Gontor – Telah menjadi rutinitas tahunan di Gontor mengadakan koreksi masal lembar jawaban ujian tulis Calon Pelajar, dan pada malam hari ini Rabu, 5 Juli 2017 seluruh bapak-bapak guru di pondok modern berkumpul di Balai Pertemuan Pondok Modern Darussalam Gontor guna kegiatan tersebut. Turut hadir pula pada malam hari ini ustadz KH. Hasan Abdullah Sahal dan juga ustadz Syamsul Hadi Abdan beserta juga bapak direktur Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) ustadz H. Masyhudi Subari, M.A., dan juga bapak wakil direktur KMI ustadz H. Farid Sulistyo, Lc, dan ustadz Drs. H. Sutrisno Ahmad, memantau jalannya koreksian masal yg di selenggarakan oleh Panitia Ujian Masuk (Panjimas) Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo.
Koreksi masal yang diadakan malam ini sebenarnya juga masih dalam rangkaian kegiatan penerimaan calon pelajar baru tahun ajaran 2017 yang selama ini telah di selenggarakan dan mulai pagi pukul 07.45 WIB juga telah diselenggarakan proses ujian tulis untuk seluruh calon pelajar sejumlah 2675 orang dengan mengerjakan 4 materi yang diujikan yaitu Berhitung angka, Berhitung soal, Bahasa Indonesia dan Imla’ (Dikte Bahasa Arab).
Target dari koreksi masal ini adalah mempercepat proses seleksi calon pelajar 2017, agar nilai materi yang telah di ujikan pada pagi harinya cepat diperoleh dan panitia ujian masuk (Panjimas) segera menginput nilai yang telah masuk dan segera dapat di sidangkan, sehingga wali-wali calon pelajar dapat segera mendapatkan hasil sidang seleksi kelulusan calon pelajar.

Selain Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta yang termasuk salah satu pondok alumni yang tergolong besar, terdapat pula Pondok Darul Ihsan yang baru 1 bulan berdiri, mengirimkan 3 orang kadernya untuk mengenyam pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor. Pondok yang beralamat di Jln. Trans seram 138-139 desa laimu Kecamatan Telutih Kabupaten Maluku Tengah 97553. “Walaupun akses transportasi susah yakni di pulau seram, hingga 3 kali harus berganti transportasi mulai kapal, lalu kemudian pesawat lalu berganti dengan mobil, itu semua tidak meluluhkan tekat para penuntut ilmu ini mengenyam pendidikan di Pondok Modern Darusssalam Gontor”, begitu ungkap ust. Husein Yapono salah satu alumni tahun 1999 akhir yang menemani mereka untuk mendaftarkan diri ke Pondok Modern Darussalam Gontor.