Home Blog Page 115

Dema Cup Eratkan Ukhuwwah Islamiyyah Guru-Guru PMDG

0

DARUSSALAM – Dewan Mahasiswa (Dema) UNIDA Gontor Wilayah Gontor telah berhasil mengadakan salah satu acara tahunannya yaitu Dema Cup 1444 H. Dema Cup merupakan salah satu kegiatan yang diadakan setiap permulaan tahun baru Hijriah, yang pada tahun ini dilaksanakan pada pada hari Rabu sampai Jum’at, 27-30 Juli 2022. Peserta dari perlombaan ini adalah seluruh dewan guru KMI di PMDG yang terbagi ke dalam 7 kelompok berdasarkan angkatan pengabdian masing-masing; yaitu guru tahun pertama, kedua, ketiga, keempat, kelima, keenam, serta guru tahun ketujuh ke atas.

Suasana Seremonial Pembukaan Dema Cup pada hari Jum’at (29/7) pagi.

 

Dema Cup 1444 H ini mengkompetisikan berbagai macam perlombaan yang terbagi ke dalam 3 divisi; yaitu divisi olahraga, olahrasa, dan olahpikir. Divisi olahpikir memuat lomba opini bahasa Arab, opini bahasa Indonesia, cerpen, cerdas cermat, dan opini bahasa Inggris. Divisi olahrasa terdiri dari lomba deklamasi puisi, fotografi, desain poster, kaligrafi arab, komik singkat, master chef, video short movie, dan pioneering. Sedangkan divisi olaharga mencakup cabang olahraga sepakbola, futsal, basket, voli, takraw, badminton, tenis meja, memanah, balap karung, balap bakiak, oper air, tarik tambang, dan panca lomba.

Di samping memeriahkan agenda Expo 1 Muharram 1444 H, Dema Cup ini sekaligus menjadi ajang bagi para dewan guru KMI di PMDG untuk mempererat ukhuwwah antar mereka. Di sana para partisipan dipertemukan satu sama lain untuk mengeluarkan kemampuan terbaik mereka dalam mengikuti berbagai macam perlombaan. Di luar perlombaan, para pendukung setiap partisipan memberikan semangat kepada pengikut lomba sehingga suasana berkompetisi dan berlomba sangatlah terasa. Meskipun saling berkompetisi, setiap angkatan tetap dalam satu ikatan persaudaraan sebagai korps guru Gontor sehingga nilai-nilai ukhuwwah Islamiyyah tertanam di dalam diri mereka.

Setelah berlangsungnya berbagai perlombaan, poin dari setiap angkatan diakumulasikan sehingga dapat ditentukan juara dari setiap divisi dan juara umum dalam Dema Cup 1444 H ini. Divisi olahpikir dijuarai oleh guru tahun ketiga, divisi olahrasa oleh guru tahun ketujuh ke atas, dan divisi olahraga dimenangkan oleh guru tahun kedua. Kemudian untuk juara umum Dema Cup 1444 H ini diraih oleh guru tahun keempat yang berhasil meraih akumulasi poin paling tinggi.

(Berita: Akmal Najemi, Foto: Rayza, Editor: Husain, Nezzard, Reviewer: Riza Ashari)

 

Related Articles:

Mahadasa Show 2022 dan Pesan Unik bagi Mahasiswa Guru

Pergantian Pengurus Dewan Mahasiswa, Ajang Latihan Mahasiswa Dalam Berorganisasi

Tidak Kalah Dengan Selebriti, Mahasiswa Guru Meriahkan Liburan Santri Dengan TMF

EXPO Darussalam Semarakkan Tahun Baru Hijriah

0

DARUSSALAM- Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) memiliki cara sendiri dalam merayakan tahun baru Hijriah yang tahun ini jatuh pada hari Sabtu (30/7). Untuk memperingati awal tahun baru hijriah, PMDG mengadakan kegiatan EXPO Darussalam berupa pameran  bagian-bagian Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM), Koordinator Gerakan Pramuka, dan instansi dalam sebuah stand.

Tempat yang menjadi lokasi EXPO Darussalam tahun ini adalah lapangan gedung Aligarh, sebelah utara & selatan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), dan ada juga yang bertempat di bagian dalam BPPM. Masing-masing bagian hanya mendapatkan 1 stand yang dapat mereka tata dan dekorasi.

Pembukaan EXPO Darussalam secara seremonial

EXPO Darussalam tahun ini mengusung tema “World Travelling” dengan macam-macam tempat terkenal di dunia sebagai tema dari stand-stand yang ada. Maka, setiap bagian harus menata dan menyiapkan standnya agar bernuansa semirip mungkin dengan temanya masing-masing.

Adapun stand yang meramaikan EXPO Darussalam tahun ini berjumlah 29 stand yang terdiri dari: 18 stand bagian OPPM, 1 stand Koordinator Gerakan Pramuka, 1 stand angkatan, dan 9 stand instansi yang bukan merupakan bagian dari OPPM atau Koordinator. Selain stand bagian, EXPO tahun ini juga dimeriahkan dengan beberapa stand tambahan seperti music corner, dan juga 3 photobooth.

Sambutan dari Al-Ustadz Nurhadi

Adanya kegiatan EXPO Darussalam ini bertujuan untuk menambah kemeriahan suasana tahun baru Hijriah  serta memberikan wadah bagi para pengurus OPPM, Koordinator Gerakan Pramuka dan instansi untuk bisa berkreasi di bagiannya, serta mengenalkan bagiannya masing-masing kepada seluruh warga Darussalam.

(Berita: Mahadi, Foto: Rayza, Editor: Nezzard, Review: Riza Ashari)

 

Atrikel Terkait:

Kesemarakan Expo Muharram 1442 Hijriah

Kemeriahan Expo Muharram 1440 di Gontor

“Expo Darussalam”, Perayaan Meriah Awali Tahun Baru Hijriah 1438

Pangdam V Brawijaya Adakan Kunjungan Silaturahim ke PMDG

0

DARUSSALAM – Pada hari Rabu (27/7) siang, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc. mengadakan kunjungan silaturahim ke Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Beliau berkunjung ditemani oleh Asisten Intelijen Kasdam V Brawijaya Kolonel Kav. Valian Wicaksono Magdhi, S.Sos., M.Os., Asisten Teritorial Kasdam V Brawijaya Kolonel Arm. Wijang Rimoko Ardani, S.Sos., Komandan Korem Madiun Kolonel Inf. Deni Rejeki, S.E., M.Si., serta Komandan Kodim Ponorogo Letkol Inf. Mohammad Radhi Rusin, S.Ip..

Rombongan tiba di PMDG pada pukul 13.45 WIB, dan disambut langsung oleh Bapak-bapak Pimpinan PMDG. Mendapat sambutan yang hangat dari Pimpinan Pondok beserta beberapa ketua lembaga di PMDG, Mayjen Nurchahyanto pun sempat berbincang santai bersama di kantor Pimpinan. Beliau yang baru bertugas selama kurang lebih 7 bulan tersebut menanyakan tentang berdirinya PMDG, lalu berdiskusi ringan terkait kemodernan yang ada di PMDG sehingga menjadikannya unik dari pada pondok pesantren pada umumnya. Di sana, K.H. Hasan Abdullah Sahal langsung yang memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut.

“Pondok ini modern karena sistemnya, namun tetap menjaga kultur-kultur kepesantrenan. Inilah perpaduan antara struktur dan kultur yang ada di Gontor,” jelas Kiai Hasan.

Bapak Pimpinan beserta rombongan pun saling bertukar kenang-kenangan, yang menjadi pengingat akan pertemuan mereka siang hari itu. Tak lupa, Mayjen Nurchahyanto memberikan cinderamata khusus kepada Pimpinan PMDG yaitu satu paket bola sepak, voli dan takraw yang diserahkan secara simbolis sebagai bentuk dukungan kepada kegiatan ekstrakurikuler di PMDG yang banyak berperan dalam pembentukan karakter para santri.

Setelah menyantap hidangan makan siang yang telah disediakan sebelumnya, Mayjen Nurchahyanto beserta rombongan pun berpamitan untuk melanjutkan perjalanan. Setelah mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh pondok kepada para tamu, rombongan pun meninggalkan area kampus PMDG pada pukul 14.50 WIB untuk melanjutkan agenda perjalanan mereka yang berikutnya.

(Berita: Husain, Foto: Rayza, Dani, Editor: Nezzard, Reviewer: Riza Ashari)

Related Articles:

Gubernur, Pangdam, dan Kapolda Jatim Dukung Gontor Dalam Penanganan COVID-19

Pangdam V Brawijaya Adakan Kunjungan ke Gontor

Pimpinan Pondok Tugaskan Al-Ustadz Dr. H.Yoyok Suyoto Arief, M.A. Untuk Menghadiri Acara di Kodam V/Brawijaya

Tahsin Qira’ah Persiapkan Bekal Santri Berdakwah di Masyarakat

0

Tahsin (qira’ah) memiliki peran yang sangat penting dan vital dalam dakwah Islamiyah. Sebagai lulusan pondok pesantren yang akan terjun di masyarakat, hal pertama yang akan dilihat bukan pelajarannya, tapi bacaan Al-Qur’annya.”

Begitulah bunyi salah satu kutipan pengarahan yang disampaikan oleh Al-Ustadz H. Saidil Yusron, Lc., M.A. dalam pembukaan kegiatan tahsin qira’ah. Pembukaan tersebut dilaksanakan pada hari Jum’at (22/7) malam, bertempat di Masjid Jami’ PMDG lantai 2. Turut hadir dalam pembukaan tersebut Bapak Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal, para mentor tahsin qira’ah dari dewan guru KMI, serta para peserta tahsin qira’ah.

Selain menekankan tentang pentingnya kegiatan tahsin qira’ah bagi lulusan pesantren, beliau juga menjelaskan bahwa tahsin qira’ah juga memiliki peran utama dalam menjaga kemurnian Al-Qur’an dari perubahan. “Perubahan (Al-Qur’an) dapat terjadi berasal dari perubahan bacaan (karena kesalahan membaca). Dari kesalahan membaca, berimbas kepada kesalahan menulis. Ketika salah menulis, terjadilah perubahan di dalam Al-Qur’an,” terang beliau.

Kegiatan tahsin qira’ah berlangsung mulai dari hari Sabtu (23/7) hingga hari Selasa (26/7). Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri dari siswa kelas 6 KMI berjumlah 180 orang, siswa kelas 5 KMI utusan dari setiap rayon sejumlah 21 orang, dan anggota Jam’iyyatul Qurra’ (JMQ) sebanyak 32 orang. Jumlah tersebut terbagi ke dalam 18 kelompok, dengan masing-masing kelompok beranggotakan 10 orang.

Selama kurang lebih 4 hari, para peserta dibimbing langsung oleh mentor tahsih qira’ah dari dewan guru KMI yang berjumlah 27 orang. Di sana, setiap siang dan malam harinya, bacaan Al-Qur’an mereka ditatar dan diperbaiki terutama dalam 4 hal yang umum terjadi kesalahan; yaitu mad, syiddah, makharijul huruf, serta kelancaran dalam membaca. Hal kelancaran juga termasuk bagaimana mengatur nafas saat membaca Al-Qur’an serta berhenti pada waqaf yang benar.

Ditutup pada hari Selasa (26/7) malam, besar harapannya bahwa dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas bacaan siswa kelas 6 KMI yang sebentar lagi akan menjadi alumni dan mengabdi kepada masyarakat. Adapun anggota JMQ serta siswa kelas 5 KMI yang diutus dari setiap rayon, diharapkan bahwa setelah acara ini mereka dapat mengajarkan seluruh santri di rayon-rayon tentang bagaimana memperbaiki bacaan Al-Qur’an sehingga dapat membaca dengan benar, baik, dan indah.

(Berita: Husain, Foto: Syafi’i, Editor: Nezzard, Reviewer: Riza Ashari)

 

Related Articles:

Ciptakan Pemimpin Berjiwa Qur’ani Dari HTQ

Bekali Santri Jiwa Qur’ani, PMDG Adakan Tahsinu-l Qira’ah

Mengembangkan Kemampuan Beribadah, FKTMD-PP. IKPM Adakan Pelatihan Adzan, Imamah, dan Tahsinul Qira’ah

Ciptakan Pramuka Berkompeten Dengan Gladian Pinsa & Pinru

0

DARUSSALAM- Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) selain mengedepankan pembelajaran juga tetap mengutamakan kegiatan ekstrakurikuler di luar kelas, salah satunya adalah kegiatan kepramukaan. PMDG terus mengadakan kegiatan-kegiatan tambahan yang dapat meningkatkan ketrampilan santri di bidang kepramukaan. Salah satu kegiatan kepramukaan yang baru-baru ini diadakan adalah Gladian Pinsa & Pinru.

Gladian Pinsa & Pinru adalah kegiatan yang diadakan setiap tahun sekali yang bertujuan untuk mempersiapkan pimpinan-pimpinan sangga dan regu yang berkompeten. Untuk mewujudkan hal ini,  maka para pimpinan sangga & pimpinan regu diberikan pelatihan intensif berisi materi-materi dasar kepramukaan yang harus dikuasai oleh seorang pramuka.

Kegiatan ini resmi dibuka pada hari Sabtu (23/7) secara seremonial oleh Al-Ustadz H. Saepul Anwar, M. Pd, pada upacara pembukaan yang dibertempat di aula pertemuan gedung Rabithah Pondok Modern Darussalam Gontor.

Kegiatan Gladian Pinsa & Pinru berlangsung selama 7 hari terhitung dari hari Sabtu (23/7) s/d Jum’at (29/7) bertempat di bumi perkemahan Pondok Modern Darussalam Gontor. Adapun beberapa materi kepramukaan yang diajarkan dalam kegiatan ini adalah: tata cara upacara, skill kepramukaan, kepenggalangan/kepenagakan, cara mendirikan tenda, dan diakhiri dengan kegiatan perkemahan.

Adanya kegiatan ini tentu saja menambah wawasan para santri tentang kepramukaan, dan semoga dengan adanya kegiatan ini pula dapat melahirkan pramuka-pramuka yang berjiwa besar dan bermanfaat di masa yang akan datang. Nasution

Artikel Terkait:

Gladian Pinsa Pinru Kembali Ramaikan Kepramukaan Gontor

Samakan Visi, Mabikori Adakan Gladian Pinsa dan Pinru

Gontor Putri 1 Mengasah Perempuan Berjiwa Pemimpin

 

Panggung Gembira; Kreatif, Inovatif, Spektakuler!

0

KARANGBANYU – Bumi Karangbanyu (28/6) menjadi saksi kemeriahan pagelaran seni Panggung Gembira (PG). Diselenggarakan outdoor, tepatnya di depan auditorium Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 3. Sore hari, jelang acara, mendung gelap sempat menutupi langit. Pun, angin kencang beberapa kali berhembus. Namun, tak sedikitpun mengurangi optimisme segenap panitia Panggung Gembira, Siswi Akhir KMI, Credible Generation.
Sebanyak 424 orang jumlah Siswi Akhir KMI, mereka berperan sebagai panitia dan peserta penampilan. Mereka merekrut lalu melatih beberapa adik kelasnya untuk ikut tampil di sebagian acara. Selain menampilkan banyak kreasi santriwati, agenda ini juga menjadi parameter kualitas dan kemampuan yang dimiliki Siswi Akhir KMI.

Sebagai penutup rentetan agenda Pekan Perkenalan, acara ini memiliki gengsi tersendiri. Oleh karenanya, staf pengasuhan santriwati memilih orang-orang yang dianggap kompeten memimpin rekan-rekannya. Mereka adalah Salma Rizani (6B), Gelar Putri Najma (6D), dan Hurul Aini (6D).
Usai memberikan sambutan, Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 3, Al-Ustadz H. M. Badrun Syahir, M.A. memotong pita yang membuka pembungkus koran besar. Pertanda bahwa gelaran Panggung Gembira resmi dimulai.

Mengusung moto “Pesantren Membangun Nilai Keislaman Menuju Kejayaan Bangsa”, tiap kreasi hasil gubahan para santriwati merupakan upaya mendidik sekaligus menghibur para hadirin. Konsep “educated, elegant, enjoyable, dan entertained” cukup efektif untuk menanamkan nilai-nilai kepesantrenan dan keislaman. Tema “wartawan dan koran” terlihat unik sehingga dapat menarik perhatian para penonton. AzharAisyaa

Drama Arena; Hujan Tak Kuasa Padamkan Bara Optimisme

0

KARANGBANYU – Merasakan dinamika kolaborasi sesama rekan di kelas lima pada acara Drama Arena (DA) merupakan impian segenap santriwati. Berperan di Drama Arena menjadi daya tarik tersendiri, mengingat acara itu adalah benar-benar milik santriwati kelas 5. Ditambah lagi, gelaran DA tahun ini dilaksanakan outdoor. Mengingat sejak dua tahun lalu, pertunjukan semacam ini digelar indoor. Sehingga, aura kemegahannya kian kental.
Ahad malam (26/6), pagelaran seni Drama Arena diselenggarakan. Sebanyak 515 orang santriwati kelas 5 menyuguhkan banyak kreasi yang mereka miliki. Sorot lampu berwarna-warni, dentuman suara menggelegar sesekali, sorak dan tepuk tangan penonton menjadi rona indah di malam itu.

Kemeriahan Drama Arena beriring dengan turunnya rintik hujan. Selama beberapa menit, jalannya acara sempat dihentikan. Karena hujan turun cukup deras. Tidak lama kemudian, hujan mereda dan acara kembali dilanjutkan.
Turunnya hujan malam itu, tak cukup dingin untuk memadamkan api optimisme para santriwati kelas 5. Demikian pula dengan para penonton. Mereka tak pula beranjak dari tempat duduknya. Bahkan, adakalanya mereka bersorak memberikan dukungan.

Kesibukan menjadi pengurus rayon, padatnya kegiatan Pekan Perkenalan, sempitnya waktu persiapan dan latihan, tidak menjadi alasan bagi para santriwati kelas 5 untuk tidak bersungguh-sungguh dalam menyuguhkan kreasi yang mendidik. Justru hal itu menjadi tantangan yang memacu kemantapan hati untuk tampil prima.
Alhamdulillah, Pagelaran Seni Drama Arena 597 berjalan relatif lancar hingga penghujung acara. Tetes air hujan membersamai rasa haru dan syukur seluruh santriwati, terutama santriwati kelas 5 dan para pembimbing. AisyahIz

UNIDA Lahirkan Wisudawan Yang Siap Terjun Ke Masyarakat

0

DARUSSALAM- Hari Kamis (28/7) Universitas Darussalam Gontor meluluskan 802 wisudawan/wisudawati yang terdiri atas 712 wisudawan/wisudawati sarjana dan 90 wisudawan/wisudawati pascasarjana. Adapun wisudawan/wisudawati yang mengikuti wisuda  tahun ini adalah wisudawan/wisudawati angkatan ke-39 di Univeristas Darussalam Gontor.

Acara wisuda bertempat di Balai Pertemuan Pondok Modern Darussalam Gontor. Dihadiri oleh anggota Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor yang sekaligus merupakan presiden Universitas Darussalam Gontor, Rektor Universitas Darussalam Gontor, serta turut hadir  Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M. selaku Kepala LLDIKTI Wilayah 7 Surabaya.

Perfotoan Wisudawan angkatan ke-39 Universitas Darussalam Gontor

Acara dimulai pada pukul 07.30 WIB dengan dibukanya rapat senat terbuka lalu dilanjutkan dengan pemanggilan wisudawan/wisudawati program sarjana maupun pascasarjana Universitas Darussalam Gontor. Acara lalu dilanjutkan dengan sambutan dari rektor Universitas Darussalam Gontor yang disampaikan oleh Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.

Dalam sambutannya beliau menyinggung pasal pendidikan yang terkandung dalam Universitas bersistem pesantren. Adapun sambutan berikutnya disampaikan oleh Prof. Dr. Dyah Sawitri, SE., MM.. Beliau berpesan kepada seluruh wisudawan/wisudawati untuk selalu memperhatikan 2 hal yaitu: komunikasi dan koordinasi dalam menjalankan kehidupan di luar setelah lulus dari perguruan tinggi.

Acara kemudian dilanjutkan dengan nasehat dari K.H. Hasan Abdullah Sahal selaku Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor sekaligus Presiden Universitas Darussalam Gontor, lalu ditutup dengan do’a agar acara yang telah berlangsung senantiasa dalam limpahan rahmat Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Nasution

Artikel Terkait:

UNIDA Gontor Gelar Wisuda Sarjana dan Pasca Sarjana ke-34

397 Orang Wisudawan Ikuti Perfotoan

Kiai Hasan: Wisuda UNIDA Gontor dan Keabadian Cita-cita Gontor

 

Mahakaya Panggung Gembira 6 2023, Credible Generation; “Together We Grow, to the World We Show”

0

MantinganCredible Generation Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 melaksanakan Pagelaran Seni Panggung Gembira 6 2023 di Auditorium Gontor Putri Kampus 1 pada hari Rabu (6/7/2022). Panggung Gembira merupakan akhir rentetan acara Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy yang diselenggarakan oleh santriwati kelas 6 guna mengestafetkan nilai-nilai pondok kepada seluruh warga Darussalam melalui penampilan-penampilan kesenian. Berlimpah kurikulum ektrakurikuler terpupuk dalam acara ini. Rangkaian konsep yang menggambarkan kapasitas kelas 6 tahun ini seluruhnya tertuang dalam mahakarya, Panggung Gembira 6 2023, Credible Generation, dengan ikonnya “The Ocean”, bertemakan “Together We Grow, to the World We Show”.

Acara ini dihadiri oleh Bapak Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1, Al-Ustadz Mujib Abdurrahman, Lc., M.Ag., Bapak Wakil Direktur Kulliyyatu-l-Mu’allimat Al-Islamiyyah, Al-Ustadz H. Arif Irfanuddin, Lc., seluruh asatidz dan ustadzat, serta seluruh santriwati Darussalam. Acara dimulai dengan sambutan selamat datang oleh penampilan Marawis dan Tari Saman, lalu diikuti dengan Pembukaan MC dan Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an. Selanjutnya, sambutan ketua Panggung Gembira 6 2023, Rasyiqah Maulidia Syam (6H/Jakarta), Putri Novianty Handayani (6E/Sumalia), dan Felinda Aurelia Faharada (6N/Malang), juga sambutan Bapak Wakil Pengasuh dan Bapak Wakil Direktur, lalu diteruskan dengan rentetan penampilan Panggung Gembira lainnya.

Sambutan Bapak Wakil Pengasuh dan Bapak Wakil Direktur KMI Gontor Putri Kampus 1

“Inilah pondok Gontor, berdiri sejak 1926 dengan pagelaran kesenian yang ditunjukkan untuk berdakwah, untuk menyampaikan pesan-pesan pendidikan Gontor,” ungkap Al-Ustadz Mujib Abdurrahman dalam sambutannya. Beliau juga mengingatkan pesan Bapak Kiai mengenai penampilan di Panggung Gembira yang harus to educate, terdidik dan mendidik, baik bagi mereka yang tampil maupun yang menyaksikan. Selanjutnya, to be elegant, penampilan harus rapi, elok, dan teratur, sehingga menjadi to entertain, menghibur. Dan yang terakhir, adalah to be enjoyed, bisa dinikmati. “Anak-anakku Credible Generation semuanya harus menikmati penampilan-penampilannya, dan kita semua juga harus menikmati penampilan-penampilannya, kesungguh-sungguhannya, kebersamaannya, dan kreatifitasnya,” pungkas beliau.

Tari Saman

Malam itu, buah dari kerja keras santriwati kelas 6 2023 dalam mempersiapkan Panggung Gembira terbayar sudah. Kemegahan panggung dan keserasian dekorasi dengan temanya membuat seluruh penjuru Darussalam terkesima. Hal itupun yang membuat seluruh penonton antusias dan merasa terhibur dengan kemeriahan pagelaran seni ini. Acara ditutup dengan Flash Mob, dengan seluruh anggota Credible Genetarion menyanyikan jingle Panggung Gembira kelas 6 2023 yang berjudul “Together We Grow, to the World We Show”. Dari pagelaran seni Panggung Gembira ini, diharapkan kelas 6 2023, Credible Generation, dapat menjalankan amanahnya dalam membawa risalah pondok ini. Juga agar seluruh santriwati Darussalam memahami bahwasanya acara ini juga merupakan bagian dari pendidikan ekstrakurikuler yang terdapat di pondok. Aya

KMD : Membentuk Generasi yang Militansi

0

Darul Ma’rifat – (26/07/22) Kursus Mahir Tingkat Dasar atau yang biasa disebut dengan KMD di Pondok Modern Darussalam Gontor  Kampus 3 merupakan pelatihan kepramukaan yang diikuti oleh seluruh santri kelas 5 dengan jumlah 367 santri sebagai peserta yang sudah dipersiapkan untuk menjadi pembina ketika acara pramuka sedang berlangsung. Acara ini dimulai pada hari Kamis yang lalu yang ditandai dengan pengadaan Pre-Test yang diikuti oleh seluruh santri kelas 5 untuk mengetahui seberapa dalam pengetahuan mereka tentang kepramukaan yang kemudian dilanjutkan dengan sesi-sesi pelatihan kepramukaan lainnya sebagai pembekalan  dan kelayakan mereka untuk menjadi pembina nanti.

acara yang diadakan selama 7 hari ini mengharuskan mereka untuk bertempat tinggal di bumi perkemahan yang terletak di selatan Sport Hall Gontor Kampus 3 dari pagi hingga malam selama pelatihan ini berlangsung. Timing kegiatan mereka yang menjadi rutinitas  sejak pagi hingga malam hari adalah senam Bersama di pagi hari kemudian dilanjutkan dengan materi sesi 1 hingga menjelang waktu dhuhur,sholat dhuhur berjamaah, materi sesi 2 hingga menjelang sholat ashar, sholat ashar berjamaah, resuming materi yang sudah dilaksanakan dan persiapan sholat maghrib , makan malam, sholat isya, menyelesaikan penulisan resume, dan istirahat.

Selain untuk membekali para santri kelas 5 untuk menjadi pembina, mereka juga dilatih untuk memiliki ukhuwwah islamiyyah antara satu dengan lainnya, juga kemandirian agar tidak menggantungkan diri dengan yang lainnya. Setelah semua season selesai mereka diharapkan mampu untuk menyerap seluruh materi yang sudah disampaikan dan diadakan Post-Test untuk memantau sejauh mana perkembangan mereka dalam kepramukaan selama Pelatihan KMD ini dilaksanakan. Di penghujung latihan ini ditutup dengan acara unggun gembira untuk melepas rasa penat dan juga sebagai hiburan atas seluruh pelatihan yang sudah mereka rasakan. Inilah wujud sebarapa jauh Gontor menyiapkan  para santrinya untuk menjadi kader yang tidak hanya memimpin tapi juga mendidik untuk mencerdaskan kehidupan anak bangsa, seperti salah satu falsafah kehidupan Pondok Gontor yang disampaikan Oleh K. H. Abdullah Syukri Zarkasyi ‘Pendidik itu pasti bisa Memimpin, tetapi Pemimpin belum tentu bisa Mendidik’(Aria Kamal)