masing-masing.

Ujian Praktik Mengajar berjalan selama sembilan hari; tiga hari untuk Praktik Mengajar satu orang, dan sisanya untuk dua orang. Seluruh Siswa Akhir KMI dibagi menjadi 51 kelompok, dan akan diuji kerjasama timnya dalam kegiatan ini. Keadaan bisa langsung berubah 180 derajat di luar dan dalam ruang kelas ujian, karena di luar ruangan tiap tim harus membantu pengajar dalam kesuksesan mengajarnya, tetapi di dalam ruangan semua anggota tim siap mengkritik pengajar demi poin tambahan yang akan didapatkan anggota kelompok selain pengajar bila kritikan yang disampaikan diterima asatidz pembimbing.

Awal yang baik tidak menjamin akhir yang baik untuk tiap hal, Inspiring Generation membutuhkan limpahan do‘a yang akan membantu mereka dari perspektif spiritual, selain persiapan tiap individu dalam kegiatan ini. Semoga rentetan ujian ini dapat menuai harapan yang diinginkan ke depannya.

Karantina Siswa Akhir KMI 2018

0

PEACE COUNTRY–Ujian Siswa Akhir Kulliyatu-l-Mu‘allimin al-Islamiyah (KMI) 2018 (Inspiring Generation) Gelombang Kedua membutuhkan persiapan fisik, akademis, mental, dan spiritual yang matang dalam menghadapinya. Setelah beberapa hari lalu resmi melepas amanat dalam keorganisasian, Inspiring Generation harus segera menyiapkan bekal menuju Ujian Siswa Akhir KMI Gelombang kedua yang diperkirakan akan datang beberapa hari lagi. Ujian yang akan dihadapi terbagi menjadi tiga fase; Ujian Praktik Mengajar, Ujian Lisan, dan Ujian Tulis. Ujian ini menjadi penutup perjuangan Inspiring Generation dalam masa belajar di Pondok Modern Darussalam Gontor (PM. Gontor).

Untuk mengintensifkan kegiatan belajar Inspiring Generation di luar kelas, PM. Gontor melalui Staf Pengasuhan Santri adakan Karantina di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM). Event ini bertujuan untuk mengontrol kegiatan dan miliu kehidupan Inspiring Generation, agar bisa lebih fokus belajar dalam menghadapi ujian.

Cara ini dinilai efektif untuk mengkondusifkan kegiatan belajar santri, mengingat karantina juga diadakan di tahun-tahun sebelumnya. Acara difasilitasi dengan peralatan kebersihan, tempat air minum, dan juga karpet, agar lebih nyaman ditempati. Karantina tahun ini diadakan sebanyak dua gelombang; Gelombang Pertama selama 18 hari, terhitung mulai hari Senin, 22 Januari sampai Kamis, 8 Februari; dan Karantina Gelombang Kedua selama 27 hari, mulai dari hari Kamis, 15 Februari sampa Selasa, 13 Maret 2018.

Selama karantina, Inspiring Generation akan disibukan dengan berbagai macam kegiatan yang telah disusun Panitia Kegiatan Siswa Akhir KMI (PKSA), di antara kegiatan tersebut adalah Senam Bersama, Lari Pagi, al-Tau‘iyyah al-Diniyyah dari Pimpinan Pondok dan Guru Senior, Membaca Al-Qur’an, dan masih banyak lagi.

Di tempat Karantina, juga didirikan kafe yang dijaga oleh Pembimbing Inspiring Generation, terletak di bagian belakang sebelah timur area karantina. Menu yang ditawarkan cukup variatif. Diharapkan dengan upaya kali ini, Inspiring Generation dapat mencetak sejarah baru dalam bidang akademis khususnya, dan menjadi generasi yang menginspirasi adik-adik kelas yang akan memegang estafet perjuangan selanjutnya.