Home Blog Page 332

Latihan Pengembangan Kepemimpinan 2018

0
Pembukaan Latihan Pengembangan Kepemimpinan 2018 oleh Ust. Umar Sa'id Wijaya, S.Ag
Pembukaan Latihan Pengembangan Kepemimpinan 2018 oleh Ust. Umar Sa’id Wijaya, S.Ag

Melahirkan pemimpin yang jujur, cerdas, berbudi luhur, dan dapat dicontoh oleh seluruh anggotanya adalah harapan seluruh Bangsa. Ahad, (11/2) Gontor Putri Kampus 2 mengawali Latihan Pengembangan Kepemimpinan yang didakan oleh Bagian Koordinator Gugus Depan dengan bimbingan Mabikori. Sore itu, suasana terlihat sangat mendukung acara tersebut, dengan kelembutan sinar matahari yang tampaknya sangat bersahabat, pembukaan acara ini diadakan di depan Rayon Damaskus dan dibuka oleh Bapak Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 2, Al-Ustadz H. Umar Sa’id Wijaya, S.Ag dan dilanjutkan do’a oleh Bapak Wakil Direktur KMI Al-Ustadz Drs. H. Muhammad Fauzi, M.Ud.

Seluruh anggota terlihat semangat dan antusias. Dengan harapan yang selaras dengan cita-cita PMDG yaitu mencetak generasi pemimpin yang bermanfaat bagi umat Islam dan Bangsa Indonesia. Anggota terdiri dari 189 peserta yang terdiri dari kelas 4 dan 3 Intensif KMI, angkatan dimana pada tahun yang akan datang mereka dituntut menjadi orang dewasa, yang dapat memutuskan seluruh perkara, dapat memotivasi, dan dapat berkontribusi positif demi meningkatkan kualitas generasi yang akan datang.

Malam kebersamaan api Unggun Latihan Pengembangan Kepemimpinan 2018
Malam kebersamaan api Unggun Latihan Pengembangan Kepemimpinan 2018

Acara ini berlangsung selama lima hari ahad s.d. kamis, hari demi hari mereka lewati dengan pembekalan guna PPL (Praktik Pengayaan Lapangan) yang akan mereka sampaikan dipenghujung acara LPK. PPL diadakan pada hari kamis sore dan menggunakan metode micro teaching, dimana masing-masing peserta menyampaikan materi kepada 4-6 andika pramuka. Dengan persiapan yang matang yang dibimbing oleh Mabigus pada tiap Gugus Depannya.
Akhir acara ini adalah malam Api Unggun dan dilanjutkan dengan renungan malam. Api Unggun berlangsung di lapangan hijau PMDG Putri Kampus 2, dengan semarak yel-yel antar unit dan penampilan yang diapresiasikan dengan sangat kreatif oleh masing-masing perwakilannya. Adapun unit tersemangat dalam acara ini adalah unit 2. -Erwin-

Direktur Musium Al-Qur’an dan Asmaul Husna Masjidil Haram Syeikh Talal bin Yousef berkunjung ke Gontor

0

GONTOR-Kamis (8/2), Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kedatangan tamu dari Madinah Al-Munawwaroh Syeikh Talal bin Yousef Suwail selaku Direktur Musium Al-Qur’an dan Asmaul Husna yang berada di kawasan Masjidil Haram. Selain itu, beliau juga menjabat sebagai Direktur Perusahaan Telekomunikasi di kota Madinah, dan sering kali mengisi ‘alaqoh kajian ilmu di beberapa masjid di sekitar Universitas Islam Madinah (UIM).  

Kamis dini hari (7/2), Syekh Talal bersama Al-Ustadz Andri (Alumni Gontor 2008, lulusan UIM) tiba di Pondok dan bermalam di Guest House Wisma Darussalam. Setelah sarapan, beliau bersama Al-Ustadz Andri berkunjung ke UNIDA (Universitas Darussalam) dan Gontor Kampus 2 guna melihat suasana belajar mengajar santri di pagi hari. Pukul 16.00 WIB, Syekh Talal bersilaturrahim dengan Pimpinan, Ketua Lembaga Pondok dan Anggota Badan Wakaf di Kantor Pimpinan, “Ini adalah kali pertama saya datang ke Gontor, saya sangat senang dapat bersilaturrahim dengan keluarga dan Pimpinan Pondok. Selama saya mengisi ‘alaqoh kajian-kajian ilmu di beberapa masjid di Madinah, sering kali saya dapatkan jama’ah saya yang berasal dari Indonesia yang mayoritas dari mereka adalah murid di UIM. Ketika saya bertanya kepada mereka, “أية الدولة الإسلامية أعظم في هذه الدنيا؟ فقالوا: إندونيسيا أعظم الدولة الإسلامية في هذه الدنيا”. Sejak itulah timbul keinginan saya untuk datang ke Indonesia, dan Alhamdulillah saat ini saya bisa sampai di Indonesia. Saya sangat bahagia, kemarin saya sempat bertemu dengan Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan saat ini bertemu Pimpinan PMDG.” Ujar Syeikh Talal bin Yousef. Di akhir pertemuan, Syeikh Talal menyerahkan kenang-kenangan kepada Pimpinan Pondok berupa karya kaligrafi bertuliskan 99 Asmaul Husna beserta penjelasannya.

Syekh Talal Berpidato di depan Seluruh Santri PMDG setelah Shalat Maghrib Berjama'ah.
Syekh Talal bin Yousef Suwail Menyampaikan Tausiyah di depan Seluruh Santri PMDG setelah Shalat Maghrib Berjama’ah.

Seusai shalat maghrib, Syeikh Talal menyampaikan tausyiah dihadapan seluruh santri. Beliau menuturkan bahwa ada 3 hal penting dari akhlak seorang penuntut ilmu, yang pertama As-Shidqu (Yakin), yang kedua As-Shobru (Sabar), dan yang terakhir Ar-Rohim (Penyayang). Terlihat para santri khidmat mendengarkan tausyiah hingga waktu Isya tiba. Kemudian Syeikh Talal segera menuju Guest House Wisma Darussalam guna beristirahat dan bersiap melanjutkan perjalanan menuju Lombok pada esok harinya. rukh

Anggota Badan Wakaf Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Kiai Nasir Zein

0

JAKARTA-Pada Ahad lalu (11/2), K.H. M. Nasir Zein -salah seorang anggota Badan Wakaf Gontor- melangsungkan resepsi kedua pernikahan putrinya, dr. Sofwah Nisana dengan dr. Harimunsyi Anugerah Pratama di Hall Masjid At-Tiin TMII, setelah sebelumnya kedua mempelai melaksanakan akad dan resepsi pertama di Ponpes Rafah, Bogor pada hati Jum’at dan Sabtu (9-10/2).

Dalam kesempatan ini, hadir 5 orang anggota Badan Wakaf PMDG: Drs. K.H. M. Akrim Mariyat, Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, K.H. Hasan Abdullah Sahal, K.H. Syamsul Hadi Abdan, Resepsi tersebut dihadiri oleh sekitar ratusan orang dari teman, kerabat, maupun keluarga kedua mempelai. Agenda tersebut berlangsung dengan meriah, diawali dengan sesi sambutan dari pihak tamu, Dr. Hidayat Nur Wahid dan do’a oleh K.H. Hasan Abdullah Sahal. Acara dilanjutkan dengan jabat tangan dan perfotoan bersama segenap tamu undangan.

Turut hadir pula dalam acara tersebut tokoh ulama seperti Prof. Dr. K.H. Din Syamsuddin, Gubernur DKI Jakarta beserta Wakilnya, Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Uno, dan Dubes Indonesia untuk Azerbaijan, Dr. Husnan Bey Fananie. sand88

Kiai Hasan Hadir dalam Peresmian Masjid Arif Nurul Huda Polda Jatim

0

Surabaya- Setelah menghadiri Pernikahan Putri salah satu Anggota Badan Wakaf Gontor di Jakarta, K.H. Hasan Abdullah Sahal langsung berangkat menuju Surabaya guna menghadiri acara Peresmian Masjid Arif Nurul Huda. Kiai Hasan sampai di Surabaya pada hari Senin (12/2) sehari sebelum acara. Di Hotel Kiai Hasan sempat ditemui Kapolsek Mlarak untuk silaturahim dan mengucapkan terimakasih atas kehadiran beliau.

Masjid yang didirikan di bawah kepemimpinan Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin ini selesai dibangun dalam 10 bulan. Berdiri di atas tanah seluas 2.000 m2 , masjid ini sanggup menampung sekitar 1.600 orang. Sebelumnya, masjid lama yang dipakai Polda tidak bisa menampung sebanyak itu sehingga ketika shalat Jum’at harus menggunakan terop dan karpet tambahan.

Masjid ini diresmikan langsung oleh Kapolri, Jendral Polisi Tito Karnavian, juga dihadiri oleh Utusan Khusus Presiden, Prof. Din Syamsuddin, Gubernur Jatim, Soekarwo, Walikota Surabaya, Ir. Tri Rismaharini, M.T dan pejabat-pejabat lainnya.

Kapolri kagum dengan kemegahan masjid baru ini dan menilai masjid yang diresmikan hari ini adalah yang salah satu masjid terbaik di lingkungan Polri se-Indonesia. Kapolri menjelaskan Masjid Arif Nurul Huda ini bersaing sedikit dengan masjid di Polda Metro Jaya. “Polda Jawa Timur nomor 1. Insya Allah masjidnya juga nomor 1,” tuturnya. Polda Jatim adalah Polda terbesar Se-Indonesia yang menaungi 43 juta jiwa. AaRum

Kiai Hasan Hadiri Musyawarah Besar Antarpemuka Agama di Jakarta

0

Jakarta- K.H. Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menghadiri undangan acara Musyawarah Besar Pemuka Agama untuk Kerukunan Bangsa (MBPA-KB) di hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta. Acara ini diadakan selama 3 hari, dari tanggal 8 – 10 Februari, namun karena ada kesibukan di Pondok, Kiai Hasan baru hadir pada hari Jum’at (9/2) malam.    Acara ini diselenggarakan oleh Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban (UKP-DKAAP). Musyawarah antaragama-agama ini mengusung tema “Rukun dan Bersatu, Kita Maju”.

Musyawarah ini membahas 7 isu pokok. Pertama, terkait bagaiamana pandangan serta sikap umat beragama tentang NKRI yang berdasarkan Pancasila. Kedua, pandangan sikap umat beragama tentang cinta Tanah Air yang Berbhinneka Tunggal Ika. Ketiga, pandangan serta sikap umat beragama tentang pemerintahan yang sah berdasarkan konstitusi. Keempat, prinsip-prinsip kerukunan antar umat beragama. Kelima, penyebaran agama serta isu pendirian rumah ibadah. Keenam, membahas faktor intra agama, hubungan antar kelompok dalam satu agama. Serta ketujuh, faktor-faktor non agama yang bisa memperbarui ketakrukunan.

Acara ini dihadiri oleh 450 pemuka agama dari seluruh Indonesia. Hasil dari musyawarah ini akan menjadi rekomendasi untuk diajukan kepada Presiden Joko Widodo.  UKP-DKAAP Prof Din Syamsuddin mengatakan, forum ini dimaksudkan sebagai ajang silaturrahim dan dialog dari hati ke hati para pemuka agama-agama. Terutama untuk membahas masalah-masalah yang ada guna mewujudkan kerukunan bangsa.

Rentetan acara ini ditutup dengan acara PBB “World Interfaith Harmony Week 2018” pada hari Ahad (11/2) di Gedung Jakarta Convention Center, Plenary Hall. AaRum

Peningkatan Bahasa Inggris Di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1

0

Gontor Putri Kampus 1- Gontor selalu meningkatkan segala kegiatan yang ada di dalamnya. Dalam rangka peningkatan bahasa Inggris, staf LAC bekerjasama dengan staf KMI dalam mengadakan pelatihan TOEFL untuk para pelatih yang dilatih langsung oleh Al-Ustadz Zafrullah. Pelatihan ini diikuti oleh 35 orang dari ustadzah yang diadakan pada hari Sabtu, 27 Januari 2018 sampai dengan hari Rabu, 31 Januari 2018. Di dalam pelatihan ini, para peserta diajarkan untuk mampu memahami dan mengerjakan pertanyaan-pertanyaan TOEFL dengan mudah dan cepat.

Sebagai follow up dari pelatihan ini, maka diadakanlah pelatihan TOEFL untuk seluruh santriwati kelas lima Gontor Putri Kampus 1. Acara ini diadakan selama dua minggu yang pelatihnya merupakan para ustadzah yang telah dilatih kecakapannya.  Materi yang diajarkan adalah skill dari Reading, Listening, dan juga Structure.

Adapun rangkaian acara lainnya yang merupakan peningkatan bahasa Inggris, yaitu English Super Camp (ESC). English Super Camp adalah salah satu kegiatan dimana sekelompok santriwati yang telah memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik disatukan dan dibimbing untuk  meningkatkan kemampuan mereka. Jumlah santriwati yang ada pada kelompok perdana adalah 40 santriwati. Mereka dikarantina, dilatih, dan dibimbing selama dua minggu oleh para ustadzah yang memiliki kemampuan lebih dalam berbahasa Inggris secara intensif. Setelah selesai dari masa ini, para santriwati akan diuji dan diwisuda sesuai kemampuan yang telah mereka capai. Lalu, mereka akan disebarkan kembali ke seluruh rayon untuk mengaplikasikan ilmu mereka kepada seluruh santriwati. Program ini akan dilakukan secara berkala, agar kemampuan bahasa Inggris santriwati Gontor Putri Kampus 1 pun semakin meningkat dan membaik. Fayra

Pembukaan ‘Amaliyah Tadris Putri Kampus 3

0
Pengarah oleh Bapak Wakil Direktur KMI
Pengarah oleh Bapak Wakil Direktur KMI

Karangbanyu- Setelah sebelumnya, diadakan Ujian Tarbiyah Amaliyah kelas 6, Ahad, 25 Jumadal Ula 1439 H/11 Februari 2018 diadakan Pembukaan Tarbiyah Amaliyah di Auditorium Gontor Putri Kampus 3 yang diikuti oleh seluruh Siswi Akhir KMI 431 Siswi dan seluruh Pembimbing ‘Amaliyah Tadris dari Guru Senior, Sarjana dan Pra Sarjana berjumlah 77 Guru, yang akan membimbing Siswi Akhir KMI dalam praktek mengajar. Praktek mengajar merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh Siswi Akhir KMI, sehingga seluruhnya harus lulus dalam praktek mengajar ini. Dari sinilah akan tercetak calon-calon guru inspirator umat yang siap menginspirasi dunia.

Pembukaan ini merupakan awal langkah calon-calon Guru yang akan berjuang kurang lebih 2 Bulan agar menjadi Generasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Pembukaan oleh Bapak Wakil Direktur KMI Gontor Putri Kampus 3, Al-Ustadz. Muhammad Abdullah Bajuri, Lc mengawali pembekalan kelas 6 sebelum melakukan Praktek Mengajar. Dilanjutkan dengan pengarahan oleh Bapak Wakil Pengasuh, Al-Ustadz. H. Suwarno TM, S.Ag menyampaikan beberapa hal mengenai Sejarah didirikannya KMI serta beberapa hal mengenai mu’allim al-haqiqi.

Pemberian Surat Kepada Salah Satu Siswi 'Amaliyah Perdana
Pemberian Surat Kepada Salah Satu Siswi ‘Amaliyah Perdana

Seluruhnya menyimak dengan seksama pengarahan tersebut. Tidak hanya Siswi Akhir KMI yang dibekali dengan pengarahan-pengarahan, dewan guru pun ikut mendengarkan pengarahan yang disampaikan Bapak Wakil Pengasuh, dengan harapan semuanya paham akan pentingnya Praktek Mengajar baik bagi Siswi Akhir KMI, maupun Pembimbing itu sendiri. Pembukaan diakhiri dengan pengumuman 3 Siswi yang diberi memiliki kesempatan untuk mengajar perdana dan menjadi contoh bagi siswi lainnya. Kemudian dilanjutkan dengan pengarahan-pengarahan oleh asaatidz tentang tatacara mengajar pelajaran yang akan dipraktekkan nantinya yang berlangsung selama 2 hari dan berakhir pada Senin, 26 Jumadal Ula 1439 H/12 Februari 2018. Qudwah_88

 

Ujian Tarbiyah ‘Amaliyah Inspiring Generation

0

Karangbanyu- Sabtu, 10 Februari 2018, Kulliyatu-l-Mu’allimat Al-Islamiyah Gontor Putri Kampus 3 mengadakan Ujian Tarbiyah Amaliyah bagi Siswi Akhir KMI yang bertujuan menguji pengetahuan Siswi Akhir KMI dalam bidang Tarbiyah atau bekal-bekal sebelum melakukan Praktek Mengajar. Diadakan di Auditorium Gontor Putri Kampus 3, didikuti oleh seluruh Siswi Akhir KMI yang berjumlah 431 dan Pembimbing berjumlah 77 dari asaatidz dan ustadzaat.

Siswi Kelas 6 Menjawab Soal Dengan Sungguh-Sungguh
Siswi Kelas 6 Menjawab Soal Dengan Sungguh-Sungguh

Acara ini dimulai dengan pengarahan tatacara ujian Tarbiyah Amaliyah oleh Al-Ustadzah Annie Luthfia Perbawati, S.Ag selaku Penanggungjawab Kelas 6, dilanjutkan dengan Ujian Tarbiyah Amaliyah yang mencakup pelajaran tarbiyah kelas 5 dan 6. Ujian berjalan dengan cara pembacaan soal oleh Al-Ustadzah Fathinannisa, S.Ag untuk pelajaran tarbiyah kelas 5 dan Al-Ustadzah Mudita Sri Karuni, S.E untuk kelas 6. Setelah pembacaan satu soal, kertas jawaban dikumpulkan dan langsung dikoreksi oleh Ustadzah Pengoreksi di setiap kelas sehingga nilai dapat diketahui secara langsung, sementara soal yang telah dibacakan dijawab bersama-sama.

Ujian ini merupakan bekal seluruh Siswi Akhir KMI sebelum melakukan Praktek Mengajar sehingga seluruh kelas 6 wajib lulus sebelum melakukan praktek mengajar. Oleh karenanya, siswi yang belum lulus dalam ujian, wajib mengulang ujian lagi. Setelah seluruh soal dibacakan dan telah dijawab oleh seluruh siswi, nilai yang diperoleh langsung diperlihatkan di slide untuk mengetahui nilai tertinggi dan yang belum lulus dalam ujian ini. Diantara 431 Siswi Akhir KMI, hanya 2 siswi yang belum lulus sehingga harus mengulang ujian pada siang hari. Qudwah_88

Demo Masak Tingkatkan Keterampilan Santriwati

0

Karangbanyu- Memasak adalah salah satu keterampilan wajib, bagi wanita khususnya. Oleh karenanya, untuk meningkatkan keterampilan santriwati dalam bidang memasak khusunya, Bagian Keputrian mengadakan Seminar Keputrian dalam bidang masak bersama Ibu Thristy di Auditorium Gontor Putri Kampus 3, Jum’at (02/02/18). Menu yang sangat menarik yaitu Bothok telur Asin dan Risoles Ayam.

Perwakilan 2 santriwati setiap kelas (1-5)  ikut serta dalam  pematangan seminar serta dibimbing dengan ustadzah madamat dalam praktek memasak. Adapun bahan utama yang digunakan dalam pembuatan botok telur asin  adalah  10 Telur Asin, 2 buah tahu, 2 ikat daun kemangi, 200 ml santan, 10 lembar daun salam, 1 bungkus kaldu ayam dan bumbu-bumbu asli untuk membuat makanan semakin lezat dan menarik. Selain itu tersedia bahan utama risoles ayam diantaranya adalah  250 gram tepung terigu, 2 sendok makan tepung kanji, 2 buah telur, secukupnya tepung panir dan garam, dan potongan ayam kecil memanjang untuk isi risoles.

Setiap santriwati dibuat 7 kelompok untuk praktek  memasak dengan menu yang sudah diajarkan yaitu Botok Telur Asin dan Risoles Ayam. Seluruh peserta antusias dalam mengikuti sesi pertama yaitu penjelasan kemudian dilanjutkan dengan praktek memasak. Diakhir sesi menu botok telur asin dan risoles disajikan didepan seluruh santriwati kemudian dilanjutkan makan siang  bersama. Diharapkan dengan adanya seminar memasak bisa meningkatkan skill santriwati dalam bidang keputrian  dan menjadi calon ibu yang ahli dalam memasak . Hamid90

Membangun Inovasi Mindset Melalui Film Edukatif dan Inspiratif

0
Script Writer Film “Nyai Ahmad Dahlan”, RR. Dyah Kalsitorini, S.S
Script Writer Film “Nyai Ahmad Dahlan”, RR. Dyah Kalsitorini, S.S

Karangbanyu- Film merupakan salah satu wadah untuk berdakwah. Dizaman yang serba canggih ini, media adalah sorotan atau patokan manusia, diantaranya melalui film yang beredar diseluruh channel yang ada. Apabila tidak pandai dalam memilih film yang harus ditonton dan ditinggalkan, maka akan mudah terhasut oleh film tersebut. Oleh karenanya, Jum’at, 16 Jumadal Ula 1439 H/2 Februari 2018, Dewan Mahasiswi mengadakan Workshop Perfilman di Aula Mini, diikuti oleh seluruh Mahasiswi Putri Kampus 3. Bertujuan menunjukkan kepada seluruh mahasiswi bagaimana berdakwah melalui film tanpa mengurangi nilai-nilai yang terkandung dalam Islam sedikitpun, karena kita harus melawan media-media yang menyebarkan pesan-pesan negative kepada generasi bangsa.

            Al-Ustadz Bambang Setyo Utomo Budi, S.Ikom selaku Pembimbing Dewan Mahasiswi membuka acara ini secara resmi. Dengan menghadirkan Script Writer Film “Nyai Ahmad Dahlan”, RR. Dyah Kalsitorini, S.S dan Script Writer sekaligus Produser Film “Ibu Maafkan Aku”, Mochammad Abdul Faried (Amin Ishaq), para Mahasiswi sangat antusias mengikuti Workshop Perfilman ini. Ibu Dyah menyampaikan beberapa hal tentang pentingnya berdakwah melalui media film serta pentingnya peran wanita bagi umat sehingga menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh mahasiswi. Sedangkan pak Amin Ishaq menerangkan beberapa teknik dan unsur yang ada dalam dunia perfilman.  “Membangun Inovasi Mindset Melalui Film Edukatif dan Inspiratif” merupakan tema workshop ini, dengan harapan dapat mengubah mindset melalui film yang berunsur Pendidikan.

Mahasiswi menyimak materi dengan baik
Mahasiswi menyimak materi dengan baik

            Setelah seluruh materi tersampaikan, sore harinya Pak Amin Ishaq secara langsung praktek dengan Staf Multimedia Gontor Putri Kampus 3 beberapa teknik shooting dalam dunia perfilman. Acara ini diakhiri dengan menyaksikan bersama Film “Nyai Ahmad Dahlan” dan “Ibu Maafkan Aku” yang didalamnya terkandung pesan-pesan mendidik yang membangun mindset positif mahasiswi. Qudwah_88