Home Blog Page 367

Persiapan Panggung Drama Arena 592

0

Gontor – Pagi ini Gontor terlihat cerah sebagaimana beberapa hari sebelumnya, aktifitas belajar mengajar tetap terlihat santri, guru juga terlihat berlalu lalang di depan Balai Pertemuan Pondok Moder (BPPM) maupun disekitar gedung Saudi 6.

Pemandangan memang sedikit berbeda di depan bagian timur (BPPM), dimana disana terlihat sebuah panggung besar dengan tinggi sekitar 15 meter dan lebar sekitar 23 meter dan terlihat Guru pembimbing Drama Arena (DA) Kelas 5 sekitar 10 orang dan terlihat pula santri kelas 5 sebanyak 100 orang yg di izinkan untuk bekerja menata panggung, Sound System, panggung operator dan juri, lighting dan lain sebagainya.

Salah satu Staf pengasuhan ust. Hammas menuturkan, “ada sekitar 10 orang pembimbing Drama Arena dan Panggung Gembira yang di izinkan untuk tidak mengajar dan juga ada sekitar 100 orang santri kelas 5 yang juga di izinkan untuk tidak masuk kelas guna menyukseskan acara DA tersebut”.

Drama Arena dan Panggung Gembira merupakan even tahunan yang selalu di selenggarakan oleh Pondok Modern Darussalam Gontor dan merupakan rangkaian dari pekan perkenalan Khutbatul Arsy untuk santri baru, agar mereka semua mengenal dan memahami bahwasannya banyak ditemukan pelajaran kurikuler dan ekstra kurikuler di Pondok yang dapat di ikuti.

Apel Tahunan Perdana di UNIDA Gontor

0

Siman – Selasa (15/8) Untuk pertama kalinya, Universitas Darussalam (UNIDA) menggelar Apel Tahunan Khutbatul Arsy’ di Kampus Siman Ponorogo, acara ini merupakan acara perdana bagi seluruh mahasiswa dan para dosen UNIDA.

Keadaan yang baru, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini para mahasiswa tidak hanya menjadi penonton, namun menjadi penyelenggara yang sekaligus berperan aktif dalam mensukseskan acara Apel tahunan ini.

Ketua Badan Wakaf Drs. KH Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed, Rektor UNIDA Prof. Dr. KH. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., ketua-ketua lembaga, para Dekan, dan para dosen baik luar maupun dalam ikut hadir dalam acara Apel Tahunan ini.

Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal berkesempatan menjadi Inspektur upacara dalam PKA UNIDA (15/8). Bermottokan, “Gontor mencerdaskan kehidupan umat, bersatu membina bangsa” apel tahunan UNIDA berjalan penuh khidmat. Seluruh peserta apel menyimak pidato pimpinan dengan penuh seksama.

Acara ini berlansung sejak pukul 07.00 hingga pukul 10.10 WIB, dimulai dengan upacara pengibaran bendera, Pidato Pimpinan PMDG, penampilan-penampilan, hingga parade barisan.

Para mahasiswa mampu menyuguhkan penampilan yang luar biasa dihadapan para tamu undangan yang hadir, tangisan haru menyelimuti sanubari para petinggi pondok, tak terkecuali Bapak rektor yang selalu meneteskan air mata, tanda bangga dan haru akan penampilan para mahasiswa dalam Apel Tahunan Khutbatul Arsy yang diselenggarakan oleh UNIDA ini.

“Jadi semboyan kita, bahwa kualitas oke, tapi kita tidak meninggalkan formalitas, itu selalu kita tekankan, akademis oke non akademis juga oke, buktinya terlihat penampilan hari ini adalah prima” Tutur Rektor UNIDA Prof. Dr. KH. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. rafa

 

Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. Hadiri Apel Tahunan Gontor Kampus 9

0

Kalianda – Pada hari Senin, (31/7) lalu diadakan Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatu-l ‘Arsy di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 9 Kalianda, Lampung. Acara ini dihadiri oleh Rektor UNIDA Gontor (Universitas Darussalam) Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. dan Al-Ustadz Sunan Autad Sarjana, Lc. Beliau berdua sebagai utusan Pimpinan dalam rangka Apel Tahunan di PMDG Kampus 9.

Tahun ini, Gontor 9 mengangkat semboyan “Gontor Mencerdaskan Kehidupan Umat, Bersatu membangun Bangsa” sebagai tema PKA. Dengan santrinya yang berjumlah 585 orang, mereka berkolaborasi dalam memeriahkan Apel Tahunan tahun ini, dalam kesempatan ini, Gontor 9 unjuk gigi melalui penampilan-penampilan memukau para santri yang meliputi Alulan Bahana Gontor, Reog Ponorogo, Tari Malulo, Tari Bedana, Perbeda (Persatuan Bela Diri Darussalam), Persada (Persatuan Senam Darussalam), dan DBBG (Darussalam Body Building Gymnasium).

Acara yang dilanjutkan dengan Kuliah Umum Babak I yang disampaikan langsung oleh Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. Beliau memaparkan sejelas-jelasnya segala hal terkait pondok agar para santri memahami totalitas pendidikan di Gontor dengan sebaik-baiknya.ahsypka g9

Kiai Hasan: Pondok Gontor Milik Umat Islam Sedunia

0

Gontor – Pada hari Senin (7/8) lalu, dalam lanjutan Kuliah Umum Babak IV, K.H. Hasan Abdullah menegaskan dalam pidatonya, “Pondok ini, pondoknya seluruh Umat Islam seluruh dunia, bukan pondoknya tokoh masyarakat, bukan pondoknya perusahaan, bukan pondoknya UNESCO.” pesan beliau kepada selukuliah umummiliki ide dan nilai, idenya adalah mendidik umat, nilai-nilainya adalah Panca Jiwa, tidak boleh diubah, tidak boleh diganti.” Lanjut beliau dalam pidatonya.

Acara yang berlangsung di BPPM (Balai Pertemuan Pondok Modern) ini dihadiri oleh Pimpinan PMDG, Ketua Lembaga Tinggi, Wakil Pengasuh dan Wakil Direktur KMI dari kampus-kampus Gontor, beserta seluruh santri dan guru PMDG.

Tujuan diadakannya Kuliah Umum ini adalah sebagai perpeloncoan bagi seluruh santri dan guru. Agar semua dapat mengerti dan paham apa Pondok Modern itu, siapa yang punya, apa isinya, dan apa tujuannya.ahsy

Kyai Hasan Hadiri Reuni Angkatan 1978

0
Suasana Hangat Kiai Hasan bersama Kiai Hidayat
Suasana Hangat Kiai Hasan bersama Kiai Hidayat

Pandaan- K.H. Hasan Abdullah Sahal menghadiri reuni alumni angkatan 1978. Reuni ini diadakan di daerah Pandaan, tepatnya di hotel Tretes View Convention. Ini adalah reuni kedua yang mana reuni sebelumnya diadakan di Banten. Diantara alumni 1978 ini adalah K.H. Masyhudi Subari, M.A. Direktur KMI dan K.H. Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua MPR. Acara dimulai dari hari Selasa–Kamis (25-27/8) dan puncaknya adalah pertemuan dengan Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) pada hari Kamis malam (27/8). Pertemuan dimulai pukul 20.30 WIB dengan sambutan ketua panitia reuni dan ketua angkatan.

Angkatan yang diberi nama Tovasa 78 (Thalabatu Faslu Sadis) ini mengangkat tema “Reuni Menuju Berkah”. Seluruhnya alumni Tovasa berjumlah 126 orang, dan sudah 14 orang dari mereka yang wafat. Angkatan ini adalah angkatan yang perdana memberikan nama angkatan juga menjadi Panitia Peringatan 50 Tahun Gontor. Dalam reuni ini mereka bernostalgia tentang masa-masa belajar di Gontor. Termasuk pahit-manisnya mondok di Gontor.

Dalam pertemuan ini Kiai Hasan memberikan nasehat dan arahan. Beliau berpesan agar selalu bersyukur dengan segala nikmat yang ada, menjaga ukhuwwah di antara alumni, mengedepankan pendidikan untuk kemajuan bangsa. Selanjutnya diteruskan dengan dialog bersama Pak Hidayat tentang masalah-masalah terkini di Indonesia.  AaRum

PKA Tahun Ini Istimewa; “Buka mata, buka telinga, buka hati dan akal pikiran.”

0

Ahad 13 Agustus 2017 lalu,  telah diadakan upacara Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy (PKA) Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 dan 2. PKA merupakan kegiatan yang hukumnya wajib di Gontor, maka dari itu setiap tahun acara ini dilaksanakan disetiap kampus Gontor pusat maupun cabang. Pekan Perkenalan ini dimeriahkan dengan rentetan acara-acara sebelum dan sesudahnya, seperti Pekan Olaharaga Darussalam (POD), haflah wuddiyah, LPG/TPi (Lomba Perkemahan Galang/Tegak Putri), Pelangi Antar Nusa (PAN), Drama Arena maupun Panggung Gembira. Meskipun PKA rutin diadakan setiap tahun, namun PKA bukan sekedar rutinitas. PKA mengandung arti dan manfaat yang luar biasa bagi segenap penduduk Pondok Modern Darussalam Gontor, karena PKA memahamkan segenap santri dan guru-guru tentang bagaimana Pondoknya, apa tujuannya, bagaimana dinamikanya, apa prinsipnya, siapa saja yang ada didalamnya, bahkan bagaimana sejarahnya.

Pengibaran Bendera Upara PKA
Pengibaran Bendera Upacara PKA

Apel tahunan PKA diadakan dilapangan depan audiatorium Pondok Modern Darussalam Gontor Putri kampus 1, diikuti oleh seluruh santriwati PMDG Putri kampus 1 dan 2 serta segenap guru dan tamu undangan. Acara berangsung dengan khidmat dengan dukungan cuaca yang cerah dan penampilan para petugas upacara yang optimal, tentunya setalah persiapan yang matang. Begitupun pada akhir-akhir acara ini lebih meriah lagi dengan penampilan atraksi-atraksi oleh para santri, mulai dari penampilan MBGND (Mercing Band Gema Nada Darussalam, atraksi pramuka (388 santriwati), senam kreasi (360 santriwati), dan yang terakhir yaitu tari masal (260 santriwati). Penampilan-penampilan tersebut disajikan dengan berbagai inovasi baru yang sarat akan kreativitas, mulai dari kostum, gerakan, musik hingga formasinya.

Khutbatu-l-‘Arsy tahun ini berbeda karena pada tahun ini kita semua menyongsong 1 abad Pondok Modern Darussalam Gontor. KH. Hasan Abdullah Sahal menyampaikan agar momen ini dapat kita jadikan sebagai momen untuk memperdalam pemahaman kita terhadap pondok, meningkatkan perhatian kita terhadap dinamika pondok yang dahulu dan sekarang serta inovasi apa yang akan kita adakan untuk pondok dimasa akan datang. Dalam hal ini beliau mengatakan bahwa perjalan Gontor –meskipun telah mengalami dinamika yang panjang- sebenarnya masih sangat panjang; masih belum ada apa-apanya dengan yang dicita-citakan Trimurti pendiri Pondok.

Senam Kreasi Gontor Putri
Senam Kreasi Gontor Putri

Tahun ini semakin istimewa karena tahun ini merupakan tahun pertama dimana Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy diikuti oleh 6.100 peserta yang terdiri dari guru-guru, mahasiswa serta santri-santri dari Gontor Putri kampus 1 dan 2, begitulah yang dikatakan  oleh Bapak Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Putri Kampus 1 KH. Ahmad Suharto, M.Pd.I dalam sambutannya pada Kuliah Umum Babak I (13/08) di auditorium Gontor Putri Kampus 1.

Sebagaimana yang beliau katakan, “Buka mata, buka telinga, buka hati dan akal pikiran”. KH. Hasan Abdullah Sahal menghimbau pada segenap peserta PKA baik guru-guru, mahasiswi, maupun santriwati untuk tetap fokus dalam mengikuti kuliah umum. Jangan sampai ada unsur istigna’ (merasa tidak butuh) apalagi istikhfaaf (menganggap remeh) terhadap Khutbatu-l-‘Arsy ini. Hal ini mengisyarakatkan betapa sakralnya acara tersebut.pearl.

Kuliah Umum Babak I, KH. Hasan Abdullah Sahal: Kokohnya Disiplin Kebersamaan Menjadi Fondasi Kemajuan Pondok

0

Ngawi – Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 Mantingan Ngawi Indonesia yang berlangsung pada hari Ahad, 15 Agustus 2017 terbilang sukses & berjalan lancar karena tidak ada kendala apapun di lapangan.

KH. Hasan Abdullah Sahal dalam pidato Babak 1 Di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 juga berkisah tentang perjalanan Gontor, mulai Gontor terbatas sarana prasarananya termasuk mengungkap dulu Pondok Gontor Putri Kampus 1 masih berupa hamparan sawah, semua serba terbatas, gedung juga masih sedikit akan tetapi tahun demi tahun juga berkembang, begitu pula berkembangnya Gontor yang pada akhirnya memiliki Pondok-Pondok cabang yang tersebar di seluruh Indonesia, begitulah dinamika perkembangan Gontor hingga saat ini, sebagaimana terkutip dalam pidato Amanah Pimpinan yang dibacakan oleh beliau pada saat apel Tahunan Pekan Perkenalan, pagi sebelumnya:

“Dinamika yang terjadi dan dicapai, dan tidak terlepas dari dinamika tahun-tahun ini bahkan puluhan tahun yang lalu dan untuk ratusan tahun yang akan datang.

Ibarat tiang-tiang pancang, paku bumi, paku bumi atau batu-batu pondasi yang terpendam, berjasa, berjasa bagi bangunan-bangunan menjulang diatasnya, setinggi dan sebesar apapun. Kokohnya disiplin kebersamaan, pengorbanan, toleransi, keikhlasan kerukunan dan kedamaian generasi-generasi yang lalu menjadi fondasi kemajuan pondok modern yang akan datang. Demikianlah generasi-generasi yang lalu hingga sekarang…,Dynamic Generation, Smart Generation, Prestigious Generation, Identity Generation, Survival Generation, dan sekarang ini Inspiring Generation, sumber dan pembangkit inspirasi dan inovasi”.

Dinamika yang ada di pondok Gontor harus tetap di jaga, karena dinamika ini akan berlangsung terus hingga 10 atau bahkan 100 tahun yang akan datang karena Gontor akan tetap berbenah.

Galeri Apel Tahunan Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 & 2 2017

0

NGAWI — Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 & 2, Ahad, 20 Dzulqo’dah 1438/13 Agustus 2017.

Apel Tahunan Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 2017

0

Ngawi – Apel tahunan Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 Mantingan Ngawi Indonesia dihelat pada hari Ahad, 15 Agustus 2017. Acara apel tahunan ini merupakan agenda tahunan yang selalu dilaksanakan dan perhelatan ini adalah yang perdana untuk kampus putri dalam Jawa.

Dalam perhelatan apel tahunan ini kampus putri 1 tetap mengusung tema yang telah ditetapkan oleh Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo Kampus Pusat, “GONTOR MENCERDASKAN KEHIDUPAN UMMAT, BERSATU MEMBINA BANGSA”, dan tema inipun telah diseragamkan untuk kampus-kampus cabang Gontor di seluruh Indonesia.

Adapun peserta apel tahunan ini diikuti oleh seluruh guru-guru sebanyak 440 orang, guru-guru pondok putri kampus 2 sejumlah 194 orang dan santriwati pondok putri kampus 1 sebanyak 3491 orang, santriwati pondok putri kampus 2 sejumlah 1293 beserta tamu-tamu undangan dari Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus Pusat, Kampus 2 Madusari Siman, kampus 3 Darul Ma’rifat Kediri, putri kampus 3 dan 5 begitu juga perwakilan dari Kampus Universitas Darussalam Gontor (UNIDA), termasuk bapak Rektor Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A turut mengikuti acara apel tahunan di Pondok Modern Gontor Putri Kampus 1 Mantingan.

Dalam pembacaan Amanah Pimpinan KH. Hasan Abdullah Sahal membumikan serta menginngatkan kembali apa yang menjadi amanat para pewakaf beserta keluarga-keluarganya:

Amanat para pewakaf/ wakif amanat para pendiri dan keluarga-keluarganya dengan total ikhlas wajib ditunaikan dengan total ikhlas juga. Kegiatan dan fasilitas, difokuskan pada hal-hal yang menyentuh kepentingan santri langsung, yang tidak menguntungkan untuk kepentingan santri, kultur, struktur dan program pondok modern Darussalam Gontor akan ditertibkan. Yang tidak ada hubungannya dengan kepentingan santri kultur, struktur dan program pondok akan ditertibkan. Keikhlasan, kesederhanaan berdikari, ukhuwah islamiyah dan kebebasan, panca jiwa mendasari menyelimuti dan mengawal panca jangka, pendidikan dan pengajaran, penyempurnaan gedung, dan fasilitas, rekrutmen dan pembinaan kader-kader, pemeliharaan asset-aset khizanatullah dan kesejahteraan keluarga. Kekuatan kebersamaan, SENSES OF BELONGING, SENSES OF RESPONSIBILITY, membangkitkan semangat mengekplorasi bakat dan minat serta mencukupi kebutuhan vital santri, siswa dan mahasiswa dan bangsa pondok modern Darussalam gontor secara total.

Secara langsung pula beliau berpesan, khususnya untuk para kader-kader dan istri-istri kader: “Apalagi…Lasiyyama istri-istri kader, para KW KW Konco Wingking Konco Wingking kader, istri-istri para kader agar bisa mengkhususkan dirinya, mendampingi para kader benar-benar hanya untuk ibadah…ibadah dan ibadah…Lillah menjadi Srikandi-srikandi yang mulia yang menjadi penyemangat bukan penghambat. …Pondok adalah istri yang pertama sedangkan mboke tole (ibunya anak-anak) adalah istri kedua, istri pertama tidak boleh sedangkan istri kedua bisa atau boleh di cerai”, demikian beliau melanjutkan dan disambut riuhnya tepuk tangan para santriwati dan guru-guru. #jamahir

K.H. Syamsul Hadi Abdan: “Siapa Yang Aktif dalam Kepramukaan, Tak Akan Sia-sia”

0

GONTOR – Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) belum usai. Hari Rabu (9/8) dilangsungkan upacara pembukaan & pelepasan peserta Lomba perkemahan Penggalang & Penegak (LP3) ke-29. Upacara yang diselenggarakan di depan Balai Pertemuan Pondok Modern ini dihadiri langsung oleh Pimpinan PMDG, K.H. Syamsul Hadi Abdan. Para peserta yang berasal dari seluruh kampus PMDG dan pondok-pondok alumni sudah siap mengikuti upacara sejak pukul 13.45 WIB. Selain dihadiri oleh Pimpinan PMDG, turut hadir pula Ketua Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM, Al Ustadz H. Ismail Abdullah Budi Prasetyo, S.Ag.

Suasana Upacara Pembukaan LP3 Ke-29
Suasana Upacara Pembukaan LP3 Ke-29

LP3 merupakan salah satu agenda dalam rentetan acara Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy PMDG yang rutin diadakan setiap tahun. Selain untuk memupuk kebersamaan antaranggota gugus depan, event ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa pejuang yang memiliki daya saing tinggi. Hal ini bisa terlihat dari banyaknya jenis perlombaan yang diselenggarakan, sehingga para adika dapat mengeksplorasi bakat dan minat dalam berbagai keterampilan, baik dalam skill kepramukaan maupun yang lainnya.

            Dalam pidatonya, K.H. Syamsul Hadi Abdan menyampaikan bahwa kepramukaan mendidik segala segi kehidupan, mulai dari kemandirian, keterampilan, kebersamaan, dll. “Siapa yang aktif dalam kepramukaan, tak akan sia-sia.” Pesan beliau kepada seluruh peserta LP3.

Wajah Semangat Para Adika Mengikuti Upacara Pembukaan Lp3 Ke-29
Wajah Semangat Para Adika Mengikuti Upacara Pembukaan Lp3 Ke-29

            Bagaimanapun, kepramukaan atau kepanduan di Gontor ada bersamaan dengan berdirinya pondok ini, meskipun dengan nama dan kegiatan yang berbeda. Tetapi, jiwa pandu/pramuka sudah ditanamkan dalam diri para santri. Namun demikian, LP3 merupakan ajang untuk penyaluran bakat dan minat, bukan ajang berebut penghargaan dan kemenangan. Maka, penilaiannyapun menyeluruh. Tidak hanya dalam perlombaan dalam bentuk pertandingan, tetapi aktivitas sehari-hari termasuk ibadah dan tingkah laku turut menjadi sesuatu yang sangat diutamakan. Harapannya, akan lahir dari para peserta LP3 ini para pemimpin umat, pemangku kepentingan masyarakat yang terampil, cerdas, dan bertanggungjawab.brada89