Home Blog Page 357

Usai Hadiri Festival Kaligrafi ASEAN di Jombang, Syeikh Belaid Hamidi Kunjungi Gontor

0

DARUSSALAM – Usai menghadiri Festival Kaligrafi Asean di Jombang, Syeikh Belaid Hamidi al-Khattat berkunjung ke Pondok Modern Darussalam Gontor, Jum’at (22/9). Saat ini, beliau sudah ketiga kalinya berkunjung ke Gontor dengan membawa anak didik beliau dari Cina, Wang Qifei. Kedatangan Syeikh Khattat Maroko tersebut guna untuk bersilaturrahmi dengan Bapak Pimpinan serta memberikan Ijazah kepada santri dan Asatidz yang sudah mahir di Bidang Penulisan Khat.

Syukur Alhamdulillah, tahun ini Syeikh Belaid Hamidi memberikan ijazah kepada 67 orang santri dan asatidz dengan beberapa kriteria, yaitu: Khat Riq’ah 55 orang, Khat Diwani 5 orang, Khat Diwani Jali 7 orang, dan Khat Magribi 1 orang. Hal ini bisa tercapai karena di PMDG juga memiliki salah satu kegiatan ekstrakulikuler, yaitu AQLAM. Kegiatan ini merupakan wadah pelatihan para santri untuk meningkatkan skill mereka di Bidang Khat.

Al-Ustadz Belaid Hamidi al-Khathath lahir di ‘Ain Lauh, Kerajaan Maroko, 59 tahun silam. Beliau memiliki kemampuan dan prestasi yang sangat baik di bidang pendidikan. Oleh karenanya, Kerajaan Maroko memanggil beliau dan diminta untuk mengajar di Madrasah Maulawiyah yang berlokasi di lingkungan istana. Namun, setelah sekian tahun mengajar di Madrasah Maulawiyah, al-Ustadz Belaid Hamidi al-Khathath mengajukan surat pengunduran dirinya dari tugas mengajar di madrasah tersebut. Karena ingin menyebarkan ilmu yang beliau miliki. Saat ini, beliau menetap di Mesir dan menjadi pembimbing sekaligus pengajar Khat di Markaz Halqah al-Khairiyyah. Dengan kemampuan beliau di bidang khat, beliau telah menulis mushaf yaitu:

Mushaf Pertama
Dengan rahmat Allah swt. Mushaf pertama ditulis pada Jum’at Pertama tahun 1999 bertepatan dengan 15 Ramadhan 1420 H. Dan selesai pada Hari Jum’at Terkhir pada tahun tersebut. Dicetak di Percetakan al-Ma’arif di Rabat.Mushaf ini dicetak setelah melalui tashih berkali-kali. Hingga terakhir, ditashih oleh pentashih Muhammad Naji Muhammad al-Bahlawi. Foto bersama pentashih seperti di bawah ini.
Keterangan bahwa mushaf sudah melewati tashih dan layak cetak

Mushaf Kedua
Mushaf ini selesai ditulis pada hari Jum’at, 13 Sya’ban 1424 H/ 2003.

Mushaf Ketiga
Selesai ditulis pada hari Jum’at 8 Ramadhan 1425 H / 2004.
Mushaf tersebut dihias zahrafah oleh Hamid Hamidi, muzahrif (ahli ornament) yang juga adik kandung beliau paling kecil.

Mushaf Keempat
Selesai ditulis pada Hari Jum’at, tanggal 12 Jumadal Ula 1427 H/ 2006.
Mushaf ini dicetak atas biaya Percetakan al-Fadhilah di Rabat. Dan dijadikan wakaf dengan dibagi-bagikan di masjid-masjid setiap bulan Ramadhan. Mushaf ke-empat ini dipoles dengan Ornament corak Andalusia karya Muzahrif Maroko ‘Abdullah al-Wazza’i.
Syaikh Belaid memberi kenang-kenangan mushaf-nya yang ke-empat kepada Mufti Mesir, Ali Jum’ah.

Mushaf Kelima
Selesai ditulis pada hari Jum’at, 6 Muharram 1428 H/ 2007.
Mushaf kali ini ditulis dengan bentuk melebar, seperti corak Mushaf Usmani dulu ditulis.
Mushaf ini dianggap sebagai mushaf terbesar yang pernah ditulis dengan Khat Magribi Mabsuth.

Mushaf Keenam.
Mushaf ini mulai ditulis pada Hari Jum’at, tanggal 28 Safar 1428. Saat ini sudah sampai ditulis sampai surat al-Hajj. Mulai ditulis di Maroko, satu juz diselesaikan di Perancis, dan beliau berharap bisa selesai dan khatam ditulis di Mesir. Mushaf ini ditulis dalam bentuk makhthuth.

Selama 5 hari berkunjung ke PMDG, Jumat (22/9) hingga Selasa (26/9), beliau gunakan semaksimal mungkin untuk menularkan ilmu beliau kepada para santri dan asatidz terutama di bidang kaligrafi. Selain berkunjung ke Gontor Pusat beliau juga menyempatkan diri untuk berkunjung ke Universitas Darussalam, PMDG Kampus 2 Madusari, PMDG Putri Kampus 1 Mantingan, dan PMDG Putri Kampus 3 Widodaren. Kehadiran beliau di Gontor menjadi motivasi bagi seluruh santri dan asatidz agar bisa memiliki skill kaligrafi seperti beliau.*Aff

KMI Adakan Kegiatan Fathu al-Mu’jamaini bagi Siswa Akhir KMI 2018

0

DARUSSALAMFathu al-Mu’jamaini merupakan acara yang digelar oleh Kulliyatu al-Mu’allimin al-Islamiyah (KMI) guna menguji kemampuan Siswa Akhir KMI dalam pencarian arti kosakata bahasa Arab yang belum diketahui dengan menggunakan Kamus Munjid, dan juga pencarian kata atau kalimat serta ayat dalam Al-Quran menggunakan al-Mu’jam al-Mufahros.

Ujian kedua materi ini diadakan pada hari Senin Malam (2/10), dan Selasa malam (3/10). Dimulai setelah Isya dan berakhir pukul 22.00 WIB. Acara mengambil waktu belajar malam siswa akhir dalam pelaksanaaanya, dan diselenggarakan di Gedung Yaqdzoh. Acara dibimbing oleh para wali kelas dan beberapa pengawas tambahan dari guru angkatan tahun keenam dan tahun pertama tiap kelasnya.

Beberapa hari sebelumnya, tepatnya hari Sabtu, (30/9) pengarahan untuk acara ini telah dilakukan oleh para Wali Kelas dengan mengambil waktu belajar pada jam ke- 5 dan ke- 6. Pengarahan berisi tentang cara penggunaan kamus Munjid dan al-Mu’jam al-Mufahros, sistem pencarian kata di dalamnya, daftar isi dalam kamus, dan cara menjawab soal dalam ujian Fathu al-Mu’jamaini. Ujian ini akan menjadi latihan tambahan bagi siswa kelas enam tentunya, mengingat materi fathu al-Munjid ini  akan diujikan dalam Ujian Siswa Akhir KMI Gelombang Pertama. Semoga dengan ujian ini, nilai siswa akhir dalam Ujian Gelombang Pertama dapat meningkat dan memberi motivasi serta inspirasi bagi generasi setelahnya agar lebih giat dalam mencapai akhir yang baik. ikami86

Pakar Sejarah Islam Universitas Ummul Qura Makkah Kunjungi Gontor

0

Gontor –Untuk kesekian kalinya, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kembali dikunjungi oleh tamu bertaraf internasional. Tepat pada Senin (2/10), Prof. Dr. Muhammad As-Sallumy Pakar Sejarah Islam Universitas Ummul Qura Makkah didampingi oleh alumi Gontor Al-Ustadz Wildan, disambut hangat oleh Pimpinan PMDG, K.H. Syamsul Hadi Abdan yang didampingi oleh Wakil Direktur Kulliyatu-l Mu’allimin al-Islamiyah (KMI), H. Farid Sulistiyo, dan Ketua YPPWPM, Al-Ustadz Imam Shobari dan Al-Ustadz Ismail Abdullah Budi Prasetyo di Kantor Pimpinan.

Datangnya Prof. Dr. Muhammad As-Sallumy ke PMDG adalah untuk mengetahui lebih dalam tentang PMDG, dari displin, bahasa dan suasana di PMDG, yang namanya tidak asing lagi di kaca internasional.

Prof. Dr. Muhammad As-Sallumy
Prof. Dr. Muhammad As-Sallumy

Selain bersilaturrahmi ke Pimpinan PMDG, tamu ini juga menyapa seluruh santri PMDG di masjid Jami’, memberikan sedikit ilmu dan pesan serta kesannya kepda seluruh santri, “Senjata umat Islam adalah ilmu, pengetahuan, dan iman” uajar Prof. Dr. Muhammad As-Sallumy, dan pesan beliau kepada seluruh santri adalah agar selalu belajar dengan giat, “menuntut ilmu itu adalah kewajiban bagi kita semua” adalah kata penutup dari beliau.

Selepas shalat berjamaah dan menyapa santri, beliau melanjutkan perjalanan menuju PMDG Kampus 2, beliau juga ingin melihat suasana dan keadaan kampus 2 yang bertempat di desa Madusari yang tidak jauh dari Gontor.Muis

Pentas Seni Darussalam didesain sebagai Media Pendidikan

0

Mantingan,  Jum’at (29/9),  Gebyar  Seni Darussalam adalah salah satu kegiatan yang selalu diadakan  setiap tahunnya , GSD(Gebyar Seni Darussalam) Acara yang merupakan ajang pertandingan persahabatan antar angkatan kelas 4 dan 3 Intensif. Untuk tahun ini berbeda dengan GSD tahun-tahun sebelumnya disini angkatan kelas 4 dan 3 Intensif  bukan bersaing untuk  menjadi yang terbaik tetapi mereka bersatu untuk menyajikan pentas seni drama yang baik di Pentas Seni Darussalam (PSD). Mereka mengusung tema Rusia Untuk Pentas Seni Darussalam  tahun ini dengan judul  drama “The Moon That Embrace The Sun” mereka menampilkan seni drama dengan menggunakan dialog Bahasa Arab dan Bahasa Inggris yang baik, acara ini dinilai langsung oleh para juri dari segala aspek, drama, kostum, dekorasi, bahasa, kinerja panitia,  ketepatan waktu dan lain sebagainya. Para Juri merupakan  guru-guru KMI  yang yang sangat ahli dalam bidang tersebut. Sehingga sistem penilaian sangat rinci dan detail.

Salah Satu Adegan Drama PSD
Salah Satu Adegan Drama PSD

“Pentas Seni  Darussalam sebagai media persiapan untuk menghadapi Drama Arena di tahun yang akan datang dan semuanya di design sebagai media pendidikan”, Ujar Al Ustadz Drs. Muhammad Fauzi M.Ud  Wakil Direktur KMI Gontor Putri Kampus 2 Ketika membuka acara Pentas Seni Darussalam Jum’at lalu.

Sambutan Bapak Wakil Direktur KMI GP kampus2
Sambutan Bapak Wakil Direktur KMI Gontor Putri kampus2

 

Setelah selesai acara juri mengumumkan nilai dan beberapa evaluasi dari acara ini. Dan dengan segala evalusi yang diberikan oleh juri sebagai pembelajaran bagi angkatan kelas 4 dan 3 Intensif untuk menuju Drama Arena ditahun yang akan Datang. Dan The Best Actress Dalam Pentas Seni Darussalam pada Tahun ini adalah Nayla Ilma Kauna(4B) dan Hida Wahida(4D).virni

 

Duta Gudep 2018 : Lahirkan Tunas Muda Berkarya

0

Look wide, and even when you think you are looking wide, look wider still.

Memandanglah sesuatu secara luas. Dan bila kau pikir cara pandangmu sudah luas, maka luaskanlah cara pandangmu lagi.

Begitulah kalimat yang dikutip oleh Lord Baden Powell sang Bapak Pramuka Dunia. Pramuka menjadi salah satu gerakan yang memiliki misi untuk menjadi solusi atas segala permasalahan dan problematika kaum manusia di dunia. Menjadi seorang pramuka adalah suatu keharusan yang baik adanya. Tidak merugikan pun tidak menyesatkan.

Gontor, sebuah lembaga pendidikan berbasis Islam pun mengakui bahkan menjunjung tinggi keberadaan pramuka. Dengan pedoman Kami Pramuka tapi Kami Muslim/Muslimah, Gontor dengan segala upayanya telah berhasil menggerakkan islamisasi pramuka di dalam ranah negeri dengan menara besarnya itu.

Duta Gudep 2017
Peserta Duta Gudep dalam Babak Final merangkai kreasi parcel pada sesi Talent Show

Duta Gudep salah satunya. Menjadi agenda tahunan Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2, Duta Gudep termasuk salah satu yang bergengsi di kalangan santriwati. Adalah acara yang diadakan untuk menguji wawasan santriwati mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kepramukaan, pun juga hal-hal yang membahas tentang wawasan umum serta bahasa dan pelajaran akademis santriwati. Acara ini diadakan dengan 3 babak di dalamnya. Babak pertama yang didakan serempak oleh seluruh gugusdepan Darussalam Gontor Putri Kampus 2 yakni Gugusdepan 09.196, 09.198, 09.200, dan 09.202. Dari babak pertama diambil 5 orang dari tiap satuan penggalang dan satuan penegak, selanjutnya nilai tertinggi dimajukan menuju BabaK Final. Di Babak Final yang bertepatan pada Kamis (28/9) lalu, peserta diuji melalui 3 ronde yakni soal untuk masing-masing individu, soal rebutan, dan sesi Talent Show. Pada periode yang diprakarsai oleh Andalan Koordinator dan Gugusdepan Gerakan Pramuka 1438/1439 ini, Talent Show yang diperwajibkan untuk seluruh peserta adalah menjahit bendera.

 

Di tahun yang penuh keberkahan ini, Duta Gudep kembali menumbuhkan tunasnya—Evi Nur Maulidiana (3B) dari Satuan Penggalang dan Bening Nur Cahya (4B) dari Satuan Penegak. Pemberian simbolis diberikan langsung oleh Duta Gudep periode 2016 lalu, Salma Nur Sa’diyah (5B) dari penegak dan Azizah Qurrota (4B) dari penggalang.

 

Duta Gudep Satuan Penggalang 2016 memberikan simbol dan mahkota kepada Duta Gudep Satuan Penggalang 2017
Duta Gudep Satuan Penggalang 2016 memberikan simbol berupa mahkota kepada Duta Gudep Satuan Penggalang 2017

Gontor mengislamkan pramuka dan menelurkan Pramuka Muslimah Sejati. Begitu kesan yang dapat dipetik dari acara Duta Gudep. Menjadi muslimah yang sitti-l-kull adalah apa yang menjadi tujuan Gontor Putri untuk seluruh santriwatinya. Dari pramuka, Gontor dapat menyeruakkan misinya. Karena dari pramuka, Gontor melahirkan tunas muda berkarya.   

 

NOORAJAVI

K.H. Hasan Abdullah Sahal Hadiri Rapat Pleno Dewan Pertimbangan MUI ke-20

0

JAKARTA-(27/9) Pada hari Rabu lalu, 27 September 2017 yang bertepatan dengan 7 Muharram 1439 H. Bapak Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal menghadiri Rapat Pleno Dewan Pertimbangan (Wantim) Majlis Ulama’ Indonesia (MUI) yang ke-20 di Aula Buya Hamka, Gedung MUI lt. 4, Jakarta dengan tema “Resolusi Umat Islam untuk 1439 H”. Acara ini dihadiri oleh Prof. Dr. Nasaruddin Umar selaku Wakil Ketua Wantim, Dr. Bahtiar Nasir, Lc. MM. dan anggota-anggota Wantim MUI lainnya. Dipimpin oleh Ketua Wantim Prof. Dr. K.H. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, M.A. atau lebih akrab dipanggil “Din Syamsuddin” dengan prolog :” Umat Islam menghadapi yang penuh hiruk-pikuk 1439 H” acara berjalan serius namun santai. Reyzin

K.H. Hasan Abdullah Sahal, Datangi Peringatan Hari Nasional Saudi Arabia ke-87

0

JAKARTA-(26/9) Kerajaan Arab Saudi atau Kingdom of Saudi Arabia (KSA) melalui Kedutaan Besar untuk Indonesia, merayakan Hari Nasional KSA ke-87 -yang jatuh setiap tanggal 23 September- di Grand Ballroom Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Hari Nasional punya makna berbeda bagi rakyat negeri kerajaan tersebut, yaitu menandakan penyatuan antara umat dan Jazirah Arab. Hari Nasional Saudi bukanlah hari kemerdekaan. Akan tetapi, hari uniletarisasi umat dan Jazirah Arab, saat Kerajaan Arab Saudi mempresentasikan 90 persen dari luas wilayahnya yang belum pernah dijajah oleh asing.

K.H. Hasan Abdullah Sahal bersama Duta Besar Saudi Arabia Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi pada National Day of Kingdom of Saudi Arabia
K.H. Hasan Abdullah Sahal bersama Duta Besar Saudi Arabia Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi pada National Day of Kingdom of Saudi Arabia

Acara yang berlangsung dari sekitar pukul 19.00 hingga 21.00 WIB dihadiri banyak pejabat Saudi, termasuk Duta Besar Saudi untuk Indonesia Syeikh Usamah bin Muhammad Al-Syu’aiby, tokoh-tokoh nasional Indonesia, duta-duta besar berbagai negara, aktivis, pebisnis, serta tamu undangan lainnya.

Diantara tokoh nasional Indonesia yang hadir adalah Wakil Presiden Jusuf Kalla, Presiden RI ke-3 B.J. Habibie, Wakil Ketua MPR RI Dr. H. Muhammad Hidayat Nur Wahid, M.A, Wakil Ketua DPR RI Dr. H. Fadli Zon, S.S, M.Sc. , Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, dan Ketua Umum Partai Gerindra H. Prabowo Subianto.

Sedangkan dari tokoh-tokoh Agama, K.H. Hasan Abdullah Sahal Bapak Pimpinan PMDG, Anggota Badan Waqaf PMDG K.H. Abdullah Said Baharmus, Lc., Ketua GNPF MUI Ustadz Bahtiar Nasir, Lc., M.M. Reyzin

Pelantikan Pengurus DEMA Universitas Darussalam Periode 2017-2018

0

GONTOR–Pimpinan Pondok K.H. Hasan Abdullah Sahal melantik Pengurus Dewan Mahasiswa Universitas Darussalam (UNIDA) periode 2017-2018, di Aula Robitoh, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Jum’at (29/9) malam.

Acara ini merupakan acara tahunan yang diadakan UNIDA Gontor. Sebelum resmi dilantik menjadi pengurus DEMA, diadakan pemilihan calon ketua DEMA pusat baru pada Jum’at (29/9) pagi. dilanjutkan dengan Laporan Pertanggungjawaban DEMA lama oleh Al-Ustadz Mulia Ramadhan, Jum’at (29/9) malam,  lalu pembacaan surat mandat dan serah terima amanat dari Al-Ustadz Hasyim Asy’ari sebagai pengurus DEMA pusat lama kepada Al-Ustadz Muhammad Hanif Fauzi sebagai pengurus DEMA pusat baru.

Acara berjalan lancar berkat kinerja panitia yang baik, teratur, dan rapi. Serta berkat dukungan dari seluruh mahasiswa UNIDA Siman, maupun yang ada di kampus-kampus cabang. lalu acara ditutup dengan doa oleh Pimpinan Pondok K.H. Syamsul Hadi Abdan. Rafa

Nama-Nama Pengurus Dewan Mahasiswa Universitas Darussalam Gontor Periode 2017-2018

Dewan Mahasiswa Pusat

  1. Muhammad Hanif Fauzi                        Bogor
  2. Hanif Indra Kusuma                               Magelang
  3. Ady Taufiq Al-Fikri                                  Yogyakarta

Dewan Mahasiswa Wilayah Gontor Pusat

  1. Indra Setiawan                                        Jambi
  2. Muhammad Hanif Alfarisi                   Probolinggo

Dewan Mahasiswa Wilayah Gontor Kampus 2

  1. Adnanda Yudha Rhezaldi                     Solo
  2. Hanif Zuhdi                                             Lampung

Dewan Mahasiswa Wilayah Gontor Kampus 3

  1. Arfian Risqi Mubarok                          Ponorogo
  2. Arifin Hanafi                                          Lampung

Dewan Mahasiswa Wilayah Gontor Kampus 6

  1. Muhammad Abdul Haris                   Bali
  2. Muhammad Yusuf Alfarizy                Semarang

Dewan Mahasiswa Wilayah Gontor Kampus Siman

  1. Abdullah Bawazier                              Jakarta
  2. Achmad Farid                                      Bekasi

Dewan Mahasiswa Wilayah Gontor Putri Kampus 1

  1. Nur Annisa                                         Cilacap
  2. Nailul Muna Dzazulfa                      Bojonegoro

Dewan Mahasiswa Wilayah Gontor Putri Kampus 2

  1. Farida Syarifah                                  Malang
  2. Umi Nur Vianta                                 Malang

Dewan Mahasiswa Wilayah Gontor Putri Kampus 3

  1. Nur Hidayatul Azizah                       Kebumen
  2. Nindya Khalimatust Solekhah        Trenggalek

Dewan Mahasiswa Wilayah Gontor Putri Kampus 5

  1. Alfa Firdausa Aulya                          Blora
  2. Zulfi Rahma Fauziyah                      Kediri

Dewan Mahasiswa Wilayah Gontor Putri Kampus Mantingan

  1. Siti Aulia Musyayyadah                   Bandung
  2. Dewi Setryorini                                  Banten

Silaturahim IKPM Lampung Bersama Kiai Syamsul di PMDG Kampus 9

0

KALIANDA, LAMPUNG – Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), K.H. Syamsul Hadi Abdan, berkesempatan menemui alumni-alumni Pondok Gontor yang berdomisili di daerah Lampung, dari mulai yang tergolong generasi tahun 70-an sampai dengan yang belum lama telah menyelesaikan masa pengabdiannya.

09Jum’at (22/9) malam, berlokasi di Hotel Emersia Lampung, beberapa alumni senior dari IKPM Lampung menyempatkan diri untuk datang dan berkunjung ke tempat tersebut guna menemui Kiai Syamsul. Sekitar dua jam bahkan lebih, berlangsunglah perbincangan hangat diantara beliau-beliau yang berjumlah empat orang pada malam itu. Bercengkrama dan bercerita masa dahulu ketika di Pondok membuat gelak tawa disela-sela perbincangan tersebut menjadi menarik dan sangat menunjukkan rasa kebersamaan diantara mereka.

Di hari berikutnya, Sabtu (23/9) malam, giliran para alumni-alumni junior yang beberapa juga sudah berkeluarga datang dan menemui Kiai Syamsul di PMDG Kampus 9, guna ingin bersilaturahim dan mendengarkan secara langsung sedikit pesan dan nasehat bagi mereka yang sudah tidak lagi tinggal di Pondok.

Silaturahim tersebut diadakan pada sela-sela persiapan beliau sebelum menghadiri acara silaturahim bersama para guru dan santri di aula pertemuan PMDG Kampus 9. Pertemuan yang terbilang singkat itu pun tetap memberikan pesan dan nasehat yang terbaik bagi teman-teman alumni di IKPM Lampung untuk terus berjuang, berakhlak tetap seperti halnya seorang santri, serta istiqomah menjaga nama baik almamater Pondok terkhusus di daerah Lampung. biibmufassir

Temui Seluruh Warga Gontor Kampus 9, Kiai Syamsul Beri Wejangan

0

KALIANDA, LAMPUNG – Bapak Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dalam hal ini K.H. Syamsul Hadi Abdan, menyambangi PMDG Kampus 9 di Kalianda, Lampung setelah usai menghadiri resepsi pernikahan Al-Ustadz Akbar Alfahmi di Lampung kota pada hari Sabtu (23/9) pagi.

Sehari sebelumnya, rombongan baru sampai di Bandara Raden Inten II Lampung sekitar pukul 15.10 WIB, dengan menggunakan pesawat Sriwijaya Air dari Bandara di Solo hingga sampai nya di Lampung. Kedatangan rombongan pun disambut hangat oleh beberapa Asatidz senior dari PMDG Kampus 8 dan 9, juga terdapat teman-teman alumni yang aktif berkecimpung di IKPM Lampung yang ikut datang ingin bersua langsung dengan Pak Kiai.

Sabtu (23/9) siang, beliau sampai di PMDG Kampus 9 tepat pada pukul 14.00 WIB dan langsung diantarkan oleh Bapak Wakil Pengasuh Gontor 9, Al-Ustadz Suwito Jemari, untuk segera menuju ke tempat beliau menginap dan beristirahat di Pondok tersebut.

Pada sore harinya, sekitar pukul 17.00 WIB di Guest House PMDG Kampus 9, Kiai Syamsul menyempatkan diri untuk berkumpul dan bertemu secara langsung dengan para guru yang sudah berkeluarga, guna untuk memberikan sedikit pesan dan nasehat, juga penting dalam hal menyamakan persepsi dan pandangan demi memperjuangkan kemajuan Pondok kedepannya.

Maka sesuai dengan jadwal yang diberikan kepada beliau, malam harinya giliran para guru junior dan juga seluruh santri PMDG Kampus 9 yang berkesempatan bertemu secara langsung dan sama-sama mendengarkan banyak wejangan tentang kepondokmodernan dan juga sejarah tentang Pondok. Mereka pun sangat antusias menanggapi dan menyimak semua apa yang disampaikan beliau dari atas mimbar.

04Pimpinan Pondok, Kiai Syamsul yang malam itu mengenakan peci hitam, serta setelan jas lengkap, rapih, dan berwibawa terlihat begitu bersemangat dan penuh keseriusan dalam hal menyampaikan pesan dan nasehat yang mengandung Panca Jiwa dan Panca Jangka didepan seluruh warga PMDG Kampus 9.

“Setelah wafatnya Trimurti Pendiri Pondok, katakanlah selama saya mengikuti perjalanan Pondok selama 43 tahun sampai sekarang, bahwa Gontor tidak ada perubahan, yang berubah hanya jumlah santri nya saja dan beberapa bangunan, akan tetapi tata cara hidup, cara berdisiplin, kurikulum dan jiwanya tidak berubah sampai sekarang.” ungkap beliau di sela-sela nasihatnya. biibmufassir