Home Blog Page 18

Wakil Pengasuh PMDG Kampus 4 Temui Pemkab Banyuwangi, Bahas Persiapan Pembukaan Peringatan 100 Tahun Gontor

0

BANYUWANGI Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 4 Darul Muttaqien bersama jajaran Panitia Peringatan 100 Tahun Gontor mengadakan pertemuan resmi dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi pada Rabu (3/12). Audiensi yang berlangsung di Kantor Pemkab Banyuwangi ini diterima langsung oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) selaku perwakilan Bupati Banyuwangi. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan pembukaan Peringatan 100 Tahun Gontor yang akan berlangsung di PMDG Kampus 4 Darul Muttaqien.

Dalam penyampaiannya, pihak PMDG Kampus 4 memaparkan agenda kegiatan pembuka yang akan diselenggarakan di Banyuwangi. Rangkaian tersebut meliputi Tabligh Akbar untuk masyarakat umum pada Ahad, 14 Desember; Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Khitan Massal pada Senin, 15 Desember; serta Olimpiade Gontor yang akan digelar pada Selasa–Rabu, 16–17 Desember, dengan melibatkan siswa dari berbagai lembaga pendidikan.

Pada kesempatan ini, PMDG Kampus 4 juga menyerahkan undangan resmi kepada Bupati Banyuwangi untuk hadir sebagai tamu kehormatan dalam acara pembukaan. Undangan tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus harapan agar sinergi antara Gontor dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dapat terus terjaga dan semakin erat.

Kedua belah pihak menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama, terutama dalam kegiatan pendidikan, sosial, dan kemasyarakatan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Pihak Gontor berharap Pemkab Banyuwangi terus mendukung program-program pengabdian yang diinisiasi pondok pesantren sebagai wujud kontribusi bagi pembangunan karakter dan kesejahteraan masyarakat.

Pertemuan ditutup dengan kesepahaman bersama untuk menyukseskan penyelenggaraan rangkaian Peringatan 100 Tahun Gontor di Banyuwangi, sebagai momentum bersejarah yang diharapkan membawa keberkahan dan kebermanfaatan luas bagi masyarakat, khususnya warga Banyuwangi dan sekitarnya.

(Kontributor: Satryatama, Editor: Indra, Winka, Alif, Ghazi)

Related Articles:

Gontor Kampus 4 Juara Basket, Akhiri Perjalanan dengan Kemenangan Manis

Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 4 – Darul Muttaqien

Kapolda Jatim Kunjungi Gontor, Sampaikan Kesan Mendalam dan Dukung Peringatan 100 Tahun PMDG

Saka Wira Kartika Gontor 12 Latih 42 Santri Jadi Patriot Berkarakter

0

SIAK – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 12 kembali menggelar program wajib pendidikan kepramukaan melalui kegiatan Saka Wira Kartika (SWK) pada Senin–Rabu, 1–3 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Utama PMDG Kampus 12, Desa Lubuk Jering, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak ini diikuti 42 santri kelas 3 Intensif dan 4 KMI, dengan pendampingan para ustadz serta pelatih resmi Saka Wira Kartika dari instansi TNI Angkatan Darat.

Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Pengasuh PMDG Kampus 12, Al Ustadz Himmah Azhar Latif, S.Th.I., didampingi Wakil Direktur, Al Ustadz Rifqi Inani, M.Pd., dan Guru Senior, Al Ustadz H. Suroso Hadi. Dalam sambutan pembukaan, para pimpinan menegaskan bahwa Saka Wira Kartika merupakan bagian penting dari sistem pendidikan di Gontor, khususnya dalam pembentukan karakter santri melalui kedisiplinan, jiwa mandiri, kekuatan mental, dan semangat patriotisme.

Di PMDG Kampus 12, SWK telah menjadi komponen wajib dalam kurikulum kepramukaan yang terintegrasi secara formal melalui kerja sama antara pondok dengan TNI AD setempat (Kodim/Koramil). Melalui pelatihan intensif krida matra darat seperti Navigasi Darat, Pionering, Survival, dan Penanggulangan Bencana, santri dibimbing untuk menguasai keterampilan teknis sekaligus memperkuat ketangguhan fisik dan mental. Program ini dirancang agar santri tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki disiplin tinggi serta kecintaan terhadap tanah air.

Selama tiga hari kegiatan, para peserta mengikuti serangkaian latihan terstruktur yang berlangsung dengan penuh antusias. Selain pelatihan teknis, SWK juga menghadirkan Malam Api Unggun Gembira, yang menjadi medium untuk menumbuhkan kebersamaan, kreativitas, dan rasa persatuan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan jelajah alam, menguji kemampuan navigasi, ketahanan fisik, serta kekompakan regu.

Bagi para santri, SWK menjadi pengalaman yang tidak hanya menantang, tetapi juga bermakna. “Kami belajar bahwa jihad (perjuangan) bukan hanya di mimbar, tapi juga dalam menjaga tanah air. Saka Wira Kartika menguatkan kami sebagai santri sekaligus patriot,” ujar Urwatul Wutsqo, salah satu peserta.

Melalui program ini, Gontor menegaskan kembali komitmennya dalam mencetak generasi yang berjiwa pemimpin, siap mengabdi, dan memiliki nasionalisme tinggi. Peserta diharapkan membawa pulang nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, semangat juang, dan pengabdian yang menjadi ciri khas lulusan Darussalam.

(Kontributor: Aryyo, Andinala, Alwi, Editor: Winka, Alif)

Related Articles:

Super Camp 2025 Resmi Ditutup, Santri Gontor 12 Petik Banyak Pelajaran

Malam Api Unggun Gembira Super Camp 2025 Suguhkan Kreativitas Santri Gontor 12

Super Camp 2025 Resmi Dibuka, Lapangan Gontor 12 Dipenuhi Semangat Kepramukaan

Syekh Belaid Hamidi Sahkan Delapan Ijazah Khat di Gontor Putri Kampus 3

0

KARANGBANYU – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 3 menerima kunjungan Syekh Belaid Hamidi, maestro kaligrafi internasional asal Maroko, pada Kamis (27/11). Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian perjalanan beliau untuk menjalin silaturahmi dan mengesahkan ijazah khat bagi peserta yang telah melalui proses pembinaan serta memenuhi standar kaidah penulisan khat.

Rangkaian kegiatan dibuka dengan sesi tashih sejak pagi hari. Para peserta secara bergiliran mengajukan karya mereka untuk dinilai langsung oleh Syekh Belaid. Dalam proses koreksi terbuka ini, beliau memberikan penilaian teknis yang detail, mulai dari bentuk huruf, konsistensi garis, proporsi dan komposisi, hingga tekanan pena. Penilaian tersebut memberikan pengalaman berharga bagi peserta karena mereka dapat memahami kualitas tulisan dari sudut pandang ahli bersanad internasional.

Kegiatan berlanjut dengan proses pengecapan ijazah. Karya yang dinyatakan memenuhi standar diberikan cap pengesahan resmi oleh Syekh Belaid. Beliau menegaskan bahwa cap tersebut bukan sekadar simbol kelulusan, tetapi pengakuan ilmiah yang mengandung sanad dan amanah untuk mengamalkan ilmu khat kepada generasi berikutnya.

Pada sore hari, Masjid Khadijah menjadi tempat berlangsungnya seremoni penyerahan ijazah khat. Acara dibuka oleh Wakil Pengasuh, Al-Ustadz Dr. Nurul Salis Alamin, M.Pd.I., yang menyampaikan penghormatan dan ucapan selamat datang kepada Syekh Belaid.

Dalam tausiyahnya, Syekh Belaid menekankan bahwa seni khat merupakan latihan kesabaran, ketelitian, ketulusan, serta kebersihan hati. Ia berharap para penerima ijazah dapat mengembangkan seni khat di lingkungan pondok sekaligus mendukung proses penulisan Mushaf Gontor. Beliau juga memanjatkan doa agar lahir para penulis mushaf perempuan yang mampu memberi kontribusi bagi dunia kaligrafi Islam.

Pada kunjungan ini, PMDG Putri Kampus 3 secara resmi menerbitkan delapan ijazah khat untuk empat jenis tulisan: I‘tiyādī, Riq‘ah, Diwānī, dan Diwānī Jaly. Adapun penerima ijazah sebagai berikut:

Al-Ustadzah Habibatus Solihah – Khat Riq’ah

Al-Ustadzah Nayla Muthia Hasan – Khat Riq’ah

Al-Ustadzah Siti Rifdah Surianto Putri – Khat Riq’ah

Al-Ustadzah Ummu Salma Salsabila – Khat Riq’ah

Al-Ustadzah Izzatunnisa Ramadhanti – Khat Riq’ah

Al-Ustadzah Jasmine Lovely Eugenia, S.Ag. – Khat Riq’ah dan I‘tiyādī

Al-Ustadzah Zahra Uswah Hasanah, S.Ag. – Khat Riq’ah

Al-Ustadz Ahmad Syafi’i Ma’arif, S.Pd. – Khat Diwani dan Diwani Jaly

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pelaksanaan salat Maghrib berjamaah, sebagai peneguh syukur dan penutup yang khidmat atas terselenggaranya seluruh agenda pada hari itu.

(Kontributor: Staf Sekretaris Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 3, Editor: Biro Hubungan Masyarakat PMDG)

Related Articles:

Syeikh Belaid Hamidi Kukuhkan 56 Khattat Gontor, Tegaskan Peran PMDG dalam Perkembangan Seni Khat

Berikan Ijazah Khat, Syaikh Belaid Hamidi Al-Khattath Bubuhi Langsung Autograf di Atasnya

Terima Kunjungan Syaikh Belaid Hamidi, PMDG Adakan Marasim Ijazah Khat untuk 53 Santri dan Guru

Warta Dunia (WARDUN) 1446/2025

0

Alhamdulillah, Jurnal Tahunan Warta Dunia (Wardun) Pondok Modern Darussalam Gontor kembali terbit tepat waktu. Dengan kerja keras dan ketekunan Tim Redaksi, laporan tahunan ini hadir untuk merangkum perjalanan PMDG selama satu tahun terakhir, mulai dari aktivitas Badan Wakaf, Pimpinan Pondok, para guru, hingga seluruh santri yang disajikan berdasarkan kerangka Panca Jangka PMDG.

Penyajian Wardun mencakup berita mengenai: Pendidikan dan Pengajaran, Kaderisasi, Pergedungan, Khizanatullah, serta Kesejahteraan Keluarga. Laporan tahun ini menampilkan pengembangan mutu pendidikan di seluruh kampus PMDG, penguatan kaderisasi melalui berbagai penugasan dan pendelegasian tugas, serta peningkatan fasilitas pendidikan yang terus diperluas. Pada bidang Khizanatullah, YPPWPM melaporkan perkembangan aset wakaf dan unit usaha sebagai penopang kemandirian pondok. Sementara itu, pada bidang Kesejahteraan Keluarga, berbagai program seperti penyediaan perumahan guru hingga pengiriman studi lanjut dan ibadah haji, menjadi bagian dari ikhtiar pondok meningkatkan kualitas hidup para kader.

Selain laporan lima jangka, Wardun juga memuat sejumlah berita sepanjang tahun, di antaranya peningkatan kualitas civitas akademi pada usia PMDG yang ke-100 tahun, aktivitas Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM), data keluarga Gontor di luar negeri, serta kunjungan tamu-tamu penting. Pesan dan nasihat Trimurti Pendiri Pondok kembali dihadirkan sebagai pengingat atas nilai-nilai dasar yang terus dijaga PMDG.

Kami menyampaikan apresiasi kepada para santri, guru, serta mahasiswa UNIDA Gontor yang telah berpartisipasi dalam Lomba Desain Sampul Wardun. Semoga kreativitas yang tumbuh melalui ajang ini menjadi dorongan bagi lahirnya karya-karya yang lebih baik. Akhirnya, Tim Redaksi memohon maaf atas segala kekurangan dan berharap saran konstruktif dari pembaca demi penyempurnaan di masa mendatang. Selamat membaca.

PMDG Kampus 12 Gelar Praktik Mengajar untuk Siswa Kelas 5 KMI

0

SIAK – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 12 melaksanakan kegiatan Praktik Mengajar atau Tarbiyah ‘Amaliyah bagi siswa Kelas 5 KMI pada Ahad, 9 Jumadal Tsaniyah 1447 H / 30 November 2025, bertempat di Aula Utama PMDG Kampus 12, Desa Lubuk Jering, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, Riau.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Pengasuh PMDG Kampus 12, Al Ustadz Himmah Azhar Lathif, S.Th.I.; Wakil Direktur PMDG Kampus 12, Al Ustadz Muhammad Rifqi Inani, M.Pd.; Guru Senior, Al Ustadz H. Suroso Hadi; para asatidz; serta seluruh siswa Kelas 5 KMI sebagai peserta program wajib Tarbiyah ‘Amaliyah.

Tarbiyah ‘Amaliyah merupakan program pendidikan wajib KMI yang bertujuan menyiapkan calon alumni menjadi pendidik yang kompeten dan memiliki ruhu al-mudarris (jiwa guru). Dalam praktiknya, santri tingkat akhir menjadi guru pengganti di kelas adik tingkat dan mendapatkan evaluasi langsung dari guru pembimbing (munaqqid) serta rekan sekelas melalui kritik konstruktif. Di PMDG Kampus 12, program ini dilaksanakan oleh siswa Kelas 5 sebagai tingkat tertinggi.

Acara berlangsung khidmat. Dalam sambutannya, Al Ustadz Himmah Azhar Lathif, S.Th.I., menyampaikan pesan dan nasihat mengenai pentingnya ruh seorang guru. Beliau mengutip kaidah pendidikan dari Tarbiyah Siswa KMI PMDG:
At-tharīqah ahammu mina al-māddah, wa al-mudarris ahammu mina at-tharīqah, wa rūhu al-mudarris ahammu mina al-mudarris nafsihi.” (Hadirnya ruh seorang guru lebih penting daripada sosok guru, metode, maupun materi pelajaran itu sendiri.)

Pada sesi pertama, dilakukan praktikum mengajar oleh Maulana Malik Ibrahim, siswa Kelas 5 KMI yang bertindak sebagai praktikan. Ia mengajar siswa Kelas 2 KMI dengan materi Muthala’ah berjudul “العين” (al-‘Ain). Selama sesi berlangsung, praktikan dinilai oleh para asatidz dan rekan sejawat terkait penguasaan materi, metode pengajaran, serta penyampaian pelajaran.

Sesi berikutnya dilanjutkan dengan Darsun Naqd atau pembelajaran mengoreksi secara konstruktif. Dalam sesi ini, praktikan menerima kritik dan masukan terkait kekuatan dan kelemahan pengajarannya untuk peningkatan kemampuan sebelum melanjutkan rangkaian Tarbiyah ‘Amaliyah.

Melalui kegiatan ini, PMDG Kampus 12 berharap seluruh siswa Kelas 5 KMI memperoleh pengalaman mengajar yang lebih mendalam dan siap menghadapi fase-fase berikutnya menuju pembentukan pendidik berkarakter dan berjiwa guru.

(Kontributor: Aryyo, Andinala, Alwi, Farhan, Editor: Winka, Alif)

Related Articles:

Kokohkan Jiwa Guru: PMDG Kampus 12 Gelar Pengarahan Praktik Mengajar untuk Kelas 5 KMI

Cetak Generasi Pengajar Cerdas dan Berkarakter dengan At-Tarbiyah Al-Amaliyah

Tarbiyah Amaliyah Perdana Asah Calon Pendidik Lewat Praktik Mengajar

Kokohkan Jiwa Guru: PMDG Kampus 12 Gelar Pengarahan Praktik Mengajar untuk Kelas 5 KMI

0

SIAK – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 12 menggelar kegiatan pengarahan Praktik Mengajar atau Tarbiyah ‘Amaliyah bagi siswa Kelas 5 KMI pada Selasa malam hingga Rabu pagi, 5 Jumadal Tsaniyah 1447 H / 25-26 November 2025, di Aula Utama PMDG Kampus 12, Desa Lubuk Jering, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, Riau.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Pengasuh PMDG Kampus 12, Al Ustadz Himmah Azhar Lathif, S.Th.I.; Wakil Direktur PMDG Kampus 12, Al Ustadz Muhammad Rifqi Inani, M.Pd.; Guru Senior, Al Ustadz H. Suroso Hadi; serta para asatidz dan seluruh siswa Kelas 5 KMI sebagai peserta program.

Tarbiyah ‘Amaliyah merupakan program wajib dalam sistem pendidikan KMI PMDG yang bertujuan menyiapkan santri menjadi calon pendidik yang kompeten dan berjiwa guru (ruhu al-mudarris) sebagai salah satu syarat kelulusan.

Dalam praktiknya, santri tingkat akhir bertugas menjadi guru pengganti di kelas-kelas adik tingkat, kemudian diawasi dan dinilai langsung oleh para guru pembimbing (munaqqid) dan rekan sekelas guna memperoleh kritik konstruktif terkait metode, materi, serta performa mengajar. Di PMDG Kampus 12, program ini dilaksanakan oleh siswa Kelas 5 sebagai tingkat tertinggi di kampus tersebut.

Acara pengarahan berlangsung dengan khidmat. Dalam sesi pertama, Al Ustadz Himmah Azhar Lathif menyampaikan pesan, nasihat, sekaligus mempraktikkan metode pengajaran. Beliau menegaskan pentingnya ruh seorang guru dengan mengutip kaidah pedagogis dari Tarbiyah Siswa KMI PMDG;

At-tharīqah ahammu mina al-māddah, wa al-mudarris ahammu mina at-tharīqah, wa rūhu al-mudarris ahammu mina al-mudarris nafsihi.” (Metode pengajaran lebih penting daripada materi pelajaran, guru lebih penting daripada metode, dan ruh guru lebih penting daripada itu semua.)

Sesi berikutnya diisi oleh Al Ustadz H. Suroso Hadi yang mempraktikkan metode pengajaran secara utuh, mulai pembukaan hingga penutupan pelajaran.

Menutup kegiatan, Al Ustadz Muhammad Rifqi Inani, M.Pd., memberikan pengarahan mengenai tata cara memberikan kritik mendidik (constructive criticism) dalam proses evaluasi pengajaran, yang menjadi bagian penting dari pelaksanaan Tarbiyah ‘Amaliyah.

Melalui pengarahan ini, diharapkan seluruh siswa Kelas 5 KMI PMDG Kampus 12 siap mengikuti rangkaian pelaksanaan Praktik Mengajar dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab.

(Kontributor: Aryyo, Alwi, Editor: Winka, Alif)

Related Articles:

Super Camp 2025 Resmi Ditutup, Santri Gontor 12 Petik Banyak Pelajaran

Malam Api Unggun Gembira Super Camp 2025 Suguhkan Kreativitas Santri Gontor 12

Malam Api Unggun Gembira Super Camp 2025 Suguhkan Kreativitas Santri Gontor 12

Syeikh Belaid Hamidi Kukuhkan 56 Khattat Gontor, Tegaskan Peran PMDG dalam Perkembangan Seni Khat

0

GONTOR – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mendapat kunjungan istimewa dari tokoh khat internasional, Syeikh Belaid Hamidi. Sejak Kamis (20/11) hingga Selasa (25/11), khattat asal Maroko tersebut melaksanakan rangkaian kegiatan penting, antara lain silaturahim dengan Bapak Pimpinan, evaluasi penulisan Mushaf Gontor, seremoni penyerahan ijazah khat, serta menghadiri penganugerahan pemenang Musabaqah Khot Darussalam ke-6. 

Kedatangannya menjadi kelanjutan hubungan yang telah lama terjalin, sekaligus menunjukkan kontribusi Gontor dalam pengembangan ilmu khat. Pada Sabtu (21/11), bertempat di Masjid Jami’ PMDG, Syeikh Belaid menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga tradisi khat melalui sanad yang jelas di hadapan seluruh santri. 

“Ijazah bukan sekadar tanda biasa, melainkan awal lahirnya seorang penulis khat. Ia menjaga nasab pengajaran dan memastikan ilmu ini tetap murni,” ujar beliau. Syeikh Belaid menambahkan bahwa Gontor telah menerima ratusan ijazah dari kunjungannya selama ini. 

“Hampir setiap saya datang, selalu ada pembukaan pusat pembelajaran khat baru, baik di kampus putra maupun putri,” ungkap beliau, menggambarkan pesatnya perkembangan seni khat di lingkungan PMDG.

Sebanyak 56 santri dan guru PMDG menerima ijazah tujuh jenis khat: riq’ah, diwani, diwani jali, maghribi mabsuth, maghribi andalus, naskhi, serta satu ijazah tsuluts, yang disebut Syeikh Belaid sebagai ummul ijazah. Ia juga menaruh harapan besar pada proyek Mushaf Gontor yang tengah disempurnakan. 

“Mushaf Gontor akan menjadi titik terang perjalanan kemajuan khot di pondok ini. Ketika mushaf ini tersebar kepada umat, ia menjadi pahala besar bagi para penulisnya dan bagi Gontor,” jelas beliau.

Syeikh Belaid turut memberi apresiasi kepada Ustadz Muhammad Nur, muridnya yang kini membina generasi khattat Gontor. “Beliau adalah murid saya, dan kini mendidik generasi penulis khot yang akan datang.” Menutup pidatonya, Syeikh Belaid menyampaikan rasa haru. “Saya sangat bahagia bisa bertemu kalian sebelum saya kembali ke negara saya.”

Dengan kunjungan ini, PMDG meneguhkan diri sebagai salah satu episentrum perkembangan seni khat di Indonesia, bahkan Asia. Karya, sanad, dan para khattat muda yang lahir dari pesantren ini menjadi bukti bahwa tradisi khat terus hidup, berkembang, dan memberi cahaya bagi peradaban.

(Kontributor: Ghazi, Haniyya, Dejuan Editor: Winka, Alif)

Related Articles:

PRESS RELEASE: Sujud Syukur & Khataman Al-Quran Serentak serta Penulisan Mushaf Tandai 100 Tahun Gontor

Berikan Ijazah Khat, Syaikh Belaid Hamidi Al-Khattath Bubuhi Langsung Autograf di Atasnya

Tumbuhkan Potensi Santriyah dari Media Seni Kaligrafi dan Khat Al-Arabi

PPL & KKNT Internasional UNIDA Gontor Laksanakan Praktik Mengajar dan Pembinaan Santri di Thailand

0

YALA, THAILAND — Pada 13–26 November 2025, mahasiswa Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor melaksanakan Program PPL & KKNT Internasional yang dipusatkan di Udomsasnwitya School, Yala, Thailand Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh 11 mahasiswa sebagai peserta serta 1 dosen pembimbing yang mendampingi seluruh rangkaian kegiatan.

Program ini merupakan kegiatan perdana yang mengintegrasikan Praktik Pengayaan Lapangan (PPL) dan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dalam satu pelaksanaan. Tujuannya adalah untuk memenuhi tugas akademik universitas sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan di Thailand Selatan.

Kegiatan diawali dengan pengenalan lingkungan sekolah dan observasi proses belajar-mengajar. Para mahasiswa kemudian melaksanakan praktik mengajar di berbagai kelas, mulai dari mata pelajaran bahasa, agama, hingga pelatihan karakter. Dalam setiap sesi, mahasiswa dituntut menerapkan metode pembelajaran aktif serta mempraktikkan nilai-nilai pendidikan kepesantrenan.

Selain praktik mengajar, peserta juga mengadakan berbagai kegiatan pembinaan santri, seperti pelatihan kedisiplinan, kegiatan keagamaan, pembiasaan bahasa, dan penguatan akhlak. Seluruh kegiatan mendapatkan sambutan positif dari pihak sekolah, guru-guru, dan para siswa yang menunjukkan antusiasme tinggi selama program berlangsung.

Pada penghujung kegiatan, dilakukan evaluasi dan refleksi bersama pihak sekolah dan dosen pembimbing untuk menilai hasil pencapaian, kendala, serta pengembangan program ke depan. Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan dari peserta PPL & KKNT Internasional UNIDA Gontor kepada pihak sekolah.

Dengan terselenggaranya program ini, diharapkan mahasiswa mampu meningkatkan kompetensi mengajar, memperkuat karakter pengabdian, serta memperluas wawasan global, sekaligus memperkenalkan nilai-nilai pendidikan pesantren UNIDA Gontor di Thailand Selatan.

(Kontributor: Djean, Rakha, Frelan, Editor: Riza, Winka, Alif)

Related Articles:

KKN Internasional UNIDA Gontor: Wakil Rektor Tekankan Keikhlasan dalam Pengabdian

KKN Internasional Unida Gontor: Kegiatan Kepramukaan Penggalang di Sekolah Indonesia Jeddah

Dua Guru Gontor Raih Juara pada Lomba Kaligrafi Internasional di Irak

Super Camp 2025 Resmi Ditutup, Santri Gontor 12 Petik Banyak Pelajaran

0

SIAK – Super Camp 2025 Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 12 resmi ditutup pada Ahad, 2 Jumadal Tsaniyah 1447 H / 23 November 2025. Upacara penutupan digelar di Lapangan Utama PMDG Kampus 12, Desa Lubuk Jering, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, dan dihadiri seluruh elemen pondok, mulai dari asatidz panitia hingga 173 santri peserta.

Wakil Pengasuh PMDG Kampus 12, Al Ustadz Himmah Azhar Lathif, S.Th.I., hadir memimpin langsung jalannya penutupan, didampingi Wakil Direktur, Al Ustadz Rifqi Inani, M.Pd., serta Guru Senior, Al Ustadz H. Suroso Hadi. Sebanyak 76 ustadz yang bertindak sebagai panitia turut memberikan laporan dan evaluasi singkat atas rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama empat hari.

Dalam pesan dan nasehatnya, Al Ustadz Himmah Azhar Lathif menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan, kerja sama, dan kesungguhan seluruh peserta. Beliau menekankan bahwa Super Camp bukan sekadar ajang perkemahan, tetapi sarana pendidikan karakter yang menyatukan santri dalam ukhuwah Islamiyah. “Saling mengenal, mengetahui, dan memahami hingga lahirnya ikatan, ini merupakan ukhuwah yang luar biasa, yaitu ukhuwah Islamiyah dalam kepramukaan. Kita dibina, dan inilah salah satu bentuk dalam menghadirkan kader-kader pemimpin umat,” tutur beliau.

Panitia melaporkan tingginya partisipasi dan antusiasme peserta pada seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari perkemahan, perlombaan, jelajah alam, hingga malam api unggun. Evaluasi umum menunjukkan bahwa kegiatan berjalan lancar, kondusif, dan mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan, yaitu pembentukan karakter melalui latihan kepemimpinan, kemandirian, ketangguhan, dan sportivitas. Santri dinilai telah menunjukkan perkembangan positif dalam hal kerja sama tim, kedisiplinan, serta keberanian mengambil peran di berbagai kegiatan.

Pada momentum penutupan ini, panitia juga mengumumkan para juara gugus depan serta sejumlah penghargaan khusus bagi peserta yang menunjukkan keteladanan. Gugus Depan 10.031-13 meraih nilai 1.565 dan dinobatkan sebagai Juara 1, disusul Gugus Depan 10.031-07 dengan nilai 1.553 sebagai Juara 2. Adapun Juara Umum jatuh kepada Gugus Depan 10.031-07 dengan total nilai 1.558, sementara Juara Favorit diraih Gugus Depan 10.031-13 dengan nilai 1.480.

Penghargaan keteladanan juga diberikan kepada individu yang menonjol, di antaranya: Affan Abdillah sebagai Adika Teladan, Achmad Satria sebagai Pasus Teladan, dan Mufti Amri Daulay sebagai Bindep Teladan. Selain itu, Ziyad El-Haque terpilih sebagai Asisten Bindep Teladan, Naufal Fathin sebagai Pembina Teladan, serta Muhammad Habibi sebagai Mabigus Teladan.

Super Camp 2025 kembali menegaskan peran penting kepramukaan sebagai metode pembinaan karakter integral di Gontor. Melalui pengalaman langsung dalam suasana alam terbuka, santri dituntut untuk belajar hidup bersama, menghargai perbedaan, berlatih kepemimpinan, serta mempraktikkan nilai-nilai tanggung jawab dan disiplin yang telah ditanamkan pondok. Panitia berharap kegiatan serupa di tahun berikutnya dapat berjalan lebih baik dan memberikan pengalaman yang semakin bermakna bagi seluruh peserta.

Dengan berakhirnya Super Camp 2025, para santri kembali ke kegiatan belajar rutin dengan membawa pelajaran berharga, kenangan kebersamaan, serta tekad untuk menjadi pribadi yang lebih matang dan siap mengabdi bagi agama, bangsa, dan pondok tercinta.

(Kontributor: Aryyo, Tim Dokumentasi Super Camp 2025, Editor: Winka, Alif)

Related Articles:

Malam Api Unggun Gembira Super Camp 2025 Suguhkan Kreativitas Santri Gontor 12

Puluhan Lomba Warnai Super Camp 2025 Gontor 12

Super Camp 2025 Resmi Dibuka, Lapangan Gontor 12 Dipenuhi Semangat Kepramukaan

Peringatan 100 Tahun Gontor di Kampus 3: Merangkai Khidmah, Budaya, dan Kebersamaan

0

KEDIRI – Rentetan kegiatan peringatan 100 Tahun Pondok Modern Gontor Kampus 3 Darul Ma’rifat berlangsung sukses dan penuh antusiasme. Rangkaian acara dibuka dengan program Pasar Murah dan Pengobatan Gratis pada 26–27 Oktober 2025 sebagai bentuk khidmah pesantren kepada masyarakat sekitar. Kegiatan ini menghadirkan suasana keberkahan yang mempertegas syiar pengabdian Gontor selama satu abad.

Pada 27 Oktober 2025, digelar Liga U30 yang menjadi ajang silaturahmi para alumni lintas angkatan dan sejumlah instansi. Momentum tersebut tidak hanya memupuk sportivitas, tetapi juga memperkuat jalinan kekeluargaan sebagai bagian dari warisan panjang Gontor dalam membina generasi. Memasuki November, kemeriahan semakin terasa dengan penyelenggaraan Olimpiade SD/MI pada 6 November 2025, yang menjadi wadah bagi siswa-siswi mengasah kemampuan, keberanian, dan karakter unggul sejak dini.

Selanjutnya, pada 3–6 November 2025, berlangsung Liga Santri, kompetisi olahraga internal yang menekankan kedisiplinan, strategi, dan kekompakan. Kegiatan ini mencerminkan nilai-nilai pembinaan santri Gontor, menghadirkan syiar keilmuan dan keteguhan mental melalui dunia olahraga. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan Expo Bazar pada 1–8 November 2025, yang menjadi ruang bertemunya kreativitas santri, UMKM masyarakat, dan inovasi pendidikan. Expo ini sekaligus mengokohkan khidmah pesantren dalam mempererat hubungan sosial dan ekonomi dengan lingkungan sekitar.

Pada 10 November 2025, Tabligh Akbar digelar sebagai momentum spiritual yang memperdalam nilai keimanan dan keikhlasan perjuangan, selaras dengan warisan perintis Gontor. Acara tersebut menjadi pengingat atas perjalanan panjang Gontor dalam membangun manusia berakhlak dan berpengetahuan.

Puncak perayaan berlangsung pada Kamis malam, 13 November 2025, melalui acara Gebyar 100 Tahun. Malam penuh cahaya itu dibuka dengan penampilan Hadrah, dilanjutkan Tarian Reog, Tari Timur, dan berbagai persembahan seni lain yang memadukan keindahan budaya dengan semangat kesantrian. Kehangatan suasana semakin terasa lewat penampilan musik dari IKPM Band, Mahadama Band, dan Gorda Band yang menghadirkan momen kebersamaan dan syukur dalam merayakan satu abad perjalanan Gontor.

Dengan berakhirnya Gebyar 100 Tahun, seluruh rangkaian peringatan satu abad Pondok Modern Gontor Kampus 3 Darul Ma’rifat resmi ditutup. Semoga seluruh kegiatan ini menjadi syiar kebaikan, memperkuat warisan yang telah dibangun, dan menjadi dorongan bagi santri, alumni, serta masyarakat untuk terus melanjutkan khidmah dalam menjaga dan meneruskan nilai-nilai luhur Gontor menuju abad berikutnya.

(Kontributor: Staf Sekretaris Wakil Pengasuh PMDG Kampus 3, Editor: Biro Hubungan Masyarakat PMDG)

Related Articles:

Peringatan Malam Takbiran Idul Adha 1443 : Gema Takbir Guncangkan Bumi Gontor 3

Serah Terima Bus Baru Gontor 3 : Armada Darat Terbesar Gontor 3

ADAM Show : Ajang Kolaborasi Musik Guru Gontor 3