Home Blog Page 412

Ini Daftar Kegiatan Peringatan 90 Tahun yang Dibuka untuk Masyakarat Umum

0

GONTOR – Peringatan 90 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor telah dibuka oleh Wakil Presiden RI, Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, Sabtu (20/8) kemarin. Ini menandakan bahwa rentetan kegiatan yang telah dicanangkan sejak tahun lalu sudah siap untuk digulirkan guna menyemarakkan Peringatan ini.

Usai kunjungan Wapres Jusuf Kalla, Sabtu malam, kegiatan Haflah Tilawatil Qur’an Antarpondok pesantren se-Indonesia dibuka langsung oleh Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal. Adapun Ahad (21/8) pagi ini, Mendikbud RI, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.Ap., direncanakan membuka Pekan Olahraga dan Seni Antarpondok Pesantren se-Indonesia.

Nah, diantara rentetan kegiatan Peringatan 90 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, ada beberapa kegiatan yang sengaja dilaksanakan untuk menghibur masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini dapat diikuti oleh para alumni, wali santri, atau siapapun yang ingin turut menyaksikan gebyar Peringatan 90 tahun Gontor. Berikut beberapa kegiatan yang dapat dihadiri oleh masyarakat umum.

NO ACARA HARI/TANGGAL TEMPAT
1 Konser Wali Band Ahad, 28 Agustus 2016 Lapangan Hijau Gontor Pusat, Ponorogo
2 Pentas Kiai Kanjeng Selasa, 30 Agustus 2016 dan Rabu, 31 Agustus 2016 Lapangan Hijau Gontor Pusat, Ponorogo dan Auditorium Gontor Putri 1, Ngawi
3 Wayang Kulit Ki Anom Suroto Ahad, 4 September 2016 Lapangan Hijau Gontor Pusat, Ponorogo
4 Tabligh Akbar K.H. Abdul Muthalib (Kerah Sakti) Selasa, 6 September 2016 Lapangan Hijau Gontor Pusat, Ponorogo
5 Pagelaran Seni Darussalam All Star Show Kamis, 8 September 2016 Lapangan Hijau Gontor Pusat, Ponorogo
6 Tabligh Akbar K.H. Duri Azhari Rabu, 14 September 2016 Lapangan Gontor Putri 2, Ngawi
7 Kompetisi Sepakbola 4 Agustus-7 September 2016 Darussalam Gontor Stadium, Ponorogo
8 Pameran Produk Alumni 31 Agustus-4 September 2016 Depan Laboratorium Gontor Pusat, Ponorogo

Selain Kompetisi Sepakbola, seluruh kegiatan di atas gratis alias tidak dipungut biaya sama sekali. Ini adalah bentuk perhatian Gontor terhadap masyakarat sekitar atas kesyukuran usia Pondok yang mencapai angka 90 tahun. binhadjid

HTQ Awali Rentetan Acara Peringatan 90 Tahun Divisi Kegiatan Santri

0
Pembukaan HTQ
Pembukaan HTQ 90 Tahun Gontor oleh K.H. Hasan Abdullah Sahal

GONTOR–Setelah sujud syukur bersama Wapres RI Jusuf Kalla, Panitia Peringatan 90 Tahun Gontor Divisi Kegiatan Santri langsung menggelar acara pembukaan Haflah Tilawati-l-Qur’an (HTQ), Sabtu (20/8) malam. Acara ini akan berlangsung selama empat hari, Ahad–Rabu, 21–24 Agustus 2016. Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal berkesempatan membuka acara sejenis Musabaqah Tilawati-l-Qur’an (MTQ) ini.

“Acara ini dinamakan Haflah Tilawati-l-Qur’an atau HTQ. Di Gontor, kita tidak menamakan acara semacam ini dengan istilah Musabaqah Tilawati-l-Qur’an atau MTQ seperti di luar sana. Ini adalah acara jamuan Al-Qur’an berupa kenikmatan mendengarkan bacaannya, men-tadabburi, dan merenungkan ayat-ayat Allah, sambil belajar memperbaiki bacaan kita. Dengan acara ini, kita menikmati keindahan Al-Qur’an. Inilah jamuan Al-Qur’an. Jamuan itu disebut dengan istilah haflah. Kita dijamu dengan keindahan Al-Qur’an. Karena itulah, acara ini kita namakan HTQ, bukan MTQ,” tutur Ustadz Hasan saat memberikan sambutan sebelum membuka acara.

Tilawatul Qur’an itu jamuan kita bersama, yaitu haflah bukan musabaqah, sehingga kita sama-sama menikmatinya, agar jauh dari takabbur, riya’, dan semacamnya. Melalui acara ini, semoga kita bisa tadabbur Al-Qur’an dan mendengarkan bacaannya dengan nikmat, dan semoga mendatangkan berkah bagi kita semua,” kata beliau di akhir sambutan.

Pembukaan HTQ ini diikuti para peserta dari seluruh kontingen yang berasal dari kampus-kampus Gontor dan pondok alumni se-Indonesia. Jumlah peserta yang hadir mencapai 2.000-an santri. Selain untuk HTQ, sebagian dari mereka nantinya terlibat pada acara lain yang tergabung dalam Divisi Kegiatan Santri, seperti Porseni dan Olimpiade Sains yang akan dibuka pada Ahad (21/8) pagi.

Sementara untuk HTQ, jumlah peserta sekitar 400-an orang. Mereka akan berlomba di lima cabang perlombaan, yaitu Qira’ah Murattalah (kategori anak dan dewasa), Qira’ah Mujawwadah (kategori anak dan dewasa), Syarhul Qur’an, Hifzhil Qur’an, dan Hadrah Kontemporer. Merekalah yang akan menjamu para pecinta Al-Qur’an selama empat hari ke depan dengan ayat-ayat Al-Qur’an nan indah dan menyentuh hati. shah wa

Sujud Syukur Bersama Wapres RI, Segudang Acara Peringatan 90 Tahun Gontor Dimulai

0

WhatsApp Image 2016-08-19 at 9.08.48 PMGONTOR–Pondok Modern Darussalam Gontor menggelar sujud syukur bersama Wakil Presiden RI, sekaligus pembukaan Peringatan 90 Tahun pada hari Sabtu, 20 Agustus 2016. Sujud syukur digelar di Masjid Jami‘ Pondok Modern Darussalam Gontor, setelah acara pembukaan di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) yang dihadiri seluruh Keluarga Besar Pondok Modern Darussalam Gontor. Dengan ini, secara resmi, Peringatan 90 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor dimulai.

Segudang acara dalam rangka memperingati usia pondok yang makin matang ini telah menanti. Setelah sujud syukur, acara-acara besar dan meriah dalam bingkai nilai-nilai kepesantrenan dan kepondokmodernan akan berlangsung selama sebulan penuh, mendidik dan menghibur para guru, santri-santri, serta masyarakat. Acara peringatan ini terpusat di tiga tempat, yaitu Kampus Pusat Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Gontor Ponorogo, Kampus Pusat Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor di Siman Ponorogo, dan Kampus Putri Pondok Modern Darussalam Gontor di Ngawi.

Sebenarnya, gebyar acara Peringatan 90 Tahun Gontor ini telah bermula sejak awal Agustus 2016 ini, sebagai acara pra-pembukaan. Acara-acara tersebut telah dilaksanakan dengan sukses, antara lain Festival Bahasa Arab dan Inggris, Kompetisi Sepabola Se-Jawa Timur, Dialog Kebangsaan Bersama MPR RI di Gedung Nusantara V DPR/MPR RI, Pekan Olahraga Mahasiswa Se-Jawa, Multaqo Ulama Se-Asia Tenggara, Dauroh Dai dan Imamah, serta Reuni Alumni Program Kaderisasi Ulama (PKU).

Itu baru acara pra-pembukaan. Setelah pembukaan ini, rentetan acara Peringatan 90 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor makin semarak, berlangsung hingga tanggal 19 September 2016 mendatang. Menuju akhir Agustus 2016 ini saja, acaranya sungguh padat dan begitu memikat. Jum‘at (19/8) lalu, bersamaan dengan pembukaan Peringatan Seperempat Abad Gontor Putri dibuka pula acara Festival Multitalenta Santriwati (Sitti-l-Kull) dan Porseni Antar-Pondok Pesantren Alumni di Kampus Putri. Acara ini berlangsung hingga 26 Agustus 2016 nanti.

Selanjutnya, masih di bulan Agustus, di Gontor Putri juga diadakan Lomba Kaligrafi, Khitanan Santri MI dan Masyarakat, dan Bazar pada tanggal 21 Agustus 2016. Sementara di Gontor Pusat diadakan Haflah Tilawatil Qur’an (HTQ) dan Olimpiade Sains pada tanggal 21–24 Agustus 2016. Di tengah-tengahnya dilaksanakan acara Cerdas Cermat tentang Kepondokmodernan, tanggal 22 Agustus 2016. Pada tanggal 23–24 Agustus 2016, Gontor Putri mengadakan Seminar Pemberdayaan Kulliyatul Banat, bersamaan Seminar dan Workshop BMT di Kampus Pusat UNIDA Gontor. Sedangkan di Gontor Pusat diadakan Festival Musik Santri pada tanggal 23–25 Agustus 2016.

Kemudian pada tanggal 23–26 Agustus Gontor Putri menggelar HTQ, bertempat di Kampus 3 Gontor Putri. Setelah itu, secara berturut-turut, hingga akhir Agustus 2016, di Gontor Pusat diadakan IKPM Live in Concert, Konser Wali Band, Jambore dan Raimuna Santri, Pelatihan dan Pentas Kyai Kanjeng, dan Pameran Produk Alumni. Sedangkan di UNIDA Gontor diadakan International Festival on Culture and Education, dan di Gontor Putri berlangsung Festival Bahasa Arab dan Inggris, serta Jambore dan Raimuna Santriwati.

Memasuki bulan September 2016, acara lebih padat dan tambah semarak. Bulan ini diawali dengan acara Silaturahim Pimpinan Pesantren dan Lembaga Pendidikan Non-Pesantren Alumni, juga Workshop Marching Band. Kemudian hingga tanggal 4 September 2016, secara berturut-turut dan bersamaan, digelar Muslimah Fashion Show dan Pentas Kyai Kanjeng di Gontor Putri, Silaturahim Pengusaha Alumni dan Bedah Buku Alumni di Gontor Pusat, serta Dialog Kebangsaan Bersama MPR RI di UNIDA Gontor. Kemudian pada tanggal 3 September 2016 di Gontor Pusat diadakan Reuni Akbar Alumni Gontor, dilanjutkan dengan Pentas Wayang Kulit Ki Anom Suroto, Khitanan Massal dan Pengobatan Penyakit Ringan, Santunan Karyawan Manula dan Panjat Pinang Massal. Di Gontor Putri digelar Perlombaan Masyarakat Sambirejo dan Dialog Bersama Marissa Haque.

Sebelum Pentas Seni Darussalam All Stars Show (DASS) pada tanggal 8 September 2016 nanti, acara peringatan meliputi Communication Festival dan Dialog Bersama Dr. Zakir Naik (masih dalam tahap konfirmasi), Tablig Akbar Kerah Sakti, Final Kompetisi Sepakbola Se-Jawa Timur, Napak Tilas Perjalanan Trimurti, Konferensi Nasional Kedaulatan Pangan, Pekan Gizi dan Kesehatan Santriwati, Gebyar Cipta Lagu Gontor Putri, dan Bekam.

Acara puncak diadakan pada tanggal 19 September 2016 berupa Resepsi Kesyukuran 90 Tahun Gontor, yang rencananya akan menghadirkan Bapak Presiden RI. Namun, sebelum itu masih ada beberapa rentetan acara peringatan di UNIDA Gontor, yaitu Edukasi Masyarakat tentang TIP dan Agroteknologi, Lomba Robotik dan Informatika SMA-SMK Se-Indonesia. Sedangkan di Gontor Putri diadakan Tablig Akbar, Reuni Alumni dan Dialog Tokoh Alumni Gontor Putri, serta Gontor Putri All Stars Show.

Dengan mengusung tema “Gontor Mengestafetkan Nilai-nilai Perjuangan untuk Kemuliaan Umat dan Bangsa”, Pondok Modern Darussalam Gontor berharap acara peringatan ini menjadi gambaran upaya dan tekad pondok untuk memuliakan umat dan bangsa tercinta di Nusantara ini, bahkan di dunia. shah wa

Gebyar Peringatan 90 Tahun Gontor dan Seperempat Abad Gontor Putri Dimulai

0

GONTOR–Sehari menjelang acara Sujud Syukur 90 Tahun Gontor yang dipastikan akan dihadiri Wakil Presiden RI, hari ini, Jum‘at pagi, 19 Agustus 2016, Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus Putri menggelar Upacara Pembukaan Rangkaian Acara Peringatan 90 Tahun Gontor dan Seperempat Abad Gontor Putri. Acara bertempat di Lapangan Hijau Gontor Putri Kampus 1, Sambirejo, Mantingan, Ngawi. Acara pembukaan ini merupakan pertanda dimulainya gebyar Peringatan 90 Tahun Gontor dan Seperempat Abad Gontor Putri.

Acara meriah ini dihadiri Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Syamsul Hadi Abdan, beserta para Wakil Pengasuh dan Wakil Direktur Kulliyatu-l-Mu‘allimat Al-Islamiyah (KMI) Gontor Putri Kampus 1–7. Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok menyampaikan betapa besarnya karunia Allah yang harus disyukuri selama 25 tahun terakhir ini, khususnya bagi pencapaian yang telah diraih Gontor Putri sejauh ini.

25 tahun“Kita harus bersyukur. Perlu diketahui, bahwasanya sekitar 30 tahun yang lalu di tempat ini belum ada apa-apa, belum ada satu pun bangunan yang berdiri di sini, kecuali rumah-rumah para penunggu sawah di sekitar sini. Namun, menjelang tahun 90-an saat pondok sudah beralih kepada generasi kedua, yaitu di bawah kepemimpinan K.H. Shoiman Lukmanul Hakim, K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi, dan K.H. Hasan Abdullah Sahal, pondok terus berkembang,” kata K.H. Syamsul Hadi Abdan.

“Mulanya, di sini didirikan bangunan yang rencananya akan digunakan untuk Fakultas Pertanian Institut Studi Islam Darussalam (ISID). Akan tetapi, setelah bangunan itu berdiri, Gontor memutuskan untuk menjadikannya pondok putri. Maka, pada tahun 1991, dibukalah pondok putri ini. Sampai sekarang, genaplah pondok ini berusia 25 tahun, sementara Gontor sendiri sudah memasuki usia 90 tahun. Pencapaian Gontor Putri selama 25 tahun ini memang luar biasa. Santriwatinya sudah melebihi 6.000 orang. Padahal, Gontor (induknya) waktu berusia 25 tahun saat diperingati pada tahun 1951 silam, santrinya baru berjumlah 500 orang. Inilah salah satu hal yang harus kita syukuri. Kini, santri Pondok Modern Darussalam Gontor keseluruhan sudah mencapai lebih dari 24.000 orang,” ungkap Ustadz Syamsul mengisahkan asal mula pendirian Gontor Putri.

Beliau berpesan, dengan kesyukuran ini, hendaknya generasi selanjutnya terus berpegang teguh pada nilai-nilai Panca Jiwa dan berpedoman pada Panca Jangka Pondok Modern Darussalam Gontor, serta amanat Trimurti yang tertuang pada Piagam Penyerahan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor di tahun 1958 silam.

“Kini, generasi kedua sudah waktunya mewariskan nilai-nilai pondok kepada generasi selanjutnya sebagaimana yang telah dilakukan generasi pertama kepada generasi kedua. Kami wariskan nilai-nilai warisan Trimurti dan kami wasiatkan kepada generasi selanjutnya untuk meneruskan apa yang telah dijalankan pondok hingga saat ini. Saya yakin, kalau semuanya berpegang teguh pada Panca Jiwa dan Panca Jangka, serta amanat Trimurti, kemajuan Gontor akan terus berlanjut sampai batas waktu yang tak terhingga,” pesan Ustadz Syamsul.

“Semoga pondok kita makin maju dan terus berkembang sebagaimana harapan dan cita-cita Trimurti,” harap beliau di ujung sambutannya.

Pada kesempatan ini, turut hadir 139 kontingen peserta Festival Multitalenta Santriwati (Sitti-l-Kull) dari berbagai lembaga pendidikan Islam se-Indonesia dan juga peserta lomba Porseni Antar-Pondok Pesantren Alumni se-Nusantara. Kedua acara tersebut juga dibuka hari ini sebagai acara perdana dari serangkaian acara Peringatan 90 Tahun Gontor dan Seperempat Abad Gontor Putri.

Setelah itu, acara demi acara akan terus berlanjut, silih berganti selama sebulan penuh. Selain Festival Multitalenta Santriwati dan Porseni Antar-Pondok Pesantren Alumni, rangkaian acara Peringatan 90 Tahun Gontor dan Seperempat Abad Gontor Putri tersebut antara lain Lomba Kaligrafi, Khitanan Santri MI dan Masyarakat, Bazar, Seminar Pemberdayaan Kulliyatul Banat, Haflah Tilawatil Qur’an, Jambore dan Raimuna, Festival Bahasa Arab dan Inggris, Pentas Kiai Kanjeng, Muslimah Fashion Show, Seminar tentang Wanita dan Tantangan Zaman, Pekan Gizi dan Kesehatan Santriwati, Gebyar Hasil Cipta Lagu Gontor Putri, Tablig Akbar, Gontor Putri All Stars Show, serta Reuni Alumni dan Dialog Tokoh Alumni Gontor Putri. shah wa

Pondok Bersiap Menyambut Kedatangan Wapres RI untuk Sujud Syukur 90 Tahun Gontor di Masjid Jami’

0
rakor kmn dg kodim, korem, polres, lalu sek-pan juga konsultasi
Rapat Koordinasi Bagian Keamanan Panitia 90 Tahun Gontor untuk Penyambutan Wapres RI di Gontor

GONTOR–Dengan rahmat, taufik, dan izin dari Allah, akhirnya Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, berkenan menghadiri acara Sujud Syukur dalam rangka Peringatan 90 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor pada Sabtu ini, 20 Agustus 2016, di Kampus Pusat Pondok Modern Darussalam Gontor. Sebelum mendapat kepastian dari Setwapres beberapa hari yang lalu, kehadirannya sempat diragukan karena terkendala kondisi kesehatan. Namun, perlahan kesehatan Bapak Jusuf Kalla membaik dan menyatakan siap berangkat ke Gontor.

Menurut informasi dari panitia, kehadiran Bapak Wapres RI akan disertai sejumlah dubes dari beberapa negara, yaitu Mesir, Saudi Arabia, Malaysia, Maroko, dan Turki. Namun, kehadiran mereka masih akan dikonfirmasi pihak panitia hari ini, Jum‘at (19/8). Di samping para dubes tersebut, Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin, dan Mendikbud RI, Muhadjir Effendy, telah menyatakan akan hadir bersama Bapak Jusuf Kalla.

Menghadapi tamu penting yang akan datang esok hari, Sabtu (20/8) pagi, Gontor telah mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, sebagaimana persiapan yang biasa dilakukan untuk menyambut tamu-tamu besar. Untuk membantu persiapan penyambutan Wapres RI ini, advance team dari Setwapres beserta Paspamres telah tiba di Gontor pada Rabu (17/8) kemarin. Jajaran Polres dan Kodim juga merapat ke Gontor untuk membantu pengamanan. Pihak TNI dan Polri pun turun lapangan mengadakan inspeksi agar acara berjalan dengan lancar.

Alhamdulillah, pihak Protokoler Wapres bersama Paspampres sangat membantu kelancaran kunjungan Bapak Wapres RI ke Gontor. Persiapan kunjungan Bapak Wapres RI diserahkan sepenuhnya kepada pihak Gontor. Mereka menyatakan bahwa semua pihak yang terkait manut dan akan membantu secara total kelancaran serta kesuksesan kunjungan Wapres di Gontor pada tanggal 20 Agustus 2016 nanti,” ujar Ustadz Aly Bachrun, anggota Tim Protokoler Panitia Peringatan 90 Tahun Gontor, menyampaikan hasil rapat koordinasi (rakor) bersama Setwapres di Jakarta, Selasa (16/8) lalu.

Persiapan demi persiapan terus dilakukan. Semua pihak terkait meliputi Protokoler Wapres, Paspamres, TNI, Polri, BIN, PLN, Damkar, Bagian Kesehatan, Danrem 081 Madiun, dan lain sebagainya, hingga Kodam Surabaya, sangat terbantu dalam mempersiapkan penyambutan Wapres RI ini, karena Gontor sudah terbiasa menyambut tamu besar. Mereka melihat Gontor mempersiapkan acaranya dengan sempurna. Acara geladi penyambutan Wapres RI pun digelar pada hari Rabu (17/8), setelah pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Peringatan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945.

Selain sujud syukur bersama seluruh Keluarga Besar Pondok Modern Darussalam Gontor pada hari Sabtu nanti, Bapak Wapres RI juga dijadwalkan Panitia Peringatan 90 Tahun Gontor untuk berkunjung ke Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Di sini, Bapak Wapres akan meresmikan asrama baru mahasiswa UNIDA Gontor, sekaligus meletakkan batu pertama pembangunan gedung perpustakaan di wilayah timur kampus.

Sujud Syukur pada hari Sabtu ini akan mengawali secara resmi segudang acara pondok sebulan ke depan untuk memperingati 90 tahun usia pondok umat tercinta, Pondok Modern Darussalam Gontor. Semoga sukses! shah wa

Awali Peringatan Milad Gontor, Putri kampus 1 Adakan PORSENI dan FMS

0

Gontor Putri kampus 1 siapkan diri untuk mengawali peringatan milad Gontor yang kesembilan puluh tahun bertepatan pada tanggal 19 September. Rentetan acara akan dimulai satu bulan sebelumnya pada hari esok (19/8). Peringatan sembilan puluh Gontor ini pun diselenggarakan sekaligus dengan peringatan seperempat abad Gontor Putri yang jatuh lebih dulu pada satu tahun yang lalu.

Rentetetan acara satu bulan penuh ini diawali dengan Pekan Olah Raga dan Seni (PORSENI) serta Festival UPLOAD2Multitalenta Santriwati Sittil Kull (FMS) yang diadakan bersamaan selama satu minggu penuh selama dua Jum’at (19-26/8). Peserta PORSENI berjumlah 16 pondok sedangkan peserta FMS 15 pondok, yaitu seluruh kampus Gontor Putri di seluruh Indonesia, baik Jawa, Sumatra maupun Sulawesi, serta pondok alumni seperti La Tansa Banten, Manbaul Ulum, Dar el-Azhar, Darussalam Garut, Aisiyah Boarding School dan lain sebagainya.

UPLOADPerlombaan yang diadakan dalam PORSENI berjumlah tiga belas lomba yang meliputi 8 cabang olah raga (basket, memanah , badminton ganda, ttenis meja, voli, maraton, estafet dan pencak silat) serta 5 cabang seni (melukis, marawis, puisi, kaligrafi dan cruisteech) dengan dua belas peserta per kontingennya. Azizah Esti, selaku ketua panitia PORSENI mengatakan bahwa persiapan acara ini sudah dikemas sebaik mungkin agar sesuai untuk putri.

Bila penilaian dalam PORSENI diambil dari nilai per kontingen, maka lain halnya dengan FMS yang menilai kejuaraan dari kemampuan individu santriwati. Lomba-lomba dalam acara ini memang dimaksudkan untuk menggali bakat dan potensi yang dimiliki tiap individu untuk menciptakan wanita yang multi talenta, yaitu berkisar pada bidang bahasa, intelektual, pramuka, seni, olahraga, keputrian, musik dan olah dzikir. Pembukaan dua acara tingkat nasional ini akan dibuka secara meriah bersamaan dengan pembukaan peringatan sembilan puluh Gontor dan seperempat abad Gontor Putri oleh pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Ustadz KH. Syamsul Hadi Abdan dan Ustadz KH. Abdullah Syukri Zarkasi esok hari (19/8). (dee)

Bersemangatkan 90 Tahun PMDG, Piala UNIDA Gontor 2016 Sukses Merangkul Mahasiswa Se-Jawa dalam 3 Cabang Olahraga

0

13901563_1281493051880597_193779563577820128_nGONTOR–Selama sepekan, sejak Jum‘at (12/8) lalu hingga Rabu (17/8) kemarin, Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor dimeriahkan dengan penyelenggaraan kompetisi olahraga se-Jawa bertajuk Piala UNIDA Gontor 2016. Kompetisi yang diadakan dalam rangka Peringatan 90 Tahun Gontor ini mempertandingkan tiga cabang olahraga, yaitu Cabang Olahraga Futsal, Cabang Olahraga Basket, dan Cabang Olahraga Badminton.

Bertemakan “Menjalin Silaturahim dalam Kompetisi”, Panitia Pelaksana yang diketuai Achmad Syarif ini mengundang tim-tim olahraga dari seluruh perguruan tinggi di Jawa. Selain memperebutkan gelar juara, para mahasiswa anggota tiap-tiap tim juga bisa saling mengenal dan menjalin persahabatan.

“Selain sebagai ajang silaturahim, acara ini diadakan untuk menunjukkan bahwa mahasiswa itu tidak hanya handal dalam bidang akademis, tapi juga ahli di bidang olahraga. Di samping itu, Gontor ingin mendidik kita semua agar menjunjung tinggi jiwa sportivitas dalam segala hal melalui olahraga,” kata Syarif, menjelaskan lebih jauh tujuan diselenggarakannya Piala UNIDA Gontor 2016.

“Melalui kompetisi ini, kami juga ingin mengajak teman-teman mahasiswa untuk memiliki pemikiran yang sehat; karena dengan olahraga, jiwa akan menjadi menjadi sehat, dan di dalam jiwa yang sehat terdapat akal yang sehat,” lanjutnya.

Pembukaan UNIDA Cup
Pembukaan Piala UNIDA Gontor 2016 oleh Rektor

Pertandingan futsal diadakan di Lapangan Futsal Baru Kampus UNIDA Gontor dengan sistem gugur. Setelah melalui ketatnya persaingan antartim yang bertanding, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil merebut Juara I dengan menempatkan seorang anggota timnya, Julian Azka, sebagai Pemain Terbaik. Tim dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya harus pasrah menjadi Juara II, disusul tim dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya sebagai Juara III.

Sementara pertandingan basket dilangsungkan di Lapangan Basket Baru Pondok Modern Darussalam Gontor, di samping Darussalam Gontor Stadium (DGS). Pertandingan ini juga menggunakan sistem gugur. Juara pertamanyanya adalah tim dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Juara kedua diraih tim dari Universitas Negeri Malang (UM). Sedangkan juara ketiganya direbut tim UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang. Pemain terbaik di kompetisi ini adalah Hilla Fabiyanto dari Unesa.

Adapun cabang olahraga ketiga, yaitu badminton, terbagi menjadi dua kategori: Badminton Tunggal dan Badminton Ganda. Pertandingan juga dengan sistem gugur, dilaksanakan di Lapangan Badminton Gontor Joresan. Kali ini, di kategori tunggal, pebulu tangkis dari UIN Sunan Ampel Surabaya sanggup memberikan gelar Juara I mengungguli pebulu tangkis dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Ponorogo, yang masing-masing meraih Juara II dan Juara III. Sedangkan pebulu tangkis dari Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang mendapat gelar Juara Harapan I.

Sedangkan di kategori Badminton Ganda, gelar Juara I berhasil diraih tim dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Sementara Juara II dan Juara III, berturut-turut diraih tim Unmuh Ponorogo dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kediri. Untuk Juara Harapan I didapat tim dari Universitas Merdekat (Unmer) Madiun. shah wa

Upacara Peringatan HUT RI ke-71: Berawal Dari Gontor, Kita Mendidik Bangsa Indonesia

0

1 MANTINGAN – Bulan Agustus merupakan salah satu bulan istimewa dan bersejarah bagi bangsa Indonesia. Pada bulan itu, bangsa Indonesia mendeklarasikan kemerdekaannya sebagai hasil perjuangan melawan kolonialisme di tanah air. Maka pada bulan Agustus tepatnya setiap tanggal 17, seluruh bangsa Indonesia di tanah air serempak memperingati dan meramaikan hari bersejarah tersebut, yaitu hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-71.

2 Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-71. Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 mengadakan upacara peringatan HUT RI ke-71 tersebut pada hari Rabu (17/08/2016) pagi bertempat di lapangan hijau Gontor Putri Kampus 1, yang diikuti oleh sejumlah 3523 santriwati dan 475 dewan guru.

Acara yang dipimpin oleh bapak wakil pengasuh Gontor Putri Kampus 1 yaitu Al Ustadz. KH. Ahmad Suharto, M.Pd.I berlangsung dengan khidmat dan diiringi oleh antuisme para peserta. Dalam pidatonya, beliau berpesan bahwasanya kemerdekaan adalah anugerah dan kesyukuran yang tidak bisa diperoleh secara cuma-cuma, melainkan menuntut pengorbanan dan perjuangan para pahlawan dan syuhada’. Bersyukur karena Indonesia sudah 71 tahun merdeka, tetapi jangan lengah. Karena perjuangan dan cita-cita untuk mensejahterahkan Indonesia belumlah tuntas.

4Para santri diharuskan tahu dan paham sejarah, sebab mayoritas para pejuang dan syuhada’ yang memerdekakan bangsa Indonesia adalah para santri dan kyai. Diantaranya Pangeran Diponegoro, Tuanku Imam Bonjol, Sentot Ali Basyah dan Kyai Mojo adalah sebagian contoh kecil dari para pejuang yang pernah menjadi santri. Bahkan dalam perjuangannya banyak dari para pejuang tersebut berjubah dan bersorban. Filosofinya adalah kain kafan yang dijadikan sorban. Bahwasannya kapanpun syahid di jalan Allah, maka siap dikafani dengan kain yang menjadi sorban tersebut. Maka sejak dahulu para santri dan kyai mempunyai peran besar dalam membuktikan cintanya dengan berjuang dan melawan penjajah di tanah air, bahkan ditakuti. Ketika Indonesia sudah merdeka, perjuangan berikutnya diestafetkan kepada kaum nasionalis dan para santri dan kyai kembali untuk menghidupkan kembali pesantren dan mengembangkannya ke seluruh tanah air. Oleh karena itu, saatnya santri memegang kendali kembali dan menyelamatkan Indonesia. Maka, Gontor mengisi kemerdekaan dengan pendidikan yang baik agar paham dan mencintai tanah air serta mendidik generasi untuk bisa memajukan dan merealisasikan cita-cita Indonesia. Mendidik seorang puteri, berarti mendidik sebuah generasi. Berawal dari Gontor, kita mendidik bangsa Indonesia. Fadhillah.R.

Apel Tahunan Khutbatul ‘Arsy di PMDG Putri Kampus 3 Berjalan Spesial dan Luar Biasa

0

KARANGBANYU _ Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy adalah suatu kegiatan yang menjadi tolak ukur pondok dalam satu tahun yang akan datang. Kegiatan ini juga merupakan rutinitas wajib bagi seluruh warga pondok dan menjadi awal mula berlangsungnya kegiatan di tahun tersebut. Mereka harus mengenal terlebih dahulu pondok milik siapa, apa isinya, akan dibawa kemana, dan bagaimana hidup di pondok. Semua itu bertujuan untuk memahamkan anak-anak agar tidak salah arah dalam melangkah, dan mendidik mereka guna lebih mengenal secara menyeluruh kegiatan-kegiatan yang terdapat di Pondok Modern Darussalam Gontor.

Dengan bertemakan “Gontor mengestafetkan nilai-nilai perjuangan untuk kemuliaan umat dan bangsa” kami niatkan melangkah maju kedepan untuk menyongsong 90 tahun Gontor dalam mempertahankan nilai-nilai perjuangan yang sudah ditanamkan oleh Trimurti Pondok Modern Darussalam Gontor.

Apel Tahunan Khutbatul ‘Arsy di PMDG Putri Kampus 3 dimulai pukul 07.00 WIB yang bertepatan pada hari Ahad (7/8), yang dihadiri oleh Bapak Pimpinan Pondok Modern Gontor, K.H. Syamsul Hadi Abdan beserta rombongan lainnya. “Pekan Perkenalan kali ini spesial dan sangat luar biasa karena Pondok Modern Darussalam Gontor menuju umur 90 tahun,” tutur beliau di sela-sela pidatonya.

Pengibaran Bendera Merah Putih oleh Paskibra PMDG Kampus Putri 3.
Pengibaran Bendera Merah Putih oleh Paskibra PMDG Kampus Putri 3.

Para peserta upacara terlihat khidmat selama berlangsungnya acara, meski rintik-rintik hujan turun menyapa sebagai salam pembuka di awal, namun acara tetap  berlangsung dengan khidmat dan lancar sampai titik puncaknya.

Pertunjukan atraksi kali ini, sangat menarik dan meriah dengan adanya Marcing Band Gema Bahana Darul-Qiyam Gontor 6 Magelang sebagai pembuka atraksi, kemudian dilanjutkan Grand Opening, Pertunjukan Rebana, Senam Kreasi, Kreasi Tari Pramuka, dan Tari Masal. Kegiatan Khutbatul ‘Arsy dimulai dari pembukaan porseni dilanjutkan dengan perlombaan-perlombaan yang mengeksplorasi potensi-potensi positif.

Acara bertambah meriah ketika ikon kelas 6 menyapa Darussalam yang bernamakan “Mutiara Survival Generation” dilambangkan dengan mutiara di dalam kerang. Ikon ini menggambarkan kesabaran dan keteguhan perjalanan kelas 6 “Survival Generation” untuk kedepannya hingga akhirnya mereka bisa menjadi mujahidah-mujahidah fi sabilillah yang akan tetap jaya mengestafetkan nilai-nilai perjuangan Gontor. aisyah

Personil Bagian Keamanan Panitia Peringatan 90 Tahun Gontor Resmi Dilantik

0

GONTOR–Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban pelaksanaan rentetan acara Peringatan 90 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, yang secara resmi dimulai dengan acara Sujud Syukur Bersama Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, pada hari Sabtu ini, 20 Agustus 2016, maka dibentuklah Bagian Keamanan khusus Peringatan 90 Tahun Gontor. Pada Rabu (17/8) sore, bertempat di depan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Ketua Panitia, H. Ismail Abdullah Budi Prasetyo, S.Ag., melantik para personil Bagian Keamanan tersebut.

Menurut informasi yang didapat dari panitia, Bagian Keamanan 90 Tahun Gontor terdiri dari 25 orang guru Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI), 119 personil siswa kelas 6 KMI, ditambah 70 personil Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dari siswa kelas 5 KMI. Mereka akan bertugas sebulan ke depan, hingga acara terakhir Peringatan 90 Tahun Gontor, yaitu “Resepsi Kesyukuran 90 Tahun Gontor” pada hari Senin, tanggal 19 September 2016. shah wa