Pesan dan Nasehat Menjelang Ujian Tulis Awal Tahun : Ciptakan Keberkahan Abadi
Kamis (9/11)–Ujian Tulis Awal Tahun akan segera tiba. Berbagai persiapan diadakan oleh Panitia Ujian Tulis seluruh cabang Pondok Modern Darussalam Gontor, karena Ujian Tulis akan diadakan serempak pada Ahad yang akan datang.

Pesan dan Nasehat Menjelang Ujian salah satunya. Auditorium Gontor Putri Kampus 1 menjadi pendengar bisu atas acara tahunan yang diadakan oleh Gontor yang mana dihadiri oleh Bapak Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor yakni Al-Ustadz K.H. Hasan Abdullah Sahal, para Asatidz, dan seluruh Ustadzat Gontor Putri Kampus 1 dan 2. Dalam acara pesan dan nasehat ini, Al-Ustadz K.H. Hasan Abdullah Sahal menyampaikan berbagai hal yang berhubungan dengan berbagai hal yang akan dilewati di masa Ujian Tulis, baik dari segi kepanitiaan hingga bagaiamana sikap-tindak pengawas ujian terhadap santriwati selaku peserta ujian.
Tidak usai di Auditorium Gontor Putri Kampus 1, seluruh Ustadzat serta kelas 6 Gontor PUtri Kampus 2 kemudian melanjutkan jihadnya kembali mengikuti perkumpulan yang diadakan di Aula Perkumpulan Gontor Putri Kampus 2 di Gedung Damaskus. Pesan dan Nasehat dilanjutkan oleh Al-Ustadz K.H. Umar Said Wijaya, S.Ag. selaku Bapak Wakil Pengasuh Pondok Modern Gontor Putri Kampus 2.
Ujian itu sakral. Begitu yang dikutip oleh Bapak Pengasuh Gontor dalam Pesan dan Nasehat Menjelang Ujian Tulis Awal Tahun 1438/1439 H. Dengan ujian yang sakral, maka akan diikuti setelahnya bentuk khidmat. Khidmat berarti patuh dan taat. Patuh dan taat pada peraturan yang berlaku, pun patuh dan taat kepada Ia Yang Berkehendak. Dengan kepatuhan itulah, barakah akan terus menaungi ruang lingkup dan menjadikannya Zona Keberkahan.
Begitulah yang terus disampaikan oleh Gontor kepada setiap batang hidung yang hidup di dalam lingkupnya. Suatu keberkahan yang tak ada habisnya. Keberkahan yang abadi, yang tak akan muncul kecuali oleh orang-orang yang hidup di dalamnya. Dengan keberkahan, semua akan menjadi lebih baik hari ini, esok, dan seterusnya.
NOORAJAVI
Sandiwara Santriwati Ketika datang bulan muharram
Widodaren-(21/10) Rentetan kegiatan lomba Drama contest di Gontor Putri Kampus 3 resmi dibuka oleh Ustazah Dinnar Sintia, S.P.d.I pagi hari pukul 08.00 WIB dengan memukul alat musik traditional jawa yaitu Gong. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan setiap rayon dengan menyandiwarakan cerita yang diambil dari buku qiro’atu rasyidah.
Dalam sambutanya ustadzah Dinar menjelaskan secara singkat bahwa penilaian akan dinilai dari tatanan bahasa, Costum, Cara bertindak santriwati dan prolog. Dengan dibacakan kriteria tersebut santriwati sangat berantusias dan bersemangat untuk menampilkan drama contest diatas panggung.Drama yang ditampilkan santriwati diatas panggung mempunyai petuah, makna dan pendidikan hidup untuk santriwati. Drama contest disini tidak hanya sekedar drama biasa akan tetapi bertampil, unjuk gigi dengan berbahasa arab.guna mengembangkan dan memperluas ilmu bahasa santriwati Darussalam.
Dengan demikian diraihlah kejuaraan sebagai berikut ;
Best Prolog : Rayon Andalusia, Best Language : Rayon Syanggit , Best Actor : Rayon Teheran, Juara umum :Rayon Aligart, Best costum : Rayon thoif. Hamida
Scout Is Joly Game
Karangbanyu-Teriknya matahari yang sangat menyengat tidak mengalahkan kesemangatan santriwati dalam memeriahkan salah satu kegiatan Gerakan Pramuka yaitu “Scout Party“. Kegiatan ini berlangsung pada saat kegiatan pramuka yang bertepatan pada hari Kamis-Jum`at /12-13 Oktober 2017.
Kegiatan ini di awali dengan upacara yang dilaksanakan pada setiap gugus depan yang ada di Gontor Putri Kampus 3 dan kemudian dilanjutkan dengan perlombaan yang dilaksankan setiap satuan dan setiap gugus depan. Acara ini bertempatkan di seluruh penjuru gedung utama Gontor Putri 3 seperti halaman Auditorium, halaman Masjid dan Lapangan Hijau. Bukan sampai di situ saja kegiatan ini berkelanjutan pada hari selanjutnya yaitu pada hari Jum`at dengan adanya perlombaan yelling yang diadakan di Auditorium Gontor Putri Kampus 3, yang mana perlombaan ini dimenangkan oleh satuan gugus depan 08-148.
Adanya kegiataan ini bertujuan agar santriwati dapat aktif dalam kegiatan kepramukaan dan agar dapat menambah wawasan yang lebih mendalam dalam kegiatan kepramukaan.
Meningkatkan Pengetahuan dengan Saka Bhayangkara
Karangbanyu– Salam Pramuka!!! Untaian kata yang dilontarkan oleh Al-Ustadz Anwar Fathoni dalam pembuka acara kegiatan pramuka yaitu Saka Bhayangkara yang di selenggrakan oleh bagian Koordinator Gerakan Pramuka Gontpr Putri Kampus 3 yang bertepatan pada hari Kamis – Jum`at tanggal 28-29 September 2017.
Kegiatan kepramukaan ini adalah kegiatan pertama kali yang diselenggarakan oleh Koordinator Gerakan Pramuka bagi satuan laksana yang terdiri dari kelas 4 dan kelas 3 Int kegiatan ini bekerjasama langsung dengan Kapolsek Ngawi yang terdiri dari beberapa POLWAN yang siap menyampaikan materi yang berkaitan dengan saka bhayangkara.
Kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat , guna menumbuhkan kesadaran berperan serta dalam pembangunan nasional dan Satuan Karya ini membidangi bidang kebhayangkaraan
Memeriahkan Tahun Baru Islam dengan EXPO OPPM
Karangbanyu– Tahun Baru Islam kembali menyapa kita semua, seluruh umat muslim senantiasa memeriahkan tahun baru ini dengan cara yang islami, salah satunya kegiatan yang diselenggarakan Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 3 dalam memeriahkan Gebyar Muharam yaitu dengan kegiatan EXPO OPPM dan Koordinator. Kegiatan ini menunjukan segala apa yang ada dalam OPPM dan Koordinator agar santriwati dapat melihat segala yang ada didalamnya dan acara ini juga bertujuan agar santriwati Darussalam dapat melihat proses keorganisasian yang telah berjalan di pondok ini.
Kegiatan ini bertepatan pada tanggal 2 Muharam 1439 / 22 September 2017 yang diselenggarakan di Auditorium Gontor Putri Kampus 3, Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan persembahan anak-anak club Darussalam seperti Pasukan Garuda, PERSADA, CLIED- NET dan berbagai club olahraga yang lainnya.
Acara ini sangat meriah dengan kesemangatan santriwati yang hadir menyasikan acra ini, dan semoga dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan pengtahuan santriwati dalam berorganisasi. Nafisah
Ujian Pertengahan Semester (Muraaja’atul ‘Ammah) Sebagai Motivasi Untuk Meningkatkan Semangat Dan Kualitas Santriwati
“اللّهمّ لا سهل إلاّ ما جعلته سهلا و أنت تجعل الحزن إذا شئت سهلا”
Ya Allah! Tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Sedang yang susah bisa Engkau jadikan mudah, apabila Engkau menghendakinya.”
Setelah kurang lebih tiga bulan kegiatan belajar mengajar Tahun Pelajaran 2017-2018 berjalan di Pondok Pesantren Modern Gontor Putri Kampus 3 Ngawi, Karangbanyu, 23 September 2017, tiba saatnya bagi seluruh santriwati melaksanakan Ujian Tengah Semester Tahun 2017. Ujian Tengah Semester ini memberi pengaruh positif bagi para santriwati. Bagi sebagian santriwati Ujian Tengah Semester ini dijadikan motivasi tersendiri untuk meningkatkan kualitas belajar mereka. Suasana belajarpun meningkat dibandingkan hari-hari biasa dimana dihampir disetiap tempat mereka disibukkan dengan buku-buku pelajaran.
Selain itu Ujian Tengah Semester, bertujuan untuk mengevaluasi hasil belajar para santriwati selama tiga bulan terakhir, dari pelaksanaan Ujian Tengah Semester ini para Asatidz dan Ustadzat agar mengetahui sejauh mana perkembangan belajar para santriwati yang mana hasil ujian ini akan menjadi tolak ukur ujian selanjutnya yang akan mendatang.Dan akan disampaikan kepada walisantri.
“Semoga Allah memberi kemudahan dan kelancaran bagi anak-anakku,santriwati-santriwatiku dalam menjalaninya dan mendapatkan hasil yang terbaik”(Bapak Wakil Pengasuh, Al-Ustadz H Suwarno TM, S. Ag)”. Sheelna Azheema Huda
60 Guru Dilantik Menjadi Pengurus DEMA Periode 1438-1439
Karangbanyu-“Patah Tumbuh Hilang Berganti, Mati Satu Tumbuh Seribu”, itulah semboyan yang dipegang erat oleh Pondok Modern Darussalam Gontor dalam hal pengkaderisasian. Ketua Dewan Mahsiswi (DEMA) Unida divisi Karangbanyu periode 1437-1438 Fathinannisa, S.Ag menyebutkan semboyan tersebut dalam sambutannya pada Pelantikan Pengurus Dewan Mahasiswi divisi Karangbanyu periode 2017-2018 pada Sabtu (26/8) lalu di Auditorium Gontor Putri Kampus 3. Dengan tujuan pengkaderisasian, sejumlah 60 guru tahun ke-4 dilantik menjadi pengurus DEMA baru menggantikan guru tahun ke-5 yang kini telah bergelar sarjana.
Dengan dipanitiai oleh guru tahun ke-3, seluruh mahasiswi guru Gontor Putri Kampus 3 mengikuti pemilihan ketua DEMA periode 1438-1439 pada Jum’at (25/8). Sebelum pemilihan, kandidat ketua DEMA diberi beberapa pertanyaan oleh dewan juri mengenai solusi dari beberapa permasalahan mahasiswi guru di Gontor Putri Kampus 3. Setelah menjawab seluruh pertanyaan dewan juri, masing-masing kandidat menyampaikan visi dan misinya jika terpilih sebagai ketua DEMA periode 1438-1439
Dari 8 kandidat ketua DEMA yang mewakili 4 fakultas di UNIDA, terpilihlah 2 ketua DEMA baru, yaitu Nur Hidayatul Azizah dari Fakultas Tarbiyah dan Nindya Khalimatust Sholihah dari Fakultas Ekonomi dan Managemen.
“Apapun yang ada di pondok ini tidak terlepas dari yang namanya amanah” Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 3 Al-Ustadz Suwarno TM, S.Ag membuka sambutannya. Selanjutnya beliau menyampaikan harapannya kepada pengurus DEMA baru untuk lebih mengaktifkan guru-guru di Gontor Putri Kampus 3 dengan mengadakan lebih banyak acara dari tahun-tahun sebelumnya.
Usai dilantik oleh Bapak Wakil Pengasuh, ketua beserta para anggota pengurus DEMA baru lantas bersumpah dengan mengucap syahadat dihadapan Bapak Wakil Pengasuh serta seluruh dewan guru Gontor Putri Kampus 3 serta membubuhkan tanda tangan di atas lembar surat kesediaan. Umi Kalsum
Pembacaan Hasil Ketetapan Musyawarah Kerja dan Serah Terima Amanat
Karangbanyu – Gerak dan menggerakan merupakan filsafat gontor yang menjadi dorongan santriwati dalam menjalankan amanah pondok yaitu Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) dan Koordinator Gerakan Pramuka (KGP), untuk menjalankan progam kerja dan memaksimalkan keduanya maka tepat pada hari Selasa 2017-07-25 Pembacaan Hasil Ketetapan Musyawarah Kerja OPPM dan Koordinator dilaksanakan.
Bapak wakil pengasuh Gontor Putri kampus 3, Al-Ustadz Suwarno,TM, S.A.g mengawali Pesan dan nasehat guna untuk mengarahkan tentang pentingnya pembacaan hasil ketetapan ini, sehingga seluruh ketua bagian membacakan hasil penambahan dan penghapusan ayat dan pasal secara bergantian.Warga Darusslam mendengarkan dengan seksama agar berpartisipasi dengan pembaharuan program-program kerja.
Dilanjutkan dengan Laporan Pertanggungjawaban oleh segenap Panitia Bulan Syawwal pada keesokan harinya, kemudian diakhiri dengan serah terima amanat dari pengurus Panitia Bulan Syawwal (PBS) yang diketuai oleh Rifqi Aniqo (6D) ke pengurus OPPM diketuai oleh Zakiya Setyo (6B). Hamida16
Uji Mental dengan Ujian Lisan
Ujian untuk belajar bukan belajar untuk ujian selalu terngiang di Darussalam Kampung nan damai. Tepat pada hari Senin, 30 Oktober 2017/11 Shafar 1439 H Ujian awal tahun siswi Kulliyatul Mu’allimat Al-Islamiyyah (KMI) sudah resmi dilaksanakan..Ujian awal tahun dilaksanakan dan berlangsung selama 10 hari, dan akan diakhiri pada hari Kamis, 09 November 2017/16 Shafar 1439 H yang kemudian akan dilanjutkan dengan ujian tulis 12 hari yang akan datang.
Kelas 1-5 KMI dilibatkan menjadi peserta ujian lisan dengan jumlah 2074 santriwati. Gedung Al- Azhar dan Gedung Madinah terisi penuh sebagai lokasi ujian, baik dari ujian Qur’an, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris. Para Ustadzah yang menguji yang berjumlah 139 guru dan dibantu oleh siswi akhir KMI yang berjumlah 111 siswi dan dibagi menjadi 73 kelompok.
Berikut adalah pelajaran dan materi ujian lisan siswi akhir KMI, diantaranya:
- Bahasa Arab ; Al-Muhadatsah, Durusullughah Al-Arabiyyah, Al-Muthala’ah,An-Nahwu, Ash-Sharf, Al-Balaghah, At-Tarjamah.
- Bahasa Inggris ; Conversation, Reading, Grammar, Translation.
- Al-Qur’an ; Tilawah, At-Tajwid, Praktek Ibadah, Do’a Sehari-hari, Al-Fiqh, Juz ‘Amma
Setiap dari materi tersebut memiliki nilai tersendiri yang akan dimasukkan ke dalam rapor santri. Maka menjawab soalan dari seorang penguji akan melahirkan sosok wibawa santriwati dan akan menyebabkan kurangnya wibawa seseorang karena belum bisa menjawab soal ujian dengan semestinya. Disamping itu ujian lisan bertujuan untuk melatih mental, tingkat intlektual dan rasa percaya santriwati. Hamida90