Mantingan – Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1 kembali adakan Islamic Wear Exhibition (IWE) di Auditorium Meeting Hall pada hari Ahad silam (7/8/2022). Acara ini merupakan ajang pertunjukan busana islami dalam ranah fashion dunia dengan tetap memperhatikan nilai-nilai syari’at Islam.

Hadir dalam acara tersebut Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 1 Al-Ustadz Mujib Abdurrahman, Lc. M.Ag. dan Bapak Wakil Direktur Kulliyatul Mu’allimat Al-Islamiyah Al-Ustadz H. Arif Irfanuddin, Lc. untuk memberikan sambutan dan arahan dalam acara.
صِفَاتُ لِبَاسِ المُسْلِمَةِ الشَرْعِيِّ أَنْ يَكُوْنَ سَاتِرًا لِلْعَوْرَةِ وَأَنْ يَكُوْنَ سَمِيْكًا لَا يَشِفُّ وَأَنْ يَكُوْنَ فَضْفَاضًا غَيْرَ ضَيِّقٍ
“Karakteristik baju muslimah yang syar’i adalah: menutup aurat, berbahan tebal atau tidak transparan, dan longgar saat dikenakan sehingga tidak ketat,” pesan Bapak Wakil Pengasuh Al-Ustadz Mujib Abdurrahman, Lc, M.Ag.
Acara utama IWE adalah Fashion Show dengan hiburan tari sebagai pembukaan. Adapun fashion yang ditampilkan adalah: fashion casual, jaket, mukena, olahraga, pesta, dan fashion wedding.

Tak hanya itu, paduan busana anak juga ditampilkan langsung oleh anak-anak dari para guru senior yang membuat acara ini lebih menarik dan meriah.
“Acara yang diadakan dua tahun sekali ini mengusung misi untuk meningkatkan wawasan akan model, gaya, serta tren masa kini yang tidak hanya mengikuti fashion tanpa mementingkan syari’at berbusana. Selain itu, juga untuk dakwah busana muslimah li i’la’i kalimatillah dan amar ma’ruf nahi munkar,” jelas Staf Taylor Gontor Putri 1.
Pertunjukan acara yang dikemas dengan cantik dan elegan membuat para santriyah termotivasi dan antusias pada fashion islami yang ditampilkan namun tetap menjaga keindahannya. Harapannya semoga para santriyah dapat mengimplementasikan busana muslimah yang syar’i pada kesehariannya. Lisan










Praktik manasik haji terkhusus bagi siswi kelas 1 intensif ini ialah sebagai penerapan langsung terhadap tata cara ibadah haji yang mereka pelajari di mata pelajaran fiqih.
Sejumlah 46 peserta dari seluruh siswi kelas 1 intensif dengan giat mengikuti praktik manasik haji sembari terus melafalkan talbiyah selama perjalanan. Para pembimbing yang merupakan ustadzah pengajar fiqih kelas 1 intensif serta beberapa panitia pun terus mengarahkan para peserta agar dapat memahami syarat-syarat, rukun dan sunnah dalam setiap rangkaian ibadah haji serta segala ketentuan yang boleh dan dilarang untuk dilakukan dalam pelaksanaannya.



