Home Blog Page 330

K.H. Akrim Mariyat Hadiri Reuni Angkatan 1989

0

BANJARMASIN- Drs. K.H. Akrim Mariyat menghadiri reuni alumni angkatan 1989 yang  diadakan kota Banjarmasin, tepatnya di Aula Kampus Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB). Reuni kali ini adalah yang keenam. Reuni sebelumnya sudah diadakan di Malang. Angkatan 1989 mengadakan 2 macam reuni, tahunan dan 5 tahun sekali, reuni tahunan mereka menyebutnya dengan “Taqohwah Shughro” sedangkan reuni 5 tahunan mereka sebut dengan “Taqohwah Kubro”.

Diantara tokoh-tokoh nasional yang terlahir dari alumni 1989 ini adalah Dr. Muchlis Muhammad Hanafi. Lc., M.A., Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Kementrian Agama dan Prof. Dr. H. Ahmad Khairuddin, M.Ag., Rektor Universitas Muhammadiyah Banjarmasin.

Acara berlangsung selama 2 hari, hari pertama, Sabtu (24/2) yaitu Silaturahim angkatan ’89 bersama IKPM Kalimantan Selatan dengan Drs. K.H. Akrim Mariyat, kemudian pada hari berikutnya, Ahad (25/2), wisata menyusuri Sungai Barito dan sarapan di rumah Anno bersama Walikota Banjarmasin, Bapak Ibnu Sina, S.Pi., M.Si.

Anggota angkatan yang diberi nama Komsol 89 (Komunitas Santri Sholeh) ini, berjumlah 450 orang, 15 dari mereka sudah ada yang wafat. Dalam pertemuan ini,K.H. Akrim Mariyat berpesan, “Gontor adalah lembaga pendidikan, tidak berada di bawah lembaga apapun”. Selain itu, beliau juga menekankan “Jiwa pondok harus selalu dibawa dan dilaksanakan. Jadilah guru di berbagai macam tempat.”

Sudah 28 tahun lamanya mereka tidak saling bertemu, pada reuni kali ini, mereka melepas rindu dengan obrolan hangat, candaan, dan cerita masa lalu di pondok. Suasana haru dan bahagia menyelimuti acara ini, menghadirkan kembali memori lama mereka ketika menjadi santri, pahit-manisnya menjalani kehidupan di Darussalam. Ahsy

Foto Berita

MEMASAK ANTAR FAKULTAS( MENUMBUHKAN RASA KEKERABATAN DAN KEKOMPAKAN)

0

Mantingan, Jum’at (26/1), Mahasiswi Guru di Pondok Moden Darussalam Gontor Putri Kampus 2 tidak hanya dituntut agar mumpuni  dalam segi intelektualitas, namun mereka juga harus mampu menjadi seorang ibu yang berkualitas, dengan itu Dema mengadakan acara memasak antar fakultas yang bertempat di depan kopda guru, dengan  peserta seluruh mahasisiwi guru PMDG Putri Kampus 2.

Suiasana memasak antar fakultas
Suasana memasak antar fakultas

 

Harapan diadakannya acara ini yaitu, untuk membangun rasa kekerabatan, ukhuwah Islamiyah dan kekompakan antar mahasisiwi guru. Fakultas yang ikut berpatisipasi terdiri dari 4  Fakultas yaitu Ushuluddin, Ekonomi dan Management, Syariah, dan Tarbiyah. Adapun menu yang ditentukan oleh panitia Dewan Mahasiswi yaitu Soto Medan, Bakwan Jagung, Brownis Ubi Ungu, Ayam Bumbu Asam Pedas Manis, dan Es Laksamana Mengamuk.

Menu makanan yang akan disajikan
Menu makanan yang akan disajikan

Acara berlangsung sangat seru dan berjalan dengan lancar, dimulai dari jam 08.00 s.d. jam 12.00 dan berakhir dengan makan bersama antar fakultas. Perlombaan ini dinilai  langsung oleh Masterchef PMDG Putri Kampus 2 yaitu Al-Ustadzah Romelah, Al-Ustadzah Sri Hastuti, Al-Ustadzah Umi Khoiriyyah dengan pendampingann beberapa guru senior.

Setiap fakultas mengutus perwakilan 2 orang untuk mempersentasikan makanan yang telah disajikan, dewan juri tidak hanya menilai hasil masakan melainkan mengevaluasi bahan dan cara memasak dengan benar dan baik. Acara ditutup dengan foto bersama antar fakultas beserta SENAT di masing-masing fakultasnya. Dengan diadakannya acara ini mahasiswi guru menjadi lebih kreatif dan mampu mengembangkan potensi diri masing-masing yang sempat tak terealisasi. Fani

SEMINAR FOTOGRAFI ( OLAHPIKIR DAN OLAHRASA DENGAN KAMERA )

0

Aula pertemuan PMDG Putri Kampus 2, Rabu ( 03-01-2017)Gontor mengintegrasikan olah pikir, olah rasa dan olah dzikir, semua yang dilakukan adalah pendidikan. Bagian Fotografi Organisasi Pelajar Pondok Modern Darussalam Gontor mengadakan seminar fotografi untuk melatih olah pikir dan olah rasa lewat kamera, Dengan Pembicara Al-Ustad Fuad Muhammad Zein, M.Ud. dengan tema yang bertajuk  “Refitalizing Lack of Inspiration in Photography.”

Al-Ustad Fuad Muhammad Zein tengah menyampaikan materi
Al-Ustad Fuad Muhammad Zein tengah menyampaikan materi

Acara diadakan dari pukul 02.00 siang s.d. jam 05.00 sore, dan dibuka dengan perkenalan dari pembicara dan dilanjutkan dengan teori mengenai fotografi. setelah istirahat Saat seminar berlangsung hujan menghantam deras tempat perkumpulan sehingga beberapa tempat basah. Meskipun demikian  pratek tetap dilanjutkan dan dipandu oleh pembimbing Bagian Fotografi dan Bagian Fotografi itu sendiri.

Suasana praktek seminar fotografi
Suasana praktek seminar fotografi

Santriwati mengaplikasikan cara mengambil foto sebagaimana yang telah diajarkan dalam teori yang baru disampaikan, dengan bersemangat dan antusias. Setelah sesi praktek, Al-Ustad Fuad Muhammad Zein mengevaluasi foto yang sudah diambil santriwati, dengan pembawaan yang renyah dan fresh. Pembawaan beliau mengundang gelatik canda tawa dari peserta seminar ini sehingga tidak ada yang merasa bosan bahkan mengantuk. Dengan acara ini diharapkan santriwati lebih mengenal benda mati berupa kamera yang dapat mengabadikan semua momen kehidupan dan dapat menghidupkan cerita dimasa lalu dengan kamera.Fani

KMI PRIMA-Uji kemampuan Akademik Santriwati

0

 

Suasana KMI Prima Gel.1
Suasana KMI Prima Gel.1

Untuk Menguji kemamampuan santriwati dalam bidang akademik dan menguji kefahaman santriwati terhadap pelajaran yang sudah diajarkan selama 3 bulan ini, maka Kulliyatul Mu’allimat Al-Islamiyah  Gontor Putri kampus 2 mengadakan KMI Prima atau Cerdas Cermat Antar kelas. Acara ini dilaksanakan dalam 2 tahap yang pertama, tahap penyisihan yang diadakan di setiap kelas, setiap santriwati berlomba-lomba untuk bisa menjadi wakil dari kelasnya untuk maju kebabak final. 3 orang yang lolos dari setiap kelas akan maju untuk mewakili kelasnya di babak final untuk melawan kelas-kelas lain disetiap angkatannya. KMI Prima Gelombang pertama diadakan disetiap kelas pada hari senin, 5 Februari 2018 dan final KMI Prima diadakan pada hari Jum’at, 9 Februari 2018 di tempat-tempat yang telah ditentukan disetiap angkatannya. Materi-materi yang dilombakan dalam acara ini adalah materi-materi yang telah diujikan ketika ulangan umum akhir Tahun kemarin.

Suasana KMI Prima kelas 5
Suasana KMI Prima kelas 5

Dengan diadakannya acara ini diharapkan  dapat menumbuhkan ruh Attasabbuq fil Khoirot  dalam setiap santriwati dan agar para guru dapat mengetahui tingkat kefahaman santriwati dalam setiap pelajarannya.vrn

Dr. Dihyatun Masqon, Wakil Rektor III Unida Gontor, Tutup Usia

0

Gontor-Gontor kembali ditinggalkan oleh salah seorang pejuangnya, Al-Ustadz Dr. H. Dihyatun Masqon, M.A., Wakil Rektor III Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor telah wafat pada Rabu pagi (28/3) pukul 09.45 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Beliau wafat dalam usianya yang ke 60 tahun 8 bulan, disebabkan komplikasi penyakit yang diderita selama kurang lebih 5 bulan ini. Beliau dimakamkan di Pemakaman keluarga Trimurti PMDG setelah sebelumnya dibawa ke PMDG Putri Kampus 1, Unida Kampus Siman, Rumah Pimpinan, dan Masjid Jami’ untuk disemayamkan dan dishalatkan oleh para santri dan mahasiswa.

Kepergian beliau menjadi duka mendalam bagi keluarga, santri, mahasiswa, guru, dosen, alumni Gontor, bahkan bagi setiap orang yang pernah mengenal beliau. Sebagai Pemred Wardun untuk periode yang cukup lama, dibantu Al-Ustadz Drs. Nasrullah Zainul Muttaqin, beliau banyak memberikan inspirasi dalam perkembangan Wardun setiap tahunnya. Beliau merupakan seorang guru sekaligus dosen teladan, keistiqomahan dan keramahan beliau dalam mengajar menjadi tauladan yang sulit bagi segenap keluarga PMDG untuk melupakannya.

“Beliau selalu menghormati siapapun tanpa pandang bulu, selalu menjalankan amanat dengan baik, selalu bertawadhu, mewarisi sifat K.H. Imam Syubani..” ucap Kiai Syamsul tentang Ust. Dihyatun, begitupula yang disampaikan oleh K.H. Masyhudi Subari “Beliau adalah sebuah lambang ke-tawadhu’an…” keduanya menyampaikan kesaksian masing-masing dalam momen Kemisan Guru KMI.

Selamat jalan guru kami, semoga Allah menempatkanmu di tempat terbaik, di sisi-Nya. sand88

Orientasi OPPM & Koordinator- Langkah Pertama Kepengurusan Baru

0

Orientasi OPPM dan Koordinator adalah acara rutin diadakan setiap tahun. Setelah Serah Terima Amanat OPPM& Koordionator lama ke Pengurusan baru maka diadakannlah Orientasi yang diadakan selama 4 hari. Agar pengurus OPPM dan Koordinator yang baru  dapat menjalankan tugas dan amanat yang telah diberikan dengan baik dan tidak ada kesalahpahaman dalam menjalankan tugas-tugasnya dengan didampingi oeh pembimbing disetiap bagian. Para pembimbing memberikan pengarahan-pengarahan kepada para pengurus  bagian tentang semua hal yang berkenaan dengan bagian tersebut. Pembimbing juga mengevaluasi program kerja kepengurusan lama agar tidak terulang kembali dimasa jabatan yang baru. Rentetan acara orientasi dimulai dengan pembukaan pada hari Ahad, (4 /2) oleh Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri kampus 2, dilanjutkan hari kedua yaitu pengarahan-pengarahan oleh para pembimbing setiap bagian dan hari berikutnya dilanjutkan dengan pengenalan pembimbing dan keadministrasian dan malam harinya diisi dengan materi komputerisasi kemudian penutupan Orientasi dilaksanakan pada hari Rabu, (7 /2).

“organisasi di pondok ini untuk mengajak anak-anak dan untuk membimbing anak-anak  dan organisasi dipondok adalah sarana untuk ibadah dan perjuangan untuk membantu pondok” Ujar Al-Ustadz Umar Sa’id Wijaya, S. Ag, Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri kampus 2.

Peserta Tersemangat dalam Orientasi
Peserta Tersemangat dalam Orientasi

Maka diharapkan dengan adanya organisasi di pondok ini menjadi sarana untuk mencetak kader pemimpin umat agar bisa mengatur dan mengelola organisasi dengan baik dan benar untuk kedepannya, dan sebagai sarana ibadah bagi para pengurus organisasi dan sarana untuk membantu pondok. Dengan motto “Siap memimpin dan mau dipimpin” menjadi landasan utama dalam keorganisasian dipondok Modern Darussalam Gontor sejak berdirinya. vrn

 

Tumbuhkan Jiwa Guru dengan Micro Teaching

0

أهم من المادة و المدرسة أهم من الطريقة  و روح المدرسة أهم من مدرسة نفسه

“ Metode mengajar  itu lebih penting daripada materi yang akan disampaikan, seorang pengajar  lebih penting daripada metode mengajar, dan ruh (jiwa) seorang pengajar lebih penting daripada jasadnya (pengajar) sendiri.”

Nadia Amaliyah Saat menunjukkan Wasail Idhoh
Nadia Amaliyah Saat menunjukkan Wasail Idhoh

Itulah semboyan yang selalu melekat pada masing-masing penghuni  Pondok Modern Darussalam Gontor. Ibaratnya saat kita berbicara pada orang lain, “Cara berbicara kita lebih penting dari apa yang akan kita bicarakan, dengan cara kasar ataukah lembut. Tetapi, niat kita untuk berbicara jauh lebih penting daripada cara berbicara kita, karena Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk.”

Tarbiyah Amaliyah (Ujian praktik mengajar), angkatan Inspiring Generation PMDG Putri Kampus 2 tahun ini terlihat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Gedung Qatar, adalah gedung yang terpilih untuk menjadi saksi bisu perjuangan siswi akhir KMI. Syarat awal perjuangan mereka adalah dengan lulusnya tarbiyah amaliyah.

Kamis, 8 Februari 2018 adalah hari Qudwah Hasanah (Pemberi contoh yang baik), dimana seluruh siswi akhir KMI berkumpul dimasing-masing kelas guna mempraktekkan mengajar sesuai dengan buku panduan Pondok Modern Darussalam Gontor. Sebagian ada yang menjadi murid, sebagian ada yang menjadi muntaqidah (pengamat) dan satu orang menjadi guru. Adapun siswi yang terpilih menjadi pengajar dimasing-masing kelas adalah sebagai berikut: Millenia Dian Kumala/6B, Ismatul Maula/6C, Na’imatus Salwa/6D, Nadia Amalia Hidayat/6E, Nur Banatul Awaliyah/6F, puspito Pambayun/6G.

Evaluasi Micro Teaching siswi akhir KMI kelas 6B bersama Ust, Umar Said Wijaya, S.Ag
Evaluasi Micro Teaching siswi akhir KMI kelas 6B bersama Ust, Umar Said Wijaya, S.Ag

Materi yang dipraktikkan adalah Pelajaran Muthola’ah, Masing-masing kepala menempatkan dirinya sebagai contoh yang baik. Mereka mencoba menjadi murid yang baik, dengan mendengarkan penjelasan dari gurunya. Mencoba menjadi guru yang baik dengan mencoba mengajar sesuai dengan metode PMDG, yaitu memenuhi syarat-syarat menjadi seorang guru yang baik diantaranya menguasai materi dengan baik. Dan menjadi muntaqidah (pengamat) yang baik dengan meneliti dan mencatat seluruh kesalahan pengajar. Sehingga para pembimbing dapat memberikan nilai yang tepat sampai dapat ditentukannya “sudah pantaskah dia menjadi seorang pengajar?”

Gontor memberikan pendidikan yang sangat berharga yaitu dengan membentuk pribadi karakter santrinya supaya menjadi sosok yang beriman, bertakwa dan berakhlaq karimah yang dapat mengabdi pada umat dengan penuh keikhlasan dan berperan aktif dalam memberdayakan masyarakat, sehingga mereka mendapatkan bekal yang cukup saat hidup bersosialisasi bersama masyarakat kelak. Erwin

Menggali Hikmah dari Lautan Langit

0

Beirut Meeting Hall, Senin (05/01) Hari lama yang sudah ditunggu oleh segenap mahasiswi guru karena pada siang itu, akan ada pelajaran besar tentang suatu perjalanan yang disampaikan banyak oleh penulis hebat, Kurniawan Gunadi, yang lebih akrab disapa dengan Mas Gun. Si pengarang trilogy Buku Hujan Matahari, Lautan Langit, dan Menentukan Arah yang telah mengundang banyak pasang mata untuk hadir dengan perhatian yang begitu antusias. Rasa antusias para mahasiswi untuk mengikuti acara talk show terlihat dari sedikitnya kursi hijau yang kosong, tak sedikit dari 100 mahasiswi.

rasa ingin tahu yang diapresiasikan dengan sebuah pertanyaan
rasa ingin tahu peserta yang diapresiasikan dalam sebuah pertanyaan
yang antusias dalam mengikuti acara
kehadiran mahasiswi guru yang antusias dalam mengikuti acara

Hujan Matahari, judul apik yang diangkat untuk novel pertamanya. Menceritakan banyak perjalan tentang masa muda, bahwa hujan dan matahari adalah sesuatu yang berbeda tapi menjadi suatu perpaduan yang unik, bahwa keduanya saling bergantung, menjadi suatu sebab dan akibat. “hujan matahari berjalan menempuh masa yang panjang, sekitar 4 tahun. Belajar tentang menjadi dewasa dari masa remaja. Kalau kita paham mendasar tentang hidup yang kita jalani, kita bisa mendapat banyak hikmah”, tutur Mas Gun. Hikmah bisa didapat jika kita mampu memahami hidup seluas langit membentang dan sebanyak laut membuih.

Lautan langit pun mengajarkan tentang luasnya hati yang tak berhitung, bahwa hati tak memiliki batasan yang tak bisa kita saksikan wujudnya. Hati bisa jadi suatu tempat luas yang menjadi tampungan keresahan “Hidup selalu memberi ruang belajar, ruang kesabaran, ruang keikhlasan, dan ruang yang penuh dengan prasangka baik.” Katanya yang penuh arti. Kesadaran diri menjadi tuntutan setiap manusia agar dapat hidup damai, bahwa hidup harus berjalan dengan baik. Bahwa hidup tentang memilih yang baik dan menenangkan walau kadang risau, penerimaan yang baik. Dan menentukan arah yang bertuju pada Sang Penentu Arah.  hieb

perfotoan dengan panitia
perfotoan panitia dengan penulis lautan langit, Kurniawan Gunadi

Dema Kampus Mantingan Gelar “Seminar Quantum Tahfidz”

0

     

Suasana Tengah Penyampaian Materi
Suasana Tengah Penyampaian Materi

Mantingan – Rabu, 22 Rabiul Akhir 1439 H yang bertepatan dengan 10 Januari 2018  M, Dewan Mahasiswi UNIDA kampus Mantingan Putri 2 yang kerap disapa dengan DEMA ingin menyapa dunia dengan melahirkan para  pecinta dan penghafal Al-Qur’an yang salah satunya dengan menggelar acara Seminar Quantum Tahfidz untuk para mahasiswi guru Gontor Putri Kampus 2.  Aktivitas yang berhubungan dengan peningkatan potensi dan mutu mahasiswi guru ini akan terus diadakan oleh DEMA Putri Kampus 2 guna menggugah motivasi para mahasiswi untuk terus merekahkan kebolehannya dalam membaca, menghafal dan mendalami tafsir kitab suci Al-Qur’an khususnya.

   

Penyarahan Cinderamata Oleh Panitia
Penyarahan Cinderamata Oleh Panitia

Al-Ustadz Dana Akhmad Dahlani, Lc yang menjadi juru bicara pada seminar kali ini. Acara ini digelar di Aula Beirut Gontro Putri Kampus 2 yang dimulai pukul 14.00 WIB hingga 16.30 WIB, sejumlah 170 orang mahasiswi guru hadir dalam acara tersebut. Kendatipun hanya memakan waktu yang sangat singkat tetapi berlimpah pelajaran dan pengalaman hidup didapatkan para peserta sebagai motivasi untuk mendalami, menghafalkan Al-Qur’an dan juga banyak mengambil manfaat dari seminar ini.hanin_y

PSC (Public Speaking Contest) Dan HTQ (Haflahtu-l-Tilawatil Quran) Gontor Putri Kampus 3

0

4Karangbanyu-Ahad,17 Desember 2017. Lomba Public Speaking Contest dan Haflatu-l-Tilawati-l-Qur’an dilangsungkan di Auditorium Gontor Putri Kampus 3, dibuka oleh bapak wakil pengasuh Gontor Putri Kampus 3, Al-Ustadz Suwarno T.M S.Ag. Public Speking Contest merupakan Lomba Pidato 3 bahasa yang diperlombakan  untuk siswi KMI mulai dari kelas 1-4 yang telah melewati  beberapa tahap penyeleksian hingga menyisihkan 9 kandidat peserta lomba menuju babak final yaitu 3 kandidat berbahasa arab, 3 kandidat berbahasa Inggris dan 3 kandidat berbahasa Indonesia. Sedangkan HTQ adalah lomba membaca Al-Quran dengan bacaan mujawwadah dengan tahap babak final menyisakan 3 kandidat peserta lomba menuju babak final. Acara PSC dan HTQ dilangsungkan secara bersamaan dengan sistem bergiliran sehingga acara dapat tertata rapi.dan berikut pemenang lomba HTQ dan PSC 2017 :

Pemenang Lomba Pidato Bahasa Arab, Juara 1: Amalia Mukmilatun 4B, Juara 2: Rizky Aulia 3, Juara 3: Riska 1 Intensif. Pemenang Lomba Pidato Bahasa Inggris, Juara 1: Dian Janan 3B, Juara 2: Ni’mah Husna 3 Intensif, Juara 3: Ghina Indah. Pemenag Lomba Pidato Bahasa Indonesia, Juara 1: Baya Riskiya 3C, Juara 2: Inda A 4F, Juara 3: Rhiznindya 4B. Pemenang Lomba Pidato HTQ Juara 1: Risma 1E ,Juara 2: HTQ Zahrotul 2F, Juara 3: HTQ Luthfia 1 Intensif.

1Gontor ingin memebentuk karakter  santriwatinya  yang berkaliber dan  juga menjadikan santriwatinya ahli dalam qiroah. Maka dengan adanya PSC akan melatih santriwati untuk menyampaikan segala argument dan gagasan pendapatnya di depan khalayak ramai dengan tatanan bahasa yang sopan,santun dan rapi. Begitu pula dengan lomba HTQ yang akan meningkatkan santriwati dalam membaca Qur’an yang baik dan benar. GSS91