Home Blog Page 425

Gontor Ajarkan Santri Metode Membuka Kitab Kuning

0

GONTOR–Tak bisa dipungkiri, bahwa kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dalam kehidupan selalu mendatangkan hal-hal baru yang turut diikuti oleh perkara baru, baik positif maupun negatif. Sehingga, masyarakat dari segala lininya membutuhkan sosok ulama yang mampu memberikan solusi untuk setiap masalah keagamaan tersebut.

Untuk itu, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mengajarkan metode membuka kitab kuning untuk segenap siswa Kelas V KMI. Berlangsung selama satu minggu, (Kamis s/d Selasa, 26 Februari – 1 Maret 2016), kegiatan tahunan tersebut diikuti oleh 626 orang siswa dan 40 orang guru pembimbing yang dibagi menjadi 40 kelompok, dengan masing-masing kelompok beranggotakan 15 sampai 16 orang.

Materi yang dibahas dalam pelatihan ini adalah Materi Aqidah, Hadits, dan Fiqh. Pada sesi pembahasan, setiap siswa menerima judul dari guru pembimbing. Lantas, mereka mencari buku referensi dan memahami masalah tersebut untuk selanjutnya dicatat di buku tulis masing-masing. Pada jam pelajaran berikutnya, tiap kelompok yang terdiri dari tiga sub bagian tersebut mempresentasikan hasil pembahasannya di bawah bimbingan seorang guru.

Hingga akhirnya, kegiatan yang nyaring disebut dengan nama “Fathul Kutub” tersebut telah melaksanakan enam kali diskusi. Meski hanya sepekan, diharapkan kegiatan ini mampu mengembangkan animo siswa agar lebih semangat dalam mempelajari dan mendalami pelajaran, khususnya kitab kuning. B. Dasasta

Siswi Kelas 5 Gontor Putri 3 Mulai Emban Amanat Organisasi

0

KARANGBANYU-Patah tumbuh hilang berganti, kepemimpinan lama yang telah diamanatkan, akan diserahkan kepada kepemimpinan yang baru. Laporan Pertanggungjawaban OPPM dan Koordinator yang dilaksanakan pada hari Selasa sampai dengan hari Kamis, bertepatan pada tanggal 9 Februari 2016-11 Februari 2016/30 Rabi’u Tsani 1437-2 Jumadil Ula 1437, bertempat di Auditorium Gontor Putri Kampus 3. Dengan iringan musik langkah-langkah para pengurus OPPM dan KOORDINATOR lama dan baru, masuk begitu bersemangat dengan melepaskan amanat yang sudah selesai diemban dan wajah tegang para penerima amanat. Setelah pembacaan laporan dari setiap bagian, lalu saatnya pelantikan pengurus baru yang mana Wakil Pengasuh Al-Ustadz H. Saepul Anwar S.Ag, berdiri dengan mengajukan pertanyaaan akan kesiapan penerimaan amanat, dan dilanjutkan dengan pergantian tempat duduk. Sambutan pun diisi oleh ketua OPPM dan KOORDINATOR dengan untaian kalimat indah terucapkan, lalu pemberian kenang-kenangan dari pengurus OPPM dan Koordinator lama kepada Bapak Wakil Pengasuh.

Alhamdulillah, acara ini berjalan sesuai rencana dan lancar. Dengan perfotoan bersama Wakil Pengasuh yang diadakan setelah selesainya acara. Tiada gading yang tak retak, sesempurna apapun seseorang merasa, setinggi apapun orang memuji, tapi tetap setiap manusia mempunyai kelemahan atau pernah melakukan kesalahan.tadzkiratulaulia

“Tahsinul Qira’ah”, Perbaki Bacaan Santri PMDG Kampus 14

0

DSC_0193 (1)LUBUNG JERING–06 Febuari 2016 Lalu, Dinamika kehidupan santri terus bertambah setelah liburan pertengahan tahun khususnya di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 14 Lubuk Jering Sungai Mandau Siak Riau, Diselenggaraknalah  Seminar Tahsinul Qira’ah Bersama: Al-Ustadz Pupung Perdana, S.H.I & Al-Ustadz H. Muhtar, S.Pd.I, Tujuan diadakannya acara ini untuk memperbaiki bacaan qur’an santri agar menjadi Generasi Muslim yang unggul di berbagai macam bidang. Juga mempersiapakan bekal-bekal santri dimasyarakat mendatang.

Dilaksanakan dimushola Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 14, dimulai pada pukul 08:00 – 16:30 WIB. Mengarahkan 85 siswa dan 33 Guru untuk turut andil dalam berpastisipasi atas terlaksananya acara ini. Sambutan oleh Bapak Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 14,  Al-Ustaadz Himmah Azhar Latif, S.Th.I serta sambutan pembukaan oleh Al – Ustadz Pupung Perdana, S.H.I. dilanjutkan dengan doa dan sebagai simbolis dibukanya acara.

Sebaik-baik kamu belajar Al-qur’an adalah yang mengajarkaan”. Disampaikan dalam pembukaan. Menjadikan pergerak semangat kami untuk memperdalami dan mengasah kembali bacaan Al-Qur;an. Proses berjalannya seminar dibagi menjadi 3 pertemuan. Pertemuan pertama tempat mengingatkan kami untuk mengevaluasi dan memperbaiki bacaan masing-masing pertemuan kedua ajang tes kemampuan santri dan guru dalam membaca Al-Qur’an. Adapun pertemuan ketiga merupakan sarana bagi santri dan guru Pondok Modern  Darussalam Gontor Kampus 14 bisa melangkah menuju perbaikan yang sempurna. Pelaksanaan sengaja dipisah. Bagi bapak guru bertempat dikelas, guna penghayatan secara maksimal.

Diharapkan setelah terlaksananya acara ini dapat menjadikan santri dan guru terus aktif dalam perberbaiki bacaan Al-Qur’an sehingga mampu menuju kesempurnaaan pastinya dengan bekal yang matang. Ibnu Shadik

Peringatan 90 Tahun PM Darussalam Gontor Dibuka Oleh Grand Syaikh Al-Azhar

0

Grand Syaikh Al-Azhar Membuka Peringatan 90 Tahun PM Darussalam Gontor (3)
GONTOR
– “PMDG merupakan miniatur Universitas Al-Azhar dalam upaya membentuk generasi muda Indonesia yang berpegang teguh pada ajaran Islam.  Gontor memiliki peran penting dalam membentuk jiwa dan pikiran moderat melalui pendidikan, pengajaran, dan kebudayaan. Di mana usaha ini adalah merupakan usaha paling berat yang sebagian besar negara Islam di dunia ini tidak mampu melaksanakannya  sampai saat ini ” Ungkap Grand Syeikh Al-Azhar, Prof. Dr. Ahmad Muhammad Ahmad At-Thayyib, saat memberikan sambutan di depan 4500 santri dan 1000 tamu undangan di Balai Pertemuan Pondok Modern Darussalam Gontor.

Beliau juga mengungkapkan, sebagai bentuk dukungan nyata dari Al-Azhar dan dalam rangka mempererat hubungan antar dua lembaga ini, maka Universitas Al-Azhar akan memberikan 50 beasiswa khusus untuk Gontor di semua Fakultas baik fakultas Agama ataupun Sains.

Grand Syaikh Al-Azhar membuka Peringatan 90 Tahun PM Darussalam Gontor pada Kamis, 25 Februari 2016. Beliau tiba di Gontor didampingi Menteri Agama RI, Wakil Menteri Luar Negeri, Sekjen Majelis Hukama, Prof. Dr. Quraish Shihab, Dubes Indonesia untuk Mesir, Dubes Mesir untuk Indonesia, Dekan Fakultas Ushuluddin Al-Azhar, dan beberapa staf.

Pimpinan Pondok, K.H. Hasan Abdullah Sahal, dalam sambutannya mengungkapkan perlu diketahui bahwa PM Darussalam Gontor memiliki ikatan prinsipil dengan Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir dalam metode pembelajaran. Beliau juga berharap hubungan antara kedua lembaga ini akan terus berkesinambungan. Selama ini Al Azhar menjadi salah satu sintesa PM Darussalam Gontor, yang menggambarkan keluasan wakaf dan keabadiannya.

“Hubungan antara Indonesia dan Mesir sudah terjalin sejak sebelum kemerdekaan kedua negara bahkan sebelum adanya hubungan diplomasi antar kedua negara. Yaitu dengan pengiriman mahasiswa/i Indonesia yang ingin belajar di Universitas Al Azhar yang menjadi menara ilmu, pemikiran, dan kebudayaan yang memiliki daya tarik tersendiri bagi dunia. Untuk sebab itu Indonesia akan selalu menempatkan Al Azhar dan ulamanya dalam kecintaan dan penghormatanya. Di samping itu, keteguhan Al Azhar dalam memegang prinsip wasathiyah (moderat) dan keadilan telah mengilhami konsep pendidikan Islam di Indonesia di berbagai jenjangnya, mulai dari lembaga pendidikan Islam negeri maupun swasta termasuk di dalamnya Pondok Pesantren. ” Ucap Menteri Agama Republik Indonesia, Drs. H. Lukman Hakim Saifuddin, saat menyampaikan sambutannya.

Selain membuka Peringatan 90 Tahun PM Darussalam Gontor, Grand Syaikh Al-Azhar juga akan memberikan kuliah umum di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Beliau menekankan akan pentingnya akhlak dan penghormatan kepada guru. Selanjutnya di akhir kuliah umumnya beliau mengatakan pentingnya persatuan umat muslim.

UNIDA Gontor saat ini memiliki 7 Fakultas dengan 17 Prodi, antara lain: Program Studi Ilmu Aqidah, Ilmu Al Quran dan Tafsir, Pend. Bhs. Arab, Hukum Ekonomi Syariah, Ekonomi Islam, Manajemen Bisnis, Sastra Arab, Ilmu Hubungan Internasional, Ilmu Komunikasi, Agroteknologi, Teknik Informatika, Farmasi, dan beberapa prodi lainnya.Grand Syaikh Al-Azhar Membuka Peringatan 90 Tahun PM Darussalam Gontor (2)

Turut hadir dalam acara ini Kiai-kiai Pondok Alumni Gontor, Wakil-wakil Pengasuh PM Darussalam Gontor, guru senior, hingga guru-guru KMI beberapa Kampus Gontor Putra maupun Putri, serta beberapa instansi Pemerintah terkait.

Grand Syekh Al-Azhar bersama Majelis Hukama Al Muslimin dijadwalkan berada di Indonesia selama 6 hari, Ahad–Jum’at, 21–26 Februari 2016, guna menghadiri serangkaian acara.  Pada Senin pagi (22/02), Grand Syekh beserta rombongan bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Grand Syekh juga akan mengadakan pertemuan dengan Mejalis Hukama Al-Muslimin di Hotel Grand Hyatt pada siangnya.

Pada Selasa (23/02), Grand Syekh memberikan kuliah umum dan pertemuan dengan para alumni Al Azhar di Kampus UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. Dari UIN, Grand Syekh Al Azhar meninjau Pusat Studi Al-Quran pimpinan Prof. Dr. Quraish Shihab yang juga menjadi perwakilan Indonesia di Majelis Hukama Al-Muslimin. Setelah itu,  ke Masjid  Al-Azhar dan malamnya, Grand Syeikh akan mengadakan pertemuan dengan Wakil Presiden di Istana Wapres.

Grand Syekh Al-Azhar juga menerima penganugerahan gelar doktor kehormatan dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Penganugerahan ini akan diberikan dalam sidang senat terbuka pada Rabu (24/02) yang dihadiri oleh Menteri Agama RI, Drs. H. Lukman Hakim Saifuddin, di Aula UIN Malang.

Kamisnya (25/02), Grand Syekh bertolak mengunjungi Pondok Modern Darussalam Gontor. Kunjungan tersebut sekaligus membuka Peringatan 90 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. Grand Syekh beserta rombongan dijadwalkan akan kembali ke Mesir pada Jumat (26/02) pagi.

ALAC Adakan Pengarahan untuk Guru Pelajaran Sore Baru

0

Kampung Damai–Setelah pergantian pengurus OPPM dari kelas 6 ke kelas 5 seluruh kegiatan pondok dimotori oleh kelas 5 KMI. Begitu juga kegiatan kursus pelajaran sore, sebagai pembimbing kegiatan tersebut, ALAC (Afternoon Lesson Advisory Lesson) mengadakan pengarahan dan nasehat untuk pengajar pelajaran sore yang baru.

Pengarahan ini diadakan pada hari Sabtu (13/2) di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM). Pengajar baru dari kelas 5 berjumlah 272 orang, dibagi menjadi pengajar kelas 1, 1 Intensif, 2, dan kelas 3. Dan untuk pengajar kelas 3 Intensif dan kelas 4 diambil dari jajaran asatidz. Hadir pada acara ini K.H. Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan PMDG, K.H. Syamsul Hadi Abdan, S.Ag., Pimpinan PMDG, bapak-bapak Direktur KMI (Kulliyyatul Mu’allimin Al-Islamiyyah), pembimbing dari guru senior, wali kelas 5, dan seluruh staf ALAC dan PUSDAC.

“Pondok kita ini Kulliyatul Mu’allimin (Pengajar) bukan Muta’allimin (yang diajar),” jelas Ustadz Hasan, “maka semuanya harus merasakan mengajar,” lanjut beliau. Acara ini dimulai pukul 20.00 WIB sampai pukul 22.15 WIB. Pada pengarahan ini juga pembimbing Pelajaran Sore langsung membagikan jadwal baru bagi mereka, karena esoknya pengajar harus sudah mengajar di kelas masing-masing.

Semua berjalan lancar, kelas 5 mengikuti acara dengan baik. Walaupun tidak semua dari kelas 5 dipilih untuk menjadi pengajar, mereka tetap bersemangat. Karena bagi yang belum dipilih sekarang, mereka akan dipilih untuk mengajar di tahun yang akan datang, ketika kelas 6 nanti.AaRum

Aplikasi Moto “Mau Dipimpin dan Siap Memimpin”, Siswa Kelas 5 Jabat Pengurus Koordinator

0

GONTOR – Aplikasi dari Moto Pondok Modern “Mau Dipimpin dan Siap Memimpin” tidak akan pernah terlepas dari setiap keorganisasian di Pondok Modern Darussalam Gontor. Dengannya, santri-santri akan selalu bertambah yakin dalam mengemban amanat di setiap bagian keorganisasian mereka. Pada Kamis (11/2) malam, K. H. Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan dan Pengasuh PMDG, melantik siswa kelas 5 terpilih untuk menjadi Pengurus Baru Koordinator Gerakan Pramuka. Pelantikan Pengurus Koordinator baru yang diadakan di Balai Pertemuan Pondok tersebut, dilaksanakan di hadapan seluruh santri PMDG dan beberapa guru pembimbing.
“Kamu disini tidak hanya menjadi adika pramuka yang baik, akan tetapi kamu dididik untuk juga menjadi pendidik pramuka yang baik. Gontor akan selalu berpatisipasi dalam bidang kepramukaan,” ujar K.H. Hasan Abdullah Sahal di sela-sela nasehat kepada seluruh santri PMDG.
Selain itu, beliau juga berpesan kepada seluruh pengurus baru Koordinator, agar jangan berfikir dan bertindak secara matrealistik. Karena berfikir dan bertindak secara matrealistik hanya membuatmu rugi dan kecewa. Menurut Kiai Hasan, berfikirlah dan bergeraklah secara sistematis dan dinamis karena itu ciri-ciri orang modern, dan itulah bukti kemodernan kita.
Pelantikan tersebut dilaksanakan usai Laporan Pertanggungjawaban dari tiap-tiap Andalan Koordinator Gerakan Pramuka Gugus Depan 15089 pada pagi harinya.
Sebelumnya, dilaksanakan juga Laporan Pertanggungjawaban dari tiap-tiap bagian OPPM yang dibagi dalam 3 babak. Laporan Pertanggungjawaban Babak I, dilaksanakan pada Selasa (9/2) malam. Adapun Laporan Babak II dan III, dilaksanakan pada Rabu (10/2) pagi dan malam. biibmufassir

Tingkatkan Minat Berteknologi di PMDG, DCC Gelar Seminar ‘GGOS’

0

GONTOR – Untuk memperkenalkan dan meningkatkan minat berteknologi di kalangan santri-santri Pondok Modern Darussalam Gontor, DCC, selaku instansi yang berbasis teknologi informasi menyelenggarakan seminar tentang kegunaan Open Source yang bertempat di Balai Pertemuan Pondok Modern.
Hadir dalam acara tersebut, mereka adalah Ustadz Taufiq Affandi , kemudian Pak Nugraha selaku Kaprodi TI Universitas Darussalam, lulusan salah satu Universitas di Korea, yang membahas tentang Open Source serta kegunaan dan manfaatnya, dan Ustadz Fatnan Ahmadi yang membahas tentang hal tersebut juga secara hukum sesuai dengan skripsi yang beliau tulis.
Seminar ini mengambil tema atau judul : “Menguak Rahasia Dibalik Open Source dan Pengaruhnya Terhadap Umat Islam”. Yang menjadi pembahasan di dalam seminar tersebut adalah tentang pengertian open source dan manfaatnya, perbandingannya dengan software yang berbayar (Propietary) dan hukum penggunaannya dengan membandingkan hukum pembajakan dalam software yang berbayar. Juga dibahas dalam seminar tersebut tentang macam-macam software dan hardware yang berbasis open source. biibmufassir

LPJ : “ Patah Tumbuh Hilang Berganti”, Moto Utama dalam Berorganisasi

0

GONTOR – Patah tumbuh hilang berganti, belum patah sudah tumbuh, belum hilang sudah berganti. Itulah salah satu moto Pondok Modern Darussalam Gontor yang senantiasa dijunjung tinggi oleh segenap warganya dalam berorganisasi. Hal tersebut sesuai dengan salah satu Panca Jangka Pondok yang begitu kental ditanamkan oleh para pendiri, yaitu Kaderisasi.

Siswa Kelas 6 KMI, selaku pemangku jabatan di OPPM (Organisasi Pelajar Pondok Modern), saat ini telah menyelesaikan tugasnya. Selama satu tahun ajaran, mulai dari pelantikan hingga beralihnya amanat ke pengurus OPPM yang baru. Mengingat akan semakin dekatnya siswa Kelas 6 dengan masa ujian, sehingga pencukupan mereka dalam mengurus organisasi diadakan. Dengan tujuan memberi waktu tambahan untuk belajar.

Untuk itu, pada hari Selasa (9/2), Gontor mengadakan acara Laporan Pertanggung Jawaban OPPM, yang dibacakan oleh masing-masing bagian di hadapan seluruh warga OPPM. Selain itu, penyampaian evaluasi juga turut digalakkan guna memberikan gambaran positif bagi pengurus OPPM yang baru. Acara diakhiri dengan pelantikan pengurus baru, yang pelaksanaannya dibimbing langsung oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor. Sahir8

Eksplorasi Bakat Santri Melalui Seni Musik

0

DARUSSALAM-Seni musik dikalangan santri memang sudah tidak asing lagi, hampir semua pesantren di tanah air kita mengembangkan bakat seni ini kepada para santrinya. Eksplorasi bakat seni ini dikalangan santri suatu hal yang urgen, agar para santri tidak buta akan seni musik. Salah satunya adalah Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang sampai detik ini masih aktif mengajarkan seni musik kepada santri-santrinya.

Dengan adanya Club Musik di PMDG atau dikenal dengan DAMS, sangat membantu mengeksplorasi bakat santri terhadap seni musik. Untuk mengasah kemampuan santri akan musik, DAMS mengadakan kegiatan DAMS SHOW pada hari Jum’at (12/2) di halaman Gedung 17 Agustus PMDG. turut berpartisipasi dalam kegiatan ini sebanyak 19 santri, mereka termasuk anggota dari Club Musik DAMS. Kegiatan DAMS SHOW ini menampilkan beberapa lagu, diantaranya; Tendangan dari langit (Kotak Band), Darussalam (lagu pondok), dan Melayang (lagu pondok).

Nuansa musik yang ada di PMDG tidak seperti di kampus luar yang beberapa terkenal urakan dalam menampilkan seni musik. PMDG tetap menanamkan kepada santrinya untuk menjunjung tinggi disiplin dalam bermain musik.aflah19

Kuatkan Ikatan Keluarga Besar Unida Gontor, Dema Adakan Family Gathering

0
Suasana Keluarga Besar Unida Gontor Dalam Family Gathering
Suasana Keluarga Besar Unida Gontor Dalam Family Gathering

SIMAN–Guna mempererat silaturrahim keluarga besar Unida Gontor, Dewan Mahasiswa (Dema) Kampus Siman mengadakan ‘Family Gathering’ dengan mengundang K.H. Hasan Abdullah Sahal, sebagai narasumbernya pada hari Senin (1/2) lalu. Acara yang dilaksanakan di Hall Gedung Terpadu Unida Gontor ini, dihadiri oleh seluruh mahasiswa Unida Gontor Kampus Siman beserta jajaran staf dan dosen.

”Dalam memimpin organisasi, seseorang harus memiliki empat hal: Prinsip, Strategi, Tehnik, dan Taktik. Prinsip tidak boleh berubah, strategi boleh berubah kalau terpaksa, tehnik dan taktik boleh berubah dan berkembang.” ujar K.H. Hasan Abdullah Sahal, dalam pidatonya pada acara tersebut.

Selain mendapatkan pesan dan nasihat dari Bapak Pimpinan, peserta juga dapat melakukan ‘sharing’ dengan para peserta lainnya. Kegiatan ini, berguna untuk memperkenalkan berbagai kegiatan Unida Gontor yang akan dilaksanakan. sand88