Home Blog Page 117

Reformasi Pengurus Perkuat Struktur baru OPPM dan KGGP

0

MantinganPondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 mengadakan Reformasi Pengurus Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) dan Koordinator Gugusdepan Gerakan Pramuka (KGGP) yang berlangsung di Auditorium Gontor Putri 1 pada Rabu (21/7/2022) lalu.

Reformasi dilakukan dengan melihat hasil usaha pada masa Panitia Bulan Ramadhan (PBR) dan Bulan Syawwal (PBS). Para pengurus PBR maupun PBS yang dianggap memiliki etos kerja yang baik, dipanggil untuk menduduki bagian yang telah ditentukan. Hal ini untuk pemerataan tugas bagi kelas 6 serta sebagai penguat struktur kepengurusan.

Turut hadir pada acara ini Bapak Wakil Pengasuh Al-Ustadz Mujib Abdurrahman, Lc. M.Ag, Bapak Wakil Direktur Al-Ustadz Arif Irfanudin, Lc., seluruh asatidz dan ustadzah serta seluruh santriwati kelas 6 dan kelas 5.

Sambutan oleh Bapak Wakil Pengasuh, Al-Ustadz Mujib Abdurrhman, Lc., M.Ag

Dalam sambutannya, Bapak Wakil Pengasuh mengingatkan kembali bahwa semua yang ada di Pondok adalah pendidikan, maka di manapun kita berada, dan siapapun kita, harus bersungguh-sungguh dan berikhtiar kepada Allah. “Tugas kita adalah berpikir keras, bekerja keras dan berdo’a keras. Untuk hasilnya kita serahkan kepada Allah,” tegasnya.

Selepas penyampaian sambutan, acara dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan oleh Bapak Wakil Pengasuh sekaligus pelantikan dan pembacaan sumpah oleh pengurus OPPM dan KGGP yang baru direformasi. Kemudian, acara diakhiri dengan pembacaan do’a oleh Bapak Wakil Direktur KMI.

Pembacaan sumpah oleh pengurus OPPM dan KGGP yang baru direformasi

Adapun jumlah pengurus yang diangkat dari Rayon ke OPPM sebanyak 22 orang pengurus dari kelas 6 dan lima orang kader dari kelas 5, sedangkan pengurus yang diangkat dari Rayon ke KGGP sejumlah empat orang. Sehingga dengan adanya reformasi ini, pengurus OPPM yang diketuai oleh Ikhfina Rizkia Siswanto (Kediri/6C) dan Nasywa Dhyiaul Haq (Cirebon/6B) memiliki anggota sebanyak 226 pengurus pada 22 bagian, sedangkan KGGP yang dipimpin oleh Siti Wafiq Azizah (Malang/6B) dan Salma (Medan/6C) beranggotakan 52 pengurus yang menduduki 8 bagian.

Di samping itu, acara reformasi berjalan dengan sangat khidmat dan tertib. Ke depannya, setelah adanya reformasi ini, diharapkan kepengurusan OPPM dan KGGP dapat lebih optimal dari sebelumnya dalam menjalankan tugas. ama

Panitia Bulan Syawal Purnatugas

0

KARANGBANYU – Bulan Syawal usai, purna pula bakti Panitia Bulan Syawal (PBS). Sebelum mereka mengembalikan mandat ke Pengurus OPPM (Organisasi Pelajar Pondok Modern), Pengasuhan Santriwati menggelar acara Laporan Pertanggungjawaban PBS. Hal itu dimaksudkan tidak lain adalah untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam diri para santriwati.
Senin – Selasa (30/5 – 1/6), tiap bagian di PBS melaporkan kinerjanya. Seluruh warga Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 3 hadir pada acara yang diselenggarakan di auditorium.
“Uniknya, peraturan di Gontor ini tidak semuanya serta merta datang dari atas; dari Kiai langsung, tapi nyatanya peraturan-peraturan itu merupakan usulan-usulan dari yang bawah, yang kemudian disetujui di dalam forum-forum seperti musyawarah kerja” Ujar Al-Ustadz M. Badrun Syahir, M.A., Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 3, saat memberikan pengarahan tentang peran dan teknis berorganisasi di Gontor.
Kepanitiaan Bulan Syawwal resmi berakhir dengan prosesi serah terima amanat dari ketua PBS, Syifa Syauqiya (6E), Nabilla Fitri Deinika (6H) kepada Ketua OPPM, Nafisah Kurnia Putri (6B) dan Shafa Vania Putri (6E). Farouq

Tiga Unsur Pendidikan dalam Art, Handicraft and Sport Show

0

Hari Jum’at (22/7) Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mengadakan Art, Handicraft and Sport Show. Kegiatan ini bertempat di dalam Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), sebelah timur BPPM, dan juga di lapangan gedung Aligarh.

Sesuai dengan namanya, Art, Handicraft and Sport Show merupakan ajang pameran kegiatan ekstrakurikuler di PMDG dalam bidang olahraga dan kesenian yang diadakan dua kali dalam setahun. Adapun kali ini pameran tersebut resmi dibuka secara seremonial pada pukul 08.00 WIB oleh Al-Ustadz H. Anwar Boyaman, dengan disaksikan oleh santri PMDG. Dalam sambutannya beliau berpesan tentang 3 unsur penting yang harus selalu disertakan dalam kehidupan, yaitu: ilmu, keterampilan, dan jiwa seni. Dengan adanya ketiga unsur tersebut dalam kehidupan seorang santri, maka ia pasti akan menjadi orang yang berguna.

Ketiga unsur tersebutlah yang kemudian dikembangkan oleh PMDG menjadi kegiatan Art, Handicraft and Sport Show yang diadakan setiap tahunnya. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak santri terjun ke dunia seni dan juga olahraga, sehingga para santri tidak hanya ahli di bidang akademis saja, namun tetap memiliki keterampilan dan juga jiwa seni yang tinggi.

Adapun jumlah stand yang berpartisipasi meramaikan pameran Art, Handicraft and Sport Show tahun ini adalah 27 stand; yang terdiri dari 19 stand klub olahraga dan 8 stand kursus kesenian. Klub olahraga tersebut mencakup cabang olahraga sepak bola, basket, voli, takraw, bulu tangkis, futsal dan tenis meja. Adapun kursus kesenian yang ada bergiat di bidang yang beraneka ragam; mulai dari seni musik, kaligrafi, lukis, teater, bela diri, serta seni keterampilan. Dengan banyaknya jumlah stand yang tersedia pada pameran ini, maka para santri dapat dengan bebas memilih kegiatan ekstrakurikuler apa yang ingin ia ikuti dan juga tekuni.

(Berita: Mahadi, Foto: Muadz, Editor: Husain, Nezzard, Reviewer: Riza Ashari)

Related Articles:

Mahadasa Show 2022 dan Pesan Unik bagi Mahasiswa Guru

Darussalam Art Day, Munculkan Bakat Seni Santri

Art, Sport, and Handicraft Show Sarana Mengembangkan Bakat Santri

Vocal Group Antar Kelas, Ceria Santri di Hari Raya Idul Adha

0

DARUSSALAM – Hari Raya Idul Adha merupakan momen yang penuh dengan keceriaan dan kebahagiaan. Di samping memperingati hari bersejarah tersebut dengan beribadah, para santri turut mengekspresikan keceriaan itu dengan memupuk kesemangatan dan bernyanyi bersama di lomba Vocal Group Antar Kelas.

Acara tersebut diadakan di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) pada hari Sabtu (9/7) pagi. Dimulai pada pukul 08.30 WIB, sambutan pembuka disampaikan oleh Al-Ustadz Jumhurul Umami, M.Cs. mewakili Bapak Pimpinan PMDG. Beliau menjelaskan bahwa seni merupakan salah satu media yang digunakan untuk menyampaikan ekspresi, pesan, bahkan menyampaikan nilai-nilai kehidupan.

“Di Gontor, musik juga sering digunakan sebagai sarana untuk berdakwah; baik itu melalui aransemennya, maupun pesan-pesan yang terkandung di dalam liriknya,” ungkap beliau.

Peserta lomba merupakan siswa KMI kelas 1 sampai kelas 4, yang masing-masing menampilkan performa tarik vokal mereka dalam vocal group dan nasyid. Adapun kriteria yang dinilai oleh juri secara umum terdiri dari 4 kriteria utama; yaitu dari segi vokal, musik, penjiwaan, dan penampilan, serta beberapa kriteria tambahan seperti kostum, properti, koreografi, dan kekompakan.

Tidak mau kalah dengan adik kelasnya, siswa kelas 5 dan 6 pun turut menunjukkan kebolehannya di panggung vocal group. Meskipun tidak menjadi peserta, namun penampilan yang mereka suguhkan sangatlah meriah dan mengundang riuh tepuk tangan dari para penonton.

Adapun perolehan nilai oleh masing-masing peserta serta pemenang lomba dari hasil penilaian dewan juri adalah sebagai berikut:

Perolehan Nilai Peserta Vocal Group Antar Kelas 1443/2022

PesertaVocal GroupNasyid
Kelas 1350315
Kelas 1 Intensif360240
Kelas 2450320
Kelas 3415270
Kelas 3 Intensif420270
Kelas 4480310

Juara Vocal Group Antar Kelas 1443/2022

KategoriJuara
Juara 1 Vocal GroupKelas 4
Juara 2 Vocal GroupKelas 2
Juara 3 Vocal GroupKelas 3 Intensif
Juara 1 NasyidKelas 2
Juara 2 NasyidKelas 1
Juara 3 NasyidKelas 4
Aransemen TerbaikKelas 3
Vokalis TerbaikFerdy Ardiyansyah (3 Intensif I)
Juara FavoritKelas 1 Intensif
Juara UmumKelas 4

(Berita: Husain, Foto: Rayza, Editor: Nezzard, Reviewer: Riza Ashari)

Related Articles:

Pelatihan Fiqh Qurban, Edukasi bagi para Santri dan Masyarakat Jelang Hari Raya Idul Adha

Lomba Vocal Group Tampil Beda

Penghujung Acara Liburan, Vocal Group Antar Rayon Meriahkan Darussalam

Ceramah Ustadz Abdul Somad di Masjid Jami’ PMDG: Dahulukan Adab sebelum Ilmu

0

Pada hari Jum’at (8/7), keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) beramai-ramai hadir di Masjid Jami’ PMDG guna mendengarkan ceramah yang disampaikan oleh Al-Ustadz H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D. Beliau menyampaikan ceramahnya seusai menunaikan shalat Shubuh berjamaah. Dalam ceramahnya, beliau menjelaskan tentang pentingnya bagi seorang muslim untuk memiliki adab. Adab harus didahulukan dari berbagal hal dalam kehidupan kita. Dan untuk menjelaskan hal tersebut, beliau mengisahkan beberapa contoh perbuatan dengan adab mulia yang dapat dijadikan pelajaran.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak pernah memuji Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam karena ibadahnya, shalatnya, ataupun hal serupa. Tapi Allah memuji Rasul-Nya karena kemuliaan adabnya. Allah befirman:

وَإِنَّكَ لَعَلَى خُلُقٍ عَظِيْمٍ (القلم: ٤)

Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti luhur,” (Q.S. Al-Qalam: 4)

Kemudian, suatu ketika Rasulullah pernah melakukan shalat sepanjang malam hingga mengakibatkan kakinya bengkak. Lantas ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha bertanya, “Kenapa engkau melakukan semua ini, padahal Allah telah mengampuni dosamu yang telah lampau maupun yang akan datang?” lalu Rasulullah menjawab, “Itulah yang aku kerjakan, agar menjadi hamba-Nya yang bersyukur.”

Sedemikian rupa akhlak mulia yang dicontohkan oleh baginda Rasulullah. Maka, tidak heran jika para ulama mengisyaratkan tentang pentingnya adab. “Adab di atas ilmu”, atau “Adab sebelum ilmu”.

Kemudian dalam hal lain, Allah tidak pernah memanggil Rasulullah dengan sebutan nama beliau sebagaimana Allah memanggil Nabi Adam, Musa, Yahya, dan Isa ‘alaihimussalaam dengan nama mereka langsung. Tapi Allah memanggil dengan sebutan ‘Rasulullah’ ataupun ‘Nabi’. Demikianlah Allah mengajarkan kita cara beradab kepada Rasulullah Shallallau ‘Alaihi wa Sallam.

Dalam kisah lain, suatu hari Rasulullah pulang ke rumah salah satu istrinya kemudian memakan madu namun madu tersebut tidak sedap baunya. Ketika Rasulullah pulang ke rumah ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ‘Aisyah lantas bertanya kepada Rasulullah, “Aku telah mencium bau yang tidak sedap,” dan Rasulullah pun menjawab bahwa ia tidak memakan sesuatu seperti itu hari ini. Lalu turunlah firman Allah yang berbunyi:

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ لِمَ تُحَرِّمُ مَآ أَحَلَّ ٱللَّهُ لَكَ ۖ تَبْتَغِى مَرْضَاتَ أَزْوَٰجِكَ (التحريم: ١)

Wahai Nabi! Mengapa engkau mengharamkan apa yang dihalalkan Allah bagimu? Engkau ingin menyenangkan hati istri-istrimu?” (At-Tahrim: 1)

Demikian cara Rasulullah memuliakan dan menyenangkan istrinya. Sementara kebanyakan orang mengaitkan wanita dengan kekurangan ataupun aibnya, namun Rasulullah senantiasa menghormati kaum wanita dan tidak mengumbar kekurangannya.

Selain Rasulullah, para ulama juga memiliki adab yang mulia. Contohnya Imam Syafi’i; ia melakukan perjalanan yang dimulai dari Mekkah setelah selesai menuntut ilmu dari Imam Sufyan bin ‘Uyaynah. Kemudian ia melanjutkan menuntut ilmu ke Madinah dengan Imam Malik bin Anas, kemudian melanjutkan lagi ke Yaman, lalu ke Baghdad, hingga sampai ke Kufah. Kufah merupakan kota tempat tinggalnya Imam Abu Hanifah, sehingga masyarakatnya bermazhab Hanafi. Ketika Imam Syafi’i menjadi imam shalat Shubuh, ia tidak membaca qunut sebagaimana biasanya ia lakukan. Orang-orang pun bertanya, “Mengapa engkau tidak membaca qunut?” Imam Syafi’i menjawab, “Untuk menghormati Imam Abu Hanifah,” begitulah adab Imam Syafi’i menghormati Imam Abu Hanifah, padahal ketika itu Imam Abu Hanifah telah wafat. Ia ingin mengajarkan kepada orang-orang, bahwa ia tidak ingin menunjukkan mazhabnya di daerah yang telah berlaku mazhab lain di sana.

Adapun kisah lainnya datang dari salah satu ulama asal Indonesia, yaitu K.H. Idham Chalid. Suatu hari ia mengunjungi makam Imam Baidhawi yang ada di Mesir, kemudian ia berjalan menuju makam dengan melepas sandalnya. Lantas orang-orang bertanya mengapa ia berbuat seperti itu, sedangkan ia adalah salah satu orang besar dan terpandang. Ia pun menjawab, “Bagaimana mungkin orang biasa seperti aku berjalan di atas tanah dengan alas kaki sementara aku berada di hadapan seorang wali Allah?”

Demikianlah Ustadz Abdul Somad menceritakan beberapa kisah yang mengisyaratkan tentang betapa utamanya adab yang mulia. Semoga dengan kisah-kisah tersebut dapat menjadi pelajaran penting bagi para santri dan para pembaca, untuk senantiasa memperbaiki adab dan pribadi sebagai seorang muslim. (Berita: Husain Zahrul, Foto: Irfan, Editor: Nezzard, Reviewer: Riza Ashari)

Related Articles:

UAS: Bukan Guru di Tengah Murid, Namun Hanya Murid yang Diberi Sedikit Kemuliaan

Silaturahim ke Gontor, UAS Isi Tabligh Akbar dengan Tema “Santri Sebagai Generasi Khairu Ummah”

Kiai Hasan Bertemu UAS

Pelatihan Fiqh Qurban, Edukasi bagi para Santri dan Masyarakat Jelang Hari Raya Idul Adha

0

Menjelang peringatan Hari Raya Idul Adha 1443 H, panitia pelaksanaan ibadah Qurban di PMDG mengadakan kegiatan Pelatihan Fiqh Qurban bagi para santri dan masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Ahad (3/7), dengan dua sesi terpisah pada pagi dan siang hari.

Sesi pertama dilaksanakan di Hall Kantor Pusat IKPM, yang dimulai pada pukul 08.00 WIB. Adapun peserta yang hadir pada sesi tersebut adalah Pimpinan Pusat IKPM (PP-IKPM) beserta staf, perwakilan pengurus IKPM Cabang Ponorogo, panitia Qurban dari PMDG Kampus Pusat, beberapa utusan dari panitia Qurban di PMDG Kampus cabang, serta pengurus Takmir Masjid sekitar wilayah Ponorogo. Seluruh pengurus Takmir Masjid tersebut tergabung ke dalam satu forum yang bernama Forum Komunikasi Takmir Masjid Darussalam (FKTMD), dengan jumlah anggota sekitar 130 orang.

Sesi kedua pada siang harinya dikhususkan bagi para santri dan guru, yang dilaksanakan di Aula Pertemuan gedung Rabithah. Pesertanya terdiri dari para santri yang terlibat dalam kepanitiaan Qurban sebanyak 270 orang, para santri Shahibul Qurban sebanyak 97 orang, serta para asatidz dari panitia Qurban di bagian penyembelihan, pengulitan, pemilahan daging, dan bagian jeroan yang keseluruhannya berjumlah 40 orang.

Pemateri pada pelatihan kali ini adalah Al-Ustadz H.M. Antok Listianto, S.E., Ketua Juru Sembelih Halal (Juleha) Yogyakarta. Materi yang disampaikan pun berkenaan seputar pelaksanaan Qurban; seperti pengertian Qurban, hukum Qurban beserta dasar hukumnya, syarat-syarat hewan Qurban, waktu pelaksanaan, teknik menyembelih hewan Qurban, adab Qurban, pembagian daging Qurban, serta hikmah Qurban.

Di antara tata cara pelaksanaan Qurban yang dijelaskan adalah: ketika sapi tiba di lokasi penyembelihan, Ustadz Antok menjelaskan bahwa baiknya hewan tersebut dimandikan dahulu agar merasa tenang dan nyaman. Lalu ia diberi makanan dan minuman, sebelum kemudian dipuasakan selama 10-12 jam. Sebab bila tidak dipuasakan, maka akan keluar cairan berwarna kehijau-hijauan atau kekuning-kuningan ketika ia disembelih.

Saat akan menyembelih Qurban, hewan Qurban dianjurkan untuk dihadapkan ke arah kiblat; menghadap ke barat, kepalanya berada di selatan, dan pinggang kiri berada di bawah sehingga sisi badan sebelah kanan berada di atas. Dan ketika menyembelih, yang memegangi hewan Qurban tersebut perlu berhati-hati dengan kaki belakang hewan bila tiba-tiba ia tersentak.

Dengan adanya pelatihan Fiqh Qurban, diharapkan para santri dapat menambah ilmu dan wawasan mereka tentang kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan Qurban di hari Idul Adha. Dan terutama bagi mereka yang terlibat dalam kepanitiaan pelaksana Qurban, diharapkan wawasan yang kaya tersebut menjadikan mereka lebih siap menjalankan tugasnya pada bagian masing-masing ketika masa penyembelihan hewan Qurban. (Berita: Husain, Foto: Agung, Editor: Nezzard. Reviewer: Taufiq Affandi)

Related Articles:

Rentetan Kegiatan Hari Raya Ibadah Qurban Berjalan dengan Lancar

Pertemuan Malam Takbiran Sambut Datangnya Hari Raya Qurban

Meneladani Nilai Pengorbanan dari Sang Kholilullah

Sambutan Hangat atas Kunjungan Istimewa Tamu dari Thailand ke Gontor Putri Kampus 1

0
Potret Kunjungan di Balai Pertemuan

MANTINGAN – Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 menyambut hangat kedatangan tamu mancanegara dari Thailand yang sengaja berkunjung ke Kampus Mantingan Gontor usai kunjungannya di Universitas Darussalam Gontor, Siman, Ponorogo tepat pada Rabu (1/6/2022) silam. Pada kunjungannya ini, beberapa asatidz dan ustadzah mengajak para tamu dari Thailand berkeliling di sekitar kampus untuk melihat beberapa gedung rayon dan juga kelas ketika kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung.

Kunjungan istimewa ini bertujuan untuk menggali informasi dan mengkaji secara langsung mengenai sistem pendidikan Gontor  untuk kemudian dapat diterapkan di negara asal mereka. Mengingat bahwasanya Pondok Modern Darussalam Gontor tidaklah hanya condong dan terfokus pada pendidikan agama, melainkan juga menyeimbangkan antara pengetahuan agama dan pengetahuan umum. Seluruh kurikulum yang ada baik itu di dalam maupun di luar kelas (akademik dan non-akademik), seluruhnya mengandung unsur-unsur pendidikan dan nilai-nilai pondok yang terus dijaga dan disempurnakan.

Perfotoan Bersama Tamu dari Thailand

Para tamu dari Thailand tersebut berjumlah tujuh orang dan seorang penerjemah. Di antaranya ialah Assoc. Prof. Dr. Afifi Lateh (Dosen Principle of Sonkla University Thailand), Dr. Jarunee Thonsuk (salah satu Pimpinan Pondok di Thailand), Mr. Daniya Machae (Peneliti), Mr. Abdunkareem Masae (Peneliti), Mr. Alawee Lateh (Peneliti). Dalam kunjungan ini, Bapak Wakil Pengasuh, Al-Ustadz Mujib Abdurrahman, Lc., M.Ag. bersama Bapak Wakil Direktur KMI, Al-Ustadz H. Arif Irfanuddin, Lc. beserta Al-Ustadz Zulfahmi Syukri Zarkasy menyambut langsung para tamu sekaligus memaparkan ulasan mengenai pendidikan di Gontor Putri Kampus 1. Usai kunjungannya ke Kampus Putri 1, para tamu dari Thailand tersebut melanjutkan kunjungan ke Gontor Putri Kampus 2 dan kampus UNIDA Mantingan.

Penyerahan Cinderamata Kunjungan Tamu dari Thailand

Adanya kunjungan tamu dari Thailand ini diharapkan dapat mengeratkan ukhuwah Gontor dengan negara-negara tetangga, sejalan dengan slogan “Gontor media perekat ummat”. Dengan begitu nama Gontor juga akan terus hidup dan maju bahkan hingga kancah internasional, sekaligus sebagai langkah demi menyokong satu abad Gontor yang akan datang.–Ghalial

Scout Activities; One of Education In Gontor

0

MantinganPondok Modern Darussalam Gontor Putri 1 mengadakan Pembukaan Latihan Pramuka di lapangan Auditorium tepat pada hari Kamis (30/06/2022). Kegiatan Pramuka di Pondok Modern Darussalam Gontor dibuka secara resmi agar para santriwati mengetahui arah serta tujuan dari pramuka. Karena pramuka merupakan salah satu kurikulum formal di Gontor yang tujuannya adalah mendidik santri agar menjadi pemimpin (mundziru-l-qaum) yang dapat terjun ke masyarakat dengan membawa nilai-nilai islami.

Acara digelar dengan upacara pembukaan. Hadir dalam acara tersebut Bapak Wakil Pengasuh Al-Ustadz Mujib Abdurrahman, Lc. M.Ag, Bapak Wakil Direktur KMI Al-Ustadz H. Arif Irfanuddin, Lc., Pembimbing Koordinator Al-Ustadz Zulfahmi Syukri Zarkasyi, M.Pd, para Ustadzah Majelis Pembimbing Koordinator dan Majelis Pembimbing Gugus Depan, Pengurus Koordinator Gerakan Pramuka serta seluruh anggota gugus depan dari kelas 1-5 KMI.

Peresmian Pembukaan Latihan Pramuka Oleh Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri 1

“In this boarding school, scout activity is formal curriculum. Many benefits, many lessons and many things you will find in scout activities. Scout activities is for education, for who understands the importants and the significants of this agenda”

Tegas Al-Ustadz Mujib Abdurrahman, Lc. M.Ag, selaku pemimpin upacara dalam amanah yang disampaikannya. Beliau berpesan agar para santriwati memahami pentingnya kegiatan pramuka di Pondok Modern Darussalam Gontor. Diharapkan seluruh santriwati mendapatkan banyak manfaat, banyak pelajaran serta banyak keterampilan dari kegiatan kepramukaan.

Suasana Atraksi Pramuka Pada Upacara Pembukaan Latihan Pramuka

Usai diadakannya upacara pembukaan, seluruh andika berkumpul dengan gugus depannya masing-masing dan melanjutkan kegiatan pramuka dengan mengadakan upacara yang dipimpin oleh Ustadzah Majelis Pembimbing Gugus Depan.

Kesemangatan dan keantusiasan para andika terpancar dalam menyambut kembali kegiatan pramuka di bumi Darussalam, walaupun panas teriknya matahari di siang hari. Dengan dibukanya kegiatan kepramukaan ini, diharapkan seluruh andika selalu antusias, gembira, senang dalam mengikuti dan berpartisipasi dalam seluruh kegiatan pramuka dan juga dapat mengambil ilmu sebanyak-banyaknya dari seluruh kegiatan yang diadakan.

“Sebesar keinsyafanmu, sebesar itu pula keberuntunganmu”

_nisaamini

Drama Arena Vigorous Generation Bukan Hanya Sekedar Pagelaran Seni Biasa

0

Mantingan – Santriwati Kelas 5 KMI Vigorous Generation Gontor Putri Kampus 1 menggelar acara spektakuler yang sangat dinanti-nantikan oleh santriwati Darussalam, yaitu Drama Arena yang bertempat di Auditorium tepat pada hari Ahad (3/7/2022) silam. Drama Arena bukan hanya sekedar pementasan seni biasa, melainkan pagelaran seni yang disusun secara menarik, rapi dan struktural, serta dikelola secara vigorous, dinamis, totalitas, profesional dan tak lupa berstandar internasional dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai islami dan menyalurkan unsur pendidikan di dalamnya.

Acara Tari India dalam Drama Arena

Acara ini bertujuan agar santriwati Darussalam khususnya kelas 5 KMI dapat bersatu padu dalam menunjukkan kesungguhan, kreatifitas, inovasi, kebersamaan dan kekompakan, sehingga dapat melahirkan generasi yang vigorous atau generasi yang hebat nan penuh semangat. Namun tak hanya itu, acara ini juga bertujuan agar para penonton dapat memetik pesan-pesan pendidikan yang disalurkan dari acara-acara yang ditampilkan, dan dari sinilah proses nyata sebuah pendidikan. Adapun tema Drama Arena pada tahun ini ialah, “Menjadi Muslimah Teladan, Siap Menghadapi Tantangan Zaman” dan diketuai oleh Tazkia Nafisa (Semarang/5C), Iffah Hanifa (Jakarta/5C) dan Shinta Rahmawati (Ponorogo/5B).

Hadir dalam acara ini Bapak Wakil Pengasuh Al-Ustadz Mujib Abdurrahman, Lc., M.Ag, Bapak Wakil Direktur Al-Ustadz H. Arif Irfanuddin, Lc., asatidz dan ustadzah, serta seluruh santriwati Darussalam Gontor Putri Kampus 1.

Sambutan Bapak Wakil Pengasuh

Sungguh ini merupakan media pendidikan dan pembelajaran yang luar biasa bagi anak-anakku kelas 5 KMI. Pondok mendidik kita untuk menjadi pejuang yang berjiwa besar, tidak bangga dan tertipu dengan pujian, karena kita memang harus selalu meningkatkan dan memperbaiki diri. Tidak kecewa karena celaan, karena kita memang masih banyak kesalahan dan kekurangan. Inilah jiwa besar yang dididikkan pondok kepada kita,” pesan Bapak Wakil Pengasuh dalam sambutannya.

“Drama Arena pada tahun ini benar-benar sangat spektakuler dan dihiasi dengan background yang indah nan elegan dengan lampu-lampu hias yang menarik perhatian para penonton,” ujar salah  satu santriwati kelas 4 KMI. Diharapkan dari kegiatan ini dapat membentuk karakter santriwati menjadi figur muslimah yang teladan dan siap menghadapi tantangan zaman. Ghariza

Good Luck! Seluruh Siswi Berjuang Hadapi Ulangan Umum

0

RIMBO PANJANG – Pondok Modern (PM) Darussalam Gontor Putri Kampus 7 melaksanakan ulangan umum semester pertama. Ulangan umum dilaksanakan secara serentak di seluruh kampus PMDG putra dan putri, Sabtu s/d Rabu (16 s/d 21/07/22), pagi.

Tidak hanya siswi kelas satu sampai lima, siswi akhir KMI Credible Generation juga mengikuti ulangan umum semester pertama  sebagai bentuk tolak ukur apa yang sudah di pelajari sebelumnya dan persiapan untuk hadapi ujian akhir gelombang pertama oktober nanti.

Sebanyak 15 materi diujiankan dalam ulangan umum semester pertama; muthola’ah; nahwu; shorf; tauhid; tafsir; dan materi lainnya. Ulangan umum di laksanakan di gedung baru 2, 3, 4, 5 dan 6. Gedung baru 5 di fokuskan sebagai tempat ulangan umum siswi akhir KMI Credible Generation.

Kesungguhan dan kesemangatan siswi dalam menghadapi ulangan umum kali ini terlihat begitu jelas dengan keseriusan belajar serta berdoa dan juga didukung dengan nilai yang cukup memuaskan bagi mereka. Gina