Home Blog Page 354

Dr. Husnan Bey Fananie dan K.H. Nasir Zain Resmi Emban Tugas Anggota Badan Wakaf Baru PMDG

0
K.H. Hasan Abdullah Sahal saat memberikan surat pengukuhan kepada Dr. Husnan Bey Fananie.
K.H. Hasan Abdullah Sahal saat memberikan surat pengukuhan kepada Dr. Husnan Bey Fananie.

GONTOR – Pada Hari Senin (16/10) Dr. Husnan Bey Fananie dan K.H. Nasir Zain resmi mengemban tugas sebagai anggota Badan Wakaf baru Pondok Modern Darussalam Gontor. beliau berdua menggantikan anggota Badan Wakaf Lama yaitu: KH Rusydi Bey Fanani (Ayah Dr. Husnan) dan K.H. Abdul Aziz Ashuri (Pimpinan Pondok At- Tauhid Al-Islami Magelang). Saat itu Kiai Rusdi dan Kiai Aziz sudah dipanggil oleh Allah SWT. Sehubungan dengan hal itu, Anggota Badan Wakaf PMDG segera mencari Anggota Badan Wakaf baru untuk menggantikan almarhum.

Saat ini Anggota Badan Wakaf PMDG berjumlah 15 orang. Mereka adalah:  K.H. Drs. Kafrawi Ridwan, M.A., K.H. Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., K.H. Abdullah Said Baharmus, Lc., K.H. Drs. Akrim Mariyat, Dipl. A. Ed., K.H. Dr. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A. K. H. Hasan Abdullah Sahal, K.H. Syamsul Hadi Abdan, S.Ag., K.H. Masruh Ahmad, M.A. M.B.A, K.H. Masyhudi Subari, M.A.,

Guru Pengabdian Pondok Alumni 2017 Adakan Laporan Caturwulan Pertama Ke PM. Gontor

0

DARUSSALAM–Pondok Modern Darussalam Gontor (PM. Gontor) sangat mementingkan pendidikan daripada pengajaran. Hal ini dapat dilihat dan dirasakan dari salah satu kegiatan yang dilakukam PM. Gontor terhadap para alumni barunya tahun 2017 Survival Generation yang ditugaskan untuk mengabdi, membantu dan mengembangkan kemampuan yang ia miliki di pondok-pondok pesantren yang ada di seluruh Indonesia.

Pada hari Ahad, 15 Oktober 2017, Pimpinan PM. Gontor melalui Staf Sekretaris Pimpinan memanggil para alumninya yang ditugaskan di pondok-pondok pesantren selain PM. Gontor dari Sabang sampai Marauke untuk datang ke Gontor guna melakukan Laporan Caturwulan Guru Pengabdian Pondok Alumni yang Pertama. Acara diadakan di Aula Aligarh, dimulai dari pukul 07.00 sampai pukul 22.00. Sesi pertama acara ini adalah Tinjauan Laporan oleh Staf Sekretaris Pimpinan, kemudian dilanjutkan dengan Sesi Bimbingan Konseling yang diadakan di Gedung Rabithah, dan malam harinya, dilanjutkan dengan Sesi Pertemuan Pengabdian Pondok Alumni dengan Pimpinan PM. Gontor, dan dalam kesempatan ini, Pimpinan yang hadir adalah Kiai Syamsul Hadi Abdan.

“Tujuan utama guru pengabdian PM. Gontor yang ditugaskan untuk membantu lembaga-lembaga pendidikan lain selain PM. Gontor berserta kampus-kampusnya adalah mengajar, karena dengan mengajarlah mereka dapat meningkatkan dan mengembangkan kemampuan yang mereka miliki.” tegas Kiai Syamsul saat memberikan Pesan dan Nasihat kepada seluruh guru pengabdian. ikami86

Dr. Rizal Ramli Berkunjung ke Gontor

0

Gontor-Dr. Rizal Ramli, Mantan Menteri Koordinator Maritim, berkunjung ke Gontor. Ahad (15/10) beliau datang tepat pukul 08.00 WIB disambut langsung oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), K.H. Hasan Abdullah Sahal, K.H. Syamsul Hadi Abdan, Rektor Unida Gontor, Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. dan beberapa Anggota Badan Wakaf PMDG. Kunjungan ini dijadwalkan ke 4 tempat: PMDG Putri 1 Mantingan, Unida Gontor, PMDG Pusat, dan PMDG Kampus 3 Kediri.

“Secara tidak langsung saya ini alumni pondok ini pak kyai.” kata Pak Rizal. Karena beliau pernah nyantri di Gontor pada tahun 1976 selama seminggu. Gontor dituju karena heran dan kagum dengan keberanian Gontor yang kokoh dengan sistemnya yang sangat berbeda dengan sekolah-sekolah lain saat itu, termasuk sistem pembelajaran bahasa Arab dan Inggris. Beliau menyatakan pernah sempat berdiskusi dengan Trimurti pendiri Pondok itu.

Setelah kurang lebih 1 jam berbincang-bincang di Kantor Pimpinan, pada pukul 09.00 WIB Rombongan Pak Rizal pamit melanjutkan kegiatan. Beliau akan mengisi seminar di Kampus Unida Gontor dengan tema “Potensi Ekonomi Indonesia dalam Memacu Kesejahteraan Rakyat”. namun sebelum itu, beliau menyempatkan diri untuk bersilaturrahim sekaligus menjenguk K.H. Abdullah Syukri Zarksyi, M.A. di kediamannya. Pak Rizal mendoakan agar Ust Syukri kembali sehat dan bisa kembali mendidik santri seperti semula. Aa Rum

Cetak Generasi Qur’ani, UNIDA Putri Kampus 5 Adakan Ujian Tahfidz Al-Qur’an

0

KANDANGAN – Sejak beralih nama dari yang sebelumya Institut Studi Islam Darussalam (ISID) kemudian resmi menjadi UNIDA di tahun 2014 lalu, kampus bertaraf internasional ini selalu memberikan dan membuat banyak program-program unggulan. Salah satu dari banyaknya program tersebut adalah Tahfidz Al-Qur’an bagi seluruh mahasiswa/i. Maka selain dinamika keilmuan yang apik dan menarik, UNIDA juga menggembleng mahasiswa/i didalamnya untuk terus mencetak generasi Qur’ani di muka bumi ini.

Merujuk pada visi hebat yang UNIDA miliki, yaitu menjadi universitas unggulan yang mengintegrasikan sains, teknologi, dan ilmu-ilmu kemanusiaan dengan ilmu-ilmu keislaman. Maka hadirnya lembaga pendidikan ini tidak hanya untuk melahirkan generasi yang mahir akan ilmu dan kuat akan mental, melainkan pendidikan kerohanian mahasiswa/i pun juga turut diperhatikan, dengan salah satu cara nya adalah mengadakan ujian Tahfidz Al-Qur’an sebelum ujian akhir semester diselenggarakan. Hal inilah yang mampu meningkatkan para mahasiswa/i menjadi generasi Qur’ani yang berpendidikan.

Salah satu Kampus UNIDA yang berkewajiban untuk mengadakan kegiatan ini adalah UNIDA Putri Kampus 5 di Kandangan, Kediri. Kegiatan yang diadakan pada hari Ahad (15/10) malam, dihadiri oleh seluruh mahasiswi reguler yang kesemuanya termasuk peserta ujian tahfidz. Demi mendapatkan predikat baik dan hafalan yang mumpuni, para mahasiswi pun terus menghafalkan ayat-ayat Al-Qur’an yang sudah termasuk batas materi hafalan mereka dengan segiat mungkin.

Adapun batasan hafalan yang ditentukan setiap semester berbeda, semester pertama menghafal setengah dari juz dua puluh sembilan, semester ketiga menghafal setengah dari juz pertama, semester kelima dan ketujuh sama-sama menghafalkan setengah dari  juz kedua, dan adapun muhafidz nya berasal dari para mahasiswi sarjana strata 1 tahun ini dan beberapa guru senior yang ikut terlibat.

Kegiatan Tahfidz Al-Qur’an ini diadakan UNIDA di setiap kampusnya sebagai syarat untuk mengikuti Ujian Akhir Semester. Dan bagi mahasiswa/i yang belum menyelesaikan hafalannya atau belum mengikuti ujian tahfidz, maka dikenakan sanksi tegas untuk tidak dapat mengikuti Ujian Akhir Semester pada semester reguler yang sudah mereka ambil pada tahun ajaran saat itu,

Semoga apa yang sudah diusahakan oleh seluruh mahasiswa/i dalam program Tahfidz Al-Qur’an ini, akan mendapat jaza’ yang setimpal dari Allah SWT. Amiin. dataGP5

Ketua Dema Yang Berkualitas Dengan Demokrasi Terpimpin

0

Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'anDewan Mahasiswa UNIDA merupakan organisasi Universitas Darussalam Gontor yang memiliki integritas unggul, salah satunya dalam hal pemilihan ketua yang dilakukan secara demokrasi. Setelah dilakukan musyawarah dari beberapa pihak, terpilih lah 6 calon ketua Dewan Mahasiswa, diantaranya adalah Al-Ustadzah Tria Visa dan Al-Ustadzah Halimah Nisrina yang mewakili fakultas Ushuluddin, Al-Ustadzah Syekha Anintya Inayatus Sufi yang mewakili fakultas Tarbiyah, Al-Ustadzah Umi Nur Vianta dan Al-Ustadzah Farida Syarifah, dan yang mewakili fakultas Ekonomi dan Manejemen Al-Ustadzah Amin Fitria. Sebelum diadakan pemilihan, para kandidat diberikan kesempatan berdialog dan berorasi yang dilaksanakan pada hari Rabu (23/8/17) di Aula UNIDA Gontor Putri Kampus 2.

Dialog Calon Ketua DemaBukan hanya sekedar dialog dan orasi biasa, namun diajukan pula pertanyaan-pertanyaan mengenai ide dan program kerja yang akan dilakukan nantinya. Setelah sesi pertanyaan berakhir, para Asatidz dan Mahasiswi Guru Gontor Putri Kampus 2 diberikan haknya untuk memilih masing-masing 2 kandidat yang layak menjadi ketua periode 2017-2018. Dan akhirnya, amanat ketua Dema diembankan kepada Al-Ustadzah Farida Syarifah (Syariah/ PMH) dan Al-Ustadzah Umi Nur Vianta (Syariah/ HES).

Falsafah Gontor tentang demokrasi terpimpin selalu digunakan dalam pemilihan ketua organisasi apapun. Karena dengan demokrasi saja tidak cukup  untuk mencetak pemimpin yang berkualitas. Namun dengan demokrasi yang terpimpin lah pemipin berkualitas didapatkan. Dengan harapan Dema periode sekarang ini lebih baik dari periode-periode sebelumnya. Dan semoga amanat ini dapat dijadikan ladang jihad bagi seluruh pengurus Dema periode 2017-2018. Marvi

Kunjungi Gontor, Syaikh Marzuq Anugerahkan Ijazah Sanad Al-Qur’an kepada Pimpinan Pondok

0

DARUSSALAM–Pondok Modern Darussalam Gontor kembali bersyukur atas kedatangan tamu dari Negara Mesir, beliau adalah Syaikh Zakariyya Muhammad Marzuq Muhammad Al-Husaini Al-Azhari, salah satu imam dan khatib Masjid Jami’ di Universitas Al-Azhar, Kairo. Selain menjadi Imam Masjid di Universitas Al-Azhar, beliau juga mengimami .

Kunjungan beliau ke Gontor pada Sabtu pagi (14/10) bertujuan untuk mempererat silaturrahim dengan keluarga besar Gontor sekaligus memberikan ijazah sanad Al-Qur’an kepada Pimpinan Pondok. Turut menyambut beliau Pimpinan Pondok, K.H. Syamsul Hadi Abdan; Direktur KMI beserta wakilnya, K.H. Masyhudi Subari M.A. dan H. Farid Sulistyo, Lc.; Ketua Yayasan, H. Imam Shobari; Ketua IKPM, H. Ismail Abdullah Budi Prasetyo. Bertempat di Kantor Pimpinan, penyambutan tersebut berlangsung dengan baik, Syaikh Marzuq terlihat sangat antusias dengan apa yang sudah dilakukan Gontor hingga saat ini seperti pengajaran Al-Qur’an beserta ilmu-ilmunya dan Sirah Nabawiyyah, acara diakhiri dengan berfoto bersama di depan Masjid Jami‘.

Selain berkunjung ke Gontor, beliau juga dijadwalkan untuk mengisi seminar tentang Sirah Nabawiyyah di Universitas Darussalam (Unida) Gontor Kampus Siman beberapa jam setelah kunjungan ke pondok. sand88

Ujian Tahfidz : Tanamkan Jiwa Qur’ani Mahasiswa Universitas Darussalam Gontor

0

Gontor–“Inna nahnu nazzalna adz-dzikro wa inna lahu lahafizun (Al-Hijr : 9)”, Al-Qur’an adalah kitab suci ummat Islam yang akan selalu terjaga keutuhannya hingga hari akhir nanti. Sudah menjadi keharusan bagi kita sebagai ummat Islam untuk menjaganya, salah satunya adalah dengan menghafal ayat demi ayat yang terkandung dalam Al-Qur’an. Barang siapa yang menghafalnya, maka Allah SWT akan menjanjikan baginya mahkota kehormatan dan syafaat untuk dirinya juga keluarganya di akhirat nanti.

Para Mahasiswa Menunggu Giliran Panggilan sambil Menghafal Al-Qur'an.
Para Mahasiswa Menunggu Giliran Panggilan sambil Menghafal Al-Qur’an.

Jum’at siang (15/10) pukul 14.00, BAAK Universitas Darussalam (UNIDA) mengadakan Ujian Tahfidz bagi seluruh mahasiswa Kampus Rabithoh dari semester 1-7 di ruangan-ruangan kelas yang telah ditentukan. Sebelum diadakannya ujian ini, para mahasiswa diwajibkan untuk melaporkan hafalan di setiap minggunya kepada pembimbing yang telah ditentukan. Pada 2 tahun akhir ini, ujian hafalan telah dijadikan sebagai syarat bagi mahasiswa UNIDA untuk mengikuti ujian semester, barang siapa yang belum lulus pada ujian ini, maka tidak diperbolehkan baginya mengikuti ujian semester hingga ia lulus pada ujian ini.

Adapun tujuan diadakannya program ini, tidak lain adalah untuk menanamkan jiwa qur’ani pada hati tiap mahasiswa, agar mereka semakin cinta dengan Al-Qur’an dan tumbuh keinginan untuk menghafalnya. Dan dengan inilah akan lahir mahasiswa-mahasiswi “Hafizul Qur’an”. rukh

Jalan Santai Bersama Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor

0

Darussalam–Jum’at pagi (13/10) Dewan Mahasiswa (DEMA) Pondok Modern Darussalam Gontor mengadakan jalan santai yang diikuti oleh seluruh guru di PMDG, termasuk Pimpinan Pondok. Jalan santai ini merupakan sarana olahraga ringan untuk mengembalikan semangat dan mempererat kebersamaan antarguru KMI. Acara ini hampir diadakan tiap pertengahan tahun, menyesuaikan rentetan agenda pondok.

Rute yang diambil pada kegiatan ini cukup singkat, bermula dari depan Kantor Pimpinan menuju arah Timur pondok kurang lebih 2 kilometer, kemudian berakhir dengan sesi perfotoan bersama di depan gedung Saudi, selain berolahraga ringan, guru-guru juga mendapatkan kesempatan untuk meninjau tanah milik PMDG yang ada di sekitar pemukiman warga melalui rute yang dilalui.

Gontor selalu menanamkan jiwa hidup sehat dalam setiap diri santri-santrinya dengan berolahraga. Tidak hanya santri, melainkan para guru juga harus berolahraga untuk menjaga stamina dan kebugaran tubuh di samping padatnya rutinitas yang dijalani.

“Ar-raahatu fii al-tabaaduli al-a’maal” (‘Istirahat itu dalam pergantian pekerjaan’) begitu bunyi semboyan yang sering dilantunkan di Gontor dalam mengisi kekosongan.Muis

Gontor Gelar Perkajum Perdana Bagi Santri Baru

0

GONTOR–Koordinator Gerakan Pramuka Gugus Depan 15089 Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kembali mengadakan Perkemahan Kamis-Jum‘at (Perkajum) pada tanggal 12-13 Oktober 2017 lalu. Perkajum Ini merupakan perkemahan perdana bagi santri kelas 1 dan kelas 1 intensif di Gontor, mereka terlihat sangat antusias dalam mengikuti berbagai kegiatan.

perkajumSantri Kelas 5 Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) menjadi panitia pelaksana sekaligus pendamping di setiap regu, dengan dibimbing langsung oleh para pengurus Koordinator dari Kelas 6 KMI dan full timer dari para asatidz, semua kegiatan di bumi perkemahan berjalan lancar.

Pada Kamis, (12/10) para adika mengikuti acara pelepasan di depan Aula BPPM, lalu melanjutkan perjalanan menuju bumi perkemahan yang berlokasi di lapangan SMPN 1 Sambit, Campursari, Sambit, Ponorogo. Sesampainya di bumi perkemahan, seluruh adika bergegas untuk mempersiapkan segala kebutuhan Malam Unggun Gembira pada Kamis malam. Usai acara tersebut, para adika mengambil waktu istirahat di kemah mereka masing-masing. Sedangkan pada Jum’at paginya Perkajum diisi dengan acara hiking atau penjelajahan yang disertai dengan aneka perlombaan.

hikingnya sangat menantang, ada diving juga, dari sini saya belajar banyak hal, selalu rapih, mandiri, tahu waktu.,” ujar Ade Ramdhan, siswa kelas 1-L PM Gontor.

Berbagai perlombaan yang diadakan untuk memeriahkan Perkajum Gelombang II ini meliputi bidang kecakapan dan ketangkasan, serta skill kepramukaan. Dengan meraih poin tertinggi dari setiap perlombaan yang ada, Gugus Depan 15089/07 akhirnya mampu keluar sebagai pemenang dalam perlombaan ini. Rafa

Bekali Wawasan Siswa Akhir KMI, PM. Gontor Melalui Lembaga KMI Adakan Kegiatan Fathu al-Kutub

0

DARUSSALAM–Salah satu pendidikan yang diberikan Pondok Modern Darussalam Gontor (PM. Gontor) kepada santrinya adalah dengan dinamika kegiatan yang terus berlangsung hampir tanpa jeda. Setelah kegiatan Fathu al-Mu‘jam berakhir pada hari Selasa, (3/10) lalu, Siswa Akhir KMI Inspiring Generation yang jumlahnya mencapai 762 orang kembali disibukkan dengan kegiatan Fathu al-Kutub. Event ini berlangsung selama tujuh hari. Dua hari, (Rabu–Kamis, 4–5/10) digunakan untuk pengarahan tentang materi-materi yang akan dibahas, yaitu: al-Hadist, al-Fiqh, al-‘Aqidah, dan al-Tafsir, dan lima hari selanjutnya, (Sabtu–Rabu, 7–11/10) merupakan ajang bagi seluruh siswa akhir KMI untuk menambah wawasan dengan membaca kitab kuning karangan ulama-ulama terdahulu yang telah disiapkan panitia dan dibimbing langsung oleh beberapa orang guru senior dan semi senior.

Ada perbedaan dalam pelaksanaan kegiatan ini dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya, pengarahan materi yang akan dibahas diadakan di dalam Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) oleh Pakarnya. Tahun ini, pengarahan materi tersebut diadakan di kelas masing-masing oleh bapak-bapak guru yang ditunjuk langsung oleh Direktur KMI, yang mana sebelumnya mereka telah diberikan pengarahan.

Tujuan diadakan acara ini adalah untuk melatih pemahaman siswa akhir KMI dalam membaca kitab kuning dengan memperhatikan kemampuan bahasa yang mereka miliki. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk memperluas wawasan mereka serta meluruskan pendapat orang luar, bahwa santri Gontor tidak bisa membaca kitab kuning. K.H. Syamsul Hadi Abdan, Pimpinan Pondok menyempatkan diri untuk hadir dalam pembukaan dan penutupan acara ini. “Dalam membaca kitab kuning, Gontor memang memiliki cara yang berbeda dengan pondok-pondok lain. Jika pondok lain membaca dengan metode penerjemahan tiap kalimat, kita yang sudah dibekali ilmu Nahwu dan Shorf sejak masuk ke pondok, dapat langsung membaca dan memahaminya tanpa diterjemahkan.” ujar beliau saat Pembukaan acara ini pada Sabtu pagi (7/10). ikami86